Matematika bukan soal menghafal rumus. Matematika adalah seni menemukan pola. Yuk, kita temukan bersama!
Komik, animasi langkah demi langkah, Rumus Hidup yang bisa digeser, Grafik Hidup untuk bermain dengan kurva, Lab Mini, Adu Cepat, contoh dari martabak sampai Monas, dan tangga soal dari Pemula sampai IGCSE, IB, dan Olimpiade.
Penulis: dr. Rachmat Hidayat, M.Sc, PhD · Editor: Abdullah Hanif Hidayat · Didukung oleh Aurumgen Academy
Kenalan dulu, yuk!
Dimas
Anak SMP dari Bandung yang selalu menebak paling cepat. Kadang benar, sering kena jebakan, tetapi tidak pernah kapok. Kaus kesayangannya bergambar π.
Ayu
Sahabat Dimas dari Padang. Teliti dan suka mencatat. Kalimat andalannya: "Tunggu dulu. Buktinya mana?"
Kak Lintang
Kakak mentor yang humoris. Selalu membawa kapur, selalu punya analogi, dan percaya bahwa tidak ada pertanyaan yang bodoh.
Ancil si Kancil
Maskot cerdik dari hutan Nusantara. Seperti kancil dalam dongeng, ia suka teka-teki dan jalan pintas yang sah: trik cerdas yang tetap bisa dibuktikan.
Lima janji Mathpedia
🔍
Paham dulu, rumus kemudian
Setiap rumus lahir dari cerita, gambar, atau pola. Kamu melihat mengapa sebelum menghafal apa.
🎮
Boleh diutak-atik
Geser nilai, seret titik, putar animasi. Matematika paling mudah dipahami saat kamu bermain dengannya.
🇮🇩
Dekat dengan hidupmu
Martabak, angkot, batik, sawah terasering, Monas, dan harga cabai. Matematika ada di sekitarmu.
🧗
Salah itu bagian dari belajar
Tebak dulu, keliru, lalu temukan alasannya. Otakmu justru tumbuh paling kuat saat itu.
🏔️
Tangga sampai puncak
Dari soal Pemula untuk SD sampai soal gaya IGCSE, IB, dan Olimpiade, semuanya dengan pembahasan.
Cara belajar di Mathpedia
Setiap bab mengikuti alur yang sama. Kamu akan memahami, mengaplikasikan, lalu merefleksikan, sesuai semangat Pembelajaran Mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Komik pembukaMasalah nyata dari kehidupan sehari-hari.
Tebak Dulu!Pilih prediksimu sebelum belajar. Salah tebak itu bagus!
Cerita & gambarKonsep abstrak dibuat konkret dengan analogi dan animasi.
Definisi & TeoremaKalimat matematika yang tepat, lengkap dengan buktinya.
Grafik HidupSeret titik dan geser nilai, kurva ikut berubah.
Tiga mode bacaanDi kanan atas ada tombol Dasar · SMA · Lanjut. Mode Dasar memakai bahasa paling sederhana untuk SD–SMP. Mode SMA adalah standar kelas X–XII. Mode Lanjut membuka kotak 🚀 berisi pendalaman IGCSE, IB, dan trik olimpiade. Tombol 🌙 mengubah buku menjadi Papan Tulis.
Menulis jawabanDi kotak isian kamu boleh menulis desimal (0,75), pecahan (3/4 atau 2 1/3), akar (2√3 atau sqrt(3)), π (3π/4), atau pangkat (2^10). Mathpedia akan membacanya untukmu.
Pilih jalur belajarmu
🌱 SD – SMP
Bacaan Dasar. Mulai dari Bab 1–8, 17–21, 31, dan 33.
Lv 1Lv 2
⚔️ SMA · TKA · UTBK
Bacaan SMA. Ikuti urutan bab. Fokus pada Grafik Hidup, Rumus Hidup, dan contoh bertingkat.
Lv 2Lv 3
🌏 IGCSE · IB
Bacaan Lanjut. Perhatikan kotak 🚀, soal berstruktur, pemodelan, dan kalkulus.
Lv 4Lv 5
🏆 Olimpiade (OSN)
Bacaan Lanjut. Kuasai Bab 35, 38, dan 39, lalu taklukkan Tantangan Olimpiade di Bank Soal.
Lv 5Lv 6
Tangga 6 level soal
Level
Untuk siapa
Ciri soal
Lv 1 · Pemula
SD – awal SMP
Mengenali konsep, angka sederhana, gambar.
Lv 2 · Penjelajah
SMP (Fase D)
Satu atau dua langkah hitungan, membaca tabel dan grafik sederhana.
Lv 3 · Pejuang
SMA · TKA · UTBK
Beberapa langkah, konteks nyata, penalaran.
Lv 4 · IGCSE
Gaya Cambridge IGCSE Mathematics
Soal berstruktur, kata perintah (hitung, tunjukkan, jelaskan), data dan grafik.
Semua bab. Inti: aljabar (7, 11, 15, 16), geometri (17–22), teori bilangan (4, 38), kombinatorika (32, 35, 39).
Rujukan: Capaian Pembelajaran 2025 (Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025). Label "gaya IGCSE/IB/olimpiade" menunjukkan tingkat dan format soal, bukan soal resmi.
01
Bab 1 · Bilangan
Matematika Ada di Mana-mana: Berburu Pola
Mengapa lebah membangun sarang segi enam? Mengapa biji bunga matahari berbaris dalam spiral 34 dan 55? Batik nenekmu, tangga rumahmu, dan bunga di kebun ternyata menyimpan rahasia yang sama: pola. Yuk, berburu!
Setelah bab ini, kamu bisa
memandang matematika sebagai ilmu tentang pola dan menemukannya di batik, sarang lebah, dan bunga;
melanjutkan barisan pola gambar dan bilangan, serta menghitung bilangan segitiga dan bilangan persegi;
mengenali barisan Fibonacci dan rasio emas di alam;
memecahkan masalah dengan empat langkah Polya;
membedakan menebak, menguji, dan membuktikan, misalnya untuk jumlah bilangan ganjil.
Misi Berburu Pola Komik · 4 panel
Sabtu pagi, di teras rumah nenek Ayu
Kak LintangMisi minggu ini: temukan matematika di sekitarmu. Dilarang membuka buku!
DimasMatematika di rumah? Paling cuma ada di kalkulator, Kak.
AyuLihat batik kawung Nenek! Empat bentuk lonjong membentuk bunga, lalu bunganya berulang ke segala arah.
AncilHitung spiral biji bunga matahari ini. Sering kali 34 ke satu arah dan 55 ke arah lain: dua-duanya bilangan Fibonacci!
DimasFibo… apa? Bunga bisa berhitung?!
Lebah madu membangun sarangnya dari sel-sel segi enam. Mengapa segi enam, bukan lingkaran atau persegi?
Karena lebah punya enam kaki, jadi mereka suka angka enam.
Kebetulan saja; bentuknya bisa apa pun.
Segi enam bisa menutup bidang tanpa celah dan memakai lilin paling sedikit untuk luas yang sama.
Karena segi enam adalah bangun yang paling mudah digambar.
Jawabannya: hemat dan tanpa celah. Lingkaran yang dijajarkan selalu menyisakan celah. Dari semua bangun beraturan yang bisa menutup bidang tanpa celah (hanya segitiga, persegi, dan segi enam), segi enam punya keliling terpendek untuk luas yang sama, jadi lilin yang dibutuhkan paling sedikit. Lebah tentu tidak berhitung; bentuk itu muncul karena alam "memilih" cara yang hemat. Matematikawan Thomas Hales baru berhasil membuktikan dugaan sarang lebah ini secara lengkap sekitar tahun 1999. Kamu akan mengujinya sendiri di Lab Mini sebentar lagi!
1.1Matematika adalah ilmu tentang pola
Kalau ditanya "matematika itu apa?", banyak orang menjawab "berhitung". Padahal berhitung hanyalah salah satu alatnya. Para matematikawan suka menyebut matematika sebagai ilmu tentang pola: pola bilangan, pola bentuk, pola gerak, sampai pola dalam permainan.
DefinisiPola adalah keteraturan yang mengikuti suatu aturan, sehingga kita bisa meramalkan kelanjutannya. Ada pola berulang, yaitu bagian yang sama muncul lagi dan lagi (seperti motif batik), dan pola tumbuh, yaitu setiap langkah berubah menurut aturan yang sama (seperti 1, 3, 6, 10, …).
Empat pola berulang dari sekitar kita. Masing-masing bisa digeser, diputar, atau dicerminkan tanpa berubah wujud.
Gampangnya, pola itu seperti lagu yang reffnya diulang-ulang. Kalau kamu sudah tahu aturannya, kamu bisa meneruskannya sendiri tanpa melihat contekan.
Matematika NusantaraPara pembatik adalah ahli pola. Motif kawung tersusun dari empat bentuk lonjong yang mengelilingi satu titik, lalu diulang ke segala arah. Putar seperempat putaran (90°), motifnya tetap sama: inilah simetri putar. Motif parang berulang miring seperti ombak. Batik cap dibuat dengan mencapkan satu cetakan tembaga berkali-kali, persis seperti translasi (pergeseran) dalam geometri. Anyaman tikar pandan dan bilik bambu mengikuti pola "atas-bawah" yang berselang-seling. Motif serupa kawung bahkan disebut-sebut sudah terpahat pada arca candi di Jawa lebih dari seribu tahun lalu.
Sekarang kembali ke lebah. Bayangkan kamu harus menutup lantai dengan ubin berbentuk segi banyak beraturan yang sama semua, tanpa celah dan tanpa tumpang-tindih. Di setiap titik pertemuan, sudut-sudut ubin harus berjumlah tepat 360°. Coba sendiri, segi berapa saja yang berhasil?
Geser banyak sisi dari 3 sampai 12. Perhatikan titik merah muda di tengah: apakah ubin-ubinnya menutup 360° dengan pas, ada celah, atau malah bertumpuk? Lalu bandingkan panjang batang "lilin" di kanan. Ketuk nama ubin di panel kanan untuk memilihnya.
Sifat ubin beraturanUbin segi-\(n\) beraturan yang sama dapat menutup bidang tanpa celah dan tanpa tumpang-tindih hanya untuk \(n = 3\), \(n = 4\), dan \(n = 6\). Dari ketiganya, segi enam memakai keliling (lilin) paling sedikit untuk luas yang sama.
Bukti singkat: mengapa hanya 3, 4, dan 6?
Sudut dalam segi-\(n\) beraturan adalah \(180^\circ - \dfrac{360^\circ}{n}\). Agar pas di satu titik, harus ada bilangan bulat \(k\) (banyak ubin di titik itu) dengan
Supaya \(k\) bulat, \(n - 2\) harus membagi 4, jadi \(n - 2 \in \{1, 2, 4\}\), yaitu \(n = 3, 4, 6\) dengan \(k = 6, 4, 3\). Tidak ada kemungkinan lain. Bukti selesai, hanya dengan satu pecahan!
1.2Pola tumbuh: bilangan segitiga dan bilangan persegi
Ingat kelereng Dimas? Susunan segitiganya berisi 1, 3, 6, 10, … kelereng. Bilangan-bilangan ini disebut bilangan segitiga. Kalau kelerengnya disusun membentuk persegi, kamu mendapat 1, 4, 9, 16, … yang disebut bilangan persegi. Keduanya adalah barisan: daftar bilangan yang tersusun menurut aturan, dan setiap anggotanya disebut suku.
Tekan ▶ Jalankan atau ketuk gambarnya untuk menumbuhkan pola. Ganti jenisnya: segitiga, persegi, persegi panjang, atau segi enam. Perhatikan baris Tambahannya: pola persegi selalu bertambah bilangan ganjil. Mengapa?
Trik Kak Lintang: lihat selisihnyaKalau bingung menebak pola, tulis selisih antarsuku di bawahnya. Selisih tetap (3, 7, 11, 15: selalu +4) berarti pola tambah biasa. Selisih yang naik teratur (1, 3, 6, 10: +2, +3, +4) berarti polanya tumbuh makin cepat, seperti bilangan segitiga. Kalau setiap suku dikali bilangan yang sama (1, 2, 4, 8), itu pola kali.
Awas jebakanDua atau tiga suku saja belum cukup untuk memastikan sebuah pola. Barisan 2, 4, … bisa berlanjut 6, 8 (tambah 2), atau 8, 16 (kali 2), atau 7, 11 (selisih naik 1). Karena itu soal yang baik selalu menyebutkan aturannya atau memberi cukup banyak suku.
Berapa titik pada pola segitiga ke-100? Menjumlahkan \(1 + 2 + 3 + \dots + 100\) satu per satu tentu melelahkan. Ada trik yang jauh lebih cantik: gandakan, lalu bagi dua.
Bilangan segitiga ke-4 adalah tangga dengan baris berisi 1, 2, 3, dan 4 kotak. Kita ingin tahu \(1 + 2 + 3 + 4\) tanpa menghitung satu per satu.
Buat salinan tangga yang sama persis. Sekarang kita punya dua kali lebih banyak kotak.
Putar salinannya setengah putaran (180°). Anak tangga terpanjang kini berada di atas.
Geser salinan itu ke kiri. Kedua tangga mengunci satu sama lain tanpa celah dan membentuk persegi panjang!
Persegi panjangnya 4 baris × 5 kolom = 20 kotak. Karena terdiri atas dua tangga yang sama, satu tangga berisi \(20 : 2 = 10\) kotak.
Cara ini berlaku untuk tangga berapa pun: \(n\) baris dan \(n + 1\) kolom, lalu dibagi dua. Jadi \(T_n = \dfrac{n(n+1)}{2}\), dan \(T_{100} = 5.050\).
Rumus bilangan segitigaBilangan segitiga ke-\(n\) adalah jumlah \(n\) bilangan asli pertama:
Bilangan persegi ke-\(n\) adalah \(n \times n = n^2\).
Tamu dari masa laluKonon, sekitar tahun 1786 seorang guru di Jerman menyuruh murid-muridnya menjumlahkan 1 sampai 100 agar kelas tenang. Baru sebentar, seorang anak berumur sekitar 9 tahun bernama Carl Friedrich Gauss sudah menulis 5.050. Caranya: pasangkan 1 dengan 100, 2 dengan 99, 3 dengan 98, dan seterusnya. Ada 50 pasang yang masing-masing berjumlah 101, jadi \(50 \times 101 = 5.050\). Detail ceritanya mungkin sudah dibumbui, tetapi Gauss kelak memang menjadi salah satu matematikawan terbesar sepanjang masa. Di Bab 15 kamu akan memakai trik pasangan ini untuk deret apa pun.
Pak Joko menyusun kaleng susu di etalase warungnya membentuk segitiga. Baris paling bawah berisi 12 kaleng, dan setiap baris di atasnya berkurang satu kaleng sampai puncaknya 1 kaleng. Berapa kaleng yang dipajang?
Banyak kaleng \(= 1 + 2 + 3 + \dots + 12\), yaitu bilangan segitiga ke-12.
Cek dengan trik Gauss: 6 pasang (1 + 12, 2 + 11, …, 6 + 7) yang masing-masing berjumlah 13, jadi \(6 \times 13 = 78\). ✓
Ada 78 kaleng. Dua cara berbeda memberi hasil yang sama, jadi kita yakin jawabannya benar.
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan segitiga bersahabat dengan bilangan persegiDua bilangan segitiga yang berurutan selalu menyusun persegi: \(T_{n-1} + T_n = n^2\) (misalnya \(6 + 10 = 16\)). Gambar saja persegi \(n \times n\) titik, lalu potong tepat di samping diagonalnya. Hubungan lain yang sering dipakai di olimpiade:
\[8T_n + 1 = 4n^2 + 4n + 1 = (2n + 1)^2.\]
Jadi untuk menguji apakah suatu bilangan \(m\) adalah bilangan segitiga, cukup periksa apakah \(8m + 1\) bilangan kuadrat. Contoh: \(8 \times 55 + 1 = 441 = 21^2\), jadi 55 bilangan segitiga (\(T_{10}\)). Ada pula bilangan yang sekaligus segitiga dan persegi: 1, 36, 1.225, … (\(T_8 = 36 = 6^2\) dan \(T_{49} = 1.225 = 35^2\)).
1.3Fibonacci dan rasio emas: matematika yang tumbuh di kebun
Pada tahun 1202, seorang pedagang dari Pisa, Italia, bernama Leonardo (kini dikenal sebagai Fibonacci) menulis buku hitung Liber Abaci. Di dalamnya ada teka-teki kelinci: sepasang kelinci muda menjadi dewasa dalam sebulan, lalu setiap bulan sepasang kelinci dewasa melahirkan sepasang anak. Banyak pasangan kelinci dari bulan ke bulan adalah 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, … Setiap bilangan adalah jumlah dua bilangan sebelumnya!
DefinisiBarisan Fibonacci dimulai dengan \(F_1 = 1\) dan \(F_2 = 1\). Setiap suku berikutnya adalah jumlah dua suku sebelumnya:
\[F_n = F_{n-1} + F_{n-2}.\]
Hasilnya: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, …
Persegi-persegi Fibonacci menyusun persegi panjang 21 × 13. Busur seperempat lingkaran di setiap persegi membentuk spiral yang mirip cangkang siput.
Coba hitung spiral pada nanas, sisik buah pinus, atau biji bunga matahari. Kamu sering menemukan dua bilangan Fibonacci berurutan, misalnya 8 dan 13 pada nanas, atau 34 dan 55 pada bunga matahari. Banyak bunga juga berkelopak 3, 5, atau 8. Tidak selalu, tetapi cukup sering sehingga para ilmuwan menelitinya sungguh-sungguh. Rahasianya ada pada sudut putar setiap biji baru.
Setiap biji baru diputar sebesar sudut \(\theta\) dari biji sebelumnya. Mulailah dari 135°: biji berbaris di 8 jari-jari dengan celah kosong. Lalu tekan 🌻 Sudut emas. Pilih "Warnai spiral" 21, 34, atau 55, lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat bunga tumbuh.
Bayangkan kamu menaruh biji satu per satu sambil berputar. Kalau putarannya "pecahan sederhana" seperti setengah atau sepertiga putaran, biji-biji akan menumpuk di jalur yang sama dan menyisakan ruang kosong. Sudut emas adalah putaran yang paling "tidak sederhana", jadi biji menyebar rata dan bunga bisa memuat biji sebanyak-banyaknya.
Sekarang bagi setiap bilangan Fibonacci dengan bilangan sebelumnya: \(2 : 1 = 2\), \(3 : 2 = 1{,}5\), \(5 : 3 \approx 1{,}667\), \(8 : 5 = 1{,}6\), \(13 : 8 = 1{,}625\), … Hasilnya bergoyang naik-turun, tetapi makin dekat ke bilangan istimewa yang disebut rasio emas:
Hebatnya, kamu boleh memulai dengan dua bilangan apa saja. Asalkan setiap suku adalah jumlah dua suku sebelumnya, rasionya tetap menuju \(\varphi\). Buktikan sendiri:
Pilih \(a = 20\) dan \(b = 1\): rasio pertamanya liar sekali (20 lalu turun drastis), tetapi lihat apa yang terjadi setelah beberapa langkah. Coba juga \(a = 2\), \(b = 1\) (barisan Lucas).
Di rumah Ayu ada tangga dengan 10 anak tangga. Sekali melangkah, Dimas boleh naik 1 atau 2 anak tangga. Ada berapa cara berbeda untuk sampai di puncak?
Coba kasus kecil dulu. Untuk 1 anak tangga: 1 cara. Untuk 2 anak tangga: 2 cara (1+1 atau 2). Untuk 3 anak tangga: 3 cara (1+1+1, 1+2, 2+1).
Langkah terakhir menuju anak tangga ke-\(n\) pasti berasal dari anak tangga ke-\((n-1)\) (naik 1) atau ke-\((n-2)\) (naik 2). Jadi banyak cara \(c_n = c_{n-1} + c_{n-2}\): aturan Fibonacci!
Lanjutkan: 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89. Anak tangga ke-10 memberi 89 cara.
Ada 89 cara. Fibonacci muncul bukan karena kelinci atau bunga, melainkan karena aturan "jumlah dua sebelumnya" muncul dengan sendirinya.
Tamu dari masa laluFibonacci bukan penemu pertama barisan ini. Berabad-abad sebelumnya, para ahli tembang di India (misalnya Virahanka, sekitar abad ke-7) sudah menemukannya ketika menghitung banyak cara menyusun ketukan pendek (1 ketuk) dan panjang (2 ketuk) dalam sebuah larik puisi, persis seperti soal naik tangga di atas! Jasa terbesar buku Fibonacci justru memperkenalkan angka Hindu-Arab (0 sampai 9) ke para pedagang Eropa. Nama "barisan Fibonacci" sendiri baru populer pada abad ke-19.
Lanjut · IB & olimpiadeRumus Binet: Fibonacci tanpa menjumlahBilangan \(\varphi = \frac{1+\sqrt5}{2}\) dan \(\psi = \frac{1-\sqrt5}{2}\) adalah kedua akar persamaan \(x^2 = x + 1\). Karena \(\varphi^2 = \varphi + 1\) dan \(\psi^2 = \psi + 1\), barisan \(\varphi^n\) dan \(\psi^n\) mematuhi aturan Fibonacci yang sama. Dengan menyesuaikan dua suku pertama, diperoleh rumus Binet:
\[F_n = \frac{\varphi^n - \psi^n}{\sqrt5}.\]
Dua bilangan irasional menghasilkan bilangan bulat! Karena \(|\psi| < 1\), suku \(\psi^n\) cepat mengecil, sehingga \(F_n\) adalah bilangan bulat terdekat ke \(\varphi^n/\sqrt5\). Itulah sebabnya \(F_{n+1}/F_n \to \varphi\).
1.4Empat langkah Polya: resep memecahkan masalah
Bagaimana matematikawan menghadapi soal yang belum pernah mereka lihat? Mereka tidak langsung tahu jawabannya! Mereka mencoba, keliru, mencoba lagi, dan memakai sebuah "resep". Resep paling terkenal ditulis oleh George Pólya dalam empat langkah.
Empat langkah Polya. Panah putus-putus mengingatkan bahwa memecahkan masalah jarang lurus dari awal sampai akhir.
Tamu dari masa laluGeorge Pólya (1887–1985) adalah matematikawan kelahiran Hungaria yang lama mengajar di Swiss dan Amerika Serikat. Pada tahun 1945 ia menerbitkan buku How to Solve It ("Bagaimana Memecahkannya") yang terjual lebih dari sejuta eksemplar dan diterjemahkan ke banyak bahasa. Pesannya sederhana: memecahkan masalah adalah keterampilan yang bisa dilatih, seperti berenang atau bermain gitar.
Sepuluh anggota kelompok belajar saling berjabat tangan. Setiap orang berjabat tangan tepat satu kali dengan setiap orang lainnya. Berapa banyak jabat tangan yang terjadi?
Pahami. Ada 10 orang. Jabat tangan Ayu–Dimas sama dengan Dimas–Ayu, jadi hanya dihitung sekali.
Rencanakan. Sepuluh orang terlalu banyak untuk digambar. Coba kasus kecil dan cari polanya: 2 orang → 1, 3 orang → 3, 4 orang → 6, 5 orang → 10.
Laksanakan. Polanya 1, 3, 6, 10: bilangan segitiga! Orang ke-2 menjabat 1 orang yang sudah ada, orang ke-3 menjabat 2 orang, dan seterusnya. Untuk 10 orang: \(1 + 2 + \dots + 9 = T_9 = \dfrac{9 \times 10}{2} = 45\).
Periksa. Cara lain: setiap orang menjabat 9 tangan, jadi \(10 \times 9 = 90\). Tetapi setiap jabat tangan terhitung dua kali (sekali oleh tiap orang), jadi \(90 : 2 = 45\). ✓
Ada 45 jabat tangan. Strategi "coba kasus kecil" membuka pola, dan cara kedua memastikan jawabannya.
Strategi
Kapan dipakai
Contoh di bab ini
Coba kasus kecil
Angkanya terlalu besar untuk langsung dihitung.
Jabat tangan 2, 3, 4 orang dulu.
Buat tabel
Ada beberapa nilai yang berubah bersamaan.
Tabel daerah dalam lingkaran (1.5).
Gambar
Soal bercerita tentang bentuk, susunan, atau rute.
Tangga kotak untuk bilangan segitiga.
Cari pola
Hasil kasus kecil tampak teratur.
1, 3, 6, 10 adalah bilangan segitiga.
Bekerja mundur
Keadaan akhirnya diketahui, awalnya dicari.
Langkah terakhir naik tangga: dari \(n-1\) atau \(n-2\).
Tebak dan uji
Jawabannya bilangan bulat dalam rentang kecil.
\(n(n-1) = 132\), coba \(n = 12\).
Ringkasnya: baca baik-baik, pilih cara, kerjakan pelan-pelan, lalu cek lagi. Kalau macet, kecilkan dulu soalnya. Hampir semua matematikawan melakukannya, termasuk yang paling hebat.
Trik Kak Lintang: kecilkan duluSoal tentang 100 orang, 1000 lampu, atau papan 8 × 8 sering terasa menakutkan. Ganti dulu angkanya dengan 2, 3, dan 4, kerjakan dengan tangan, lalu cari polanya. Setelah polanya ketemu, baru kembali ke angka besar. Kak Lintang menyebutnya "mengecilkan gajah supaya muat di saku".
Matematika NusantaraCongklak (dakon) adalah permainan berhitung dari Nusantara. Dalam aturan yang umum dimainkan, setiap pemain memiliki 7 lubang kecil yang masing-masing berisi 7 biji, ditambah satu lubang besar (lumbung). Jadi ada \(2 \times 7 \times 7 = 98\) biji di papan berlubang 16. Saat menebar biji, lumbung lawan dilewati, sehingga satu putaran penuh hanya 15 lubang. Pemain jago diam-diam menghitung: "Lubang ini berisi 9 biji, berarti biji terakhir jatuh di lubang mana?" Itulah strategi Polya dalam permainan tradisional!
Lantai teras rumah Ayu berupa ubin 5 × 5. Berapa banyak persegi, dari semua ukuran, yang bisa kamu temukan pada garis-garis ubin itu?
Pola. Untuk ubin \(n \times n\), persegi berukuran \(k \times k\) bisa diletakkan di \((n - k + 1)^2\) posisi. Jadi totalnya \(1^2 + 2^2 + \dots + n^2\).
Untuk 5 × 5: \(25 + 16 + 9 + 4 + 1 = 55\).
Ada 55 persegi. Tantangan: dengan cara yang sama, papan catur 8 × 8 menyimpan 204 persegi. Coba buktikan!
1.5Menebak, menguji, membuktikan
Penemuan matematika biasanya berjalan dalam tiga tahap. Pertama, kita menebak sebuah pola dari beberapa contoh; tebakan seperti ini disebut dugaan (konjektur). Kedua, kita menguji dugaan itu dengan contoh-contoh baru. Ketiga, kita membuktikan bahwa dugaan itu benar untuk semua kasus. Dugaan yang sudah terbukti naik pangkat menjadi teorema.
Contoh: jumlahkan bilangan ganjil berturut-turut dari 1.
Tebak: hasilnya selalu bilangan persegi, \(n^2\). Uji: sepuluh bilangan ganjil pertama, \(1 + 3 + \dots + 19 = 100 = 10^2\). Cocok lagi! Tetapi sepuluh contoh belum tentu berlaku untuk sejuta contoh. Kita butuh bukti. Lihatlah kotak-kotak ini tumbuh:
Mulailah dengan satu kotak: \(1 = 1^2\).
Tambahkan sabuk berbentuk L berisi 3 kotak. Persegi tumbuh menjadi \(2 \times 2\): \(1 + 3 = 2^2\).
Sabuk berikutnya berisi 5 kotak, dan persegi menjadi \(3 \times 3\): \(1 + 3 + 5 = 3^2\).
Sabuk 7 kotak menghasilkan \(4 \times 4\). Setiap sabuk baru selalu 2 kotak lebih banyak: itulah bilangan ganjil berikutnya.
Sabuk 9 kotak menghasilkan \(5 \times 5 = 25\).
Untuk memperbesar persegi \((n-1) \times (n-1)\) menjadi \(n \times n\), sabuknya berisi \(n + (n - 1) = 2n - 1\) kotak, selalu bilangan ganjil ke-\(n\). Jadi \(1 + 3 + \dots + (2n-1) = n^2\) untuk setiap \(n\).
Teorema jumlah bilangan ganjilJumlah \(n\) bilangan ganjil pertama sama dengan \(n^2\):
Dengan rumus bilangan segitiga, \(2 \cdot \dfrac{n(n+1)}{2} - n = n^2 + n - n = n^2\). Terbukti! Dua bukti yang sangat berbeda (gambar dan aljabar) sampai pada kesimpulan yang sama.
Apakah setiap pola yang "kelihatan benar" pasti benar? Tebak dulu sebelum mencoba Lab Mini berikutnya!
Titik-titik diletakkan pada lingkaran, lalu setiap dua titik dihubungkan dengan garis lurus. Dengan 1, 2, 3, 4, 5 titik, lingkaran terbagi menjadi 1, 2, 4, 8, 16 daerah. Dengan 6 titik, berapa daerah paling banyak?
32, karena polanya selalu dikali 2.
30, karena 6 × 5 = 30.
31.
36, karena 6 × 6 = 36.
Jawabannya: 31! Pola "kali dua" yang tampak sempurna untuk lima contoh pertama ternyata patah di contoh keenam. Hitung sendiri di Lab Mini berikut. Pelajarannya sangat penting: lima contoh yang cocok belum merupakan bukti.
Bayangkan lingkaran ini martabak, dan setiap tali busur adalah potongan pisau. Naikkan banyak titik sampai 6 dan bandingkan dengan tebakan "kali dua". Lalu tekan ⬡ Beraturan: mengapa 6 titik beraturan hanya menghasilkan 30 daerah? Seret titik ungu untuk menyelidikinya.
Awas jebakanContoh yang cocok, sebanyak apa pun, belum merupakan bukti. Matematikawan Leonhard Euler menemukan rumus \(n^2 + n + 41\) yang menghasilkan bilangan prima untuk \(n = 0, 1, 2, \dots, 39\): empat puluh contoh berturut-turut! Tetapi untuk \(n = 40\) hasilnya \(1.681 = 41 \times 41\), bukan bilangan prima.
Bahkan gambar pun bisa menipu. Perhatikan teka-teki terkenal ini: sebuah persegi \(8 \times 8\) dipotong menjadi empat bagian, lalu disusun ulang menjadi persegi panjang \(13 \times 5\). Padahal \(8 \times 8 = 64\), sedangkan \(13 \times 5 = 65\). Dari mana datangnya satu kotak tambahan?
Persegi \(8 \times 8\) berisi 64 kotak. Potong menjadi dua segitiga siku-siku (kaki 8 dan 3) dan dua trapesium (sisi sejajar 3 dan 5, tinggi 5).
Geser kedua segitiga dan putar kedua trapesium seperempat putaran. Tidak ada potongan yang dibuang atau ditambah.
Hasilnya tampak seperti persegi panjang \(13 \times 5 = 65\) kotak. Satu kotak muncul dari udara?
Rahasianya: kemiringan sisi miring segitiga \(\tfrac38 = 0{,}375\), sedangkan kemiringan trapesium \(\tfrac25 = 0{,}4\). Keduanya hampir sama, tetapi tidak sama, sehingga "diagonal" itu sedikit bengkok dan menyisakan celah setipis rambut seluas tepat 1 kotak.
Mengapa celahnya tepat 1 kotak? (Hubungan dengan Fibonacci)
Perhatikan ukurannya: 3, 5, 8, 13, semuanya bilangan Fibonacci berurutan! Ada sifat ajaib yang disebut identitas Cassini: untuk tiga bilangan Fibonacci berurutan, hasil kali kedua bilangan di pinggir selalu berselisih tepat 1 dari kuadrat bilangan di tengah, misalnya \(5 \times 13 - 8^2 = 65 - 64 = 1\) dan \(8 \times 21 - 13^2 = 168 - 169 = -1\). Secara umum
\[F_{n-1}F_{n+1} - F_n^2 = (-1)^n.\]
Karena selisihnya hanya 1, kemiringan potongan-potongannya hampir sama sehingga mata kita tertipu. Dengan Fibonacci yang lebih besar (misalnya 21 × 21 menjadi 34 × 13), celahnya makin tipis tetapi luasnya tetap 1. Inilah alasan matematikawan tidak puas dengan gambar saja: mereka menghitung kemiringannya.
Lanjut · IB & olimpiadeRumus daerah dalam lingkaranJika tidak ada tiga tali busur yang melalui satu titik, banyak daerahnya adalah
\[R(n) = \binom{n}{4} + \binom{n}{2} + 1.\]
Idenya: mulai dari 1 daerah (lingkaran utuh). Setiap tali busur baru menambah daerah sebanyak 1 ditambah banyak tali busur lama yang dipotongnya. Setiap titik potong ditentukan oleh tepat 4 titik pada lingkaran (dua tali busur yang bersilangan), jadi ada \(\binom n4\) titik potong, dan ada \(\binom n2\) tali busur. Untuk \(n = 6\): \(15 + 15 + 1 = 31\). Untuk \(n = 10\) hasilnya \(210 + 45 + 1 = 256 = 2^8\), sebuah kebetulan yang lucu. Kamu akan menguasai notasi \(\binom nk\) di Bab 32.
"Matematika itu cuma berhitung."
Berhitung hanyalah alat. Inti matematika adalah menemukan pola, menebak aturannya, lalu membuktikan bahwa aturan itu selalu benar.
"Kalau polanya cocok untuk lima contoh, pasti benar untuk semua."
Daerah dalam lingkaran 1, 2, 4, 8, 16 berlanjut 31, bukan 32. Rumus Euler cocok 40 kali lalu gagal. Hanya bukti yang menjamin kebenaran untuk semua kasus.
"Cangkang siput nautilus adalah contoh sempurna rasio emas."
Cangkang nautilus memang berbentuk spiral yang indah, tetapi pengukuran menunjukkan pertumbuhannya umumnya tidak mengikuti 1,618. Rasio emas sering ditempelkan pada hal-hal yang sebenarnya tidak cocok.
"Orang yang jago matematika langsung tahu jawabannya."
Mereka juga mencoba, keliru, dan mengulang. Bedanya, mereka punya strategi (seperti empat langkah Polya) dan tidak menyerah saat tebakan pertama salah.
1.6Matematika dalam pekerjaan dan teknologi
Di balik layar ponselmu, di kantor BMKG, sampai di bengkel batik, matematika bekerja diam-diam. Hampir semua pekerjaan memakai siklus yang sama: amati pola, buat model (aturan atau rumus), lalu ramalkan apa yang akan terjadi. Di dunia komputer ada satu kebiasaan berpikir yang sangat penting: berpikir komputasional, yaitu memecah masalah menjadi langkah-langkah kecil yang teratur dan bisa diulang, seperti resep. Contoh paling seru adalah permainan tebak angka.
Ancil memikirkan satu bilangan dari 1 sampai 1.000. Setiap kali kamu menebak, Ancil hanya menjawab "terlalu besar", "terlalu kecil", atau "benar". Dengan cara paling cerdik, berapa tebakan yang pasti cukup?
500 tebakan.
100 tebakan.
10 tebakan.
1.000 tebakan.
Jawabannya: cukup 10! Tebaklah tepat di tengah, yaitu 500. Apa pun jawaban Ancil, separuh kemungkinan langsung tersingkir. Banyak kemungkinan menyusut kira-kira 1.000 → 500 → 250 → 125 → 62 → 31 → 15 → 7 → 3 → 1. Cara "selalu tebak di tengah" ini disebut pencarian biner. Sekarang giliran Ancil menebak pikiranmu!
Pikirkan satu bilangan rahasia, jangan diberitahu! Ancil akan menebak. Jawab dengan tombol Terlalu besar, Terlalu kecil, atau Benar!. Lalu ganti rentangnya menjadi 1 sampai 1.000.000. Hanya butuh berapa tebakan?
Mengapa Ancil selalu menepati janjinya? Dengan 1 tebakan kamu hanya bisa menangani 1 bilangan. Dengan 2 tebakan: tebak di tengah, lalu masih ada 1 bilangan di kiri dan 1 di kanan, jadi 3 bilangan. Dengan 3 tebakan: 7 bilangan. Polanya 1, 3, 7, 15, 31, …: kali dua, lalu tambah satu.
Di dunia nyataPencarian biner dipakai di mana-mana. Ponselmu memakainya saat mencari nama di daftar kontak yang urut abjad. Kamu memakainya saat membuka kamus tepat di tengah, lalu memilih separuh depan atau belakang. Teknisi listrik memakainya saat mencari titik kabel yang putus: cek bagian tengah dulu, lalu separuh yang rusak saja. Tanpa rumus rumit, cukup satu pola: bagi dua terus.
🎨
Pembatik & desainer
Merancang motif berarti mengatur simetri: berapa kali cap diulang, diputar, dan dicerminkan agar kain penuh dan rapi.
🌦️
Prakirawan BMKG
Pola suhu, angin, dan curah hujan selama puluhan tahun diubah menjadi model komputer untuk meramal cuaca esok hari.
🛵
Aplikasi ojek & peta
Algoritma mencari rute tercepat dari ribuan kemungkinan jalan, lalu menghitung tarif dari jarak dan waktu tempuh.
🏗️
Arsitek & insinyur
Rangka atap berbentuk segitiga dan struktur sarang lebah dipakai karena kuat tetapi hemat bahan.
💊
Dokter & apoteker
Dosis obat anak dihitung dari berat badan, dan jadwal minum obat mengikuti pola waktu yang teratur.
🌾
Petani & pranata mangsa
Petani Jawa sejak dulu membaca pola musim tahunan dalam kalender pranata mangsa untuk menentukan waktu tanam.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa komputer menyukai pola kali duaKomputer menyimpan segala sesuatu sebagai saklar mati-hidup (0 atau 1), yang disebut bit. Satu bit punya 2 keadaan, dua bit punya \(2 \times 2 = 4\), dan \(n\) bit punya \(2^n\) keadaan. Itulah sebabnya kapasitas memori ponsel selalu 32, 64, 128, atau 256 GB. Dengan 10 lampu yang masing-masing boleh menyala atau padam, ada \(2^{10} = 1.024\) pola. Tetapi kalau dua lampu bersebelahan tidak boleh sama-sama menyala, banyak polanya menyusut menjadi 144, yang ternyata bilangan Fibonacci. Penasaran mengapa? Kerjakan soal Lv 6 di Tangga Latihan bab ini!
Bilangan berikutnya dari barisan 2, 5, 10, 17, 26, … adalah…
35
37
36
52
Selisihnya 3, 5, 7, 9 (bilangan ganjil), jadi selisih berikutnya 11: \(26 + 11 = 37\). Cara lain: barisannya \(n^2 + 1\), dan \(6^2 + 1 = 37\).
Nilai \(1 + 3 + 5 + \dots + 19\) adalah…
81
90
100
190
Ada 10 bilangan ganjil dari 1 sampai 19, jadi jumlahnya \(10^2 = 100\).
Setelah 21, 34, 55, bilangan Fibonacci berikutnya adalah…
76
110
144
89
Jumlahkan dua bilangan sebelumnya: \(34 + 55 = 89\). Bilangan 110 adalah jebakan "kali dua", dan 144 adalah suku sesudahnya lagi.
02
Bab 2 · Bilangan
Bilangan Bulat: Petualangan di Bawah Nol
Subuh di Dieng, termometer menunjuk −3 °C. Di Laut Banda, dasar laut berada ribuan meter di bawah permukaan. Bagaimana caranya berhitung dengan bilangan yang "lebih kecil daripada nol"? Ayo melompat ke sisi kiri garis bilangan!
Setelah bab ini, kamu bisa
menempatkan dan membandingkan bilangan bulat pada garis bilangan, termasuk bilangan negatif;
menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat dengan lompatan katak dan koin pasangan nol;
menjelaskan mengapa negatif × negatif = positif dan memakai aturan tanda;
menghitung soal campuran dengan urutan operasi yang benar;
memakai nilai mutlak untuk menghitung jarak, selisih suhu, dan selisih ketinggian.
Embun Beku di Dieng Komik · 4 panel
Subuh di Dataran Tinggi Dieng, musim kemarau
DimasBrrr! Termometernya menunjuk −3 °C. Rumputnya sampai berselimut es. Memangnya ada suhu di bawah nol?
BRRR!
AyuIni persis teka-teki Bab 1! Sekarang −3 °C, nanti siang naik 5 °C. Jadi berapa suhunya siang nanti?
DimasGampang! 3 + 5 = 8. Jadi 8 °C!
Kak LintangTermometer itu garis bilangan yang berdiri. Dari −3, naik satu strip demi satu strip: −2, −1, 0, 1, 2.
Siang harinya…
AncilTiga lompatan untuk sampai ke nol, dua lompatan lagi di atas nol. Jadi 2 °C, bukan 8 °C!
DimasOoh… tanda minus itu artinya "di bawah nol"!
Mana yang lebih besar: \(-2\) atau \(-10\)?
\(-10\), karena 10 lebih besar daripada 2.
\(-2\).
Sama besar, karena keduanya negatif.
Tidak bisa dibandingkan.
Jawabannya: \(-2\). Bayangkan termometer: −2 °C jauh lebih hangat daripada −10 °C, jadi letaknya lebih tinggi. Pada garis bilangan, \(-2\) berada di sebelah kanan \(-10\), dan yang lebih kanan selalu lebih besar. Untuk bilangan negatif, makin besar angka di belakang tanda minus, makin kecil bilangannya.
2.1Garis bilangan: rumah bagi bilangan negatif
Bayangkan termometer yang direbahkan. Angka 0 di tengah. Ke kanan ada 1, 2, 3, … yang makin hangat. Ke kiri ada −1, −2, −3, … yang makin dingin. Inilah garis bilangan: setiap bilangan punya tempat, dan jarak antara dua bilangan yang berurutan selalu sama.
DefinisiBilangan bulat adalah bilangan 0, bilangan asli 1, 2, 3, …, dan lawan-lawannya −1, −2, −3, … Himpunannya ditulis \(\mathbb{Z} = \{\dots, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, \dots\}\).
Bilangan di kanan 0 disebut bilangan bulat positif; di kiri 0 disebut bilangan bulat negatif. Nol tidak positif dan tidak negatif.
Dua bilangan yang jaraknya ke 0 sama tetapi letaknya berseberangan, misalnya 4 dan −4, disebut saling lawan. Jumlah sebuah bilangan dengan lawannya selalu 0.
Makin ke kanan, makin besar. Bilangan dan lawannya seperti bayangan cermin dengan 0 sebagai cerminnya.
Gampangnya: tanda minus di depan angka artinya "di bawah nol" atau "kurang dari nol". Suhu −3 °C artinya 3 derajat di bawah nol. Utang Rp 5.000 bisa ditulis −5.000, karena uangmu "kurang dari kosong".
Bilangan negatif muncul di banyak tempat: suhu di puncak Jayawijaya, utang di warung, lantai bawah tanah di mal, dan kedalaman laut. Semuanya memakai titik nol sebagai patokan: titik beku air, saldo kosong, lantai dasar, atau permukaan laut. Lihat garis bilangan tegak berikut, dari dasar laut terdalam di Indonesia sampai puncak gunung tertingginya.
Garis bilangan tegak (tidak sesuai skala). Permukaan laut menjadi titik nol. Dari dasar Palung Weber sampai Puncak Jaya terbentang sekitar 12 km!
Sifat urutanPada garis bilangan, bilangan yang letaknya lebih ke kanan selalu lebih besar. Akibatnya:
setiap bilangan positif lebih besar daripada 0, dan 0 lebih besar daripada setiap bilangan negatif;
di antara dua bilangan negatif, yang lebih dekat ke 0 lebih besar: \(-2 > -10\) dan \(-99 < -1\).
Awas jebakanBilangan negatif yang angkanya lebih besar justru lebih kecil. \(-10 < -2\), sama seperti −10 °C lebih dingin daripada −2 °C. Jangan membandingkan angkanya saja; lihatlah letaknya pada garis bilangan.
Matematika NusantaraTukang bangunan di Indonesia menulis ketinggian lantai dengan peil (dibaca "pil"). Lantai utama rumah diberi tanda ±0,00 sebagai titik nol. Teras yang 15 cm lebih rendah ditulis −0,15, dan lantai kamar mandi biasanya dibuat sedikit lebih rendah, misalnya −0,05, agar air tidak mengalir ke kamar lain. Di jalur pendakian, papan bertuliskan "mdpl" (meter di atas permukaan laut) memakai laut sebagai titik nol. Dua-duanya adalah garis bilangan tegak yang dipakai setiap hari!
2.2Menjumlah dan mengurang: lompat katak dan koin pasangan nol
Penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bisa dibayangkan sebagai seekor katak yang melompat di garis bilangan. Katak itu mula-mula berdiri di bilangan pertama dan menghadap ke kanan (arah positif). Aturannya hanya dua:
Tanda operasi menentukan arah hadap. Tanda + berarti tetap menghadap ke kanan; tanda − berarti katak berbalik menghadap ke kiri.
Tanda bilangan kedua menentukan cara melangkah. Bilangan positif berarti maju; bilangan negatif berarti mundur (melompat ke belakang).
Contoh \(-3 + 5\): katak berdiri di −3, menghadap ke kanan, lalu maju 5 lompatan dan mendarat di 2. Itulah jawaban teka-teki suhu Dieng! Sekarang coba sendiri.
Atur \(a\), operasi, dan \(b\), lalu tekan ▶ Jalankan. Kamu juga bisa menyeret katak untuk memilih posisi awal. Coba \(4 - (-3)\): katak berbalik ke kiri, lalu mundur… ke mana ia mendarat? Bandingkan dengan \(4 + 3\).
Cara kedua memakai koin. Koin kuning bernilai +1 dan koin merah bernilai −1. Sekeping kuning dan sekeping merah bersama-sama bernilai 0; pasangan ini disebut pasangan nol. Menambah atau membuang pasangan nol tidak mengubah nilai, seperti menambah 0.
Berapa hasil \(2 - (-3)\)?
\(-1\)
\(5\)
\(-5\)
\(1\)
Jawabannya: 5. Mengurangi −3 berarti "mengambil utang 3". Kalau utangmu diambil (dihapus), kamu justru makin kaya: \(2 - (-3) = 2 + 3 = 5\). Lihat buktinya dengan koin di bawah ini.
Nampan berisi 2 koin kuning, jadi nilainya \(2\).
Kita harus mengambil 3 koin merah (yaitu mengurangi \(-3\)). Masalahnya, tidak ada satu pun koin merah di nampan!
Tambahkan 3 pasangan nol (3 kuning + 3 merah). Nilai nampan tidak berubah, tetap \(2\), karena setiap pasangan bernilai \(0\).
Sekarang ada 3 koin merah. Ambil ketiganya.
Tersisa 5 koin kuning: \(2 - (-3) = 5\). Mengambil koin merah sama saja dengan menambah koin kuning. Mengurangi \(-3\) sama dengan menambah \(3\)!
Aturan penguranganMengurangi sebuah bilangan sama dengan menambah lawannya:
Pilih \(a\), operasi, dan \(b\), lalu tekan ▶ Jalankan. Perhatikan angka "nilai nampan": saat pasangan nol ditambahkan, nilainya tidak berubah sedikit pun. Coba \(-3 + 5\), \(3 - (-5)\), dan \(-2 - 6\).
Trik Kak LintangDua tanda kurang yang berdempetan, \(-(-\,\dots)\), seperti dua orang yang saling menghapus utang: hasilnya tanda tambah. \(7 - (-2) = 7 + 2 = 9\). Sebaliknya, tanda tambah yang berdempetan dengan tanda kurang tetap menjadi kurang: \(7 + (-2) = 7 - 2 = 5\).
Siang hari, suhu di dekat puncak Jayawijaya 4 °C. Menjelang tengah malam, suhunya turun 9 °C. Berapa suhu tengah malam itu?
Turun berarti perubahannya negatif: \(\Delta T = -9\).
\(T = 4 + (-9)\). Katak di 4 menghadap ke kanan, lalu mundur 9 lompatan: 4 lompatan sampai ke 0, lalu 5 lompatan lagi di bawah nol.
\(T = -5\).
Suhu tengah malam −5 °C, yaitu 5 derajat di bawah titik beku air.
2.3Perkalian dan pembagian: misteri aturan tanda
Perkalian adalah penjumlahan berulang: \(3 \times (-4) = (-4) + (-4) + (-4) = -12\). Tiga kali berutang Rp 4.000 berarti berutang Rp 12.000. Lalu bagaimana dengan \((-3) \times (-4)\)? Kita tidak bisa "menjumlahkan sebanyak −3 kali". Kita perlu ide lain, yaitu pola.
Mulai dari yang sudah kita yakini: \(3 \times (-2) = -6\), \(2 \times (-2) = -4\), \(1 \times (-2) = -2\). Setiap kali faktor pertama turun 1, hasilnya naik 2.
Baris berikutnya \(0 \times (-2) = 0\). Pola "naik 2" tetap berlaku.
Sekarang faktor pertama menjadi negatif. Agar polanya tidak tiba-tiba patah, \((-1) \times (-2)\) harus \(0 + 2 = 2\).
Lanjutkan: \((-2) \times (-2) = 4\) dan \((-3) \times (-2) = 6\). Titik-titik hasilnya terus melompat ke kanan.
Kesimpulan: hasil kali dua bilangan negatif adalah bilangan positif. Bukan aturan sembarangan, melainkan satu-satunya cara agar pola perkalian tetap rapi.
Aturan tanda perkalian dan pembagian
Tanda kedua bilangan
Hasil
Contoh perkalian
Contoh pembagian
positif dan positif
positif
\(3 \times 4 = 12\)
\(12 : 4 = 3\)
negatif dan negatif
positif
\((-3) \times (-4) = 12\)
\((-12) : (-4) = 3\)
positif dan negatif
negatif
\(3 \times (-4) = -12\)
\(12 : (-4) = -3\)
negatif dan positif
negatif
\((-3) \times 4 = -12\)
\((-12) : 4 = -3\)
Bukti dengan sifat distributif (untuk yang suka aljabar)
Kita tahu apa pun yang dikali 0 hasilnya 0, dan \(4 + (-4) = 0\). Dengan sifat distributif:
Jumlah \(-12\) dengan \((-3) \times (-4)\) sama dengan 0, jadi \((-3) \times (-4)\) adalah lawan dari \(-12\), yaitu \(12\). Cara yang sama berlaku untuk bilangan negatif apa saja.
Cara mudah mengingat: tanda sama (+ dan +, atau − dan −) hasilnya positif; tanda beda hasilnya negatif.
Dua cerita di balik aturan tandaFilm diputar mundur. Rekam Dimas yang berjalan mundur (−), lalu putar videonya mundur (−). Di layar, Dimas tampak berjalan maju (+)! Utang dihapus. Jika Pak RT menghapus (−) tiga catatan utangmu yang masing-masing −Rp 2.000, kamu menjadi Rp 6.000 lebih kaya (+): (−3) × (−2.000) = +6.000.
Ada cara lain melihat aturan tanda: gambarlah tabel perkalian sebagai titik-titik pada bidang koordinat. Semua titik \(a \times x\) ternyata berbaris pada satu garis lurus.
Geser \(a\) ke bilangan negatif. Perhatikan sisi kiri grafik (tempat \(x\) negatif): titik-titiknya naik ke atas sumbu-\(x\). Seret titik biru untuk memilih \(x\). Apa yang terjadi pada garis ketika \(a = 0\)?
Pembagian adalah kebalikan perkalian. \((-12) : 3 = -4\) karena \(3 \times (-4) = -12\), dan \((-12) : (-3) = 4\) karena \((-3) \times 4 = -12\). Karena itu aturan tandanya sama persis dengan perkalian.
Membagi dengan nol? Dilarang!\(6 : 0\) seharusnya bilangan yang jika dikali 0 menghasilkan 6. Tidak ada bilangan seperti itu, karena apa pun yang dikali 0 hasilnya 0. Jadi pembagian dengan nol tidak terdefinisi. Sebaliknya, \(0 : 6 = 0\) boleh, karena \(6 \times 0 = 0\).
Suhu di dalam sebuah freezer turun 3 °C setiap jam. Sekarang suhunya −6 °C. Berapa suhunya 2 jam lagi? Berapa suhunya 4 jam yang lalu?
Perubahan per jam adalah \(-3\) °C. Waktu ke depan kita tulis positif, waktu ke belakang negatif.
2 jam lagi: perubahannya \((-3) \times 2 = -6\), jadi suhunya \(-6 + (-6) = -12\) °C.
4 jam yang lalu: perubahannya \((-3) \times (-4) = 12\), jadi suhunya \(-6 + 12 = 6\) °C.
Masuk akal? Suhunya terus turun, jadi 4 jam lalu memang lebih hangat: 6 → 3 → 0 → −3 → −6. ✓
2 jam lagi −12 °C; 4 jam yang lalu 6 °C. "Negatif × negatif = positif" di sini berarti memutar waktu mundur.
Tamu dari masa laluSekitar 2.000 tahun lalu, kitab Tiongkok Jiuzhang Suanshu (Sembilan Bab Seni Berhitung) sudah memakai batang hitung merah untuk bilangan positif dan hitam untuk bilangan negatif, mirip koin kita. Pada tahun 628 M, matematikawan India Brahmagupta menulis aturan bilangan negatif dengan bahasa harta dan utang, misalnya "hasil kali dua utang adalah harta". Ia juga termasuk orang pertama yang memperlakukan nol sebagai bilangan. Di Eropa, bilangan negatif lama dicurigai: pada abad ke-17, René Descartes masih menyebut penyelesaian persamaan yang negatif sebagai "akar palsu".
2.4Urutan operasi: siapa yang dikerjakan duluan?
Ayu dan Dimas menghitung \(12 : 3 \times 2\). Ayu mendapat 8, Dimas mendapat 2. Siapa yang benar?
Dimas, karena kali harus dikerjakan sebelum bagi.
Ayu, karena kali dan bagi setara dan dikerjakan dari kiri.
Keduanya benar, tergantung cara masing-masing.
Keduanya salah, hasilnya 24.
Jawabannya: Ayu. Kali dan bagi sama kuat, jadi dikerjakan urut dari kiri: \(12 : 3 = 4\), lalu \(4 \times 2 = 8\). Dimas mengalikan \(3 \times 2\) lebih dulu karena salah paham dengan singkatan "KaBaTaKu".
Bila satu soal memuat beberapa operasi, semua orang harus sepakat tentang urutannya. Kalau tidak, satu soal bisa punya banyak jawaban, dan kalkulator di seluruh dunia akan saling berselisih!
Aturan urutan operasi
Kurung dikerjakan lebih dulu (kurung yang paling dalam lebih dulu).
Pangkat (dan akar).
Kali dan bagi: setara, dikerjakan urut dari kiri ke kanan.
Tambah dan kurang: setara, dikerjakan urut dari kiri ke kanan.
Di Indonesia, langkah 3 dan 4 sering diingat dengan singkatan KaBaTaKu (Kali, Bagi, Tambah, Kurang).
Trik Kak LintangBayangkan kali dan bagi itu saudara kembar yang sama kuat, begitu pula tambah dan kurang. Saudara kembar tidak saling berebut: siapa yang berdiri lebih kiri, dia duluan. Jadi \(12 : 3 \times 2 = 4 \times 2 = 8\), dan \(10 - 3 + 2 = 7 + 2 = 9\) (bukan \(10 - 5 = 5\)).
Awas jebakan\(-3^2\) tidak sama dengan \((-3)^2\). Pangkat dikerjakan sebelum tanda minus di depannya, jadi \(-3^2 = -(3 \times 3) = -9\), sedangkan \((-3)^2 = (-3) \times (-3) = 9\). Kalkulator ilmiah pun membedakan keduanya.
Tebak dulu hasilnya di kertas, lalu tekan ▶ Jalankan atau ⏭ Satu langkah. Warna sorotan menunjukkan aturan yang dipakai pada setiap langkah. Tekan 🎲 Soal baru dan naikkan tingkatnya kalau sudah lancar.
Kali-bagi dari kiri: \(3 \times (-6) = -18\), lalu \(-18 : (-2) = 9\).
Terakhir: \(-8 - 9 = -17\).
Hasilnya −17. Kalau pengurangan dikerjakan terlalu awal, \((-8 - 3) \times (-6) : (-2)\), kamu akan mendapat −33, jawaban yang keliru.
2.5Nilai mutlak dan jarak
Kadang kita tidak peduli arah, hanya peduli seberapa jauh. Penyelam di kedalaman 30 m dan burung elang di ketinggian 30 m sama-sama berjarak 30 m dari permukaan laut.
DefinisiNilai mutlak bilangan \(a\), ditulis \(|a|\), adalah jarak \(a\) ke 0 pada garis bilangan. Karena jarak tidak pernah negatif, \(|a| \ge 0\). Contoh: \(|7| = 7\), \(|-7| = 7\), \(|0| = 0\). Jarak antara dua bilangan \(a\) dan \(b\) pada garis bilangan adalah \(|a - b|\).
Nilai mutlak artinya "berapa langkah dari nol", tidak peduli ke kiri atau ke kanan. Jadi, tanda minusnya cukup dibuang: \(|-9| = 9\).
Sebuah helikopter SAR melayang 350 m di atas permukaan laut, tepat di atas kapal selam yang berada 120 m di bawah permukaan laut. Berapa jarak keduanya?
Tulis posisinya sebagai bilangan bulat: helikopter \(+350\), kapal selam \(-120\).
Jarak \(= |350 - (-120)| = |350 + 120| = 470\).
Cek dengan cara lain: 350 m dari helikopter ke permukaan laut, ditambah 120 m dari permukaan laut ke kapal selam, sama dengan 470 m. ✓
Jaraknya 470 m. Bila tandanya berbeda, jaraknya sama dengan jumlah nilai mutlak keduanya.
Awas jebakan\(|a - b|\) tidak sama dengan \(|a| - |b|\). Jarak dari −4 ke 3 adalah \(|-4 - 3| = |-7| = 7\), bukan \(|-4| - |3| = 1\). Kurangkan dulu, baru ambil nilai mutlaknya.
Lift dan kalender yang tidak punya nolDi banyak gedung, lantai di atas B1 langsung lantai 1, tanpa lantai 0. Kalender Masehi juga begitu: setelah tahun 1 SM langsung tahun 1 M, tidak ada tahun 0. Akibatnya, dari B2 ke lantai 3 kamu hanya naik 4 lantai, bukan \(3 - (-2) = 5\). Dari tahun 5 SM sampai tahun 5 M hanya ada 9 tahun, bukan 10. Rumus \(|a - b|\) hanya tepat bila angka nol ikut menjadi satu titik di garis bilangan.
Lanjut · IB & olimpiadeHalte terbaik dan medianRumah Ayu, Dimas, dan Ancil berada di titik \(a\), \(b\), dan \(c\) pada jalan lurus. Di titik \(h\) mana halte angkot sebaiknya dibangun agar total jarak \(J = |h - a| + |h - b| + |h - c|\) paling kecil? Jawabannya mengejutkan: tepat di rumah yang letaknya di tengah (median), bukan di rata-ratanya! Alasannya: jika halte belum di tengah, menggesernya satu langkah ke arah sisi yang berisi dua rumah memperpendek dua jarak dan hanya memperpanjang satu jarak. Total minimumnya sama dengan jarak dua rumah terjauh. Coba buktikan sendiri dengan grafik berikut.
Seret titik oranye (halte) sepanjang lembah ungu. Tiga batang berwarna di bawah sumbu menunjukkan jarak halte ke tiap rumah. Di mana \(J\) paling kecil? Lalu seret rumah-rumahnya: apakah halte terbaik selalu di rumah yang di tengah?
2.6Sifat-sifat operasi dan pola bilangan bulat
Bilangan bulat mengikuti beberapa "aturan main" yang selalu berlaku. Aturan ini membuat hitungan panjang bisa disusun ulang menjadi hitungan pendek.
Sifat operasi bilangan bulatUntuk semua bilangan bulat \(a\), \(b\), dan \(c\):
Sifat
Bentuk umum
Contoh
Komutatif (pertukaran)
\(a + b = b + a\) \(a \times b = b \times a\)
\((-3) + 5 = 5 + (-3) = 2\)
Asosiatif (pengelompokan)
\((a + b) + c = a + (b + c)\) \((a \times b) \times c = a \times (b \times c)\)
\((-7 + 7) + 9 = -7 + (7 + 9) = 9\)
Distributif (penyebaran)
\(a \times (b + c) = a \times b + a \times c\)
\(-4 \times (10 + 3) = -40 + (-12) = -52\)
Unsur identitas
\(a + 0 = a\), \(a \times 1 = a\)
\(-8 + 0 = -8\)
Lawan (invers penjumlahan)
\(a + (-a) = 0\)
\(13 + (-13) = 0\)
Pengurangan dan pembagian tidak komutatif dan tidak asosiatif: \(5 - 2 \ne 2 - 5\) dan \((8 - 4) - 2 \ne 8 - (4 - 2)\). Hasil penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dua bilangan bulat selalu bilangan bulat, tetapi hasil pembagiannya belum tentu: \(3 : 4\) bukan bilangan bulat.
Untuk penjelajah: karena memenuhi sifat-sifat di atas, himpunan \(\mathbb{Z}\) beserta operasi + dan × disebut sebuah gelanggang (ring) dalam aljabar abstrak. Banyak struktur lain, seperti polinomial dan matriks, ternyata juga gelanggang, sehingga trik hitung di bab ini berlaku juga di sana.
Suhu di puncak Jayawijaya, saldo yang berutang, tombol B2 di lift, selisih gol di klasemen liga, dan zona waktu UTC−5 semuanya memakai bilangan negatif.
"Dua tanda negatif selalu menghasilkan positif."
Hanya pada perkalian dan pembagian! Pada penjumlahan, dua bilangan negatif makin negatif: \((-3) + (-4) = -7\). Utang ditambah utang tetap utang, malah makin besar.
"Nol itu bukan bilangan, atau nol termasuk bilangan positif."
Nol adalah bilangan bulat yang tidak positif dan tidak negatif. Ia menjadi patokan garis bilangan dan satu-satunya bilangan yang sama dengan lawannya sendiri.
Sekarang sebuah pola yang cantik. Berapa \(-10 + (-9) + \dots + 11 + 12\)? Setiap bilangan negatif bertemu lawannya dan saling menghapus, sehingga yang tersisa hanya \(11 + 12 = 23\). Rumus Hidup berikut menghitung jumlah bilangan bulat berurutan dengan cara Gauss: jumlahkan suku pertama dan terakhir, kalikan dengan banyak suku, lalu bagi dua.
Pasangkan setiap bilangan negatif dengan lawannya: \((-20) + 20 = 0\), \((-19) + 19 = 0\), …, \((-1) + 1 = 0\). Angka 0 juga tidak menambah apa-apa.
Yang tersisa hanya \(21 + 22 + 23 + 24 + 25 = 115\).
Cek dengan rumus: banyak suku \(25 - (-20) + 1 = 46\), jumlahnya \(\dfrac{(-20 + 25) \times 46}{2} = 115\). ✓
Jumlahnya 115. Dari 46 suku, 41 suku saling menghapus!
Lanjut · IB & olimpiadeParitas: senjata rahasia olimpiadeBisakah kamu mengisi setiap kotak pada \(1 \,\square\, 2 \,\square\, 3 \,\square\, \cdots \,\square\, 10\) dengan + atau − sehingga hasilnya 0? Cobalah sebentar… Ternyata mustahil, dan buktinya hanya beberapa baris. Jika semua kotak diisi +, hasilnya 55, bilangan ganjil. Mengganti tanda di depan bilangan \(k\) dari + menjadi − mengurangi hasil sebesar \(2k\), bilangan genap. Ganjil dikurangi genap tetap ganjil, jadi hasilnya selalu ganjil dan tidak mungkin 0. Sifat genap atau ganjil ini disebut paritas. Untuk \(1\) sampai \(12\) (jumlahnya 78, genap) ternyata bisa: \(1 + 2 + 3 + 4 + 5 - 6 + 7 + 8 + 9 - 10 - 11 - 12 = 0\).
🏔️
Es di khatulistiwa
Puncak Jaya di Papua (±4.884 m) begitu tinggi sehingga suhunya sering di bawah 0 °C dan masih ada es di sana, walaupun dekat khatulistiwa.
🛗
Lift dan lantai bawah tanah
Tombol B1 dan B2 di lift adalah lantai −1 dan −2. Hati-hati, banyak gedung tidak punya lantai 0!
📱
Saldo dan bayar nanti
Belanja dengan fitur bayar nanti membuat saldomu "minus": utang dicatat sebagai bilangan negatif sampai dilunasi.
⚽
Klasemen liga
Kolom selisih gol = gol yang dicetak − gol yang kemasukan. Tim yang sering kalah telak punya selisih gol negatif.
🕰️
Zona waktu
WIB = UTC+7, WITA = UTC+8, WIT = UTC+9. Selisih jam Jakarta dengan kota yang memakai UTC−5 adalah \(7 - (-5) = 12\) jam.
🤿
Menyelam di Bunaken
Kedalaman penyelam dicatat negatif terhadap permukaan laut. Naik 10 m dari −25 m berarti tiba di −15 m.
\(-7 - (-2) = \dots\)
\(-9\)
\(-5\)
\(5\)
\(9\)
Mengurangi −2 sama dengan menambah 2: \(-7 + 2 = -5\). Jawaban −9 muncul kalau tanda minus kedua diabaikan.
Hasil \((-4) \times (-5) : (-2)\) adalah…
\(10\)
\(-40\)
\(40\)
\(-10\)
Dari kiri: \((-4) \times (-5) = 20\) (tanda sama → positif), lalu \(20 : (-2) = -10\) (tanda beda → negatif). Cek dengan menghitung tanda negatif: ada tiga (ganjil), jadi hasilnya negatif.
Nilai \(|3 - 8| - |-4|\) adalah…
\(1\)
\(-9\)
\(9\)
\(-1\)
\(|3 - 8| = |-5| = 5\) dan \(|-4| = 4\), jadi hasilnya \(5 - 4 = 1\).
03
Bab 3 · Bilangan
Pecahan, Desimal & Persen: Seni Membagi dengan Adil
Tiga martabak untuk empat orang: siapa yang tidak kebagian? Diskon 50% lalu 20%: benarkah totalnya 70%? Membagi dengan adil, berbelanja dengan cerdik, dan membaca angka di belakang koma ternyata satu keterampilan yang sama.
Setelah bab ini, kamu bisa
memaknai pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, sebagai hasil bagi, dan sebagai titik di garis bilangan;
membuat pecahan senilai, menyederhanakan, dan membandingkan pecahan;
menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, dan membagi pecahan dengan alasan yang masuk akal, bukan sekadar hafalan;
mengubah pecahan ↔ desimal ↔ persen, termasuk desimal berulang seperti \(0{,}333\ldots = \tfrac13\);
menghitung diskon, PPN, zakat, bunga, persen perubahan, dan harga sebelum diskon (persen balik).
Tiga Martabak, Empat Perut Komik · 4 panel
Sore hari, Kak Lintang baru membeli martabak
DimasGawat! Kak Lintang cuma beli 3 martabak, padahal kita berempat, termasuk Ancil. Pasti ada yang tidak kebagian!
AyuTidak perlu rebutan. Potong setiap martabak jadi 4 sama besar. Tiap orang mengambil satu potong dari setiap martabak.
KRIUK!
Kak LintangJadi setiap orang dapat tiga potong seperempat, yaitu tiga perempat martabak. Tiga dibagi empat sama dengan 3/4!
Ancil muncul dari balik gerobak…
AncilCara Mesir kuno lebih hemat potongan: 2 martabak dibelah dua, 1 martabak dipotong empat. Tiap orang dapat 1/2 + 1/4!
DimasLho, kok 1/2 + 1/4 sama dengan 3/4?!
Martabak A dipotong menjadi 6 potong sama besar. Martabak B, yang ukurannya sama, dipotong menjadi 8. Kamu boleh mengambil satu potong. Mana yang kamu pilih supaya dapat lebih banyak?
Potongan martabak B, karena 8 lebih besar daripada 6.
Potongan martabak A, karena dibagi ke lebih sedikit bagian.
Sama saja, karena sama-sama satu potong.
Tidak bisa ditentukan tanpa menimbang.
Jawabannya: potongan martabak A. Makin banyak potongannya, makin kecil setiap potong. Jadi \(\tfrac16\) lebih besar daripada \(\tfrac18\), walaupun 6 lebih kecil daripada 8. Penyebut memberi tahu "dibagi menjadi berapa", bukan "seberapa banyak yang kamu dapat".
3.1Apa itu pecahan? Bagian, pembagian, dan titik
Bilangan bulat dari Bab 2 cocok untuk menghitung benda utuh: 3 martabak, 4 orang, −5 °C. Padahal hidup penuh dengan benda yang tidak utuh: separuh gelas teh, seperempat kilo cabai, tiga perempat martabak. Untuk itulah manusia menciptakan pecahan.
DefinisiPecahan \(\dfrac{a}{b}\) (dengan \(a\) dan \(b\) bilangan bulat, \(b \ne 0\)) berarti: keseluruhan dibagi menjadi \(b\) bagian sama besar, lalu diambil \(a\) bagian. Bilangan \(a\) di atas disebut pembilang, sedangkan bilangan \(b\) di bawah disebut penyebut.
Satu pecahan punya tiga wajah yang sama pentingnya.
Bagian dari keseluruhan. Sepotong lapis legit punya 20 lapis tipis. Kalau kamu mengupas dan memakan 7 lapis teratas, kamu memakan \(\tfrac{7}{20}\) potongan itu.
Hasil bagi. \(\tfrac{a}{b} = a : b\). Tiga martabak dibagi empat orang: setiap orang mendapat \(3 : 4 = \tfrac34\) martabak. Inilah jawaban teka-teki di akhir Bab 2!
Titik di garis bilangan. Bagi jarak 0 sampai 1 menjadi empat bagian sama panjang. Tanda ketiga adalah \(\tfrac34\). Di antara dua bilangan bulat ternyata ada banyak sekali "penghuni".
Setiap orang mengambil satu potong seperempat dari setiap martabak. Tiga potong seperempat \(= \tfrac34\) martabak. Jadi \(3 : 4 = \tfrac34\), dan tidak ada yang kelaparan.
Gampangnya: penyebut (angka bawah) = martabaknya dipotong menjadi berapa. Pembilang (angka atas) = berapa potong yang kamu ambil. Satu syarat penting: semua potongan harus sama besar.
Pecahan yang lebih dari satuJika pembilang lebih besar daripada penyebut, nilainya lebih dari 1. Misalnya \(\tfrac74\): tujuh potong seperempat sama dengan satu martabak utuh ditambah tiga potong lagi. Kita bisa menulisnya sebagai pecahan campuran \(1\tfrac34\). Caranya: \(7 : 4 = 1\) sisa \(3\).
Awas jebakanPecahan hanya bermakna jika bagian-bagiannya sama besar. Kalau martabak dipotong 4 tetapi ada potongan yang jumbo dan ada yang mungil, satu potongnya bukan \(\tfrac14\). Saat membaca gambar pecahan, periksa dulu apakah petaknya sama besar.
Kelas Ayu berisi 32 siswa. Sebanyak \(\tfrac38\) dari mereka berangkat sekolah naik sepeda. Berapa siswa yang naik sepeda?
Penyebut 8: bagi 32 siswa menjadi 8 kelompok sama besar. Setiap kelompok berisi \(32 : 8 = 4\) siswa.
Ada 12 siswa yang naik sepeda. Ringkasnya: \(\tfrac38 \times 32 = 12\). Kata "dari" pada pecahan berarti kali.
3.2Pecahan senilai: beda potongan, sama banyak
Ambil separuh martabak. Potong separuh itu menjadi dua: kamu memegang 2 potong dari 4, yaitu \(\tfrac24\). Potong lagi: 4 potong dari 8, yaitu \(\tfrac48\). Martabak di tanganmu tidak bertambah sedikit pun! Pecahan-pecahan yang nilainya sama seperti ini disebut pecahan senilai.
Sifat pecahan senilaiUntuk setiap bilangan bulat \(k \ne 0\),
Pembilang dan penyebut boleh dikali atau dibagi dengan bilangan yang sama (bukan nol). Nilai pecahannya tidak berubah.
Mengapa boleh? (bukti dengan pisau martabak)
Potong setiap potongan martabak menjadi \(k\) potongan yang lebih kecil. Banyak potongan seluruhnya menjadi \(b \times k\), dan potongan yang kamu pegang menjadi \(a \times k\). Pisau hanya membuat potongan lebih kecil; pisau tidak menambah atau mengurangi martabak. Jadi \(\tfrac{a}{b}\) dan \(\tfrac{a \times k}{b \times k}\) menyatakan banyak martabak yang sama.
Klik potongan martabak untuk mengambil atau mengembalikannya, atau klik langsung di garis bilangan. Lalu geser "Potong lagi": potongannya makin kecil, angkanya berubah, tetapi titik di garis bilangan tidak bergeser sedikit pun. Bisakah kamu membuat \(\tfrac{9}{12}\)? Pecahan sederhana apa yang muncul?
Dinding pecahan. Garis putus-putus menembus batas potongan di beberapa baris sekaligus: itulah pecahan senilai. Dinding ini juga membantu membandingkan, misalnya \(\tfrac34\) (tiga ubin merah muda) lebih panjang daripada \(\tfrac23\).
Kebalikan dari memperbanyak potongan adalah menyederhanakan: membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama. Pecahan berada dalam bentuk paling sederhana jika pembilang dan penyebutnya tidak lagi punya faktor persekutuan selain 1. Cara tercepat: bagi keduanya dengan FPB (faktor persekutuan terbesar) yang akan kamu kuasai di Bab 4.
Sederhanakan \(\tfrac{18}{24}\).
Keduanya genap, bagi 2: \(\tfrac{18}{24} = \tfrac{9}{12}\).
Keduanya habis dibagi 3: \(\tfrac{9}{12} = \tfrac{3}{4}\).
3 dan 4 tidak punya faktor persekutuan selain 1, jadi berhenti di sini. (Langsung bagi FPB-nya, yaitu 6, juga boleh.)
\(\tfrac{18}{24} = \tfrac34\). Coba buat \(\tfrac{18}{24}\) di Lab Mini: pilih penyebut 4, ambil 3 potong, lalu potong lagi menjadi 6.
Membandingkan pecahan. Jika penyebutnya sama, bandingkan pembilangnya: \(\tfrac58 > \tfrac38\). Jika pembilangnya sama, yang penyebutnya lebih kecil justru lebih besar: \(\tfrac16 > \tfrac18\). Jika keduanya berbeda, samakan dulu penyebutnya, atau pakai trik berikut.
Trik Kak Lintang · Perkalian kupu-kupuUntuk membandingkan \(\tfrac58\) dan \(\tfrac35\), kalikan menyilang seperti sayap kupu-kupu: \(5 \times 5 = 25\) (untuk pecahan kiri) dan \(3 \times 8 = 24\) (untuk pecahan kanan). Karena \(25 > 24\), maka \(\tfrac58 > \tfrac35\). Diam-diam kamu sebenarnya menyamakan penyebut menjadi 40: \(\tfrac{25}{40}\) melawan \(\tfrac{24}{40}\).
3.3Operasi pecahan: menjumlah, mengali, membagi
Menjumlah dan mengurangkan. \(\tfrac14 + \tfrac24 = \tfrac34\): satu potong seperempat ditambah dua potong seperempat menjadi tiga potong seperempat. Penyebutnya tetap 4 karena ukuran potongannya tidak berubah. Lalu bagaimana dengan \(\tfrac12 + \tfrac13\)? Ukuran potongannya berbeda, jadi harus disamakan dulu: potong ulang keduanya menjadi perenaman. \(\tfrac12 = \tfrac36\) dan \(\tfrac13 = \tfrac26\), sehingga jumlahnya \(\tfrac56\).
Gampangnya: kamu tidak bisa menjumlahkan 1 potong besar dan 1 potong kecil lalu menyebutnya "2 potong". Samakan dulu ukuran potongannya (penyebut), baru hitung banyak potongannya (pembilang).
Awas jebakan\(\tfrac12 + \tfrac13\) bukan \(\tfrac25\): pembilang dan penyebut tidak boleh dijumlahkan begitu saja. Cek dengan akal sehat: \(\tfrac25\) malah lebih kecil daripada \(\tfrac12\), padahal kita menambahkan sesuatu ke \(\tfrac12\)!
Ibu memakai \(\tfrac23\) kg tepung untuk bolu dan \(\tfrac34\) kg tepung untuk kue lapis. Berapa kg tepung yang dipakai seluruhnya?
Penyebutnya 3 dan 4. Kelipatan persekutuan terkecilnya 12, jadi ubah keduanya menjadi perduabelasan.
Seluruhnya \(1\tfrac{5}{12}\) kg, sedikit di atas \(1\tfrac13\) kg. Masuk akal, karena \(\tfrac23\) dan \(\tfrac34\) masing-masing lebih dari setengah.
Mengalikan. "\(\tfrac23\) dari \(\tfrac34\) kue" berarti \(\tfrac23 \times \tfrac34\). Apa hasilnya? Jangan menghafal dulu. Lihat bukti tanpa kata ini.
Persegi ini adalah satu kue utuh. Kita ingin tahu berapa \(\tfrac23\) dari \(\tfrac34\) kue.
Potong tegak menjadi 4 lajur sama lebar dan ambil 3 lajur. Bagian oranye adalah \(\tfrac34\) kue.
Potong mendatar menjadi 3 baris sama tinggi. Dari bagian oranye, ambil 2 baris dari 3. Itulah \(\tfrac23\) dari \(\tfrac34\).
Kue kini terbagi menjadi \(4 \times 3 = 12\) kotak sama besar, dan bagian ungu berisi \(3 \times 2 = 6\) kotak. Jadi hasilnya \(\tfrac{6}{12}\).
Penyebut baru = banyak semua kotak = \(3 \times 4\). Pembilang baru = banyak kotak ungu = \(2 \times 3\). Jadi \(\tfrac23 \times \tfrac34 = \tfrac{2 \times 3}{3 \times 4} = \tfrac{6}{12} = \tfrac12\). Separuh kue!
Membagi. \(3 : \tfrac14\) bertanya: "ada berapa potong seperempat di dalam 3 martabak?" Setiap martabak berisi 4 potong, jadi 3 martabak berisi 12 potong. Maka \(3 : \tfrac14 = 3 \times 4 = 12\). Membagi dengan pecahan sama dengan mengalikan dengan kebalikannya (pembilang dan penyebut ditukar).
Aturan operasi pecahanUntuk pecahan dengan penyebut bukan nol:
Jumlah dan selisih: samakan penyebut, \(\dfrac ab \pm \dfrac cd = \dfrac{ad \pm bc}{bd}\). Lebih hemat jika memakai KPK penyebut.
Kali: \(\dfrac ab \times \dfrac cd = \dfrac{a \times c}{b \times d}\).
Bagi: \(\dfrac ab : \dfrac cd = \dfrac ab \times \dfrac dc\) (dengan \(c \ne 0\)).
Mengapa membagi sama dengan mengalikan kebalikan?
Samakan dulu penyebutnya: \(\dfrac ab : \dfrac cd = \dfrac{ad}{bd} : \dfrac{bc}{bd}\). Kini kedua pecahan memakai potongan yang sama ukurannya (per-\(bd\)). Membagi cukup dengan bertanya "berapa kali \(bc\) potong muat di dalam \(ad\) potong?", yaitu \(ad : bc = \dfrac{ad}{bc}\). Hasil ini persis sama dengan \(\dfrac ab \times \dfrac dc\). ∎
Ayu membuat \(2\tfrac14\) liter es buah untuk acara arisan. Satu gelas berisi \(\tfrac38\) liter. Berapa gelas yang dapat diisi penuh?
Pertanyaannya: berapa kali \(\tfrac38\) muat di dalam \(2\tfrac14\)? Itu pembagian.
Lanjut · IB & olimpiade"Penjumlahan ala Dimas" ternyata bergunaDimas pernah menulis \(\tfrac12 + \tfrac13 = \tfrac25\). Salah sebagai penjumlahan, tetapi pecahan \(\tfrac{a+c}{b+d}\) punya nama: mediant. Sifat ajaibnya: jika \(\tfrac ab < \tfrac cd\) (dengan \(b, d > 0\)), maka
\[\frac ab < \frac{a+c}{b+d} < \frac cd.\]
Buktinya singkat: \(\tfrac ab < \tfrac cd\) berarti \(ad < bc\), sehingga \(\dfrac{a+c}{b+d} - \dfrac ab = \dfrac{bc - ad}{b(b+d)} > 0\); sisi kanan serupa. Mediant juga muncul di lapangan basket. Dimas memasukkan 1 dari 2 tembakan di babak pertama dan 1 dari 3 di babak kedua. Rasio keseluruhannya \(\tfrac{1+1}{2+3} = \tfrac25\), terletak di antara \(\tfrac12\) dan \(\tfrac13\). Jadi "penjumlahan ala Dimas" cocok untuk menggabungkan rasio keberhasilan, bukan untuk menjumlahkan potongan martabak.
3.4Desimal dan pecahan berulang
Desimal adalah cara menulis pecahan berpenyebut 10, 100, 1000, dan seterusnya dengan koma. Setiap angka di belakang koma punya nilai tempat: persepuluhan, perseratusan, perseribuan.
Sebaliknya, untuk mengubah pecahan menjadi desimal, bagi pembilang dengan penyebut: \(\tfrac38 = 3 : 8 = 0{,}375\). Kadang pembagiannya berhenti, seperti \(\tfrac14 = 0{,}25\). Kadang tidak pernah berhenti: \(\tfrac13 = 0{,}333\ldots\) dan \(\tfrac17 = 0{,}142857\,142857\ldots\)
DefinisiDesimal yang memiliki blok angka yang terus berulang tanpa akhir disebut desimal berulang. Blok itu disebut periode dan ditandai dengan garis di atasnya: \(\tfrac13 = 0{,}\overline{3}\), \(\tfrac17 = 0{,}\overline{142857}\), dan \(\tfrac16 = 0{,}1\overline{6}\).
Pilih pembilang dan penyebut, lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat pembagian bersusun berjalan langkah demi langkah. Setiap sisa berpindah di "jam sisa". Begitu ada sisa yang muncul untuk kedua kalinya, desimalnya pasti berulang. Penyebut mana yang selalu membuat desimal berhenti?
Mengapa pasti berulang? Saat membagi dengan 7, sisanya hanya bisa 0, 1, 2, 3, 4, 5, atau 6. Kalau sisa 0 muncul, pembagian berhenti. Kalau tidak, sisanya hanya punya 6 pilihan (1 sampai 6). Jadi paling lambat pada langkah ketujuh pasti ada sisa yang muncul untuk kedua kalinya, dan sejak itu semua langkah terulang persis sama. Kesimpulannya: setiap pecahan menjadi desimal berhenti atau desimal berulang.
Kapan desimal berhenti?Pecahan \(\tfrac ab\) dalam bentuk paling sederhana menjadi desimal berhenti jika dan hanya jika penyebut \(b\) tidak memiliki faktor prima selain 2 dan 5. Contoh: \(\tfrac{7}{40} = 0{,}175\) berhenti karena \(40 = 2^3 \times 5\), sedangkan \(\tfrac{5}{12} = 0{,}41\overline{6}\) berulang karena \(12 = 2^2 \times 3\) memuat faktor 3.
Bukti (dua arah)
(⇐) Jika \(b = 2^m 5^n\), kalikan pembilang dan penyebut dengan 2 atau 5 secukupnya sampai penyebutnya menjadi \(10^k\). Contoh: \(\tfrac{7}{40} = \tfrac{7 \times 25}{40 \times 25} = \tfrac{175}{1000} = 0{,}175\). Pecahan berpenyebut \(10^k\) jelas desimal berhenti.
(⇒) Jika desimalnya berhenti setelah \(k\) angka, maka \(\tfrac ab = \tfrac{N}{10^k}\) untuk suatu bilangan bulat \(N\), sehingga \(a \times 10^k = N \times b\). Karena \(a\) dan \(b\) tidak punya faktor persekutuan, \(b\) harus membagi \(10^k = 2^k 5^k\). Jadi faktor prima \(b\) hanya 2 dan 5. ∎
Bagaimana kalau kita ingin berjalan mundur, dari desimal berulang ke pecahan? Ada trik geser koma yang cantik.
Misalkan \(x = 0{,}272727\ldots\), dengan blok "27" berulang terus.
Bloknya 2 angka, jadi kalikan dengan 100. Koma bergeser 2 langkah: \(100x = 27{,}272727\ldots\)
Perhatikan: ekor di belakang koma pada kedua baris sama persis, sampai tak terhingga.
Kurangkan baris atas dengan baris bawah. Ekornya saling menghapus: \(100x - x = 99x = 27\).
Jadi \(x = \tfrac{27}{99} = \tfrac{3}{11}\) (pembilang dan penyebut dibagi FPB-nya, 9). Cek dengan membagi: \(3 : 11 = 0{,}2727\ldots\) ✓
Trik Kak Lintang · Trik sembilanJika blok berulang langsung dimulai di belakang koma, tulis bloknya sebagai pembilang dan angka 9 sebanyak panjang blok sebagai penyebut: \(0{,}\overline{7} = \tfrac79\), \(0{,}\overline{12} = \tfrac{12}{99} = \tfrac{4}{33}\), bahkan \(0{,}\overline{142857} = \tfrac{142857}{999999} = \tfrac17\).
Ubah \(0{,}1\overline{6} = 0{,}1666\ldots\) menjadi pecahan paling sederhana.
Angka 1 tidak ikut berulang, jadi trik sembilan tidak bisa langsung dipakai. Misalkan \(x = 0{,}1666\ldots\)
Geser koma sampai ekornya hanya berisi angka berulang: \(10x = 1{,}666\ldots\) dan \(100x = 16{,}666\ldots\)
Bilangan yang dapat ditulis sebagai \(\tfrac ab\) disebut bilangan rasional. Dari pembahasan di atas: bilangan rasional selalu berdesimal berhenti atau berulang, dan sebaliknya setiap desimal berhenti atau berulang adalah bilangan rasional. Bilangan seperti \(\sqrt2 = 1{,}41421356\ldots\) dan \(\pi = 3{,}14159265\ldots\) desimalnya tidak berhenti dan tidak berulang. Mereka disebut irasional (Bab 6 dan Bab 35).
Tamu dari masa laluPada 1585, insinyur dan matematikawan asal Flandria, Simon Stevin, menerbitkan buku tipis De Thiende ("Persepuluhan"). Ia mengajak pedagang, juru ukur, dan pembuat koin memakai pecahan desimal agar hitungan sehari-hari semudah menghitung bilangan bulat. Matematikawan Persia al-Kashi sudah memakai pecahan desimal sekitar satu setengah abad sebelumnya (±1427). Penulisan Stevin masih kikuk: ia memberi angka kecil berlingkar pada setiap digit untuk menunjukkan tempatnya. Tanda pemisah berupa koma atau titik baru lazim belakangan. Itulah sebabnya Indonesia, seperti banyak negara Eropa, menulis 3,14, sedangkan negara berbahasa Inggris menulis 3.14.
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan siklik 142857Kalikan 142857 dengan 2, 3, 4, 5, dan 6:
\[285714, \quad 428571, \quad 571428, \quad 714285, \quad 857142.\]
Keenam angkanya hanya berputar! Rahasianya ada di jam sisa: saat membagi 1 dengan 7, sisanya beredar melalui 1, 3, 2, 6, 4, 5, yaitu semua sisa yang mungkin. Akibatnya \(\tfrac27, \tfrac37, \ldots, \tfrac67\) hanyalah putaran dari blok yang sama. Puncaknya, \(142857 \times 7 = 999999\). Untuk bilangan prima \(p\) selain 2 dan 5, panjang periode \(\tfrac1p\) selalu membagi \(p - 1\): \(\tfrac17\) berperiode 6, \(\tfrac1{13}\) berperiode 6, \(\tfrac1{17}\) berperiode 16, dan \(\tfrac1{11}\) berperiode 2. Fakta ini adalah buah dari Teorema Fermat kecil yang akan kamu temui di Bab 38.
"Pecahan yang penyebutnya lebih besar pasti lebih besar."
Penyebut besar berarti potongannya kecil: \(\tfrac18 < \tfrac16\). Untuk membandingkan, samakan penyebut atau pakai perkalian kupu-kupu.
"Mengalikan selalu membuat bilangan makin besar."
Mengalikan dengan pecahan di antara 0 dan 1 justru memperkecil: \(12 \times \tfrac12 = 6\). Sebaliknya, membagi dengan \(\tfrac12\) memperbesar: \(12 : \tfrac12 = 24\).
"0,999… itu sedikit lebih kecil daripada 1."
Keduanya sama persis! Karena \(\tfrac13 = 0{,}333\ldots\), kalikan 3: \(1 = 0{,}999\ldots\) Trik sembilan juga memberi \(0{,}\overline{9} = \tfrac99 = 1\).
3.5Persen: bahasa diskon, pajak, dan zakat
Mana yang lebih besar, \(\tfrac{7}{20}\) atau \(\tfrac{9}{25}\)? Sulit menjawabnya sekilas. Bagaimana jika keduanya diubah ke penyebut 100? \(\tfrac{7}{20} = \tfrac{35}{100}\) dan \(\tfrac{9}{25} = \tfrac{36}{100}\). Sekarang jelas! Penyebut 100 begitu berguna sampai diberi nama dan lambang sendiri.
DefinisiPersen (dari bahasa Latin per centum, "per seratus") berarti perseratus:
\[p\% = \frac{p}{100}\]
Jadi \(35\% = \tfrac{35}{100} = 0{,}35\), dan "35% dari 200" berarti \(\tfrac{35}{100} \times 200 = 70\).
Bayangkan kertas berpetak \(10 \times 10 = 100\) kotak. 30% berarti 30 kotak dari 100 kotak itu. 100% berarti semua kotak, alias seluruhnya. 50% berarti separuhnya.
Pecahan
Desimal
Persen
Kamu menjumpainya di…
\(\tfrac12\)
0,5
50%
"separuh harga", setengah kilo gula
\(\tfrac14\)
0,25
25%
seperempat kilo cabai
\(\tfrac34\)
0,75
75%
tiga perempat martabak
\(\tfrac15\)
0,2
20%
diskon 20%
\(\tfrac18\)
0,125
12,5%
sepotong martabak yang dipotong 8
\(\tfrac13\)
\(0{,}\overline{3}\)
\(33\tfrac13\%\)
membagi tiga sama rata
\(\tfrac{11}{100}\)
0,11
11%
PPN pada struk belanja
\(\tfrac{1}{40}\)
0,025
2,5%
zakat mal
Toko Baju A memasang spanduk "Diskon 50% + 20%" (diskon 20% dihitung setelah diskon 50%). Toko Baju B memasang "Diskon 70%". Harga awal bajunya sama. Di toko mana bajunya lebih murah?
Sama saja, karena 50 + 20 = 70.
Toko A, karena diskonnya dua kali.
Toko B.
Tergantung harga awalnya.
Jawabannya: Toko B. Di Toko A, diskon 20% dihitung dari harga yang sudah turun separuh, jadi nilainya hanya 10% dari harga awal. Total diskonnya 60%, bukan 70%. Lab Mini di bawah membuktikannya dengan 100 kotak.
Awas jebakanPersen selalu persen dari sesuatu, sehingga diskon 50% lalu 20% bukan diskon 70%. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah turun. Sebelum menghitung, selalu tanyakan: "persen dari apa?"
Atur diskon pertama dan kedua, lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat kotak harga dicoret satu per satu. Kotak oranye hilang karena diskon pertama, kotak biru karena diskon kedua. Bandingkan dengan batang ungu "asal dijumlah". Kapan selisihnya paling besar?
Trik Kak Lintang · Mulai dari 10%10% suatu harga didapat dengan menggeser koma satu langkah ke kiri: 10% dari Rp85.000 adalah Rp8.500. Dari situ, 5% = separuhnya (Rp4.250), 20% = dua kalinya (Rp17.000), dan 15% = 10% + 5% (Rp12.750). Kamu bisa menghitung diskon di pasar tanpa kalkulator!
Tabungan Pak Harun sebesar Rp120.000.000 sudah mencapai nisab dan tersimpan genap satu tahun. Berapa zakat mal yang ia keluarkan jika besarnya 2,5%?
Zakatnya Rp3.000.000. Trik praktis: 2,5% sama dengan "bagi 40".
Harga sepatu Rp250.000 diberi diskon 20%. Setelah itu dikenai PPN 11% dari harga setelah diskon. Berapa rupiah yang dibayar?
Diskon: \(20\% \times 250.000 = 50.000\), jadi harga menjadi \(200.000\).
PPN: \(11\% \times 200.000 = 22.000\), jadi yang dibayar \(200.000 + 22.000 = 222.000\).
Cara kilat dengan faktor pengali: \(250.000 \times 0{,}8 \times 1{,}11 = 222.000\).
Yang dibayar Rp222.000. Perhatikan: diskon 20% lalu pajak 11% tidak sama dengan diskon 9%. (Diskon 9% akan memberi Rp227.500.)
Matematika NusantaraDi pasar tradisional, pedagang dan pembeli fasih berpecahan: "setengah kilo bawang", "seperempat cabai rawit", "dua ons teri". Di Indonesia satu ons berarti 100 gram, yaitu \(\tfrac{1}{10}\) kg, jadi setengah kilo sama dengan 5 ons (berbeda dengan ounce Inggris yang hanya ±28 gram). Di pedesaan Jawa juga dikenal bagi hasil sawah: maro, hasil panen dibagi dua sama besar antara pemilik dan penggarap (masing-masing \(\tfrac12\)), dan mertelu, penggarap mendapat \(\tfrac13\) dan pemilik \(\tfrac23\). Sejak lama pecahan menjadi alat untuk berbagi dengan adil.
3.6Persen naik-turun dan persen balik
Berita sering menulis "harga cabai naik 40%" atau "harga tiket turun 15%". Persentase perubahan selalu dibandingkan dengan nilai lama:
Ada cara yang lebih sakti untuk menghitung perubahan persen: ubah setiap perubahan menjadi sebuah faktor pengali.
Faktor pengali
Naik \(p\%\) sama dengan dikali \(\left(1 + \tfrac{p}{100}\right)\). Contoh: naik 11% berarti dikali 1,11.
Turun \(p\%\) sama dengan dikali \(\left(1 - \tfrac{p}{100}\right)\). Contoh: diskon 20% berarti dikali 0,8.
Beberapa perubahan berturut-turut: kalikan faktor-faktornya, jangan menjumlahkan persennya.
Untuk berjalan mundur (persen balik): nilai awal \(=\) nilai akhir \(:\) faktor pengali.
Harga cabai naik 50% pada minggu pertama, lalu turun 50% pada minggu kedua. Dibandingkan harga awal, harganya sekarang…
sama dengan harga awal.
naik 25%.
turun 25%.
turun 50%.
Jawabannya: turun 25%. Misalkan awalnya Rp40.000. Naik 50% menjadi Rp60.000. Turun 50% dari Rp60.000 berarti turun Rp30.000, jadi harganya Rp30.000, yaitu 75% dari harga awal. Dengan faktor pengali: \(1{,}5 \times 0{,}5 = 0{,}75\). Penurunan dihitung dari angka yang lebih besar, jadi "memakan" lebih banyak.
Seret titik magenta atau geser slider. Panah oranye naik \(p\%\) dari harga awal, panah biru turun \(p\%\) dari harga yang sudah naik. Apakah pernah ada \(p > 0\) yang membuat harga kembali tepat ke 100%? Apa yang terjadi kalau urutannya dibalik (turun dulu, baru naik)?
Harga tiket bus naik 25% saat musim mudik Lebaran, lalu turun 20% setelah musim mudik usai. Apakah harganya kembali seperti semula?
Faktor pengali naik 25%: 1,25. Faktor pengali turun 20%: 0,8.
Perubahan total: \(1{,}25 \times 0{,}8 = 1\).
Cek dengan harga Rp200.000: naik menjadi Rp250.000, lalu turun 20% dari Rp250.000 (yaitu Rp50.000) menjadi Rp200.000.
Ya, kembali tepat seperti semula! Rahasianya: \(1{,}25 = \tfrac54\) dan \(0{,}8 = \tfrac45\) saling berkebalikan. Naik 25% dibatalkan oleh turun 20%, bukan turun 25%.
Lanjut · IB & olimpiadePersen yang berulang: bunga majemukBank memberi bunga 6% per tahun. Pada bunga tunggal, bunga selalu dihitung dari setoran awal. Pada bunga majemuk, bunga tahun lalu ikut berbunga, sehingga setiap tahun saldo dikali 1,06. Setelah \(n\) tahun,
\[M_n = M_0\left(1 + \frac{p}{100}\right)^n.\]
Dengan setoran Rp10.000.000 selama 10 tahun, bunga tunggal menghasilkan Rp16.000.000, sedangkan bunga majemuk menghasilkan \(10.000.000 \times 1{,}06^{10} \approx\) Rp17.908.477. Selisih hampir Rp1,9 juta itu adalah "bunga dari bunga". Rumus yang sama dipakai untuk penyusutan (faktornya kurang dari 1), pertumbuhan penduduk, dan inflasi. Di Bab 6 dan bab fungsi eksponen kamu akan melihat grafiknya melengkung makin curam.
Sekarang kebalikannya. Di etalase tertulis: "Harga setelah diskon 20%: Rp120.000". Berapa harga sebelum diskon? Rp120.000 itu adalah 80% dari harga awal. Jadi 1% \(= 120.000 : 80 = 1.500\) dan 100% \(= 150.000\). Dengan faktor pengali: harga awal \(= 120.000 : 0{,}8 = 150.000\). Cara berjalan mundur ini disebut persen balik (reverse percentage).
Awas jebakanHarga sebelum diskon tidak didapat dengan menambahkan persen diskon ke harga sesudah diskon. \(120.000 + 20\% \times 120.000 = 144.000\), padahal jawabannya 150.000. Diskon 20% itu dihitung dari harga awal yang belum kita ketahui, bukan dari harga akhir.
Saat Harbolnas, sebuah headphone dijual Rp195.000 setelah diskon 35%. Berapa harga sebelum diskon, dan berapa rupiah kamu berhemat?
Setelah diskon 35%, yang dibayar adalah \(100\% - 35\% = 65\%\) harga awal. Faktor pengalinya 0,65.
Harga sebelum diskon Rp300.000 dan kamu berhemat Rp105.000. (Jebakan: \(195.000 \times 1{,}35 \approx 263.250\) bukanlah harga awal.)
🛒
Harbolnas & flash sale
Diskon bertingkat dan cashback lebih mudah dibandingkan jika setiap potongan diubah menjadi faktor pengali lalu dikalikan.
🧾
Struk belanja
PPN 11% berarti harga sebelum pajak dikali 1,11. Dari total struk, harga sebelum pajak didapat dengan persen balik.
🕌
Zakat mal
Zakat 2,5% dari harta yang mencapai nisab dan tersimpan setahun. Karena \(2{,}5\% = \tfrac{1}{40}\), cukup bagi 40.
🍰
Resep kue
Resep bolu untuk 8 orang mau dibuat untuk 12 orang? Kalikan setiap bahan dengan \(\tfrac{12}{8} = 1\tfrac12\).
🔋
Baterai ponsel
Indikator 20% berarti tersisa \(\tfrac15\) dari kapasitas penuh baterai, bukan 20 menit lagi.
🗳️
Hitung cepat pemilu
Lembaga survei menghitung persentase suara dari ribuan TPS sampel untuk memperkirakan hasil nasional.
3.7Pecahan Mesir dan jumlah teleskop
Ingat trik Ancil di komik? Ia membagi 3 martabak untuk 4 orang sebagai \(\tfrac12 + \tfrac14\) per orang, bukan \(\tfrac14 + \tfrac14 + \tfrac14\). Pecahan berpembilang 1 seperti \(\tfrac12\) dan \(\tfrac14\) disebut pecahan satuan. Menulis pecahan sebagai jumlah pecahan satuan yang berbeda-beda adalah kebiasaan bangsa Mesir kuno.
Tamu dari masa laluPapirus Rhind, yang disalin juru tulis Mesir bernama Ahmes sekitar 1650 SM, adalah salah satu buku matematika tertua di dunia. Bangsa Mesir kuno menulis hampir semua pecahan sebagai jumlah pecahan satuan yang berbeda, misalnya \(\tfrac25 = \tfrac13 + \tfrac1{15}\) dan \(\tfrac27 = \tfrac14 + \tfrac1{28}\). Papirus itu memuat tabel \(\tfrac2n\) untuk bilangan ganjil \(n\) sampai 101, semacam "tabel perkalian" pecahan zaman itu. Pecahan istimewa \(\tfrac23\) bahkan punya lambang sendiri.
Lima roti dibagi rata untuk enam orang. Bagaimana cara memotongnya ala Mesir, dengan sesedikit mungkin potongan?
Setiap orang harus mendapat \(5 : 6 = \tfrac56\) roti.
Jumlah seperti ini disebut jumlah teleskop. Hasilnya selalu sedikit kurang dari 1, dan makin dekat ke 1 saat \(n\) bertambah.
Tambah banyak suku \(n\). Setiap batang ungu adalah jumlah sementara \(S_n\). Celah magenta di atasnya tepat \(\tfrac{1}{n+1}\): makin kecil, tetapi tidak pernah nol. Kapan jumlahnya pertama kali melewati 0,9?
Jadi ini \(S_5\), jumlah teleskop dengan \(n = 5\).
\(S_5 = 1 - \tfrac16 = \tfrac56\).
Hasilnya \(\tfrac56\). Bandingkan dengan cara biasa: samakan kelima penyebut menjadi 60, lalu \(\tfrac{30 + 10 + 5 + 3 + 2}{60} = \tfrac{50}{60} = \tfrac56\). Sama, tetapi jauh lebih repot!
Lanjut · IB & olimpiadeResep rakus FibonacciApakah setiap pecahan antara 0 dan 1 bisa ditulis sebagai jumlah pecahan satuan yang berbeda? Bisa! Leonardo Fibonacci (1202) memberi resep "rakus": kurangkan pecahan satuan terbesar yang tidak melebihi sisa, lalu ulangi. Contoh \(\tfrac4{13}\): karena \(13 : 4 = 3{,}25\), pecahan satuan terbesar yang tidak melebihinya adalah \(\tfrac14\). Sisanya \(\tfrac4{13} - \tfrac14 = \tfrac3{52}\). Karena \(52 : 3 \approx 17{,}3\), berikutnya \(\tfrac1{18}\), dengan sisa \(\tfrac3{52} - \tfrac1{18} = \tfrac{1}{468}\). Jadi
\[\frac4{13} = \frac14 + \frac1{18} + \frac1{468}.\]
Pembilang sisanya selalu mengecil (4 → 3 → 1), sehingga resep ini pasti berhenti. Masih banyak misteri terbuka tentang pecahan Mesir, misalnya dugaan Erdős–Straus bahwa \(\tfrac4n\) selalu dapat ditulis sebagai jumlah tiga pecahan satuan.
\(\tfrac35\) sama dengan…
35%
53%
60%
0,6%
\(\tfrac35 = \tfrac{60}{100} = 60\%\). Pilihan 35% dan 53% hanya menempelkan angka 3 dan 5, sedangkan 0,6% sebenarnya \(\tfrac{0{,}6}{100}\).
Harga Rp80.000 naik 25%. Harga barunya…
Rp100.000
Rp105.000
Rp60.000
Rp82.500
Faktor pengali 1,25: \(80.000 \times 1{,}25 = 100.000\). Rp60.000 adalah hasil turun 25%.
Bentuk pecahan paling sederhana dari \(0{,}\overline{6} = 0{,}666\ldots\) adalah…
Dua lampu berkedip dengan irama berbeda. Kapan keduanya menyala bersamaan? Bagaimana membagi bingkisan Lebaran serata mungkin? Mengapa kode rahasia di ponselmu sulit dibobol? Semua jawabannya bersembunyi di balik bilangan yang tidak mau dibagi oleh siapa pun.
Setelah bab ini, kamu bisa
menemukan semua faktor dan kelipatan sebuah bilangan, serta menjelaskan mengapa faktor selalu berpasangan;
mengenali bilangan prima dan menyaringnya dengan saringan Eratosthenes;
menuliskan faktorisasi prima dengan pohon faktor dan menghitung banyak faktor tanpa mendaftarnya;
menghitung FPB dan KPK, lalu memilih yang tepat untuk soal cerita;
memakai ciri habis dibagi 3, 9, dan 11, serta membuktikan bahwa bilangan prima tidak pernah habis.
Lampu Kedip di Perempatan Komik · 4 panel
Sore hari, di perempatan dekat sekolah
DimasYu, lihat! Lampu kuning kiri berkedip tiap 6 detik, yang kanan tiap 8 detik. Barusan mereka nyala barengan!
KEDIP!
AyuAku catat, ya. Kiri: 6, 12, 18, 24, 30, 36. Kanan: 8, 16, 24, 32. Eh, ada angka yang muncul di dua daftar!
Kak LintangAngka kembar itu namanya kelipatan persekutuan. Yang terkecil, 24, disebut KPK. Jadi setiap 24 detik mereka pasti nyala barengan lagi!
TING!
Tiba-tiba, dari balik tiang lampu…
AncilKalau iramanya 7 dan 11 detik, kapan barengan lagi? Rahasianya ada pada bilangan prima: atom penyusun semua bilangan!
DimasBilangan… punya atom?!
Lampu A berkedip setiap 6 detik dan lampu B setiap 8 detik. Keduanya baru saja berkedip bersamaan. Kapan mereka berkedip bersamaan lagi?
14 detik lagi, karena 6 + 8 = 14.
48 detik lagi, karena 6 × 8 = 48.
24 detik lagi.
Tidak akan pernah bersamaan lagi.
Jawabannya: 24 detik lagi. Lampu A menyala pada detik ke-6, 12, 18, 24, …, sedangkan lampu B pada detik ke-8, 16, 24, …. Angka pertama yang muncul di kedua daftar adalah 24. Mengalikan 6 × 8 memang menghasilkan waktu bersamaan (detik ke-48), tetapi itu sudah yang kedua kalinya. Jadi teka-teki dari Bab 3 terjawab: kalau mulai pukul 07.00.00, kedua lampu berkedip bersamaan lagi pukul 07.00.24. Bilangan 24 punya nama khusus: KPK. Bilangan yang sama juga menjadi penyebut terkecil untuk \(\tfrac16 + \tfrac18 = \tfrac{4}{24} + \tfrac{3}{24}\), karena penyebut persekutuan terkecil tidak lain adalah KPK dari penyebut-penyebutnya. Di bab ini kamu akan tahu cara menemukan KPK tanpa mendaftar satu per satu.
4.1Faktor dan kelipatan: dua sisi perkalian
Perhatikan perkalian \(3 \times 4 = 12\). Kalimat ini bisa dibaca dari dua arah. Dari arah kiri: 3 dan 4 adalah pembentuk 12. Dari arah kanan: 12 adalah hasil dari mengalikan 3 (atau 4) dengan bilangan asli. Dua cara membaca ini melahirkan dua istilah penting.
DefinisiBilangan asli \(a\) disebut faktor (pembagi) dari \(n\) jika \(n\) habis dibagi \(a\), yaitu \(n = a \times b\) untuk suatu bilangan asli \(b\). Sebaliknya, \(n\) disebut kelipatan dari \(a\).
Contoh: faktor 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 12. Kelipatan 4 adalah 4, 8, 12, 16, 20, … (tidak ada habisnya).
Gampangnya begini. Kamu punya 12 permen dan ingin membaginya rata ke beberapa teman tanpa sisa. Kamu bisa membaginya ke 1, 2, 3, 4, 6, atau 12 orang. Itulah faktor 12. Sementara itu, kalau setiap bungkus berisi 4 permen, banyak permen di 1, 2, 3, … bungkus adalah 4, 8, 12, …. Itulah kelipatan 4.
Ada cara yang sangat menyenangkan untuk "melihat" faktor: susunlah ubin. Dua belas ubin persegi bisa disusun menjadi persegi panjang \(1 \times 12\), \(2 \times 6\), atau \(3 \times 4\). Setiap sisi persegi panjang itu adalah faktor 12. Coba sendiri di lab berikut, lalu cari bilangan yang keras kepala: bilangan yang hanya mau disusun menjadi satu baris panjang.
Geser banyak ubin dari 1 sampai 60. Setiap persegi panjang menunjukkan satu pasangan faktor. Tekan ▶ Jalankan untuk parade bilangan: bilangan mana yang hanya punya satu persegi panjang? Bilangan mana yang bisa membentuk persegi sempurna?
Kalau kamu mendaftar faktor sambil berpasangan, terlihat pola yang indah. Hubungkan setiap pasangan yang hasil kalinya \(n\) dengan busur, dan jadilah sebuah pelangi faktor.
Pasangan faktor yang hasil kalinya 36 (atau 24) dihubungkan dengan busur sewarna. Pada 36, faktor 6 berpasangan dengan dirinya sendiri karena \(6 \times 6 = 36\), sehingga banyak faktornya ganjil (9 buah). Pada 24, semua faktor punya pasangan berbeda, jadi banyaknya genap (8 buah).
Tentukan semua faktor dari 48. Berapa banyaknya?
Cari pasangan perkalian, dimulai dari 1: \(1 \times 48\), \(2 \times 24\), \(3 \times 16\), \(4 \times 12\), \(6 \times 8\). (Bilangan 5 dilewati karena 48 tidak habis dibagi 5.)
Berhenti di 7, karena \(7 \times 7 = 49\) sudah melebihi 48. Pasangan sesudahnya hanya mengulang pasangan yang sudah ditemukan (\(8 \times 6\), \(12 \times 4\), …).
Kumpulkan: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 16, 24, 48.
Faktor 48 ada 10 buah. Trik "berhenti saat pasangan mulai berulang" membuat pencarian jauh lebih cepat.
Faktor terbatas, kelipatan tak terbatasSetiap faktor dari \(n\) paling besar \(n\) itu sendiri, jadi banyak faktornya selalu terbatas. Sebaliknya, kelipatan \(n\) bisa terus bertambah: \(n, 2n, 3n, \dots\) tanpa ujung. Bilangan 1 adalah faktor dari semua bilangan, dan setiap bilangan adalah faktor (sekaligus kelipatan) dari dirinya sendiri.
4.2Bilangan prima dan saringan Eratosthenes
Di lab ubin tadi, kamu pasti menemukan bilangan keras kepala seperti 2, 3, 5, 7, 11, dan 13. Bilangan itu hanya bisa disusun menjadi satu baris. Faktornya cuma dua: 1 dan dirinya sendiri.
DefinisiBilangan prima adalah bilangan asli yang tepat mempunyai dua faktor berbeda, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Bilangan asli lebih dari 1 yang bukan prima disebut bilangan komposit (bilangan tersusun). Bilangan 1 bukan prima dan bukan komposit, karena faktornya hanya satu.
Cara mudah mengingatnya: bilangan prima adalah bilangan yang "tidak bisa dibagi rata" kecuali menjadi 1 kelompok besar atau kelompok berisi 1. Contohnya 7 kelereng: tidak bisa dibagi rata ke 2, 3, 4, 5, atau 6 anak.
Dari 1 sampai 100, ada berapa bilangan prima?
Sekitar 10, karena prima itu langka.
Tepat 25.
Sekitar 50, karena hampir semua bilangan ganjil adalah prima.
Tidak ada yang tahu pasti.
Jawabannya: tepat 25. Separuh bilangan dari 1 sampai 100 memang ganjil, tetapi banyak di antaranya komposit: 9, 15, 21, 25, 27, 33, …. Kamu bisa menemukan ke-25 prima itu sendiri dengan saringan berumur lebih dari 2.000 tahun di bawah ini.
Bagaimana menemukan semua prima sampai 100 tanpa memeriksa satu per satu? Seorang ilmuwan Yunani memberi resep yang sangat cerdik: jangan cari primanya, buang yang bukan prima. Coret 1. Lingkari 2, lalu coret semua kelipatan 2. Bilangan terkecil yang tersisa (3) pasti prima. Lingkari, lalu coret kelipatannya. Ulangi. Yang tidak pernah tercoret adalah bilangan prima.
Klik bilangan terkecil yang belum dicoret: ia prima, dan semua kelipatannya akan dicoret otomatis. Atau tekan ▶ Jalankan untuk menonton seluruh saringan. Perhatikan: 3 mulai mencoret dari 9, 5 dari 25, dan 7 dari 49. Mengapa tidak dari 6, 10, dan 14? Lalu, mengapa saringan sudah boleh berhenti setelah 7? Terakhir, ganti susunan menjadi 6 kolom dan temukan pola yang mengejutkan!
Trik Kak LintangUntuk memeriksa apakah sebuah bilangan prima, kamu tidak perlu mencoba semua pembagi. Cukup coba bilangan prima yang kuadratnya tidak melebihi bilangan itu. Mengapa? Faktor selalu berpasangan, dan dalam setiap pasangan pasti ada satu yang \(\le \sqrt{n}\). Contoh: untuk 97, cukup coba 2, 3, 5, dan 7 (karena \(11^2 = 121 > 97\)). Tidak ada yang membagi habis, jadi 97 prima.
Awas jebakanBilangan yang "kelihatan prima" belum tentu prima. Bilangan 51, 57, 87, dan 91 sering dikira prima, padahal \(51 = 3 \times 17\), \(57 = 3 \times 19\), \(87 = 3 \times 29\), dan \(91 = 7 \times 13\). Sebelum menyebut sebuah bilangan prima, ujilah dengan pembagi prima sampai akarnya.
Tamu dari masa laluSaringan ini dinamai menurut Eratosthenes dari Kirene (±276–194 SM), kepala perpustakaan besar Aleksandria di Mesir. Ia serba bisa: ahli matematika, geografi, astronomi, sekaligus penyair. Eratosthenes juga terkenal karena menaksir keliling Bumi dengan bayangan tongkat di dua kota, dan hasilnya cukup dekat dengan nilai sebenarnya. Lebih dari 2.000 tahun kemudian, gagasan saringannya masih dipakai komputer untuk mencari bilangan prima.
"1 adalah bilangan prima karena hanya habis dibagi 1 dan dirinya sendiri."
Prima harus punya tepat dua faktor berbeda, sedangkan 1 hanya punya satu. Kalau 1 dianggap prima, faktorisasi tidak lagi tunggal: \(6 = 2 \times 3 = 1 \times 2 \times 3 = 1 \times 1 \times 2 \times 3\), dan seterusnya.
"Semua bilangan ganjil adalah prima, dan semua bilangan genap bukan prima."
Bilangan 9, 15, 21, 25, dan 27 ganjil tetapi komposit. Sebaliknya, 2 genap tetapi prima. Bahkan 2 adalah satu-satunya prima genap, karena bilangan genap lain selalu habis dibagi 2.
"Kalau dicari cukup jauh, bilangan prima lama-lama akan habis."
Prima memang makin jarang, tetapi tidak pernah habis. Euclid membuktikannya lebih dari 2.000 tahun lalu dengan cara yang sangat cerdik. Kamu akan melihat buktinya di subbab 4.6.
4.3Faktorisasi prima: pohon faktor
Air tersusun dari atom hidrogen dan oksigen. Garam dapur tersusun dari atom natrium dan klorin. Dalam dunia bilangan, "atomnya" adalah bilangan prima: setiap bilangan komposit bisa dipecah terus sampai tinggal bilangan prima. Memecah bilangan menjadi perkalian bilangan prima disebut faktorisasi prima.
Alat yang paling menyenangkan untuk itu adalah pohon faktor. Tulis bilangannya di atas, pecah menjadi dua faktor, lalu pecah lagi setiap cabang yang belum prima. Cabang berhenti tumbuh ketika sampai di bilangan prima: itulah daun-nya.
Pilih sebuah bilangan, lalu tekan 🌳 Tumbuhkan pohon lain berkali-kali. Setiap kali, bilangan dipecah dengan cara berbeda sehingga bentuk pohonnya berubah. Perhatikan daun-daunnya (lingkaran berwarna). Apakah daunnya pernah berubah?
Teorema Dasar AritmetikaSetiap bilangan asli lebih dari 1 dapat ditulis sebagai hasil kali bilangan-bilangan prima, dan cara penulisannya tunggal (hanya satu), jika urutan faktornya tidak diperhatikan.
Awas jebakanPohon faktor harus berhenti di bilangan prima, dan angka 1 tidak pernah boleh menjadi daun. Menulis \(12 = 1 \times 12\) tidak memecah apa pun, sedangkan \(12 = 4 \times 3\) belum selesai karena 4 masih bisa dipecah menjadi \(2 \times 2\). Selalu periksa: kalikan lagi semua daunnya, hasilnya harus kembali ke bilangan semula.
Faktorisasi prima juga membuka rahasia banyak faktor. Ambil \(72 = 2^3 \times 3^2\). Setiap faktor 72 dibentuk dengan memilih pangkat 2 (yaitu 0, 1, 2, atau 3: ada 4 pilihan) dan pangkat 3 (0, 1, atau 2: ada 3 pilihan). Susun semua pilihan itu dalam tabel:
×
\(2^0 = 1\)
\(2^1 = 2\)
\(2^2 = 4\)
\(2^3 = 8\)
\(3^0 = 1\)
1
2
4
8
\(3^1 = 3\)
3
6
12
24
\(3^2 = 9\)
9
18
36
72
Tabel \(4 \times 3\) itu memuat semua faktor 72, masing-masing tepat sekali. Jadi 72 punya \(4 \times 3 = 12\) faktor. Inilah aturan umumnya: tambah 1 pada setiap pangkat, lalu kalikan.
Sifat banyak faktorJika \(n = p^a \times q^b \times r^c\) dengan \(p, q, r\) bilangan prima berbeda, banyak faktor positif \(n\) adalah
Menurut Teorema Dasar Aritmetika, setiap faktor \(d\) dari \(n = p^a q^b\) hanya boleh memuat prima \(p\) dan \(q\), dengan pangkat yang tidak melebihi pangkatnya di \(n\). Jadi \(d = p^i q^j\) dengan \(0 \le i \le a\) (ada \(a + 1\) pilihan) dan \(0 \le j \le b\) (ada \(b + 1\) pilihan). Setiap pasangan pilihan \((i, j)\) menghasilkan faktor yang berbeda, karena faktorisasi prima itu tunggal. Menurut aturan perkalian, banyak pasangan adalah \((a + 1)(b + 1)\). Untuk tiga prima atau lebih, alasannya sama persis.
Setiap tiang menunjukkan banyak faktor sebuah bilangan. Seret titik magenta ke kiri dan ke kanan. Perhatikan: tiang hijau (prima) tidak pernah lebih tinggi dari 2, dan tiang oranye (bilangan kuadrat) selalu bernilai ganjil. Bilangan mana di bawah 60 yang paling "kaya" faktor?
Tentukan bilangan asli terkecil yang mempunyai tepat 6 faktor.
Banyak faktor adalah hasil kali (pangkat + 1). Angka 6 bisa ditulis sebagai \(6\) atau \(3 \times 2\).
Bentuk \(6\): satu prima berpangkat 5, yaitu \(p^5\). Yang terkecil \(2^5 = 32\).
Bentuk \(3 \times 2\): \(p^2 \times q^1\). Agar kecil, beri pangkat besar pada prima kecil: \(2^2 \times 3 = 12\).
Jawabannya 12. Strategi "pangkat terbesar untuk prima terkecil" sering muncul di soal olimpiade.
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan sempurnaJumlahkan semua faktor 6 selain 6 itu sendiri: \(1 + 2 + 3 = 6\). Pas kembali ke 6! Bilangan seperti ini disebut bilangan sempurna. Berikutnya \(28 = 1 + 2 + 4 + 7 + 14\), lalu 496 dan 8.128. Euclid menemukan resepnya: jika \(2^p - 1\) prima, maka \(2^{p-1}(2^p - 1)\) sempurna. Contoh: \(p = 3\) memberi \(2^2 \times 7 = 28\). Sampai hari ini belum ada yang tahu apakah ada bilangan sempurna yang ganjil. Misteri berusia lebih dari 2.000 tahun ini masih menunggu pemecahnya. Siapa tahu kamu!
4.4FPB dan KPK: membagi rata dan bertemu lagi
Ingat lampu kedip di komik? Waktu ketika dua lampu menyala bersamaan adalah kelipatan dari kedua selang kedipnya. Ada pula soal kebalikannya: membagi beberapa barang ke dalam kelompok yang sama persis, yang membutuhkan faktor dari semua bilangannya. Dua jenis soal ini punya dua alat.
DefinisiFPB (faktor persekutuan terbesar) dari dua bilangan atau lebih adalah bilangan terbesar yang menjadi faktor dari semua bilangan itu.
KPK (kelipatan persekutuan terkecil) adalah bilangan positif terkecil yang menjadi kelipatan dari semua bilangan itu.
Contoh: faktor 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 12 dan faktor 18 adalah 1, 2, 3, 6, 9, 18, jadi \(\text{FPB}(12, 18) = 6\). Kelipatan 12 adalah 12, 24, 36, … dan kelipatan 18 adalah 18, 36, …, jadi \(\text{KPK}(12, 18) = 36\).
Mendaftar memang ampuh untuk bilangan kecil, tetapi melelahkan untuk bilangan besar. Cara yang lebih cerdas memakai faktorisasi prima. Tonton animasi berikut: setiap bola adalah satu "atom" prima.
Pecah kedua bilangan menjadi atom prima: \(12 = 2 \times 2 \times 3\) dan \(18 = 2 \times 3 \times 3\).
Masukkan atom 12 ke lingkaran kiri dan atom 18 ke lingkaran kanan.
Atom yang dimiliki keduanya (satu buah 2 dan satu buah 3) dipindah ke irisan dan dipakai bersama.
FPB adalah hasil kali atom di irisan: \(2 \times 3 = 6\). Itulah bagian terbesar yang dimiliki 12 dan 18 sekaligus.
KPK adalah hasil kali semua atom di kedua lingkaran: \(2 \times 2 \times 3 \times 3 = 36\). Setiap atom dihitung sekali saja.
Bonus ajaib: \(\text{FPB} \times \text{KPK} = 6 \times 36 = 216\), sama persis dengan \(12 \times 18\). Kebetulan? Tidak! Atom di irisan terpakai dua kali (sekali di FPB, sekali di KPK) dan atom lainnya sekali, persis seperti atom-atom pada \(12 \times 18\).
Aturan FPB dan KPK lewat faktorisasi primaTulis setiap bilangan dalam bentuk pangkat prima.
FPB: ambil prima yang muncul di semua bilangan, dengan pangkat terkecil.
KPK: ambil semua prima yang muncul, dengan pangkat terbesar.
Untuk dua bilangan \(a\) dan \(b\) selalu berlaku
\[\text{FPB}(a, b) \times \text{KPK}(a, b) = a \times b\]
Bukti singkat FPB × KPK = a × b
Lihat satu prima \(p\) yang muncul dengan pangkat \(x\) di \(a\) dan pangkat \(y\) di \(b\). Di FPB, pangkatnya \(\min(x, y)\). Di KPK, pangkatnya \(\max(x, y)\). Karena \(\min(x, y) + \max(x, y) = x + y\) (bilangan yang lebih kecil ditambah yang lebih besar sama dengan jumlah keduanya), pangkat \(p\) di \(\text{FPB} \times \text{KPK}\) sama dengan pangkat \(p\) di \(a \times b\). Ini berlaku untuk setiap prima, jadi kedua hasil kali sama.
Atur selang kedip lampu A dan B, lalu tekan ▶ Jalankan. Titik-titik di garis waktu adalah kelipatan masing-masing; garis magenta menandai saat lampu menyala bersamaan. Coba 6 dan 8 (lampu di komik), lalu 4 dan 5, lalu 7 dan 11 (pertanyaan Ancil!). Kapan KPK sama dengan hasil kali kedua bilangan? Nyalakan lampu C untuk tantangan tiga bilangan.
Trik Kak LintangBingung memilih FPB atau KPK di soal cerita? Tanyakan: apakah barangnya dibagi, atau peristiwanya berulang?
Kata kunci dibagi rata, sebanyak-banyaknya, ukuran terbesar, tanpa sisa → FPB. Hasilnya tidak lebih besar daripada bilangan terkecil.
Kata kunci bersamaan lagi, serentak, bertemu kembali, setiap … sekali → KPK. Hasilnya tidak lebih kecil daripada bilangan terbesar.
Bu RT punya 60 bungkus kurma, 48 botol sirup, dan 36 kaleng biskuit. Semuanya akan dibagi rata ke dalam bingkisan Lebaran sebanyak-banyaknya, tanpa sisa. Berapa bingkisan yang bisa dibuat, dan apa isi setiap bingkisan?
Ada 12 bingkisan, masing-masing berisi 5 bungkus kurma, 4 botol sirup, dan 3 kaleng biskuit.
Pak Joko mendapat giliran ronda setiap 4 hari, sedangkan Pak Made setiap 6 hari. Malam ini, Senin, mereka ronda bersama. Pada hari apa mereka ronda bersama lagi untuk pertama kalinya?
"Bersama lagi" → cari KPK. \(4 = 2^2\) dan \(6 = 2 \times 3\), jadi \(\text{KPK} = 2^2 \times 3 = 12\).
Mereka ronda bersama lagi 12 hari kemudian.
Satu minggu 7 hari, dan \(12 = 7 + 5\). Jadi harinya maju 5 dari Senin: Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu.
Mereka ronda bersama lagi pada hari Sabtu, 12 hari dari sekarang.
Di sebuah halte, bus jurusan A berangkat setiap 8 menit dan bus jurusan B setiap 12 menit. Pukul 05.30 keduanya berangkat bersamaan. Pukul berapa mereka berangkat bersamaan untuk ketiga kalinya setelah itu?
Keberangkatan bersama berikutnya: 05.30 + 24 menit = 05.54, lalu 06.18, lalu 06.42.
Cek: dari 05.30 ke 06.42 adalah 72 menit \(= 3 \times 24\). ✓
Pukul 06.42. Hati-hati menghitung "ketiga kalinya": 05.30 adalah titik awal, belum dihitung.
Awas jebakanKPK dua bilangan tidak selalu sama dengan hasil kalinya. \(\text{KPK}(4, 6) = 12\), bukan 24. KPK sama dengan \(a \times b\) hanya jika kedua bilangan relatif prima, yaitu FPB-nya 1 (misalnya 4 dan 5, atau 7 dan 11). Periksa juga kewajaran: FPB tidak mungkin lebih besar daripada bilangan terkecil, dan KPK tidak mungkin lebih kecil daripada bilangan terbesar.
Matematika NusantaraKalender Jawa memadukan minggu tujuh hari (Senin sampai Minggu) dengan pasaran lima hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Gabungan keduanya disebut weton, misalnya Kamis Legi. Kapan weton yang sama datang lagi? Setiap \(\text{KPK}(7, 5) = 35\) hari, yang disebut satu selapan. Di Bali, kalender Pawukon menjalankan sepuluh "minggu" sekaligus, dari yang panjangnya 1 hari sampai 10 hari, dalam satu siklus 210 hari. Bilangan \(210 = 2 \times 3 \times 5 \times 7\) habis dibagi 1, 2, 3, 5, 6, 7, dan 10, tetapi tidak habis dibagi 4, 8, dan 9. Karena itu, minggu 4, 8, dan 9 hari dalam Pawukon memakai aturan sisipan khusus. Para penyusun kalender Nusantara sudah bermain KPK sejak berabad-abad lalu!
Lanjut · IB & olimpiadeAlgoritma Euclid: FPB tanpa faktorisasiMemfaktorkan bilangan besar itu sulit, tetapi FPB-nya tetap mudah dicari! Kuncinya: setiap faktor persekutuan \(a\) dan \(b\) juga membagi selisihnya, sehingga \(\text{FPB}(a, b) = \text{FPB}(b, a \bmod b)\), dengan \(a \bmod b\) adalah sisa pembagian \(a\) oleh \(b\). Ulangi sampai sisanya 0:
\[\text{FPB}(1071, 462):\quad 1071 = 2 \times 462 + 147,\quad 462 = 3 \times 147 + 21,\quad 147 = 7 \times 21 + 0.\]
Jadi \(\text{FPB}(1071, 462) = 21\), tanpa pernah memfaktorkan apa pun. Algoritma berumur lebih dari 2.000 tahun ini termuat dalam kitab Elemen karya Euclid dan masih dipakai setiap hari oleh komputer, termasuk dalam kriptografi.
Lantai berukuran panjang × lebar (dalam desimeter) akan ditutup ubin persegi sebesar mungkin tanpa dipotong. Tekan ▶ Jalankan: dari lantai itu dipotong persegi terbesar berulang-ulang. Persegi terakhir yang pas tanpa sisa berukuran FPB! Bandingkan dengan langkah pembagian di kanan, lalu nyalakan Tampilkan ubin FPB. Coba juga dua bilangan relatif prima seperti 13 dan 8.
4.5Ciri habis dibagi: detektif tanpa kalkulator
Koperasi sekolah menerima 7.416 buku tulis. Bisakah buku itu dibagi rata ke 9 kelas? Tanpa membagi panjang, jawabannya bisa diketahui dalam tiga detik: jumlahkan angka-angkanya. \(7 + 4 + 1 + 6 = 18\), dan 18 habis dibagi 9. Jadi bisa! Berikut daftar ciri yang paling berguna.
Habis dibagi
Cirinya
Contoh
2
angka satuannya genap (0, 2, 4, 6, 8)
3.418
3
jumlah semua angkanya habis dibagi 3
4.821 → 4 + 8 + 2 + 1 = 15
4
dua angka terakhirnya habis dibagi 4
7.316 → 16 = 4 × 4
5
angka satuannya 0 atau 5
2.025
6
habis dibagi 2 dan 3
5.394 → genap, 5 + 3 + 9 + 4 = 21
8
tiga angka terakhirnya habis dibagi 8
13.112 → 112 = 8 × 14
9
jumlah semua angkanya habis dibagi 9
7.416 → 7 + 4 + 1 + 6 = 18
11
selisih jumlah angka di posisi berselang-seling habis dibagi 11 (boleh 0)
9.273 → (9 + 7) − (2 + 3) = 11
Sifat sisa bagi 9 dan 11Sebuah bilangan dan jumlah angka-angkanya memiliki sisa yang sama jika dibagi 9 (juga jika dibagi 3). Sebuah bilangan dan jumlah berselang-seling angkanya (tambah, kurang, tambah, …, dimulai dari angka satuan) memiliki sisa yang sama jika dibagi 11.
Bukti: mengapa jumlah angka bisa "membocorkan" sisa bagi 9?
Kuncinya: \(10 = 9 + 1\), \(100 = 99 + 1\), \(1000 = 999 + 1\). Setiap puluhan, ratusan, dan ribuan selalu "kelebihan 1" dari kelipatan 9. Untuk bilangan empat angka \(\overline{abcd}\):
\[\overline{abcd} = 1000a + 100b + 10c + d = \underbrace{(999a + 99b + 9c)}_{\text{kelipatan 9}} + (a + b + c + d).\]
Jadi sisa \(\overline{abcd}\) dibagi 9 sama dengan sisa \(a + b + c + d\) dibagi 9. Untuk 11, kuncinya \(10 = 11 - 1\), \(100 = 99 + 1\), dan \(1000 = 1001 - 1\), sehingga \(\overline{abcd} = (1001a + 99b + 11c) - a + b - c + d\). Bagian dalam kurung kelipatan 11, jadi yang menentukan adalah \(d - c + b - a\).
Versi gampangnya: kalau jumlah angka sebuah bilangan habis dibagi 3, bilangan itu habis dibagi 3. Kalau jumlah angkanya habis dibagi 9, bilangan itu habis dibagi 9. Contoh: 126 → 1 + 2 + 6 = 9, jadi 126 habis dibagi 3 dan juga habis dibagi 9.
Sulap 1001 ala AncilMinta temanmu menulis bilangan tiga angka, misalnya 365, lalu menulisnya dua kali menjadi 365.365. Kamu bisa langsung menebak bahwa bilangan itu habis dibagi 7, 11, dan 13. Lebih ajaib lagi: kalau dibagi 7, lalu 11, lalu 13, hasilnya kembali menjadi 365! Rahasianya: \(\overline{abcabc} = \overline{abc} \times 1001\), dan \(1001 = 7 \times 11 \times 13\).
Lanjut · IB & olimpiadeAngka satuan: hanya satuan yang pentingAngka satuan hasil kali hanya bergantung pada angka satuan bilangan yang dikalikan. Akibatnya, angka satuan pangkat selalu berputar dalam siklus. Untuk pangkat 3: \(3, 9, 27, 81, 243, \dots\) memiliki angka satuan \(3, 9, 7, 1, 3, 9, 7, 1, \dots\) dengan siklus 4. Karena \(100\) habis dibagi 4, angka satuan \(3^{100}\) sama dengan angka satuan \(3^4\), yaitu 1. Gagasan "siklus sisa" ini akan menjadi senjata utama di Bab 38.
4.6Prima tak berhingga dan kode rahasia
Makin jauh kita melangkah, prima makin jarang. Dari 1 sampai 100 ada 25 prima, tetapi dari 901 sampai 1.000 hanya ada 14. Apakah suatu saat prima akan habis, sehingga ada "prima terbesar"? Sekitar tahun 300 SM, Euclid menjawab: tidak pernah. Buktinya pendek dan sangat cerdik.
Teorema EuclidBanyaknya bilangan prima tak berhingga. Daftar prima mana pun yang terbatas pasti belum lengkap.
Andaikan bilangan prima hanya sedikit, misalnya cuma 2, 3, 5, dan 7. (Cara ini berlaku untuk daftar terbatas apa pun.)
Kalikan semua prima dalam daftar: \(2 \times 3 \times 5 \times 7 = 210\).
Tambahkan 1. Kita mendapat bilangan baru \(N = 211\).
Bagilah \(N\) dengan setiap prima di daftar. Sisanya selalu 1, karena 210 habis dibagi semuanya dan masih ada kelebihan 1. Jadi tidak ada prima di daftar yang membagi habis \(N\).
Padahal, menurut Teorema Dasar Aritmetika, \(N\) pasti punya faktor prima. Faktor itu tidak ada di daftar, jadi pasti ada prima baru. Daftar terbatas mana pun selalu bolong, sehingga prima tak berhingga banyaknya!
Jawabannya: tidak! \(30.031 = 59 \times 509\). Bukti Euclid tidak menjanjikan \(N\) prima. Yang dijanjikan hanyalah bahwa faktor prima \(N\) tidak ada di daftar semula. Benar saja, 59 dan 509 adalah prima baru yang tidak termasuk 2, 3, 5, 7, 11, atau 13.
Awas jebakanBilangan "hasil kali prima ditambah 1" tidak selalu prima. Kesalahan yang sering terjadi adalah menyimpulkan bahwa \(N\) pasti prima. Bukti Euclid hanya menjamin bahwa faktor prima \(N\) adalah prima baru, entah \(N\) sendiri atau faktor-faktornya.
Seret titik magenta atau tekan ▶ Jalankan. Perhatikan persentase prima yang terus mengecil: sekitar 25% sampai 100, sekitar 23% sampai 200, dan hanya 16,8% sampai 1.000. Namun, tangga biru tidak pernah berhenti naik. Kurva oranye adalah perkiraan yang ditemukan Gauss muda saat berusia sekitar 15 tahun.
Tamu dari masa laluEuclid dari Aleksandria (±300 SM) menuliskan bukti di atas dalam kitab Elemen, salah satu buku pelajaran paling berpengaruh sepanjang sejarah. Lebih dari 2.000 tahun kemudian, orang masih berlomba mencari prima raksasa dengan komputer. Pada akhir 2024 ditemukan prima \(2^{136.279.841} - 1\), yang jika ditulis memiliki lebih dari 41 juta angka! Prima berbentuk \(2^p - 1\) seperti ini disebut prima Mersenne, sesuai nama biarawan Prancis Marin Mersenne (1588–1648).
Prima juga menjaga rahasiamu. Mengalikan dua prima itu mudah: \(89 \times 97 = 8.633\) bisa dihitung dalam satu menit. Kebalikannya jauh lebih sulit. Coba temukan dua prima yang hasil kalinya 8.633 tanpa kalkulator! Untuk bilangan ratusan angka, komputer tercepat pun butuh waktu yang sangat lama. Ketimpangan "mudah dikalikan, sulit difaktorkan" inilah fondasi banyak sistem kriptografi (ilmu penyandian) yang melindungi pesan, mobile banking, dan transaksi digital.
Lanjut · IB & olimpiadeGembok RSA dalam satu paragrafSistem RSA memilih dua prima rahasia \(p\) dan \(q\) yang sangat besar, lalu mengumumkan hasil kalinya \(n = pq\) sebagai "gembok terbuka". Siapa pun bisa mengunci pesan dengan \(n\), tetapi untuk membuka kuncinya diperlukan \(p\) dan \(q\). Pada kunci RSA 2.048 bit, \(n\) memiliki sekitar 617 angka. Dengan algoritma terbaik yang diketahui saat ini, memfaktorkan bilangan sebesar itu dianggap mustahil dalam waktu yang wajar. Contoh mini: \(n = 8.633 = 89 \times 97\). Gembok ini mudah dibobol, karena kamu cukup mencoba pembagi prima sampai \(\sqrt{8.633} \approx 93\).
Misteri yang belum terpecahkanPrima menyimpan teka-teki yang belum terjawab sampai sekarang. Dugaan Goldbach (1742): setiap bilangan genap lebih dari 2 adalah jumlah dua prima, misalnya \(10 = 3 + 7\) dan \(28 = 11 + 17\). Komputer sudah memeriksanya sampai bilangan yang sangat besar, tetapi belum ada yang bisa membuktikannya untuk semua bilangan. Dugaan prima kembar: pasangan prima yang berselisih 2, seperti (11, 13), (17, 19), dan (41, 43), tak berhingga banyaknya. Belum terbukti juga!
🛡️
Jadwal ronda
Warga yang bergiliran ronda setiap 3, 4, atau 5 hari bertemu di pos ronda pada hari ke-KPK.
🎁
Bingkisan Lebaran
Membagi kue, sirup, dan kurma serata mungkin ke bingkisan sebanyak-banyaknya memakai FPB.
🚌
Bus di halte
Bus dua jurusan dengan selang keberangkatan berbeda kembali berangkat bersamaan setiap KPK menit.
🔐
Kode rahasia digital
Pesan di ponsel dan transaksi bank dilindungi kunci yang dibuat dari hasil kali dua prima raksasa.
⚙️
Roda gigi mesin
Banyak gigi dua roda gigi yang bersinggungan sering dipilih relatif prima, agar setiap gigi bergiliran bertemu semua gigi lawannya dan ausnya merata.
🧱
Ubin lantai
Ukuran ubin persegi terbesar yang pas menutup lantai tanpa dipotong adalah FPB panjang dan lebar lantai.
Pasangan bilangan manakah yang relatif prima (FPB-nya 1)?
12 dan 18
9 dan 16
14 dan 21
15 dan 25
\(9 = 3^2\) dan \(16 = 2^4\) tidak punya faktor prima bersama, jadi FPB-nya 1, padahal keduanya bukan prima. Pasangan lain punya FPB 6, 7, dan 5.
Bilangan manakah yang habis dibagi 11?
1.234
5.678
2.519
3.412
Untuk 2.519: \((2 + 1) - (5 + 9) = 3 - 14 = -11\), habis dibagi 11. Memang \(2.519 = 11 \times 229\).
Banyak faktor positif dari \(2^3 \times 3 \times 5^2\) adalah…
24
6
30
600
\((3 + 1)(1 + 1)(2 + 1) = 4 \times 2 \times 3 = 24\). Angka 6 adalah jebakan "jumlahkan pangkatnya", sedangkan 600 adalah nilai bilangan itu sendiri.
05
Bab 5 · Bilangan
Rasio, Proporsi & Laju: Seni Membandingkan
Mengapa 8 cm di peta bisa berarti 20 km perjalanan? Kalau 4 tukang membangun rumah dalam 30 hari, berapa lama jika tukangnya 6 orang? Semua jawabannya berawal dari satu ide sederhana: membandingkan dengan cara membagi.
Setelah bab ini, kamu bisa
menyatakan perbandingan dua besaran sebagai rasio paling sederhana dan membagi suatu jumlah menurut rasio;
memakai skala untuk mengubah jarak di peta atau denah menjadi jarak sebenarnya, dan sebaliknya;
membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai, lalu menyelesaikan soal ceritanya dengan tabel, perkalian silang, atau grafik;
menghitung laju (kecepatan, debit, harga satuan), termasuk kecepatan rata-rata dan kerja bersama;
mengenali variasi langsung dan invers \(y = kx^n\) beserta grafiknya.
Peta Mudik Dimas Komik · 4 panel
Malam sebelum mudik ke rumah Nenek
DimasLihat! Di peta, rumah Nenek ke pantai cuma 8 cm. Besok kita jalan kaki saja, yuk!
AyuTunggu dulu. Di pojok peta tertulis skala 1 : 250.000. Artinya, 1 cm di peta mewakili 250.000 cm di dunia nyata!
GLEK!
Kak LintangBetul, Ayu. 250.000 cm itu 2,5 km. Jadi 8 cm di peta = 8 × 2,5 = 20 km. Lumayan jauh untuk jalan kaki!
Ancil muncul dari balik angkotTIN TIN!
AncilJalan kaki ±4 km per jam? 20 km butuh 5 jam! Naik angkot 40 km per jam, setengah jam saja sampai.
DimasJadi peta itu dunia yang dikecilkan 250.000 kali…
Ayu mencampur 2 gelas sirup dengan 3 gelas air. Dimas mencampur 4 gelas sirup dengan 5 gelas air. Minuman siapa yang terasa lebih manis?
Sama manisnya, karena pada keduanya air hanya 1 gelas lebih banyak daripada sirup.
Minuman Ayu, karena airnya lebih sedikit.
Minuman Dimas, karena bagian sirupnya lebih besar.
Tidak bisa ditentukan tanpa mencicipinya.
Jawabannya: minuman Dimas. Yang menentukan rasa bukan selisih gelas, melainkan perbandingan. Pada minuman Ayu, sirup mengisi \(\tfrac{2}{5} = 40\%\) campuran. Pada minuman Dimas, sirup mengisi \(\tfrac{4}{9} \approx 44\%\). Membandingkan dengan cara membagi, bukan mengurangi, adalah inti seluruh bab ini.
5.1Rasio: membandingkan dengan cara membagi
Dimas punya 12 kelereng, Ayu punya 4. Ada dua cara membandingkannya. Dengan mengurangi: "Kelereng Dimas 8 butir lebih banyak." Dengan membagi: "Kelereng Dimas 3 kali kelereng Ayu." Cara kedua inilah yang disebut rasio atau perbandingan.
DefinisiRasio dua besaran sejenis \(a\) dan \(b\) (dengan \(b \ne 0\)) ditulis \(a : b\) dan dibaca "a berbanding b". Nilainya sama dengan pecahan \(\dfrac{a}{b}\). Seperti pecahan, rasio dapat disederhanakan dengan membagi kedua sukunya dengan bilangan yang sama, paling cepat dengan FPB-nya (ingat Bab 4).
Rasio itu seperti resep. "Gula dan tepung 2 : 3" artinya setiap 2 sendok gula dipasangkan dengan 3 sendok tepung. Kalau gulanya 4 sendok, tepungnya 6 sendok. Angkanya boleh membesar, asalkan pasangannya tetap seimbang.
Rasio juga bisa membandingkan lebih dari dua besaran. Adonan kue dengan tepung : gula : mentega = 4 : 2 : 1 berarti tepungnya dua kali gula, dan gulanya dua kali mentega. Dua rasio yang nilainya sama, seperti 2 : 3 dan 4 : 6, disebut rasio senilai.
Awas jebakanSebelum menulis rasio, samakan dulu satuannya. Rasio 20 cm terhadap 1 m bukan 20 : 1, melainkan 20 cm : 100 cm = 1 : 5. Setelah satuannya sama, satuan itu boleh dihilangkan, karena rasio adalah bilangan tanpa satuan.
Panjang pensil Ayu 18 cm, sedangkan panjang mejanya 1,2 m. Tentukan rasio panjang pensil terhadap panjang meja dalam bentuk paling sederhana.
Samakan satuan: 1,2 m = 120 cm.
Rasionya 18 : 120. FPB dari 18 dan 120 adalah 6.
Bagi kedua suku dengan 6: \(18 : 120 = 3 : 20\).
Rasionya 3 : 20. Artinya, panjang meja \(\tfrac{20}{3} \approx 6{,}7\) kali panjang pensil: kira-kira tujuh pensil yang dijajarkan.
Atur takaran sirup dan air di kedua teko, lalu tekan ▶ Jalankan untuk mengaduk. Tekan ⚖️ Gandakan A ke B: teko B berisi dua kali sirup dan dua kali air teko A. Apakah warnanya berbeda? Bisakah kamu membuat dua campuran yang sama manis dengan angka yang berlainan?
Soal rasio yang paling sering muncul dalam kehidupan adalah membagi menurut rasio: membagi uang, hasil panen, atau tugas secara adil sesuai kesepakatan. Kuncinya, ubah rasio menjadi bagian-bagian yang sama besar. Model batang di bawah ini membuatnya terlihat jelas.
Dimas dan Ayu berjualan es teh di bazar sekolah. Modal Dimas Rp 20.000 dan modal Ayu Rp 30.000. Keuntungannya, Rp 75.000, akan dibagi menurut rasio modal mereka.
Rasio modal Rp 20.000 : Rp 30.000 = 2 : 3. Potong batang keuntungan menjadi 2 + 3 = 5 bagian yang sama besar: 2 bagian untuk Dimas dan 3 bagian untuk Ayu.
Satu bagian bernilai Rp 75.000 ÷ 5 = Rp 15.000.
Dimas mendapat 2 × Rp 15.000 = Rp 30.000, sedangkan Ayu mendapat 3 × Rp 15.000 = Rp 45.000.
Selalu cek dua hal: jumlahnya kembali utuh (Rp 30.000 + Rp 45.000 = Rp 75.000) dan rasionya tetap (30.000 : 45.000 = 2 : 3). Keduanya benar!
Aturan membagi menurut rasioJika jumlah \(T\) dibagi menurut rasio \(a : b\), maka
Penyebutnya \(a + b\), yaitu banyak seluruh bagian, bukan \(b\).
Matematika NusantaraPetani di pedesaan Jawa sejak lama mengenal bagi hasil sawah antara pemilik lahan dan penggarap. Dalam sistem maro, hasil panen dibagi dua sama besar (rasio 1 : 1). Dalam sistem mertelu, hasil panen dibagi menjadi tiga bagian: satu pihak menerima satu bagian dan pihak lain dua bagian (rasio 1 : 2), sesuai kesepakatan. Nelayan pun membagi hasil tangkapan antara pemilik perahu dan para awak dengan rasio yang disepakati sebelum melaut. Membagi menurut rasio adalah cara leluhur kita menjaga keadilan!
5.2Skala: dunia yang dikecilkan
Teka-teki di akhir Bab 4 menyinggung peta berskala 1 : 250.000. Saatnya membongkar artinya. Peta, denah rumah, dan maket adalah gambar dunia nyata yang diperkecil dengan rasio yang sama ke segala arah. Rasio itu disebut skala.
DefinisiSkala adalah rasio antara jarak pada gambar (peta, denah, atau maket) dan jarak sebenarnya, dengan satuan yang sama:
\[\text{skala} = \text{jarak pada peta} : \text{jarak sebenarnya}\]
Skala 1 : 250.000 berarti 1 cm pada peta mewakili 250.000 cm di dunia nyata.
Dua rumus kembarUntuk peta berskala \(1 : n\):
\[\text{jarak sebenarnya} = \text{jarak pada peta} \times n, \qquad \text{jarak pada peta} = \frac{\text{jarak sebenarnya}}{n}.\]
Bayangkan dunia dimasukkan ke "mesin pengecil" yang mengecilkan semuanya 250.000 kali. Satu langkah kakimu (±50 cm) di peta itu hanya 0,0002 cm, jauh lebih tipis daripada sehelai rambut! Sebaliknya, 8 cm di peta Dimas mewakili 20 km di dunia nyata.
Tiga cara menulis skala yang sama. Kelebihan skala garis: tetap benar walaupun gambarnya diperbesar atau diperkecil saat difotokopi, karena garisnya ikut berubah ukuran.
Trik Kak LintangIngat 1 km = 100.000 cm (lima nol). Untuk tahu "1 cm di peta = berapa km?", bagi penyebut skala dengan 100.000, yaitu geser koma lima langkah ke kiri. Skala 1 : 250.000 → 1 cm = 2,5 km. Skala 1 : 50.000 → 1 cm = 0,5 km. Skala 1 : 1.000.000 → 1 cm = 10 km.
Seret pin A dan B ke mana saja di pulau, lalu ganti skala peta. Gambar pulaunya mengecil dan jarak di peta berubah, tetapi jarak sebenarnya tetap sama! Tekan ▶ Jalankan untuk mengirim angkot dari A ke B dengan kecepatan pilihanmu. (Jaraknya diukur lurus seperti penggaris; jalan sungguhan biasanya lebih panjang.)
Di sebuah peta, jarak dua kota 7,2 cm, padahal jarak sebenarnya 36 km. (a) Tentukan skala peta itu. (b) Pada peta yang sama, jarak dua desa 1,5 cm. Berapa km jarak sebenarnya?
Samakan satuan: 36 km = 36 × 100.000 cm = 3.600.000 cm.
Skala = 7,2 : 3.600.000. Bagi kedua suku dengan 7,2: \(1 : \dfrac{3.600.000}{7{,}2} = 1 : 500.000\).
Pada skala 1 : 500.000, 1 cm mewakili 5 km. Jadi 1,5 cm mewakili 1,5 × 5 = 7,5 km.
(a) Skala 1 : 500.000. (b) Jarak kedua desa 7,5 km.
Peta Rupabumi IndonesiaBadan Informasi Geospasial (BIG) menerbitkan peta resmi Indonesia dalam beberapa skala, antara lain 1 : 25.000, 1 : 50.000, dan 1 : 250.000. Peta berpenyebut kecil disebut berskala besar: wilayahnya sempit, tetapi rinciannya banyak. Peta berpenyebut besar disebut berskala kecil: muat satu pulau, tetapi jalan kampung tidak lagi tampak.
Lanjut · IB & olimpiadeSkala untuk luas dan volumeJika skala panjang \(1 : n\), maka skala luas \(1 : n^2\) dan skala volume \(1 : n^3\). Alasannya, luas adalah panjang × lebar, dan keduanya diperbesar \(n\) kali. Kamar 3 cm × 4 cm pada denah 1 : 100 luasnya 12 cm² di kertas, tetapi \(12 \times 100^2 = 120.000\) cm² \(= 12\) m² di dunia nyata, bukan 1.200 cm². Maket gedung berskala 1 : 100 yang volumenya 1 liter mewakili gedung bervolume \(100^3 = 1.000.000\) liter, yaitu 1.000 m³.
5.3Perbandingan senilai: naik bersama, rasionya tetap
Di pasar, harga beras Rp 14.000 per kg. Dua kg harganya Rp 28.000, tiga kg Rp 42.000. Setiap kali beratnya dikali 2, harganya juga dikali 2. Pasangan besaran seperti ini disebut perbandingan senilai (berbanding lurus).
Berat beras \(x\) (kg)
0,5
1
2
3
5
Harga \(y\) (Rp)
7.000
14.000
28.000
42.000
70.000
\(y : x\) (Rp per kg)
14.000
14.000
14.000
14.000
14.000
DefinisiDua besaran \(x\) dan \(y\) disebut senilai jika rasio \(\dfrac{y}{x}\) selalu sama, yaitu \(y = kx\) untuk suatu bilangan tetap \(k\) yang disebut konstanta perbandingan. Jika \(x\) dikali berapa pun, \(y\) ikut dikali bilangan yang sama.
Sifat proporsi (perkalian silang)Kesamaan dua rasio disebut proporsi. Untuk \(b \ne 0\) dan \(d \ne 0\):
\[\frac{a}{b} = \frac{c}{d} \iff a \times d = b \times c\]
Mengapa perkalian silang boleh dipakai?
Kalikan kedua ruas \(\tfrac{a}{b} = \tfrac{c}{d}\) dengan \(bd\), yang tidak nol: \(\tfrac{a}{b} \cdot bd = \tfrac{c}{d} \cdot bd\), sehingga \(ad = bc\). Sebaliknya, jika \(ad = bc\), bagi kedua ruas dengan \(bd\) untuk kembali ke \(\tfrac{a}{b} = \tfrac{c}{d}\). Jadi perkalian silang bukan sulap: ia hanya "mengalikan kedua ruas dengan bilangan yang sama".
Harga 3 kg beras Rp 42.000. Berapa harga 5 kg beras yang sama?
Cara satuan: harga 1 kg = Rp 42.000 ÷ 3 = Rp 14.000, jadi harga 5 kg = 5 × Rp 14.000 = Rp 70.000.
Cara proporsi: \(\dfrac{3}{42.000} = \dfrac{5}{y}\), sehingga \(3y = 5 \times 42.000 = 210.000\) dan \(y = 70.000\).
Harga 5 kg beras Rp 70.000. Dua cara, satu jawaban!
Trik Kak LintangBingung mana yang dikali dan mana yang dibagi? Pakai cara satuan: cari dulu nilai untuk satu (1 kg, 1 porsi, 1 jam), lalu kalikan. Rp 42.000 untuk 3 kg → Rp 14.000 untuk 1 kg → Rp 70.000 untuk 5 kg. Cara ini hampir tidak pernah tersesat.
Kalau pasangan \((x, y)\) yang senilai digambar di bidang koordinat, titik-titiknya selalu berada pada garis lurus yang melewati titik asal O. Mengapa harus lewat O? Karena 0 kg beras harganya Rp 0!
Seret titik P di sepanjang garis. Selama biaya admin \(b = 0\), ruas putus-putus OP menempel pada garis dan \(y : m\) tidak pernah berubah. Sekarang naikkan \(b\). Garisnya masih lurus, tetapi apa yang terjadi pada \(y : m\)?
Awas jebakanGaris lurus belum tentu senilai. Ongkos kirim Rp 12.000 per kg ditambah biaya admin Rp 5.000 memang naik bersama beratnya, tetapi ongkos 2 kg (Rp 29.000) tidak sama dengan dua kali ongkos 1 kg (Rp 34.000). Uji senilai yang sahih: apakah \(y : x\) selalu sama, atau apakah grafiknya melewati O?
Resep rendang untuk 8 porsi memerlukan 1 kg daging, 3 butir kelapa (untuk santan), dan 200 g cabai merah giling. Ibu ingin memasak 20 porsi. Berapa banyak setiap bahan?
Banyak porsi dan banyak bahan senilai. Faktor pengalinya \(\dfrac{20}{8} = 2{,}5\).
Daging: \(1 \times 2{,}5 = 2{,}5\) kg. Cabai: \(200 \times 2{,}5 = 500\) g.
2,5 kg daging, 8 butir kelapa (tepatnya 7,5), dan 500 g cabai. Matematika memberi 7,5; akal sehat membulatkannya ke atas!
Tamu dari masa laluSekitar 240 SM, Eratosthenes, kepala perpustakaan besar di Aleksandria (Mesir), mendengar bahwa pada tengah hari tertentu di kota Syene, sinar matahari jatuh tegak lurus sampai menerangi dasar sumur yang dalam. Pada saat yang sama di Aleksandria, tiang tegak masih membuat bayangan dengan sudut sekitar 7,2°, yaitu \(\tfrac{1}{50}\) lingkaran penuh. Dengan perbandingan senilai ia menalar: jarak Aleksandria–Syene (±5.000 stadia) juga \(\tfrac{1}{50}\) keliling Bumi, jadi keliling Bumi ±250.000 stadia. Panjang satu stadion pada zaman itu tidak diketahui pasti, tetapi menurut banyak perkiraan hasilnya tidak jauh dari nilai modern, sekitar 40.000 km. Hanya dengan tongkat, bayangan, dan proporsi!
5.4Perbandingan berbalik nilai: yang satu naik, yang lain turun
Tiga tukang cat dapat mengecat pagar sekolah dalam 12 jam. Jika ada 6 tukang yang sama cekatannya, berapa lama pekerjaan itu selesai?
24 jam, karena tukangnya dua kali lipat.
6 jam.
9 jam, karena ada 3 tukang tambahan.
12 jam, karena pagarnya tetap sama.
Jawabannya: 6 jam. Pekerjaannya \(3 \times 12 = 36\) "tukang-jam". Dibagi kepada 6 tukang, masing-masing cukup bekerja \(36 \div 6 = 6\) jam. Banyak tukang dikali 2, waktunya justru dibagi 2. Inilah perbandingan berbalik nilai.
Sebuah rumah sederhana membutuhkan pekerjaan sebanyak 120 orang-hari: satu tukang butuh 120 hari, dua tukang 60 hari, empat tukang 30 hari. Makin banyak tukang, makin sedikit harinya, tetapi hasil kali keduanya selalu 120.
Banyak tukang \(x\)
1
2
3
4
5
6
8
10
12
Lama kerja \(y\) (hari)
120
60
40
30
24
20
15
12
10
\(x \times y\)
120
120
120
120
120
120
120
120
120
DefinisiDua besaran \(x\) dan \(y\) disebut berbalik nilai (berbanding terbalik) jika hasil kalinya selalu sama:
\[x \times y = k \qquad\text{atau}\qquad y = \frac{k}{x}\]
Jika \(x\) dikali 2, \(y\) dibagi 2; jika \(x\) dikali 3, \(y\) dibagi 3.
Bayangkan sekotak kue yang dibagi rata. Makin banyak temanmu yang ikut makan, makin sedikit kue yang kamu dapat. Banyak teman dikali 2, bagianmu dibagi 2. Kuenya sendiri tidak berubah: itulah "hasil kali yang tetap".
Pilih banyak tukang, lalu tekan ▶ Jalankan. Setiap kali rumah selesai, titik (tukang, hari) dicatat di grafik kanan. Coba 1, 2, 3, 4, 6, dan 12 tukang. Apakah titik-titiknya membentuk garis lurus atau lengkungan? Hitung juga tukang × hari untuk setiap titik!
Kurva lengkung yang muncul di Lab Mini tadi disebut hiperbola. Rahasianya terlihat jelas di Grafik Hidup berikut: dari titik mana pun pada kurva, persegi panjang yang ditarik ke sumbu-sumbu selalu sama luasnya.
Seret titik di kurva. Persegi panjang kuning berubah dari tinggi-kurus menjadi pendek-lebar, tetapi luasnya tetap \(k\). Titik ungu kecil menandai banyak tukang yang bulat: data sungguhan, sedangkan kurvanya menunjukkan polanya.
Senilai
Berbalik nilai
Yang selalu tetap
rasio \(y : x = k\)
hasil kali \(x \times y = k\)
Rumus
\(y = kx\)
\(y = \dfrac{k}{x}\)
Jika \(x\) dikali 2
\(y\) dikali 2
\(y\) dibagi 2
Grafik
garis lurus melewati O
hiperbola yang tidak pernah menyentuh sumbu
Hitung cepat
kali silang: \(\dfrac{y_1}{x_1} = \dfrac{y_2}{x_2}\)
kali lurus: \(x_1 y_1 = x_2 y_2\)
Contoh
berat & harga, porsi & bahan, jarak peta & jarak sebenarnya
tukang & hari, kecepatan & waktu tempuh, banyak ayam & lama pakan
Trik Kak LintangSebelum menghitung, ajukan satu pertanyaan: "Kalau yang satu dikali 2, yang lain dikali 2 atau dibagi 2?" Dikali 2 → senilai, pakai kali silang. Dibagi 2 → berbalik nilai, pakai kali lurus. Pertanyaan sepuluh detik ini menyelamatkan banyak nilai ulangan!
Sebuah rumah direncanakan selesai dikerjakan 4 tukang dalam 30 hari. Setelah 10 hari bekerja, datang 2 tukang lagi yang sama cekatannya. Pada hari ke berapa rumah itu selesai?
Seluruh pekerjaan: \(4 \times 30 = 120\) orang-hari.
Selama 10 hari pertama: \(4 \times 10 = 40\) orang-hari selesai. Sisanya \(120 - 40 = 80\) orang-hari.
Rumah selesai pada hari ke-24 (pada hari itu mereka hanya perlu bekerja sepertiga hari), 6 hari lebih cepat daripada rencana semula.
"Rasio 2 : 3 berarti bagian pertama adalah \(\tfrac23\) dari seluruhnya."
Rasio 2 : 3 membagi keseluruhan menjadi 5 bagian. Bagian pertama \(\tfrac25\) dari total. Pecahan \(\tfrac23\) membandingkan bagian pertama dengan bagian kedua, bukan dengan keseluruhan.
"Kalau dua besaran sama-sama naik, pasti senilai."
Umur dan tinggi badan sama-sama naik, tetapi anak 10 tahun tidak dua kali lebih tinggi daripada anak 5 tahun. Senilai berarti rasionya tetap, bukan sekadar naik bersama.
"Peta 1 : 1.000.000 lebih rinci daripada peta 1 : 50.000, karena angkanya lebih besar."
Kebalikannya! Penyebut besar berarti dunia dikecilkan lebih banyak. Peta 1 : 50.000 masih menampilkan jalan desa, sedangkan peta 1 : 1.000.000 hanya muat kota-kota besar.
"Makin banyak pekerja, pekerjaan apa pun makin cepat selesai."
Hanya jika pekerjaannya bisa dibagi. Induk ayam mengerami telur sekitar 21 hari; tiga induk ayam tidak bisa menetaskan telur yang sama dalam 7 hari!
5.5Laju: kecepatan, debit, dan harga satuan
Rasio biasanya membandingkan besaran yang sejenis. Bagaimana kalau jenisnya berbeda, misalnya kilometer dan jam, atau rupiah dan kilogram? Hasil baginya disebut laju, dan satuannya selalu memuat kata "per".
DefinisiLaju adalah rasio dua besaran yang berbeda satuan, yaitu "banyaknya sesuatu per satu satuan besaran lain".
Kecepatan = jarak ÷ waktu, misalnya km/jam atau m/detik: \(v = \dfrac{s}{t}\).
Debit = volume ÷ waktu, misalnya liter/detik: \(Q = \dfrac{V}{t}\).
Harga satuan = harga ÷ banyak barang, misalnya rupiah/kg.
Kurs = rupiah per satu satuan mata uang asing. Misalkan 1 dolar AS = Rp 16.000; maka 50 dolar = Rp 800.000.
Kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung dirancang melaju hingga ±350 km/jam, hampir 100 m setiap detik! Panjang jalurnya ±142 km. Seandainya kereta itu bisa melaju 350 km/jam dari awal sampai akhir tanpa berhenti, perjalanannya hanya ±24 menit. Kenyataannya perjalanan lebih lama, karena kereta perlu mempercepat, memperlambat, dan berhenti di stasiun. Coba hitung sendiri dengan Rumus Hidup ini.
Dimas bersepeda ke rumah Nenek sejauh 12 km. Berangkatnya jalan menurun, jadi kecepatannya 12 km/jam. Pulangnya menanjak, hanya 6 km/jam. Berapa kecepatan rata-ratanya untuk perjalanan pulang-pergi?
9 km/jam, rata-rata dari 12 dan 6.
8 km/jam.
6 km/jam, karena yang lambat selalu menentukan.
18 km/jam, jumlah kedua kecepatan.
Jawabannya: 8 km/jam. Berangkat butuh \(12 \div 12 = 1\) jam, pulang \(12 \div 6 = 2\) jam. Total jarak 24 km dalam 3 jam, jadi rata-ratanya \(24 \div 3 = 8\) km/jam. Hasilnya lebih dekat ke 6 daripada ke 12, karena Dimas menghabiskan lebih banyak waktu di tanjakan yang lambat.
Awas jebakanKecepatan rata-rata bukan rata-rata kecepatan. Selalu hitung dengan total jarak ÷ total waktu. Merata-ratakan dua kecepatan hanya benar jika waktu tempuh keduanya sama, bukan jaraknya.
Di warung, minyak goreng kemasan 1 liter dijual Rp 18.000, sedangkan kemasan 2 liter Rp 34.000. Mana yang lebih hemat?
Bandingkan harga satuannya (harga per liter). Kemasan 1 liter: Rp 18.000 per liter.
Kemasan 2 liter: Rp 34.000 ÷ 2 = Rp 17.000 per liter.
Kemasan 2 liter lebih hemat Rp 1.000 per liter. Harga satuan adalah cara paling adil untuk membandingkan kemasan yang berbeda ukuran.
Bak mandi berkapasitas 120 liter diisi dari keran berdebit 0,25 liter/detik. (a) Berapa menit bak kosong itu penuh? (b) Berapa menit jika bak sudah berisi 30 liter?
Dari \(Q = \dfrac{V}{t}\) diperoleh \(t = \dfrac{V}{Q}\).
(b) Yang perlu diisi tinggal \(120 - 30 = 90\) liter, jadi \(t = \dfrac{90}{0{,}25} = 360\) detik \(= 6\) menit.
(a) 8 menit; (b) 6 menit. Cek cepat: 0,25 liter/detik sama dengan 15 liter/menit, dan 120 ÷ 15 = 8. Cocok!
Laju juga menjadi kunci soal kerja bersama. Rahasianya: jangan menjumlahkan waktunya, tetapi jumlahkan lajunya.
Ayu sendirian mengecat pagar 6 panel ini dalam 6 jam, jadi lajunya 1 panel per jam. Dimas lebih cepat: 3 jam, jadi lajunya 2 panel per jam. Mereka mulai bersamaan dari dua ujung.
Setelah 1 jam, Ayu menyelesaikan 1 panel (biru) dan Dimas 2 panel (oranye). Total 3 panel, separuh pagar.
Pada jam kedua, 3 panel lagi selesai. Keenam panel tuntas dalam 2 jam!
Dalam pecahan: laju bersama \(= \tfrac16 + \tfrac13 = \tfrac12\) pagar per jam, jadi waktunya \(1 \div \tfrac12 = 2\) jam. Cek kewajaran: berdua harus lebih cepat daripada yang tercepat (3 jam). Jawaban 4,5 jam (rata-rata 6 dan 3) pasti salah.
Aturan kerja bersamaJika A sendirian menyelesaikan suatu pekerjaan dalam \(a\) jam dan B dalam \(b\) jam, maka bersama-sama mereka butuh \(t\) jam dengan
\[\frac{1}{t} = \frac{1}{a} + \frac{1}{b}\]
Yang dijumlahkan adalah laju (bagian pekerjaan per jam), bukan waktunya.
Lanjut · IB & olimpiadeRata-rata harmonik dan dua teka-teki lajuJika jarak yang sama ditempuh dengan kecepatan \(v_1\), lalu dengan \(v_2\), kecepatan rata-ratanya
\[\bar v = \frac{2d}{\frac{d}{v_1} + \frac{d}{v_2}} = \frac{2 v_1 v_2}{v_1 + v_2},\]
yang disebut rata-rata harmonik. Untuk 12 dan 6 hasilnya \(\tfrac{2 \cdot 12 \cdot 6}{18} = 8\), cocok dengan Tebak Dulu tadi.
Teka-teki 1. Sebuah mobil mendaki bukit sejauh 2 km dengan kecepatan 30 km/jam. Berapa kecepatan turunnya (juga 2 km) agar rata-rata seluruh perjalanan 60 km/jam? Jawabannya mengejutkan: tidak mungkin! Rata-rata 60 km/jam untuk 4 km berarti total waktunya 4 menit, padahal mendaki saja sudah menghabiskan 4 menit.
Teka-teki 2. Dua kereta berjarak 120 km saling mendekat dengan kecepatan 40 km/jam dan 60 km/jam. Seekor burung walet terbang bolak-balik di antara keduanya dengan kecepatan 90 km/jam sampai kedua kereta bertemu. Berapa total jarak terbang walet? Tidak perlu menjumlahkan deret tak hingga! Kereta bertemu setelah \(120 \div (40 + 60) = 1{,}2\) jam, jadi walet terbang \(90 \times 1{,}2 = 108\) km. Konon, matematikawan John von Neumann langsung menjawab teka-teki semacam ini dengan menjumlahkan deretnya di kepala.
5.6Variasi langsung dan invers: keluarga y = kxⁿ
Senilai (\(y = kx\)) dan berbalik nilai (\(y = \tfrac{k}{x}\)) ternyata kakak-beradik dalam satu keluarga besar. Di kurikulum internasional seperti IGCSE dan IB, keluarga ini disebut variation.
DefinisiUntuk \(n > 0\) dan konstanta \(k\):
\(y\) berbanding lurus dengan \(x^n\) (variasi langsung, direct variation) jika \(y = kx^n\);
\(y\) berbanding terbalik dengan \(x^n\) (variasi invers, inverse variation) jika \(y = \dfrac{k}{x^n}\).
Jika \(x\) dikali 2, maka \(y\) dikali \(2^n\) pada variasi langsung, dan dibagi \(2^n\) pada variasi invers.
Hubungan
Rumus
\(x\) dikali 2 ⇒ \(y\) dikali
Harga beras & berat
\(y = kx\)
2
Luas martabak & diameter
\(L = kd^2\) \(\left(k = \tfrac{\pi}{4}\right)\)
4
Volume bola & jari-jari
\(V = kr^3\) \(\left(k = \tfrac{4\pi}{3}\right)\)
8
Lama kerja & banyak tukang
\(t = \dfrac{k}{n}\)
\(\tfrac12\)
Terang cahaya & jarak dari lampu
\(I = \dfrac{k}{d^2}\)
\(\tfrac14\)
Waktu jatuh bebas & tinggi jatuh
\(t = k\sqrt{h}\)
\(\sqrt2 \approx 1{,}41\)
Soal variasi gaya IGCSE selalu bisa diselesaikan dengan tiga langkah: (1) tulis bentuk umumnya, misalnya \(y = kx^2\); (2) cari \(k\) dari pasangan data yang diketahui; (3) pakai rumus lengkapnya untuk nilai yang ditanyakan.
Terang cahaya \(I\) dari lampu belajar berbanding terbalik dengan kuadrat jarak \(d\). Pada jarak 30 cm, terangnya 400 lux. Berapa terangnya pada jarak 60 cm?
Bentuk umum: \(I = \dfrac{k}{d^2}\).
Cari \(k\): \(k = I d^2 = 400 \times 30^2 = 360.000\).
Terangnya 100 lux, tinggal seperempat. Jarak dikali 2, terang dibagi \(2^2 = 4\). Itulah sebabnya buku sebaiknya tidak terlalu jauh dari lampu!
Titik B selalu berada di \(x\) yang dua kali \(x\) titik A. Seret titik A ke kiri dan ke kanan: rasio \(y(B) : y(A)\) tidak berubah! Lalu ganti pangkat \(n\). Kapan rasionya 4? Kapan \(\tfrac14\)?
Martabak manis berdiameter 20 cm dijual Rp 30.000, sedangkan yang berdiameter 30 cm Rp 60.000. Ketebalannya sama. Mana yang lebih hemat?
Luas lingkaran berbanding lurus dengan kuadrat diameter: \(L = kd^2\).
Harganya hanya dikali Rp 60.000 ÷ Rp 30.000 = 2. Kamu mendapat 2,25 kali martabak dengan membayar 2 kali lipat.
Harga per cm² martabak besar hanya \(\tfrac{2}{2{,}25} \approx 0{,}89\) kali harga per cm² martabak kecil, sekitar 11% lebih murah.
Martabak 30 cm lebih hemat. Intuisi "1,5 kali lebih lebar, jadi 1,5 kali lebih banyak" keliru: luas tumbuh menurut kuadrat!
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa tidak ada semut sebesar gajah?Bayangkan seekor semut diperbesar 100 kali ke segala arah. Kekuatan otot sebanding dengan luas penampang otot, jadi naik \(100^2 = 10.000\) kali. Berat badan sebanding dengan volume, jadi naik \(100^3 = 1.000.000\) kali. Rasio kekuatan terhadap berat turun menjadi \(\tfrac{1}{100}\) semula! Semut raksasa itu akan kesulitan menopang tubuhnya sendiri. Galileo Galilei menjelaskan "hukum kuadrat-kubus" ini dalam bukunya tahun 1638. Itulah sebabnya hewan besar seperti gajah butuh kaki yang sangat tebal.
🍛
Resep rendang
Memasak untuk arisan 40 orang dari resep 8 porsi? Semua bahan dikali 5: itulah perbandingan senilai.
🗺️
Peta di ponselmu
Saat kamu mencubit layar peta digital, skalanya berubah, dan garis skala di pojok layar ikut menyesuaikan.
💱
Kurs rupiah
Penukaran uang memakai kurs, yaitu laju rupiah per satu mata uang asing. Makin banyak dolar, makin banyak rupiahnya.
🚄
Kereta cepat
Pada ±350 km/jam, kereta menempuh hampir 100 m setiap detik, kira-kira sepanjang lapangan sepak bola.
💧
Tagihan PDAM
Pemakaian air dihitung per meter kubik dengan tarif bertingkat: makin boros, makin mahal tarif per m³. Jadi tagihan tidak selalu senilai dengan pemakaian!
🏗️
Maket & denah
Arsitek membuat denah 1 : 100 dan maket 1 : 200 agar calon pemilik bisa membayangkan bangunannya sebelum dibangun.
Rasio 24 : 36 dalam bentuk paling sederhana adalah…
4 : 6
12 : 18
2 : 3
3 : 2
FPB dari 24 dan 36 adalah 12, jadi \(24 : 36 = 2 : 3\). Pilihan 4 : 6 dan 12 : 18 senilai, tetapi belum paling sederhana.
Pada peta berskala 1 : 200.000, jarak dua kota 7 cm. Jarak sebenarnya adalah…
14 km
1,4 km
140 km
28 km
\(7 \times 200.000 = 1.400.000\) cm \(= 14\) km. Ingat, 1 km = 100.000 cm.
Lima keran yang sama mengisi kolam dalam 12 jam. Jika hanya 3 keran yang dipakai, waktunya…
7,2 jam
10 jam
15 jam
20 jam
Berbalik nilai: \(5 \times 12 = 60\) keran-jam, jadi \(60 \div 3 = 20\) jam. Jawaban 7,2 jam muncul kalau keliru memakai perbandingan senilai.
06
Bab 6 · Bilangan
Pangkat, Akar & Notasi Ilmiah: Melipat Kertas sampai ke Bulan
Bisakah selembar kertas tipis menjulang sampai ke Bulan hanya dengan 42 kali lipatan? Di bab ini kamu akan melihat betapa liarnya perkalian berulang, menjinakkan akar, dan menulis bilangan sebesar alam semesta atau sekecil atom dengan beberapa angka saja.
Setelah bab ini, kamu bisa
menulis perkalian berulang sebagai bilangan berpangkat dan merasakan betapa cepat pangkat tumbuh;
memakai sifat-sifat pangkat dan menjelaskan mengapa sifat itu benar dengan menghitung banyak faktor;
memaknai pangkat nol, pangkat negatif, dan pangkat pecahan;
menyederhanakan bentuk akar dan merasionalkan penyebut;
menulis bilangan raksasa dan bilangan mungil dalam notasi ilmiah, menghitung dengannya, dan memakai angka penting.
Kertas Menuju Bulan Komik · 4 panel
Sore hari di teras rumah Dimas
DimasKata video di HP-ku, kertas yang dilipat 42 kali tebalnya sampai ke Bulan. Hoaks, kan? Kertas kan tipis banget!
AyuTiap lipatan, tebalnya jadi dua kali: 0,1 → 0,2 → 0,4 → 0,8 mm… Lho, kok masih setipis kuku?
Kak LintangSabar, pangkat itu licik! Lipatan ke-10 baru ±10 cm. Ke-20 sudah ±105 m. Ke-30? ±107 km, lewat batas angkasa!
Tiba-tiba dari balik pot bunga…WUSS!
AncilLipatan ke-42: 0,1 mm × 242 ≈ 440.000 km. Bulan cuma ±384.000 km. Lewat!
DimasCuma 42 kali?! Kok bisa?
Kamu boleh memilih uang saku selama 30 hari. Pilihan A: Rp1.000.000 setiap hari. Pilihan B: Rp1 pada hari pertama, Rp2 pada hari kedua, Rp4 pada hari ketiga, dan seterusnya (selalu dua kali lipat hari sebelumnya). Mana yang totalnya lebih besar?
Pilihan A, jauh lebih besar. Rp1 kan kecil sekali!
Kira-kira sama saja.
Pilihan B, jauh lebih besar.
Pilihan B, tetapi hanya menang sedikit.
Jawabannya: Pilihan B, dan menangnya telak! Pilihan A memberi Rp30.000.000. Pilihan B lama sekali tertinggal: setelah dua minggu, totalnya baru Rp16.383. Namun pada hari ke-25 B menyalip, dan pada hari ke-30 saja kamu menerima \(2^{29}\) = Rp536.870.912. Totalnya \(2^{30} - 1\) = Rp1.073.741.823, lebih dari satu miliar rupiah! Perkalian berulang selalu menyalip pada akhirnya. Itulah kekuatan pangkat.
6.1Pangkat: perkalian berulang yang meledak
Setiap kali kertas dilipat, banyak lapisannya menjadi dua kali lipat: 1, 2, 4, 8, 16, … Setelah 5 lipatan ada \(2 \times 2 \times 2 \times 2 \times 2 = 32\) lapis. Menulis "2 × 2 × 2 × …" sebanyak 42 kali tentu melelahkan. Maka matematikawan membuat singkatan yang hemat tinta: bilangan berpangkat.
DefinisiUntuk bilangan \(a\) dan bilangan asli \(n\),
\[a^n = \underbrace{a \times a \times a \times \cdots \times a}_{n \text{ faktor}}\]
Bilangan \(a\) disebut basis (bilangan pokok), sedangkan \(n\) disebut pangkat atau eksponen. Bentuk \(a^n\) dibaca "a pangkat n". Khusus \(a^2\) dibaca "a kuadrat" dan \(a^3\) dibaca "a pangkat tiga".
Pangkat memberi tahu berapa banyak faktor yang dikalikan, bukan bilangan pengali.
Gampangnya: angka kecil di kanan atas memberi tahu berapa kali angka besar dikalikan dengan dirinya sendiri. Jadi \(3^4 = 3 \times 3 \times 3 \times 3 = 81\), bukan \(3 \times 4\).
Sekarang kita lihat mengapa Kak Lintang menyebut pangkat "licik". Kertas HVS biasa tebalnya sekitar 0,1 mm. Perhatikan apa yang terjadi bila lipatan terus ditambah.
Lipatan \(n\)
Banyak lapis \(2^n\)
Tebal tumpukan
Setinggi apa?
0
1
0,1 mm
selembar kertas
5
32
3,2 mm
sebuah koin
10
1.024
±10 cm
sebuah gelas
20
1.048.576
±105 m
hampir setinggi Monas (132 m)
30
1.073.741.824
±107 km
melewati batas angkasa (100 km)
42
±4,4 triliun
±440.000 km
melewati Bulan (±384.400 km)
Sepuluh lipatan pertama hanya menghasilkan setinggi gelas. Namun setiap lipatan berikutnya menggandakan semua yang sudah ada, sehingga pertumbuhannya makin lama makin buas. Pertumbuhan seperti ini disebut pertumbuhan eksponensial.
Tekan ▶ Jalankan dan lihat kertas dilipat satu per satu. Pada skala biasa, tebalnya seperti diam di dasar lalu tiba-tiba meroket. Sekarang nyalakan skala logaritma: kurvanya berubah menjadi garis lurus! Pada skala ini setiap garis bantu berarti 100 kali lebih besar, dan setiap lipatan menaikkan titik dengan jarak yang sama. Di lipatan ke berapa kertasmu melewati Monas? Bulan? Matahari?
Trik Kak LintangHafalkan satu fakta ajaib: \(2^{10} = 1.024 \approx 1.000 = 10^3\). Dengan itu kamu bisa menaksir pangkat dua yang besar tanpa kalkulator. Contoh: \(2^{42} = 2^2 \times (2^{10})^4 \approx 4 \times (10^3)^4 = 4 \times 10^{12}\). Kalikan dengan 0,1 mm \(= 10^{-4}\) m, hasilnya \(\approx 4 \times 10^8\) m = 400.000 km. Bulan pun terlewati!
Dalam suasana hangat, satu bakteri dapat membelah menjadi dua setiap 20 menit. Sepiring nasi tertinggal di meja dengan 1 bakteri di atasnya. Berapa banyak bakteri setelah 4 jam?
4 jam = 240 menit. Banyak pembelahan: \(240 : 20 = 12\) kali.
Setiap pembelahan menggandakan jumlah bakteri, jadi banyaknya \(2^{12}\).
Ada 4.096 bakteri setelah 4 jam. Setelah 8 jam (24 kali pembelahan): \(2^{24} = 16.777.216\), lebih dari 16 juta! Itulah sebabnya makanan matang sebaiknya tidak dibiarkan berjam-jam di suhu ruang.
Bisakah kertas sungguhan dilipat 42 kali?Tidak! Setiap lipatan juga membagi dua luas kertas, dan kertas yang makin tebal makin sulit ditekuk. Kertas HVS biasanya menyerah setelah 7 atau 8 lipatan. Pada 2002, seorang pelajar SMA di Amerika Serikat, Britney Gallivan, memecahkan rekor dengan melipat kertas yang sangat panjang (±1,2 km) sebanyak 12 kali. Jadi "kertas sampai ke Bulan" adalah percobaan pikiran: hitungannya benar, tetapi tak mungkin dilakukan.
6.2Sifat-sifat pangkat: cukup hitung faktornya
Karena pangkat hanyalah "banyak faktor yang sama", semua sifatnya bisa ditemukan dengan menghitung faktor. Tidak ada yang perlu dihafal buta. Tonton animasi di bawah langkah demi langkah.
\(2^3\) adalah tiga faktor 2 (biru), dan \(2^2\) adalah dua faktor 2 (oranye).
Mengalikan berarti menggabungkan semua faktor dalam satu barisan: ada \(3 + 2 = 5\) faktor, jadi \(2^3 \times 2^2 = 2^5 = 32\).
Untuk membagi \(2^5\) dengan \(2^2\), tulis sebagai pecahan: lima faktor 2 di pembilang, dua faktor 2 di penyebut.
Setiap pasangan \(\tfrac{2}{2} = 1\) boleh dicoret. Tersisa \(5 - 2 = 3\) faktor, jadi \(2^5 : 2^2 = 2^3\).
\((2^3)^2\) berarti dua kelompok \(2^3\). Banyak faktornya \(2 \times 3 = 6\), jadi \((2^3)^2 = 2^6\).
Ganti 2 dengan basis apa pun dan banyak faktor dengan \(m, n\): kamu mendapat tiga sifat utama pangkat.
Sifat-sifat pangkatUntuk bilangan \(a, b \ne 0\) dan bilangan asli \(m, n\):
Sifat pertama juga bisa dilihat pada grafik. Pada kurva \(y = a^x\), menjumlahkan dua langkah di sumbu mendatar sama dengan mengalikan dua tinggi di sumbu tegak.
Seret titik oranye (\(m\)) dan hijau (\(n\)) di sepanjang kurva. Titik magenta selalu berada di \(x = m + n\), dan tingginya selalu sama dengan hasil kali tinggi titik oranye dan hijau. Coba juga pangkat pecahan seperti 1,5!
Awas jebakanPangkat hanya boleh dijumlahkan jika basisnya sama dan keduanya dikalikan. \(2^3 + 2^2 = 8 + 4 = 12\), bukan \(2^5 = 32\). Basis yang berbeda juga tidak bisa digabung: \(2^3 \times 3^2 = 8 \times 9 = 72\), bukan \(6^5\). Dan ingat, \((2^3)^2 = 2^6\), bukan \(2^9\).
Trik Kak LintangBertemu basis yang berbeda-beda? Samakan dulu basisnya! Kenali pangkat-pangkat kecil: \(4 = 2^2\), \(8 = 2^3\), \(16 = 2^4\), \(32 = 2^5\), \(9 = 3^2\), \(27 = 3^3\), \(81 = 3^4\), \(25 = 5^2\), \(125 = 5^3\). Setelah basisnya sama, sifat pangkat bekerja seperti sulap.
Bentuk sederhananya \(x^5\). Cek dengan \(x = 2\): \(\dfrac{(16)^2 \cdot 16}{4 \cdot 32} = \dfrac{4.096}{128} = 32 = 2^5\). ✓
Lanjut · IB & olimpiadeDuel raksasa dan angka satuanMana lebih besar, \(2^{300}\) atau \(3^{200}\)? Kalkulator biasa menyerah, tetapi sifat pangkat tidak. Tulis keduanya dengan pangkat 100: \(2^{300} = (2^3)^{100} = 8^{100}\) dan \(3^{200} = (3^2)^{100} = 9^{100}\). Jelas \(9^{100} > 8^{100}\), jadi \(3^{200}\) menang.
Trik kedua: angka satuan. Angka satuan pangkat 3 berulang dengan pola 3, 9, 7, 1, 3, 9, 7, 1, … (periode 4). Karena \(100 = 4 \times 25\), angka satuan \(3^{100}\) sama dengan angka satuan \(3^4 = 81\), yaitu 1. Pola berulang seperti ini adalah senjata favorit di soal olimpiade.
6.3Pangkat nol, pangkat negatif, dan pangkat pecahan
Definisi \(a^n\) tadi hanya masuk akal untuk \(n = 1, 2, 3, \dots\). Lalu apa arti "2 dikalikan dengan dirinya sendiri nol kali", atau "minus tiga kali"? Matematikawan memilih arti yang membuat pola dan sifat pangkat tetap berlaku. Mari kita tebak dulu.
0, karena dikalikan nol kali berarti tidak ada apa-apa.
1
2
Tidak punya arti.
Jawabannya: 1. Perhatikan polanya: setiap pangkat turun satu, nilainya dibagi 2 (8 → 4 → 2). Turun sekali lagi dari \(2^1 = 2\): \(2 : 2 = 1\). Jadi \(2^0 = 1\). Lihat tangganya di bawah.
Pada tangga pangkat dua, setiap turun satu anak tangga, nilainya dibagi 2: 16, 8, 4, 2.
Turun sekali lagi dari \(2^1 = 2\): \(2 : 2 = 1\). Jadi \(2^0 = 1\).
Turun lagi: \(1 : 2 = \tfrac12\). Jadi \(2^{-1} = \tfrac12 = \tfrac{1}{2^1}\).
Kesimpulan untuk basis \(a \ne 0\) mana pun: \(a^0 = 1\) dan \(a^{-n} = \dfrac{1}{a^n}\).
Definisi pangkat nol, negatif, dan pecahanUntuk \(a \ne 0\) dan bilangan asli \(n\):
\[a^0 = 1, \qquad a^{-n} = \frac{1}{a^n}.\]
Untuk \(a > 0\) dan bilangan bulat \(m\), bilangan asli \(n\):
\[a^{\frac1n} = \sqrt[n]{a}, \qquad a^{\frac mn} = \left(\sqrt[n]{a}\right)^m = \sqrt[n]{a^m}.\]
Dengan definisi ini, kelima sifat pangkat di subbab 6.2 tetap berlaku untuk semua pangkat bulat dan pecahan.
Mengapa \(a^0 = 1\) dan \(a^{1/2} = \sqrt a\)? (bukti dengan sifat pangkat)
Pangkat nol. Menurut sifat pembagian, \(\dfrac{a^n}{a^n} = a^{n-n} = a^0\). Padahal bilangan apa pun (selain nol) dibagi dirinya sendiri sama dengan 1. Jadi \(a^0 = 1\).
Pangkat negatif. \(a^n \cdot a^{-n} = a^{n + (-n)} = a^0 = 1\). Dua bilangan yang hasil kalinya 1 saling berkebalikan, jadi \(a^{-n} = \dfrac{1}{a^n}\).
Pangkat setengah. \(a^{1/2} \cdot a^{1/2} = a^{1/2 + 1/2} = a^1 = a\). Jadi \(a^{1/2}\) adalah bilangan (positif) yang kuadratnya \(a\), yaitu \(\sqrt a\). Dengan cara yang sama, \(\left(a^{1/3}\right)^3 = a\), sehingga \(a^{1/3} = \sqrt[3]{a}\).
Ingat tangganya: setiap turun satu pangkat, nilainya dibagi dua. Jadi pangkat nol menghasilkan 1, pangkat \(-1\) menghasilkan setengah, dan pangkat \(-2\) menghasilkan seperempat. Pangkat negatif membuat bilangan menjadi pecahan kecil, bukan bilangan negatif.
Seret titik oranye ke kiri melewati sumbu \(y\). Nilainya tidak pernah negatif, hanya makin mendekati nol. Lalu nyalakan cermin (geser ke 1): kurva \(y = (1/a)^x\) adalah bayangan cermin \(y = a^x\), karena \(a^{-x} = (1/a)^x\). Taruh titik di \(x = 0{,}5\) dan bandingkan nilainya dengan \(\sqrt a\).
Hitung \(8^{2/3}\) dan \(16^{-3/4}\).
\(8^{2/3} = \left(\sqrt[3]{8}\right)^2 = 2^2 = 4\). (Akar pangkat tiga dari 8 adalah 2, karena \(2^3 = 8\).)
Pangkat negatif berarti kebalikan: \(16^{-3/4} = \dfrac{1}{16^{3/4}} = \dfrac18\).
\(8^{2/3} = 4\) dan \(16^{-3/4} = \tfrac18 = 0{,}125\). Ambil akarnya dulu, baru dipangkatkan: angkanya tetap kecil dan ramah.
Awas jebakanTanda kurung mengubah segalanya: \((-3)^2 = (-3)(-3) = 9\), tetapi \(-3^2 = -(3 \times 3) = -9\), karena pangkat dikerjakan sebelum tanda minus. Selain itu, \(0^{-1}\) tidak terdefinisi (tidak boleh membagi dengan nol), dan di sekolah \(0^0\) biasanya dibiarkan tidak didefinisikan.
6.4Akar dan bentuk akar
Akar adalah kebalikan dari kuadrat. Jika sebuah ubin persegi luasnya 49 cm², sisinya 7 cm, karena \(7^2 = 49\). Kita menulisnya \(\sqrt{49} = 7\).
DefinisiUntuk \(a \ge 0\), akar kuadrat \(\sqrt a\) adalah bilangan tak negatif yang kuadratnya sama dengan \(a\). Akar pangkat tiga \(\sqrt[3]{a}\) adalah bilangan yang pangkat tiganya sama dengan \(a\) (di sini \(a\) boleh negatif, misalnya \(\sqrt[3]{-8} = -2\)).
Akar yang hasilnya bukan bilangan rasional, seperti \(\sqrt2\), \(\sqrt3\), dan \(\sqrt5\), disebut bentuk akar. Bilangan \(\sqrt9 = 3\) bukan bentuk akar.
Cara membaca \(\sqrt{\;}\): "bilangan berapa yang kalau dikalikan dengan dirinya sendiri menghasilkan angka di dalam akar?" Misalnya \(\sqrt{64} = 8\) karena \(8 \times 8 = 64\).
Jawabannya: salah. Hitung dulu isi akarnya: \(9 + 16 = 25\), dan \(\sqrt{25} = 5\), bukan 7. Akar boleh dipecah pada perkalian (\(\sqrt{9 \times 16} = \sqrt9 \times \sqrt{16} = 3 \times 4 = 12\)), tetapi tidak pada penjumlahan. (Diam-diam, 3, 4, dan 5 ini akan kamu temui lagi di Bab 18!)
Sifat-sifat akarUntuk \(a, b \ge 0\):
\(\sqrt{a \cdot b} = \sqrt a \cdot \sqrt b\) dan \(\sqrt{\dfrac ab} = \dfrac{\sqrt a}{\sqrt b}\) (untuk \(b > 0\));
\(\left(\sqrt a\right)^2 = a\);
bentuk akar sejenis bisa dijumlahkan seperti suku sejenis: \(p\sqrt a + q\sqrt a = (p + q)\sqrt a\).
Sifat pertama adalah sifat pangkat \((ab)^{1/2} = a^{1/2} b^{1/2}\) yang menyamar!
Sifat pertama membuat kita bisa menyederhanakan bentuk akar: cari bilangan kuadrat terbesar yang membagi isi akar, lalu keluarkan. Contohnya \(\sqrt{72} = \sqrt{36 \times 2} = \sqrt{36} \times \sqrt2 = 6\sqrt2\). Lab di bawah memperlihatkan mengapa ini masuk akal: persegi seluas 72 bisa dipotong menjadi \(6 \times 6\) persegi kecil yang masing-masing luasnya 2.
Seret pojok ungu atau geser slider untuk mengubah luas persegi \(n\). Persegi dipotong menjadi \(k \times k\) persegi kecil yang sama, masing-masing seluas \(b\). Sisinya \(k\) potong kali \(\sqrt b\), jadi \(\sqrt n = k\sqrt b\). Coba cari: luas berapa saja yang tidak bisa dipotong (selain \(1 \times 1\))? Luas berapa yang menghasilkan persegi hijau?
Tanpa kalkulator, manakah yang lebih besar: \(3\sqrt5\) atau \(5\sqrt2\)?
Masukkan angka di depan ke dalam akar: \(3\sqrt5 = \sqrt{9}\sqrt5 = \sqrt{45}\).
Dengan cara yang sama, \(5\sqrt2 = \sqrt{25 \times 2} = \sqrt{50}\).
Karena \(50 > 45\), maka \(\sqrt{50} > \sqrt{45}\).
\(5\sqrt2\) lebih besar (\(\approx 7{,}07\) dibanding \(\approx 6{,}71\)). Trik "masukkan ke dalam akar" membuat perbandingan menjadi sangat mudah.
Teorema: \(\sqrt2\) adalah bilangan irasionalTidak ada pecahan \(\dfrac pq\) (dengan \(p, q\) bilangan bulat) yang kuadratnya tepat 2. Akibatnya, desimal \(\sqrt2 = 1{,}41421356\ldots\) tidak pernah berhenti dan tidak pernah berulang.
Bukti dengan kontradiksi (bukti klasik berumur lebih dari 2.000 tahun)
Andaikan \(\sqrt2 = \dfrac pq\) dengan \(p, q\) bilangan asli dan pecahannya sudah paling sederhana (\(p\) dan \(q\) tidak punya faktor persekutuan).
Kuadratkan: \(p^2 = 2q^2\). Jadi \(p^2\) genap, sehingga \(p\) juga genap (kuadrat bilangan ganjil selalu ganjil). Tulis \(p = 2s\).
Maka \(4s^2 = 2q^2\), atau \(q^2 = 2s^2\). Jadi \(q^2\) genap dan \(q\) juga genap.
Sekarang \(p\) dan \(q\) sama-sama genap, berarti keduanya punya faktor persekutuan 2. Ini bertentangan dengan pengandaian bahwa pecahannya sudah paling sederhana. Jadi \(\sqrt2\) tidak mungkin berupa pecahan. ∎
Tamu dari masa laluSebuah lempeng tanah liat Babilonia yang dikenal sebagai YBC 7289 (±1800–1600 SM) menggambar sebuah persegi dengan dua diagonalnya. Di sepanjang diagonal tertulis bilangan dalam sistem basis 60 yang nilainya sekitar 1,414213, yaitu \(\sqrt2\) yang tepat hingga lima angka di belakang koma! Lambang \(\sqrt{\;}\) sendiri jauh lebih muda: lambang ini dipopulerkan oleh matematikawan Jerman Christoph Rudolff pada 1525, mungkin dari huruf r untuk radix (bahasa Latin untuk "akar").
Awas jebakanAkar tidak bisa dipecah pada penjumlahan atau pengurangan: \(\sqrt{a + b} \ne \sqrt a + \sqrt b\). Selain itu, \(\sqrt9 = 3\), bukan \(\pm 3\). Memang \(x^2 = 9\) punya dua penyelesaian (\(x = 3\) atau \(x = -3\)), tetapi lambang \(\sqrt{\;}\) selalu berarti akar yang tak negatif.
"\(2^3\) sama dengan \(2 \times 3 = 6\)."
Pangkat adalah perkalian berulang: \(2^3 = 2 \times 2 \times 2 = 8\). Yang sama dengan 6 adalah \(2 \times 3 = 2 + 2 + 2\), yaitu penjumlahan berulang.
"Pangkat negatif menghasilkan bilangan negatif."
\(2^{-3} = \tfrac18\), tetap positif! Tanda minus pada pangkat berarti "ambil kebalikannya", bukan "jadikan negatif".
"\(\sqrt{a + b} = \sqrt a + \sqrt b\)."
Coba \(a = 9\) dan \(b = 16\): ruas kiri \(\sqrt{25} = 5\), ruas kanan \(3 + 4 = 7\). Akar hanya akrab dengan perkalian dan pembagian, bukan penjumlahan.
"Angka nol tidak pernah termasuk angka penting."
Nol di antara angka lain (2,05) dan nol di belakang koma desimal (3,40) termasuk angka penting. Hanya nol di depan, seperti pada 0,004, yang sekadar penunjuk letak koma.
6.5Merasionalkan penyebut
Coba hitung \(\dfrac{1}{\sqrt2}\) dengan tangan. Kamu harus membagi 1 dengan 1,41421…, pembagian yang menyiksa. Bandingkan dengan \(\dfrac{\sqrt2}{2}\): cukup bagi 1,41421 dengan 2, hasilnya 0,70711. Padahal keduanya bernilai sama! Mengubah penyebut berbentuk akar menjadi bilangan rasional disebut merasionalkan penyebut. Selain memudahkan hitungan, bentuk ini juga disepakati sebagai bentuk "rapi" sebuah jawaban.
Cara merasionalkan penyebutKalikan pecahan dengan "1 yang cerdik", yaitu pecahan yang pembilang dan penyebutnya sama:
\(\dfrac{c}{\sqrt a + \sqrt b} = \dfrac{c\,(\sqrt a - \sqrt b)}{a - b}\)
Bentuk \(a - \sqrt b\) disebut sekawan dari \(a + \sqrt b\). Rahasianya: \((a + \sqrt b)(a - \sqrt b) = a^2 - b\). Akarnya lenyap!
Mengapa sekawan menghapus akar? Kalikan satu per satu: \((a + \sqrt b)(a - \sqrt b) = a^2 - a\sqrt b + a\sqrt b - (\sqrt b)^2 = a^2 - b\). Dua suku tengah saling menghapus. Kamu akan melihat pola \((x + y)(x - y) = x^2 - y^2\) ini lagi di bab aljabar.
Rasionalkan penyebut \(\dfrac{6}{\sqrt3}\).
Kalikan dengan \(\dfrac{\sqrt3}{\sqrt3}\): \(\dfrac{6}{\sqrt3} \cdot \dfrac{\sqrt3}{\sqrt3} = \dfrac{6\sqrt3}{3}\).
Lanjut · IB & olimpiadeAkar bersarangKadang akar bersembunyi di dalam akar. Misalnya \(\sqrt{5 + 2\sqrt6}\). Tebak bentuknya \(\sqrt x + \sqrt y\), lalu kuadratkan: \((\sqrt x + \sqrt y)^2 = x + y + 2\sqrt{xy}\). Kita butuh \(x + y = 5\) dan \(xy = 6\), yaitu \(x = 3\), \(y = 2\). Jadi
\[\sqrt{5 + 2\sqrt6} = \sqrt3 + \sqrt2.\]
Tantangan untukmu: tunjukkan bahwa \(\sqrt{7 - 4\sqrt3} = 2 - \sqrt3\). (Petunjuk: \(4\sqrt3 = 2\sqrt{12}\), dan hati-hati memilih tanda supaya hasilnya positif.)
6.6Notasi ilmiah dan angka penting
Jarak Bumi ke Matahari sekitar 149.600.000.000 m. Diameter sebuah virus sekitar 0,000 000 1 m. Menulis nol sebanyak itu melelahkan dan rawan salah hitung. Para ilmuwan memakai cara yang jauh lebih hemat.
DefinisiSebuah bilangan ditulis dalam notasi ilmiah (bentuk baku, standard form) jika berbentuk
\[a \times 10^n, \qquad 1 \le |a| < 10, \quad n \text{ bilangan bulat}.\]
Contoh: \(149.600.000.000 = 1{,}496 \times 10^{11}\) dan \(0{,}0000001 = 1 \times 10^{-7}\).
Trik Kak LintangBayangkan koma sebagai katak yang melompat. Lompatkan koma sampai tersisa satu angka bukan nol di depannya, lalu hitung lompatannya. Lompat ke kiri (bilangan besar) → pangkatnya positif. Lompat ke kanan (bilangan kecil) → pangkatnya negatif. Contoh: 0,00052 → koma melompat 4 kali ke kanan → \(5{,}2 \times 10^{-4}\).
Notasi ilmiah itu seperti singkatan. Angka di depan memberi tahu "berapa", dan pangkat 10 memberi tahu "berapa banyak nol". Jadi \(3 \times 10^6\) artinya 3 diikuti 6 nol: 3.000.000.
Dengan notasi ilmiah, kita bisa menyusun seluruh alam semesta pada satu penggaris: setiap anak tangga berarti 10 kali lebih besar. Jarak dari inti atom sampai alam semesta yang teramati hanya sekitar 42 anak tangga!
Pilih benda A dan B, atau klik sebuah titik di penggaris untuk memilih A. Bandingkan cara menulis bentuk biasa (yang panjang!) dengan notasi ilmiahnya. Lihat bagaimana membagi dua bilangan cukup dengan membagi angka depan dan mengurangkan pangkatnya. Tekan ▶ Jalankan untuk berkelana dari inti atom sampai tepi alam semesta.
Satuan yang sering kamu jumpai sebenarnya adalah pangkat 10 yang menyamar sebagai awalan satuan:
Awalan
Lambang
Nilai
Contoh
tera
T
\(10^{12}\)
hard disk 1 TB (±\(10^{12}\) byte)
giga
G
\(10^{9}\)
kuota internet 10 GB
mega
M
\(10^{6}\)
pembangkit listrik ratusan MW
kilo
k
\(10^{3}\)
1 km, 1 kg
mili
m
\(10^{-3}\)
tablet obat 500 mg
mikro
µ
\(10^{-6}\)
bakteri ±2 µm
nano
n
\(10^{-9}\)
virus korona ±100 nm
piko
p
\(10^{-12}\)
atom hidrogen ±100 pm
Menghitung dengan notasi ilmiah sangat mudah karena sifat pangkat bekerja untuk kita. Saat mengalikan, kalikan angka depannya dan jumlahkan pangkatnya. Saat membagi, bagi angka depannya dan kurangkan pangkatnya. Terakhir, rapikan agar angka depan kembali di antara 1 dan 10:
Sekitar 500 detik, atau 8 menit 20 detik. Jadi saat melihat Matahari terbenam, kamu sedang melihat Matahari 8 menit yang lalu!
Awas jebakanDalam notasi ilmiah, angka depan harus memenuhi \(1 \le a < 10\). Bentuk \(34 \times 10^5\) dan \(0{,}34 \times 10^7\) bernilai benar, tetapi belum baku; bentuk bakunya \(3{,}4 \times 10^6\). Hati-hati juga dengan tanda pangkat: \(10^{-3} = 0{,}001\) adalah bilangan positif yang kecil, bukan bilangan negatif.
Hasil pengukuran tidak pernah tepat sempurna. Penggaris berskala milimeter bisa mengukur 12,3 cm, tetapi tidak bisa memastikan 12,34 cm. Angka-angka yang benar-benar bermakna dalam hasil pengukuran disebut angka penting. Notasi ilmiah membuat banyaknya angka penting terlihat jelas: semua angka pada bagian \(a\) adalah angka penting.
Aturan angka penting
Contoh
Banyak angka penting
Semua angka bukan nol adalah angka penting.
254
3
Nol di antara angka bukan nol adalah angka penting.
2,05 · 1.007
3 · 4
Nol di depan angka bukan nol pertama bukan angka penting.
0,0042
2
Nol di belakang koma desimal adalah angka penting.
3,40 · 2,000
3 · 4
Nol di ujung bilangan bulat meragukan; pakai notasi ilmiah.
\(1{,}5 \times 10^3\) · \(1{,}500 \times 10^3\)
2 · 4
Untuk membulatkan ke \(k\) angka penting, lihat angka ke-\((k+1)\): bulatkan ke atas jika angka itu 5 atau lebih. Contoh: 384.400 dibulatkan ke 2 angka penting menjadi 380.000 \(= 3{,}8 \times 10^5\), dan 0,004567 menjadi 0,0046. Saat mengalikan atau membagi hasil ukur, tulis hasilnya dengan banyak angka penting paling sedikit di antara bilangan yang dihitung. Misalnya \(2{,}5 \text{ cm} \times 3{,}47 \text{ cm} = 8{,}675 \text{ cm}^2\), ditulis \(8{,}7 \text{ cm}^2\) (2 angka penting, mengikuti 2,5).
Kira-kira berapa butir beras yang dimakan seluruh penduduk Indonesia dalam setahun? Anggap setiap orang makan ±250 g beras sehari, sebutir beras beratnya ±0,02 g, dan penduduk Indonesia ±\(2{,}8 \times 10^8\) jiwa.
Butir per orang per hari: \(250 : 0{,}02 = 12.500 = 1{,}25 \times 10^4\) butir.
Per orang per tahun: \(1{,}25 \times 10^4 \times 365 \approx 4{,}56 \times 10^6\) butir.
Sekitar \(1{,}3 \times 10^{15}\) butir, yaitu angka 13 diikuti 14 angka nol! Taksiran kasar seperti ini disebut estimasi Fermi. Hasilnya cukup ditulis dengan 2 angka penting, karena data awalnya pun hanya perkiraan.
Tamu dari masa laluSekitar tahun 250 SM, Archimedes dari Syrakusa menulis karya yang dikenal sebagai Sang Penghitung Pasir. Ia ingin membuktikan bahwa banyaknya butir pasir yang dapat mengisi seluruh alam semesta (menurut ukuran yang dikenal saat itu) tetap bisa dihitung, tidak "tak terhingga". Bahasa Yunani saat itu hanya punya nama bilangan sampai myriad (10.000), maka Archimedes menciptakan sistem bertingkat "myriad dari myriad" yang mirip pangkat. Taksirannya: tidak lebih dari sekitar \(10^{63}\) butir. Gagasan menulis bilangan raksasa dengan pangkat ternyata sudah berumur lebih dari 2.000 tahun.
Matematika NusantaraJauh sebelum notasi ilmiah dikenal, bahasa Melayu sudah punya nama untuk bilangan besar: laksa (10.000 = \(10^4\)), keti (100.000 = \(10^5\)), dan juta (1.000.000 = \(10^6\)). Bahasa Jawa punya kata serupa: leksa, kethi, dan yuta. Kata laksa dan keti berasal dari bahasa Sanskerta (lakṣa dan koṭi), tetapi nilainya bergeser: di India, lakh berarti 100.000 dan crore berarti 10.000.000. Ungkapan "beribu-ribu laksa" dalam hikayat lama berarti "banyak sekali". Coba tanyakan kakek atau nenekmu: pernahkah mereka mendengar kata selaksa?
🍚
Nasi basi
Dalam suhu hangat, bakteri bisa berlipat dua setiap ±20 menit. Dalam 8 jam, satu bakteri bisa menjadi \(2^{24}\), lebih dari 16 juta. Simpan makanan matang di kulkas!
📱
Memori HP
Komputer bekerja dengan pangkat dua, misalnya \(2^{10} = 1.024\) byte. Itulah sebabnya kapasitas memori HP berupa 32, 64, 128, atau 256 GB.
💬
Pesan berantai
Jika setiap orang meneruskan hoaks ke 5 orang, setelah 10 putaran penerima barunya \(5^{10} \approx 9{,}8\) juta orang. Periksa dulu sebelum ikut menyebarkan!
🔭
Observatorium Bosscha
Astronom di Lembang menyatakan jarak bintang dalam tahun cahaya (\(\approx 9{,}46 \times 10^{15}\) m). Tanpa notasi ilmiah, angkanya tak muat di buku catatan.
💊
Label obat & gizi
Kandungan vitamin ditulis dalam mg (\(10^{-3}\) g) atau µg (\(10^{-6}\) g). Salah membaca awalan berarti salah seribu kali lipat!
🧮
Kalkulator ilmiah
Layar kalkulator menampilkan 3.2E12 untuk \(3{,}2 \times 10^{12}\). Huruf E artinya "kali sepuluh pangkat".
Bentuk sederhana dari \(\dfrac{3^5 \times 3^2}{3^4}\) adalah…
\(3^{10}\)
\(3^{2}\)
\(3^{3}\)
\(9^{3}\)
Kali → jumlahkan, bagi → kurangkan: \(5 + 2 - 4 = 3\), jadi \(3^3 = 27\). Pilihan \(3^{10}\) muncul kalau pangkatnya dikalikan.
Bentuk paling sederhana dari \(\sqrt{48}\) adalah…
\(4\sqrt3\)
\(2\sqrt{12}\)
\(16\sqrt3\)
\(3\sqrt4\)
\(48 = 16 \times 3\), jadi \(\sqrt{48} = 4\sqrt3\). Bentuk \(2\sqrt{12}\) bernilai sama tetapi belum paling sederhana, karena 12 masih memuat faktor kuadrat 4.
Massa Bumi sekitar 5.970.000.000.000.000.000.000.000 kg. Dalam notasi ilmiah, massa itu ditulis…
\(597 \times 10^{22}\) kg
\(5{,}97 \times 10^{25}\) kg
\(5{,}97 \times 10^{-24}\) kg
\(5{,}97 \times 10^{24}\) kg
Ada 25 angka, jadi koma melompat 24 kali ke kiri: \(5{,}97 \times 10^{24}\) kg. Bentuk \(597 \times 10^{22}\) bernilai sama tetapi bukan bentuk baku.
07
Bab 7 · Aljabar & Fungsi
Bahasa Aljabar: Kotak Misteri dan Sulap Bilangan
Ancil bisa menebak hasil hitunganmu tanpa mengintip. Ilmu sihir? Bukan! Rahasianya adalah sebuah bahasa yang memakai huruf sebagai kotak misteri. Kuasai bahasa ini, dan kamu bisa membongkar trik sulap, menghitung 99² di luar kepala, serta menulis satu aturan yang berlaku untuk semua bilangan sekaligus.
Setelah bab ini, kamu bisa
memakai huruf sebagai variabel (kotak misteri) dan menghitung nilai sebuah ekspresi aljabar;
menerjemahkan cerita sehari-hari, seperti tarif ojek dan paket kuota, menjadi ekspresi aljabar;
menyederhanakan ekspresi dengan mengumpulkan suku sejenis;
melakukan ekspansi dengan sifat distributif dan model luas, serta memfaktorkan dengan faktor persekutuan;
membongkar trik sulap bilangan dan berhitung kilat dengan identitas \((a+b)^2\) dan \(a^2 - b^2\).
Ancil Membaca Pikiran? Komik · 4 panel
Jam istirahat, di bawah pohon ketapang
AncilPikirkan sebuah bilangan. Kalikan 2, tambah 10, bagi 2, lalu kurangi dengan bilangan awalmu. Simpan hasilnya di kepala!
DimasAku pilih 7… jadi 14… 24… 12… lalu 5.
AncilHasilnya 5, kan? Sim salabim!
DimasKOK TAHU?! Ancil bisa membaca pikiran!
TADAA!
AyuAku coba satu juta. Hasilnya tetap 5! Ini bukan membaca pikiran. Pasti ada rahasianya, Cil!
AncilWaduh… ketahuan.
Kak Lintang datang membawa kapur
Kak LintangGanti bilanganmu dengan kotak misteri x. Lihat papan: kotak x lenyap di langkah terakhir, jadi hasilnya pasti 5. Inilah bahasa aljabar!
Ancil yakin triknya selalu menghasilkan 5. Bagaimana jika Dimas memilih bilangan negatif, misalnya −3, atau pecahan ½?
Hasilnya ikut negatif, karena bilangan awalnya negatif.
Triknya gagal untuk pecahan, karena langkah "bagi 2" membuat hasilnya berkoma.
Tetap 5, untuk bilangan apa pun.
Trik itu hanya berhasil untuk bilangan 1 sampai 10.
Jawabannya: tetap 5. Coba −3: dikali 2 menjadi −6, ditambah 10 menjadi 4, dibagi 2 menjadi 2, lalu dikurangi −3 menjadi 2 + 3 = 5. Coba ½: menjadi 1, lalu 11, lalu 5½, dan akhirnya 5½ − ½ = 5. Tetapi mencoba seribu contoh pun belum membuktikan bahwa trik itu selalu berhasil. Kita butuh alat yang mewakili semua bilangan sekaligus. Alat itu bernama aljabar.
7.1Variabel: kotak misteri
Mari bongkar trik Ancil. Kita tidak tahu bilangan pilihan Dimas, jadi kita tulis saja sebagai kotak misteri. Matematikawan biasanya memakai huruf, misalnya \(x\). Sekarang ikuti setiap perintah Ancil, dengan angka dan dengan kotak misteri:
Perintah Ancil
Dimas memilih 7
Ayu memilih 1.000.000
Kotak misteri \(x\)
Pikirkan sebuah bilangan
7
1.000.000
\(x\)
Kalikan 2
14
2.000.000
\(2x\)
Tambah 10
24
2.000.010
\(2x + 10\)
Bagi 2
12
1.000.005
\(x + 5\)
Kurangi bilangan awal
5
5
\(\mathbf{5}\)
Lihat kolom terakhir. Kotak misterinya lenyap pada langkah terakhir, dan yang tersisa hanya 5. Artinya, hasilnya 5 apa pun isi kotaknya: 7, satu juta, −3, atau ½. Ancil tidak membaca pikiran. Ia membaca aljabar!
Masih ingat teka-teki Ancil di akhir Bab 6? Kuadrat bilangan sesudahnya dikurangi kuadrat bilangan sebelumnya, lalu dibagi 4, dan hasilnya selalu bilangan awalmu. Trik itu bekerja dengan rahasia yang sama. Kita akan membongkarnya di subbab 7.6, setelah kamu punya alat yang tepat.
Bayangkan \(x\) seperti kotak kado yang masih tertutup. Kita belum tahu isinya, tetapi kita tetap bisa berhitung dengannya. Dua kotak yang sama ditambah 10 permen kita tulis \(2x + 10\). Kalau kotaknya dibuka dan isinya 7, nilainya \(2 \times 7 + 10 = 24\).
DefinisiVariabel adalah huruf (atau lambang) yang mewakili sebuah bilangan yang belum diketahui atau yang nilainya boleh berubah-ubah. Gabungan bilangan, variabel, dan operasi hitung disebut ekspresi aljabar (atau bentuk aljabar), misalnya \(2x + 10\), \(3a - 5b\), atau \(x^2 + 1\). Mengganti variabel dengan sebuah bilangan disebut substitusi.
Jika \(x = 4\), berapakah nilai \(3x\)?
34, karena angka 3 ditulis di depan 4.
7, karena 3 ditambah 4.
12.
3,4.
Jawabannya: 12. Dalam aljabar, \(3x\) berarti \(3 \times x\); tanda kalinya hanya disembunyikan. Saat \(x\) diganti 4, tanda kali itu muncul lagi: \(3 \times 4 = 12\). Supaya tidak keliru, tulislah substitusi dengan kurung: \(3(4) = 12\).
Tata bahasa aljabar
\(2x\) berarti \(2 \times x\). Angka ditulis di depan: \(2x\), bukan \(x2\).
\(ab\) berarti \(a \times b\), dan \(ab = ba\).
\(1x\) cukup ditulis \(x\), dan \(-1x\) ditulis \(-x\).
\(x^2\) berarti \(x \times x\), sedangkan \(2x\) berarti \(x + x\). Keduanya berbeda!
\(\dfrac{x}{3}\) berarti \(x \div 3\).
Saat substitusi bilangan negatif, pakai kurung: untuk \(x = -3\), \(x^2 = (-3)^2 = 9\) dan \(5 - 2x = 5 - 2(-3) = 11\).
Hitung nilai \(5n - 2\) untuk \(n = 4\), lalu untuk \(n = -1\).
Nilainya 18 dan −7. Satu ekspresi bisa punya banyak nilai, tergantung isi kotak misterinya.
Tamu dari masa laluKata aljabar berasal dari judul buku karya Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi, ilmuwan di Baghdad, sekitar tahun 820 M: Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala. Kata al-jabr berarti "memulihkan" atau "menyatukan kembali". Uniknya, al-Khwarizmi menulis semua soalnya dengan kata-kata, tanpa satu huruf \(x\) pun! Lambang huruf baru dipakai secara luas ratusan tahun kemudian: François Viète (Prancis, akhir abad ke-16) memakai huruf untuk mewakili besaran, lalu René Descartes (1637) mempopulerkan \(x\), \(y\), \(z\) untuk besaran yang belum diketahui. Nama al-Khwarizmi sendiri berubah menjadi kata algoritma.
7.2Menyusun ekspresi dari cerita
Aljabar adalah sebuah bahasa. Seperti menerjemahkan bahasa Jawa ke bahasa Indonesia, kita bisa menerjemahkan cerita menjadi ekspresi. Kata "lebihnya" atau "ditambah" menjadi \(+\); "kurangnya" atau "selisih" menjadi \(-\); "kali", "lipat", atau "per" menjadi \(\times\); "dibagi" atau "setengah" menjadi \(\div\).
Bahasa sehari-hari
Bahasa aljabar
lima lebihnya dari sebuah bilangan \(n\)
\(n + 5\)
lima kurangnya dari \(n\)
\(n - 5\) (bukan \(5 - n\)!)
tiga kali sebuah bilangan, lalu dikurangi 2
\(3n - 2\)
setengah dari jumlah \(a\) dan \(b\)
\(\dfrac{a + b}{2}\)
kuadrat dari jumlah \(a\) dan \(b\)
\((a + b)^2\)
jumlah kuadrat \(a\) dan \(b\)
\(a^2 + b^2\)
harga \(p\) pensil @Rp2.000 dan \(q\) buku @Rp5.000
\(2.000p + 5.000q\)
Perhatikan urutannya. "Lima kurangnya dari \(n\)" berarti \(n\) dikurangi 5. Kalau Dimas punya \(n\) kelereng dan Ayu punya lima kurangnya dari Dimas, kelereng Ayu \(n - 5\).
Ambil contoh ongkos ojek daring. Ada biaya dasar yang dibayar sekali di awal, lalu tarif untuk setiap kilometer. Jaraknya berubah-ubah, jadi jarak adalah variabel. Biaya dasar tidak ikut berubah: itulah konstanta. Tarif per km menempel di depan variabel jarak: itulah koefisien.
Trik Kak LintangSaat menerjemahkan cerita, tanyakan tiga hal. Apa yang berubah-ubah? Itu variabelnya. Apa yang dibayar atau ditambahkan sekali saja? Itu konstantanya. Ada kata "per" atau "setiap"? Angka di dekatnya biasanya menjadi koefisien, yang menempel di depan variabel.
Ekspresi juga bisa lahir dari pola gambar. Pak Sastro membuat pagar bambu berpetak-petak. Satu petak butuh 4 batang, dua petak 7 batang, tiga petak 10 batang. Berapa batang untuk \(n\) petak? Ada banyak cara menghitungnya. Hebatnya, semua cara yang benar berujung pada ekspresi yang sama.
Pilih bentuk pagar dan cara menghitung, lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat bambu dihitung kelompok demi kelompok. Setiap cara menghasilkan ekspresi yang tampak berbeda. Setelah disederhanakan, apakah semuanya sama?
Ayu membeli \(p\) pensil seharga Rp3.000 per buah dan 2 buku tulis seharga Rp7.000 per buah. Ia membayar dengan selembar Rp50.000. Tuliskan ekspresi uang kembaliannya, lalu hitung kembaliannya jika ia membeli 4 pensil.
Harga pensil: \(3.000p\) (berubah sesuai banyak pensil). Harga buku: \(2 \times 7.000 = 14.000\) (tetap).
Aplikasi menghitung \(T = d + pk\): biaya dasar, tarif per km, dan jarak. Hanya \(k\) yang berubah di setiap perjalanan.
📶
Paket kuota
Paket Rp30.000 berisi 12 GB, lalu Rp4.000 per GB tambahan. Untuk \(g\) GB biayanya \(30.000 + 4.000(g - 12)\).
📊
Lembar kerja (spreadsheet)
Rumus seperti =B2*C2+5000 adalah ekspresi aljabar. Sel B2 dan C2 berperan sebagai variabel.
🍌
Resep kolak
Untuk \(n\) orang: pisang \(2n\) buah dan gula merah \(50n\) gram. Satu ekspresi melayani arisan kecil maupun hajatan besar.
🎮
Skor gim
Skor \(= 10k + 50b\) untuk \(k\) koin dan \(b\) bintang. Pembuat gim menulis aturannya sekali, dan aturan itu berlaku untuk jutaan pemain.
7.3Suku sejenis dan menyederhanakan
Di pasar, Bu Darmi menghitung belanjaan: 3 mangga, 2 salak, lalu 4 mangga lagi. Ia tidak menulis "9 buah campur", tetapi "7 mangga dan 2 salak". Mangga dijumlahkan dengan mangga, salak dengan salak. Aljabar bekerja persis seperti itu: \(3m + 2s + 4m = 7m + 2s\).
Definisi: suku, koefisien, konstantaBagian-bagian ekspresi yang dipisahkan tanda \(+\) atau \(-\) disebut suku. Bilangan di depan variabel disebut koefisien (tandanya ikut!), dan suku tanpa variabel disebut konstanta. Dua suku disebut suku sejenis jika variabel dan pangkatnya sama persis; hanya koefisiennya yang boleh berbeda.
Ekspresi \(3x^2 - 5x + 7\) punya tiga suku. Suku \(3x^2\) dan \(-5x\) tidak sejenis karena pangkat \(x\)-nya berbeda.
Aturan menyederhanakanSuku sejenis dijumlahkan atau dikurangkan dengan mengoperasikan koefisiennya, sedangkan variabelnya tetap:
Suku yang tidak sejenis dibiarkan berdampingan, seperti mangga dan salak.
Mengapa boleh begitu?
Karena sifat distributif (yang akan kita bahas di subbab 7.4): \(3x + 5x = (3 + 5)x = 8x\). Dalam bahasa kotak misteri: 3 kotak ditambah 5 kotak sama dengan 8 kotak, apa pun isi kotaknya. Sebaliknya, \(3x + 5y\) tidak bisa digabung karena kotak \(x\) dan kotak \(y\) boleh berisi bilangan yang berbeda.
Ingat pasar: mangga dengan mangga, salak dengan salak. Suku \(x\) dikumpulkan dengan suku \(x\), suku \(x^2\) dengan suku \(x^2\), dan angka biasa dengan angka biasa.
Awas jebakan\(x + x = 2x\), bukan \(x^2\); begitu pula \(2x + 3y\) tidak bisa ditulis \(5xy\). Menjumlahkan dua kotak yang sama menghasilkan "dua kotak" (\(2x\)), sedangkan \(x^2\) berarti kotak dikali kotak. Coba \(x = 3\): \(x + x = 6\), padahal \(x^2 = 9\).
Sederhanakan \(5a + 3b - 2a + 4b - b\).
Kelompokkan suku sejenis (bawa tandanya!): \((5a - 2a) + (3b + 4b - b)\).
\(5a + 3b - 2a + 4b - b = 3a + 6b\). Ingat, \(-b\) berarti \(-1b\).
Paket bulanan Rp30.000 berisi 12 GB. Setiap GB tambahan dikenai Rp4.000. Tuliskan biaya untuk pemakaian \(g\) GB (dengan \(g > 12\)) dalam bentuk paling sederhana, lalu hitung biayanya untuk 17 GB.
Biayanya \(4.000g - 18.000\) rupiah, dan untuk 17 GB Rp50.000. Cek dengan cerita: 5 GB tambahan × Rp4.000 = Rp20.000, ditambah Rp30.000 = Rp50.000 ✓.
7.4Ekspansi: sifat distributif dan model luas
Bagaimana menghitung \(7 \times 104\) di luar kepala? Pecah 104 menjadi \(100 + 4\): tujuh kali seratus ditambah tujuh kali empat, yaitu \(700 + 28 = 728\). Kamu baru saja memakai aturan terpenting dalam aljabar.
Sifat distributifUntuk semua bilangan \(a\), \(b\), dan \(c\),
Rumus ini bercerita: persegi panjang selebar \(a\) dan sepanjang \(b + c\) dapat dipotong menjadi dua persegi panjang, \(ab\) dan \(ac\). Mengubah bentuk berkurung menjadi jumlah suku-suku disebut ekspansi (menjabarkan).
Contohnya, \(3(2x + 5) = 6x + 15\) dan \(x(x - 4) = x^2 - 4x\). Pengali di luar kurung harus "mengetuk pintu" setiap suku di dalam kurung, tanpa ada yang terlewat.
Awas jebakanTanda minus di depan kurung ikut mengalikan setiap suku di dalamnya: \(-(x - 3) = -x + 3\), bukan \(-x - 3\). Begitu pula \(-2(5x - 7) = -10x + 14\), karena minus kali minus menjadi plus.
Martabak manis berbentuk persegi bersisi 30 cm. Pak Udin membuat versi jumbo: setiap sisinya ditambah 10 cm. Berapa pertambahan luasnya?
100 cm², karena 10² = 100.
400 cm².
700 cm².
1.600 cm².
Jawabannya: 700 cm². Luas baru \((30 + 10)^2 = 40^2 = 1.600\) cm², luas lama \(30^2 = 900\) cm², jadi luasnya bertambah 700 cm². Pojok kecil \(10 \times 10\) hanya 100 cm². Sisa 600 cm² berasal dari dua "pita" martabak berukuran \(30 \times 10\) di tepi kanan dan tepi bawah. Animasi berikut menunjukkannya.
Sebuah persegi bersisi \(a + b\) mempunyai luas \((a + b)^2\). Kita hitung luasnya per bagian.
Pecah setiap sisi menjadi \(a\) dan \(b\). Pojok kiri atas menjadi persegi bersisi \(a\), luasnya \(a^2\).
Di kanan atas dan kiri bawah ada dua persegi panjang berukuran \(a \times b\). Luas keduanya \(2ab\).
Pojok kanan bawah adalah persegi bersisi \(b\), luasnya \(b^2\).
Jebakan klasik: menulis \((a + b)^2 = a^2 + b^2\) sama saja dengan melupakan dua persegi panjang ini.
Pandang \((x + a)\) sebagai satu pengali, lalu distribusikan dua kali:
\[(x + a)(x + b) = (x + a)x + (x + a)b = x^2 + ax + bx + ab = x^2 + (a + b)x + ab.\]
Untuk \((a + b)^2 = (a + b)(a + b)\), distribusikan dengan cara yang sama: \(a^2 + ab + ba + b^2 = a^2 + 2ab + b^2\). Untuk \((a - b)^2\), ganti \(b\) dengan \(-b\): suku tengahnya menjadi \(-2ab\), sedangkan \((-b)^2 = b^2\) tetap positif.
Ubin biru adalah \(x^2\), batang oranye dan hijau adalah \(x\), dan kotak kuning bernilai 1. Atur \(a\) dan \(b\), lalu seret titik ungu (atau tekan ▶ Jalankan) untuk membuat \(x\) melar dan menyusut. Ukuran ubinnya berubah, tetapi banyaknya ubin tidak pernah berubah. Itulah sebabnya \((x + a)(x + b) = x^2 + (a + b)x + ab\) berlaku untuk setiap \(x\). Pilih mode Teka-teki faktor untuk tantangan kebalikannya!
Ekspansikan \((x + 4)(x + 3)\).
Gambar persegi panjang bersisi \(x + 4\) dan \(x + 3\), lalu bagi menjadi empat petak: \(x \cdot x\), \(x \cdot 3\), \(4 \cdot x\), dan \(4 \cdot 3\).
Luas keempat petak: \(x^2\), \(3x\), \(4x\), dan \(12\).
Jumlahkan dan kumpulkan suku sejenis: \(x^2 + 3x + 4x + 12 = x^2 + 7x + 12\).
Awas jebakan\((a + b)^2\) tidak sama dengan \(a^2 + b^2\). Coba \(a = 3\) dan \(b = 4\): \((3 + 4)^2 = 49\), padahal \(3^2 + 4^2 = 25\). Selisihnya \(24 = 2ab\), yaitu dua persegi panjang yang terlupakan.
Trik Kak LintangUji dengan angka. Setelah mengekspansi atau menyederhanakan, ganti \(x\) dengan angka kecil (misalnya 2) di soal dan di jawabanmu. Kalau hasilnya berbeda, pasti ada yang salah. Kalau sama, kemungkinan besar benar; uji sekali lagi dengan angka lain agar lebih yakin. Grafik Hidup berikut menunjukkan alasannya.
Geser Pasangan ke- untuk menguji delapan pasangan ekspresi. Kurva magenta adalah \(f\), kurva biru putus-putus adalah \(g\). Seret titik magenta untuk mengganti \(x\) uji. Pada pasangan 2, coba \(x = 2\): nilainya sama, padahal grafiknya berbeda! Tak perlu tahu cara menggambar kurvanya; cukup perhatikan apakah keduanya berimpit.
Lanjut · IB & olimpiadeNaik satu dimensi: \((a + b)^3\)Model luas punya saudara tiga dimensi. Kubus bersisi \(a + b\) dapat dipotong menjadi 8 balok: satu kubus \(a^3\), satu kubus \(b^3\), tiga balok \(a \times a \times b\), dan tiga balok \(a \times b \times b\). Jadi
\[(a + b)^3 = a^3 + 3a^2b + 3ab^2 + b^3.\]
Koefisien 1, 3, 3, 1 adalah baris ke-3 segitiga Pascal. Bentuk lain yang sering berguna di olimpiade: \((a + b)^3 = a^3 + b^3 + 3ab(a + b)\). Contohnya, jika \(a + b = 5\) dan \(ab = 6\), maka \(a^3 + b^3 = 125 - 90 = 35\) tanpa perlu mencari \(a\) dan \(b\).
7.5Faktorisasi: membungkus kembali
Ekspansi itu seperti membuka bungkusan: \(3(2x + 5)\) dibuka menjadi \(6x + 15\). Faktorisasi adalah kebalikannya, yaitu membungkus kembali sebuah jumlah menjadi perkalian. Caranya, cari sesuatu yang dimiliki semua suku, lalu keluarkan ke depan kurung.
Faktor persekutuanJika setiap suku memuat faktor \(k\) yang sama, faktor itu dapat dikeluarkan:
Faktor terbaik adalah faktor persekutuan terbesar: FPB dari koefisien-koefisiennya dikali variabel yang muncul di setiap suku, masing-masing dengan pangkat terkecilnya.
Cari FPB dari semua koefisien.
Cari variabel yang muncul di setiap suku, ambil pangkat terkecilnya.
Bagi setiap suku dengan faktor persekutuan itu, lalu tulis hasilnya di dalam kurung.
Cek dengan mengekspansi kembali. Hasilnya harus sama dengan soal semula.
Contoh gampang: \(10x + 15\). Angka 10 dan 15 sama-sama habis dibagi 5. Keluarkan 5 ke depan: \(5(2x + 3)\). Cek: \(5 \times 2x = 10x\) dan \(5 \times 3 = 15\) ✓.
Faktorkan \(6x^2 + 9x\) sepenuhnya.
FPB dari 6 dan 9 adalah 3.
Variabel \(x\) ada di kedua suku; pangkat terkecilnya 1. Jadi faktor persekutuan terbesarnya \(3x\).
Bagi setiap suku dengan \(3x\): \(6x^2 \div 3x = 2x\) dan \(9x \div 3x = 3\). Hasilnya \(3x(2x + 3)\).
Cek: \(3x \cdot 2x + 3x \cdot 3 = 6x^2 + 9x\) ✓.
\(6x^2 + 9x = 3x(2x + 3)\). Bentuk \(3(2x^2 + 3x)\) juga benar, tetapi belum "sepenuhnya" karena masih ada \(x\) yang bisa dikeluarkan.
Awas jebakanSaat sebuah suku habis dikeluarkan, di dalam kurung tersisa angka 1, bukan nol: \(4x + 4 = 4(x + 1)\), bukan \(4x\) atau \(4(x + 0)\). Cek dengan ekspansi: \(4(x + 1) = 4x + 4\) ✓.
Hitung \(47 \times 36 + 47 \times 64\) tanpa kalkulator.
Kedua suku memuat faktor 47. Keluarkan: \(47 \times (36 + 64)\).
Hasilnya 4.700. Faktorisasi mengubah dua perkalian sulit menjadi satu perkalian mudah.
Matematika NusantaraDi puncak Candi Borobudur ada tiga teras melingkar yang mengelilingi stupa induk. Teras-teras itu memuat 32, 24, dan 16 stupa berlubang. Perhatikan: semuanya kelipatan 8! Dengan faktorisasi, \(32 + 24 + 16 = 8 \cdot 4 + 8 \cdot 3 + 8 \cdot 2 = 8(4 + 3 + 2) = 8 \times 9 = 72\) stupa. Pola berkelipatan seperti ini memudahkan para pembangun menata stupa secara simetris di sekeliling lingkaran.
Kembalilah ke Lab Ubin di atas dan pilih Teka-teki faktor. Kamu diberi ekspresi seperti \(x^2 + 5x + 6\) dan harus menyusunnya menjadi persegi panjang \((x + a)(x + b)\). Itu faktorisasi dengan tangan! Di Bab 11 kamu akan memfaktorkan bentuk seperti ini secara sistematis.
7.6Trik sulap bilangan dibongkar aljabar
Setiap trik "pikirkan sebuah bilangan" bekerja dengan cara yang sama: perintah-perintahnya disusun agar kotak misteri \(x\) lenyap (hasilnya selalu sama) atau mudah dibongkar (hasilnya bisa diubah kembali menjadi bilanganmu). Lab berikut menggambarkan \(x\) sebagai kantong misteri dan konstanta sebagai permen.
Pilih trik dan bilanganmu, lalu tekan ▶ Jalankan. Perhatikan kantong-kantongnya: berapa yang tersisa di akhir? Pada trik "Tebak bilanganmu", mengapa Ancil cukup membuang angka 0 di belakang hasilmu?
Kita juga bisa melihat trik yang sama sebagai grafik. Untuk setiap bilangan awal, gambar titik (bilangan awal; nilai sekarang). Semua titik itu membentuk garis. Saat trik berjalan, garisnya berputar, naik, lalu rebah mendatar, tanda bahwa hasilnya tidak lagi bergantung pada bilangan awal.
Tekan ▶ Jalankan atau geser Langkah sulap. Garis oranye memuat semua bilangan awal sekaligus. Seret titik magenta untuk memilih bilanganmu. Saat garisnya rebah mendatar, berapa pun bilanganmu, nilainya 5. (Garis seperti ini akan kamu pelajari lebih dalam di Bab 9.)
Pilih bilangan tiga angka yang angka pertama dan terakhirnya berselisih minimal 2, misalnya 741. Balik urutan angkanya (147), lalu kurangkan yang besar dengan yang kecil: \(741 - 147 = 594\). Balik lagi hasilnya (495) dan jumlahkan: \(594 + 495 = 1.089\). Buktikan bahwa hasilnya selalu 1.089.
Tulis bilangannya sebagai \(100a + 10b + c\) dengan \(a > c\). Bilangan yang dibalik adalah \(100c + 10b + a\).
Selisihnya \(99a - 99c = 99(a - c)\). Jadi hasil pengurangan selalu kelipatan 99: 198, 297, 396, …, 891.
Misalkan \(k = a - c\). Bilangan \(99k = 100(k - 1) + 10 \cdot 9 + (10 - k)\), jadi angka-angkanya \(k - 1\), 9, dan \(10 - k\).
Hasilnya selalu 1.089, apa pun bilangan awalmu. Kuncinya menuliskan nilai tempat dengan aljabar: \(100a + 10b + c\).
Identitas cerdik untuk berhitung kilat
Ada satu identitas lagi yang membuat orang mengira kamu kalkulator berjalan. Potong persegi kecil dari pojok persegi besar, lalu susun ulang sisanya:
Mulai dari persegi bersisi \(a\). Luasnya \(a^2\).
Potong persegi kecil bersisi \(b\) dari pojok kanan bawah. Luas yang tersisa \(a^2 - b^2\).
Sisanya berbentuk huruf L. Potong menjadi dua persegi panjang: yang atas berukuran \(a \times (a - b)\), yang bawah berukuran \((a - b) \times b\).
Putar persegi panjang hijau 90° dan tempelkan di sebelah kanan. Memutar dan menggeser tidak mengubah luas.
Hasilnya persegi panjang dengan panjang \(a + b\) dan lebar \(a - b\). Jadi \(a^2 - b^2 = (a + b)(a - b)\).
Selisih dua kuadratUntuk semua bilangan \(a\) dan \(b\),
\[a^2 - b^2 = (a + b)(a - b)\]
Dua bilangan yang sama jauhnya dari \(m\) mempunyai hasil kali \((m + d)(m - d) = m^2 - d^2\). Contoh: \(99 \times 101 = 100^2 - 1^2 = 9.999\), dan \(99^2 = (99^2 - 1^2) + 1 = 98 \times 100 + 1 = 9.801\).
Bukti dengan ekspansi
\((a + b)(a - b) = a^2 - ab + ba - b^2 = a^2 - b^2\). Suku \(-ab\) dan \(+ba\) saling menghapus, sehingga hanya dua kuadrat yang tersisa.
Pikirkan sebuah bilangan bulat \(n\). Kuadratkan bilangan sesudahnya, kurangi dengan kuadrat bilangan sebelumnya, lalu bagi 4. Benarkah hasilnya selalu \(n\), bahkan untuk bilangan negatif?
Bilangan sesudahnya \(n + 1\) dan bilangan sebelumnya \(n - 1\). Kita perlu menghitung \((n + 1)^2 - (n - 1)^2\).
Hasilnya selalu \(n\), untuk bilangan bulat apa pun (bahkan untuk pecahan). Kali ini kotak misterinya tidak lenyap, tetapi terbungkus rapi menjadi \(4n\). Ancil tinggal membaginya dengan 4.
Trik Kak LintangKuadrat bilangan berakhiran 5. Bilangan seperti 35 dapat ditulis \(10a + 5\) dengan \(a = 3\). Ekspansikan: \((10a + 5)^2 = 100a^2 + 100a + 25 = 100 \cdot a(a + 1) + 25\). Jadi kalikan angka puluhannya dengan bilangan sesudahnya, lalu tempelkan 25 di belakangnya: \(35^2\): \(3 \times 4 = 12\), hasilnya 1.225. Coba \(65^2\): \(6 \times 7 = 42\), hasilnya 4.225!
Lanjut · IB & olimpiadeIdentitas Sophie GermainMatematikawan Prancis Sophie Germain (1776–1831) memakai trik "tambah lalu kurangi" yang cerdik:
\[a^4 + 4b^4 = (a^2 + 2b^2)^2 - (2ab)^2 = (a^2 + 2ab + 2b^2)(a^2 - 2ab + 2b^2).\]
Langkah pertama menambahkan \(4a^2b^2\) agar terbentuk kuadrat sempurna, lalu menguranginya lagi sebagai \((2ab)^2\). Setelah itu, selisih dua kuadrat menyelesaikan sisanya. Akibatnya, \(n^4 + 4\) dengan \(n > 1\) tidak pernah prima, karena \(n^4 + 4 = (n^2 + 2n + 2)(n^2 - 2n + 2)\) dan faktor keduanya \((n - 1)^2 + 1 > 1\). Contoh: \(3^4 + 4 = 85 = 17 \times 5\).
"Huruf x selalu menyembunyikan satu bilangan rahasia."
Dalam persamaan, ya. Tetapi pada identitas seperti \(2(x + 3) = 2x + 6\), \(x\) boleh diisi bilangan apa saja dan kedua ruas tetap sama. Karena nilainya boleh berubah-ubah, huruf ini disebut variabel.
"\((a + b)^2 = a^2 + b^2\), kan tinggal kuadratkan masing-masing."
Coba \(a = 3\), \(b = 4\): \(7^2 = 49\), sedangkan \(9 + 16 = 25\). Selisih 24 itu adalah \(2ab\), yaitu dua persegi panjang yang terlupakan di model luas.
"Aljabar cuma permainan huruf, tidak berguna dalam hidup sehari-hari."
Tarif ojek di aplikasi, rumus di lembar kerja, dan skor gim semuanya ditulis dalam bahasa aljabar. Aljabar adalah cara menulis satu aturan yang berlaku untuk jutaan bilangan sekaligus.
Bentuk sederhana dari \(4x + 3 - x + 5\) adalah…
\(11x\)
\(5x + 8\)
\(3x + 8\)
\(3x + 2\)
\(4x - x = 3x\) dan \(3 + 5 = 8\). Suku \(x\) dan konstanta tidak sejenis, jadi tidak bisa digabung menjadi \(11x\).
Hasil ekspansi \(x(x + 6)\) adalah…
\(x^2 + 6x\)
\(x^2 + 6\)
\(2x + 6\)
\(7x\)
Kalikan \(x\) dengan setiap suku di dalam kurung: \(x \cdot x + x \cdot 6 = x^2 + 6x\).
Faktor persekutuan terbesar dari \(6x^2\) dan \(9x\) adalah…
\(3\)
\(x\)
\(18x^2\)
\(3x\)
FPB koefisien 6 dan 9 adalah 3, dan kedua suku memuat \(x\) (pangkat terkecil 1). Jadi \(6x^2 + 9x = 3x(2x + 3)\).
08
Bab 8 · Aljabar & Fungsi
Persamaan & Pertidaksamaan: Seni Menjaga Timbangan
Bagaimana Bu Darmi tahu berat sekantong gula tanpa membukanya? Mengapa tanda "<" tiba-tiba berbalik arah ketika dikali bilangan negatif? Semua rahasianya tersimpan di sebuah timbangan pasar.
Setelah bab ini, kamu bisa
memandang persamaan sebagai timbangan seimbang dan menyelesaikan persamaan linear satu variabel dengan operasi yang sama pada kedua ruas;
menyelesaikan persamaan yang memuat kurung dan pecahan, serta mengenali persamaan yang tidak punya penyelesaian atau punya tak hingga banyak penyelesaian;
mengubah soal cerita (parkir, kuota internet, nilai KKM, umur, digit) menjadi model persamaan atau pertidaksamaan;
menyelesaikan pertidaksamaan linear, menggambarnya di garis bilangan, dan menjelaskan mengapa tandanya dibalik saat dikali bilangan negatif;
menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak sederhana sebagai soal jarak.
Teka-teki Timbangan Bu Darmi Komik · 4 panel
Minggu pagi di lapak gula Bu Darmi
DimasKak, ini teka-teki Bu Darmi! Kiri: 3 kantong gula + 2 kg. Kanan: 1 kantong yang sama + 8 kg. Seimbang!
DimasGampang! 8 − 2 = 6, dibagi 3 kantong. Jadi tiap kantong 2 kg!
AyuCek dulu: kiri 3 × 2 + 2 = 8, kanan 2 + 8 = 10. Tidak seimbang! Kantong di piring kanan kamu lupakan.
KLIK!
Kak LintangAmbil 1 kantong dan 2 kg dari kedua piring. Tersisa 2 kantong = 6 kg. Jadi satu kantong 3 kg!
Ancil muncul dari balik karung gula…
AncilCek: kiri 3 × 3 + 2 = 11, kanan 3 + 8 = 11. Pas! Aturan emasnya: apa pun yang kamu lakukan pada satu piring, lakukan juga pada piring lainnya.
DimasJadi persamaan itu timbangan yang harus selalu seimbang!
Timbangan Bu Darmi seimbang: 3 kantong gula + 2 kg di kiri, 1 kantong + 8 kg di kanan. Tindakan manakah yang membuat timbangan itu tetap seimbang?
Mengambil 1 kantong dari piring kiri dan 2 kg dari piring kanan.
Mengambil 2 kg dari piring kiri, lalu menaruhnya di piring kanan.
Menggandakan isi kedua piring: semua benda di kiri dan di kanan dibuat dua kali lipat.
Menambah 1 kantong gula di piring kiri saja.
Jawabannya: menggandakan isi kedua piring. Kedua piring sama-sama dikali 2: kiri menjadi 6 kantong + 4 kg (22 kg), kanan 2 kantong + 16 kg (juga 22 kg). Pilihan pertama mengambil benda yang berbeda (3 kg dari kiri, hanya 2 kg dari kanan), jadi timbangan miring. Rahasianya: perlakuan pada kedua piring harus sama persis, entah menambah, mengurangi, mengali, atau membagi.
8.1Persamaan adalah timbangan yang seimbang
Di Bab 7 kamu belajar menulis ekspresi seperti \(3x + 2\). Begitu ekspresi itu diberi tanda sama dengan, misalnya \(3x + 2 = 11\), ia berubah menjadi sebuah persamaan: kalimat yang menyatakan bahwa dua ruas bernilai sama, persis seperti dua piring timbangan yang seimbang.
DefinisiPersamaan adalah kalimat matematika yang memuat tanda "=". Bagian di kiri tanda disebut ruas kiri, bagian di kanannya ruas kanan. Persamaan linear satu variabel (PLSV) memuat satu variabel berpangkat satu dan dapat ditulis dalam bentuk
Nilai variabel yang membuat kedua ruas sama besar disebut penyelesaian (atau akar) persamaan itu.
Bayangkan kantong gula yang beratnya belum kamu ketahui. Huruf \(x\) adalah nama untuk berat itu. Menyelesaikan persamaan artinya menemukan isi kantong tanpa merobeknya, cukup dengan menambah atau mengambil benda di timbangan.
Bagaimana cara menemukan penyelesaian tanpa menebak-nebak? Timbangan memberi kita aturan yang sangat sederhana.
Aturan emas timbangan (sifat kesetaraan)Penyelesaian sebuah persamaan tidak berubah jika kedua ruasnya
ditambah bilangan yang sama, atau dikurangi bilangan yang sama;
dikali bilangan yang sama yang bukan nol, atau dibagi bilangan yang sama yang bukan nol.
Dua persamaan yang penyelesaiannya sama disebut persamaan setara (ekuivalen), ditulis dengan tanda \(\Leftrightarrow\). Contoh: \(3x + 2 = 11 \;\Leftrightarrow\; 3x = 9 \;\Leftrightarrow\; x = 3\).
Mengapa dikali nol dilarang?
Persamaan \(x + 1 = 5\) hanya dipenuhi oleh \(x = 4\). Jika kedua ruasnya dikali 0, kamu mendapat \(0 = 0\), yang benar untuk setiap \(x\). Tiba-tiba \(x = 100\) pun "lolos", padahal \(100 + 1 \ne 5\). Informasi tentang \(x\) lenyap, sehingga persamaan barunya tidak setara lagi. Membagi dengan 0 bahkan tidak terdefinisi sama sekali. Itulah sebabnya aturan emas selalu berbunyi "bukan nol".
Soal pembukanya adalah teka-teki Bu Darmi, \(3x + 2 = x + 8\). Setiap kantong ungu berisi \(x\) kotak, dan isinya rahasia. Ketuk sebuah benda untuk mengambilnya dari satu piring saja, lalu lihat timbangannya miring (dan tanda "=" berubah menjadi "<" atau ">"). Pakai tombol dari kedua piring dan ➗ Bagi sampai tersisa satu kantong di satu piring. Berapa isi kantongnya? Tekan 🎲 untuk soal baru.
Tamu dari masa laluKata aljabar berasal dari judul kitab karya Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi (±780–850 M) dari Baghdad, al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala. Al-jabr berarti "memulihkan": suku yang dikurangkan dipindahkan ke ruas lain dengan menambahkannya pada kedua ruas. Al-muqabala berarti "menyeimbangkan": suku yang sama dihapus dari kedua ruas, persis seperti mengambil kantong yang sama dari kedua piring timbangan. Tanda "=" baru muncul berabad-abad kemudian. Robert Recorde dari Wales memperkenalkannya pada tahun 1557 dengan alasan yang manis: tidak ada dua benda yang lebih sama daripada dua garis sejajar yang sama panjang.
8.2Menyelesaikan persamaan: membuka bungkus kado
Perhatikan persamaan \(3x + 5 = 20\). Bayangkan \(x\) adalah hadiah yang dibungkus dua lapis: mula-mula dikali 3, lalu ditambah 5. Untuk mengambil hadiahnya, kita membuka bungkus dari lapisan terluar dengan operasi invers (kebalikan): kebalikan "tambah 5" adalah "kurangi 5", dan kebalikan "kali 3" adalah "bagi 3".
Untuk menyelesaikan \(3x + 5 = 20\): kurangi 5 dulu (\(3x = 15\)), baru bagi 3 (\(x = 5\)). Yang terakhir dibungkus, pertama dibuka.
Trik Kak LintangPagi hari kamu memakai kaus kaki dulu, baru sepatu. Pulang sekolah, urutannya dibalik: lepas sepatu dulu, baru kaus kaki. Menyelesaikan persamaan juga begitu. Operasi yang terakhir dikenakan pada \(x\) harus dibuka pertama. Setelah selesai, selalu cek dengan memasukkan jawabanmu ke persamaan awal. Dua detik mengecek bisa menyelamatkan nilai ulanganmu!
Kalau langkah ini dilakukan pada bentuk umum \(ax + b = c\), hasilnya adalah sebuah rumus. Geser slidernya dan lihat setiap langkah ikut berubah.
Ayu membeli 3 buku tulis yang harganya sama dan sebuah pulpen seharga Rp4.000. Ia membayar Rp19.000. Berapa harga satu buku tulis?
Misalkan harga satu buku \(b\) rupiah. Modelnya: \(3b + 4{.}000 = 19{.}000\).
Kurangi kedua ruas dengan 4.000: \(3b = 15{.}000\).
Bagi kedua ruas dengan 3: \(b = 5{.}000\). Cek: \(3 \times 5{.}000 + 4{.}000 = 19{.}000\) ✓.
Harga satu buku tulis Rp5.000.
Variabel di kedua ruas
Bagaimana kalau kantong misteri ada di kedua piring, seperti \(3x + 4 = x + 10\)? Strateginya tetap sama: ambil benda yang sama dari kedua piring sampai semua kantong berkumpul di satu sisi dan semua kotak di sisi lain. Ikuti animasinya.
Persamaan \(3x + 4 = x + 10\) sebagai timbangan: kiri 3 kantong misteri dan 4 kotak, kanan 1 kantong dan 10 kotak. Timbangannya seimbang.
Ambil 1 kantong dari kedua piring. Timbangan tetap seimbang: \(2x + 4 = 10\).
Ambil 4 kotak dari kedua piring. Sekarang semua kantong di kiri dan semua kotak di kanan: \(2x = 6\).
Bagi isi tiap piring menjadi 2 bagian yang sama. Satu bagian kiri (1 kantong) seimbang dengan satu bagian kanan (3 kotak): \(x = 3\).
Cek ke persamaan awal: ruas kiri \(3 \cdot 3 + 4 = 13\), ruas kanan \(3 + 10 = 13\). Sama! Setiap kantong berisi 3 kotak.
Saat variabel ada di kedua ruas, kumpulkan suku \(x\) di ruas yang koefisiennya lebih besar. Dengan begitu koefisien \(x\) tetap positif dan kamu terhindar dari kesalahan tanda.
Celengan Dimas berisi Rp5.000 dan setiap hari ia menabung Rp3.000. Celengan Ayu sudah berisi Rp21.000 dan setiap hari ia menabung Rp1.000. Setelah berapa hari isi celengan mereka sama?
Misalkan banyak hari \(h\). Celengan Dimas: \(5{.}000 + 3{.}000h\). Celengan Ayu: \(21{.}000 + 1{.}000h\).
Setelah 8 hari, isi celengan keduanya sama, yaitu Rp29.000. Sesudah itu celengan Dimas lebih banyak.
Awas jebakanUrutan membuka bungkus itu penting: pada \(3x + 2 = 11\), kurangi 2 dulu, baru bagi 3. Kalau kamu membagi 11 dengan 3 lalu mengurangi 2, hasilnya \(\approx 1{,}67\), dan itu salah. Jika ingin membagi dulu, semua suku harus ikut dibagi: \(x + \tfrac23 = \tfrac{11}{3}\), sehingga \(x = 3\). Hasilnya sama, tetapi jalannya lebih repot.
"Pindah ruas" itu jalan pintas, bukan sihirKamu mungkin pernah mendengar "pindah ruas, ganti tanda". Sebenarnya itu singkatan dari aturan emas. Menulis \(3x + 2 = 11 \Rightarrow 3x = 11 - 2\) sama dengan mengurangi kedua ruas dengan 2. Namun, faktor pengali tidak "ganti tanda": \(3x = 9\) menjadi \(x = 9 : 3\), bukan \(x = 9 - 3\) dan bukan \(x = -9 : 3\). Kalau ragu, kembalilah ke timbangan.
8.3Persamaan dengan kurung dan pecahan
Persamaan di dunia nyata jarang serapi \(ax + b = c\). Ada kurung, ada pecahan, ada desimal. Kabar baiknya: semuanya bisa "dirapikan" dulu menjadi bentuk \(ax + b = c\), lalu diselesaikan seperti biasa.
Kurung dibuka dengan sifat distributif yang kamu pelajari di Bab 7. Misalnya \(4(x - 3) - 2(x + 1) = 10\) menjadi \(4x - 12 - 2x - 2 = 10\), yaitu \(2x - 14 = 10\), sehingga \(2x = 24\) dan \(x = 12\). Perhatikan tanda minus di depan kurung kedua: \(-2(x + 1) = -2x - 2\).
Pecahan paling mudah diusir dengan mengalikan kedua ruas dengan KPK penyebut. Bentuk desimal pun begitu: \(0{,}2x + 1{,}5 = 0{,}5x - 0{,}3\) dikali 10 menjadi \(2x + 15 = 5x - 3\), sehingga \(18 = 3x\) dan \(x = 6\).
Pecahan itu seperti potongan kue yang tidak sama besar. Kalau semua suku dikali KPK penyebutnya, semua potongan berubah menjadi kue utuh, dan persamaannya jadi jauh lebih ramah.
\(x = 14\). Kunci sukses: kalikan semua suku dengan KPK, dan beri kurung pada pembilang yang berupa penjumlahan.
Awas jebakanSaat mengalikan dengan KPK, kalikan semua suku di kedua ruas, termasuk suku yang tidak berpenyebut. Pada \(\tfrac{x}{2} + 3 = 7\), mengalikan dengan 2 menghasilkan \(x + 6 = 14\), bukan \(x + 3 = 14\). Begitu pula pembilang \(x - 2\) harus dikurung: \(-3(x - 2)\), bukan \(-3x - 2\).
Ada kejutan kecil. Tidak semua persamaan linear punya tepat satu penyelesaian. Setelah dirapikan, sebuah persamaan bisa berakhir dengan tiga "nasib" berbeda:
Bentuk akhir
Contoh
Banyak penyelesaian
\(x = \) suatu bilangan
\(2x + 1 = 7 \Rightarrow x = 3\)
tepat satu
\(0 = \) bilangan bukan nol
\(x + 3 = x + 5 \Rightarrow 0 = 2\)
tidak ada (mustahil)
\(0 = 0\)
\(2(x + 3) = 2x + 6 \Rightarrow 0 = 0\)
tak hingga: semua bilangan memenuhi
Lanjut · IB & olimpiadePersamaan berparameterBagaimana nasib \(ax = b\) jika \(a\) dan \(b\) belum diketahui? Jika \(a \ne 0\), ada tepat satu penyelesaian \(x = \tfrac{b}{a}\). Jika \(a = 0\) dan \(b = 0\), persamaannya \(0 = 0\): semua \(x\) memenuhi. Jika \(a = 0\) dan \(b \ne 0\), persamaannya \(0 = b\): mustahil. Contoh gaya olimpiade: \((m - 2)x = m^2 - 4\). Untuk \(m \ne 2\), bagi dengan \(m - 2\):
\[x = \frac{(m-2)(m+2)}{m-2} = m + 2.\]
Untuk \(m = 2\), persamaannya menjadi \(0 = 0\), sehingga setiap bilangan adalah penyelesaian. Sebaliknya, \((m - 2)x = m + 1\) dengan \(m = 2\) menjadi \(0 = 3\): tidak ada penyelesaian. Selalu periksa kapan pembagimu bernilai nol!
"Pindah ruas artinya tandanya selalu dibalik."
Itu hanya berlaku untuk suku yang ditambahkan atau dikurangkan. Faktor pengali berpindah menjadi pembagi: \(3x = 12\) menjadi \(x = 12 : 3 = 4\), bukan \(12 - 3\) dan bukan \(12 : (-3)\).
"Setiap persamaan pasti punya tepat satu jawaban."
\(x + 3 = x + 5\) tidak punya penyelesaian, sedangkan \(2(x + 3) = 2x + 6\) dipenuhi semua bilangan. Persamaan linear bisa punya satu, nol, atau tak hingga banyak penyelesaian.
"Kalau jawabanku pecahan, pasti salah hitung."
Banyak persamaan berpenyelesaian pecahan, misalnya \(3x = 2\) dengan \(x = \tfrac23\). Pembuat soal memang suka angka bulat, tetapi matematika tidak harus bulat. Periksa dengan substitusi, bukan dengan perasaan!
8.4Dari soal cerita ke model matematika
Soal cerita sering terasa menakutkan, padahal isinya hanya persamaan yang sedang menyamar. Tugasmu adalah membuka penyamarannya. Kak Lintang punya resep empat langkah.
Resep 4 langkah
Pahami. Apa yang ditanyakan? Apa saja yang diketahui? Coret informasi yang tidak dipakai.
Misalkan. Beri nama pada yang ditanyakan, misalnya "misalkan banyak hari \(d\)". Tulis satuannya.
Susun. Terjemahkan kalimat menjadi persamaan atau pertidaksamaan: "sama dengan, menjadi, hasilnya" berarti \(=\); "paling sedikit" berarti \(\ge\); "paling banyak" berarti \(\le\).
Selesaikan dan cek. Hitung, lalu periksa apakah jawabannya masuk akal di dunia nyata (umur tidak negatif, banyak orang harus bulat).
Coba bacakan soalnya keras-keras, lalu ganti kata "berapa" dengan huruf \(x\). Sering kali kalimat itu langsung berubah menjadi persamaan.
Paket internet Ayu berisi 30 GB untuk sebulan. Setiap hari ia memakai rata-rata 1,5 GB. Setelah berapa hari kuotanya tersisa 7,5 GB?
Misalkan banyak hari \(d\). Kuota yang terpakai \(1{,}5d\) GB, jadi sisanya \(30 - 1{,}5d\).
Setelah 15 hari, kuota Ayu tersisa 7,5 GB. Kalau polanya tetap, kuotanya habis setelah 20 hari, sebelum bulan berakhir!
Umur Kak Lintang sekarang dua kali umur Dimas. Enam tahun yang lalu, umur Kak Lintang tiga kali umur Dimas. Berapa umur Dimas sekarang?
Misalkan umur Dimas sekarang \(d\) tahun. Umur Kak Lintang \(2d\).
Enam tahun lalu: Dimas \(d - 6\), Kak Lintang \(2d - 6\). Jadi \(2d - 6 = 3(d - 6)\).
\(2d - 6 = 3d - 18\), sehingga \(12 = d\).
Cek: sekarang 12 dan 24. Enam tahun lalu 6 dan 18, dan memang \(18 = 3 \times 6\) ✓.
Dimas berumur 12 tahun dan Kak Lintang 24 tahun. Trik soal umur: semua orang bertambah tua dengan laju yang sama!
Diophantus dari Aleksandria (±abad ke-3 M) sering dijuluki "bapak aljabar". Konon di makamnya tertulis teka-teki ini: masa kecilnya \(\tfrac16\) hidupnya; setelah \(\tfrac1{12}\) hidupnya lagi, janggutnya tumbuh; setelah \(\tfrac17\) hidupnya lagi, ia menikah; 5 tahun kemudian anaknya lahir; sang anak hanya hidup setengah umur ayahnya; 4 tahun setelah anaknya wafat, Diophantus pun wafat. Berapa umur Diophantus?
Misalkan umurnya \(x\) tahun. Jumlah semua bagian hidupnya sama dengan \(x\): \(\tfrac{x}{6} + \tfrac{x}{12} + \tfrac{x}{7} + 5 + \tfrac{x}{2} + 4 = x\).
KPK dari 6, 12, 7, dan 2 adalah 84. Kalikan semua suku: \(14x + 7x + 12x + 420 + 42x + 336 = 84x\).
\(75x + 756 = 84x\), sehingga \(9x = 756\) dan \(x = 84\).
Cek: \(14 + 7 + 12 + 5 + 42 + 4 = 84\) ✓.
Diophantus wafat pada umur 84 tahun (setidaknya menurut teka-tekinya). Persamaan linear sudah dipakai untuk bermain teka-teki sejak lebih dari seribu tahun lalu!
Lanjut · IB & olimpiadeRahasia soal digitBilangan dua angka dengan angka puluhan \(a\) dan angka satuan \(b\) bernilai \(10a + b\), bukan \(a \times b\). Inilah kunci soal digit olimpiade. Contohnya, selisih sebuah bilangan dua angka dengan kebalikannya selalu kelipatan 9:
\[(10a + b) - (10b + a) = 9(a - b).\]
Coba: \(72 - 27 = 45 = 9 \times 5\). Teka-teki: sebuah bilangan dua angka sama dengan 4 kali jumlah angka-angkanya, dan angka satuannya 2 lebih besar daripada angka puluhannya. Dari \(10a + b = 4(a + b)\) diperoleh \(6a = 3b\), jadi \(b = 2a\). Bersama \(b = a + 2\), didapat \(a = 2\) dan \(b = 4\). Bilangannya 24, dan memang \(4 \times (2 + 4) = 24\).
Matematika NusantaraDi pasar tradisional, banyak pedagang cabai, bawang, dan gula masih memakai neraca dua lengan dengan anak timbangan dari kuningan atau besi: 1 kg, ½ kg, 2 ons, 1 ons. Setiap kali menimbang, mereka sebenarnya menyelesaikan persamaan: berat barang di satu piring = jumlah anak timbangan di piring lain. Di posyandu, bayi ditimbang dengan dacin, timbangan batang dengan pemberat yang digeser. Garis-garis skala pada batang dacin berjarak sama rata, karena berat yang terbaca bertambah sama besar untuk setiap geseran yang sama panjang. Itu hubungan linear yang akan kamu jumpai lagi di Bab 9.
🅿️
Tarif parkir
Rp3.000 untuk jam pertama dan Rp2.000 per jam berikutnya: sebuah pertidaksamaan menentukan berapa jam uang sakumu cukup.
📶
Kuota internet
Sisa kuota = kuota awal − pemakaian per hari × banyak hari. Kapan kuotamu habis? Selesaikan persamaannya.
📝
Nilai KKM
Berapa nilai minimal ulangan berikutnya agar rata-ratamu tuntas? Jawabannya pertidaksamaan linear.
🌡️
Suhu dari BMKG
Mengubah °C ke °F memakai \(F = 1{,}8C + 32\). Mengubah balik berarti menyelesaikan persamaan linear.
🛵
Ojek online
Tarif = biaya dasar + tarif per km. Dengan uang Rp30.000, sejauh apa kamu bisa pergi?
8.5Pertidaksamaan dan garis bilangan
Jika KKM ulangan 75, nilai berapa yang tuntas? Bukan hanya 75. Nilai 76, 80, 92,5, bahkan 100 semuanya tuntas. Kalimat "nilai paling sedikit 75" adalah sebuah pertidaksamaan: \(n \ge 75\). Berbeda dengan persamaan, penyelesaian pertidaksamaan biasanya berupa daerah yang berisi tak hingga banyak bilangan. Daerah itu paling jelas digambar di garis bilangan.
Pertidaksamaan
Kata-kata dalam soal
Garis bilangan
Notasi interval
\(x < 3\)
kurang dari 3
\((-\infty, 3)\)
\(x \le 3\)
paling banyak 3, maksimal 3, tidak lebih dari 3
\((-\infty, 3]\)
\(x > 3\)
lebih dari 3
\((3, \infty)\)
\(x \ge 3\)
paling sedikit 3, minimal 3, tidak kurang dari 3
\([3, \infty)\)
\(-1 < x \le 3\)
lebih dari \(-1\) tetapi paling banyak 3
\((-1, 3]\)
Bulatan kosong berarti bilangan batas tidak ikut (tanda \(<\) atau \(>\)); bulatan penuh berarti ikut (tanda \(\le\) atau \(\ge\)).
Trik Kak LintangBayangkan tanda \(<\) dan \(>\) sebagai mulut buaya yang lapar. Mulutnya selalu terbuka ke arah bilangan yang lebih besar, karena buaya ingin makan sebanyak-banyaknya: \(3 < 8\), \(10 > -2\). Ujung lancipnya menunjuk bilangan yang lebih kecil.
Menyelesaikan pertidaksamaan hampir sama dengan menyelesaikan persamaan: tambah, kurang, kali, atau bagi kedua ruas. Hampir sama, karena ada satu perbedaan penting. Tebak dulu!
Kita tahu \(2 < 5\). Jika kedua ruas dikali \(-1\), manakah yang benar?
\(-2 < -5\), karena kedua ruas mendapat perlakuan yang sama.
\(-2 > -5\): urutannya terbalik.
\(-2 = -5\), karena tanda minusnya menghapus perbedaan.
Bilangan negatif tidak bisa dibandingkan.
Jawabannya: \(-2 > -5\). Di garis bilangan, \(-2\) berada di kanan \(-5\), jadi \(-2\) lebih besar. Mengalikan dengan \(-1\) seperti bercermin terhadap titik 0: yang tadinya di kiri pindah ke kanan, dan sebaliknya. Lihat animasinya di bawah.
Titik 2 berada di kiri titik 5, karena \(2 < 5\).
Mengalikan dengan \(-1\) berarti mencerminkan setiap titik terhadap 0: titik 2 pindah ke \(-2\), titik 5 pindah ke \(-5\). Titik yang lebih jauh dari 0 di kanan menjadi lebih jauh dari 0 di kiri.
Setelah dicerminkan, \(-5\) berada di kiri \(-2\). Jadi sekarang \(-5 < -2\).
Urutannya terbalik! Itulah sebabnya tanda pertidaksamaan harus dibalik setiap kali kedua ruas dikali atau dibagi bilangan negatif.
Sifat-sifat pertidaksamaanUntuk bilangan real \(a\), \(b\), dan \(c\) dengan \(a < b\):
\(a + c < b + c\) dan \(a - c < b - c\): menambah atau mengurangi tidak mengubah tanda;
jika \(c > 0\), maka \(ac < bc\) dan \(\tfrac{a}{c} < \tfrac{b}{c}\): mengali atau membagi dengan bilangan positif tidak mengubah tanda;
jika \(c < 0\), maka \(ac > bc\) dan \(\tfrac{a}{c} > \tfrac{b}{c}\): mengali atau membagi dengan bilangan negatif membalik tanda.
Bukti singkat sifat ketiga
Dari \(a < b\) diperoleh \(b - a > 0\). Karena \(c < 0\), hasil kali bilangan positif \(b - a\) dengan bilangan negatif \(c\) adalah negatif: \((b - a)c < 0\), yaitu \(bc - ac < 0\). Tambahkan \(ac\) pada kedua ruas: \(bc < ac\), atau \(ac > bc\). Pembagian dengan \(c\) sama dengan perkalian dengan \(\tfrac1c\), yang juga negatif, jadi berlaku hal yang sama. ∎
Awas jebakanMengalikan atau membagi kedua ruas pertidaksamaan dengan bilangan negatif membalik arah tandanya. Pada \(-3x > 12\), membagi dengan \(-3\) menghasilkan \(x < -4\), bukan \(x > -4\). Cek dengan satu bilangan: \(x = -5\) memenuhi \(-3(-5) = 15 > 12\) ✓, sedangkan \(x = 0\) tidak.
Lab berikut menguji setiap bilangan bulat dari \(-10\) sampai 10 sekaligus. Perhatikan bagaimana bilangan yang lolos selalu membentuk satu daerah utuh, dan bagaimana arah daerah itu berbalik ketika \(a\) negatif.
Atur \(a\), \(b\), \(c\), dan tandanya. Bulatan hijau di atas garis adalah bilangan bulat yang lolos, dan pita hijau adalah daerah penyelesaiannya. Seret Ancil ke mana saja untuk menguji bilangan pecahan. Buat \(a\) negatif: apa yang terjadi pada arah pita?
Mengapa tandanya berbalik? Ada cara pandang lain yang sangat indah. Ruas kiri \(ax + b\) dapat digambar sebagai sebuah garis, dan ruas kanan \(c\) sebagai garis datar. Menyelesaikan \(ax + b > c\) artinya mencari semua \(x\) yang membuat garis miring berada di atas garis datar.
Geser \(a\) dari positif ke negatif. Garis birunya berubah dari naik menjadi turun, sehingga daerah "di atas batas" pindah dari kanan ke kiri titik potong. Itulah alasan geometris mengapa tanda dibalik! Kamu juga bisa menyeret titik jingga (memotong sumbu-y) dan titik hijau (batas).
Nilai tiga ulangan Ayu adalah 78, 85, dan 70. Ia ingin rata-rata keempat ulangannya paling sedikit 80. Berapa nilai minimal ulangan keempat?
Misalkan nilai ulangan keempat \(X\). "Paling sedikit 80" berarti \(\dfrac{78 + 85 + 70 + X}{4} \ge 80\).
Kalikan kedua ruas dengan 4 (positif, tanda tetap): \(233 + X \ge 320\).
Kurangi kedua ruas dengan 233: \(X \ge 87\).
Ayu memerlukan nilai paling sedikit 87. Nilai 87, 90, atau 100 semuanya cukup; itulah sebabnya jawabannya berupa daerah, bukan satu bilangan.
Tarif parkir motor di sebuah pusat belanja: Rp3.000 untuk jam pertama dan Rp2.000 untuk setiap jam berikutnya (bagian jam dihitung satu jam). Kak Lintang hanya membawa Rp15.000 untuk parkir. Paling lama berapa jam ia boleh parkir?
Misalkan lama parkir \(t\) jam. Tarifnya \(3{.}000 + 2{.}000(t - 1)\) dan tidak boleh melebihi 15.000.
Jadi \(t \le 7\). Cek: 7 jam berarti \(3{.}000 + 6 \times 2{.}000 = 15{.}000\) ✓, sedangkan 8 jam berarti Rp17.000.
Paling lama 7 jam. Karena lama parkir dihitung per jam, jawabannya bilangan bulat terbesar yang memenuhi pertidaksamaan.
Pertidaksamaan ganda seperti \(-7 < 2n + 3 \le 9\) diselesaikan dengan memperlakukan ketiga bagiannya sekaligus: kurangi semuanya dengan 3 (\(-10 < 2n \le 6\)), lalu bagi semuanya dengan 2 (\(-5 < n \le 3\)). Tanda pertidaksamaan "<" dan ">" sendiri dipopulerkan oleh Thomas Harriot dari Inggris; bukunya terbit pada tahun 1631, sepuluh tahun setelah ia wafat.
8.6Nilai mutlak: persamaan tentang jarak
Ancil berdiri di titik 0 garis bilangan. Ayu berdiri 3 langkah di kanannya, Dimas 3 langkah di kirinya. Posisi mereka berbeda (\(3\) dan \(-3\)), tetapi jaraknya ke Ancil sama, yaitu 3. Jarak inilah yang disebut nilai mutlak.
DefinisiNilai mutlak sebuah bilangan \(x\), ditulis \(|x|\), adalah jarak \(x\) ke 0 di garis bilangan. Jadi \(|x| = x\) jika \(x \ge 0\), dan \(|x| = -x\) jika \(x < 0\). Contoh: \(|5| = 5\), \(|-5| = 5\), \(|0| = 0\). Lebih umum, \(|x - p|\) adalah jarak antara \(x\) dan \(p\).
Nilai mutlak itu seperti meteran: ia hanya peduli seberapa jauh, tidak peduli ke kiri atau ke kanan. Karena itu hasilnya tidak pernah negatif.
Persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlakUntuk \(r > 0\):
\(|x - p| = r \iff x = p - r\) atau \(x = p + r\) (dua titik yang berjarak \(r\) dari \(p\));
\(|x - p| < r \iff p - r < x < p + r\) (semua titik di dalam jarak \(r\) dari \(p\));
\(|x - p| > r \iff x < p - r\) atau \(x > p + r\) (semua titik di luar jarak \(r\)).
Jika \(r = 0\), persamaan \(|x - p| = 0\) hanya dipenuhi \(x = p\). Jika \(r < 0\), persamaan \(|x - p| = r\) tidak punya penyelesaian, karena jarak tidak pernah negatif.
Seret ujung huruf V (titik ungu) ke kiri dan kanan, dan seret titik jingga di tepi kanan naik-turun untuk mengubah \(r\). Apa yang terjadi saat \(r = 0\)? Dan saat \(r\) negatif?
Selesaikan \(|2x - 3| = 7\).
Isi tanda mutlak harus bernilai 7 atau \(-7\): \(2x - 3 = 7\) atau \(2x - 3 = -7\).
Dari \(2x - 3 = 7\): \(2x = 10\), jadi \(x = 5\).
Dari \(2x - 3 = -7\): \(2x = -4\), jadi \(x = -2\).
\(x = 5\) atau \(x = -2\). Keduanya berjarak 3,5 dari 1,5, karena \(|2x - 3| = 7\) setara dengan \(|x - 1{,}5| = 3{,}5\).
Nilai mutlak sangat berguna untuk menyatakan toleransi. Misalnya, kemasan gula "1 kg" dianggap layak jika massanya \(m\) gram meleset paling banyak 10 gram: \(|m - 1000| \le 10\), yaitu \(990 \le m \le 1010\). Prakiraan suhu BMKG "27 °C ± 2 °C" juga berarti \(|T - 27| \le 2\).
Lanjut · IB & olimpiadeJumlah dua jarakBerapa nilai terkecil \(|x - 1| + |x - 5|\)? Bayangkan \(x\) adalah rumahmu, sedangkan 1 dan 5 adalah sekolah dan pasar. Jumlah jarak ke keduanya paling sedikit 4, yaitu jarak sekolah ke pasar, dan nilai itu tercapai untuk setiap \(x\) di antara keduanya (\(1 \le x \le 5\)). Jika rumahmu di luar, misalnya \(x = 7\), kamu menempuh sebagian jalan dua kali: \(6 + 2 = 8\). Akibatnya, \(|x - 1| + |x - 5| = 4\) dipenuhi semua \(x\) dalam \([1, 5]\), sedangkan \(|x - 1| + |x - 5| = 3\) tidak punya penyelesaian sama sekali. Cara pandang "jarak" ini mengubah soal yang tampak rumit menjadi gambar sederhana.
Penyelesaian \(4x - 7 = 13\) adalah…
\(x = 1{,}5\)
\(x = 5\)
\(x = 20\)
\(x = -5\)
Tambah 7: \(4x = 20\). Bagi 4: \(x = 5\). Cek: \(4 \cdot 5 - 7 = 13\) ✓. Jawaban 1,5 muncul jika 7 dikurangkan, bukan ditambahkan.
Penyelesaian \(-2x > 8\) adalah…
\(x > -4\)
\(x < 4\)
\(x < -4\)
\(x > 4\)
Bagi kedua ruas dengan \(-2\) dan balik tandanya: \(x < -4\). Cek: \(x = -5\) memberi \(10 > 8\) ✓.
Penyelesaian \(|x - 3| = 5\) adalah…
\(x = -2\) atau \(x = 8\)
\(x = 8\) saja
\(x = 2\) atau \(x = 8\)
\(x = -8\) atau \(x = 2\)
Titik yang berjarak 5 dari 3 adalah \(3 - 5 = -2\) dan \(3 + 5 = 8\). Jangan lupa jawaban yang di kiri!
09
Bab 9 · Aljabar & Fungsi
Garis Lurus: Membaca Kemiringan Dunia
Mengapa tarif taksi online untuk 8 km tidak sampai dua kali tarif 4 km? Mengapa jalan di Kelok 44 harus berliku-liku? Dua pertanyaan itu punya satu jawaban: garis lurus dan kemiringannya.
Setelah bab ini, kamu bisa
menempatkan dan membaca titik di bidang Kartesius serta menyebutkan kuadrannya;
membedakan relasi dan fungsi, lalu memakai notasi \(f(x)\);
menghitung gradien dari dua titik, dari grafik, dan dari persamaan;
menyusun dan menggambar persamaan garis \(y = mx + c\);
mengenali garis sejajar dan garis tegak lurus, serta membuat model linear dari situasi nyata.
Argo Taksi yang Bikin Penasaran Komik · 4 panel
Pulang les, hujan turun deras
DimasAplikasi bilang 4 km bayar Rp22.000. Berarti ke rumah Nenek yang 8 km pasti Rp44.000, dong!
AyuTunggu. Catatanku: 2 km Rp15.000, 4 km Rp22.000, 6 km Rp29.000. Kalau titik-titiknya kugambar…
JRENG!
Kak LintangTitiknya segaris, tapi garisnya tidak lewat nol. Ada biaya awal Rp8.000, lalu tiap 1 km hanya menambah Rp3.500.
Ancil datang berpayung daun pisang
AncilJadi 8 km = 8.000 + 8 × 3.500 = Rp36.000. Hemat Rp8.000 dari tebakanmu!
DimasGaris lurus bisa bikin aku hemat?!
Tarif sebuah taksi online: Rp8.000 begitu naik, ditambah Rp3.500 per km. Perjalanan 4 km bertarif Rp22.000. Kalau jaraknya dijadikan dua kali lipat (8 km), tarifnya…
tepat dua kali lipat, yaitu Rp44.000.
kurang dari dua kali lipat.
lebih dari dua kali lipat, karena makin jauh makin mahal.
sama saja, karena aturan tarifnya tetap.
Jawabannya: kurang dari dua kali lipat, yaitu Rp36.000. Biaya awal Rp8.000 hanya dibayar sekali. Yang berlipat dua hanya bagian per km: \(4 \times 3.500 = 14.000\) menjadi \(8 \times 3.500 = 28.000\). Jadi tarifnya \(8.000 + 28.000 = 36.000\). Kalau digambar, titik-titik (jarak, tarif) membentuk garis lurus yang tidak lewat titik nol. Masih ingat teka-teki tarif taksi online di akhir Bab 8? Inilah jawabannya: garis lurus itu adalah fungsi linear, bintang bab ini!
9.1Bidang Kartesius: alamat setiap titik
Setiap kursi di gedung bioskop punya alamat, misalnya "baris F, kursi 12". Tanpa alamat itu, kamu bisa duduk di kursi orang lain! Matematikawan memberi alamat untuk setiap titik di bidang datar dengan cara yang mirip: dua garis bilangan yang berpotongan tegak lurus.
DefinisiBidang Kartesius dibentuk oleh sumbu-x (garis bilangan mendatar) dan sumbu-y (garis bilangan tegak) yang berpotongan tegak lurus di titik asal \(O(0, 0)\). Setiap titik ditulis sebagai pasangan berurutan \((x, y)\): \(x\) adalah jarak mendatar dari \(O\) (kanan positif, kiri negatif) dan \(y\) adalah jarak tegak (atas positif, bawah negatif). Kedua sumbu membagi bidang menjadi empat kuadran.
Pola tanda koordinat menunjukkan kuadrannya. Titik yang tepat berada di sumbu tidak termasuk kuadran mana pun.
Bayangkan kamu berdiri di titik \(O\). Untuk sampai ke titik \(A(4, 3)\), berjalanlah 4 langkah ke kanan, lalu 3 langkah ke atas. Kalau angkanya negatif, berbaliklah: ke kiri atau ke bawah. Itu saja rahasianya!
Trik Kak LintangUrutan abjad menyelamatkanmu: \(x\) datang sebelum \(y\). Seperti masuk gedung: jalan mendatar dulu menuju lift, baru naik. Jadi \((4, 3)\) berarti jalan 4, lalu naik 3.
Awas jebakanUrutan koordinat tidak boleh ditukar: \((2, 5)\) dan \((5, 2)\) adalah dua titik yang berbeda. Itulah sebabnya disebut pasangan berurutan. Titik \((2, 5)\) ada di atas, dekat sumbu-y; titik \((5, 2)\) ada di kanan, dekat sumbu-x.
Seret titik P (atau geser slider) sampai tepat di atas timun. Perhatikan tanda \(x\) dan \(y\) setiap kali P pindah kuadran. Bisakah kamu menebak tandanya sebelum melihat label?
Tamu dari masa laluNama "Kartesius" berasal dari René Descartes (1596–1650), filsuf dan matematikawan Prancis yang nama Latinnya Cartesius. Konon, ide koordinat muncul saat ia berbaring sambil memperhatikan seekor lalat di langit-langit kamar: posisi lalat bisa dinyatakan dengan jaraknya ke dua dinding! Lewat buku La Géométrie (1637), Descartes menyatukan aljabar dan geometri: kurva bisa ditulis sebagai persamaan, dan persamaan bisa digambar. Pada masa yang sama, Pierre de Fermat menemukan gagasan serupa secara terpisah.
9.2Relasi dan fungsi: mesin yang taat aturan
Bayangkan sebuah mesin minuman: kamu memasukkan uang dan menekan satu tombol, lalu keluar tepat satu minuman. Kalau mesin itu kadang mengeluarkan teh dan kadang kopi untuk tombol yang sama, kamu pasti kesal. Matematikawan menyebut mesin yang taat aturan seperti itu fungsi.
DefinisiSebuah relasi dari himpunan \(A\) ke himpunan \(B\) adalah aturan yang memasangkan anggota \(A\) dengan anggota \(B\). Relasi itu disebut fungsi (atau pemetaan) jika setiap anggota \(A\) dipasangkan dengan tepat satu anggota \(B\).
\(A\) disebut daerah asal (domain), \(B\) disebut daerah kawan (kodomain).
Himpunan semua keluaran yang benar-benar muncul disebut daerah hasil (range).
Kita menulis \(f: x \mapsto 2x + 3\) atau \(f(x) = 2x + 3\). Dibaca: "\(f\) dari \(x\) sama dengan \(2x + 3\)".
Pada fungsi, setiap anggota daerah asal mengirim tepat satu panah. Anggota daerah kawan boleh menerima banyak panah atau tidak menerima sama sekali.
Pilih bilangan \(x\), lalu tekan ⚙️ Masukkan x. Mesin mengeluarkan \(f(x)\) dan titik \((x, f(x))\) muncul di grafik. Setelah tiga titik, bisakah kamu menebak aturan mesin sebelum mengintipnya? Coba juga Mesin misteri: apakah titik-titiknya masih segaris?
Ada cara cepat untuk mengecek apakah sebuah grafik menggambarkan fungsi: geser sebuah garis tegak dari kiri ke kanan. Kalau garis itu pernah memotong grafik di dua titik atau lebih, berarti ada satu \(x\) yang punya dua keluaran. Itu bukan fungsi!
Seret pegangan oranye ke kiri dan ke kanan untuk setiap grafik 1–4. Untuk grafik mana garis tegak bisa memotong dua titik sekaligus?
Di antara semua fungsi, ada satu keluarga yang paling sederhana dan paling sering dipakai: fungsi yang grafiknya garis lurus.
DefinisiFungsi linear adalah fungsi berbentuk \(f(x) = mx + c\), dengan \(m\) dan \(c\) bilangan real. Grafiknya selalu garis lurus. Ciri khasnya: setiap kali \(x\) bertambah 1, nilai \(f(x)\) bertambah \(m\). Lajunya tetap. (Jika \(m = 0\), fungsi \(f(x) = c\) disebut fungsi konstan; grafiknya garis mendatar.)
\(x\)
0
1
2
3
4
Selisih berurutan
\(f(x) = 3x + 2\)
2
5
8
11
14
+3, +3, +3, +3 (tetap: linear)
\(g(x) = x^2\)
0
1
4
9
16
+1, +3, +5, +7 (berubah: bukan linear)
Perhatikan selisih pada baris \(g(x) = x^2\): 1, 3, 5, 7, yaitu bilangan ganjil berurutan! Pola indah itu akan kamu temui lagi di bab parabola. Untuk sekarang, ingat saja: selisih tetap berarti linear.
Diketahui \(f(x) = 3x - 2\). Hitung \(f(4)\) dan \(f(-1)\). Lalu tentukan \(x\) yang membuat \(f(x) = 13\).
\(f(4) = 10\), \(f(-1) = -5\), dan \(f(5) = 13\). Langkah ketiga adalah menjalankan mesin mundur: dari keluaran kembali ke masukan.
9.3Gradien: seberapa curam sebuah garis?
Naik tangga rumah terasa biasa saja, tetapi naik tangga menara mercusuar membuat napas ngos-ngosan. Bedanya ada pada kecuraman. Dalam matematika, kecuraman garis diukur dengan satu angka bernama gradien (kemiringan), biasanya dilambangkan \(m\).
DefinisiJika sebuah garis melalui titik \(A(x_1, y_1)\) dan \(B(x_2, y_2)\) dengan \(x_1 \ne x_2\), maka gradien garis itu adalah
Gradien menyatakan berapa satuan garis itu naik (atau turun, jika negatif) untuk setiap satu langkah ke kanan.
Gampangnya, gradien itu seperti anak tangga. Kalau setiap kali maju 1 langkah kamu harus naik 2 anak tangga, gradiennya 2. Kalau setiap maju 1 langkah kamu justru turun, gradiennya negatif. Jalan datar? Gradiennya 0.
Bacalah garis dari kiri ke kanan, seperti membaca buku. Ancil yang berjalan ke kanan bisa mendaki, menurun, atau berjalan datar. Di garis tegak ia tidak bisa melangkah ke kanan sama sekali!
Trik Kak Lintang"Naik per maju." Selalu tanyakan: kalau aku maju satu langkah ke kanan, aku naik berapa? Itulah gradiennya. Huruf \(y\) (yang tegak) ditulis di atas garis pecahan, huruf \(x\) (yang mendatar) di bawahnya, persis seperti tinggi tangga di atas dan lantai di bawah.
Sifat gradienPada sebuah garis lurus, gradien yang dihitung dari pasangan titik mana pun selalu sama. Itulah sebabnya kita boleh berbicara tentang "gradien garis", bukan sekadar "gradien dua titik".
Mengapa selalu sama? (bukti dengan segitiga sebangun)
Ambil dua "segitiga gradien" pada garis yang sama: satu kecil dengan sisi \(\Delta x_1, \Delta y_1\) dan satu besar dengan sisi \(\Delta x_2, \Delta y_2\). Sisi mendatar keduanya sejajar sumbu-x, sisi tegak keduanya sejajar sumbu-y, dan sisi miringnya terletak pada garis yang sama. Jadi sudut-sudut kedua segitiga sama besar, sehingga keduanya sebangun (Bab 22). Pada segitiga sebangun, perbandingan sisi yang bersesuaian sama:
Seret titik A dan B. Coba tukar peran keduanya (A di kanan, B di kiri): apakah gradiennya berubah? Lalu buat garis tegak dengan menaruh A dan B tepat segaris tegak. Apa yang terjadi pada \(\Delta x\)?
Awas jebakanPakai urutan titik yang sama di atas dan di bawah garis pecahan. Kalau di atas kamu menulis \(y_2 - y_1\), di bawah harus \(x_2 - x_1\), bukan \(x_1 - x_2\). Tukar urutan di satu tempat saja, tandanya terbalik dan garis naik berubah menjadi "turun".
Tentukan gradien garis yang melalui \(A(-1, 4)\) dan \(B(3, -2)\). Apa artinya?
\(\Delta y = y_2 - y_1 = -2 - 4 = -6\).
\(\Delta x = x_2 - x_1 = 3 - (-1) = 4\).
\(m = \dfrac{-6}{4} = -\dfrac{3}{2}\).
\(m = -\tfrac32\): garis turun 3 satuan setiap maju 2 satuan ke kanan. Cek arah: dari A (kiri, tinggi) ke B (kanan, rendah) memang turun.
Di jalan raya, gradien biasanya ditulis dalam persen: kemiringan \(= m \times 100\%\). Jalan yang naik 8 m untuk setiap 100 m jarak mendatar punya gradien \(0{,}08\), atau tanjakan 8%.
Sebuah rambu di jalan pegunungan bertuliskan "tanjakan 10%". Artinya…
sudut tanjakannya 10°.
jalan naik 10 m untuk setiap 100 m jarak mendatar.
jalan naik 10 m untuk setiap 10 m jarak mendatar.
jalannya 10% lebih panjang daripada jalan datar.
Jawabannya: naik 10 m tiap 100 m mendatar. Gradiennya \(\tfrac{10}{100} = 0{,}1\). Sudutnya hanya sekitar 5,7°, bukan 10°. Pilihan ketiga adalah gradien 1 atau tanjakan 100%: sudutnya 45°, curam sekali, hampir seperti dinding tangga!
Jalan di pegunungan tidak bisa dibuat lurus menuju puncak, karena gradiennya akan terlalu besar. Di Kelok 44, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, jalan dari tepi Danau Maninjau mendaki bukit lewat 44 tikungan tajam. Mengapa harus berkelok sebanyak itu? Cobalah sendiri.
Dalam lab ini, sebuah bukit setinggi 600 m didaki jalan yang setiap kelokannya menambah panjang jalan sekitar 250 m. Tambahkan kelokan dan tekan ▶ Jalankan. Berapa kelokan paling sedikit agar kemiringannya tidak lebih dari 10%?
Tamu dari masa laluSekitar 1550 SM, juru tulis Mesir bernama Ahmes menyalin Papirus Rhind, yang memuat soal-soal tentang kemiringan sisi piramida. Orang Mesir mengukurnya dengan seked: berapa telapak tangan sisi piramida bergeser mendatar untuk setiap kenaikan 1 hasta (7 telapak tangan). Piramida Agung Giza punya seked sekitar \(5\tfrac12\) telapak tangan. Jadi gradiennya kira-kira \(\tfrac{7}{5{,}5} \approx 1{,}27\), sudutnya sekitar 52°. Perhatikan: seked adalah kebalikan gradien kita, yaitu "maju per naik", bukan "naik per maju".
9.4Persamaan garis \(y = mx + c\)
Sebuah garis lurus cukup dikenali dengan dua informasi: di mana ia memotong sumbu-y dan seberapa curam ia. Dua angka itu tertulis jelas dalam persamaannya.
Bentuk gradien–titik potongGaris dengan gradien \(m\) yang memotong sumbu-y di titik \((0, c)\) mempunyai persamaan
\[y = \cP{m}x + \cG{c}.\]
Garis dengan gradien \(m\) yang melalui titik \((x_1, y_1)\) mempunyai persamaan \(y - y_1 = m(x - x_1)\).
Dari mana bentuk \(y - y_1 = m(x - x_1)\)?
Ambil sembarang titik \((x, y)\) pada garis, selain \((x_1, y_1)\). Gradien yang dihitung dari kedua titik itu harus sama dengan \(m\) (sifat gradien di 9.3), jadi \(\dfrac{y - y_1}{x - x_1} = m\). Kalikan kedua ruas dengan \(x - x_1\): \(y - y_1 = m(x - x_1)\). Jika \((x_1, y_1) = (0, c)\), bentuk ini menjadi \(y - c = mx\), yaitu \(y = mx + c\).
Seret titik hijau \((0, c)\) untuk menggeser garis, dan titik ungu \((1, m)\) di garis putus-putus untuk memutarnya. Tekan ▶ Jalankan agar \(m\) berubah sendiri. Apa yang tidak pernah berubah saat hanya \(m\) yang bergerak?
Kalau diberi persamaan, kamu bisa menggambar garisnya tanpa membuat tabel. Mulai dari \(c\), lalu melangkah dengan \(m\):
Angka \(c = -3\) adalah titik potong sumbu-y. Tandai \((0, -3)\): di sinilah garis memotong sumbu tegak.
Gradien \(m = 2 = \tfrac{2}{1}\) berarti "maju 1, naik 2". Dari \((0, -3)\), maju 1 ke kanan dan naik 2: sampai di \((1, -1)\).
Ulangi langkah yang sama: \((2, 1)\), lalu \((3, 3)\). Karena lajunya tetap, semua titik itu segaris.
Tarik garis lurus melalui titik-titik itu. Selesai: grafik \(y = 2x - 3\).
Garis memotong sumbu-x ketika \(y = 0\): \(2x - 3 = 0\), jadi \(x = 1{,}5\). Titik potongnya \((1{,}5;\ 0)\).
Kalau rumusnya terasa ramai, pegang dua hal saja: \(c\) adalah titik mulai di sumbu-y, dan \(m\) adalah cara melangkah. Mulai, lalu melangkah. Mulai, lalu melangkah.
\(y = 2x - 3\), garis yang sama dengan animasi di atas. Selalu cek dengan titik kedua: itu cara termurah menangkap salah hitung.
Awas jebakanGradien adalah angka di depan \(x\) setelah persamaan diubah ke bentuk \(y = mx + c\). Pada \(2y = 6x + 4\), gradiennya bukan 6: bagi dulu dengan 2 sehingga \(y = 3x + 2\), jadi \(m = 3\). Pada \(y = 5 - 3x\), gradiennya \(-3\), bukan 5.
Trik Kak Lintang: metode "tutup satu"Untuk menggambar \(3x + 2y = 12\) dengan cepat, tutup suku \(2y\) dengan jarimu (artinya \(y = 0\)): sisa \(3x = 12\), jadi \(x = 4\). Lalu tutup suku \(3x\) (artinya \(x = 0\)): sisa \(2y = 12\), jadi \(y = 6\). Hubungkan \((4, 0)\) dan \((0, 6)\). Selesai dalam sepuluh detik!
Tentukan gradien, titik potong sumbu-y, dan titik potong sumbu-x dari garis \(3x + 2y = 12\).
Ubah ke bentuk \(y = mx + c\): \(2y = -3x + 12\), lalu \(y = -\tfrac32 x + 6\).
Gradien \(m = -\tfrac32\), titik potong sumbu-y \((0, 6)\).
\(m = -\tfrac32\), memotong sumbu-y di \((0, 6)\) dan sumbu-x di \((4, 0)\). Cek gradien dari kedua titik potong: \(\dfrac{0 - 6}{4 - 0} = -\tfrac32\). ✓
9.5Garis sejajar dan garis tegak lurus
Rel kereta api tidak pernah bertemu: kedua relnya sejajar. Pojok buku membentuk sudut siku-siku: kedua sisinya tegak lurus. Gradien bisa mendeteksi kedua hubungan itu tanpa busur derajat.
Garis \(y = 2x + 1\) diputar 90° terhadap titik \((0, 1)\). Berapa gradien garis yang baru?
\(-2\)
\(\tfrac12\)
\(-\tfrac12\)
tetap 2, karena memutar tidak mengubah kecuraman.
Jawabannya: \(-\tfrac12\). Garis lama: maju 1, naik 2. Setelah diputar 90° berlawanan arah jarum jam, "maju 1" menjadi "naik 1" dan "naik 2" menjadi "mundur 2". Gradien baru \(= \tfrac{1}{-2} = -\tfrac12\). Perhatikan: \(2 \times \left(-\tfrac12\right) = -1\). Kebetulan? Sama sekali bukan. Lihat animasinya di bawah!
Sifat garis sejajar dan tegak lurusUntuk dua garis yang tidak tegak, dengan gradien \(m_1\) dan \(m_2\):
kedua garis sejajar jika dan hanya jika \(m_1 = m_2\);
kedua garis tegak lurus jika dan hanya jika \(m_1 \times m_2 = -1\), atau \(m_2 = -\dfrac{1}{m_1}\).
Garis mendatar (\(m = 0\)) selalu tegak lurus terhadap garis tegak (gradien tak terdefinisi).
Garis \(L_1\) punya segitiga gradien "maju 3, naik 2", jadi \(m_1 = \tfrac23\).
Putar salinan garis dan segitiganya 90° berlawanan arah jarum jam terhadap titik \(O\). Hasilnya garis \(L_2\) yang tegak lurus \(L_1\).
Setelah diputar, sisi mendatar "maju 3" berdiri tegak menjadi "naik 3", dan sisi tegak "naik 2" rebah ke kiri menjadi "mundur 2".
Ini berlaku untuk segitiga gradien apa pun: "maju \(a\), naik \(b\)" berubah menjadi "naik \(a\), mundur \(b\)", sehingga \(m_1 m_2 = \tfrac{b}{a} \cdot \tfrac{a}{-b} = -1\). Terbukti tanpa busur derajat!
Bukti dengan Teorema Pythagoras (untuk yang suka aljabar)
Geser kedua garis agar melalui titik asal: \(y = m_1 x\) dan \(y = m_2 x\). Gradien tidak berubah saat digeser. Titik \(P(1, m_1)\) ada di garis pertama dan \(Q(1, m_2)\) di garis kedua. Garis-garis itu tegak lurus jika dan hanya jika sudut \(POQ\) siku-siku, yaitu (Bab 18) jika dan hanya jika \(OP^2 + OQ^2 = PQ^2\):
Seret titik P. Garis hijau (sejajar) dan garis merah muda (tegak lurus) selalu ikut lewat P. Segitiga oranye adalah segitiga gradien "maju 2"; segitiga ungu adalah segitiga yang sama setelah diputar 90°. Ubah \(m_1\) dan amati hasil kali gradiennya.
Awas jebakanGradien garis tegak lurus adalah lawan dari kebalikannya, bukan sekadar lawannya. Untuk \(m = 2\), gradien tegak lurusnya \(-\tfrac12\), bukan \(-2\). Ingat dua gerakan: balik pecahannya (\(2 = \tfrac21 \to \tfrac12\)), lalu ganti tandanya (\(\tfrac12 \to -\tfrac12\)).
Tentukan persamaan garis yang tegak lurus \(y = \tfrac23 x + 1\) dan melalui titik \((4, -1)\).
Gradien garis yang diketahui \(m_1 = \tfrac23\). Balik dan ganti tanda: \(m_2 = -\tfrac32\).
Bentuk titik–gradien: \(y - (-1) = -\tfrac32 (x - 4)\), jadi \(y + 1 = -\tfrac32 x + 6\).
\(y = -\tfrac32 x + 5\), atau dalam bentuk umum \(3x + 2y = 10\). Cek gradien: \(\tfrac23 \times \left(-\tfrac32\right) = -1\). ✓
"Garis tegak punya gradien 0, karena ia tidak miring."
Yang gradiennya 0 adalah garis mendatar. Pada garis tegak \(\Delta x = 0\), sehingga \(\tfrac{\Delta y}{0}\) tidak terdefinisi. Garis tegak justru "paling curam" dari semuanya.
"Kalau jarak dua kali lipat, tarif ojek pasti dua kali lipat."
Itu hanya benar jika garisnya lewat titik \(O(0, 0)\), artinya tanpa biaya awal. Dengan biaya awal \(c > 0\), tarif naik kurang dari dua kali lipat.
"Huruf m untuk gradien berasal dari kata Prancis monter (mendaki)."
Cerita ini populer, tetapi tidak ada bukti sejarah yang kuat. Asal-usulnya tidak diketahui pasti. Di beberapa negara, gradien malah ditulis \(k\) atau \(a\), misalnya \(y = kx + b\).
9.6Model linear di dunia nyata
Banyak hal di sekitarmu berubah dengan laju tetap: tarif per km, kuota yang terpakai per hari, suhu yang turun setiap kali kita mendaki. Setiap kali ada laju tetap, ada garis lurus yang menunggu digambar. Dalam model linear \(y = mx + c\):
\(c\) adalah nilai awal, yaitu nilai \(y\) ketika \(x = 0\) (biaya awal, kuota awal bulan, suhu di tepi pantai);
\(m\) adalah laju perubahan: berapa \(y\) berubah setiap kali \(x\) bertambah 1 (rupiah per km, GB per hari, °C per meter).
Dimas naik ojek online dua kali dengan aturan tarif yang sama: 3 km bertarif Rp17.500 dan 8 km bertarif Rp35.000. (a) Susun model tarifnya. (b) Berapa tarif untuk 12 km? (c) Dengan uang Rp50.000, berapa km paling jauh yang bisa ditempuh?
Dua perjalanan = dua titik: \((3;\ 17.500)\) dan \((8;\ 35.000)\). Gradien \(m = \dfrac{35.000 - 17.500}{8 - 3} = \dfrac{17.500}{5} = 3.500\) rupiah per km.
Model \(T = 3.500x + 7.000\). Tarif 12 km Rp49.000, dan Rp50.000 cukup untuk sekitar 12,3 km. Maknanya: biaya awal Rp7.000, dan setiap km menambah Rp3.500.
Matematika Nusantara: Rumus BraakMengapa udara di Dieng atau Puncak terasa dingin, padahal masih di Indonesia yang tropis? Ahli meteorologi Belanda C. Braak, yang meneliti iklim Hindia Belanda pada awal abad ke-20, merumuskan model linear yang hingga kini diajarkan di pelajaran geografi: suhu rata-rata di permukaan laut Indonesia sekitar 26,3 °C, dan setiap naik 100 m, suhu turun sekitar 0,6 °C. Dengan model ini, puncak Jaya di Papua (±4.884 m) diperkirakan bersuhu sekitar −3 °C. Itulah sebabnya di sana pernah ada salju abadi, tepat di dekat garis khatulistiwa!
Data nyata jarang tepat segaris. Ayu mengukur tinggi kecambah kacang hijau setiap hari selama seminggu. Titik-titiknya hampir segaris. Garis mana yang paling mewakili data itu?
Seret titik hijau (hari ke-0) dan titik ungu (hari ke-8) sampai garis merah putus-putus sependek mungkin. Tantangan: buat jumlah kuadrat galat lebih kecil dari 0,06. Berapa gradien yang kamu dapat, dan apa artinya bagi kecambah?
Awas jebakanModel linear hanya berlaku di rentang yang masuk akal. Garis kecambah terbaik memotong sumbu-y di sekitar \(-0{,}3\) cm, padahal tinggi tidak mungkin negatif: sebelum hari pertama, biji baru mulai berkecambah. Kecambah juga tidak akan tumbuh 0,9 cm per hari selamanya. Memakai model jauh di luar rentang data (ekstrapolasi) harus disertai akal sehat.
Lanjut · IB & olimpiadeGaris regresi: kuadrat terkecilKalkulator, spreadsheet, dan aplikasi statistik bisa mencari garis kecocokan terbaik secara otomatis dengan metode kuadrat terkecil: garis yang membuat jumlah kuadrat galat sekecil mungkin. Untuk data \((x_i, y_i)\) dengan rata-rata \(\bar x\) dan \(\bar y\),
\[m = \frac{\sum (x_i - \bar x)(y_i - \bar y)}{\sum (x_i - \bar x)^2}, \qquad c = \bar y - m\bar x.\]
Jadi garis regresi selalu melewati titik rata-rata \((\bar x, \bar y)\). Untuk data kecambah: \(\bar x = 4\), \(\bar y \approx 3{,}386\), \(\sum (x_i - \bar x)^2 = 28\), dan \(\sum (x_i - \bar x)(y_i - \bar y) = 25{,}8\). Hasilnya \(m = \tfrac{25{,}8}{28} \approx 0{,}921\) cm per hari dan \(c \approx -0{,}30\) cm. Di IB Applications & Interpretation, kamu juga akan mengukur seberapa "lurus" data dengan koefisien korelasi \(r\).
🛵
Tarif ojek & taksi online
Biaya awal adalah titik potong sumbu-y, tarif per km adalah gradien. Dua perjalanan sudah cukup untuk menebak aturannya.
📶
Kuota internet
Kuota yang terpakai dengan laju tetap membentuk garis menurun. Titik potong sumbu-x adalah hari ketika kuota habis.
🌡️
Celsius ke Fahrenheit
\(F = 1{,}8C + 32\) adalah fungsi linear dengan gradien 1,8 dan titik potong 32.
🚄
Grafik jarak–waktu Whoosh
Saat kereta cepat Jakarta–Bandung melaju dengan kecepatan tetap, grafik jarak terhadap waktunya lurus. Gradiennya adalah kecepatan, hingga 350 km/jam.
♿
Ram kursi roda
Pedoman aksesibilitas di banyak negara menganjurkan ram selandai sekitar 1 : 12 (naik 1 cm tiap 12 cm mendatar) agar aman didorong.
🌾
Sawah terasering
Petani di Bali dan Jawa memotong lereng curam menjadi anak tangga datar. Lereng tetap punya gradien, tetapi air irigasi bisa tertahan di setiap petak.
Lanjut · olimpiadeTitik kisi pada garisTitik yang kedua koordinatnya bilangan bulat disebut titik kisi. Berapa banyak titik kisi pada ruas garis dari \((0, 0)\) ke \((a, b)\), dengan \(a, b\) bilangan asli? Jawabannya cantik: \(\gcd(a, b) + 1\). Misalnya dari \((0, 0)\) ke \((6, 4)\): \(\gcd(6, 4) = 2\), jadi ada 3 titik kisi, yaitu \((0, 0)\), \((3, 2)\), dan \((6, 4)\). Langkah terkecil di sepanjang garis adalah \(\left(\tfrac{a}{d}, \tfrac{b}{d}\right)\) dengan \(d = \gcd(a, b)\). Lebih mengejutkan lagi: garis \(y = \sqrt2\,x\) tidak pernah melewati titik kisi mana pun selain \(O\). Kalau ia melewati \((p, q)\) dengan \(p \ne 0\), maka \(\sqrt2 = \tfrac{q}{p}\) adalah pecahan, padahal \(\sqrt2\) irasional. Garis itu menyelinap di antara jutaan titik kisi tanpa menyentuh satu pun!
Gradien garis yang melalui \((-2, 3)\) dan \((2, -5)\) adalah…
\(2\)
\(-2\)
\(-\tfrac12\)
\(\tfrac12\)
\(m = \dfrac{-5 - 3}{2 - (-2)} = \dfrac{-8}{4} = -2\). Garis turun dari kiri ke kanan, jadi gradiennya pasti negatif.
Garis manakah yang tegak lurus terhadap \(y = 3x + 1\)?
\(y = 3x - 2\)
\(y = -3x + 1\)
\(y = \tfrac13 x\)
\(y = -\tfrac13 x + 5\)
Balik dan ganti tanda: \(3 \to -\tfrac13\). Cek: \(3 \times \left(-\tfrac13\right) = -1\). Garis \(y = 3x - 2\) justru sejajar.
Kuota internet 24 GB dipakai 1,5 GB setiap hari. Model sisa kuota \(K\) setelah \(t\) hari dan hari habisnya adalah…
\(K = 24 - 1{,}5t\), habis pada hari ke-16
\(K = 1{,}5t - 24\), habis pada hari ke-16
\(K = 24 - 1{,}5t\), habis pada hari ke-36
\(K = 24t - 1{,}5\), habis pada hari ke-24
Nilai awal 24, laju \(-1{,}5\) GB per hari: \(K = 24 - 1{,}5t\). Habis jika \(K = 0\): \(t = \tfrac{24}{1{,}5} = 16\).
10
Bab 10 · Aljabar & Fungsi
Sistem Persamaan Linear: Detektif Dua Misteri
Struk belanjamu terbang ditiup angin, tetapi kamu masih ingat dua pesanan. Bisakah harga setiap menu ditebak dengan pasti? Dengan dua petunjuk yang tepat, dua misteri bisa dibongkar sekaligus.
Setelah bab ini, kamu bisa
menjelaskan arti penyelesaian sistem persamaan: pasangan nilai yang memenuhi semua persamaan sekaligus, yaitu titik potong garis-garisnya;
menyelesaikan SPLDV dengan metode grafik, substitusi, eliminasi, dan aturan Cramer;
menentukan apakah sebuah sistem punya satu, tak hingga, atau tidak punya penyelesaian;
menyelesaikan SPLTV (tiga variabel) dengan eliminasi bertahap;
mengubah soal cerita (harga, tiket, campuran, ayam dan kambing, untung bazar) menjadi sistem persamaan dan menafsirkan jawabannya.
Struk yang Terbang Komik · 4 panel
Malam Minggu di warung tenda dekat alun-alun
DimasAku tadi pesan 2 pecel lele dan 3 es teh. Bayarnya Rp42.000.
AyuAku 3 pecel lele dan 2 es teh: Rp53.000.
WUSSH!
DimasYah, struknya terbang! Jadi harga satu pecel lele berapa, dong?
AyuKalau cuma pakai pesananmu, banyak pasangan harga yang cocok. Tapi kita punya dua pesanan!
Kak LintangDua misteri, dua petunjuk. Seperti detektif: petunjuk kedua mengunci jawabannya!
Ancil muncul dari balik gerobak…AHA!
AncilGabungkan saja dua pesanan! 5 lele + 5 es teh = Rp95.000. Jadi sepaket lele + teh Rp19.000.
DimasLho… terus es tehnya berapa?
Harga 1 pecel lele ditambah 1 es teh adalah Rp19.000. Dari informasi ini saja, bisakah kamu tahu harga es teh?
Bisa: pasti Rp9.500, karena 19.000 dibagi dua.
Bisa: pasti Rp4.000, karena es teh biasanya murah.
Belum bisa: banyak pasangan harga yang cocok, jadi butuh petunjuk lain.
Tidak akan pernah bisa, berapa pun petunjuk yang kita punya.
Jawabannya: belum bisa. Pasangan 15 + 4, 14 + 5, 10 + 9, bahkan 18,5 + 0,5 semuanya berjumlah 19 (ribu rupiah). Satu persamaan dengan dua variabel punya tak hingga banyak penyelesaian. Kita butuh satu petunjuk lagi yang "berbeda arah". Itulah inti bab ini!
10.1Dua persamaan, dua misteri
Kembali ke warung tenda. Misalkan \(x\) = harga satu porsi pecel lele dan \(y\) = harga satu gelas es teh, keduanya dalam ribu rupiah. Pesanan Dimas menjadi persamaan
\[2x + 3y = 42.\]
Persamaan ini punya banyak penyelesaian. Kalau pecel lele 18 ribu dan es teh 2 ribu: \(2 \cdot 18 + 3 \cdot 2 = 42\). Cocok! Kalau pecel lele 9 ribu dan es teh 8 ribu: \(18 + 24 = 42\). Cocok juga! Satu persamaan seperti saksi yang hanya ingat sebagian cerita.
Petunjuk kedua datang dari Ayu: \(3x + 2y = 53\). Mari kita uji beberapa harga pecel lele dan lihat harga es teh yang cocok untuk masing-masing pesanan.
Harga pecel lele \(x\)
\(y\) yang cocok dengan pesanan Dimas \(y = \tfrac{42 - 2x}{3}\)
\(y\) yang cocok dengan pesanan Ayu \(y = \tfrac{53 - 3x}{2}\)
Sama?
3
12
22
✗ selisih 10
6
10
17,5
✗ selisih 7,5
9
8
13
✗ selisih 5
12
6
8,5
✗ selisih 2,5
15
4
4
✓ cocok!
18
2
−0,5
✗ harga negatif?!
Perhatikan selisihnya mengecil 2,5 setiap baris, lalu tepat nol di \(x = 15\). Hanya satu pasangan yang lolos kedua tes: pecel lele Rp15.000 dan es teh Rp4.000. Dua persamaan yang harus dipenuhi bersama seperti ini disebut sistem persamaan.
DefinisiSistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) adalah dua persamaan linear yang memuat dua variabel yang sama, misalnya
\[\begin{cases} ax + by = c \\ dx + ey = f \end{cases}\]
dengan \(a, b, c, d, e, f\) bilangan real (\(a\) dan \(b\) tidak keduanya nol, begitu pula \(d\) dan \(e\)). Penyelesaian SPLDV adalah pasangan berurutan \((x, y)\) yang membuat kedua persamaan benar sekaligus. Kumpulan semua penyelesaiannya disebut himpunan penyelesaian (HP).
Gampangnya: satu persamaan = satu petunjuk. Dua misteri butuh dua petunjuk. Jawabannya harus cocok dengan kedua petunjuk sekaligus, seperti satu kunci yang harus pas di dua gembok.
Mengapa disebut "linear"?Grafik setiap persamaannya berupa garis lurus (Bab 9). Ciri aljabarnya: variabel hanya berpangkat satu dan tidak saling dikalikan. Jadi \(2x + 3y = 42\) linear, sedangkan \(x^2 + y = 5\), \(xy = 6\), atau \(\tfrac{1}{x} + y = 2\) tidak linear.
Awas jebakanPenyelesaian harus memenuhi semua persamaan sekaligus. Pasangan \((18, 2)\) memang cocok dengan pesanan Dimas, tetapi untuk pesanan Ayu \(3 \cdot 18 + 2 \cdot 2 = 58 \ne 53\). Biasakan mengecek jawaban ke setiap persamaan, bukan hanya ke salah satunya.
10.2Metode grafik: cari titik potongnya
Di Bab 9 kamu belajar bahwa persamaan seperti \(y = 2x + 8\) atau \(2x + 3y = 42\) bergambar garis lurus. Setiap titik pada garis adalah satu penyelesaian persamaan itu. Jadi penyelesaian sebuah sistem adalah titik yang berada di kedua garis sekaligus, yaitu titik potong keduanya.
Gampangnya: gambar dua garis di kertas berpetak. Titik tempat keduanya bertemu adalah jawabannya.
Ingat teka-teki penutup Bab 9 tentang dua tarif ojek? Misalkan aplikasi A memasang biaya buka Rp8.000 ditambah Rp2.000 per km, sedangkan aplikasi B Rp4.000 ditambah Rp3.000 per km. Dengan \(x\) = jarak (km) dan \(y\) = tarif (ribu rupiah):
\[\begin{aligned} \cB{\text{A}}:\; y &= 2x + 8 \\ \cO{\text{B}}:\; y &= 3x + 4 \end{aligned}\]
Seret titik biru atau oranye (atau geser slider jarak). Pada jarak berapa kedua tarif persis sama? Mengapa aplikasi dengan biaya buka lebih mahal justru menang untuk perjalanan jauh?
Kedua garis berpotongan di \((4, 16)\). Artinya, untuk perjalanan 4 km kedua aplikasi sama-sama memasang tarif Rp16.000. Titik seperti ini disebut titik impas. Di kiri titik impas garis B lebih rendah (B lebih murah); di kanannya garis A lebih rendah. Jadi kunci teka-teki Bab 9 adalah titik potong kedua garis. Untuk ojek Kilat (\(T = 8.000 + 2.500x\)) dan Hemat (\(T = 5.000 + 3.000x\)), titik potongnya \((6,\ 23.000)\): keduanya sama mahal, Rp23.000, untuk perjalanan 6 km.
Trik Kak LintangMenggambar garis \(ax + by = c\) secepat kilat: tutup x, tutup y. Tutup suku \(x\) dengan jari (anggap \(x = 0\)); sisanya memberi titik potong sumbu-\(y\). Lalu tutup suku \(y\) (anggap \(y = 0\)); sisanya memberi titik potong sumbu-\(x\). Contoh \(3x + 2y = 12\): tutup \(x\) → \(2y = 12\), titik \((0, 6)\); tutup \(y\) → \(3x = 12\), titik \((4, 0)\). Hubungkan dengan penggaris, selesai!
Selesaikan dengan metode grafik: \(x + y = 6\) dan \(x - y = 2\).
Garis \(x + y = 6\): tutup \(x\) → \((0, 6)\); tutup \(y\) → \((6, 0)\).
Garis \(x - y = 2\): tutup \(x\) → \(-y = 2\), titik \((0, -2)\); tutup \(y\) → \((2, 0)\).
Gambar kedua garis. Keduanya bertemu di \((4, 2)\).
Cek: \(4 + 2 = 6\) ✓ dan \(4 - 2 = 2\) ✓.
Penyelesaiannya \(x = 4\) dan \(y = 2\), ditulis HP = \(\{(4, 2)\}\).
Awas jebakanTitik potong yang dibaca dari grafik bisa meleset. Jika titik potongnya tidak jatuh di titik kisi, misalnya \(\left(\tfrac{7}{3}, \tfrac{5}{2}\right)\), mata kita sulit membacanya dengan tepat. Pakai grafik untuk melihat gambaran besar, lalu pastikan dengan substitusi atau eliminasi.
10.3Metode substitusi: jurus barter
Grafik memberi gambaran, aljabar memberi jawaban persis. Cara aljabar pertama adalah substitusi, artinya mengganti. Kak Lintang menyebutnya jurus barter: kalau satu variabel bisa "dihargai" memakai variabel lain, tukarkan saja!
Dari salah satu persamaan, nyatakan satu variabel dalam variabel lain. Pilih variabel yang koefisiennya 1 agar tidak muncul pecahan.
Substitusikan (ganti) ke persamaan yang lain, sehingga tinggal satu variabel.
Selesaikan persamaan satu variabel itu.
Masukkan hasilnya ke persamaan langkah 1 untuk mendapat variabel kedua.
Cek jawaban ke kedua persamaan.
Keluarga Dimas (2 dewasa dan 3 anak) membayar tiket museum Rp40.000. Tiket dewasa Rp5.000 lebih mahal daripada tiket anak. Berapa harga masing-masing tiket?
Misalkan \(d\) = tiket dewasa dan \(a\) = tiket anak (rupiah): \(2d + 3a = 40.000\) dan \(d = a + 5.000\).
Persamaan kedua sudah "siap ditukar". Substitusi: \(2(a + 5.000) + 3a = 40.000\).
Teka-teki sistem persamaan yang paling terkenal di dunia berumur lebih dari seribu tahun: hewan berkaki dua dan berkaki empat di dalam satu kandang.
Di kandang Mbah Sastro ada ayam dan kambing. Banyak kepalanya 10, banyak kakinya 28. Tebakan cepatmu: berapa ekor kambingnya?
7 ekor, karena 28 : 4 = 7.
5 ekor, karena dibagi rata.
4 ekor.
14 ekor, karena 28 : 2 = 14.
Jawabannya: 4 kambing (dan 6 ayam). Kalau ada 7 kambing, kepalanya baru 7, padahal harus 10. Cek: 4 kambing punya 16 kaki, 6 ayam punya 12 kaki, totalnya 28 ✓ dan kepalanya 10 ✓. Jebakannya: setiap tebakan harus memenuhi kedua petunjuk, kepala dan kaki.
Dengan substitusi: misalkan \(a\) = banyak ayam dan \(k\) = banyak kambing. Kepala: \(a + k = 10\), jadi \(a = 10 - k\). Kaki: \(2a + 4k = 28\). Substitusi: \(2(10 - k) + 4k = 28 \Rightarrow 20 + 2k = 28 \Rightarrow k = 4\), lalu \(a = 6\).
Ancil punya cara yang jauh lebih jenaka. Ia meniup peluit ajaib: "Semua hewan, angkat dua kaki!" Ayam langsung duduk (kedua kakinya terangkat), sedangkan kambing berdiri dengan dua kaki belakang. Kaki yang masih menapak tanah tinggal \(28 - 2 \times 10 = 8\), dan semuanya milik kambing, masing-masing dua. Jadi kambingnya \(8 : 2 = 4\) ekor.
Atur banyak kepala dan kaki, lalu tekan ▶ Jalankan. Hitung titik kuning (kaki yang menapak tanah) setelah peluit berbunyi. Coba juga buat kandang yang mustahil: apa syarat banyak kaki agar kandangnya masuk akal?
Tamu dari masa laluTeka-teki "burung dan kelinci dalam satu kandang" tercatat dalam kitab Tiongkok Sunzi Suanjing (sekitar abad ke-3 sampai ke-5 M): ada 35 kepala dan 94 kaki. Cara yang tercatat di sana kira-kira begini: bagi dua banyak kaki, lalu kurangi dengan banyak kepala. Hasilnya \(94 : 2 - 35 = 12\) kelinci, sehingga burungnya 23. Itu persis trik peluit Ancil, hanya urutan hitungnya berbeda! Hingga kini teka-teki ini masih populer di sekolah-sekolah di Asia Timur.
Matematika NusantaraDi pesisir selatan Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, ada pasar tradisional Wulandoni tempat sebagian warga masih berbarter: nelayan membawa ikan, petani dari pegunungan membawa jagung, pisang, dan hasil kebun lain. Barter adalah substitusi dalam kehidupan nyata! Misalkan (angka ini hanya ilustrasi) 2 ekor ikan setara 3 ikat jagung, dan 1 ikan bersama 1 ikat jagung setara 10 buah pisang. Dengan pisang sebagai "uang": \(2i = 3j\) dan \(i + j = 10\). Substitusi \(i = 1{,}5j\): \(2{,}5j = 10\), jadi \(j = 4\) dan \(i = 6\). Satu ikan senilai 6 pisang, satu ikat jagung senilai 4 pisang, tanpa selembar uang pun.
Kedai kopi mencampur kopi arabika Gayo seharga Rp180.000/kg dengan kopi robusta seharga Rp90.000/kg. Campurannya 15 kg dengan nilai total Rp2.070.000. Berapa kg masing-masing kopi?
Misalkan \(g\) kg Gayo dan \(r\) kg robusta. Berat: \(g + r = 15\). Nilai (ribu rupiah): \(180g + 90r = 2.070\).
Campurannya 8 kg Gayo dan 7 kg robusta, dengan harga rata-rata Rp138.000/kg.
10.4Metode eliminasi: buat satu misteri lenyap
Substitusi cocok jika ada variabel berkoefisien 1. Bagaimana kalau semua koefisiennya "repot", seperti \(2x + 3y = 42\) dan \(3x + 2y = 53\)? Gunakan eliminasi: jumlahkan atau kurangkan kedua persamaan sehingga satu variabel lenyap.
Mengapa boleh? Bayangkan dua timbangan yang sama-sama seimbang. Kalau isi piring kiri keduanya digabung dan isi piring kanan keduanya juga digabung, hasilnya tetap seimbang. Persamaan pun begitu: ruas kiri + ruas kiri = ruas kanan + ruas kanan.
Gampangnya: eliminasi artinya "menghilangkan". Kita menggabungkan dua petunjuk dengan cerdik sampai satu misteri hilang, sehingga misteri yang tersisa mudah ditemukan.
Ancil menunjukkan trik yang sangat cantik untuk pesanan pecel lele. Ikuti langkahnya:
Pesanan Dimas: 2 pecel lele + 3 es teh = 42 ribu. Pesanan Ayu: 3 pecel lele + 2 es teh = 53 ribu. Dalam aljabar: \(2x + 3y = 42\) dan \(3x + 2y = 53\).
Gabungkan kedua pesanan dalam satu nampan: 5 pecel lele + 5 es teh = \(42 + 53 = 95\) ribu. Kedua persamaan dijumlahkan: \(5x + 5y = 95\).
Lima pecel lele dan lima es teh sama dengan 5 paket "lele + teh". Jadi satu paket harganya \(95 : 5 = 19\) ribu: \(x + y = 19\).
Susun ulang pesanan Dimas menjadi 2 paket + 1 es teh = 42. Dua paket harganya 38, jadi es teh yang tersisa \(42 - 38 = 4\) ribu: \(y = 4\).
Pecel lele \(= 19 - 4 = 15\) ribu. Cek ke pesanan Ayu: \(3 \cdot 15 + 2 \cdot 4 = 53\) ✓. Trik ini jalan karena koefisiennya bertukar tempat (2, 3 dan 3, 2).
Trik Ancil hanya bekerja untuk koefisien yang "bertukar tempat". Cara umumnya: kalikan setiap persamaan dengan bilangan yang tepat sehingga koefisien salah satu variabel sama besar, lalu kurangkan (jika tandanya sama) atau jumlahkan (jika tandanya berlawanan).
Lalu masukkan \(y = 4\) ke \(2x + 3y = 42\): \(2x = 30\), jadi \(x = 15\). Sama dengan hasil trik Ancil, tentu saja!
Setiap persamaan digambar sebagai batang: biru untuk suku \(x\), oranye untuk suku \(y\). Atur pengali kedua baris sampai salah satu warna lenyap pada baris hasil, lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat kedua batang ditumpuk. Coba juga soal "Garis sejajar?" dan "Garis berimpit?": apa yang tersisa?
Awas jebakanSaat mengurangkan dua persamaan, kurangkan setiap suku, termasuk ruas kanan dan tanda negatifnya. Contoh: \((3x + 2y) - (3x - 4y) = 2y - (-4y) = 6y\), bukan \(-2y\). Kalau ragu, kalikan dulu persamaan kedua dengan \(-1\), lalu jumlahkan.
Ayu membeli 4 buku tulis dan 3 pulpen seharga Rp30.500. Dimas membeli 2 buku tulis dan 5 pulpen seharga Rp27.500. Berapa harga satu buku tulis dan satu pulpen?
Misalkan \(b\) dan \(p\) dalam ribu rupiah: \(4b + 3p = 30{,}5\) dan \(2b + 5p = 27{,}5\).
Samakan koefisien \(b\): kalikan persamaan kedua dengan 2, menjadi \(4b + 10p = 55\).
Substitusi: \(4b + 10{,}5 = 30{,}5 \Rightarrow b = 5\). Cek ke belanjaan Dimas: \(10 + 17{,}5 = 27{,}5\) ✓.
Satu buku tulis Rp5.000 dan satu pulpen Rp3.500.
Kalau eliminasi dikerjakan sekali untuk koefisien huruf (bukan angka), kita mendapat rumus siap pakai untuk semua SPLDV.
Aturan Cramer untuk SPLDVUntuk sistem \(ax + by = c\) dan \(dx + ey = f\), misalkan \(D = ae - bd\). Jika \(D \ne 0\), sistem itu mempunyai tepat satu penyelesaian:
Bilangan \(D\) disebut determinan sistem. Dengan notasi determinan, \(D = \begin{vmatrix} a & b \\ d & e \end{vmatrix}\), \(D_x = \begin{vmatrix} c & b \\ f & e \end{vmatrix}\), dan \(D_y = \begin{vmatrix} a & c \\ d & f \end{vmatrix}\), sehingga \(x = \tfrac{D_x}{D}\) dan \(y = \tfrac{D_y}{D}\).
Bukti dengan eliminasi (untuk yang suka hitungan)
Kalikan persamaan pertama dengan \(e\) dan persamaan kedua dengan \(b\): \(aex + bey = ce\) dan \(bdx + bey = bf\). Kurangkan, suku \(y\) lenyap:
\[(ae - bd)\,x = ce - bf \quad\Longrightarrow\quad x = \frac{ce - bf}{ae - bd}.\]
Dengan cara yang sama, kalikan persamaan pertama dengan \(d\) dan persamaan kedua dengan \(a\): \(adx + bdy = cd\) dan \(adx + aey = af\). Kurangkan yang pertama dari yang kedua: \((ae - bd)\,y = af - cd\). Pembagian ini hanya sah jika \(D = ae - bd \ne 0\). ∎
Trik Kak LintangPilih senjata yang tepat. Substitusi paling enak jika ada variabel berkoefisien 1 atau −1 (misalnya \(y = 2x - 1\)). Eliminasi paling enak jika koefisiennya sama, berlawanan, atau mudah disamakan. Aturan Cramer paling cepat untuk soal pilihan ganda dengan angka "jelek". Dan grafik paling cocok untuk melihat makna, misalnya titik impas. Apa pun senjatanya, akhiri dengan cek!
Tamu dari masa laluBab kedelapan kitab Tiongkok Jiuzhang Suanshu (Sembilan Bab tentang Seni Matematika), yang disusun sekitar 2.000 tahun lalu, bernama fangcheng. Isinya cara menyelesaikan sistem persamaan dengan batang hitung yang disusun di papan seperti tabel, lalu baris-barisnya dikurangkan satu sama lain. Itu sangat mirip dengan metode yang kini disebut eliminasi Gauss, sesuai nama Carl Friedrich Gauss (1777–1855) yang memakainya secara sistematis. Rumus determinan untuk SPL diterbitkan Gabriel Cramer pada 1750.
Lanjut · IB & olimpiadeBahasa matriks dan makna determinanSPLDV dapat ditulis sebagai satu persamaan matriks:
\[\begin{pmatrix} a & b \\ d & e \end{pmatrix}\begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} c \\ f \end{pmatrix}.\]
Determinan \(D = ae - bd\) bernilai nol tepat ketika baris \((a, b)\) dan \((d, e)\) sebanding. Secara geometris, \(|D|\) adalah luas jajargenjang yang dibentuk vektor kolom \((a, d)\) dan \((b, e)\); jika luasnya nol, kedua vektor segaris dan sistem kehilangan "satu arah informasi". Untuk sistem besar (misalnya 10 variabel), aturan Cramer menjadi sangat lambat, sehingga komputer memakai eliminasi Gauss. Kamu akan bertemu lagi dengan matriks dan determinan di Bab 36.
10.5Satu, tak hingga, atau tidak ada?
Berapa banyak penyelesaian sistem \(x + 2y = 4\) dan \(2x + 4y = 10\)?
Tepat satu, seperti biasanya.
Tepat dua.
Tak hingga banyak.
Tidak ada sama sekali.
Jawabannya: tidak ada. Kalikan persamaan pertama dengan 2: \(2x + 4y = 8\). Padahal persamaan kedua mengatakan \(2x + 4y = 10\). Bilangan yang sama tidak mungkin sekaligus bernilai 8 dan 10! Grafiknya dua garis sejajar yang tidak pernah bertemu.
Dua garis lurus di bidang hanya punya tiga kemungkinan nasib: berpotongan, sejajar, atau berimpit (menumpuk menjadi satu garis).
Tiga kemungkinan banyak penyelesaianUntuk SPLDV \(ax + by = c\) dan \(dx + ey = f\):
Jika \(ae - bd \ne 0\), ada tepat satu penyelesaian: kedua garis berpotongan.
Jika \(ae - bd = 0\) dan persamaan kedua bukan kelipatan persamaan pertama, tidak ada penyelesaian: kedua garis sejajar.
Jika persamaan kedua kelipatan persamaan pertama (termasuk ruas kanannya), ada tak hingga banyak penyelesaian: kedua garis berimpit.
Jika tidak ada koefisien nol, cukup bandingkan: \(\tfrac{a}{d} \ne \tfrac{b}{e}\) → tepat satu; \(\tfrac{a}{d} = \tfrac{b}{e} \ne \tfrac{c}{f}\) → tidak ada; \(\tfrac{a}{d} = \tfrac{b}{e} = \tfrac{c}{f}\) → tak hingga.
Sistem
Perbandingan koefisien
Hasil eliminasi
Grafik
Banyak penyelesaian
\(x + y = 5\) \(x - y = 1\)
\(\tfrac11 \ne \tfrac{1}{-1}\)
\(x = 3,\ y = 2\)
berpotongan
tepat satu
\(x + 2y = 4\) \(2x + 4y = 10\)
\(\tfrac12 = \tfrac24 \ne \tfrac{4}{10}\)
\(0 = -2\) (mustahil)
sejajar
tidak ada
\(x + 2y = 4\) \(2x + 4y = 8\)
\(\tfrac12 = \tfrac24 = \tfrac48\)
\(0 = 0\) (selalu benar)
berimpit
tak hingga
Mulai dari \(2x + y = 7\) dan \(x - y = -1\). Tantangan: (1) buat kedua garis sejajar tanpa mengubah garis 1; (2) buat keduanya berimpit (petunjuk: kalikan semua angka garis 1 dengan bilangan yang sama); (3) cari sistem yang titik potongnya \((-3, 2)\). Perhatikan nilai \(D\) setiap kali garisnya sejajar.
Tentukan nilai \(k\) agar sistem \(3x - 2y = 5\) dan \(6x + ky = 7\) tidak mempunyai penyelesaian.
Tidak ada penyelesaian berarti garisnya sejajar: \(D = 3k - (-2)(6) = 3k + 12 = 0\), jadi \(k = -4\).
Pastikan tidak berimpit: dengan \(k = -4\), dua kali persamaan pertama adalah \(6x - 4y = 10\), sedangkan persamaan kedua \(6x - 4y = 7\). Ruas kanannya berbeda.
Eliminasi menghasilkan \(0 = 3\): mustahil.
\(k = -4\). Untuk nilai \(k\) lain, \(D \ne 0\) dan sistemnya punya tepat satu penyelesaian.
"Dua persamaan dengan dua variabel pasti punya tepat satu penyelesaian."
Tidak selalu. Jika garisnya sejajar, penyelesaiannya tidak ada; jika berimpit, penyelesaiannya tak hingga. Periksa dulu \(D = ae - bd\): hanya jika \(D \ne 0\) penyelesaiannya tunggal.
"Substitusi dan eliminasi bisa memberi jawaban yang berbeda."
Penyelesaian sistem tidak bergantung pada cara. Metode hanyalah jalan menuju jawaban yang sama. Jika hasilnya berbeda, pasti ada salah hitung; cek dengan memasukkan jawaban ke kedua persamaan.
"Sistem linear bisa saja punya tepat dua penyelesaian."
Mustahil! Dua garis lurus yang berbagi dua titik pasti berimpit, karena melalui dua titik hanya ada satu garis. Jadi banyak penyelesaiannya selalu 0, 1, atau tak hingga. Buktinya ada di soal olimpiade bab ini.
10.6SPLTV: tiga misteri sekaligus
Bagaimana kalau misterinya tiga, misalnya harga bakso, mie ayam, dan es jeruk? Kita butuh tiga petunjuk, yaitu sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Strateginya seperti corong: kurangi banyak variabel satu per satu.
Gampangnya: tiga misteri butuh tiga petunjuk. Hilangkan satu misteri dulu sampai tinggal dua, lalu kerjakan seperti SPLDV yang sudah kamu kuasai.
Pasangkan (1) dengan (2) dan (1) dengan (3) untuk menghilangkan variabel yang sama, lalu selesaikan SPLDV yang tersisa.
Di kantin sekolah: 1 bakso + 1 mie ayam + 1 es jeruk = Rp32.000; 2 bakso + 1 mie ayam = Rp42.000; 1 mie ayam + 3 es jeruk = Rp27.000. Berapa harga masing-masing?
Misalkan \(b, m, j\) dalam ribu rupiah: (1) \(b + m + j = 32\), (2) \(2b + m = 42\), (3) \(m + 3j = 27\).
Bakso Rp15.000, mie ayam Rp12.000, es jeruk Rp5.000.
Awas jebakanPada SPLTV, variabel yang dihilangkan di kedua langkah harus sama. Jika langkah pertama menghilangkan \(m\) tetapi langkah kedua menghilangkan \(b\), kamu mendapat dua persamaan yang masih memuat tiga variabel berbeda, dan corongnya macet.
Lanjut · IB & olimpiadeTrik simetri: jumlahkan semuanyaSistem \(x + y = 13\), \(y + z = 17\), \(z + x = 20\) tampak butuh eliminasi panjang. Padahal setiap variabel muncul tepat dua kali! Jumlahkan ketiganya: \(2(x + y + z) = 50\), jadi \(x + y + z = 25\). Kurangkan setiap persamaan dari 25: \(z = 25 - 13 = 12\), \(x = 25 - 17 = 8\), \(y = 25 - 20 = 5\). Secara geometris, setiap persamaan linear tiga variabel adalah sebuah bidang datar di ruang, dan penyelesaian SPLTV adalah titik yang dilalui ketiga bidang. Tiga bidang juga bisa bertemu di sebuah garis (tak hingga penyelesaian) atau tidak bertemu sama sekali.
10.7Program linear: mencari yang terbaik
Di dunia nyata, sering kali yang kita cari bukan "sama dengan", melainkan "paling banyak" atau "paling hemat". Kelas Ayu membuka stan bazar. Mereka menjual \(x\) porsi nasi kuning (modal Rp10.000, untung Rp4.000 per porsi) dan \(y\) gelas es buah (modal Rp5.000, untung Rp3.000 per gelas). Modal yang tersedia Rp600.000, dan meja hanya muat 80 wadah.
Syarat modal (ribu rupiah): \(10x + 5y \le 600\), atau \(2x + y \le 120\).
Syarat meja: \(x + y \le 80\). Tentu juga \(x \ge 0\) dan \(y \ge 0\).
Yang ingin dibuat sebesar mungkin: untung \(U = 4x + 3y\) (ribu rupiah), disebut fungsi tujuan.
Semua titik yang memenuhi syarat membentuk daerah layak. Pojok-pojoknya adalah titik potong garis batas, dan untuk menemukannya kita menyelesaikan SPLDV!
Seret titik Q ke mana pun di daerah hijau dan catat untungnya. Lalu tekan ▶ Jalankan: garis untung (putus-putus) bergeser naik. Titik terakhir yang masih disentuhnya sebelum lepas dari daerah hijau adalah rencana terbaik!
Tentukan rencana bazar dengan untung terbesar.
Pojok di sumbu: \((0, 0)\); garis modal memotong sumbu-\(x\) di \((60, 0)\); garis meja memotong sumbu-\(y\) di \((0, 80)\).
Pojok tengah = titik potong \(2x + y = 120\) dan \(x + y = 80\). Kurangkan: \(x = 40\), lalu \(y = 40\).
Untung terbesar Rp280.000, dengan menjual 40 porsi nasi kuning dan 40 gelas es buah. Modalnya pas Rp600.000 dan mejanya pas penuh.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa jawaban terbaik ada di titik pojok?Semua titik dengan untung sama, misalnya \(4x + 3y = U\), membentuk garis lurus. Jika \(U\) dinaikkan, garis itu bergeser sejajar. Karena daerah layak berbentuk segi banyak cembung (tidak penyok), titik terakhir yang disentuh garis yang terus bergeser pasti sebuah titik pojok, atau seluruh sisi jika garis untung kebetulan sejajar dengan sisi itu. Inilah dasar metode titik pojok dalam program linear, yang dipakai pabrik, maskapai, dan perusahaan logistik untuk menghemat biaya.
🛵
Tarif ojek dan taksi daring
Membandingkan dua tarif "biaya buka + biaya per km" sama dengan mencari titik potong dua garis: titik impas.
🎟️
Loket museum
Dari banyak tiket terjual dan total pemasukan, petugas dapat menghitung berapa pengunjung dewasa dan anak-anak.
☕
Racikan kopi dan beras
Pedagang mencampur dua jenis kopi atau beras berbeda harga agar mendapat campuran dengan berat dan harga yang diinginkan.
⚡
Rangkaian listrik
Teknisi menghitung arus di setiap cabang rangkaian dengan menyusun sistem persamaan dari hukum Kirchhoff.
🍱
Menu gizi seimbang
Ahli gizi memadukan beberapa bahan makanan agar protein, karbohidrat, dan kalorinya pas dengan kebutuhan.
🏭
Produksi UMKM
Program linear membantu menentukan banyak tiap produk agar untung terbesar dengan bahan dan waktu yang terbatas.
Penyelesaian sistem \(x + y = 10\) dan \(x - y = 4\) adalah…
\((3, 7)\)
\((6, 4)\)
\((7, 3)\)
\((5, 5)\)
Jumlahkan: \(2x = 14\), jadi \(x = 7\) dan \(y = 3\). Pilihan \((3, 7)\) menukar urutan: \(3 - 7 = -4\), bukan 4.
Dua garis punya gradien sama, tetapi memotong sumbu-\(y\) di titik berbeda. Sistem persamaannya mempunyai…
tidak ada penyelesaian
tepat satu penyelesaian
tepat dua penyelesaian
tak hingga banyak penyelesaian
Gradien sama dan titik potong sumbu-\(y\) berbeda berarti sejajar: tidak pernah bertemu, jadi tidak ada penyelesaian.
Di kandang ada ayam dan kambing dengan 12 kepala dan 30 kaki. Banyak kambingnya…
Bola yang ditendang ke atas melewati ketinggian yang sama dua kali: sekali saat naik, sekali saat turun. Itulah rahasia persamaan kuadrat. Di bab ini kamu akan menemukan kedua jawabannya, bahkan hanya dengan menyusun ubin!
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali persamaan kuadrat \(ax^2 + bx + c = 0\) dan menyusunnya dari masalah luas atau gerak;
menyelesaikan persamaan kuadrat dengan pemfaktoran memakai sifat perkalian nol;
melengkapkan kuadrat dengan model ubin aljabar dan menurunkan rumus abc;
memakai diskriminan untuk meramal jenis akar tanpa menghitungnya;
memakai jumlah dan hasil kali akar untuk menyusun persamaan baru dan menghitung ekspresi simetris.
AyuAku merekamnya pakai HP. Tinggi bolamu ternyata h = 15t − 5t² meter, dengan t dalam detik.
DimasBola mendarat kalau h = 0. Hmm… berarti jawabannya cuma t = 0?
Kak LintangFaktorkan dulu! Kalau hasil kali dua bilangan sama dengan nol, salah satunya pasti nol.
Ancil melompat dari balik gawang…
AncilJadi 5t = 0 atau 3 − t = 0. Bola di tanah saat t = 0 dan saat t = 3. Satu persamaan, dua jawaban!
DimasCuma tiga detik?! Roketku ternyata roket mini…
GLEK!
Tinggi bola Dimas adalah \(h = 15t - 5t^2\) meter, dengan \(t\) dalam detik. Kapan bola berada tepat setinggi 10 meter?
Tidak pernah, karena bola tidak bisa setinggi itu.
Sekali saja, yaitu saat \(t = \tfrac{2}{3}\), karena \(15 \times \tfrac{2}{3} = 10\).
Dua kali, yaitu saat \(t = 1\) dan saat \(t = 2\).
Sekali saja, yaitu saat \(t = 1\).
Jawabannya: dua kali. Coba hitung: \(h(1) = 15 - 5 = 10\) dan \(h(2) = 30 - 20 = 10\). Bola melewati ketinggian 10 m saat naik (detik ke-1) dan sekali lagi saat turun (detik ke-2). Karena ada \(t^2\), persamaan \(15t - 5t^2 = 10\) bisa punya dua jawaban. Pilihan \(t = \tfrac{2}{3}\) lupa bahwa suku \(-5t^2\) juga ikut menarik bola ke bawah.
11.1Dari luas sawah ke persegi \(x^2\)
Pak Darto punya sawah berbentuk persegi panjang. Panjangnya 5 m lebih panjang daripada lebarnya, dan luasnya 150 m². Berapa lebar sawah itu?
Misalkan lebarnya \(x\) meter. Panjangnya \(x + 5\), sehingga luasnya \(x(x + 5) = 150\). Kalau dijabarkan: \(x^2 + 5x = 150\), atau \(x^2 + 5x - 150 = 0\). Ada suku \(x^2\) di situ. Inilah sebuah persamaan kuadrat.
Sawah selebar \(x\) dan sepanjang \(x + 5\) terdiri atas persegi \(x^2\) dan petak \(5x\). Kata kuadrat berasal dari bahasa Latin quadratus, artinya persegi.
DefinisiPersamaan kuadrat dalam variabel \(x\) adalah persamaan yang dapat ditulis dalam bentuk baku
dengan \(a, b, c\) bilangan real. Bilangan \(a\) adalah koefisien \(x^2\), \(b\) koefisien \(x\), dan \(c\) konstanta. Nilai \(x\) yang membuat persamaan itu benar disebut akar atau penyelesaian persamaan.
Gampangnya: persamaan kuadrat adalah persamaan yang pangkat tertinggi variabelnya dua. Contoh paling sederhana \(x^2 = 25\): cari bilangan yang kalau dikuadratkan hasilnya 25. Jawabannya 5, tetapi \(-5\) juga, karena \((-5) \times (-5) = 25\). Itulah sebabnya persamaan kuadrat sering punya dua jawaban.
Sebelum membaca \(a\), \(b\), dan \(c\), pindahkan dulu semua suku ke ruas kiri sehingga ruas kanan bernilai nol.
Persamaan
Bentuk baku
\(a\)
\(b\)
\(c\)
\(3x^2 + 5x - 2 = 0\)
sudah baku
3
5
−2
\(x^2 = 49\)
\(x^2 - 49 = 0\)
1
0
−49
\(x^2 = 3x\)
\(x^2 - 3x = 0\)
1
−3
0
\((x + 1)(x - 4) = 6\)
\(x^2 - 3x - 10 = 0\)
1
−3
−10
\(5x + 2 = 0\)
bukan persamaan kuadrat, karena tidak ada suku \(x^2\) (\(a = 0\))
Awas jebakanBaca \(a\), \(b\), dan \(c\) hanya setelah ruas kanan bernilai nol. Pada \(x^2 = 3x\), nilai \(b\) adalah \(-3\), bukan \(3\), karena \(3x\) harus dipindah ke kiri menjadi \(-3x\). Ingat juga syarat \(a \ne 0\): tanpa suku \(x^2\), persamaannya hanyalah persamaan linear seperti di Bab 8.
Kembali ke bola Dimas. Ketinggian \(h = vt - 5t^2\) adalah ekspresi kuadrat dalam \(t\). Pertanyaan "kapan bola setinggi \(H\)?" menjadi persamaan kuadrat \(5t^2 - vt + H = 0\). Mainkan grafik di bawah dan perhatikan: garis mendatar setinggi \(H\) memotong lintasan bola di dua titik, satu titik, atau tidak sama sekali.
Seret titik oranye naik-turun (atau geser slider \(H\)) dan tekan ▶ Jalankan untuk menerbangkan bola. Jika muncul "—", bola tidak pernah mencapai ketinggian itu. Bisakah kamu mengatur \(H\) supaya garis oranye hanya menyentuh puncak lintasan?
11.2Pemfaktoran: kalau hasil kali sama dengan nol…
Kak Lintang memberi petunjuk di komik: kalau dua bilangan dikalikan hasilnya nol, salah satunya pasti nol. Tidak ada cara lain! Sifat sederhana ini adalah kunci menyelesaikan banyak persamaan kuadrat.
Sifat perkalian nolUntuk bilangan real \(p\) dan \(q\):
\[p \cdot q = 0 \;\Longrightarrow\; p = 0 \;\text{ atau }\; q = 0.\]
Jadi, jika \((x - m)(x - n) = 0\), maka \(x = m\) atau \(x = n\).
Mengapa sifat ini pasti benar?
Misalkan \(p \cdot q = 0\) dan \(p \ne 0\). Karena \(p\) bukan nol, kita boleh membagi kedua ruas dengan \(p\): \(q = \dfrac{0}{p} = 0\). Jadi, kalau \(p\) tidak nol, \(q\) pasti nol. Tidak mungkin keduanya sekaligus bukan nol.
Strateginya: tulis \(x^2 + bx + c\) sebagai perkalian \((x + m)(x + n)\). Kalau dijabarkan, \((x + m)(x + n) = x^2 + (m + n)x + mn\). Jadi kita mencari dua bilangan yang jumlahnya \(b\) dan hasil kalinya \(c\).
Bayangkan bermain tebak-tebakan: "Aku memikirkan dua bilangan. Kalau dikali hasilnya 12, kalau dijumlah hasilnya 7. Bilangan apa?" Jawabannya 3 dan 4. Itulah seluruh rahasia pemfaktoran!
Trik Kak Lintang: cari jodoh bilanganUntuk \(x^2 + bx + c\), daftar dulu pasangan faktor \(c\), lalu pilih yang jumlahnya \(b\). Lihat tandanya:
\(c\) positif ⇒ kedua bilangan bertanda sama, mengikuti tanda \(b\);
\(c\) negatif ⇒ kedua bilangan berlawanan tanda; yang nilai mutlaknya lebih besar mengikuti tanda \(b\).
Selesaikan \(x^2 + 5x - 150 = 0\) untuk menemukan lebar sawah Pak Darto.
Cari dua bilangan yang hasil kalinya \(-150\) dan jumlahnya \(5\). Karena \(c\) negatif, tandanya berlawanan. Pasangan \(15\) dan \(-10\) cocok: \(15 \times (-10) = -150\) dan \(15 + (-10) = 5\).
Faktorkan: \((x + 15)(x - 10) = 0\).
Sifat perkalian nol: \(x + 15 = 0\) atau \(x - 10 = 0\), jadi \(x = -15\) atau \(x = 10\).
Lebar sawah tidak mungkin negatif, jadi \(x = 10\). Cek: \(10 \times 15 = 150\). ✔
Sawah Pak Darto berukuran 10 m × 15 m. Akar \(-15\) benar secara aljabar, tetapi ditolak karena tidak masuk akal sebagai panjang.
Tekan pasangan faktor di kiri (atau tombol 🔁). Ubin \(x^2\), batang \(x\), dan ubin satuan langsung disusun menjadi persegi panjang \((x + m)(x + n)\). Pasangan yang benar memakai tepat \(b\) batang \(x\). Tekan 🎲 untuk soal baru.
Dimas menyelesaikan \(x^2 = 5x\) begini: "Bagi kedua ruas dengan \(x\), hasilnya \(x = 5\). Selesai!" Apakah jawabannya lengkap?
Lengkap, karena \(5^2 = 5 \times 5\).
Belum, ada akar lain yang hilang, yaitu \(x = 0\).
Salah, akarnya hanya \(x = 0\).
Belum, ada akar lain, yaitu \(x = -5\).
Jawabannya: belum lengkap. Membagi dengan \(x\) hanya boleh kalau \(x \ne 0\), padahal \(x = 0\) juga memenuhi: \(0^2 = 5 \cdot 0\). Cara aman: pindahkan ke satu ruas dan faktorkan. \(x^2 - 5x = 0 \Rightarrow x(x - 5) = 0 \Rightarrow x = 0\) atau \(x = 5\). Bagaimana dengan \(-5\)? \((-5)^2 = 25\), sedangkan \(5 \cdot (-5) = -25\). Tidak sama!
Awas jebakanSifat perkalian nol hanya berlaku untuk nol. Dari \((x - 2)(x - 3) = 6\), kamu tidak boleh menyimpulkan \(x - 2 = 6\) atau \(x - 3 = 6\). Cek saja: \(x = 8\) memberi \(6 \times 5 = 30\), bukan 6. Jabarkan dulu: \(x^2 - 5x + 6 = 6 \Rightarrow x^2 - 5x = 0 \Rightarrow x(x - 5) = 0\), jadi \(x = 0\) atau \(x = 5\).
Bagaimana kalau \(a \ne 1\), misalnya \(2x^2 + 7x + 3 = 0\)? Gunakan trik pecah suku tengah: cari dua bilangan yang jumlahnya \(b\) dan hasil kalinya \(a \times c\).
Selesaikan \(2x^2 + 7x + 3 = 0\).
\(a \times c = 2 \times 3 = 6\). Dua bilangan dengan hasil kali 6 dan jumlah 7: yaitu 1 dan 6.
Jalan pintas AncilLihat \(3x^2 - 5x + 2 = 0\). Jumlah koefisiennya \(3 - 5 + 2 = 0\). Kalau \(a + b + c = 0\), maka \(x = 1\) pasti akar, karena memasukkan \(x = 1\) menghasilkan tepat \(a + b + c\). Akar yang lain selalu \(\tfrac{c}{a}\), di sini \(\tfrac{2}{3}\) (alasannya ada di 11.6). Coba juga: \(5x^2 + 2x - 7 = 0\) punya akar 1 dan \(-\tfrac75\).
11.3Melengkapkan kuadrat: menambal ubin yang hilang
Tidak semua persamaan kuadrat mudah difaktorkan. Coba \(x^2 + 6x - 2 = 0\): tidak ada dua bilangan bulat yang hasil kalinya \(-2\) dan jumlahnya 6. Untuk kasus seperti ini ada trik berumur lebih dari seribu tahun: ubah ruas kiri menjadi persegi sempurna.
Tamu dari masa laluSekitar tahun 820 M, Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi menulis buku di Baghdad yang judulnya memuat kata al-jabr, artinya "memulihkan" atau "melengkapkan". Dari kata itulah lahir istilah aljabar, dan dari namanya lahir istilah algoritma. Al-Khwarizmi belum memakai huruf \(x\): soalnya ditulis dengan kalimat, dan penyelesaiannya dibuktikan dengan gambar persegi. Jauh sebelumnya, juru tulis Babilonia (±1800 SM) sudah menyelesaikan soal sejenis di lempeng tanah liat, misalnya mencari sisi persegi bila luas dan sisinya dijumlahkan.
Lihat sendiri cara al-Khwarizmi menyelesaikan soalnya yang terkenal: persegi ditambah sepuluh akarnya sama dengan 39, yaitu \(x^2 + 10x = 39\).
Gambarlah \(x^2\) sebagai persegi bersisi \(x\), dan \(10x\) sebagai persegi panjang \(x \times 10\) yang dibelah menjadi dua persegi panjang \(x \times 5\). Luas totalnya 39.
Tempelkan satu persegi panjang di sisi kanan dan satu di sisi bawah persegi \(x^2\). Ubinnya hanya digeser, jadi luas totalnya tetap 39.
Bentuknya hampir menjadi persegi besar bersisi \(x + 5\), tetapi pojok kanan bawahnya kosong: sebuah persegi \(5 \times 5\).
Tambal pojok itu dengan 25 ubin satuan. Supaya persamaan tetap seimbang, ruas kanan juga ditambah 25: \(x^2 + 10x + 25 = 64\).
Persegi besar seluas 64 bersisi 8, jadi \(x + 5 = 8\) dan \(x = 3\). Cek: \(3^2 + 10 \cdot 3 = 9 + 30 = 39\). ✔ Aljabar modern juga memberi \(x + 5 = -8\), yaitu \(x = -13\), tetapi al-Khwarizmi hanya mencari sisi persegi yang positif.
Melengkapkan kuadratAmbil separuh koefisien \(x\), kuadratkan, lalu tambahkan:
Suku \(\left(\tfrac{b}{2}\right)^2\) adalah ubin pojok yang hilang pada gambar di atas.
Cek dengan menjabarkan
\(\left(x + \tfrac{b}{2}\right)^2 = x^2 + 2 \cdot x \cdot \tfrac{b}{2} + \tfrac{b^2}{4} = x^2 + bx + \tfrac{b^2}{4}\). Jadi \(x^2 + bx\) memang sama dengan \(\left(x + \tfrac{b}{2}\right)^2\) dikurangi \(\tfrac{b^2}{4}\). Dua batang \(\tfrac{b}{2}\,x\) di kanan dan di bawah adalah suku tengah \(bx\).
Pilih banyak batang \(x\) (yaitu \(b\)) dan banyak ubin satuan di ruas kanan (yaitu \(c\)) untuk persamaan \(x^2 + bx = c\). Tekan ▶ Jalankan: batang dibagi dua, ditempel, lalu pojoknya ditambal. Cari pasangan \(b\) dan \(c\) yang membuat \(x\) bilangan bulat. Apa syaratnya?
\(x = 3 + \sqrt5 \approx 5{,}236\) atau \(x = 3 - \sqrt5 \approx 0{,}764\). Akar-akar ini tidak bisa ditemukan dengan menebak pasangan bilangan bulat!
Awas jebakanSaat menarik akar dari \((x - 3)^2 = 5\), tulis \(x - 3 = \pm\sqrt5\), bukan hanya \(+\sqrt5\). Bilangan negatif yang dikuadratkan juga menghasilkan bilangan positif, jadi kedua tanda harus diperiksa.
11.4Rumus abc: satu rumus untuk semua
Kalau trik melengkapkan kuadrat diterapkan pada bentuk umum \(ax^2 + bx + c = 0\), kita mendapat satu rumus yang selalu berhasil. Di Indonesia rumus ini akrab disebut rumus abc.
Rumus abcAkar-akar persamaan \(ax^2 + bx + c = 0\) dengan \(a \ne 0\) adalah
Rumus abc itu seperti resep masakan: masukkan tiga bahan (\(a\), \(b\), \(c\)), ikuti langkahnya, dan dua akar pun matang. Tidak perlu menebak-nebak pasangan bilangan.
Awas jebakanPada rumus abc, \(-b\) berarti lawan dari \(b\): kalau \(b = -3\), maka \(-b = 3\), bukan \(-3\). Garis pecahan juga membagi seluruh pembilang \(-b \pm \sqrt{b^2 - 4ac}\) dengan \(2a\), bukan hanya bagian akarnya. Selalu tulis \((-3)^2\) dengan kurung agar tidak tergelincir menjadi \(-9\).
Bentuk persamaan
Contoh
Jurus tercepat
tanpa suku \(x\) (\(b = 0\))
\(x^2 - 49 = 0\)
pindahkan, lalu tarik akar: \(x = \pm 7\)
tanpa konstanta (\(c = 0\))
\(x^2 - 5x = 0\)
keluarkan \(x\): \(x(x - 5) = 0\)
ada jodoh bilangan bulat
\(x^2 + 5x - 150 = 0\)
faktorkan: \((x + 15)(x - 10) = 0\)
\(a + b + c = 0\)
\(3x^2 - 5x + 2 = 0\)
jalan pintas Ancil: \(x = 1\) dan \(x = \tfrac{c}{a}\)
selain itu
\(x^2 - 6x + 4 = 0\)
rumus abc atau melengkapkan kuadrat
Bilangan paling cantikPotong sebuah persegi dari persegi panjang. Kalau sisa potongannya sebangun dengan persegi panjang semula, perbandingan panjang : lebarnya disebut rasio emas \(\varphi\). Syaratnya ternyata persamaan kuadrat \(\varphi^2 = \varphi + 1\), atau \(\varphi^2 - \varphi - 1 = 0\). Rumus abc memberi \(\varphi = \dfrac{1 + \sqrt5}{2} \approx 1{,}618\). Rasio ini berkaitan dengan pola susunan biji bunga matahari dan sering dipakai dalam seni serta desain.
11.5Diskriminan: meramal jenis akar
Perhatikan bagian di bawah tanda akar pada rumus abc: \(b^2 - 4ac\). Bagian kecil ini menentukan nasib akar-akarnya, sehingga diberi nama khusus.
DefinisiDiskriminan persamaan \(ax^2 + bx + c = 0\) adalah
\[D = b^2 - 4ac.\]
Kata diskriminan berasal dari bahasa Latin discriminare, "membedakan": bilangan ini membedakan jenis akar tanpa harus menghitung akarnya.
Jenis akar menurut diskriminan
\(D > 0\): dua akar real berbeda (karena \(\sqrt{D}\) ditambah dan dikurangkan);
\(D = 0\): akar kembar, yaitu \(x = -\tfrac{b}{2a}\) (karena \(\pm\sqrt0\) sama saja);
\(D < 0\): tidak ada akar real (tidak ada bilangan real yang kuadratnya negatif).
Bila \(a\), \(b\), \(c\) bulat dan \(D\) bilangan kuadrat sempurna (0, 1, 4, 9, 16, …), akar-akarnya rasional sehingga persamaan itu bisa difaktorkan.
Akar persamaan \(ax^2 + bx + c = 0\) adalah titik potong grafik \(y = ax^2 + bx + c\) dengan sumbu-\(x\). Diskriminan memberi tahu ada berapa titik potong.
Seret titik hijau di sumbu-\(y\) naik-turun. Parabola ikut bergeser, dan akarnya bisa berkurang dari dua menjadi satu lalu hilang. Perhatikan tanda \(D\) setiap kali itu terjadi. Akar ditandai "—" jika tidak ada akar real.
Untuk nilai \(k\) berapa persamaan \(x^2 + kx + 9 = 0\) memiliki akar kembar? Tentukan juga akarnya.
Akar kembar berarti \(D = 0\): \(k^2 - 4 \cdot 1 \cdot 9 = 0\), jadi \(k^2 = 36\).
\(k = \pm 6\). Akar kembar selalu \(x = -\tfrac{b}{2a}\): di sini \(-3\) atau \(3\).
Lanjut · IB & olimpiadeKalau \(D < 0\): lahirnya bilangan imajinerPersamaan \(x^2 + 1 = 0\) tidak punya akar real, karena tidak ada bilangan real yang kuadratnya \(-1\). Pada abad ke-16, matematikawan Italia seperti Cardano dan Bombelli memberanikan diri menghitung dengan "akar dari bilangan negatif" dan ternyata hasilnya konsisten. Kini kita menulis \(i = \sqrt{-1}\), sehingga akar \(x^2 + 1 = 0\) adalah \(\pm i\). Contoh lain: \(x^2 - 2x + 5 = 0\) memiliki \(D = -16\) dan akar \(x = \dfrac{2 \pm \sqrt{-16}}{2} = 1 \pm 2i\). Jadi, \(D < 0\) bukan berarti "tidak ada jawaban", melainkan "tidak ada jawaban real". Bilangan kompleks dibahas di Bab 37.
Trik Kak Lintang: hitung D duluSebelum bersusah payah, hitung \(D\). Kalau \(D\) negatif, berhenti: tidak ada akar real. Kalau \(D\) kuadrat sempurna, coba faktorkan karena pasti bisa. Kalau tidak, langsung pakai rumus abc dan \(\sqrt{D}\) sudah kamu pegang.
11.6Jumlah dan hasil kali akar: rahasia Vieta
Perhatikan \(x^2 - 5x + 6 = (x - 2)(x - 3)\). Akar-akarnya 2 dan 3. Jumlahnya 5, hasil kalinya 6. Bukankah angka 5 dan 6 sudah terlihat di persamaannya? Ini bukan kebetulan.
Teorema Vieta untuk persamaan kuadratJika \(x_1\) dan \(x_2\) adalah akar-akar \(ax^2 + bx + c = 0\), maka
Bandingkan koefisien \(x\): \(b = -a(x_1 + x_2)\), jadi \(x_1 + x_2 = -\tfrac{b}{a}\). Bandingkan konstanta: \(c = a\,x_1x_2\), jadi \(x_1x_2 = \tfrac{c}{a}\). Kamu juga bisa menjumlahkan dan mengalikan kedua akar dari rumus abc; hasilnya sama.
Seret kedua titik di sumbu-\(x\). Koefisien \(x\) selalu lawan dari jumlah akar, dan konstanta selalu hasil kali akar. Garis ungu menunjukkan titik tengah kedua akar; ingat-ingat garis ini untuk Bab 12!
Awas jebakanJumlah akar adalah \(-\tfrac{b}{a}\), bukan \(\tfrac{b}{a}\). Untuk \(x^2 - 8x + 5 = 0\), jumlah akarnya \(8\), bukan \(-8\). Pastikan juga persamaannya sudah dalam bentuk baku sebelum membaca \(a\), \(b\), \(c\).
Akar-akar \(x^2 - 5x + 3 = 0\) adalah \(x_1\) dan \(x_2\). Susunlah persamaan kuadrat yang akar-akarnya \(x_1 + 2\) dan \(x_2 + 2\).
Dari Vieta: \(x_1 + x_2 = 5\) dan \(x_1x_2 = 3\).
Jumlah akar baru: \((x_1 + 2) + (x_2 + 2) = 5 + 4 = 9\).
Hasil kali akar baru: \((x_1 + 2)(x_2 + 2) = x_1x_2 + 2(x_1 + x_2) + 4 = 3 + 10 + 4 = 17\).
Persamaan dengan jumlah akar \(S\) dan hasil kali \(P\) adalah \(x^2 - Sx + P = 0\).
\(x^2 - 9x + 17 = 0\). Kita tidak pernah menghitung akarnya (\(\tfrac{5 \pm \sqrt{13}}{2}\)) sama sekali!
Tamu dari masa laluRumus jumlah dan hasil kali akar dinamai menurut François Viète (1540–1603), ahli hukum Prancis yang juga terkenal memecahkan sandi rahasia musuh untuk rajanya. Viète termasuk orang pertama yang memakai huruf untuk koefisien, bukan hanya untuk bilangan yang dicari. Berkat gagasan itu, kita bisa menulis satu rumus untuk semua persamaan kuadrat sekaligus.
Lanjut · IB & olimpiadeBarisan ajaib dari akar irasionalAkar-akar \(x^2 - 3x + 1 = 0\) adalah \(\tfrac{3 \pm \sqrt5}{2}\), dua bilangan irasional. Misalkan \(s_n = x_1^n + x_2^n\). Karena setiap akar memenuhi \(x^2 = 3x - 1\), kalikan dengan \(x^{n-2}\) dan jumlahkan untuk kedua akar:
\[s_n = 3s_{n-1} - s_{n-2}, \qquad s_0 = 2,\; s_1 = x_1 + x_2 = 3.\]
Hasilnya \(s_2 = 7\), \(s_3 = 18\), \(s_4 = 47\), \(s_5 = 123\), \(s_6 = 322\), … Semuanya bilangan bulat, padahal tiap akarnya irasional! Cek \(s_2\) dengan Vieta: \(x_1^2 + x_2^2 = (x_1 + x_2)^2 - 2x_1x_2 = 9 - 2 = 7\). ✔ Teknik "jumlah pangkat" ini sering muncul di soal olimpiade, misalnya untuk menghitung \(x_1^3 + x_2^3 = (x_1 + x_2)^3 - 3x_1x_2(x_1 + x_2)\).
11.7Memodelkan dunia nyata: kolam, bingkai, dan lompat batu
Banyak masalah sehari-hari bermuara pada persamaan kuadrat. Resepnya selalu sama: (1) misalkan besaran yang dicari dengan \(x\); (2) susun persamaan dari cerita; (3) selesaikan; (4) periksa apakah kedua akar masuk akal. Langkah keempat sering dilupakan!
Pak Darto membuat kolam ikan berukuran 12 m × 8 m. Di sekelilingnya ia membuat jalan setapak dengan lebar yang sama, \(x\) meter. Luas kolam beserta jalan setapaknya 140 m². Berapa lebar jalan setapak itu?
Ukuran luar menjadi \((12 + 2x)\) m × \((8 + 2x)\) m, karena jalan ada di kedua sisi.
Bagi dengan 4: \(x^2 + 10x - 11 = 0\). Karena \(1 + 10 - 11 = 0\), jalan pintas Ancil memberi \(x = 1\) dan \(x = -11\).
Lebar tidak mungkin negatif, jadi \(x = 1\). Cek: \(14 \times 10 = 140\). ✔
Jalan setapaknya selebar 1 m. Akar \(-11\) ditolak karena tidak bermakna sebagai lebar.
Matematika NusantaraDi Pulau Nias, Sumatra Utara, ada tradisi lompat batu (fahombo). Para pemuda berlari, menjejak batu kecil, lalu melompati tumpukan batu setinggi sekitar 2 meter. Dulu, lompatan ini menjadi tanda bahwa seorang pemuda dianggap sudah dewasa. Kita bisa memodelkannya secara sederhana: tinggi kaki pelompat \(h = vt - 5t^2\) meter. Agar kaki melewati ketinggian 2 m, persamaan \(5t^2 - vt + 2 = 0\) harus punya akar real, yaitu \(D = v^2 - 40 \ge 0\). Jadi kecepatan ke atas minimal \(\sqrt{40} \approx 6{,}3\) m/s. Diskriminan menentukan lolos atau tidaknya sebuah lompatan!
Atur kecepatan lompat ke atas \(v\) dan tinggi batu \(H\), lalu tekan ▶ Jalankan. Model sederhana: batu pijakan dan lipatan kaki diabaikan. Lihat grafik di kanan: lompatan lolos tepat ketika \(D = v^2 - 20H\) tidak negatif. Berapa \(v\) terkecil yang masih lolos untuk \(H = 2\) m?
🌾
Petak sawah & kolam
Lebar pematang atau jalan setapak yang seragam di sekeliling petak selalu menghasilkan persamaan kuadrat, seperti kolam Pak Darto.
🖼️
Bingkai foto & batik
Penjual bingkai menghitung lebar list agar luas bingkai sesuai pesanan: \((p + 2x)(l + 2x)\) adalah ekspresi kuadrat.
⚽
Tendangan & lompatan
Lama bola atau atlet di udara didapat dari akar \(vt - 5t^2 = 0\), dan kapan mencapai ketinggian tertentu dari akar \(vt - 5t^2 = H\).
🛵
Jarak pengereman
Jarak henti motor bergantung pada kuadrat kecepatannya. Kecepatan maksimum agar masih bisa berhenti sebelum zebra cross dicari dengan rumus abc.
🥥
Harga & pendapatan
Pedagang es kelapa yang menaikkan harga akan kehilangan sebagian pembeli. Pendapatan = harga × banyak terjual, yaitu ekspresi kuadrat dalam besar kenaikan harga.
"Kalau \(x^2 = 16\), jawabannya \(x = 4\)."
Kurang lengkap. \((-4)^2 = 16\) juga, jadi \(x = 4\) atau \(x = -4\). Akar negatif baru boleh dibuang kalau soalnya tentang panjang, waktu, atau besaran lain yang tidak mungkin negatif.
"Kalau diskriminannya negatif, berarti soalnya salah."
Tidak salah. \(D < 0\) memberi informasi penting: tidak ada akar real. Misalnya, bola memang tidak pernah mencapai ketinggian itu. Dengan bilangan kompleks (Bab 37), persamaannya tetap punya akar.
"Rumus abc ditemukan oleh satu orang jenius sekaligus."
Rumus ini dibangun bertahap selama ribuan tahun: dari juru tulis Babilonia, matematikawan India seperti Brahmagupta, al-Khwarizmi di Baghdad, hingga penulisan dengan huruf ala Viète dan Descartes di Eropa. Nama "abc" hanyalah julukan dari huruf koefisiennya.
Akar-akar persamaan \(x^2 - 9x + 20 = 0\) adalah…
\(-4\) dan \(-5\)
\(2\) dan \(10\)
\(4\) dan \(5\)
\(1\) dan \(20\)
\(4 \times 5 = 20\) dan \(4 + 5 = 9\), jadi \((x - 4)(x - 5) = 0\). Pasangan 2 dan 10 memang hasil kalinya 20, tetapi jumlahnya 12.
Persamaan \(2x^2 + 3x + 5 = 0\) memiliki…
tidak ada akar real
akar kembar
dua akar real berbeda
tepat satu akar positif
\(D = 3^2 - 4 \cdot 2 \cdot 5 = 9 - 40 = -31 < 0\), jadi tidak ada akar real.
\(x_1 + x_2 = -\tfrac{b}{a} = -\tfrac{-12}{3} = 4\). Pilihan \(\tfrac73\) adalah hasil kali akar, \(\tfrac{c}{a}\).
12
Bab 12 · Aljabar & Fungsi
Fungsi Kuadrat & Parabola: Rahasia Lengkung Air Mancur
Semburan air mancur, lengkung jembatan, lemparan bola, sampai antena TV di atap rumah: semuanya berbentuk lengkung yang sama. Lengkung itu menyimpan satu titik istimewa yang bisa memberitahumu di mana air jatuh, berapa luas kandang terbesar, dan berapa harga jual terbaik.
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali fungsi kuadrat dan menggambar grafiknya, yaitu parabola;
membaca titik puncak, sumbu simetri, dan arah buka parabola dari bentuk puncak \(y = a(x - h)^2 + k\) maupun bentuk umum \(y = ax^2 + bx + c\);
menyusun fungsi kuadrat dari titik puncak, akar-akar, atau tiga titik;
menyelesaikan soal optimasi: luas terbesar, untung terbanyak, lemparan tertinggi;
menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat dengan membaca grafik.
Selang yang Bandel Komik · 4 panel
Minggu pagi, menyiram tanaman di halaman
DimasSelangnya sudah kuarahkan ke pot, kok airnya malah jatuh duluan?
CIPRAT!
AyuLengkungnya mirip air mancur di Monas dan lengkung jembatan di buku IPS-ku. Kebetulan, ya?
Kak LintangBukan kebetulan! Semuanya parabola, grafik fungsi kuadrat. Setiap parabola punya satu titik istimewa: puncak.
Ancil muncul dari balik pot
AncilParabola itu simetris! Kalau bibir pot setinggi ujung selang, taruh puncak lengkungnya tepat di tengah-tengah.
DimasDi tengah… agak tinggi… kena!
BYUR!
Sebuah bola ditendang dari tanah dan mencapai titik tertingginya tepat 2 detik kemudian. Kapan bola itu menyentuh tanah lagi? (Abaikan hambatan udara.)
Kurang dari 4 detik, karena bola turun lebih cepat daripada saat naik.
Tepat 4 detik setelah ditendang.
Lebih dari 4 detik, karena bola melambat di puncak.
Tidak bisa ditentukan tanpa mengetahui kecepatan tendangannya.
Jawabannya: tepat 4 detik. Grafik tinggi bola terhadap waktu berbentuk parabola, dan parabola selalu simetris terhadap garis tegak yang melewati puncaknya. Karena bola berangkat dan mendarat di ketinggian yang sama (tanah), waktu naik (2 detik) sama dengan waktu turun (2 detik). Di bab ini kamu akan melihat mengapa simetri ini selalu berlaku, lalu memakainya sebagai jalan pintas.
12.1Parabola: lengkung berbentuk U
Di Bab 11 kamu mencari nilai \(x\) yang membuat \(ax^2 + bx + c\) bernilai nol. Sekarang kita biarkan \(x\) bergerak bebas dan melihat semua nilai \(ax^2 + bx + c\) sekaligus dalam bentuk grafik. Hasilnya adalah lengkung yang muncul di air mancur, lemparan bola, dan jembatan.
DefinisiFungsi kuadrat adalah fungsi berbentuk \(f(x) = ax^2 + bx + c\) dengan \(a\), \(b\), \(c\) bilangan real dan \(a \ne 0\). Grafiknya berupa lengkung yang disebut parabola. Titik paling bawah (atau paling atas) parabola disebut titik puncak, dan garis tegak yang melalui puncak disebut sumbu simetri.
Kita mulai dari fungsi kuadrat yang paling sederhana, \(y = x^2\). Buat tabel nilainya, lalu perhatikan dua baris terbawah.
\(x\)
−3
−2
−1
0
1
2
3
\(y = x^2\)
9
4
1
0
1
4
9
perubahan \(y\)
−5
−3
−1
+1
+3
+5
beda kedua
+2
+2
+2
+2
+2
Ada dua hal menarik. Pertama, tabelnya simetris: \(x = 2\) dan \(x = -2\) sama-sama menghasilkan 4. Kedua, perubahan nilai \(y\) membentuk barisan \(-5, -3, -1, 1, 3, 5\) yang selalu bertambah 2. Untuk nilai \(x\) yang berjarak sama, ciri ini disebut beda kedua tetap, dan inilah sidik jari setiap fungsi kuadrat.
Gampangnya, parabola itu seperti huruf U (atau U terbalik). Sisi kiri dan kanannya kembar, seperti bayangan di cermin. Garis cerminnya disebut sumbu simetri, dan titik paling bawah (atau paling atas) disebut puncak.
Mengapa naiknya selalu 1, 3, 5, 7, …? Lihat bukti tanpa kata berikut.
Grafik \(y = x^2\) dimulai dari puncak \((0, 0)\). Melangkah 1 satuan ke kanan, grafiknya naik 1 satuan. Di sebelah kanan, kita mulai menyusun persegi dari satu kotak.
Dari \(x = 1\) ke \(x = 2\), nilai \(y\) naik dari 1 ke 4, yaitu naik 3. Tambahkan potongan berbentuk L berisi 3 kotak: jadilah persegi \(2 \times 2\).
Dari \(x = 2\) ke \(x = 3\), grafiknya naik 5 (dari 4 ke 9). Potongan L berikutnya berisi 5 kotak dan menghasilkan persegi \(3 \times 3\).
Dari \(x = 3\) ke \(x = 4\), naik 7. Kenaikannya 1, 3, 5, 7: bilangan ganjil berurutan, dan jumlahnya selalu bilangan kuadrat: \(1 + 3 + 5 + 7 = 16 = 4^2\).
Mengapa selalu ganjil? Kenaikan ke-\(n\) adalah \(n^2 - (n-1)^2 = 2n - 1\), jadi kenaikannya bertambah 2 setiap langkah. Pola "beda kedua tetap" ini dimiliki setiap fungsi kuadrat.
Bagaimana dengan \(y = 2x^2\) atau \(y = -\tfrac12 x^2\)? Koefisien \(a\) mengatur arah dan kerampingan parabola:
\(a > 0\): parabola terbuka ke atas dan punya titik terendah (minimum);
\(a < 0\): parabola terbuka ke bawah dan punya titik tertinggi (maksimum);
\(|a|\) besar: parabola ramping; \(|a|\) kecil (mendekati 0): parabola landai dan lebar.
Trik Kak LintangBayangkan parabola sebagai wajah. Kalau \(a\) positif, parabola tersenyum 🙂 (terbuka ke atas). Kalau \(a\) negatif, parabola cemberut 🙁 (terbuka ke bawah). Tanda \(a\) adalah suasana hati parabola!
Tamu dari masa laluSekitar 350 SM, matematikawan Yunani Menaechmus menemukan bahwa memotong kerucut dengan bidang datar dapat menghasilkan kurva-kurva istimewa: lingkaran, elips, parabola, dan hiperbola. Nama parabola dipopulerkan oleh Apollonius dari Perga (±200 SM). Archimedes (±287–212 SM) bahkan menghitung luas daerah di dalam parabola tanpa kalkulus: luasnya tepat \(\tfrac43\) kali luas segitiga tertentu di dalamnya. Hampir dua ribu tahun kemudian, Galileo Galilei menunjukkan dalam bukunya (1638) bahwa benda yang dilempar melintas di sepanjang parabola, jika hambatan udara diabaikan.
Di Indonesia, piringan antena TV satelit di atap rumah bahkan disebut antena parabola. Namanya bukan kebetulan: penampang piringan itu memang parabola. Parabola punya satu titik istimewa bernama fokus. Setiap sinyal yang datang lurus dari satelit, sejajar sumbu simetri, dipantulkan tepat ke fokus. Di situlah alat penerima dipasang.
Seret titik oranye P di sepanjang antena, atau geser \(p\). Perhatikan dua angka di bawah: jarak P ke fokus dan jarak P ke garis arah selalu sama. Itulah definisi geometri parabola.
Lanjut · IB & olimpiadeFokus dan garis arahParabola adalah kumpulan semua titik yang jaraknya ke sebuah titik \(F\) (fokus) sama dengan jaraknya ke sebuah garis (garis arah atau direktriks). Ambil \(F(0, p)\) dan garis arah \(y = -p\) dengan \(p > 0\). Titik \(P(x, y)\) memenuhi
\[\sqrt{x^2 + (y - p)^2} = y + p \;\Longrightarrow\; x^2 + y^2 - 2py + p^2 = y^2 + 2py + p^2 \;\Longrightarrow\; y = \frac{x^2}{4p}.\]
Jadi \(y = ax^2\) (dengan \(a > 0\)) adalah parabola dengan fokus \(\left(0, \tfrac{1}{4a}\right)\). Misalnya \(y = x^2\) berfokus di \((0; 0{,}25)\). Sifat pantul "semua sinar sejajar menuju fokus" dipakai pada antena, lampu senter, kompor tenaga surya, dan teleskop.
12.2Bentuk puncak: menggeser dan meregangkan parabola
Semua parabola sebenarnya "saudara" dari \(y = x^2\). Mereka hanya diregangkan, dibalik, lalu digeser. Bentuk yang paling terus terang menceritakan semua itu adalah bentuk puncak.
Grafik \(y = (x - 3)^2\) adalah grafik \(y = x^2\) yang digeser…
3 satuan ke kiri, karena ada tanda minus.
3 satuan ke kanan.
3 satuan ke bawah.
3 satuan ke atas.
Jawabannya: 3 satuan ke kanan. Banyak orang menebak "kiri" karena melihat tanda minus. Coba pikirkan: \((x - 3)^2\) bernilai paling kecil, yaitu 0, saat \(x = 3\), bukan saat \(x = 0\). Jadi puncaknya pindah ke \(x = 3\), di sebelah kanan. Grafiknya harus "berjalan" 3 langkah lebih jauh untuk mencapai nilai yang sama.
adalah parabola dengan titik puncak \((h, k)\) dan sumbu simetri \(x = h\).
Jika \(a > 0\), parabola terbuka ke atas dan \(k\) adalah nilai minimum.
Jika \(a < 0\), parabola terbuka ke bawah dan \(k\) adalah nilai maksimum.
Mengapa puncaknya pasti \((h, k)\)?
Kuadrat bilangan real tidak pernah negatif: \((x - h)^2 \ge 0\), dan nilainya 0 hanya saat \(x = h\). Untuk \(a > 0\), \(a(x - h)^2 \ge 0\), sehingga \(y = a(x - h)^2 + k \ge k\). Nilai \(y\) terkecil, yaitu \(k\), tercapai tepat di \(x = h\). Untuk \(a < 0\) semua tanda berbalik, sehingga \(k\) menjadi nilai terbesar.
Simetrinya juga mudah dilihat. Untuk sembarang jarak \(d\), \(f(h + d) = a d^2 + k = a(-d)^2 + k = f(h - d)\). Dua titik yang sama jauh dari sumbu \(x = h\) selalu sama tinggi.
Mulai dari parabola induk \(y = x^2\) dengan puncak di \((0, 0)\).
Kalikan dengan \(a = 2\): setiap nilai \(y\) menjadi dua kali lipat. Parabola menjadi lebih ramping, sedangkan puncaknya tetap di \((0, 0)\).
Ganti \(x\) dengan \(x - 3\): parabola bergeser 3 satuan ke kanan. Puncak pindah ke \((3, 0)\), karena \((x - 3)^2 = 0\) saat \(x = 3\).
Tambahkan \(+1\) di luar kurung: parabola naik 1 satuan. Puncaknya sekarang \((3, 1)\).
Hasilnya \(y = 2(x - 3)^2 + 1\). Dari bentuk puncak, kita langsung tahu: terbuka ke atas, sumbu simetri \(x = 3\), dan nilai minimum 1.
Sekarang giliranmu. Seret titik puncak ke mana saja, dan lihat rumusnya ikut berubah. Seret juga titik biru P: kembarannya, P′, selalu mengikuti di seberang sumbu simetri.
Tantangan: buat parabola yang puncaknya \((-3, 4)\) dan terbuka ke bawah. Lalu atur agar parabola itu melalui titik asal \((0, 0)\). Berapa nilai \(a\) yang kamu temukan?
Cara membaca bentuk puncak: angka di dalam kurung bersama \(x\) mengatur geser kiri-kanan (tandanya dibalik), angka di luar kurung mengatur geser atas-bawah (tandanya apa adanya), dan angka di depan kurung mengatur arah buka serta kerampingan.
Awas jebakanPada bentuk puncak, tanda \(h\) terbalik: \((x + 5)^2\) berarti puncak di \(x = -5\), bukan \(x = 5\). Tulis ulang \(y = 2(x + 5)^2 - 1\) sebagai \(y = 2(x - (-5))^2 - 1\), jadi \(h = -5\) dan puncaknya \((-5, -1)\). Sebaliknya, \(k\) dibaca apa adanya: \(-1\) berarti turun 1.
Untuk \(y = -2(x + 1)^2 + 8\), tentukan arah buka, titik puncak, nilai ekstrem, serta titik potong grafik dengan sumbu-\(y\) dan sumbu-\(x\).
\(a = -2 < 0\): parabola terbuka ke bawah, jadi puncaknya titik maksimum.
\(x + 1 = x - (-1)\), jadi \(h = -1\) dan \(k = 8\). Puncak \((-1, 8)\), nilai maksimum 8.
Sumbu-\(x\): \(-2(x + 1)^2 + 8 = 0 \Rightarrow (x + 1)^2 = 4 \Rightarrow x + 1 = \pm 2\), jadi \(x = 1\) atau \(x = -3\).
Puncak \((-1, 8)\) dengan nilai maksimum 8; grafik memotong sumbu-\(y\) di \((0, 6)\) dan sumbu-\(x\) di \((-3, 0)\) serta \((1, 0)\). Perhatikan: \(-3\) dan \(1\) sama-sama berjarak 2 dari sumbu \(x = -1\).
12.3Dari bentuk umum ke titik puncak
Fungsi kuadrat lebih sering muncul dalam bentuk umum \(y = ax^2 + bx + c\). Puncaknya tidak langsung terlihat. Ada dua cara menemukannya: melengkapkan kuadrat seperti di Bab 11, atau memakai rumus yang lahir dari cara itu.
Rumus titik puncakUntuk \(f(x) = ax^2 + bx + c\) dengan diskriminan \(D = b^2 - 4ac\), titik puncaknya \((x_p, y_p)\) dengan
Sumbu simetrinya garis \(x = x_p\), dan \(y_p\) adalah nilai minimum (jika \(a > 0\)) atau maksimum (jika \(a < 0\)).
Bukti dengan melengkapkan kuadrat
Keluarkan \(a\) dari dua suku pertama, lalu lengkapkan kuadrat:
\[ax^2 + bx + c = a\left(x^2 + \frac{b}{a}x\right) + c = a\left(x + \frac{b}{2a}\right)^2 - \frac{b^2}{4a} + c = a\left(x - \left(-\frac{b}{2a}\right)\right)^2 - \frac{b^2 - 4ac}{4a}.\]
Ini bentuk puncak dengan \(h = -\dfrac{b}{2a}\) dan \(k = -\dfrac{b^2 - 4ac}{4a} = -\dfrac{D}{4a}\). Terbukti.
Trik Kak Lintang: titik kembarGrafik selalu memotong sumbu-\(y\) di \((0, c)\). Coba hitung \(f\!\left(-\tfrac{b}{a}\right) = a \cdot \tfrac{b^2}{a^2} - b \cdot \tfrac{b}{a} + c = c\). Jadi \(\left(-\tfrac{b}{a}, c\right)\) adalah kembaran titik \((0, c)\)! Sumbu simetri tepat di tengah-tengah keduanya: \(x = -\tfrac{b}{2a}\). Rumusnya tidak perlu dihafal kalau kamu ingat si kembar ini.
Anatomi parabola \(y = x^2 - 4x + 3\). Semua titik pentingnya dapat dibaca dari \(a\), \(b\), dan \(c\).
Satu fungsi kuadrat bisa ditulis dalam tiga bentuk. Setiap bentuk "membocorkan" informasi yang berbeda:
Bentuk
Rumus
Yang langsung terbaca
Contoh: fungsi yang sama
Umum
\(y = ax^2 + bx + c\)
arah buka (\(a\)), titik potong sumbu-\(y\) \((0, c)\)
\(y = 2(x + 2)^2 - 5\), dengan puncak \((-2, -5)\) dan nilai minimum \(-5\).
Geser \(a\), \(b\), dan \(c\). Lihat titik kembaran hijau dan akar-akar magenta yang selalu simetris terhadap sumbu oranye. Lalu geser jalur puncak ke 1 dan tekan ▶ Jalankan: \(b\) berubah sendiri. Ke mana saja puncaknya berjalan?
Kejutan: puncak berjalan di parabola lain!Saat hanya \(b\) yang berubah, puncak \(\left(-\tfrac{b}{2a},\; c - \tfrac{b^2}{4a}\right)\) bergerak. Misalkan \(X = -\tfrac{b}{2a}\), maka \(b = -2aX\) dan tinggi puncaknya \(Y = c - \tfrac{4a^2X^2}{4a} = c - aX^2\). Jadi semua puncak terletak pada parabola \(y = c - ax^2\): parabola yang sama lebarnya, tetapi menghadap ke arah berlawanan. Garis ungu putus-putus di Grafik Hidup tadi adalah parabola itu.
Trik Kak Lintang: puncak di tengah akarKalau kamu sudah tahu akar-akarnya, tidak perlu rumus apa pun. Sumbu simetri selalu tepat di tengah dua akar: \(x_p = \dfrac{x_1 + x_2}{2}\). Contoh: \(y = (x - 1)(x - 7)\) punya akar 1 dan 7, jadi \(x_p = 4\) dan \(y_p = (4 - 1)(4 - 7) = -9\).
Awas jebakanRumus sumbu simetri adalah \(x_p = -\dfrac{b}{2a}\): ada tanda minus dan angka 2 di penyebut. Untuk \(y = 3x^2 - 12x + 1\), \(x_p = -\dfrac{-12}{2 \cdot 3} = 2\), bukan \(-2\) (lupa tanda minus) dan bukan \(4\) (lupa angka 2). Ingat juga: nilai minimum atau maksimum adalah \(y_p\), bukan \(x_p\).
12.4Menyusun fungsi kuadrat dari titik-titik
Sekarang kita balik arah. Bukan membaca grafik dari rumus, tetapi mencari rumus dari beberapa titik. Insinyur melakukannya saat merancang lengkung jembatan, dan ilmuwan melakukannya saat mencocokkan data percobaan. Pilih bentuk yang paling cocok dengan informasi yang kamu punya:
Yang diketahui
Mulai dari
Cari \(a\) dengan
puncak \((h, k)\) + satu titik lain
\(y = a(x - h)^2 + k\)
substitusi titik lain itu
dua akar \(x_1\), \(x_2\) + satu titik lain
\(y = a(x - x_1)(x - x_2)\)
substitusi titik lain itu
tiga titik sembarang
\(y = ax^2 + bx + c\)
sistem tiga persamaan (SPLTV, Bab 10)
Sifat tiga titikMelalui tiga titik yang absisnya berbeda dan tidak segaris, selalu ada tepat satu parabola \(y = ax^2 + bx + c\). (Jika ketiganya segaris, "parabola" itu menjadi garis lurus dengan \(a = 0\).)
Seret titik A, B, dan C ke mana saja. Selalu ada tepat satu parabola yang melewati ketiganya, dan nilai \(a\), \(b\), \(c\) dihitung ulang seketika. Bisakah kamu membuat ketiga titik segaris sehingga \(a = 0\)?
Lengkung baja sebuah jembatan pelengkung (bentuknya mirip Jembatan Youtefa di Jayapura) bertumpu pada dua kaki yang berjarak 40 m. Titik tertinggi lengkung berada 10 m di atas kedua kakinya. Modelkan lengkung itu dengan fungsi kuadrat, lalu hitung tinggi lengkung pada jarak mendatar 5 m dari salah satu kaki.
Taruh kaki kiri di \((0, 0)\) dan kaki kanan di \((40, 0)\). Keduanya akar, jadi \(y = a\,x(x - 40)\).
Puncak berada di tengah akar, \(x = 20\), dengan tinggi 10: \(10 = a \cdot 20 \cdot (-20) = -400a\), sehingga \(a = -\tfrac{1}{40}\).
Puncak parabola adalah titik "paling": paling tinggi, paling luas, paling untung. Mencari nilai terbaik seperti ini disebut optimasi. Resepnya: tulis besaran yang ingin dibuat terbesar (atau terkecil) sebagai fungsi kuadrat, lalu cari puncaknya.
Pak RT punya kawat 24 m untuk membuat kandang ayam persegi panjang yang menempel pada tembok, jadi hanya tiga sisi yang perlu dipagari. Ukuran mana yang luasnya terbesar? (Lebar = sisi yang tegak lurus tembok.)
Persegi: lebar 8 m, sisi depan 8 m.
Lebar 4 m, sisi depan 16 m.
Lebar 6 m, sisi depan 12 m.
Lebar 10 m, sisi depan 4 m.
Jawabannya: lebar 6 m dan sisi depan 12 m (luas 72 m²). Persegi 8 × 8 hanya 64 m², sama dengan 4 × 16. Kebanyakan orang mengira persegi selalu juara, tetapi karena tembok "menyumbang" satu sisi gratis, bentuk terbaik justru sisi depannya dua kali lebarnya. Buktikan sendiri di Lab Mini berikut!
Seret titik ungu di pojok kandang (atau geser slider lebar). Setiap ukuran yang kamu coba muncul sebagai titik di grafik kanan. Titik-titik itu membentuk lengkung apa? Tekan ▶ Jalankan untuk menyapu semua ukuran, lalu matikan tembok dan bandingkan.
Mengapa jawabannya 6 m? Misalkan lebar kandang \(x\). Sisi depan \(24 - 2x\), sehingga luasnya
\[L(x) = x(24 - 2x) = -2x^2 + 24x.\]
Trik Kak Lintang: titik tengah akarUntuk soal optimasi, kamu sering tidak perlu rumus puncak. Cari dulu kapan hasilnya nol: \(L(x) = x(24 - 2x) = 0\) saat \(x = 0\) atau \(x = 12\). Puncaknya pasti tepat di tengah: \(x = 6\), sehingga \(L(6) = 6 \times 12 = 72\) m². Cepat, dan tanpa melengkapkan kuadrat!
Intinya: luas kandang naik ketika lebarnya ditambah sedikit demi sedikit, mencapai puncak, lalu turun lagi karena sisi depannya makin pendek. Ukuran terbaik ada di puncak lengkung.
Resep yang sama bekerja untuk uang. Pedagang tahu bulat yang menaikkan harga mendapat untung lebih besar per biji, tetapi pembelinya berkurang. Ada satu harga yang paling pas.
Modal Pak Ujang Rp200 per biji tahu bulat. Dari pengalamannya, kalau ia menjual dengan harga \(h\) rupiah per biji, tahu yang terjual sehari kira-kira \(1.800 - h\) biji. Berapa harga jual yang memberi untung terbesar, dan berapa untungnya?
Untung per biji \(h - 200\), banyak yang terjual \(1.800 - h\). Untung total \(U(h) = (h - 200)(1.800 - h)\).
Ini fungsi kuadrat dengan \(a = -1 < 0\) (terbuka ke bawah) dan akar-akar \(h = 200\) serta \(h = 1.800\).
Puncaknya di tengah akar: \(h = \dfrac{200 + 1.800}{2} = 1.000\). Untungnya \(U(1.000) = 800 \times 800 = 640.000\).
Harga terbaik Rp1.000 per biji, dengan untung Rp640.000 sehari. Bandingkan dengan harga Rp500: untungnya hanya \(300 \times 1.300 = 390.000\) rupiah. Harga terlalu murah maupun terlalu mahal sama-sama mengurangi untung.
Parabola juga muncul di lintasan benda yang dilempar atau disemprotkan. Ingat selang Dimas di komik? Sekarang kamu yang memegang selangnya.
Atur kecepatan dan sudut semprotan, lalu tekan ▶ Jalankan. Bisakah kamu memasukkan air ke dalam pot? Perhatikan titik hijau: di situ air kembali setinggi ujung selang, tepat dua kali jarak ke puncak. Untuk mode tantangan, matikan "Tampilkan lintasan & puncak" lalu tekan 🎲 Pindahkan pot.
Dalam lomba roket air, tinggi roket (meter) setelah \(t\) detik dimodelkan dengan \(h(t) = -5t^2 + 20t + 1\). Berapa tinggi maksimum roket, dan kapan roket jatuh ke tanah?
\(t_p = -\dfrac{20}{2(-5)} = 2\) detik. Tinggi maksimum \(h(2) = -20 + 40 + 1 = 21\) m.
Roket menyentuh tanah saat \(h(t) = 0\), yaitu \(5t^2 - 20t - 1 = 0\).
Tinggi maksimum 21 m pada detik ke-2, dan roket jatuh sekitar 4,05 detik setelah diluncurkan. Mengapa bukan tepat 4 detik? Karena roket berangkat dari ketinggian 1 m, bukan dari tanah, jadi perjalanan turunnya sedikit lebih panjang daripada perjalanan naiknya.
Matematika NusantaraDi Pulau Nias, Sumatra Utara, ada tradisi fahombo atau lompat batu. Seorang pemuda berlari, menjejak batu pijakan, lalu melayang melewati tugu batu setinggi sekitar 2 meter. Selama melayang, pusat tubuhnya bergerak di sepanjang lintasan yang hampir berbentuk parabola. Agar lolos, puncak lintasan harus cukup tinggi dan berada di sekitar tugu, sama seperti mengatur semprotan selang agar masuk pot. Para pelompat tidak menghitung rumus, tetapi mereka melatih "rasa parabola" itu selama bertahun-tahun.
⛲
Air mancur
Setiap semburan air mancur, termasuk di taman kawasan Monas, melengkung seperti parabola. Sudut dan tekanan air menentukan tinggi puncak dan titik jatuhnya.
📡
Antena parabola
Piringan di atap rumah memantulkan sinyal satelit ke satu titik, yaitu fokus, tempat alat penerima dipasang.
🌉
Jembatan pelengkung
Lengkung jembatan seperti Jembatan Youtefa di Jayapura dapat didekati dengan parabola, sehingga tinggi lengkung di setiap titik bisa dihitung.
🛵
Jarak pengereman
Jarak pengereman kira-kira sebanding dengan kuadrat kecepatan: kecepatan dua kali lipat membuat jarak pengereman kira-kira empat kali lipat. Ngebut itu berbahaya!
🔦
Senter & lampu motor
Cermin cekung di belakang bohlam memantulkan cahaya dari fokus menjadi berkas lurus ke depan.
🛒
Untung pedagang
Harga terlalu murah atau terlalu mahal sama-sama mengurangi untung. Harga terbaik ada di puncak parabola untung.
Lanjut · IB & olimpiadeMinimum dengan dua variabelSoal olimpiade suka bertanya: berapa nilai terkecil \(x^2 + 2xy + 2y^2 - 6y + 14\) untuk semua bilangan real \(x\) dan \(y\)? Tidak ada grafik yang bisa digambar dengan mudah, tetapi trik melengkapkan kuadrat tetap bekerja, cukup dipakai dua kali:
\[x^2 + 2xy + 2y^2 - 6y + 14 = (x + y)^2 + (y^2 - 6y + 9) + 5 = (x + y)^2 + (y - 3)^2 + 5.\]
Dua kuadrat tidak pernah negatif, jadi nilainya selalu \(\ge 5\). Nilai 5 tercapai saat \(y = 3\) dan \(x = -y = -3\). Trik lain tanpa grafik adalah ketaksamaan AM-GM: untuk kandang tadi, \(x(24 - 2x) = \tfrac12 \cdot 2x \cdot (24 - 2x) \le \tfrac12\left(\tfrac{2x + 24 - 2x}{2}\right)^2 = 72\), dengan kesamaan saat \(2x = 24 - 2x\), yaitu \(x = 6\).
12.6Pertidaksamaan kuadrat: di atas atau di bawah sumbu-x?
Pertanyaan seperti "kapan roket berada di atas 16 m?" atau "harga berapa yang membuat untung positif?" adalah pertidaksamaan kuadrat. Rahasianya: jangan buru-buru menghitung, lihat grafiknya. Pertanyaan \(f(x) > 0\) sama artinya dengan "di mana parabola berada di atas sumbu-\(x\)?"
Pindahkan semua suku ke satu ruas sehingga ruas lainnya nol.
Cari akar-akarnya (pembuat nol).
Sketsa parabola: terbuka ke atas atau ke bawah?
Baca bagian yang berada di atas (\(> 0\)) atau di bawah (\(< 0\)) sumbu-\(x\).
Sifat tanda fungsi kuadratMisalkan \(f(x) = ax^2 + bx + c\) dengan \(a > 0\).
Jika \(D > 0\) dengan akar \(x_1 < x_2\): \(f(x) < 0\) untuk \(x_1 < x < x_2\), dan \(f(x) > 0\) untuk \(x < x_1\) atau \(x > x_2\).
Jika \(D < 0\): \(f(x) > 0\) untuk semua \(x\). Fungsi seperti ini disebut definit positif.
Untuk \(a < 0\), semua tanda di atas dibalik.
Mulai dari \(f(x) = x^2 - x - 6\). Bagian merah (di bawah sumbu-\(x\)) berada di antara akar \(-2\) dan \(3\). Ubah \(a\) menjadi negatif: warnanya bertukar! Lalu cari nilai \(c\) yang membuat semuanya hijau.
Awas jebakanJangan mengakarkan pertidaksamaan begitu saja: \(x^2 > 9\) tidak berarti \(x > 3\) saja. Bilangan negatif seperti \(x = -4\) juga memenuhi, karena \((-4)^2 = 16 > 9\). Jawaban lengkapnya \(x < -3\) atau \(x > 3\). Ingat juga: saat mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan negatif, balik tanda ketaksamaannya.
Bagi kedua ruas dengan \(-5\) dan balik tandanya: \(t^2 - 4t + 3 < 0 \Leftrightarrow (t - 1)(t - 3) < 0\).
Parabola \(y = t^2 - 4t + 3\) terbuka ke atas, negatif di antara akar: \(1 < t < 3\).
Roket berada di atas 16 m dari detik ke-1 sampai detik ke-3, yaitu selama 2 detik. Selang waktu itu simetris terhadap \(t = 2\), saat roket di puncak.
Tentukan semua nilai \(m\) agar \(mx^2 + 4x + m > 0\) untuk setiap bilangan real \(x\).
Jika \(m = 0\), fungsinya menjadi \(4x\), yang negatif untuk \(x < 0\). Jadi \(m \ne 0\), dan fungsinya kuadrat.
Agar selalu positif, parabola harus terbuka ke atas dan tidak menyentuh sumbu-\(x\): \(a > 0\) dan \(D < 0\).
\(a = m > 0\), dan \(D = 4^2 - 4 \cdot m \cdot m = 16 - 4m^2 < 0 \Leftrightarrow m^2 > 4 \Leftrightarrow m < -2\) atau \(m > 2\).
Gabungkan kedua syarat: \(m > 0\) dan (\(m < -2\) atau \(m > 2\)).
\(m > 2\). Untuk nilai-nilai itu, fungsinya definit positif: grafiknya melayang seluruhnya di atas sumbu-\(x\).
"Semua lengkung berbentuk U adalah parabola."
Tidak. Rantai yang tergantung bebas membentuk katenari, dan setengah lingkaran juga bukan parabola. Parabola punya sidik jari: beda kedua tetap, atau persamaannya berbentuk kuadrat.
"Grafik \(y = (x + 2)^2\) bergeser 2 satuan ke kanan karena ada +2."
Bergeser ke kiri. Puncaknya di \(x = -2\), karena di situlah \(x + 2 = 0\).
"Nilai maksimum fungsi adalah nilai \(x\) di puncak."
Nilai maksimum adalah nilai \(y\) di puncak, yaitu \(y_p\). Nilai \(x_p\) hanya memberi tahu di mana maksimum itu terjadi.
"Kalau diteruskan, kaki parabola akhirnya tegak lurus seperti dinding."
Parabola makin lama makin curam, tetapi tidak pernah tegak. Untuk setiap \(x\) selalu ada tepat satu nilai \(y\), sejauh apa pun kamu pergi.
Titik puncak grafik \(y = (x - 4)^2 + 1\) adalah…
\((-4, 1)\)
\((4, 1)\)
\((4, -1)\)
\((1, 4)\)
Bentuk puncak \(y = a(x - h)^2 + k\) dengan \(h = 4\) dan \(k = 1\). Pilihan \((-4, 1)\) adalah jebakan tanda \(h\).
\(x_p = -\dfrac{-12}{2 \cdot 2} = 3\). Jawaban \(x = 6\) muncul kalau lupa angka 2 di penyebut.
Himpunan penyelesaian \(x^2 - 9 \le 0\) adalah…
\(-3 \le x \le 3\)
\(x \le 3\)
\(x \le -3\) atau \(x \ge 3\)
\(-9 \le x \le 9\)
\(x^2 - 9 = (x + 3)(x - 3)\). Parabola terbuka ke atas, jadi bernilai \(\le 0\) di antara akar, termasuk akarnya: \(-3 \le x \le 3\).
13
Bab 13 · Aljabar & Fungsi
Fungsi: Mesin yang Bisa Disambung, Dibalik, dan Digeser
Apa jadinya kalau dua mesin fungsi disambung? Bisakah sebuah mesin dijalankan mundur? Dan mengapa grafik \(y = (x - 3)^2\) justru bergeser ke kanan, padahal tandanya minus? Bab ini membongkar rahasia mesin-mesin itu.
Setelah bab ini, kamu bisa
menentukan domain, kodomain, dan range sebuah fungsi, termasuk membacanya dari grafik;
menyusun dan menghitung fungsi komposisi \(f \circ g\), serta menjelaskan mengapa urutannya penting;
mencari fungsi invers dan memahami grafiknya sebagai cermin terhadap garis \(y = x\);
menggambar transformasi grafik \(y = a\,f\big(b(x - c)\big) + d\): geser, regang, mampat, dan cermin;
mengenali asimtot fungsi rasional sederhana, serta membaca fungsi nilai mutlak dan fungsi sepotong-sepotong.
Pos Mesin Ajaib Kak Lintang Komik · 4 panel
Lomba 17-an: pos "Mesin Ajaib"
DimasKak, angka 5 kumasukkan ke mesin f, lalu hasilnya ke mesin g. Keluarnya 16!
AyuKalau urutannya ditukar? Mesin g dulu: 5 × 2 = 10. Lalu mesin f: 10 + 3 = 13. Hasilnya beda!
KLANG!
Kak LintangTantangan terakhir: mesin f lalu g mengeluarkan 30. Angka berapa yang tadi dimasukkan?
DimasWaduh, berarti mesinnya harus dijalankan mundur?!
Ancil melompat dari balik tumpukan hadiah…
AncilMundur dari belakang: batalkan g dulu (bagi 2), baru f (kurangi 3). Seperti melepas sepatu sebelum kaus kaki!
Sebuah mesin bertuliskan "kuadratkan". Mesin itu mengeluarkan angka 49. Angka berapa yang tadi dimasukkan?
Pasti 7, karena 7 × 7 = 49.
Bisa 7, bisa juga −7. Mesin mundurnya tidak bisa memastikan.
24,5, karena 49 dibagi 2.
49, karena mengkuadratkan tidak mengubah apa-apa.
Jawabannya: bisa 7, bisa −7. Sebab \(7^2 = 49\) dan \((-7)^2 = 49\) juga. Dua input yang berbeda menghasilkan output yang sama, sehingga mesin mundurnya bingung harus memilih yang mana. Di subbab 13.3 kamu akan melihat bahwa hanya mesin yang "satu-satu" yang bisa dibalik dengan sempurna, dan bagaimana cara mengakali mesin kuadrat ini.
13.1Mesin fungsi: domain, kodomain, dan range
Bayangkan mesin minuman otomatis di stasiun. Kamu menekan sebuah tombol (input), lalu keluar satu minuman (output). Mesin yang baik selalu tegas: tombol yang sama selalu memberi minuman yang sama, dan tidak pernah mengeluarkan dua minuman berbeda sekaligus. Dalam matematika, mesin seperti itu disebut fungsi.
Mesin \(f(x) = 3x - 2\): masukkan 4, mesin mengalikan 3 lalu mengurangi 2, keluarlah \(f(4) = 10\).
DefinisiFungsi \(f\) dari himpunan \(A\) ke himpunan \(B\), ditulis \(f: A \to B\), adalah aturan yang memasangkan setiap anggota \(A\) dengan tepat satu anggota \(B\).
\(A\) disebut domain (daerah asal): semua input yang boleh masuk.
\(B\) disebut kodomain (daerah kawan): tempat output boleh mendarat.
Himpunan semua output yang benar-benar muncul disebut range (daerah hasil). Range selalu bagian dari kodomain.
Kiri: setiap anggota domain punya tepat satu panah, jadi ini fungsi. Ayu dan Kak Lintang boleh berbagi hari Rabu. Range-nya hanya Senin, Rabu, dan Jumat (hijau); Selasa dan Kamis ada di kodomain, tetapi tidak pernah dipakai. Kanan: bukan fungsi.
Gampangnya: fungsi itu seperti daftar piket kelas. Setiap murid harus mendapat tepat satu hari piket. Dua murid boleh piket di hari yang sama, tetapi satu murid tidak boleh mendapat dua hari, dan tidak boleh ada murid yang terlewat.
Kalau fungsi hanya diberikan sebagai rumus, domainnya adalah semua bilangan real yang boleh dimasukkan ke rumus itu. Ada dua "penjahat" yang harus dihindari: pembagian dengan nol dan akar kuadrat dari bilangan negatif.
Fungsi
Yang harus dihindari
Domain
\(f(x) = 2x + 1\)
tidak ada
semua bilangan real, \(\mathbb{R}\)
\(f(x) = \dfrac{1}{x - 2}\)
penyebut nol
\(x \ne 2\)
\(f(x) = \sqrt{x - 3}\)
akar bilangan negatif
\(x \ge 3\)
\(f(x) = \sqrt{4 - x^2}\)
akar bilangan negatif
\(-2 \le x \le 2\)
\(f(x) = \dfrac{1}{\sqrt{x + 1}}\)
keduanya sekaligus
\(x > -1\)
Trik Kak LintangSaat mencari domain, jadilah satpam yang mencari dua penjahat: penyebut nol dan akar genap dari bilangan negatif. Kalau keduanya tidak ada di rumus, domainnya semua bilangan real. Selesai!
Awas jebakanDomain \(\sqrt{x - 3}\) adalah \(x \ge 3\), bukan \(x > 3\). Angka 3 boleh masuk karena \(\sqrt{0} = 0\). Tetapi pada \(\dfrac{1}{\sqrt{x - 3}}\), angka 3 terlarang karena penyebutnya menjadi nol.
Range paling mudah dibaca dari grafik. Bayangkan senter menyinari grafik dari atas: bayangannya di sumbu-x adalah domain. Senter dari samping membuat bayangan di sumbu-y: itulah range. Grafik juga bisa diperiksa dengan uji garis tegak: sebuah kurva adalah grafik fungsi jika setiap garis tegak memotongnya paling banyak satu kali.
Pilih kurva, lalu seret garis ungu di grafik. Bayangan oranye adalah domain, bayangan hijau adalah range. Kurva mana yang gagal uji garis tegak? Ganti ke garis mendatar: kurva mana yang memotong dua kali, sehingga tidak punya invers?
Tentukan domain dan range \(f(x) = \sqrt{x - 2} + 1\), lalu hitung \(f(11)\).
Isi akar tidak boleh negatif: \(x - 2 \ge 0\), jadi \(x \ge 2\).
Nilai \(\sqrt{x - 2}\) paling kecil 0 (saat \(x = 2\)) dan bisa sebesar apa pun. Jadi \(f(x)\) paling kecil \(0 + 1 = 1\): range-nya \(y \ge 1\).
\(f(11) = \sqrt{9} + 1 = 3 + 1 = 4\).
Domain \(x \ge 2\), range \(y \ge 1\), dan \(f(11) = 4\). Grafiknya dimulai dari titik \((2, 1)\) lalu naik perlahan ke kanan.
Tamu dari masa laluKata functio mulai dipakai Gottfried Wilhelm Leibniz sekitar tahun 1673 untuk besaran yang "bekerja" pada sebuah kurva. Sekitar tahun 1734, Leonhard Euler memperkenalkan lambang \(f(x)\) yang kita pakai sampai sekarang. Definisi modern, yaitu "setiap input dipasangkan dengan tepat satu output, apa pun aturannya", dirumuskan Peter Gustav Lejeune Dirichlet sekitar tahun 1837. Lambang \(f^{-1}\) untuk invers dipopulerkan John Herschel pada 1813. Ia sudah mengingatkan bahwa \(-1\) itu bukan pangkat, tetapi sampai hari ini masih banyak murid yang tertukar!
13.2Komposisi: mesin bersambung
Saat Harbolnas, sebuah toko daring memberi diskon 20%, lalu masih ada diskon tambahan 10% dari harga setelah diskon pertama. Berapa persen diskon totalnya?
30%, tinggal dijumlahkan.
28%.
25%.
Tergantung harga barangnya.
Jawabannya: 28%. Diskon 20% artinya harga dikali 0,8; diskon 10% artinya dikali 0,9. Dua mesin bersambung: \(0{,}8 \times 0{,}9 = 0{,}72\). Kamu membayar 72% harga awal, jadi diskon totalnya 28%, berapa pun harga barangnya. Diskon kedua dihitung dari harga yang sudah turun, bukan dari harga awal.
Di komik, angka 5 masuk mesin \(f\) (tambah 3), lalu hasilnya, 8, masuk mesin \(g\) (kali 2). Dua mesin yang disambung seperti ini membentuk satu mesin baru yang disebut fungsi komposisi.
Definisi: fungsi komposisiKomposisi \(f\) dan \(g\), ditulis \(f \circ g\) (dibaca "\(f\) bundaran \(g\)"), adalah fungsi
\[(f \circ g)(x) = f\big(g(x)\big).\]
Mesin \(g\) bekerja lebih dulu, lalu outputnya menjadi input mesin \(f\). Agar komposisi terdefinisi, output \(g\) harus termasuk domain \(f\).
Cara membacanya: kerjakan dari yang paling dekat dengan \(x\). Pada \(f\big(g(x)\big)\), mesin \(g\) menempel pada \(x\), jadi \(g\) dulu, baru \(f\). Mirip berpakaian: kaus dalam dulu, baru kemeja.
Tekan ▶ Jalankan dan ikuti bola angka melewati dua mesin. Klik sebuah mesin untuk mengganti tugasnya. Coba 🔀 Tukar urutan: kapan hasilnya berubah? Lalu nyalakan Jalankan mundur. Apa yang terjadi kalau salah satu mesin adalah "kuadratkan"?
Awas jebakan\((f \circ g)(x)\) dikerjakan dari kanan ke kiri: \(g\) dulu, baru \(f\). Untuk \(f(x) = x + 3\) dan \(g(x) = 2x\): \((f \circ g)(5) = f(10) = 13\), sedangkan \((g \circ f)(5) = g(8) = 16\). Lambangnya mirip, hasilnya berbeda.
Sifat-sifat komposisi
Umumnya tidak komutatif: \(f \circ g \ne g \circ f\).
Asosiatif: \((f \circ g) \circ h = f \circ (g \circ h)\), jadi rantai tiga mesin cukup ditulis \(f \circ g \circ h\).
Fungsi identitas \(I(x) = x\) adalah "mesin diam": \(f \circ I = I \circ f = f\).
\((f \circ g)(x) = 2x^2 - 5\) dan \((g \circ f)(x) = 4x^2 + 4x - 2\). Dua mesin yang sama, dua rumus yang sangat berbeda!
Komposisi juga muncul saat belanja. Diskon persen adalah mesin "kali", sedangkan voucher potongan adalah mesin "kurangi". Toko boleh memilih urutannya, dan hasilnya tidak sama.
Diketahui \(f(x) = 2x + 3\) dan \((g \circ f)(x) = 4x + 5\). Tentukan \(g(x)\).
\((g \circ f)(x) = g(2x + 3) = 4x + 5\). Beri nama baru pada input mesin \(g\): misalkan \(u = 2x + 3\), sehingga \(x = \dfrac{u - 3}{2}\).
Ganti nama \(u\) kembali menjadi \(x\): \(g(x) = 2x - 1\). Cek: \(g\big(f(x)\big) = 2(2x + 3) - 1 = 4x + 5\). ✓
\(g(x) = 2x - 1\). Triknya: beri nama baru pada isi kurung, lalu nyatakan \(x\) dengan nama baru itu.
13.3Fungsi invers: mesin mundur
Termometer di Indonesia memakai derajat Celsius, sedangkan ramalan cuaca di Amerika Serikat memakai Fahrenheit. Mesin \(F = 1{,}8C + 32\) mengubah Celsius menjadi Fahrenheit. Mesin yang mengubah Fahrenheit kembali menjadi Celsius disebut fungsi invers.
Definisi: fungsi inversJika \(f\) memasangkan \(x\) dengan \(y\), maka fungsi invers \(f^{-1}\) memasangkan \(y\) kembali dengan \(x\):
\[f(x) = y \iff f^{-1}(y) = x.\]
Akibatnya \(f^{-1}\big(f(x)\big) = x\) dan \(f\big(f^{-1}(y)\big) = y\): mesin mundur membatalkan kerja mesin maju.
Syarat punya inversFungsi \(f\) (dari domainnya ke range-nya) punya invers jika dan hanya jika \(f\) satu-satu (injektif): input yang berbeda selalu menghasilkan output yang berbeda. Pada grafik, ujinya adalah uji garis mendatar: setiap garis mendatar memotong grafik paling banyak satu kali.
Dalam bahasa yang lebih resmi: fungsi \(f: A \to B\) yang satu-satu sekaligus pada (surjektif, yaitu range sama dengan kodomain) disebut bijektif atau korespondensi satu-satu. Tepat fungsi bijektif inilah yang punya invers \(f^{-1}: B \to A\).
Resep mencari invers
Tulis \(y = f(x)\).
Nyatakan \(x\) dengan \(y\) (selesaikan persamaannya untuk \(x\)).
Tukar nama variabel: hasilnya adalah \(f^{-1}(x)\).
Cek: \(f\big(f^{-1}(x)\big)\) harus kembali menjadi \(x\).
Mesin \(f(C) = 1{,}8C + 32\) mengubah °C menjadi °F. Tentukan mesin mundurnya, lalu ubah 95 °F menjadi °C.
95 °F = 35 °C, siang yang terik di Surabaya. Perhatikan: mesin maju "kali 1,8 lalu tambah 32", mesin mundur "kurangi 32 lalu bagi 1,8". Urutannya terbalik!
Bagaimana dengan grafiknya? Kalau titik \((a, b)\) ada di grafik \(f\), maka \(f^{-1}(b) = a\), jadi titik \((b, a)\) ada di grafik \(f^{-1}\). Menukar koordinat ternyata sama dengan bercermin pada garis \(y = x\). Lihat animasinya:
Gambar grafik \(f(x) = 2x + 1\). Titik \(P(2, 5)\) ada di grafik karena \(f(2) = 5\).
Mesin mundur membalik arah: \(f^{-1}(5) = 2\). Jadi \(P'(5, 2)\) ada di grafik \(f^{-1}\). Koordinat \(x\) dan \(y\) cukup ditukar.
Ruas \(PP'\) bergradien \(\frac{2 - 5}{5 - 2} = -1\), tegak lurus garis \(y = x\) yang bergradien 1. Titik tengahnya \((3{,}5;\ 3{,}5)\) tepat di \(y = x\). Itulah ciri bayangan cermin.
Ulangi untuk titik lain: \((0, 1) \to (1, 0)\), \((1, 3) \to (3, 1)\), \((3, 7) \to (7, 3)\). Semua bayangan berjajar membentuk grafik \(f^{-1}\).
Kesimpulan: grafik \(f^{-1}\) adalah cermin grafik \(f\) terhadap \(y = x\). Di sini \(f^{-1}(x) = \frac{x - 1}{2}\). Lipat kertasmu di garis \(y = x\) dan kedua grafik akan saling menutupi!
Seret titik biru P di sepanjang grafik \(f\). Titik tengah PP′ selalu berada di garis \(y = x\), dan gradien PP′ selalu \(-1\). Pilih f = 4: cerminnya ternyata parabola tidur yang bukan fungsi. Lalu pilih f = 3 untuk melihat bagaimana membatasi domain menyelamatkannya.
Ingat mesin kuadrat di awal bab? Grafik \(f(x) = x^2\) gagal uji garis mendatar: garis \(y = 49\) memotongnya di \(x = 7\) dan \(x = -7\). Solusinya adalah membatasi domain. Jika \(f(x) = x^2\) hanya untuk \(x \ge 0\), mesinnya menjadi satu-satu dan \(f^{-1}(x) = \sqrt{x}\). Itulah sebabnya tombol √ di kalkulator selalu memberi hasil yang tidak negatif.
Awas jebakan\(f^{-1}(x)\) bukan \(\dfrac{1}{f(x)}\). Angka \(-1\) di situ hanya lambang "mesin mundur", bukan pangkat. Untuk \(f(x) = 2x\): \(f^{-1}(8) = 4\), sedangkan \(\dfrac{1}{f(8)} = \dfrac{1}{16}\). Jauh berbeda!
Invers dari komposisiJika \(f\) dan \(g\) sama-sama punya invers, maka
\[(f \circ g)^{-1} = g^{-1} \circ f^{-1}.\]
Urutan mesinnya terbalik: yang terakhir bekerja, pertama dibatalkan.
Bukti singkat
Pakai sifat asosiatif dan \(f^{-1} \circ f = I\): \[(g^{-1} \circ f^{-1}) \circ (f \circ g) = g^{-1} \circ (f^{-1} \circ f) \circ g = g^{-1} \circ I \circ g = g^{-1} \circ g = I.\] Mesin \(g^{-1} \circ f^{-1}\) membatalkan \(f \circ g\) dengan sempurna, jadi dialah inversnya.
Trik Kak LintangPagi hari kamu memakai kaus kaki dulu, baru sepatu. Sore hari, untuk melepasnya, kamu harus membalik urutannya: sepatu dulu, baru kaus kaki. Begitulah \((f \circ g)^{-1} = g^{-1} \circ f^{-1}\). Di komik, mesin "tambah 3 lalu kali 2" dibatalkan dengan "bagi 2 lalu kurangi 3".
\(f^{-1}(x) = 2 + \sqrt{x + 3}\), \(x \ge -3\). Tanpa batasan \(x \ge 2\), mesin mundurnya akan bingung memilih \(+\sqrt{\ }\) atau \(-\sqrt{\ }\).
Matematika NusantaraDi kalender Jawa, setiap hari punya dua nama: hari biasa (7 nama) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Pasangan keduanya disebut weton, dan polanya berulang setiap 35 hari, karena 35 adalah KPK dari 7 dan 5. Fungsi "hari ke-\(n\) dalam siklus \(\to\) weton" ternyata satu-satu: tidak ada dua hari dalam satu siklus 35 hari yang wetonnya sama, jadi fungsi ini punya invers. Dari weton, kamu bisa menebak hari ke berapa dalam siklus! Lain halnya dengan neptu (nilai hari + nilai pasaran): Minggu Pahing \((5 + 9)\) dan Rabu Pon \((7 + 7)\) sama-sama bernilai 14. Fungsi "weton \(\to\) neptu" tidak satu-satu, jadi tidak punya invers.
Lanjut · IB & olimpiadeRumus kilat invers fungsi pecahan linearUntuk \(f(x) = \dfrac{ax + b}{cx + d}\) dengan \(ad - bc \ne 0\), inversnya selalu
\[f^{-1}(x) = \dfrac{dx - b}{-cx + a}.\]
Mudah diingat: tukar posisi \(a\) dan \(d\), lalu ubah tanda \(b\) dan \(c\). (Polanya sama persis dengan invers matriks \(2 \times 2\) di Bab 36!) Cek dengan contoh tadi: \(\dfrac{2x + 1}{x - 3}\) memberi \(\dfrac{-3x - 1}{-x + 2} = \dfrac{3x + 1}{x - 2}\). ✓ Kejutan kecil: jika \(d = -a\), rumus itu menghasilkan fungsi semula, jadi \(f^{-1} = f\). Contohnya \(f(x) = \dfrac{x + 1}{x - 1}\): coba hitung \(f(f(3))\). Fungsi yang menjadi invers dirinya sendiri disebut involusi, dan grafiknya simetris terhadap \(y = x\).
13.4Transformasi grafik: geser, regang, dan cermin
Grafik \(y = x^2\) berbentuk parabola dengan puncak di \((0, 0)\). Di manakah puncak grafik \(y = (x - 3)^2\)?
Di \((-3, 0)\), karena minus berarti ke kiri.
Di \((3, 0)\): grafiknya bergeser ke kanan.
Di \((0, -3)\): grafiknya turun.
Di \((0, 9)\): grafiknya naik 9.
Jawabannya: \((3, 0)\). Nilai terkecil \((x - 3)^2\) adalah 0, dan itu terjadi saat \(x = 3\). Mesin baru ini butuh input 3 lebih besar untuk menghasilkan output yang sama, sehingga grafiknya bergeser 3 satuan ke kanan. Lihat animasi di bawah!
Hampir semua kurva di buku ini dapat dibuat dari beberapa fungsi induk sederhana, yaitu \(x^2\), \(|x|\), \(\sqrt{x}\), \(\tfrac{1}{x}\), dan \(x^3\), ditambah empat jenis gerakan: geser, regang, mampat, dan cermin. Kak Lintang menyebutnya "senam grafik".
Fungsi induk \(f(x) = x^2\). Nilai terkecilnya 0, dicapai saat \(x = 0\), jadi puncaknya di \((0, 0)\).
Mesin baru \(g(x) = (x - 3)^2\) baru menghasilkan 0 saat \(x = 3\). Tabel menunjukkan \(g(3) = f(0)\), \(g(4) = f(1)\), \(g(5) = f(2)\): setiap nilai muncul 3 langkah lebih lambat.
Karena setiap nilai terlambat 3 langkah, seluruh grafik bergeser 3 satuan ke kanan, padahal rumusnya memakai tanda minus.
Aturannya: \(f(x - c)\) menggeser grafik \(c\) satuan ke kanan, \(f(x + c)\) menggeser \(c\) satuan ke kiri. Yang di dalam kurung bekerja "terbalik".
Rumus baru
Efek pada grafik \(y = f(x)\)
Titik \((x, y)\) pindah ke
\(y = f(x) + d\)
geser tegak \(d\) satuan (ke atas jika \(d > 0\))
\((x,\ y + d)\)
\(y = f(x - c)\)
geser mendatar \(c\) satuan (ke kanan jika \(c > 0\))
\((x + c,\ y)\)
\(y = a\,f(x)\)
regang tegak dengan faktor \(a\)
\((x,\ a y)\)
\(y = f(bx)\)
mampat mendatar dengan faktor \(\tfrac{1}{b}\)
\(\left(\tfrac{x}{b},\ y\right)\)
\(y = -f(x)\)
cermin terhadap sumbu-x
\((x,\ -y)\)
\(y = f(-x)\)
cermin terhadap sumbu-y
\((-x,\ y)\)
Versi singkatnya: angka yang ditulis di luar kurung mengubah grafik ke atas-bawah, persis seperti yang tertulis. Angka di dalam kurung mengubah grafik ke kiri-kanan, tetapi kebalikannya.
Bentuk umum transformasiGrafik \(y = a\,f\big(b(x - c)\big) + d\) diperoleh dari grafik \(y = f(x)\), dan setiap titik \((x, y)\) pada grafik \(f\) pindah ke
\[\left(\frac{x}{b} + c,\ \ a y + d\right).\]
\(a\) dan \(d\) bekerja tegak (di luar kurung), \(b\) dan \(c\) bekerja mendatar (di dalam kurung). Jika \(a < 0\) grafik juga dicerminkan atas-bawah; jika \(b < 0\) grafik juga dicerminkan kiri-kanan.
Mengapa titiknya pindah ke sana?
Misalkan \((x_0, y_0)\) ada di grafik \(f\), jadi \(y_0 = f(x_0)\). Ambil \(X = \dfrac{x_0}{b} + c\). Maka \(b(X - c) = x_0\), sehingga \[a\,f\big(b(X - c)\big) + d = a\,f(x_0) + d = a y_0 + d.\] Jadi titik \(\left(\frac{x_0}{b} + c,\ a y_0 + d\right)\) ada di grafik baru. Perhatikan urutannya: \(x_0\) dibagi \(b\) lalu ditambah \(c\), kebalikan dari "kurangi \(c\) lalu kali \(b\)" yang tertulis di rumus. Itulah sebabnya isi kurung bekerja terbalik!
Trik Kak LintangIngat semboyan senam grafik: "Di luar kurung: jujur dan tegak. Di dalam kurung: terbalik dan mendatar." Pada \(f(x) + 2\) grafik naik 2 (jujur). Pada \(f(x + 2)\) grafik ke kiri 2 (terbalik). Pada \(3f(x)\) grafik meregang 3 kali lebih tinggi (jujur). Pada \(f(3x)\) grafik menyempit menjadi sepertiga lebarnya (terbalik).
Seret titik oranye "acuan" untuk menggeser grafik. Titik ungu adalah bayangan titik \((1, 1)\), yang dimiliki semua fungsi induk di sini. Tantangan: buat parabola terbuka ke bawah dengan puncak \((-2, 5)\) yang melewati titik \((0, 1)\). Berapa \(a\)-nya?
Awas jebakanTanda di dalam kurung bekerja terbalik: \(f(x - 3)\) bergeser ke kanan, \(f(x + 3)\) ke kiri. Begitu pula \(f(2x)\) memampatkan grafik menjadi setengah lebarnya, bukan meregangkannya dua kali. Dan \(f(2x - 6)\) bukan "geser kanan 6": faktorkan dulu menjadi \(f\big(2(x - 3)\big)\), jadi geser kanannya 3.
Jelaskan bagaimana grafik \(y = -2(x + 1)^2 + 3\) diperoleh dari \(y = x^2\), lalu tentukan puncak dan bayangan titik \((1, 1)\).
Geser kiri 1, regang tegak 2 kali, cermin atas-bawah (karena \(a < 0\)), lalu naik 3. Puncak \((0, 0)\) pindah ke \((c, d) = (-1, 3)\).
Titik \((1, 1)\) pindah ke \(\left(\tfrac{1}{1} - 1,\ -2 \cdot 1 + 3\right) = (0, 1)\). Cek: \(-2(0 + 1)^2 + 3 = 1\). ✓
Parabola terbuka ke bawah dengan puncak \((-1, 3)\), yaitu nilai maksimum 3. Grafiknya melewati \((0, 1)\).
Titik \((4, 1)\) ada di grafik \(y = f(x)\). Titik mana yang pasti ada di grafik \(y = f(2x - 6)\)?
Faktorkan isi kurung: \(f(2x - 6) = f\big(2(x - 3)\big)\), jadi \(b = 2\) dan \(c = 3\).
Titik \((x, y)\) pindah ke \(\left(\tfrac{x}{b} + c,\ y\right) = \left(\tfrac42 + 3,\ 1\right) = (5, 1)\).
Cek langsung: di \(x = 5\), isi kurungnya \(2 \cdot 5 - 6 = 4\), dan \(f(4) = 1\). ✓
Titiknya \((5, 1)\). Jawaban populer yang keliru: \((8, 1)\) (mampat dulu lalu geser 6) dan \((3{,}5;\ 1)\) (geser 3 dulu baru mampat). Cara paling aman: cari \(x\) yang membuat isi kurung sama dengan 4.
Lanjut · IB & olimpiadeTransformasi = komposisi, dan fungsi genap–ganjilRumus \(y = a\,f\big(b(x - c)\big) + d\) sebenarnya rantai lima mesin: \(T_1(x) = x - c\), \(T_2(x) = bx\), lalu \(f\), lalu \(T_3(y) = ay\), \(T_4(y) = y + d\). Jadi \(y = (T_4 \circ T_3 \circ f \circ T_2 \circ T_1)(x)\). Mesin di dalam kurung bekerja sebelum \(f\), sehingga untuk menemukan titik baru kita harus membatalkannya (\(T_1^{-1} \circ T_2^{-1}\): bagi \(b\), tambah \(c\)). Inilah alasan mendalam mengapa isi kurung "terbalik". Ada pula fungsi yang tidak berubah oleh cermin. Jika \(f(-x) = f(x)\), \(f\) disebut fungsi genap (simetris terhadap sumbu-y, misalnya \(x^2\), \(|x|\)). Jika \(f(-x) = -f(x)\), \(f\) disebut fungsi ganjil (simetris terhadap titik asal, misalnya \(x^3\), \(\tfrac1x\)). Karena itu, di Studio transformasi, \(b < 0\) tidak mengubah parabola dan garis V!
13.5Fungsi rasional dan asimtot
Kelas Dimas akan karyawisata ke Candi Prambanan. Sewa bus Rp6.000.000 dibagi rata. Jika ada \(n\) siswa, setiap siswa membayar \(B(n) = \dfrac{6.000.000}{n}\) rupiah.
Banyak siswa \(n\)
10
20
40
60
120
Iuran per siswa (Rp)
600.000
300.000
150.000
100.000
50.000
Makin banyak siswa, iuran makin kecil dan makin dekat ke 0, tetapi tidak pernah tepat 0. Sebaliknya, makin sedikit siswa, iuran membengkak tanpa batas, dan \(n = 0\) mustahil: tidak ada yang membayar! Garis yang makin didekati grafik seperti ini disebut asimtot.
Definisi: fungsi rasional dan asimtotFungsi rasional adalah fungsi berbentuk pecahan dua polinomial, misalnya \(f(x) = \dfrac{a}{x - h} + k\) atau \(f(x) = \dfrac{px + q}{rx + s}\). Asimtot adalah garis yang makin didekati grafik ketika grafik menjauh tanpa batas. Untuk \(f(x) = \dfrac{a}{x - h} + k\):
asimtot tegak \(x = h\), karena di situ penyebutnya nol;
asimtot datar \(y = k\), karena \(\dfrac{a}{x - h}\) mendekati 0 saat \(x\) sangat besar atau sangat kecil;
domain \(x \ne h\) dan range \(y \ne k\).
Tekan ▶ Jalankan: titik Q berlari dari kiri ke kanan. Perhatikan jarak ungu antara Q dan asimtot datar: makin jauh Q berlari, makin kecil jaraknya, tetapi tidak pernah nol. Seret titik "pusat" untuk memindahkan kedua asimtot sekaligus.
Fungsi \(\dfrac{px + q}{rx + s}\) dapat diubah ke bentuk \(\dfrac{a}{x - h} + k\) dengan sedikit aljabar. Hasilnya: asimtot tegak di \(x = -\dfrac{s}{r}\) (penyebut nol) dan asimtot datar di \(y = \dfrac{p}{r}\) (perbandingan koefisien \(x\)).
Tulis ulang pembilangnya: \(2x + 1 = 2(x - 3) + 7\), jadi \(f(x) = 2 + \dfrac{7}{x - 3}\). Ini grafik \(\tfrac{7}{x}\) yang digeser kanan 3 dan naik 2.
Dengan cara yang sama, \(f^{-1}(x) = 3 + \dfrac{7}{x - 2}\): asimtot tegak \(x = 2\), datar \(y = 3\).
Asimtot \(f\): \(x = 3\) dan \(y = 2\). Asimtot \(f^{-1}\): \(x = 2\) dan \(y = 3\). Peran keduanya bertukar, karena grafik invers adalah cermin terhadap \(y = x\)!
"\(f^{-1}(x)\) sama dengan \(\dfrac{1}{f(x)}\)."
Pangkat \(-1\) pada \(f^{-1}\) hanya lambang "mesin mundur". Untuk \(f(x) = 2x\), inversnya \(f^{-1}(x) = \tfrac{x}{2}\), sedangkan \(\tfrac{1}{f(x)} = \tfrac{1}{2x}\). Jauh berbeda!
"\(f \circ g\) dan \(g \circ f\) pasti sama."
Biasanya berbeda. Untuk \(f(x) = x + 3\) dan \(g(x) = 2x\): \(f(g(5)) = 13\), tetapi \(g(f(5)) = 16\). Memakai kaus kaki lalu sepatu tidak sama dengan sepatu lalu kaus kaki!
"Grafik tidak pernah memotong asimtotnya."
Asimtot tegak memang tidak tersentuh, karena fungsinya tidak terdefinisi di sana. Tetapi asimtot datar boleh dipotong! Grafik \(f(x) = \dfrac{x}{x^2 + 1}\) mendekati \(y = 0\) di kejauhan, tetapi memotongnya di \(x = 0\).
"Setiap fungsi punya invers."
Hanya fungsi satu-satu. Fungsi \(x^2\) memberi 9 untuk \(x = 3\) maupun \(x = -3\), jadi mesin mundurnya bingung. Batasi domainnya (\(x \ge 0\)) agar inversnya ada.
13.6Fungsi nilai mutlak dan fungsi sepotong-sepotong
Tidak semua mesin memakai satu aturan saja. Ojek daring, tagihan air, dan tarif parkir memakai aturan yang berganti sesuai inputnya. Fungsi seperti itu disebut fungsi sepotong-sepotong: aturannya berbeda pada bagian-bagian domain yang berbeda. Contoh paling terkenal adalah nilai mutlak.
Definisi: nilai mutlakNilai mutlak \(|x|\) adalah jarak bilangan \(x\) ke 0 pada garis bilangan. Sebagai fungsi sepotong-sepotong:
\[|x| = \begin{cases} x, & x \ge 0 \\ -x, & x < 0 \end{cases}\]
Grafik \(y = |x|\) berbentuk huruf V dengan pojok di \((0, 0)\). Lebih umum, \(|x - a|\) adalah jarak antara \(x\) dan \(a\).
\(|x - 2| = 3\) artinya "jarak \(x\) ke 2 sama dengan 3". Ada dua titik seperti itu: \(x = -1\) dan \(x = 5\).
Selesaikan \(|2x - 5| = 7\).
Isi tanda mutlak bisa \(7\) atau \(-7\): \(2x - 5 = 7\) atau \(2x - 5 = -7\).
\(2x = 12 \Rightarrow x = 6\), atau \(2x = -2 \Rightarrow x = -1\).
\(x = 6\) atau \(x = -1\). Secara grafik, garis \(y = 7\) memotong grafik V \(y = |2x - 5|\) di dua titik.
Fungsi sepotong-sepotong juga muncul di tagihan bulanan. Banyak PDAM memakai tarif berjenjang: makin banyak air yang dipakai, makin mahal harga tiap m³-nya. Tujuannya mengajak warga berhemat.
Fungsi sepotong-sepotong bahkan bisa melompat. Di banyak tempat parkir, lewat satu menit saja sudah dihitung satu jam penuh. Grafiknya berbentuk tangga, dengan bulatan kosong (nilai tidak termasuk) dan bulatan penuh (nilai termasuk) di setiap ujung anak tangga.
Seret titik merah muda sepanjang waktu. Perhatikan lompatan tepat sesudah 1 jam, 2 jam, dan seterusnya. Pada \(t = 2\), apakah tarifnya ikut anak tangga bawah atau atas? Lihat bulatannya!
🌡️
Termometer & ramalan cuaca
Aplikasi cuaca mengubah °C ke °F dengan \(F = 1{,}8C + 32\), dan sebaliknya dengan fungsi inversnya.
💱
Penukaran uang
Kurs jual dan kurs beli berbeda. Menukar rupiah ke dolar lalu kembali ke rupiah (komposisi dua mesin) tidak mengembalikan uangmu utuh: selisihnya menjadi keuntungan penukar uang.
🛒
Diskon bertumpuk
Diskon persen dan voucher potongan adalah dua mesin. Urutan pemakaiannya mengubah harga akhir yang kamu bayar.
🚰
Tagihan air PDAM
Tarif berjenjang adalah fungsi sepotong-sepotong: makin boros, makin mahal tiap m³-nya.
🅿️
Parkir per jam
Lewat satu menit dihitung satu jam penuh: fungsi tangga yang melompat di setiap pergantian jam.
🔐
Sandi rahasia
Pesan diacak dengan sebuah fungsi dan hanya bisa dibuka oleh yang tahu fungsi inversnya. Prinsip ini dipakai aplikasi pesan dan perbankan.
Lanjut · olimpiadePersamaan fungsional: menebak mesin dari sifatnyaKadang rumus mesinnya disembunyikan, dan yang diketahui hanya sifatnya. Soal seperti ini disebut persamaan fungsional. Contoh 1. \(f(x + 1) = f(x) + 3\) dan \(f(0) = 2\). Setiap langkah ke kanan menambah 3, jadi untuk bilangan bulat \(n \ge 0\), \(f(n) = 3n + 2\). Mirip barisan aritmetika! Contoh 2. \(f(x) + 2f(1 - x) = 3x\) untuk semua \(x\). Trik andalannya: ganti \(x\) dengan \(1 - x\), sehingga \(f(1 - x) + 2f(x) = 3(1 - x)\). Sekarang ada dua persamaan dengan dua "misteri", \(f(x)\) dan \(f(1 - x)\). Kalikan persamaan kedua dengan 2 lalu kurangkan persamaan pertama: \(3f(x) = 6 - 6x - 3x\), jadi \(f(x) = 2 - 3x\). Cek: \((2 - 3x) + 2\big(2 - 3(1 - x)\big) = 2 - 3x - 2 + 6x = 3x\). ✓
Jika \(f(x) = x + 4\) dan \(g(x) = 3x\), maka \((g \circ f)(2) = \dots\)
10
18
14
24
\(f\) dulu: \(f(2) = 6\), lalu \(g(6) = 18\). Angka 10 adalah jebakan \((f \circ g)(2) = f(6) = 10\), yang urutannya terbalik.
Grafik \(y = f(x + 2) - 1\) diperoleh dari grafik \(y = f(x)\) dengan…
geser kanan 2, lalu turun 1
geser kiri 2, lalu naik 1
geser kanan 2, lalu naik 1
geser kiri 2, lalu turun 1
Di dalam kurung bekerja terbalik: \(+2\) berarti ke kiri 2. Di luar kurung jujur: \(-1\) berarti turun 1.
Fungsi manakah yang tidak punya invers jika domainnya semua bilangan real?
\(f(x) = x^2 + 1\)
\(f(x) = 2x - 7\)
\(f(x) = x^3\)
\(f(x) = \dfrac{x - 1}{3}\)
\(x^2 + 1\) memberi nilai yang sama untuk \(x\) dan \(-x\), misalnya \(f(2) = f(-2) = 5\). Fungsi ini gagal uji garis mendatar, jadi tidak satu-satu.
14
Bab 14 · Aljabar & Fungsi
Eksponen & Logaritma: Berlipat Ganda dan Cara Menjinakkannya
Satu bakteri yang membelah setiap 20 menit bisa menjadi miliaran triliun dalam sehari. Bagaimana menghitung ledakan seperti itu, dan bagaimana menjawab pertanyaan "kapan"? Kenalan dengan dua sahabat: si pelipat ganda dan si penghitung lipatan.
Setelah bab ini, kamu bisa
membedakan pertumbuhan linear (ditambah) dan eksponensial (dikali), lalu memodelkannya dengan \(N = N_0 \cdot b^{t/T}\);
menghitung waktu paruh dan waktu lipat dua pada obat, zat radioaktif, dan tabungan;
menjelaskan asal-usul bilangan e lewat bunga majemuk;
memahami logaritma sebagai "pangkat yang dicari" dan memakai sifat-sifatnya;
menyelesaikan persamaan eksponen dan logaritma, serta membaca skala logaritma seperti magnitudo gempa, desibel, dan pH.
Teka-Teki Cawan Petri Komik · 4 panel
Senin pagi, laboratorium IPA sekolah
AyuBakteri ini membelah jadi dua setiap 20 menit. Kalau pagi ini ada satu, besok pagi ada berapa?
DimasSehari ada 72 kali 20 menit. Jadi 72 × 2 = 144 bakteri!
Kak LintangHati-hati, Dimas! Membelah itu dikali dua, bukan ditambah dua. Setiap 20 menit, jumlahnya berlipat ganda.
WUSS!
AyuBerarti 2 pangkat 72. Kata kalkulator: kira-kira 4,7 × 10²¹. Itu sekitar 4,7 miliar triliun!
DimasDari SATU bakteri?!
Tiba-tiba, dari balik mikroskop…
AncilPertanyaan yang lebih seru: KAPAN jumlahnya tembus sejuta? Untuk mencari pangkat yang belum diketahui, kita butuh logaritma!
DimasLoga… apa?
Teka-teki bakteri dari akhir Bab 13 ternyata menyimpan kejutan besar. Dimas menambahkan 2 sebanyak 72 kali, padahal setiap pembelahan mengalikan jumlahnya dengan 2. Hasil yang benar \(2^{72}\) sangat besar. Untungnya, di dunia nyata makanan dan ruang bakteri habis jauh sebelum itu, sehingga pertumbuhannya melambat. Meski begitu, pada jam-jam awal, ledakan "dikali dua, dikali dua" itu benar-benar terjadi. Inilah alasan makanan basi begitu cepat di udara panas.
Kamu boleh memilih satu hadiah. A: Rp1.000.000 setiap hari selama 30 hari. B: Rp1 pada hari pertama, Rp2 pada hari kedua, Rp4 pada hari ketiga, dan seterusnya berlipat dua selama 30 hari. Pilih yang mana?
A, jelas jauh lebih banyak.
Kira-kira sama saja.
B, dan selisihnya sangat jauh.
B, tetapi hanya menang sedikit.
Jawabannya: B, dengan selisih yang luar biasa. Hadiah A totalnya Rp30.000.000. Hadiah B terlihat remeh di awal: setelah seminggu kamu baru mengantongi Rp127. Namun pada hari ke-30 saja kamu menerima \(2^{29}\) = Rp536.870.912, dan total 30 harinya Rp1.073.741.823, lebih dari satu miliar rupiah! Bilangan yang terus dikali selalu menyalip bilangan yang hanya ditambah.
14.1Berlipat ganda: pertumbuhan eksponensial
Bandingkan dua cara bertambah. Celengan Dimas bertambah Rp5.000 setiap minggu: 5.000, 10.000, 15.000, … Itu pertumbuhan linear: setiap langkah ditambah bilangan yang sama. Bakteri Ayu berlipat dua setiap 20 menit: 1, 2, 4, 8, … Itu pertumbuhan eksponensial: setiap langkah dikali bilangan yang sama.
Menit ke-0: ada 1 bakteri. Kita tulis \(1 = 2^0\), karena belum ada pembelahan.
Menit ke-20: bakteri itu membelah menjadi dua. Sekarang ada \(2 = 2^1\).
Menit ke-40: setiap bakteri membelah lagi, jadi ada \(4 = 2^2\). Jumlahnya dikali 2, bukan ditambah 2.
Menit ke-60: \(8 = 2^3\). Satu jam berarti tiga kali membelah.
Menit ke-80: \(16 = 2^4\). Setelah \(n\) kali membelah, satu bakteri menjadi \(2^n\). Variabel \(n\) berada di pangkat; itulah ciri pertumbuhan eksponensial.
Sekarang pertanyaannya dibalik: berapa kali membelah agar menjadi 1.024? Kita mencari pangkatnya: \(2^n = 1024\), dan jawabannya \(n = 10\). Mencari pangkat seperti ini disebut logaritma: \(\log_2 1024 = 10\).
DefinisiFungsi berbentuk
\[f(x) = \cP{a} \cdot \cO{b}^{\,x}, \qquad a \ne 0,\; b > 0,\; b \ne 1\]
disebut fungsi eksponen. Bilangan \(a\) adalah nilai awal (nilai saat \(x = 0\)), sedangkan \(b\) adalah faktor pengali: setiap kali \(x\) naik 1, nilai fungsi dikali \(b\). Jika \(b > 1\), fungsinya tumbuh; jika \(0 < b < 1\), fungsinya meluruh (menyusut).
Cara mengenalinya: kalau setiap langkah kamu menambah angka yang sama, itu linear, seperti berjalan kaki. Kalau setiap langkah kamu mengali dengan angka yang sama, itu eksponensial, seperti naik roket yang terus menambah kecepatan!
Langkah \(n\)
Linear: \(2n\)
Kuadrat: \(n^2\)
Eksponen: \(2^n\)
1
2
1
2
3
6
9
8
5
10
25
32
10
20
100
1.024
20
40
400
1.048.576
30
60
900
1.073.741.824
Pada \(n = 3\), \(n^2\) masih unggul (\(9 > 8\)). Mulai \(n = 5\), \(2^n\) memimpin dan tidak pernah tersusul lagi. Dalam jangka panjang, fungsi eksponen dengan \(b > 1\) selalu mengalahkan fungsi pangkat seperti \(n^2\), bahkan \(n^{100}\), walaupun kadang butuh waktu lama untuk menyalipnya.
Seret titik ungu untuk mengubah \(a\), lalu geser \(b\) melewati 1. Kapan grafiknya naik, kapan turun? Perhatikan juga: apakah grafik pernah menyentuh sumbu \(x\)?
Tekan ▶ Jalankan dan amati 24 jam berlalu dalam 12 detik. Pada grafik biasa, kurvanya tampak "tidur" lama lalu tiba-tiba melonjak. Ganti ke skala logaritmik: kurva yang sama berubah menjadi tangga lurus! Lalu nyalakan makanan terbatas untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di laboratorium.
Eceng gondok tumbuh di sebuah danau. Luas yang ditutupinya berlipat dua setiap hari, dan pada hari ke-30 danau tertutup penuh. Pada hari ke berapa danau tertutup setengahnya?
Hari ke-15, karena setengah dari 30.
Hari ke-20.
Hari ke-25.
Hari ke-29.
Jawabannya: hari ke-29. Karena luasnya berlipat dua setiap hari, sehari sebelum penuh danau baru tertutup setengahnya. Pada hari ke-25, eceng gondok baru menutupi \(\tfrac{1}{32}\) danau, sekitar 3%. Kelihatannya masih aman, padahal lima hari kemudian danau tertutup penuh! Di dunia nyata eceng gondok tumbuh lebih lambat daripada di teka-teki ini, tetapi danau seperti Rawa Pening di Jawa Tengah memang harus terus dibersihkan karena tanaman ini.
Sepiring nasi tertinggal di meja dan mengandung 50 bakteri. Jika bakteri itu membelah setiap 20 menit, berapa banyak bakteri setelah 2 jam?
2 jam = 120 menit = \(120 : 20 = 6\) periode, jadi bakteri membelah 6 kali.
Setiap membelah, jumlahnya dikali 2: \(N = 50 \cdot 2^6\).
Ada 3.200 bakteri setelah 2 jam, 64 kali lipat dari semula. Itulah sebabnya makanan matang sebaiknya segera disimpan di kulkas atau dihabiskan.
Awas jebakanKenaikan persen yang berulang tidak boleh dijumlahkan begitu saja. Harga yang naik 10% setiap tahun selama 3 tahun tidak naik 30%, melainkan dikali \(1{,}1^3 = 1{,}331\), jadi naik 33,1%. Setiap kenaikan dihitung dari harga yang sudah naik sebelumnya.
14.2Menyusut separuh: peluruhan dan waktu paruh
Kalau faktor pengalinya di antara 0 dan 1, jumlahnya makin lama makin kecil. Ini disebut peluruhan eksponensial. Contohnya kadar obat di dalam darah, zat radioaktif, dan selisih suhu teh panas dengan suhu ruangan saat teh mendingin.
DefinisiWaktu paruh (\(T_{1/2}\)) adalah waktu yang dibutuhkan sebuah besaran yang meluruh untuk tinggal separuhnya. Jika jumlah awalnya \(N_0\), maka setelah waktu \(t\):
Hebatnya, waktu paruh tidak bergantung pada jumlah awal: dari 400 mg ke 200 mg butuh waktu yang sama dengan dari 2 mg ke 1 mg.
Bayangkan sebatang cokelat. Setiap jam kamu makan separuh dari yang tersisa. Setelah 1 jam tinggal \(\tfrac12\), setelah 2 jam tinggal \(\tfrac14\), setelah 3 jam tinggal \(\tfrac18\). Cokelatnya makin kecil, tetapi tidak pernah benar-benar habis jika kamu selalu menyisakan separuh!
Awas jebakanDua kali waktu paruh tidak membuat zat habis. Setelah satu waktu paruh tersisa \(\tfrac12\), dan setelah dua waktu paruh tersisa separuh dari separuh, yaitu \(\tfrac14\) atau 25%, bukan 0%.
Setiap putaran, setiap atom "melempar koin" sendiri; yang mendapat sisi tertentu langsung meluruh (berubah menjadi titik abu-abu). Tak ada yang tahu atom mana yang meluruh berikutnya, tetapi jumlah yang tersisa selalu mendekati kurva rumus. Coba ganti peluang menjadi 1/6: berapa putaran sampai tinggal separuh?
Seorang pasien menerima 400 mg obat. Waktu paruh obat itu di dalam tubuh 6 jam. Berapa mg yang tersisa setelah satu hari, jika tidak ada dosis tambahan?
Satu hari = 24 jam = \(24 : 6 = 4\) kali waktu paruh.
Bagi dua empat kali: \(400 \to 200 \to 100 \to 50 \to 25\).
Tersisa 25 mg, yaitu \(\tfrac{1}{16}\) dosis awal. Itulah sebabnya obat tertentu harus diminum berkala, misalnya "tiap 8 jam": agar kadarnya di dalam darah tetap cukup. Ingat, jadwal dan dosis obat selalu mengikuti petunjuk dokter atau apoteker, bukan hitungan sendiri.
Jam radioaktifMakhluk hidup terus menyerap karbon, termasuk sedikit karbon-14 yang radioaktif. Setelah makhluk itu mati, karbon-14 di tubuhnya meluruh dengan waktu paruh sekitar 5.730 tahun. Dengan mengukur sisanya, ilmuwan bisa menaksir umur tulang, kayu, atau kain kuno. Sisa 50% berarti umurnya sekitar 5.730 tahun; sisa 25% berarti sekitar 11.460 tahun.
14.3Bilangan e dan bunga yang ikut berbunga
Pada bunga tunggal, bunga selalu dihitung dari modal awal. Pada bunga majemuk, bunga yang sudah didapat ikut dibungakan: bunga berbunga. Misalnya Rp10 juta dengan bunga 6% per tahun. Dengan bunga tunggal, setelah 2 tahun menjadi \(10 + 2 \times 0{,}6 = 11{,}2\) juta. Dengan bunga majemuk tahunan, menjadi \(10 \times 1{,}06^2 = 11{,}236\) juta. Selisihnya kecil di awal, tetapi membesar dari tahun ke tahun.
Sekarang percobaan pikiran dari "Bank Ajaib Ancil". Ancil menawarkan bunga 100% per tahun untuk tabungan Rp1 juta. Jika dibungakan sekali setahun, saldonya menjadi Rp2 juta. Bagaimana kalau bunganya dibagi dua dan dibayarkan tiap setengah tahun? Atau dibagi 12 dan dibayarkan tiap bulan? Atau tiap hari?
Dibungakan
\(n\) kali setahun
Saldo akhir (juta Rp): \(\left(1 + \tfrac1n\right)^n\)
tahunan
1
2
tiap semester
2
2,25
tiap triwulan
4
2,4414…
bulanan
12
2,6130…
harian
365
2,7146…
tiap jam
8.760
2,7181…
tiap menit
525.600
2,71828…
Saldonya memang naik, tetapi tidak meledak. Ia mendekati sebuah bilangan istimewa yang tidak pernah terlewati.
Bilangan eKetika \(n\) makin besar, nilai \(\left(1 + \tfrac{1}{n}\right)^n\) makin dekat ke sebuah bilangan irasional
Jika modal \(P\) dibungakan terus-menerus (kontinu) dengan laju \(r\) per tahun (sebagai desimal), saldo setelah \(t\) tahun adalah \(A = Pe^{rt}\). Logaritma berbasis \(e\) disebut logaritma natural dan ditulis \(\ln x\).
Tekan ▶ Jalankan atau seret titik oranye ke kanan. Titik-titik naik makin pelan dan "menempel" di bawah garis magenta. Bisakah kamu membuat selisihnya kurang dari 0,02?
Tamu dari masa laluPada tahun 1683, Jacob Bernoulli dari Swiss memikirkan persis pertanyaan Bank Ajaib Ancil: apa yang terjadi jika bunga dibayarkan makin sering? Ia menemukan bahwa hasilnya tidak tumbuh tanpa batas, tetapi mendekati sebuah bilangan di antara 2 dan 3. Beberapa puluh tahun kemudian, Leonhard Euler memakai huruf \(e\) untuk bilangan itu dan menemukan bahwa \(e\) muncul di mana-mana, dari peluruhan radioaktif sampai kurva lonceng statistika.
Trik Kak Lintang: Aturan 72Ingin tahu kapan uang (atau utang!) berlipat dua? Bagi 72 dengan persentase pertumbuhannya per tahun. Bunga 6%: \(72 : 6 = 12\) tahun. Harga barang yang naik 3% per tahun kira-kira berlipat dua dalam \(72 : 3 = 24\) tahun. Hitungan tepatnya memakai logaritma (lihat 14.6): \(\dfrac{\log 2}{\log 1{,}06} \approx 11{,}9\) tahun. Aturan ini paling akurat untuk persentase sekitar 4–12%.
Awas jebakanBunga harian yang kelihatan kecil bisa membengkak menjadi sangat besar. Bayangkan sebuah pinjaman dengan bunga 0,3% per hari yang dibiarkan berbunga. Dalam sebulan utang menjadi \(1{,}003^{30} \approx 1{,}094\) kali, dan dalam setahun \(1{,}003^{365} \approx 2{,}98\) kali: utang Rp1 juta menjadi hampir Rp3 juta. Sebelum meminjam, hitung dulu, dan pastikan layanan pinjaman daring terdaftar serta diawasi OJK.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa e begitu istimewa?Di antara semua grafik \(y = b^x\), hanya \(y = e^x\) yang kemiringan garis singgungnya di setiap titik sama dengan nilai fungsinya sendiri. Di titik \((0, 1)\) kemiringannya 1, di titik \((1, e)\) kemiringannya \(e\), dan seterusnya. Dalam kalkulus (Bab 28) sifat ini ditulis \(\dfrac{d}{dx}e^x = e^x\). Karena itu, setiap besaran yang laju perubahannya sebanding dengan besarnya sendiri, seperti populasi, bunga kontinu, atau zat radioaktif, berbentuk \(N_0 e^{kt}\). Bentuk \(N_0 b^{t/T}\) selalu bisa ditulis ulang sebagai \(N_0 e^{kt}\) dengan \(k = \dfrac{\ln b}{T}\).
14.4Logaritma: pangkat yang dicari
Kembali ke pertanyaan Ancil: kapan bakteri tembus sejuta? Kita perlu \(2^n = 1.000.000\). Coba-coba: \(2^{19} = 524.288\) masih kurang, \(2^{20} = 1.048.576\) sudah lewat. Jadi \(n\) berada di antara 19 dan 20, tepatnya sekitar 19,93. Bilangan "pangkat yang dicari" itulah yang disebut logaritma.
\(\log_b x\) dibaca "logaritma \(x\) dengan basis \(b\)". Bilangan \(b\) disebut basis (bilangan pokok), \(x\) disebut numerus, dan \(y\) adalah hasil logaritmanya: pangkat yang membuat \(b\) menjadi \(x\). Di banyak buku Indonesia, \(\log_b x\) juga ditulis \({}^{b}\!\log x\).
Satu kalimat \(2^3 = 8\) melahirkan tiga pertanyaan. Akar mencari bilangan pokoknya; logaritma mencari pangkatnya.
Dua basis punya singkatan khusus. \(\log x\) tanpa basis berarti \(\log_{10} x\) (logaritma biasa), dan \(\ln x\) berarti \(\log_e x\) (logaritma natural). Kalkulator ilmiah dan HP biasanya punya tombol log dan ln.
Logaritma itu seperti bertanya, "berapa kali aku harus mengali?" Contohnya \(\log_{10} 1000\): berapa kali mengali 10 agar menjadi 1000? \(10 \times 10 \times 10 = 1000\), tiga kali. Jadi \(\log_{10} 1000 = 3\). Untuk basis 10, cukup hitung banyaknya angka nol!
Kalimat pangkat
Kalimat logaritma
Dibaca
\(2^{10} = 1024\)
\(\log_2 1024 = 10\)
2 dipangkatkan 10 menjadi 1.024
\(10^{6} = 1.000.000\)
\(\log 1.000.000 = 6\)
sejuta punya 6 angka nol
\(3^{-2} = \tfrac19\)
\(\log_3 \tfrac19 = -2\)
pangkat negatif menghasilkan pecahan
\(5^{0} = 1\)
\(\log_5 1 = 0\)
log dari 1 selalu 0
\(e^{1} = e\)
\(\ln e = 1\)
log dari basisnya sendiri selalu 1
\(16^{1/2} = 4\)
\(\log_{16} 4 = \tfrac12\)
pangkat pecahan = akar
Awas jebakanLogaritma dari nol atau bilangan negatif tidak terdefinisi (untuk bilangan real). Bilangan positif berapa pun yang dipangkatkan selalu menghasilkan bilangan positif, jadi tidak ada \(y\) yang membuat \(2^y = 0\) atau \(2^y = -8\). Karena itu, syarat numerus harus positif wajib dicek setiap kali menyelesaikan soal logaritma.
Karena logaritma "membatalkan" pangkat, fungsi \(y = \log_b x\) adalah invers dari \(y = b^x\). Ingat Bab 13: grafik fungsi dan inversnya saling bercermin terhadap garis \(y = x\).
Seret titik P di sepanjang kurva oranye (atau tekan ▶ Jalankan). Titik Q selalu merupakan bayangan cermin P terhadap garis \(y = x\): koordinatnya tinggal ditukar. Ubah \(b\): mengapa kedua kurva selalu melewati \((0; 1)\) dan \((1; 0)\)?
Tamu dari masa laluJohn Napier, seorang bangsawan Skotlandia, menerbitkan tabel logaritma pertama pada tahun 1614 setelah kira-kira dua puluh tahun berhitung. Henry Briggs lalu menyusun logaritma berbasis 10 yang kita pakai sekarang, dan Jost Bürgi dari Swiss menemukan gagasan serupa secara mandiri. Selama lebih dari 300 tahun, pelaut, astronom, dan insinyur menghitung dengan tabel logaritma dan mistar hitung, sampai kalkulator elektronik menggantikannya pada tahun 1970-an. Konon astronom Pierre-Simon Laplace berkata bahwa logaritma "menggandakan umur para astronom", karena memangkas waktu berhitung mereka.
\(\log_2 32\): 2 dipangkatkan berapa menjadi 32? \(2^5 = 32\), jadi hasilnya 5.
\(\log_3 \tfrac19\): \(\tfrac19 = \tfrac{1}{3^2} = 3^{-2}\), jadi hasilnya \(-2\).
\(\log 0{,}01\): \(0{,}01 = \tfrac{1}{100} = 10^{-2}\), jadi hasilnya \(-2\).
Jumlahkan: \(5 + (-2) - (-2) = 5\).
Hasilnya 5. Kuncinya: ubah setiap numerus menjadi pangkat dari basisnya.
14.5Sifat-sifat logaritma: perkalian menjadi penjumlahan
Mengapa orang dulu begitu bersemangat dengan logaritma? Karena logaritma mengubah perkalian yang sulit menjadi penjumlahan yang mudah. Sifat ini berasal langsung dari sifat pangkat: \(b^m \cdot b^n = b^{m+n}\). Saat dua pangkat dikalikan, pangkatnya dijumlahkan, dan logaritma adalah pangkat itu sendiri!
Sifat-sifat logaritmaUntuk \(b, c > 0\), \(b, c \ne 1\), \(x, y > 0\), dan bilangan real \(k\):
Sifat pangkat
Sifat logaritma
Nama
\(b^m \cdot b^n = b^{m+n}\)
\(\log_b (xy) = \log_b x + \log_b y\)
perkalian
\(\dfrac{b^m}{b^n} = b^{m-n}\)
\(\log_b \dfrac{x}{y} = \log_b x - \log_b y\)
pembagian
\((b^m)^k = b^{mk}\)
\(\log_b x^k = k \log_b x\)
pangkat
\(b^0 = 1,\; b^1 = b\)
\(\log_b 1 = 0,\; \log_b b = 1\)
nilai khusus
\(\log_b\) membatalkan \(b^{(\cdot)}\)
\(b^{\log_b x} = x\)
invers
\(\log_b x = \dfrac{\log_c x}{\log_c b}\), misalnya \(\log_2 7 = \dfrac{\log 7}{\log 2}\)
ganti basis
Bukti sifat-sifat logaritma
Misalkan \(\log_b x = m\) dan \(\log_b y = n\). Menurut definisi, \(x = b^m\) dan \(y = b^n\).
Perkalian: \(xy = b^m b^n = b^{m+n}\), jadi \(\log_b(xy) = m + n = \log_b x + \log_b y\).
Pembagian: \(\dfrac{x}{y} = b^{m-n}\), jadi \(\log_b \dfrac{x}{y} = m - n\).
Pangkat: \(x^k = (b^m)^k = b^{km}\), jadi \(\log_b x^k = km = k \log_b x\).
Ganti basis: dari \(b^m = x\), ambil \(\log_c\) kedua ruas: \(m \log_c b = \log_c x\), sehingga \(m = \dfrac{\log_c x}{\log_c b}\).
Sebelum ada kalkulator, sifat perkalian ini diwujudkan menjadi alat ajaib bernama mistar hitung: dua penggaris berskala logaritma. Menggeser penggaris berarti menjumlahkan panjang, dan menjumlahkan log berarti mengalikan bilangan. Lihat buktinya tanpa kata:
Dua mistar berskala logaritma, C (atas) dan D (bawah). Jarak dari angka 1 ke angka \(x\) sebanding dengan \(\log x\), sehingga angka-angkanya makin rapat ke kanan.
Pada mistar D, jarak dari 1 ke 2 adalah \(\log 2\) (garis biru).
Geser mistar C ke kanan sejauh \(\log 2\), sampai angka 1 pada C tepat di atas angka 2 pada D.
Pada mistar C, jarak dari 1 ke 3 adalah \(\log 3\) (garis oranye).
Kedua jarak tersambung: \(\log 2 + \log 3 = \log 6\). Tepat di bawah angka 3 pada C terbaca 6 pada D. Menjumlahkan panjang sama dengan mengalikan: \(2 \times 3 = 6\)!
Seret mistar atas (kuning) agar angka 1-nya berada di atas \(a\), lalu seret garis baca magenta ke angka \(b\) pada mistar atas. Hasil \(a \times b\) terbaca di mistar bawah. Coba \(2{,}5 \times 4\), lalu \(3 \times 3\). Perhatikan tiga batang di bawah: biru + oranye selalu sama panjang dengan magenta.
Awas jebakan\(\log(a + b)\) tidak sama dengan \(\log a + \log b\). Sifat perkalian hanya berlaku untuk perkalian di dalam log: \(\log(ab) = \log a + \log b\). Contoh: \(\log(1 + 1) = \log 2 \approx 0{,}301\), sedangkan \(\log 1 + \log 1 = 0\). Begitu juga \(\dfrac{\log a}{\log b}\) tidak sama dengan \(\log \dfrac{a}{b}\).
Trik Kak Lintang: tabel log seukuran sakuHafalkan dua angka saja: \(\log 2 \approx 0{,}301\) dan \(\log 3 \approx 0{,}477\). Dengan sifat-sifat log kamu langsung mendapat \(\log 4 = 2\log 2 \approx 0{,}602\), \(\log 5 = \log \tfrac{10}{2} = 1 - \log 2 \approx 0{,}699\), \(\log 6 \approx 0{,}778\), \(\log 8 \approx 0{,}903\), dan \(\log 9 \approx 0{,}954\). Hampir seluruh tabel log 1 sampai 10 ada di kepalamu!
Diketahui \(\log 2 \approx 0{,}301\) dan \(\log 3 \approx 0{,}477\). Tentukan \(\log 12\), \(\log 1{,}5\), dan \(\log_2 3\).
\(\log 12 \approx 1{,}079\), \(\log 1{,}5 \approx 0{,}176\), dan \(\log_2 3 \approx 1{,}585\). Cek kewajaran: \(12\) di antara 10 dan 100, jadi log-nya memang di antara 1 dan 2.
Lanjut · IB & olimpiadeMenghitung digit bilangan raksasaBilangan bulat positif \(N\) mempunyai \(\lfloor \log N \rfloor + 1\) digit. Contohnya \(\log 2026 \approx 3{,}31\), jadi 2026 punya 4 digit. Berapa digit \(2^{100}\)? Hitung \(\log 2^{100} = 100 \log 2 \approx 30{,}103\), jadi \(10^{30} \le 2^{100} < 10^{31}\) dan \(2^{100}\) punya 31 digit. Bagian pecahannya juga bercerita: \(10^{0{,}103} \approx 1{,}27\), sehingga \(2^{100} \approx 1{,}27 \times 10^{30}\) dan digit pertamanya 1. Faktanya, 2100 = 1.267.650.600.228.229.401.496.703.205.376.
14.6Persamaan eksponen dan logaritma
Persamaan eksponen adalah persamaan yang variabelnya berada di pangkat, misalnya \(2^x = 32\) atau \(1{,}06^t = 2\). Persamaan logaritma memuat variabel di dalam log. Ada empat senjata utama untuk menaklukkannya.
Strategi menyelesaikan persamaan eksponen dan logaritma
Samakan basis. Untuk \(a > 0\), \(a \ne 1\): jika \(a^{f(x)} = a^{g(x)}\), maka \(f(x) = g(x)\).
Ambil logaritma kedua ruas jika basis tidak bisa disamakan: \(1{,}06^t = 2 \Rightarrow t \log 1{,}06 = \log 2\).
Substitusi \(u = a^x\) jika \(a^{2x}\) dan \(a^x\) muncul bersama; persamaannya berubah menjadi persamaan kuadrat (Bab 11).
Persamaan log: jika \(\log_a f(x) = \log_a g(x)\), maka \(f(x) = g(x)\). Setelah itu, wajib cek syarat numerus: \(f(x) > 0\) dan \(g(x) > 0\).
Selesaikan \(3^{2x - 1} = 27\).
Tulis 27 sebagai pangkat 3: \(27 = 3^3\).
Basis sudah sama, jadi pangkatnya sama: \(2x - 1 = 3\).
Ayu menabung Rp5 juta dengan bunga majemuk 6% per tahun. Setelah berapa tahun tabungannya pertama kali mencapai Rp10 juta?
Model: \(5 \cdot 1{,}06^t = 10\), jadi \(1{,}06^t = 2\). Basis 1,06 dan 2 tidak bisa disamakan.
Ambil log kedua ruas: \(t \log 1{,}06 = \log 2\), sehingga \(t = \dfrac{\log 2}{\log 1{,}06} \approx \dfrac{0{,}30103}{0{,}02531} \approx 11{,}9\).
Bunga dibayarkan per tahun, jadi saldo baru melewati Rp10 juta pada akhir tahun ke-12. Cek: \(5 \cdot 1{,}06^{11} \approx 9{,}49\) dan \(5 \cdot 1{,}06^{12} \approx 10{,}06\) juta.
Sekitar 12 tahun, cocok dengan Aturan 72 (\(72 : 6 = 12\)). Perhatikan bahwa jawabannya tidak bergantung pada modal awal: Rp5 juta atau Rp500 juta sama-sama berlipat dua dalam ±12 tahun.
Awas jebakanPenyelesaian persamaan logaritma harus selalu dicek ke soal aslinya. Saat beberapa log digabung, syarat numerus bisa "terlupakan", sehingga muncul jawaban palsu seperti \(x = -2\) di atas.
Sekarang kita bisa menjawab pertanyaan Ancil di komik dengan tepat. Bakteri tembus sejuta saat \(2^{t/20} = 10^6\). Ambil log kedua ruas: \(\dfrac{t}{20} \log 2 = 6\), jadi \(t = \dfrac{120}{\log 2} \approx 398{,}6\) menit. Kurang dari 7 jam, dari satu bakteri menjadi sejuta!
14.7Skala logaritma: gempa, desibel, dan pH
Beberapa besaran di alam punya rentang yang luar biasa lebar. Bunyi yang membuat telinga terasa sakit intensitasnya sekitar satu triliun kali bunyi paling pelan yang masih bisa kita dengar. Gempa terbesar melepaskan energi triliunan kali gempa terkecil yang masih tercatat alat. Kalau digambar di garis bilangan biasa, bilangan kecil akan berdesakan di ujung kiri. Solusinya: skala logaritma, yaitu skala yang setiap langkah samanya berarti dikali bilangan yang sama.
Pada garis bilangan biasa, 1, 10, dan 100 berdesakan. Pada garis logaritma, setiap "×10" mendapat jarak yang sama.
Gempa bermagnitudo 7 dibandingkan gempa bermagnitudo 5. Berapa kali lebih besar amplitudo getaran yang tercatat di seismograf (pada jarak yang sama)?
2 kali, karena 7 − 5 = 2.
1,4 kali, karena 7 : 5 = 1,4.
Sekitar 100 kali.
Sekitar 10 kali.
Jawabannya: sekitar 100 kali. Magnitudo adalah skala logaritma (gagasan awal Charles Richter, 1935). Setiap naik 1 angka, amplitudo getaran menjadi sekitar 10 kali. Naik 2 angka berarti \(10 \times 10 = 100\) kali. Energi yang dilepaskan bahkan sekitar 1.000 kali lebih besar!
Untuk energi, setiap naik 1 magnitudo energinya dikali \(10^{1{,}5} \approx 31{,}6\), atau kira-kira 32 kali. Jadi selisih magnitudo \(\Delta M\) berarti perbandingan energi \(10^{1{,}5\,\Delta M}\).
Skala
Rumus (disederhanakan)
Naik 1 angka berarti…
Contoh
Magnitudo gempa
\(M = \log A - \log A_0\)
amplitudo ±10 kali, energi ±32 kali
Cianjur 2022: M 5,6 · Palu 2018: M 7,4 · Aceh 2004: ±M 9,1
Tingkat bunyi (desibel)
\(L = 10 \log \dfrac{I}{I_0}\)
naik 10 dB = intensitas 10 kali
bisikan ±30 dB · percakapan ±60 dB · lalu lintas padat ±80 dB · konser ±100–110 dB
Keasaman (pH)
\(\text{pH} = -\log\,[\text{H}^+]\)
pH turun 1 = keasaman 10 kali
cuka ±3 · kopi ±5 · air murni 7 · air laut ±8 · air sabun ±9–10
Magnitudo bukan ukuran kerusakanMagnitudo mengukur energi di sumber gempa. Seberapa parah guncangan di suatu tempat (intensitas, misalnya skala MMI yang juga dilaporkan BMKG) bergantung pada kedalaman gempa, jarak, jenis tanah, dan kekuatan bangunan. Gempa Cianjur 2022 "hanya" bermagnitudo 5,6, tetapi sangat dangkal dan dekat permukiman sehingga menimbulkan banyak korban. Bangunan tahan gempa menyelamatkan nyawa.
Matematika Nusantara: gamelan dan telinga logaritmikTelinga kita mendengar perbandingan frekuensi, bukan selisihnya. Nada yang frekuensinya dua kali lipat terdengar "sama, tetapi lebih tinggi": itulah satu gembyang (oktaf). Laras slendro membagi satu gembyang menjadi lima langkah yang kira-kira sama besar. Agar terdengar sama besar, setiap langkah harus mengalikan frekuensi dengan bilangan yang sama, misalnya \(r\), sehingga \(r^5 = 2\) dan \(r = 2^{1/5} \approx 1{,}149\). Jadi deretan nada slendro adalah barisan eksponensial, dan "jarak" antarnada diukur dengan logaritma! (Setiap perangkat gamelan punya laras khas buatan pembuatnya, jadi angka ini hanya perkiraan ideal.)
"log(a + b) = log a + log b."
Sifat itu hanya berlaku untuk perkalian: \(\log(ab) = \log a + \log b\). Contoh: \(\log(5 + 5) = \log 10 = 1\), padahal \(\log 5 + \log 5 \approx 1{,}398\).
"Gempa M 6 hanya sedikit lebih kuat daripada gempa M 5."
Magnitudo adalah skala logaritma. Naik 1 angka berarti amplitudo getaran ±10 kali dan energi ±32 kali. Gempa M 7 melepaskan energi ±1.000 kali gempa M 5.
"Bunga 1% per bulan sama saja dengan 12% per tahun."
Jika bunganya ikut berbunga setiap bulan, setahun menjadi \(1{,}01^{12} \approx 1{,}1268\) kali, yaitu ±12,68%. Selisih kecil ini membesar bila waktunya panjang atau jumlahnya besar.
"Pertumbuhan eksponensial selalu kelihatan cepat."
Di awal justru tampak lambat. Eceng gondok yang berlipat dua tiap hari baru menutupi ±3% danau lima hari sebelum danau tertutup penuh. Bahayanya: saat terlihat, sering sudah terlambat.
📡
BMKG & gempa
BMKG mengumumkan magnitudo gempa dalam hitungan menit. Selisih 1 magnitudo berarti energi sekitar 32 kali.
💊
Jadwal minum obat
Dokter dan apoteker memakai waktu paruh obat untuk menentukan jarak antardosis, misalnya "tiap 8 jam".
🏦
Tabungan & utang
Bunga majemuk membuat tabungan tumbuh eksponensial, tetapi juga membuat utang yang tidak dibayar membengkak.
🦴
Umur fosil
Arkeolog menaksir umur tulang atau kayu kuno dari sisa karbon-14 yang waktu paruhnya sekitar 5.730 tahun.
🎧
Earphone & desibel
Mendengarkan musik keras (di atas ±85 dB) terlalu lama bisa merusak telinga. Naik 10 dB berarti intensitas bunyi 10 kali.
📲
Pesan berantai
Jika setiap orang meneruskan pesan ke 5 orang, dalam 12 langkah pesan bisa mencapai \(5^{12} \approx 244\) juta orang. Itulah sebabnya hoaks cepat viral, dan skema berantai "rekrut 5 orang" pasti runtuh.
Lanjut · IB & olimpiadeMembandingkan raksasa dengan logaritmaMana yang lebih besar, \(100^{101}\) atau \(101^{100}\)? Keduanya punya sekitar 200 digit, jadi mustahil dihitung langsung. Ambil log: \(\log 100^{101} = 101 \cdot 2 = 202\), sedangkan \(\log 101^{100} = 100 \log 101 \approx 200{,}43\). Jadi \(100^{101}\) lebih besar, kira-kira \(10^{1{,}57} \approx 37\) kali! Secara umum, untuk \(n \ge 3\) berlaku \(n^{n+1} > (n+1)^n\). Buktinya memakai bilangan \(e\): \(\dfrac{(n+1)^n}{n^n} = \left(1 + \tfrac{1}{n}\right)^n < e < 3 \le n\).
Nilai \(\log_2 64\) adalah…
32
8
6
128
\(2^6 = 64\), jadi \(\log_2 64 = 6\). Angka 32 muncul dari jebakan "64 dibagi 2".
Zat radioaktif 80 gram memiliki waktu paruh 5 hari. Setelah 15 hari, zat yang tersisa…
10 gram
0 gram
26,7 gram
40 gram
15 hari = 3 kali waktu paruh: \(80 \to 40 \to 20 \to 10\) gram. Zatnya menyusut separuh-separuh, bukan habis.
Sebutir beras yang berlipat dua di setiap petak catur bisa mengalahkan panen padi seluruh dunia. Seorang anak menjumlahkan 1 sampai 100 dalam sekejap. Tak hingga banyak potongan bisa pas mengisi satu persegi. Selamat datang di dunia pola yang terus berjalan!
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali pola dan menuliskan rumus suku ke-n sebuah barisan;
membedakan barisan aritmetika (beda tetap) dan barisan geometri (rasio tetap), lalu menghitung sukunya;
menjumlahkan deret aritmetika dengan trik Gauss dan deret geometri dengan trik "kalikan rasio, lalu kurangkan";
menghitung jumlah deret geometri tak hingga dan menjelaskan paradoks Zeno;
memakai notasi sigma untuk tabungan rutin, anuitas, dan cicilan.
Hadiah dari Ancil Komik · 4 panel
Lomba catur tujuh belasan di pos ronda
AncilDimas, kalau kamu menang, pilih hadiahmu: uang satu juta rupiah, atau beras di papan catur ini.
AncilPetak pertama 1 butir, petak kedua 2 butir, lalu 4, 8, 16… selalu berlipat dua sampai petak ke-64.
DimasBeras doang? Paling cuma sekantong. Aku pilih uang sejuta!
GLEK!
Kak LintangHati-hati, Dimas. Petak ke-64 saja berisi 2⁶³ butir, kira-kira 9,2 × 10¹⁸. Beratnya melebihi panen padi seluruh dunia selama lebih dari seratus tahun!
Ancil tersenyum penuh rahasia…
AncilTotalnya 1 + 2 + 4 + … + 2⁶³. Aku bisa menjumlahkan 64 bilangan raksasa itu dalam tiga detik!
AyuTiga detik? Pasti ada pola tersembunyi…
Kalau seluruh beras di 64 petak itu dikumpulkan, kira-kira seberat apa? (Anggap sebutir beras ±0,02 gram.)
Satu karung beras 25 kg.
Satu truk penuh, ±8 ton.
Isi semua gudang beras di satu provinsi.
Ratusan kali panen padi seluruh dunia dalam setahun.
Jawabannya: ratusan kali panen padi dunia! Totalnya tepat 18.446.744.073.709.551.615 butir. Dikali 0,02 gram, beratnya ±369 miliar ton, padahal panen padi seluruh dunia ±800 juta ton per tahun. Butuh ±460 tahun panen sedunia untuk membayar hadiah Ancil. Di subbab 15.4 kamu akan menjumlahkannya sendiri dalam tiga detik, persis seperti Ancil.
15.1Pola barisan: bilangan yang berbaris rapi
Nomor rumah di satu sisi jalan: 1, 3, 5, 7, … Jadwal angkot dari terminal: 06.00, 06.15, 06.30, … Banyak lipatan kertas: 1, 2, 4, 8, … Semuanya adalah daftar bilangan yang tersusun menurut suatu aturan. Matematikawan menyebutnya barisan.
DefinisiBarisan adalah daftar bilangan yang berurutan menurut suatu aturan. Setiap bilangannya disebut suku. Suku pertama ditulis \(U_1\), suku kedua \(U_2\), dan suku ke-\(n\) ditulis \(U_n\).
Rumus eksplisit langsung memberi suku ke-\(n\), misalnya \(U_n = 2n + 1\) menghasilkan 3, 5, 7, 9, …
Rumus rekursif memberi suku berikutnya dari suku sebelumnya, misalnya \(U_1 = 3\) dan \(U_n = U_{n-1} + 2\).
Bayangkan barisan seperti antrean bilangan. Setiap bilangan punya nomor urut: yang pertama, yang kedua, dan seterusnya. Kalau kamu tahu aturannya, kamu bisa menebak bilangan nomor berapa pun tanpa menulis semuanya!
Cara terbaik menemukan aturan adalah membangun polanya sendiri. Di lab berikut, setiap pola dibuat dari batang korek api atau titik. Hitung bahannya, cari selisihnya, lalu tebak rumusnya sebelum menyalakan tombol rumus.
Pilih pola, lalu geser \(n\). Batang atau titik oranye adalah tambahan baru dari pola sebelumnya. Pola mana yang selalu bertambah dengan jumlah yang sama? Tebak suku ke-100 sebelum menyalakan Tampilkan rumus!
Pola titik berbentuk persegi menghasilkan barisan 1, 4, 9, 16, … Tentukan dua suku berikutnya dan suku ke-20.
Dua suku berikutnya: \(U_5 = 25\) dan \(U_6 = 36\).
Suku ke-20: \(U_{20} = 20^2 = 400\).
Suku berikutnya 25 dan 36, sedangkan \(U_{20} = 400\). Selisih antarsukunya 3, 5, 7, 9, …, yaitu bilangan ganjil berurutan.
Awas jebakanBeberapa suku pertama saja belum tentu cukup untuk memastikan sebuah pola. Taruh titik-titik di keliling lingkaran, lalu hubungkan setiap pasang titik dengan garis lurus (jangan sampai ada tiga garis yang berpotongan di satu titik). Untuk 1, 2, 3, 4, 5 titik, lingkaran terbagi menjadi 1, 2, 4, 8, 16 daerah. Pasti 32 untuk 6 titik? Ternyata hanya 31! Karena itu, pola harus dibuktikan, bukan sekadar ditebak.
Tamu dari masa laluPada tahun 1202, Leonardo dari Pisa (dikenal sebagai Fibonacci) menulis buku Liber Abaci. Di dalamnya ada teka-teki kelinci: setiap pasang kelinci dewasa melahirkan sepasang anak tiap bulan, dan anak kelinci menjadi dewasa setelah sebulan. Banyak pasangan kelinci tiap bulan membentuk barisan 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, … Setiap suku adalah jumlah dua suku sebelumnya. Barisan ini sudah dikenal lebih dulu oleh para ahli puisi dan musik di India.
Lanjut · IB & olimpiadeRekurensi Fibonacci dan rasio emasBarisan Fibonacci didefinisikan secara rekursif: \(F_1 = F_2 = 1\) dan \(F_n = F_{n-1} + F_{n-2}\). Bagilah suku dengan suku sebelumnya: \(\tfrac{8}{5} = 1{,}6\), \(\tfrac{13}{8} = 1{,}625\), \(\tfrac{21}{13} \approx 1{,}615\), \(\tfrac{89}{55} \approx 1{,}618\). Rasionya mendekati rasio emas \(\varphi = \tfrac{1 + \sqrt5}{2} \approx 1{,}618\). Ada pula rumus eksplisit yang mengejutkan (rumus Binet):
\[F_n = \frac{\varphi^n - \psi^n}{\sqrt5}, \qquad \psi = \frac{1 - \sqrt5}{2}.\]
Rumus ini penuh bilangan irasional \(\sqrt5\), tetapi hasilnya selalu bilangan bulat! Coba periksa untuk \(n = 1\) dan \(n = 2\).
15.2Barisan aritmetika: langkah yang selalu sama
Dimas mengisi celengan Rp10.000 di minggu pertama. Setiap minggu ia menambah Rp2.000. Isi celengannya: 10.000, 12.000, 14.000, 16.000, … Setiap suku diperoleh dengan menambahkan bilangan yang sama. Barisan seperti ini sangat sering kita temui.
DefinisiBarisan aritmetika adalah barisan yang selisih dua suku berurutannya selalu sama. Selisih tetap itu disebut beda dan ditulis \(b\):
\[b = U_2 - U_1 = U_3 - U_2 = \dots = U_n - U_{n-1}.\]
Jika \(b > 0\) barisannya naik, jika \(b < 0\) barisannya turun, dan jika \(b = 0\) semua sukunya sama.
Di sepanjang jalan desa yang panjangnya 1 km, dipasang tiang lampu setiap 50 m, termasuk di kedua ujung jalan. Berapa banyak tiang lampu?
20 tiang, karena 1.000 : 50 = 20.
21 tiang.
19 tiang, karena ujungnya tidak dihitung.
50 tiang.
Jawabannya: 21 tiang. Posisi tiang membentuk barisan aritmetika 0, 50, 100, …, 1.000 meter. Ada 20 jarak antartiang, tetapi tiangnya selalu satu lebih banyak daripada jaraknya. Jebakan "kurang satu" ini adalah alasan munculnya \(n - 1\) di rumus suku ke-\(n\).
Suku ke-n barisan aritmetikaUntuk barisan aritmetika dengan suku pertama \(a\) dan beda \(b\),
\[\cM{U_n} = \cB{a} + (\cG{n} - 1)\,\cO{b}\]
Dari suku pertama ke suku ke-\(n\) ada \(n - 1\) langkah, dan setiap langkah menambah \(b\).
Gampangnya begini: suku pertama sudah ada. Untuk sampai ke suku ke-10, kamu cukup melangkah 9 kali. Kalau setiap langkah naik 2, suku ke-10 = suku pertama + 9 × 2.
Awas jebakanKesalahan paling sering adalah menulis \(U_n = a + nb\). Coba periksa dengan \(n = 1\): rumus yang benar harus menghasilkan suku pertama sendiri, yaitu \(U_1 = a + 0 \cdot b = a\). Jadi pengalinya \(n - 1\), bukan \(n\).
Kalau titik-titik \((n, U_n)\) digambar di bidang Kartesius, ada kejutan: semuanya berbaris pada satu garis lurus. Beda \(b\) tidak lain adalah kemiringan garis itu (ingat Bab 9). Barisan aritmetika adalah fungsi linear yang hanya "dicicipi" pada bilangan asli.
Seret titik biru ke atas atau ke bawah untuk mengubah suku pertama, dan seret titik magenta ke kanan untuk menambah suku. Geser beda \(b\): garis putus-putus ikut menjadi lebih curam atau lebih landai. Setiap batang biru naik tepat \(b\) dari batang sebelumnya.
Baris pertama sebuah gedung pertunjukan berisi 20 kursi. Setiap baris di belakangnya berisi 2 kursi lebih banyak daripada baris di depannya. Berapa kursi di baris ke-15?
Banyak kursi per baris membentuk barisan aritmetika dengan \(a = 20\) dan \(b = 2\).
Baris ke-15 berisi 48 kursi. Cek cepat: dari baris 1 ke baris 15 ada 14 langkah, bukan 15.
Suku ke-3 sebuah barisan aritmetika adalah 11, sedangkan suku ke-8 adalah 31. Tentukan suku ke-20.
Dari suku ke-3 ke suku ke-8 ada \(8 - 3 = 5\) langkah, dan nilainya naik \(31 - 11 = 20\). Jadi \(b = \tfrac{20}{5} = 4\).
Mundur ke suku pertama: \(a = U_3 - 2b = 11 - 8 = 3\).
\(U_{20} = 3 + 19 \times 4 = 79\).
\(U_{20} = 79\). Barisannya 3, 7, 11, 15, …, dan memang suku ke-8 adalah \(3 + 7 \times 4 = 31\).
Trik Kak LintangUntuk dua suku yang berjauhan, pakai rumus "naik dibagi langkah": \(b = \dfrac{U_q - U_p}{q - p}\). Ini sama persis dengan kemiringan garis di Bab 9: perubahan nilai dibagi perubahan posisi.
Matematika NusantaraNaiklah ke tiga teras melingkar di bagian atas Candi Borobudur. Di teras paling bawah berdiri 32 stupa berlubang, di teras tengah 24 stupa, dan di teras paling atas 16 stupa. Barisan 32, 24, 16 adalah barisan aritmetika dengan beda \(-8\), dan jumlahnya \(32 + 24 + 16 = 72\) stupa, mengelilingi satu stupa induk di puncak. Pola yang tertata seperti ini membuat candi berumur lebih dari 1.200 tahun itu tampak seimbang dan megah.
15.3Deret aritmetika dan trik Gauss
Kalau suku-suku sebuah barisan dijumlahkan, hasilnya disebut deret. Barisan 1, 2, 3, …, 100 menghasilkan deret \(1 + 2 + 3 + \dots + 100\). Jumlah \(n\) suku pertama ditulis \(S_n\). Menjumlahkan satu per satu tentu bisa, tetapi lama dan mudah salah. Ada cara yang jauh lebih indah.
Tamu dari masa laluKonon, sekitar tahun 1786, seorang guru di Jerman menyuruh murid-muridnya menjumlahkan 1 sampai 100 agar kelas tenang. Baru sebentar, Carl Friedrich Gauss yang berumur sekitar 9 tahun sudah menyerahkan jawaban: 5.050. Detail kisah ini mungkin sudah dibumbui, tetapi triknya nyata. Jauh sebelumnya, ahli matematika India Aryabhata (±499 M) juga sudah menuliskan aturan menjumlahkan deret aritmetika.
Kita ingin menghitung \(S = 1 + 2 + 3 + \dots + 100\). Menjumlahkan satu per satu? Lama sekali, dan gampang salah hitung.
Tulis jumlah yang sama sekali lagi, tetapi dibalik: dari 100 turun sampai 1. Isinya sama, jadi nilainya tetap \(S\).
Jumlahkan per kolom: \(1 + 100 = 101\), \(2 + 99 = 101\), \(3 + 98 = 101\), dan seterusnya. Setiap kolom selalu bernilai 101!
Ada 100 kolom, masing-masing bernilai 101. Dua baris itu bersama-sama bernilai \(2S\), jadi \(2S = 100 \times 101\) = 10.100.
Karena setiap bilangan terhitung dua kali, bagi dua: \(S\) = 5.050. Inilah trik yang membuat Gauss kecil selesai paling cepat.
Intinya: pasangkan bilangan terkecil dengan terbesar, yang kedua terkecil dengan yang kedua terbesar, dan seterusnya. Setiap pasangan jumlahnya sama. Hitung saja ada berapa pasangan, lalu kalikan.
Trik yang sama bekerja untuk semua deret aritmetika, karena suku dari depan naik \(b\) dan suku dari belakang turun \(b\). Jumlah setiap pasangan selalu "suku pertama + suku terakhir".
Dalam kata-kata: jumlah = banyak suku × rata-rata suku pertama dan suku terakhir.
Bukti (trik Gauss untuk deret aritmetika umum)
Tulis \(S_n\) maju dan mundur, lalu jumlahkan per kolom:
\[\begin{aligned} S_n &= a + (a + b) + (a + 2b) + \dots + U_n \\ S_n &= U_n + (U_n - b) + (U_n - 2b) + \dots + a \\ \hline 2S_n &= (a + U_n) + (a + U_n) + \dots + (a + U_n) = n(a + U_n). \end{aligned}\]
Jadi \(S_n = \tfrac{n}{2}(a + U_n)\). Substitusikan \(U_n = a + (n - 1)b\) untuk memperoleh bentuk kedua.
Trik Gauss juga punya bukti tanpa kata. Susun deretnya sebagai anak tangga dari kotak satuan, buat salinannya, putar salinan itu setengah putaran, lalu tumpuk. Hasilnya selalu persegi panjang!
Atur banyak anak tangga \(n\), tinggi anak tangga pertama \(a\), dan kenaikan \(b\). Tekan ▶ Jalankan: tangga oranye berputar 180° lalu menumpuk tepat di atas tangga biru. Mengapa hasilnya selalu persegi panjang selebar \(n\) dan setinggi \(a + U_n\)?
Trik Kak LintangIngat satu kalimat saja: jumlah = banyak suku × rata-rata ujung-ujungnya. Contoh: \(5 + 8 + 11 + \dots + 50\). Banyak suku \(= \tfrac{50 - 5}{3} + 1 = 16\), rata-rata ujung \(= \tfrac{5 + 50}{2} = 27{,}5\), jadi jumlahnya \(16 \times 27{,}5 = 440\).
Ayu menabung Rp2.000 pada hari pertama. Setiap hari berikutnya ia menabung Rp500 lebih banyak daripada hari sebelumnya. Berapa total tabungannya setelah 30 hari?
Setoran harian membentuk barisan aritmetika: \(a\) = 2.000, \(b\) = 500, \(n = 30\).
Tabungan Ayu menjadi Rp277.500. Bandingkan dengan menabung tetap Rp2.000 per hari yang hanya menghasilkan Rp60.000.
Hubungan suku dan jumlahKarena \(S_n = S_{n-1} + U_n\), suku ke-\(n\) bisa dicari dari dua jumlah berurutan: \(U_n = S_n - S_{n-1}\). Misalnya, jika \(S_n = n^2\) untuk setiap \(n\), maka \(U_n = n^2 - (n - 1)^2 = 2n - 1\). Itulah bilangan ganjil 1, 3, 5, 7, …
Lanjut · IB & olimpiadeKejutan: jumlah kubikPerhatikan pola ini:
\[1^3 = 1^2, \quad 1^3 + 2^3 = 9 = 3^2, \quad 1^3 + 2^3 + 3^3 = 36 = 6^2, \quad 1^3 + 2^3 + 3^3 + 4^3 = 100 = 10^2.\]
Bilangan 1, 3, 6, 10 adalah jumlah deret \(1 + 2 + \dots + n\). Jadi \(1^3 + 2^3 + \dots + n^3 = \left(\tfrac{n(n + 1)}{2}\right)^2\): jumlah kubik sama dengan kuadrat jumlah! Rumus seperti ini dibuktikan dengan induksi matematika (Bab 35). Sebagai pasangannya, \(1^2 + 2^2 + \dots + n^2 = \tfrac{n(n + 1)(2n + 1)}{6}\).
15.4Barisan dan deret geometri: berlipat ganda
Kembali ke hadiah Ancil: 1, 2, 4, 8, 16, … Kali ini suku berikutnya bukan diperoleh dengan menambah, melainkan dengan mengalikan bilangan yang sama. Barisan "berlipat" seperti ini tumbuh jauh lebih cepat daripada yang dibayangkan intuisi kita.
DefinisiBarisan geometri adalah barisan yang hasil bagi dua suku berurutannya selalu sama. Hasil bagi tetap itu disebut rasio dan ditulis \(r\):
\[r = \frac{U_2}{U_1} = \frac{U_3}{U_2} = \dots = \frac{U_n}{U_{n-1}}.\]
Suku ke-n barisan geometriUntuk barisan geometri dengan suku pertama \(a\) dan rasio \(r\),
\[\cM{U_n} = \cB{a} \cdot \cO{r}^{\,\cG{n} - 1}\]
Dari suku pertama ke suku ke-\(n\) ada \(n - 1\) langkah, dan setiap langkah mengalikan dengan \(r\).
Barisan aritmetika
Barisan geometri
Aturan
tambah beda \(b\)
kali rasio \(r\)
Cara mengecek
\(U_n - U_{n-1}\) selalu sama
\(U_n : U_{n-1}\) selalu sama
Suku ke-n
\(a + (n - 1)b\)
\(a r^{n-1}\)
Jumlah n suku
\(\tfrac{n}{2}\bigl(2a + (n - 1)b\bigr)\)
\(\dfrac{a(r^n - 1)}{r - 1}\), \(r \ne 1\)
Titik-titiknya
pada garis lurus
pada kurva eksponensial (Bab 14)
Contoh
3, 7, 11, 15, …
3, 6, 12, 24, …
Tekan ▶ Jalankan atau ketuk sebuah petak. Petak 1 sampai 6 menampilkan butirnya satu per satu, setelah itu butirnya terlalu banyak untuk digambar! Perhatikan kotak kuning: total semua petak selalu satu butir kurang dari isi petak berikutnya. (Anggap 1 butir ±0,02 gram.)
Kotak kuning di lab itu menyimpan trik tiga detik Ancil: \(1 + 2 + 4 + \dots + 2^{63} = 2^{64} - 1\). Mengapa? Kalikan seluruh deret dengan 2. Setiap suku bergeser satu petak ke depan, sehingga hampir semua suku muncul di kedua deret dan saling menghapus saat dikurangkan. Cara "kalikan rasio, lalu kurangkan" ini bekerja untuk semua deret geometri.
Jumlah n suku pertama deret geometriUntuk \(r \ne 1\),
Kedua bentuk itu sama; pakai bentuk pertama bila \(r > 1\) dan bentuk kedua bila \(r < 1\) agar angkanya positif. Untuk \(r = 1\), semua suku sama dan \(S_n = na\).
Bukti: kalikan rasio, lalu kurangkan
\[\begin{aligned} r S_n &= ar + ar^2 + \dots + ar^{n-1} + ar^n \\ S_n &= a + ar + ar^2 + \dots + ar^{n-1} \\ \hline r S_n - S_n &= ar^n - a. \end{aligned}\]
Semua suku tengah saling menghapus. Jadi \((r - 1)S_n = a(r^n - 1)\), sehingga \(S_n = \dfrac{a(r^n - 1)}{r - 1}\). Untuk beras Ancil, \(a = 1\), \(r = 2\), \(n = 64\): \(S_{64} = \dfrac{2^{64} - 1}{2 - 1} = 2^{64} - 1\) = 18.446.744.073.709.551.615 butir.
Jalan pintas AncilUntuk deret berlipat dua, ingat: total semua petak sebelumnya = isi petak berikutnya − 1. Jadi \(1 + 2 + 4 + 8 + 16 = 32 - 1 = 31\), dan \(1 + 2 + \dots + 512 = 1024 - 1 = 1023\). Seandainya kamu punya sekeping uang Rp1, Rp2, Rp4, Rp8, … sampai Rp512, kamu bisa membayar setiap harga bulat dari Rp1 sampai Rp1.023 dengan uang pas. Itulah rahasia bilangan biner di komputermu!
Seberapa cepat sebenarnya barisan geometri tumbuh? Adu dua barisan berikut. Barisan aritmetika biasanya unggul di awal, tetapi barisan geometri dengan \(r > 1\) pasti menyalip, cepat atau lambat.
Mulai dengan \(N = 8\): barisan biru masih terlihat. Lalu geser \(N\) ke 15 dan lihat barisan biru "tenggelam" di dasar grafik. Coba buat aritmetika sekuat mungkin (\(a = 20\), \(b = 10\)) dan geometri selemah mungkin dengan \(r = 1{,}5\). Apakah geometri tetap menyalip sebelum suku ke-15? Bacaan "—" berarti geometri belum pernah unggul sampai suku ke-\(N\).
Pada jam pertama, satu orang menerima sebuah pesan berantai. Setiap jam, setiap penerima baru meneruskannya kepada 3 orang lain yang belum menerimanya. Berapa penerima baru pada jam ke-6, dan berapa orang yang sudah menerima pesan setelah 6 jam?
Penerima baru per jam: 1, 3, 9, 27, … adalah barisan geometri dengan \(a = 1\), \(r = 3\).
Jadi \(k = 20\). Cek: \(2^{19} - 1\) = 524.287 (belum), sedangkan \(2^{20} - 1\) = 1.048.575 (sudah).
Petak ke-20, baru di baris ketiga papan catur! Masih ada 44 petak lagi yang terus berlipat dua.
Awas jebakanPangkatnya hanya menempel pada \(r\): \(U_n = a \cdot r^{n-1}\), bukan \((ar)^{n-1}\). Untuk 3, 6, 12, …, suku ke-4 adalah \(3 \cdot 2^3 = 24\), sedangkan \((3 \cdot 2)^3 = 216\) jelas keliru. Hati-hati juga dengan rasio negatif: barisan 5, −10, 20, −40, … punya \(r = -2\), dan tandanya bergantian.
15.5Deret tak hingga dan paradoks Zeno
Ancil menantang seekor siput "balap" untuk adu lari. Siput diberi keuntungan start 9 meter di depan. Ancil berlari 10 kali lebih cepat daripada siput. Seorang filsuf kuno bernama Zeno pasti akan berkata: "Ancil tidak akan pernah menyusul!" Benarkah?
Saat Ancil tiba di posisi awal siput (9 m), siput sudah maju 0,9 m. Saat Ancil menempuh 0,9 m itu, siput maju lagi 0,09 m, dan seterusnya tanpa akhir. Jadi…
Ancil tidak pernah menyusul, karena langkahnya tak hingga banyak.
Ancil menyusul tepat setelah berlari 9 m.
Ancil menyusul setelah berlari 9,9 m.
Ancil menyusul tepat setelah berlari 10 m.
Jawabannya: tepat di 10 m. Jarak lari Ancil adalah \(9 + 0{,}9 + 0{,}09 + 0{,}009 + \dots = 9{,}999\ldots\), dan nilainya tepat 10. Langkahnya memang tak hingga banyak, tetapi semakin pendek dan waktunya juga semakin singkat, sehingga jumlahnya terbatas. Cek dengan aljabar: setelah Ancil berlari \(x\) meter, siput sudah berlari \(\tfrac{x}{10}\) meter. Keduanya bertemu saat \(x = 9 + \tfrac{x}{10}\), yaitu \(x = 10\).
Tamu dari masa laluZeno dari Elea (±490–430 SM) dari Yunani kuno terkenal dengan paradoks "Akhilles dan kura-kura": pelari tercepat seolah-olah tak mampu menyusul kura-kura yang diberi start lebih dulu. Paradoks ini membingungkan para pemikir selama berabad-abad. Jawaban yang memuaskan baru datang setelah matematikawan memahami bahwa jumlah tak hingga banyak bilangan bisa bernilai terbatas, gagasan yang menjadi dasar konsep limit di Bab 27. Di Nusantara, kita punya dongeng kancil yang kalah adu lari melawan siput karena tipuan. Kali ini Ancil menang berkat matematika!
Cara paling indah untuk "melihat" jumlah tak hingga adalah dengan sebuah persegi. Ikuti langkah-langkahnya:
Ambil persegi bersisi 1, jadi luasnya 1. Kita akan mengisinya dengan potongan yang makin kecil.
Isi setengah persegi: \(\tfrac12\). Bagian yang masih kosong (garis merah) juga \(\tfrac12\).
Isi setengah dari bagian kosong itu: \(\tfrac14\). Terisi \(\tfrac12 + \tfrac14 = \tfrac34\), sisanya \(\tfrac14\).
Ulangi: tambah \(\tfrac18\). Terisi \(\tfrac78\), sisa \(\tfrac18\). Setiap potongan baru tepat setengah dari potongan sebelumnya, jadi ini deret geometri dengan \(r = \tfrac12\).
Setelah 8 potongan, terisi \(\tfrac{255}{256}\) dan sisanya hanya \(\tfrac{1}{256}\). Sisa selalu sama dengan potongan terakhir, dan terus mengecil.
Kalau proses ini diteruskan tanpa henti, sisanya mendekati 0. Jadi \(\tfrac12 + \tfrac14 + \tfrac18 + \dots = 1\). Tak hingga banyak potongan, tetapi luasnya pas 1!
Mengapa ini berhasil? Untuk deret geometri, \(S_n = \dfrac{a(1 - r^n)}{1 - r}\). Jika \(-1 < r < 1\), pangkat \(r^n\) makin lama makin mendekati 0 (misalnya \(0{,}5^{10} \approx 0{,}001\)). Akibatnya \(S_n\) makin mendekati \(\dfrac{a}{1 - r}\). Deret yang jumlahnya mendekati satu bilangan tertentu disebut konvergen. Deret yang tidak demikian disebut divergen.
Jumlah deret geometri tak hinggaJika \(-1 < r < 1\) (ditulis \(|r| < 1\)), maka
Jika \(|r| \ge 1\), deret geometri tak hingga divergen (kecuali \(a = 0\)): jumlahnya tidak menuju satu bilangan.
Mengapa rumusnya \(\dfrac{a}{1 - r}\)?
Dari \(S_n = \dfrac{a}{1 - r} - \dfrac{a}{1 - r}\,r^n\), suku kedua adalah "sisa" yang belum terjumlah. Karena \(|r| < 1\), \(r^n \to 0\) untuk \(n \to \infty\), sehingga sisanya lenyap dan \(S_n \to \dfrac{a}{1 - r}\). Cara cepat lainnya: misalkan \(S = a + ar + ar^2 + \dots\). Maka \(S = a + r(a + ar + \dots) = a + rS\), jadi \(S(1 - r) = a\). (Cara cepat ini hanya sah bila kita sudah tahu deretnya konvergen.)
Titik biru adalah jumlah parsial \(S_n\), batang oranye adalah suku-sukunya, dan garis magenta adalah batas \(S_\infty\). Tambah \(N\) dan lihat sisanya mengecil. Lalu buat \(r\) negatif: jumlah parsialnya melompat-lompat di sekitar batas!
Bola dijatuhkan dari ketinggian \(h\). Setiap kali memantul, tingginya tinggal \(r\) kali tinggi sebelumnya. Tekan ▶ Jalankan. Secara teori bola memantul tak hingga kali, tetapi jarak tempuhnya terbatas, dan waktu totalnya juga terbatas! Ubah \(r\) dan bandingkan jarak tempuh dengan batas \(\dfrac{h(1 + r)}{1 - r}\).
Bola dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Setiap memantul, bola mencapai \(\tfrac34\) tinggi sebelumnya. Berapa panjang seluruh lintasan bola sampai berhenti?
Jatuh pertama: 2 m. Setelah itu setiap pantulan naik lalu turun lagi, jadi tiap tinggi pantulan dihitung dua kali.
Tinggi pantulan: \(1{,}5;\ 1{,}125;\ \dots\) adalah deret geometri tak hingga dengan \(a = 1{,}5\) dan \(r = \tfrac34\). Jumlahnya \(\dfrac{1{,}5}{1 - 0{,}75} = 6\) m.
Panjang lintasan \(= 2 + 2 \times 6 = 14\) m.
Panjang lintasan 14 m. Rumus umumnya \(h \cdot \dfrac{1 + r}{1 - r} = 2 \cdot \dfrac{1{,}75}{0{,}25} = 14\). Cocokkan dengan Lab Mini di atas!
Nyatakan \(0{,}363636\ldots\) sebagai pecahan paling sederhana.
Pecah menjadi \(0{,}36 + 0{,}0036 + 0{,}000036 + \dots\), yaitu deret geometri tak hingga dengan \(a = 0{,}36\) dan \(r = 0{,}01\).
Sederhanakan dengan membagi 9: \(\dfrac{36}{99} = \dfrac{4}{11}\).
\(0{,}363636\ldots = \dfrac{4}{11}\). Cek dengan kalkulator: \(4 : 11 = 0{,}3636\ldots\) ✓. Dengan cara yang sama, \(0{,}999\ldots = \dfrac{0{,}9}{1 - 0{,}1} = 1\).
Awas jebakanRumus \(\dfrac{a}{1 - r}\) hanya boleh dipakai jika \(-1 < r < 1\). Kalau dipaksakan untuk \(1 + 2 + 4 + 8 + \dots\) (dengan \(r = 2\)), hasilnya \(\dfrac{1}{1 - 2} = -1\). Menjumlahkan bilangan positif kok hasilnya negatif? Jelas mustahil! Deret itu divergen karena jumlahnya membesar tanpa batas.
"0,999… itu sedikit lebih kecil daripada 1."
Sama persis! \(0{,}999\ldots = 0{,}9 + 0{,}09 + 0{,}009 + \dots = \dfrac{0{,}9}{1 - 0{,}1} = 1\). Tidak ada satu bilangan pun yang bisa diselipkan di antara keduanya.
"Menjumlahkan tak hingga banyak bilangan positif pasti hasilnya tak hingga."
Belum tentu: \(\tfrac12 + \tfrac14 + \tfrac18 + \dots = 1\). Namun hati-hati, \(1 + \tfrac12 + \tfrac13 + \tfrac14 + \dots\) justru membesar tanpa batas walaupun sukunya makin kecil.
"Barisan geometri selalu makin besar."
Jika \(0 < r < 1\), sukunya makin kecil, misalnya sisa obat di dalam tubuh. Jika \(r\) negatif, tandanya bergantian positif dan negatif.
Lanjut · IB & olimpiadeDeret harmonik: suku mengecil, jumlah tetap meledakSekitar tahun 1350, Nicole Oresme dari Prancis membuktikan bahwa deret harmonik \(1 + \tfrac12 + \tfrac13 + \tfrac14 + \dots\) divergen. Kelompokkan sukunya:
\[1 + \tfrac12 + \underbrace{\tfrac13 + \tfrac14}_{>\ \frac24 = \frac12} + \underbrace{\tfrac15 + \tfrac16 + \tfrac17 + \tfrac18}_{>\ \frac48 = \frac12} + \dots\]
Setiap kelompok bernilai lebih dari \(\tfrac12\), dan ada tak hingga banyak kelompok, jadi jumlahnya melampaui bilangan berapa pun. Pelajarannya: suku yang menuju 0 belum cukup untuk membuat deret konvergen. Uniknya, pertumbuhannya sangat lambat: agar jumlahnya melewati 10, dibutuhkan 12.367 suku!
15.6Notasi sigma, anuitas, dan cicilan
Menulis "1 + 2 + 3 + … + 100" itu panjang. Matematikawan memakai huruf Yunani Σ (sigma, huruf S besar untuk sum, jumlah) sebagai singkatan.
Definisi: notasi sigma
\[\sum_{k=1}^{n} U_k = U_1 + U_2 + U_3 + \dots + U_n.\]
Huruf \(k\) disebut indeks. Angka di bawah sigma adalah batas bawah (indeks mulai), dan angka di atasnya adalah batas atas (indeks berhenti).
Notasi sigma dibaca "jumlah \(2k + 1\) untuk \(k\) dari 1 sampai \(n\)".
Sifat-sifat notasi sigma
\(\displaystyle\sum_{k=1}^{n} c = nc\) (menjumlahkan bilangan tetap \(c\) sebanyak \(n\) kali);
\(\displaystyle\sum_{k=1}^{n} c\,U_k = c\sum_{k=1}^{n} U_k\) (faktor tetap boleh dikeluarkan);
Awas jebakanBanyak suku dari \(k = p\) sampai \(k = q\) adalah \(q - p + 1\), bukan \(q - p\). Jadi \(\displaystyle\sum_{k=3}^{10} 5\) bernilai \(8 \times 5 = 40\), karena \(k = 3, 4, \dots, 10\) ada 8 nilai. Ini jebakan tiang lampu lagi!
Sekarang kita pakai deret geometri untuk urusan uang. Kalau tabungan memberi bunga \(i\) per bulan (misalnya 0,5% = 0,005), uang Rp1 hari ini bernilai \((1 + i)\) rupiah sebulan kemudian, \((1 + i)^2\) dua bulan kemudian, dan seterusnya. Pembayaran rutin yang besarnya sama setiap periode disebut anuitas. Contohnya setoran tabungan rencana atau angsuran kredit.
Setiap akhir bulan, Kak Lintang menyetor Rp500.000 ke tabungan berbunga majemuk 0,5% per bulan. Berapa saldonya tepat setelah setoran ke-12?
Setoran terakhir belum berbunga, setoran ke-11 berbunga 1 bulan, …, setoran pertama berbunga 11 bulan.
Saldonya ±Rp6.167.781. Kak Lintang menyetor Rp6.000.000, jadi bunganya ±Rp167.781.
Cicilan bekerja seperti tabungan yang dibalik. Misalkan kamu meminjam \(M\) rupiah dengan bunga \(i\) per bulan dan melunasinya dengan \(n\) angsuran sama besar \(A\). Jika tidak dicicil, utangmu tumbuh menjadi \(M(1 + i)^n\). Agar lunas, nilai itu harus sama dengan "tabungan" dari semua angsuran:
Kalikan kedua ruas dengan \(i\), lalu bagi dengan \((1 + i)^n - 1\): \(A = \dfrac{M i (1 + i)^n}{(1 + i)^n - 1}\). Bagi pembilang dan penyebut dengan \((1 + i)^n\):
\[A = \frac{M \cdot i}{1 - (1 + i)^{-n}}.\]
Bunga flat dan bunga efektifSebagian kredit kendaraan memakai bunga flat: bunga setiap bulan dihitung dari pokok awal, sehingga total bunganya \(M \cdot i \cdot n\), sebuah deret aritmetika. Rumus anuitas di atas memakai bunga efektif: bunga dihitung dari sisa utang yang terus berkurang. Untuk persentase yang sama, bunga flat lebih mahal. Pinjaman Rp18 juta selama 24 bulan dengan bunga 1,5% per bulan berangsur ±Rp898.600 (efektif) tetapi Rp1.020.000 (flat). Selalu tanyakan jenis bunganya sebelum menandatangani perjanjian!
Lanjut · IB & olimpiadeDeret teleskopik: runtuh seperti teropongDeret \(\dfrac{1}{1 \cdot 2} + \dfrac{1}{2 \cdot 3} + \dfrac{1}{3 \cdot 4} + \dots\) bukan deret aritmetika maupun geometri. Kuncinya: \(\dfrac{1}{k(k + 1)} = \dfrac1k - \dfrac{1}{k + 1}\). Maka
\[\sum_{k=1}^{n} \frac{1}{k(k + 1)} = \Bigl(1 - \tfrac12\Bigr) + \Bigl(\tfrac12 - \tfrac13\Bigr) + \dots + \Bigl(\tfrac1n - \tfrac{1}{n + 1}\Bigr) = 1 - \frac{1}{n + 1}.\]
Suku-suku di tengah saling menghapus seperti teropong yang dipendekkan, sehingga hanya ujung-ujungnya yang tersisa. Untuk \(n \to \infty\), jumlahnya menuju 1. Teknik teleskopik adalah senjata favorit di soal olimpiade.
🐷
Celengan bertingkat
Menabung Rp1.000 di hari pertama, Rp2.000 di hari kedua, dan seterusnya selama 30 hari menghasilkan Rp465.000. Itu deret aritmetika!
🏍️
Cicilan motor
Angsuran bulanan dihitung dengan rumus anuitas, yang lahir dari deret geometri dengan rasio \(1 + i\).
💊
Obat dalam tubuh
Jika tubuh membuang sebagian obat secara teratur, dosis yang diulang-ulang menumpuk menuju batas \(\tfrac{a}{1 - r}\), bukan naik terus.
🎭
Kursi gedung pertunjukan
Baris belakang lebih lebar, sehingga jumlah kursi per baris sering bertambah tetap: barisan aritmetika.
🍍
Nanas dan bunga matahari
Hitung spiral sisik nanas: biasanya ada 8 ke satu arah dan 13 ke arah lain, dua bilangan Fibonacci berurutan.
📱
Pesan berantai
Jika setiap penerima meneruskan ke 5 orang baru, putaran ke-8 saja menjangkau \(5^8\) = 390.625 orang baru. Barisan geometri menyebar sangat cepat.
Suku ke-20 barisan 5, 8, 11, 14, … adalah…
65
60
62
68
\(U_{20} = 5 + (20 - 1) \times 3 = 5 + 57 = 62\). Jawaban 65 muncul jika lupa bahwa langkahnya hanya \(n - 1 = 19\).
Rasio barisan geometri 48, −24, 12, −6, … adalah…
\(-\tfrac12\)
\(\tfrac12\)
\(-2\)
\(-24\)
\(r = \dfrac{-24}{48} = -\tfrac12\). Tandanya bergantian, jadi rasionya negatif. Jawaban \(-24\) adalah beda \(U_2 - U_1\), bukan rasio.
Deret geometri tak hingga dengan \(a = 1\) dan \(r = \tfrac13\): \(S_\infty = \dfrac{1}{1 - \frac13} = \dfrac32\).
16
Bab 16 · Aljabar & Fungsi
Polinomial: Bilangan yang Menyamar
Bisakah huruf dibagi huruf? Mengapa 11 × 11 × 11 = 1331 mirip barisan segitiga Pascal? Dan bagaimana caranya menebak sisa pembagian tanpa membagi sama sekali? Selamat datang di dunia suku banyak.
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali suku, koefisien, dan derajat sebuah polinomial, lalu menghitung nilainya;
menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan polinomial, serta memakai kesamaan polinomial;
membagi polinomial dengan cara bersusun dan metode Horner;
memakai teorema sisa dan teorema faktor untuk mencari sisa, faktor, dan akar;
membaca grafik polinomial (akar, akar kembar, perilaku ujung) dan memakai rumus Vieta derajat tiga.
Membagi Huruf? Komik · 4 panel
Sore hari, belajar bareng di teras
DimasKak, di akhir Bab 15 katanya kita mau membagi suku banyak. Masa huruf dibagi huruf?
Kak LintangCoba ganti setiap x dengan 10. Soalnya berubah jadi pembagian bilangan biasa, kan?
Ayux³ − 1 jadi 999, dan x − 1 jadi 9. Lalu 999 : 9 = 111!
DimasJadi hasilnya x² + x + 1, karena 111 = 10² + 10 + 1!
Kak LintangTepat! Bilangan itu sebenarnya polinomial yang menyamar. Huruf x-nya adalah 10.
TING!
Tiba-tiba, dari balik pot bunga…
AncilMau trik yang lebih ajaib? Sisa pembagian bisa kutebak tanpa membagi sama sekali!
DimasMenebak sisa tanpa membagi? Itu sulap atau matematika?
16.1Suku banyak: anatomi dan derajat
Lihat bilangan 2.026. Sebenarnya ia singkatan dari \(2 \cdot 10^3 + 0 \cdot 10^2 + 2 \cdot 10 + 6\). Ganti setiap 10 dengan huruf \(x\), dan muncullah \(2x^3 + 2x + 6\). Bentuk seperti ini disebut polinomial atau suku banyak: jumlah beberapa suku, dan setiap suku berupa bilangan yang dikalikan dengan pangkat \(x\).
DefinisiPolinomial dalam \(x\) yang berderajat \(n\) adalah bentuk
\[P(x) = a_n x^n + a_{n-1} x^{n-1} + \dots + a_1 x + a_0, \qquad a_n \ne 0,\]
dengan \(n\) bilangan cacah. Bilangan \(a_n, a_{n-1}, \dots, a_0\) disebut koefisien. Pangkat tertinggi \(n\) disebut derajat, \(a_n\) disebut koefisien utama, dan \(a_0\) disebut suku tetap (konstanta).
Polinomial ini berderajat 4. Suku \(x^3\) tidak tertulis, artinya koefisiennya 0. Ingat ini baik-baik: nanti di metode Horner, angka 0 itu wajib ditulis!
Gampangnya, polinomial itu seperti rangkaian gerbong kereta. Setiap gerbong (suku) membawa sebuah angka (koefisien) dan sebuah \(x\) yang dipangkatkan bilangan cacah: 0, 1, 2, 3, dan seterusnya. Gerbong dengan pangkat paling besar adalah lokomotifnya. Pangkat lokomotif itulah derajat polinomial.
Derajat
Nama
Contoh
Bentuk grafiknya
0
konstan
\(7\)
garis mendatar
1
linear
\(2x + 1\)
garis lurus miring (Bab 9)
2
kuadrat
\(x^2 - 4x + 3\)
parabola (Bab 12)
3
kubik
\(x^3 - x\)
lengkung berkelok seperti huruf N atau S
4
kuartik
\(x^4 - 5x^2 + 4\)
bisa mirip huruf W atau M
5
kuintik
\(x^5 - 5x^3 + 4x\)
ular berkelok, paling banyak 4 belokan
Awas jebakanDerajat ditentukan oleh pangkat tertinggi, bukan oleh suku yang ditulis paling depan. Polinomial \(5 + 2x - x^3\) berderajat 3 dengan koefisien utama \(-1\). Ingat juga: pangkat \(x\) harus bilangan cacah, jadi \(\tfrac{1}{x} = x^{-1}\) dan \(\sqrt{x} = x^{1/2}\) bukan suku polinomial. Sebaliknya, koefisien boleh berupa pecahan atau akar: \(\sqrt2\,x^2 - \tfrac12\) tetap polinomial.
Menghitung nilai polinomial \(P(a)\) berarti mengganti setiap \(x\) dengan bilangan \(a\). Bilangan 2.026 tadi tidak lain adalah nilai \(P(x) = 2x^3 + 2x + 6\) di \(x = 10\).
Diketahui \(P(x) = 2x^3 - 3x^2 + 4\). Hitung \(P(2)\), \(P(-1)\), dan \(P(0)\).
Polinomial tidak hanya hidup di buku. Ambil karton 30 cm × 20 cm, potong persegi bersisi \(x\) cm di keempat pojoknya, lalu lipat sisi-sisinya ke atas. Jadilah kotak terbuka dengan alas \((30 - 2x)\) × \((20 - 2x)\) dan tinggi \(x\). Volumenya
sebuah polinomial derajat tiga! Geser-geser rumus di bawah, lalu simpan pertanyaan ini: potongan berapa sentimeter yang membuat kotaknya paling lega? Kita akan menjawabnya di 16.6.
Trik Kak LintangDua jalan pintas yang sering menyelamatkan: \(P(0)\) selalu sama dengan suku tetap, dan \(P(1)\) selalu sama dengan jumlah semua koefisien. Untuk \(V(x) = 4x^3 - 100x^2 + 600x\): \(V(1) = 4 - 100 + 600 = 504\). Cek dengan kardusnya: \(1 \times 28 \times 18 = 504\). Cocok!
16.2Operasi polinomial dan rahasia 11ⁿ
Menjumlahkan dan mengurangkan polinomial berarti menggabungkan suku sejenis, yaitu suku-suku dengan pangkat \(x\) yang sama. Persis seperti menjumlahkan satuan dengan satuan dan puluhan dengan puluhan:
Perhatikan: suku \(x\) lenyap karena \(-2x + 2x = 0\). Mengalikan polinomial berarti mengalikan setiap suku dengan setiap suku. Agar tidak ada yang tercecer, pakai tabel kotak: setiap sel berisi hasil kali kepala baris dan kepala kolomnya.
Derajat hasil kali = jumlah derajatnya: \(\deg(P \cdot Q) = \deg P + \deg Q\). (Contoh: derajat 1 × derajat 2 = derajat 3.)
Derajat hasil jumlah atau selisih paling tinggi sama dengan derajat terbesar di antara keduanya. Bisa lebih kecil jika suku-suku terdepannya saling menghapus, misalnya \((x^2 + x) - (x^2 - 3) = x + 3\).
Sekarang, kejutan kecil. Bilangan 11 adalah \(x + 1\) dengan \(x = 10\). Jadi pangkat-pangkat 11 hanyalah \((x + 1)^n\) yang menyamar:
\(n\)
\((x + 1)^n\)
Koefisien
\(11^n\)
1
\(x + 1\)
1 1
11
2
\(x^2 + 2x + 1\)
1 2 1
121
3
\(x^3 + 3x^2 + 3x + 1\)
1 3 3 1
1.331
4
\(x^4 + 4x^3 + 6x^2 + 4x + 1\)
1 4 6 4 1
14.641
5
\(x^5 + 5x^4 + 10x^3 + 10x^2 + 5x + 1\)
1 5 10 10 5 1
?
Koefisien \((x + 1)^n\) membentuk barisan segitiga Pascal. Baris kelima adalah 1, 5, 10, 10, 5, 1. Berapakah \(11^5\)?
15.101.051, tinggal tulis baris Pascal berjajar.
161.051
1.615.051
Tidak bisa ditebak, karena polanya hanya kebetulan sampai \(11^4\).
Jawabannya: 161.051. Polanya tetap benar, tetapi ada "simpanan" seperti penjumlahan bersusun: \(1 \cdot 10^5 + 5 \cdot 10^4 + 10 \cdot 10^3 + 10 \cdot 10^2 + 5 \cdot 10 + 1 = 100.000 + 50.000 + 10.000 + 1.000 + 50 + 1 = 161.051\). Koefisien 10 terlalu besar untuk satu kolom angka, jadi ia meluap ke kolom kirinya. Polinomialnya rapi, bilangannya saja yang "berantakan" karena simpanan.
Dua polinomial disebut sama (identik, ditulis \(\equiv\)) jika nilainya sama untuk setiap \(x\). Ini terjadi tepat ketika koefisien suku-suku sejenisnya sama. Sifat ini sangat berguna untuk mencari bilangan yang belum diketahui.
Tentukan \(a\) dan \(b\) agar \((x - 2)(x + a) \equiv x^2 + bx - 6\).
\(a = 3\) dan \(b = 1\). Cek: \((x - 2)(x + 3) = x^2 + x - 6\). ✓
Lanjut · IB & olimpiadeDua titik menentukan garis, tiga titik menentukan parabolaPolinomial berderajat paling tinggi \(n\) ditentukan secara tunggal oleh nilainya di \(n + 1\) titik. Mengapa? Jika \(P\) dan \(Q\) bernilai sama di \(n + 1\) titik, maka \(P - Q\) (derajatnya paling tinggi \(n\)) punya \(n + 1\) akar. Padahal polinomial tak nol berderajat \(n\) paling banyak punya \(n\) akar, karena setiap akar \(a\) menyumbang satu faktor \((x - a)\). Jadi \(P - Q\) haruslah polinomial nol, dan \(P \equiv Q\). Ide yang sama dipakai dalam berbagi rahasia Shamir di kriptografi: rahasia disimpan sebagai suku tetap sebuah polinomial, dan hanya gabungan beberapa pemegang kunci yang dapat membukanya.
16.3Pembagian bersusun dan metode Horner
Membagi 17 dengan 5 menghasilkan 3 sisa 2, yang bisa ditulis \(17 = 5 \cdot 3 + 2\). Polinomial dibagi dengan cara yang sama persis. Bedanya, "ukuran" sisa diukur dengan derajat, bukan dengan besar bilangan.
Algoritma pembagianUntuk polinomial \(P(x)\) dan pembagi \(D(x)\) yang bukan nol, selalu ada tepat satu hasil bagi \(H(x)\) dan satu sisa \(S(x)\) sehingga
\[P(x) = D(x) \cdot H(x) + S(x), \qquad \deg S < \deg D.\]
Jika pembaginya berbentuk \(x - a\) (derajat 1), sisanya pasti sebuah bilangan (derajat 0).
Mari bagi \(2x^3 - 3x^2 - 11x + 6\) dengan \(x - 3\) secara bersusun, lalu lihat bagaimana semuanya menyusut menjadi tabel mungil.
Susun seperti pembagian bersusun bilangan: pembagi \(x - 3\) di kiri, \(2x^3 - 3x^2 - 11x + 6\) di bawah "atap". Urutkan suku dari pangkat tertinggi.
Bagi suku terdepan: \(2x^3 : x = 2x^2\). Tulis \(2x^2\) di atas, lalu kalikan: \(2x^2(x - 3) = 2x^3 - 6x^2\).
Kurangkan: \((2x^3 - 3x^2) - (2x^3 - 6x^2) = 3x^2\). Suku \(2x^3\) pasti habis, itulah tujuannya. Turunkan suku berikutnya, \(-11x\).
Ulangi: \(3x^2 : x = 3x\). Kalikan \(3x(x - 3) = 3x^2 - 9x\), kurangkan, lalu turunkan \(+6\). Sisanya sekarang \(-2x + 6\).
Perhatikan: semua \(x\) hanya "penanda kolom". Buang mereka dan simpan koefisiennya saja. Tulis \(3\) (bukan \(-3\)) di kiri agar kita cukup menjumlah, bukan mengurang. Pembagian panjang tadi menyusut menjadi tabel Horner yang mungil!
Kalau bingung, ingat pembagian bersusun bilangan di SD: bagi, kali, kurang, turunkan, lalu ulangi sampai habis. Polinomial memakai empat langkah yang sama. Metode Horner hanyalah versi hematnya: tanpa huruf \(x\), tanpa tanda kurang.
Atur koefisien \(P(x)\) dan nilai \(a\) pada pembagi \((x - a)\), lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat langkahnya satu per satu: turunkan, kali, jumlahkan. Bandingkan kotak sisa dengan P(a). Kebetulan? Coba tombol 🔍 Berburu akar untuk mencari \(a\) yang membuat sisanya 0.
Awas jebakanSuku yang hilang wajib ditulis dengan koefisien 0. Untuk \(x^3 - 7x + 6\), baris koefisiennya adalah \(1, 0, -7, 6\), bukan \(1, -7, 6\). Kalau angka 0 dilupakan, semua kolom bergeser dan hasilnya kacau. Satu lagi: pembagi \(x + 3\) sama dengan \(x - (-3)\), jadi yang ditulis di kotak kiri adalah \(-3\).
Bagilah \(x^3 - 7x + 6\) dengan \(x + 3\). Lalu faktorkan \(x^3 - 7x + 6\) sepenuhnya.
Pembagi berbentuk \(ax - b\)Tulis \(ax - b = a\left(x - \tfrac{b}{a}\right)\). Pakai Horner dengan \(\tfrac{b}{a}\), lalu bagi hasil baginya dengan \(a\); sisanya tidak berubah. Contoh: \((4x^3 - 2x^2 + 6x - 1) : (2x - 1)\). Horner dengan \(\tfrac12\) memberi baris \(4, 0, 6 \mid 2\), jadi \(4x^3 - 2x^2 + 6x - 1 = \left(x - \tfrac12\right)(4x^2 + 6) + 2 = (2x - 1)(2x^2 + 3) + 2\). Hasil baginya \(2x^2 + 3\) dan sisanya 2.
Tamu dari masa laluMetode ini memakai nama William George Horner, matematikawan Inggris yang menerbitkannya pada 1819. Paolo Ruffini dari Italia sudah menulis cara serupa pada 1804, sehingga di beberapa negara ia disebut aturan Ruffini. Yang lebih mengejutkan, matematikawan Tiongkok Qin Jiushao sudah memakai langkah-langkah yang setara dalam bukunya tahun 1247, dengan batang-batang hitung yang digeser di atas papan. Satu ide yang sama ditemukan ulang berkali-kali, karena ia memang sangat hemat: menghitung nilai polinomial derajat \(n\) cukup dengan \(n\) perkalian.
Jawabannya: 2. Ancil benar, sisa bisa ditebak tanpa membagi. Sisanya sama dengan nilai polinomial di \(x = 1\): \(1^{100} + 1 = 2\). Seratus langkah diganti satu langkah. Bukti ajaibnya ada tepat di bawah.
Mulai dari algoritma pembagian dengan pembagi \(x - a\): \(P(x) = (x - a) \cdot H(x) + S\), dengan \(S\) sebuah bilangan. Kesamaan ini benar untuk setiap \(x\), jadi boleh kita isi \(x = a\). Faktor \((x - a)\) menjadi nol dan "menelan" seluruh hasil bagi, sehingga yang tersisa hanya \(S\).
Teorema SisaSisa pembagian polinomial \(P(x)\) oleh \((x - a)\) adalah \(P(a)\).
Lebih umum, sisa pembagian \(P(x)\) oleh \((ax - b)\) adalah \(P\!\left(\tfrac{b}{a}\right)\).
Bukti singkat
Menurut algoritma pembagian, \(P(x) = (x - a)H(x) + S\) untuk suatu polinomial \(H\) dan bilangan \(S\). Substitusikan \(x = a\):
\[P(a) = (a - a)H(a) + S = 0 \cdot H(a) + S = S.\]
Untuk pembagi \(ax - b\), tulis \(P(x) = (ax - b)H(x) + S\), lalu substitusikan \(x = \tfrac{b}{a}\) sehingga \(a \cdot \tfrac{b}{a} - b = 0\). ∎
Bayangkan teorema sisa sebagai mesin cek: masukkan \(x = a\) ke dalam polinomial, dan keluarlah sisanya. Pembagi \((x - 2)\)? Masukkan 2. Pembagi \((x + 5)\)? Masukkan \(-5\), karena itulah bilangan yang membuat pembaginya nol.
Tentukan sisa pembagian \(P(x) = x^4 - 3x^3 + 2x - 5\) oleh \(x^2 - x - 2\), tanpa membagi bersusun.
Pembaginya berderajat 2, jadi sisanya berderajat paling tinggi 1: misalkan \(S(x) = px + q\).
Kurangkan kedua persamaan: \(3p = -6\), sehingga \(p = -2\) dan \(q = -3 + p = -5\).
Sisanya \(-2x - 5\). Trik ini memilih nilai \(x\) yang membuat pembagi nol, persis seperti teorema sisa, hanya saja dipakai dua kali.
16.5Teorema faktor dan berburu akar rasional
Apa artinya sisa sama dengan nol? Pembagiannya habis, sama seperti 12 habis dibagi 3 karena 3 adalah faktor 12. Dari teorema sisa langsung lahir senjata paling ampuh di bab ini.
Teorema Faktor\((x - a)\) adalah faktor \(P(x)\) jika dan hanya jika \(P(a) = 0\). Bilangan \(a\) seperti itu disebut akar (atau pembuat nol) polinomial \(P\).
Tetapi bagaimana menemukan \(a\) yang tepat? Untung ada petunjuk dari koefisiennya.
Teorema Akar RasionalJika polinomial berkoefisien bulat \(a_n x^n + \dots + a_1 x + a_0\) punya akar rasional \(\tfrac{p}{q}\) (pecahan paling sederhana), maka \(p\) membagi suku tetap \(a_0\) dan \(q\) membagi koefisien utama \(a_n\). Khususnya, jika \(a_n = 1\), setiap akar bulatnya pasti pembagi \(a_0\).
Resep berburu akar: (1) daftar semua calon \(\pm\tfrac{p}{q}\); (2) uji calon-calon itu dengan teorema sisa atau Horner, mulai dari yang kecil; (3) begitu ketemu akar, bagi dengan Horner sehingga derajatnya turun satu; (4) ulangi, atau selesaikan sisa kuadratnya dengan pemfaktoran atau rumus abc (Bab 11). Tombol 🔍 Berburu akar di Mesin Horner menjalankan resep ini untukmu.
Trik Kak LintangSelalu cek \(x = 1\) dan \(x = -1\) lebih dulu, karena hitungannya paling ringan. \(P(1)\) = jumlah semua koefisien. \(P(-1)\) = jumlah koefisien pangkat genap dikurangi jumlah koefisien pangkat ganjil. Contoh: koefisien \(x^3 - 2x^2 - 5x + 6\) berjumlah \(1 - 2 - 5 + 6 = 0\), jadi \(x = 1\) akar dan \((x - 1)\) faktornya, tanpa coret-coret!
Diketahui \((x - 2)\) adalah faktor dari \(P(x) = x^3 + kx^2 - x - 2\). Tentukan \(k\), faktorkan \(P(x)\), lalu tentukan semua akar realnya.
Teorema faktor: \(P(2) = 0\). Jadi \(8 + 4k - 2 - 2 = 0\), atau \(4k + 4 = 0\), sehingga \(k = -1\).
\(P(x) = x^3 - x^2 - x - 2\). Horner dengan \(a = 2\): koefisien \(1, -1, -1, -2\) menghasilkan baris \(1, 1, 1 \mid 0\).
Jadi \(P(x) = (x - 2)(x^2 + x + 1)\).
Diskriminan \(x^2 + x + 1\) adalah \(1 - 4 = -3 < 0\), jadi faktor kuadrat itu tidak punya akar real.
\(k = -1\), \(P(x) = (x - 2)(x^2 + x + 1)\), dan akar realnya hanya satu: \(x = 2\). Polinomial derajat tiga tidak selalu punya tiga akar real!
Awas jebakan"\((x + 2)\) faktor dari \(P(x)\)" berarti \(P(-2) = 0\), bukan \(P(2) = 0\). Akar sebuah faktor adalah bilangan yang membuat faktor itu bernilai nol, jadi tandanya selalu berlawanan dengan yang tertulis di dalam kurung.
"Polinomial derajat 3 pasti punya tiga akar real."
Bisa hanya satu! Contohnya \(x^3 - x^2 - x - 2 = (x - 2)(x^2 + x + 1)\). Yang pasti: kubik selalu punya minimal satu akar real, karena kedua ujung grafiknya menuju arah yang berlawanan.
"Kalau dibagi \((x + 3)\), masukkan saja \(x = 3\)."
Pembagi \(x + 3 = x - (-3)\), jadi yang dimasukkan adalah \(x = -3\), bilangan yang membuat pembagi bernilai nol.
"Pembagian polinomial cuma trik hafalan tanpa makna."
Ia sama persis dengan pembagian bersusun bilangan. Contohnya \(1.331 : 11 = 121\) adalah \((x^3 + 3x^2 + 3x + 1) : (x + 1) = x^2 + 2x + 1\) di \(x = 10\).
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa teorema akar rasional benar, dan batas kekuatannyaMisalkan \(\tfrac{p}{q}\) akar dengan \(\gcd(p, q) = 1\). Substitusikan, lalu kalikan kedua ruas dengan \(q^n\):
\[a_n p^n + a_{n-1}p^{n-1}q + \dots + a_1 p q^{n-1} + a_0 q^n = 0.\]
Semua suku kecuali \(a_0 q^n\) memuat faktor \(p\), jadi \(p \mid a_0 q^n\). Karena \(p\) dan \(q\) saling prima, \(p \mid a_0\). Dengan cara serupa, semua suku kecuali \(a_n p^n\) memuat \(q\), sehingga \(q \mid a_n\). Fakta menarik: persamaan derajat 3 dan 4 punya rumus umum (rumit sekali!) yang diterbitkan di Italia pada abad ke-16. Namun untuk derajat 5 ke atas, Niels Henrik Abel (1824) membuktikan bahwa tidak ada rumus umum yang hanya memakai tambah, kurang, kali, bagi, dan tanda akar. Karena itulah berburu akar rasional dan metode numerik begitu penting.
16.6Grafik polinomial: akar, pantulan, dan perilaku ujung
Akar polinomial adalah titik potong grafiknya dengan sumbu-\(x\), karena di situ \(y = P(x) = 0\). Bentuk faktor \(P(x) = k(x - r)(x - s)(x - t)\) memamerkan ketiga akarnya secara langsung. Seret titik-titik akar di bawah dan lihat polinomialnya ikut berubah.
Seret titik akar di sumbu-\(x\). Coba tumpuk dua akar di tempat yang sama: apakah grafiknya masih menembus sumbu-\(x\)? Lalu ubah tanda \(k\) dan perhatikan kedua ujung grafik.
Akar kembar: menembus atau memantul?Jika faktor \((x - r)\) muncul tepat \(m\) kali, \(r\) disebut akar dengan kelipatan \(m\).
\(m\) ganjil (1, 3, …): grafik menembus sumbu-\(x\) di \(r\). Untuk \(m = 3\), grafik sempat mendatar sebelum menembus.
\(m\) genap (2, 4, …): grafik menyinggung sumbu-\(x\) di \(r\) lalu memantul kembali, karena \((x - r)^2\) tidak pernah negatif.
Bagaimana dengan ujung-ujung grafik, jauh di kiri dan jauh di kanan? Di sana, suku berpangkat tertinggi menang telak. Untuk \(x = 100\), suku \(x^3\) bernilai sejuta, sedangkan \(-10x\) hanya \(-1.000\). Jadi perilaku ujung polinomial hanya ditentukan oleh derajat (genap atau ganjil) dan tanda koefisien utamanya.
Perilaku ujung hanya bergantung pada derajat \(n\) (genap atau ganjil) dan tanda koefisien utama \(a\). Suku-suku lain hanya membuat "kelokan" di bagian tengah.
Tekan ▶ Jalankan atau geser "zoom keluar". Dari jauh, kelokan di tengah mengecil dan \(P(x)\) nyaris berimpit dengan suku pemimpinnya. Perhatikan pembacaan "P ÷ axⁿ" yang makin mendekati 1.
Kembali ke kardus 30 cm × 20 cm. Grafik \(V(x) = x(30 - 2x)(20 - 2x)\) berakar di \(x = 0\), \(x = 10\), dan \(x = 15\), tetapi kardus hanya masuk akal untuk \(0 < x < 10\). Di antara dua akar pertama, grafiknya naik lalu turun. Di puncak itulah kotak terbesar bersembunyi.
Dari karton 30 cm × 20 cm, kamu memotong persegi berukuran sama di keempat pojok lalu melipat sisinya menjadi kotak terbuka. Potongan seperti apa yang menghasilkan volume terbesar?
Sekecil mungkin, misalnya 1 cm, supaya alasnya lebar.
Sebesar mungkin, misalnya 9 cm, supaya kotaknya tinggi.
Sedang-sedang saja, sekitar 4 cm.
Semua potongan menghasilkan volume yang sama, karena kartonnya sama.
Jawabannya: sekitar 4 cm. Potongan 1 cm memberi \(1 \times 28 \times 18 = 504\) cm³, potongan 9 cm hanya \(9 \times 12 \times 2 = 216\) cm³, sedangkan potongan 4 cm memberi \(4 \times 22 \times 12 = 1.056\) cm³. Terlalu kecil membuat kotak pendek, terlalu besar membuat alasnya sempit. Juaranya ada di tengah, dan Lab Mini di bawah menunjukkan letak tepatnya.
Geser ukuran potongan \(x\) atau seret titik oranye di grafik. Tekan ▶ Jalankan untuk melihat karton dilipat menjadi kotak. Bisakah kamu menemukan puncak grafik \(V(x)\) sebelum menyalakan sakelar "Tunjukkan titik maksimum"? Coba juga karton berukuran lain.
Bocoran dari Bab 29Untuk karton 30 cm × 20 cm, puncaknya ada di \(x \approx 3{,}92\) cm dengan volume \(\approx 1.056{,}3\) cm³. Menemukan titik puncak secara tepat memerlukan turunan, alat kalkulus yang akan kamu pelajari di Bab 28 dan 29. Untuk sekarang, grafik polinomial sudah memberi jawaban yang sangat dekat.
Matematika NusantaraDi banyak desa di Jawa, perajin menganyam besek, kotak bambu wadah nasi berkat dan oleh-oleh. Lembar anyaman berbentuk persegi panjang ditekuk di keempat sisinya, dan pojok-pojoknya dilipat ke dalam. Ukuran kotaknya mengikuti aturan yang sama dengan karton kita: tekukan setinggi \(x\) membuat alas berukuran \((p - 2x) \times (l - 2x)\). Para perajin menemukan tekukan yang "pas" lewat pengalaman turun-temurun. Kita bisa menemukannya lewat polinomial \(V(x) = x(p - 2x)(l - 2x)\).
📦
Pabrik kemasan
Volume kardus dan kotak makanan dari selembar karton adalah polinomial derajat tiga dari ukuran potongannya.
🛣️
Tikungan jalan & rel
Peralihan dari jalan lurus ke tikungan dibuat bertahap memakai lengkung peralihan. Salah satu bentuk klasiknya adalah parabola kubik, agar penumpang tidak tersentak.
📱
Kode QR
Kode QR tetap terbaca walau sebagian tertutup stiker karena memakai kode Reed–Solomon, yang bekerja dengan polinomial.
✒️
Huruf di layar HP
Lengkung setiap huruf pada font disimpan sebagai kurva Bézier, yaitu potongan-potongan polinomial derajat dua atau tiga.
🔐
Menyimpan rahasia
Kunci brankas digital bisa dipecah menjadi beberapa "titik" sebuah polinomial; rahasia baru terbuka bila cukup banyak titik dikumpulkan.
16.7Rumus Vieta: akar dan koefisien bersekongkol
Coba lihat lagi Grafik Hidup di 16.6. Saat akar diseret, koefisien bentuk panjangnya ikut berubah dengan pola yang rapi. Pola itu disebut rumus Vieta, menurut François Viète (1540–1603), ahli hukum Prancis yang gemar aljabar dan termasuk orang pertama yang memakai huruf untuk bilangan yang belum diketahui.
Rumus Vieta derajat tigaJika \(x_1, x_2, x_3\) adalah akar-akar \(ax^3 + bx^2 + cx + d = 0\), maka
\[x_1 + x_2 + x_3 = -\frac{b}{a}, \qquad x_1x_2 + x_1x_3 + x_2x_3 = \frac{c}{a}, \qquad x_1x_2x_3 = -\frac{d}{a}.\]
Bukti: jabarkan bentuk faktornya
Karena \(x_1, x_2, x_3\) akar-akarnya, menurut teorema faktor \(ax^3 + bx^2 + cx + d = a(x - x_1)(x - x_2)(x - x_3)\). Jabarkan ruas kanan:
Pembagi \(x + 1\), jadi hitung \(P(-1) = -1 + 2 + 7 = 8\). Angka 6 muncul jika kamu keliru memasukkan \(x = 1\).
Manakah yang merupakan faktor dari \(x^3 + 2x^2 - x - 2\)?
\(x + 2\)
\(x - 2\)
\(x + 3\)
\(x - 3\)
\(P(-2) = -8 + 8 + 2 - 2 = 0\), jadi \((x + 2)\) faktor. Sebaliknya \(P(2) = 12\), \(P(-3) = -8\), dan \(P(3) = 40\), semuanya bukan nol.
17
Bab 17 · Geometri & Pengukuran
Garis, Sudut & Segitiga: Misteri Angka 180
Ukur ketiga sudut segitiga apa saja, sekecil kuku atau sebesar lapangan bola, lalu jumlahkan. Hasilnya selalu 180°. Kebetulan? Di bab ini kamu akan merobek kertas, menyeret segitiga, dan membuktikannya sendiri.
Setelah bab ini, kamu bisa
membedakan titik, garis, sinar, dan ruas garis, serta mengukur dan menggolongkan sudut dengan busur derajat;
memakai sifat sudut berpelurus, berpenyiku, dan bertolak belakang;
menemukan sudut-sudut pada dua garis sejajar yang dipotong garis lain (sehadap, berseberangan, sepihak);
membuktikan bahwa jumlah sudut segitiga 180° dan memakai sifat sudut luar segitiga;
memakai ketaksamaan segitiga dan menghitung jumlah sudut dalam dan sudut luar poligon.
AyuPunyaku 89° + 46° + 44° = 179°. Dua-duanya meleset 1° saja dari 180°. Kebetulan, ya?
Kak LintangBukan kebetulan! Robek ketiga pojok segitiga kertasnya, lalu tempelkan ujung-ujungnya di satu titik.
Tiga pojok, satu garis lurus
AncilLihat, pas jadi garis lurus: 180°! Segitiga sebesar lapangan bola pun sama.
DimasBerarti selisih 1° tadi cuma salah baca busur!
Segitiga A sekecil kuku jari. Segitiga B sebesar lapangan sepak bola. Jumlah ketiga sudut segitiga mana yang lebih besar?
Segitiga B, karena ukurannya jauh lebih besar.
Segitiga A, karena sudut-sudutnya lebih "rapat".
Sama saja: keduanya 180°.
Tergantung panjang sisi-sisinya.
Jawabannya: sama, 180°. Besar sudut mengukur seberapa lebar bukaan, bukan seberapa panjang sisinya. Memperbesar segitiga seperti memperbesar foto: sisinya memanjang, tetapi bukaan pojoknya tetap. Di subbab 17.4 kamu akan membuktikan bahwa jumlahnya selalu 180°, berapa pun ukurannya.
17.1Titik, garis, sudut, dan cara mengukurnya
Geometri dimulai dari benda yang sangat sederhana. Sebuah titik hanya menunjukkan letak dan tidak punya ukuran. Garis lurus memanjang tanpa ujung ke dua arah. Sinar garis punya satu titik pangkal lalu memanjang ke satu arah, seperti sinar senter. Ruas garis punya dua ujung, jadi panjangnya bisa diukur.
Titik ditulis dengan huruf kapital. Garis, sinar, dan ruas garis diberi nama dengan dua titik yang dilaluinya.
DefinisiSebuah sudut dibentuk oleh dua sinar yang titik pangkalnya sama. Titik pangkal itu disebut titik sudut, dan kedua sinarnya disebut kaki sudut. Besar sudut menyatakan seberapa jauh satu kaki harus diputar agar berimpit dengan kaki lainnya. Satu putaran penuh dibagi menjadi 360 bagian sama besar; setiap bagian disebut satu derajat (1°).
Gampangnya: buka sebuah gunting. Makin lebar bukaannya, makin besar sudutnya. Panjang mata guntingnya tidak berpengaruh sama sekali!
Sudut dinamai dengan titik sudutnya, misalnya \(\angle A\), atau dengan tiga huruf, misalnya \(\angle BAC\) (huruf tengah selalu titik sudutnya). Berdasarkan besarnya, sudut dibagi menjadi lima jenis.
Tanda kotak kecil berarti sudut siku-siku, yaitu tepat 90° atau seperempat putaran.
Alat untuk mengukur sudut adalah busur derajat. Letakkan titik tengah busur tepat di titik sudut, impitkan garis 0° dengan salah satu kaki sudut, lalu baca angka yang dilewati kaki lainnya.
Awas jebakanBusur derajat punya dua deret angka: satu berjalan dari 0° ke 180° searah jarum jam, satu lagi berlawanan arah. Pilih deret yang angka 0-nya berada di kaki sudut pertama. Kalau sudutnya jelas lancip tetapi kamu membaca 130°, berarti kamu membaca deret yang salah!
Tebak besar sudut oranye hanya dengan mata, geser slider Tebakanmu, lalu tekan ✅ Periksa. Selisih paling banyak 3° = mata elang! Nyalakan Pasang busur derajat untuk berlatih membaca busur (tanpa skor).
Tamu dari masa laluMengapa satu putaran dibagi menjadi 360°, bukan 100°? Kebiasaan ini diwariskan para astronom Babilonia (±2.000 tahun SM) yang berhitung dengan bilangan basis 60. Salah satu dugaan sejarawan: angka 360 dekat dengan banyaknya hari dalam setahun, dan 360 mudah dibagi oleh 2, 3, 4, 5, 6, 8, 9, 10, 12, 15, 18, 20, dan masih banyak lagi. Itulah sebabnya 360 sangat praktis untuk membagi lingkaran.
Jam dinding adalah busur derajat raksasa. Dua belas angka membagi satu putaran, jadi jarak antara dua angka berurutan adalah \(360^\circ : 12 = 30^\circ\). Jarum menit berputar \(360^\circ\) dalam 60 menit (\(6^\circ\) per menit), sedangkan jarum jam hanya bergeser \(30^\circ\) dalam 60 menit (\(0{,}5^\circ\) per menit).
Trik Kak LintangUntuk sudut jarum jam, ingat dua angka saja: 30 (derajat per angka jam) dan 5,5 (selisih kecepatan kedua jarum per menit: \(6 - 0{,}5\)). Pukul 4.30? \(|30 \times 4 - 5{,}5 \times 30| = |120 - 165| = 45^\circ\). Jangan menjawab 60° hanya karena jarum menit di angka 6: jarum jam sudah bergeser ke tengah-tengah angka 4 dan 5!
17.2Sudut berpelurus, berpenyiku, dan bertolak belakang
Sudut sering muncul berpasangan. Dua sudut yang bersebelahan pada sebuah garis lurus selalu "berbagi" setengah putaran. Dua sudut yang bersama-sama membentuk pojok siku-siku berbagi seperempat putaran.
DefinisiDua sudut disebut berpelurus (saling melengkapi menjadi garis lurus) jika jumlahnya \(180^\circ\). Dua sudut disebut berpenyiku jika jumlahnya \(90^\circ\). Contoh: pelurus \(70^\circ\) adalah \(110^\circ\), dan penyiku \(70^\circ\) adalah \(20^\circ\).
Trik Kak LintangDengarkan bunyi katanya. Pe-nyiku → siku → 90°. Pe-lurus → lurus → 180°. Tidak perlu hafalan tambahan!
Sekarang silangkan dua sumpit. Terbentuk empat sudut. Sudut-sudut yang saling berhadapan di seberang titik potong disebut sudut bertolak belakang.
Sifat sudut bertolak belakangJika dua garis berpotongan, sudut-sudut yang bertolak belakang sama besar: \(\angle 1 = \angle 3\) dan \(\angle 2 = \angle 4\).
Bukti (cukup dua baris)
\(\angle 1\) dan \(\angle 2\) bersebelahan pada satu garis lurus, jadi \(\angle 1 + \angle 2 = 180^\circ\). \(\angle 2\) dan \(\angle 3\) juga bersebelahan pada garis lurus yang lain, jadi \(\angle 2 + \angle 3 = 180^\circ\).
\[\angle 1 = 180^\circ - \angle 2 = \angle 3.\]
Dengan cara yang sama, \(\angle 2 = \angle 4\). Terbukti.
Seret titik ungu P untuk memutar garis miring. Berapa pun sudutnya, \(\angle 1\) selalu kembar dengan \(\angle 3\), dan \(\angle 1 + \angle 2\) selalu 180°. Bisakah kamu membuat keempat sudut sama besar?
Dua batang bambu rangka layangan bersilang. Salah satu sudut di persilangan besarnya \((2x + 15)^\circ\), sedangkan sudut yang bertolak belakang dengannya \((4x - 25)^\circ\). Tentukan \(x\) dan keempat sudut di persilangan itu.
Sudut bertolak belakang sama besar: \(2x + 15 = 4x - 25\).
Pindahkan suku: \(15 + 25 = 4x - 2x\), jadi \(40 = 2x\) dan \(x = 20\).
Dua sudut lainnya adalah pelurusnya: \(180^\circ - 55^\circ = 125^\circ\).
\(x = 20\). Keempat sudutnya \(55^\circ, 125^\circ, 55^\circ, 125^\circ\), dan jumlahnya tepat \(360^\circ\), satu putaran penuh.
17.3Garis sejajar dan garis yang memotongnya
Dua rel kereta tidak pernah bertemu, sejauh apa pun kamu menelusurinya. Garis seperti itu disebut garis sejajar dan ditulis \(g \parallel h\). Sebuah garis yang memotong keduanya, misalnya jalan raya yang melintasi rel, disebut garis transversal. Perpotongan itu menghasilkan delapan sudut.
Sudut 3, 4, 5, 6 berada di daerah dalam (di antara kedua garis). Sudut 1, 2, 7, 8 berada di daerah luar. Tanda panah kecil pada garis berarti kedua garis sejajar.
Sifat sudut pada dua garis sejajarJika \(g \parallel h\) dipotong garis transversal \(t\), maka:
sudut sehadap (posisinya sama di tiap perpotongan) sama besar: \(\angle 1 = \angle 5\), \(\angle 2 = \angle 6\), \(\angle 3 = \angle 7\), \(\angle 4 = \angle 8\);
sudut dalam berseberangan sama besar: \(\angle 3 = \angle 5\) dan \(\angle 4 = \angle 6\);
sudut luar berseberangan sama besar: \(\angle 1 = \angle 7\) dan \(\angle 2 = \angle 8\);
sudut dalam sepihak berjumlah \(180^\circ\): \(\angle 4 + \angle 5 = 180^\circ\) dan \(\angle 3 + \angle 6 = 180^\circ\).
Gampangnya: pada dua garis sejajar, hanya ada dua ukuran sudut. Sudut yang kecil semuanya sama, sudut yang besar semuanya sama, dan satu sudut kecil ditambah satu sudut besar selalu 180°.
Mengapa sudut sehadap sama besar?
Bayangkan garis \(g\) digeser lurus ke bawah sepanjang garis \(t\) sampai menempel pada \(h\). Karena \(g \parallel h\), arahnya tidak berubah, jadi pergeseran itu membawa \(\angle 1\) tepat menutupi \(\angle 5\). Ini adalah sifat dasar garis sejajar. Sifat lainnya tinggal diturunkan: \(\angle 3 = \angle 1\) (bertolak belakang) \(= \angle 5\), jadi sudut dalam berseberangan sama; dan \(\angle 4 = 180^\circ - \angle 1 = 180^\circ - \angle 5\), jadi \(\angle 4 + \angle 5 = 180^\circ\).
Cari huruf tersembunyi pada gambar: F untuk sudut sehadap, Z untuk sudut dalam berseberangan, U untuk sudut dalam sepihak.
Trik Kak LintangCari huruf F, Z, dan U (huruf U boleh terbalik atau miring) yang tersembunyi di gambar. Di pojok huruf F dan Z, sudutnya kembar. Di dalam huruf U, kedua sudutnya bergandengan menjadi 180°.
Seret titik P dan Q untuk mengubah kemiringan garis transversal. Slider pasangan memilih pasangan sudut yang disorot (1 sehadap, 2 dalam berseberangan, 3 luar berseberangan, 4 dalam sepihak). Lalu miringkan garis h sedikit saja: apa yang terjadi pada pasangan yang tadinya kembar?
Awas jebakanSifat sehadap, berseberangan, dan sepihak hanya berlaku jika kedua garis sejajar. Pada dua garis yang tidak sejajar, sudut sehadapnya tidak sama besar. Sebelum memakai sifat itu, pastikan ada tanda sejajar (panah kecil) atau keterangan \(g \parallel h\) di soal.
Pada gambar penomoran di atas, jalan raya \(t\) melintasi dua rel sejajar \(g\) dan \(h\). Diketahui \(\angle 1 = 65^\circ\). Tentukan \(\angle 6\) dan \(\angle 8\) beserta alasannya.
Saatnya menjawab misteri komik di awal bab. Dimas dan Ayu sama-sama mendapat hasil yang hampir 180°. Ternyata hasil tepatnya memang selalu 180°; selisih 1° itu hanya kesalahan membaca busur. Lihat buktinya tanpa satu angka pun.
Gunting sebuah segitiga dari kertas, bentuk apa saja. Warnai ketiga pojoknya: \(\angle A\) oranye, \(\angle B\) biru, \(\angle C\) hijau.
Robek ketiga pojoknya. Ujung runcing setiap sobekan adalah titik sudutnya.
Pindahkan sobekan ke sebuah garis lurus. Tempelkan ketiga ujung runcingnya di satu titik, berdampingan tanpa celah dan tanpa tumpang tindih.
Ketiganya pas mengisi setengah putaran, yaitu sudut lurus. Jadi \(\angle A + \angle B + \angle C = 180^\circ\)!
Teorema jumlah sudut segitigaPada setiap segitiga \(ABC\) berlaku
Bukti dengan garis sejajar (berlaku untuk semua segitiga)
Robek kertas meyakinkan, tetapi kita hanya mencobanya pada beberapa segitiga. Agar yakin untuk semua segitiga, tarik garis \(\ell\) melalui \(A\) yang sejajar dengan \(BC\).
Karena \(\ell \parallel BC\) dan \(AB\) memotong keduanya, sudut di kiri \(A\) sama dengan \(\angle B\) (sudut dalam berseberangan, huruf Z). Dengan alasan yang sama, sudut di kanan \(A\) sama dengan \(\angle C\). Ketiga sudut di titik \(A\) mengisi garis lurus \(\ell\), jadi \(\angle B + \angle A + \angle C = 180^\circ\). Terbukti.
Seret titik ungu \(A\), \(B\), atau \(C\) di kertas berpetak, lalu tekan ▶ Jalankan untuk merobek pojok-pojoknya. Setelah sobekan tiba di garis lurus, seret lagi titik sudutnya: kipas warna-warni selalu pas setengah lingkaran! Pilih Tampilan lain untuk melihat bukti garis sejajar dan sudut luar.
Gampangnya: tiga pojok segitiga kalau disatukan selalu membentuk garis lurus. Jadi kalau dua sudut sudah diketahui, sudut ketiga tinggal dihitung: 180 dikurangi keduanya.
Dimas mengukur dua sudut segitiga kertasnya: \(47^\circ\) dan \(68^\circ\). Tanpa memakai busur lagi, berapa sudut ketiganya?
Jumlah ketiga sudut segitiga \(180^\circ\).
Sudut ketiga \(= 180^\circ - 47^\circ - 68^\circ = 65^\circ\).
Sudut ketiganya \(65^\circ\). Semua sudutnya kurang dari \(90^\circ\), jadi segitiga Dimas adalah segitiga lancip.
Teorema 180° juga memberi hadiah gratis. Perpanjang sisi \(BC\) melewati \(C\) sampai titik \(D\). Sudut \(\angle ACD\) yang terbentuk di luar segitiga disebut sudut luar.
Sifat sudut luar segitigaSudut luar segitiga sama dengan jumlah dua sudut dalam yang tidak bersisian dengannya: \(\angle ACD = \angle A + \angle B\).
Bukti: \(\angle ACD = 180^\circ - \angle C\) (berpelurus), dan \(\angle A + \angle B = 180^\circ - \angle C\) (jumlah sudut segitiga). Jadi keduanya sama.
Kuda-kuda (rangka atap) sebuah rumah berbentuk segitiga sama kaki. Sudut di puncaknya \(120^\circ\). Berapa kemiringan atapnya, yaitu besar setiap sudut alasnya?
Segitiga sama kaki punya dua sudut alas yang sama besar; misalkan masing-masing \(x\).
\(x + x + 120^\circ = 180^\circ\), jadi \(2x = 60^\circ\).
\(x = 30^\circ\).
Setiap sudut alas \(30^\circ\): atapnya cukup landai. Atap yang lebih curam (sudut alas lebih besar) membuat sudut puncaknya lebih kecil.
Pada gambar, \(AB \parallel CD\), \(\angle BAE = 35^\circ\), dan \(\angle DCE = 50^\circ\). Tentukan \(\angle AEC\).
Kuncinya: tarik garis bantu melalui \(E\) yang sejajar \(AB\) (dan juga sejajar \(CD\)).
Garis bantu itu membagi \(\angle AEC\) menjadi dua bagian. Bagian atas sama dengan \(\angle BAE = 35^\circ\) (dalam berseberangan, huruf Z).
Bagian bawah sama dengan \(\angle DCE = 50^\circ\) (huruf Z juga).
\(\angle AEC = 35^\circ + 50^\circ\).
\(\angle AEC = 85^\circ\). Strategi "tarik garis sejajar lewat titik tengah" adalah jurus andalan dalam soal kejar-sudut.
Tamu dari masa laluSekitar 300 SM, Euclid dari Aleksandria menulis Elemen, buku pelajaran geometri yang dipakai lebih dari dua ribu tahun. Pada Buku I, Proposisi 32, ia membuktikan bahwa sudut luar segitiga sama dengan jumlah dua sudut dalam di seberangnya, dan bahwa ketiga sudut segitiga berjumlah "dua sudut siku-siku". Buktinya memakai garis sejajar, persis seperti bukti di atas.
Lanjut · IB & olimpiadeSegitiga di permukaan bola: 270°!Teorema 180° berlaku di bidang datar. Di permukaan bola, ceritanya lain. Mulailah di Kutub Utara, berjalan lurus ke selatan sampai khatulistiwa, belok kiri \(90^\circ\), berjalan sepanjang khatulistiwa seperempat keliling Bumi, belok kiri \(90^\circ\) lagi, lalu berjalan lurus kembali ke Kutub Utara. Lintasanmu membentuk "segitiga" dengan tiga sudut siku-siku: jumlahnya \(270^\circ\)! Perbedaan ini berasal dari postulat kesejajaran Euclid. Di bidang datar, melalui satu titik di luar sebuah garis hanya ada tepat satu garis sejajar; di permukaan bola, tidak ada garis sejajar sama sekali. Matematikawan abad ke-19 seperti Gauss, Bolyai, Lobachevsky, dan Riemann mengembangkan geometri non-Euclides, yang kelak dipakai dalam teori relativitas Einstein.
17.5Jenis segitiga dan ketaksamaan segitiga
Segitiga dapat dikelompokkan menurut panjang sisinya: segitiga sama sisi (ketiga sisinya sama, setiap sudutnya \(60^\circ\)), segitiga sama kaki (dua sisinya sama, dan dua sudut alasnya juga sama), serta segitiga sembarang (semua sisinya berbeda). Menurut sudut terbesarnya, segitiga bisa lancip, siku-siku, atau tumpul. Kedua cara ini bisa digabung. Tetapi apakah semua gabungan mungkin?
Sama sisi
Sama kaki
Sembarang
Lancip
✅ 60°, 60°, 60°
✅ 70°, 70°, 40°
✅ 50°, 60°, 70°
Siku-siku
❌ mustahil: semua sudutnya 60°
✅ 45°, 45°, 90°
✅ 30°, 60°, 90°
Tumpul
❌ mustahil
✅ 30°, 30°, 120°
✅ 20°, 40°, 120°
Sisi dan sudut saling "berhadapan"Pada setiap segitiga, sisi terpanjang berhadapan dengan sudut terbesar, dan sisi terpendek berhadapan dengan sudut terkecil. Akibatnya, segitiga paling banyak punya satu sudut siku-siku atau satu sudut tumpul. Sudut-sudut yang sama besar berhadapan dengan sisi-sisi yang sama panjang.
Dimas punya tiga lidi: 4 cm, 5 cm, dan 10 cm. Bisakah ia merangkainya menjadi segitiga (ujung bertemu ujung)?
Bisa, tiga lidi apa pun pasti bisa menjadi segitiga.
Bisa, asalkan lidi 10 cm dipakai sebagai alas.
Tidak bisa, karena 4 + 5 kurang dari 10.
Tidak bisa, karena panjang ketiganya berbeda.
Jawabannya: tidak bisa. Dua lidi pendek yang direntangkan lurus pun hanya mencapai \(4 + 5 = 9\) cm, masih kurang 1 cm dari lidi 10 cm. Ujung-ujungnya tidak akan pernah bertemu. Coba sendiri di Lab Mini di bawah!
Ketaksamaan segitigaTiga bilangan positif \(a, b, c\) bisa menjadi panjang sisi sebuah segitiga jika dan hanya jika jumlah dua sisi mana pun lebih besar daripada sisi ketiga:
\[a + b > c, \qquad b + c > a, \qquad a + c > b\]
Cara cepatnya: cukup cek apakah dua sisi terpendek berjumlah lebih dari sisi terpanjang.
Atur panjang tiga lidi. Lidi biru dan oranye berengsel di ujung alas dan berayun saling mendekat. Kapan ujungnya bertemu? Coba buat kasus "pas-pasan" ketika dua lidi pendek tepat sama dengan lidi terpanjang (tombol 😮 3–4–7).
Mengapa harus "lebih besar", bukan "sama dengan"?Jika \(a + b = c\), kedua lidi pendek rebah tepat di atas lidi panjang. Ujungnya memang bertemu, tetapi segitiganya gepeng: tidak ada ruang di dalamnya dan luasnya nol. Itu bukan segitiga sungguhan. Ketaksamaan segitiga juga menjelaskan mengapa jalan pintas lurus selalu lebih pendek daripada jalan berbelok: sisi \(c\) selalu lebih pendek daripada \(a + b\).
Matematika NusantaraPara tukang kayu di Indonesia menyebut rangka segitiga penopang atap kuda-kuda. Mengapa segitiga, bukan segi empat? Begitu panjang ketiga sisinya dikunci, bentuk segitiga tidak bisa berubah lagi; sudut-sudutnya ikut terkunci. Segi empat dari empat batang kayu masih bisa "miring" menjadi jajargenjang jika didorong. Itulah sebabnya kuda-kuda, rangka menara, dan jembatan rangka baja yang melintasi banyak sungai di Indonesia tersusun dari deretan segitiga.
"Sudut makin besar kalau kaki sudutnya diperpanjang."
Besar sudut adalah besar putaran di antara kedua kaki, bukan panjang kakinya. Memperpanjang kaki sudut tidak mengubah bukaannya sedikit pun.
"Segitiga yang besar punya jumlah sudut yang lebih besar."
Di bidang datar, jumlahnya selalu \(180^\circ\), baik segitiga di kuku maupun segitiga selebar lapangan bola. Ukuran sisi tidak berpengaruh.
"Tiga lidi berapa pun panjangnya pasti bisa dirangkai menjadi segitiga."
Dua lidi terpendek harus berjumlah lebih dari lidi terpanjang. Lidi 3 cm, 4 cm, dan 8 cm tidak akan pernah bisa bertemu ujungnya.
17.6Sudut-sudut poligon
Poligon (segi banyak) adalah bangun datar tertutup yang dibatasi ruas-ruas garis. Segi-\(n\) punya \(n\) sisi dan \(n\) titik sudut. Berapa jumlah sudut dalamnya? Gunakan kembali trik andalan: potong menjadi segitiga! Dari satu titik sudut, tarik semua diagonal yang mungkin.
Dari satu titik sudut (ungu), segi-\(n\) selalu terpotong menjadi \(n - 2\) segitiga. Setiap segitiga menyumbang \(180^\circ\).
Jumlah sudut dalam poligonJumlah sudut dalam segi-\(n\) adalah
\[S = (n - 2) \times 180^\circ\]
Pada segi-\(n\) beraturan (semua sisi dan semua sudutnya sama), setiap sudut dalamnya \(\dfrac{(n-2) \times 180^\circ}{n}\).
Pilih banyak sisi \(n\), lalu tekan ▶ Jalankan untuk memotongnya menjadi segitiga satu per satu. Lalu pilih kegiatan Ancil keliling: Ancil berjalan menyusuri tepi dan berbelok di setiap pojok. Berapa total belokannya? Coba juga Bentuk tak beraturan.
Saat Ancil berjalan menyusuri tepi poligon, di setiap pojok ia berbelok. Besar belokan itu adalah sudut luar poligon: sudut antara perpanjangan satu sisi dan sisi berikutnya. Sudut dalam dan sudut luar di satu pojok selalu berpelurus.
Ancil berjalan mengelilingi sawah berbentuk segi lima tak beraturan, berbelok di setiap pojok, sampai kembali ke titik awal dan menghadap arah semula. Berapa jumlah semua belokannya?
540°, sama dengan jumlah sudut dalam segi lima.
360°, tepat satu putaran penuh.
180°, sama seperti segitiga.
Tidak bisa ditentukan karena bentuknya tak beraturan.
Jawabannya: 360°. Ancil mulai menghadap ke satu arah dan berakhir menghadap ke arah yang sama, setelah berputar tepat satu kali. Jadi jumlah semua belokan, yaitu jumlah sudut luar, selalu \(360^\circ\), apa pun bentuk poligon cembungnya dan berapa pun banyak sisinya.
Jumlah sudut luar poligonJumlah sudut luar setiap poligon cembung adalah \(360^\circ\). Pada segi-\(n\) beraturan, setiap sudut luarnya \(\dfrac{360^\circ}{n}\), sehingga setiap sudut dalamnya \(180^\circ - \dfrac{360^\circ}{n}\).
Bukti aljabar: sudut luar berjumlah 360°
Di setiap pojok, sudut dalam + sudut luar \(= 180^\circ\). Ada \(n\) pojok, jadi jumlah semuanya \(n \times 180^\circ\). Dikurangi jumlah sudut dalam:
Poligon itu segi-15 beraturan, dan jumlah sudut dalamnya \(2.340^\circ\).
Matematika NusantaraBanyak masjid di Indonesia menghias lantai, jendela, atau dindingnya dengan motif geometris: bintang bersudut delapan, segi delapan, dan persegi yang saling mengunci. Motif itu bisa menutup bidang tanpa celah karena di setiap titik pertemuan jumlah sudutnya tepat \(360^\circ\). Contohnya, dua segi delapan beraturan dan satu persegi: \(135^\circ + 135^\circ + 90^\circ = 360^\circ\). Lebah pun "tahu" aturan ini: tiga sel segi enam bertemu di satu titik karena \(3 \times 120^\circ = 360^\circ\).
"Makin banyak sisi poligon, makin besar jumlah sudut luarnya."
Jumlah sudut luar poligon cembung selalu \(360^\circ\), satu putaran penuh. Yang bertambah adalah jumlah sudut dalam: \(180^\circ\) untuk setiap sisi tambahan.
Lanjut · IB & olimpiadeKejar-sudut: rahasia bintang limaGambarlah bintang lima sembarang (tidak harus beraturan) dengan ujung \(A, B, C, D, E\). Berapa jumlah kelima sudut ujungnya? Jurus olimpiade bernama kejar-sudut (angle chasing) menjawabnya tanpa mengukur.
Garis \(BE\) memotong \(AD\) di \(P\) dan \(AC\) di \(Q\). Pada segitiga \(BDP\), \(\angle APQ\) adalah sudut luar, jadi \(\angle APQ = \angle B + \angle D\). Dengan cara yang sama pada segitiga \(CEQ\), \(\angle AQP = \angle C + \angle E\). Pada segitiga \(APQ\), \(\angle A + \angle APQ + \angle AQP = 180^\circ\). Jadi \(\angle A + \angle B + \angle C + \angle D + \angle E = 180^\circ\), untuk setiap bintang lima! Tantangan: berapa jumlah ujung bintang tujuh yang dibuat dengan memperpanjang sisi-sisi segi tujuh? (Ada di bank soal Lv 6.)
🏠
Kuda-kuda atap
Kemiringan atap ditentukan oleh sudut alas segitiga kuda-kuda. Atap curam membuat air hujan cepat mengalir.
🌉
Jembatan rangka baja
Deretan segitiga membuat jembatan kaku dan kuat, karena segitiga tidak bisa berubah bentuk tanpa mengubah panjang sisinya.
🚆
Rel kereta & zebra cross
Rel dan garis zebra cross adalah garis sejajar. Jalan yang melintasinya membentuk sudut sehadap yang sama besar.
🕌
Ubin & motif masjid
Ubin bisa menutup lantai tanpa celah jika sudut-sudut di setiap titik pertemuan berjumlah 360°.
🪁
Rangka layangan
Dua bambu yang bersilang membentuk sudut bertolak belakang yang sama besar, sehingga layangan seimbang kiri dan kanan.
🎱
Pantulan bola biliar
Bola memantul dari dinding meja dengan sudut datang sama dengan sudut pantul; pemain menghitungnya untuk membidik.
Dua garis berpotongan. Sudut yang bertolak belakang dengan sudut \(70^\circ\) besarnya…
\(110^\circ\)
\(20^\circ\)
\(70^\circ\)
\(290^\circ\)
Sudut bertolak belakang sama besar: \(70^\circ\). Angka \(110^\circ\) adalah pelurusnya, dan \(20^\circ\) adalah penyikunya.
Jumlah semua sudut dalam segi enam adalah…
\(360^\circ\)
\(540^\circ\)
\(1.080^\circ\)
\(720^\circ\)
\((6 - 2) \times 180^\circ = 4 \times 180^\circ = 720^\circ\). Segi enam dapat dipotong menjadi 4 segitiga dari satu titik sudut.
Manakah yang dapat menjadi panjang sisi-sisi sebuah segitiga?
5, 7, 11
3, 3, 6
2, 4, 7
1, 10, 12
\(5 + 7 = 12 > 11\). Pada pilihan lain, dua sisi terpendek tidak lebih dari sisi terpanjang: \(3 + 3 = 6\) (gepeng), \(2 + 4 = 6 < 7\), dan \(1 + 10 = 11 < 12\).
18
Bab 18 · Geometri & Pengukuran
Teorema Pythagoras: Rahasia Tali 3–4–5
Bagaimana tukang bangunan membuat pojok yang siku-siku sempurna hanya dengan seutas tali? Mengapa layar "32 inci" diukur miring? Satu kalimat berumur ribuan tahun menjawab semuanya.
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali hipotenusa dan kaki-kaki segitiga siku-siku;
menjelaskan bukti visual Teorema Pythagoras dan memakainya untuk menghitung sisi yang belum diketahui;
mengenali dan membuat tripel Pythagoras;
memakai kebalikan teorema untuk menentukan apakah segitiga lancip, siku-siku, atau tumpul;
menghitung jarak dua titik di bidang koordinat dan diagonal ruang sebuah kotak.
Tali Bersimpul Kak Lintang Komik · 4 panel
Sabtu pagi, kerja bakti membangun pos ronda
DimasKak, masa bikin pojok pos ronda cuma pakai tali bersimpul? Penggaris sikunya mana?
AyuTalinya punya 12 ruas yang sama panjang. Kakak menariknya jadi segitiga dengan sisi 3, 4, dan 5 ruas…
TENG!
Kak Lintang…dan sudut di antara sisi 3 dan 4 pasti siku-siku! Trik ini dipakai tukang sejak ribuan tahun lalu.
Tiba-tiba dari balik semak…
AncilRahasianya: 3² + 4² = 5². Sembilan tambah enam belas, pas dua puluh lima!
DimasKok bisa pas begitu?!
Toko elektronik menjual TV "32 inci". Angka 32 inci itu mengukur apa?
Lebar layar dari kiri ke kanan.
Tinggi layar dari atas ke bawah.
Panjang diagonal layar, dari pojok ke pojok.
Keliling bingkai layar.
Jawabannya: diagonal layar. Layar TV berbentuk persegi panjang, dan ukurannya dinyatakan lewat garis miring dari pojok kiri bawah ke pojok kanan atas. Diagonal itu adalah sisi terpanjang sebuah segitiga siku-siku yang dibentuk lebar dan tinggi layar. Di akhir bab kamu akan bisa menghitung lebar layar 32 inci itu sendiri!
18.1Segitiga siku-siku dan tiga sisinya
Pojok buku, pojok ubin, pertemuan dinding dan lantai: semuanya membentuk sudut siku-siku (90°). Segitiga yang salah satu sudutnya siku-siku disebut segitiga siku-siku. Ketiga sisinya punya nama khusus.
DefinisiPada segitiga siku-siku, sisi di depan sudut siku-siku disebut hipotenusa (sisi miring). Hipotenusa selalu menjadi sisi terpanjang. Dua sisi lain yang mengapit sudut siku-siku disebut kaki segitiga (sisi tegak dan sisi alas).
Hipotenusa \(c\) selalu berada di seberang kotak kecil penanda sudut siku-siku.
Gampangnya: cari dulu pojok yang siku (ditandai kotak kecil). Sisi yang tidak menyentuh pojok itu adalah sisi miring, dan dialah sisi paling panjang.
Awas jebakanHipotenusa tidak selalu digambar miring atau di sebelah kanan. Kalau segitiganya diputar, cari sisi yang berhadapan dengan sudut 90°. Jangan menebak dari posisi gambar!
18.2Teorema Pythagoras dan bukti tanpa kata
Gambarlah persegi pada setiap sisi segitiga siku-siku. Ada sesuatu yang ajaib: luas dua persegi kecil, jika dijumlahkan, selalu tepat sama dengan luas persegi besar.
Teorema PythagorasPada segitiga siku-siku dengan kaki \(a\) dan \(b\) serta hipotenusa \(c\), berlaku
\[\cB{a}^2 + \cO{b}^2 = \cM{c}^2\]
Dalam kata-kata: luas persegi pada sisi miring sama dengan jumlah luas persegi pada kedua kaki.
Mengapa begitu? Lihat bukti di bawah. Tidak perlu hafalan: cukup menggeser empat segitiga.
Buat persegi bersisi \(a + b\). Letakkan empat segitiga siku-siku yang identik (kaki \(a\) dan \(b\), hipotenusa \(c\)) di keempat pojoknya.
Bagian tengah yang tidak tertutup adalah persegi miring bersisi \(c\). Luas bagian kosong \(= c^2\).
Sekarang geser tiga segitiga ke posisi baru. Hanya digeser, tidak diputar, jadi luasnya tidak berubah.
Bagian yang kosong sekarang berupa dua persegi: satu bersisi \(b\) (luas \(b^2\)) dan satu bersisi \(a\) (luas \(a^2\)).
Persegi besarnya sama, empat segitiganya sama, jadi luas bagian kosong pun harus sama: \(a^2 + b^2 = c^2\). Terbukti, tanpa satu pun rumus rumit!
Bukti dengan aljabar (untuk yang suka hitungan)
Luas persegi besar dapat dihitung dengan dua cara. Pertama, sisinya \(a + b\), jadi luasnya \((a+b)^2 = a^2 + 2ab + b^2\). Kedua, persegi itu terdiri atas persegi miring \(c^2\) dan empat segitiga yang masing-masing luasnya \(\tfrac12 ab\):
Seret titik ungu untuk mengubah kaki \(a\) dan \(b\). Lalu tekan ▶ Jalankan: air dari dua persegi kecil dituang ke persegi besar. Apakah selalu pas, tidak tumpah dan tidak kurang?
Kaki tangga diletakkan 3 m dari tembok. Ujung atasnya menyentuh tembok setinggi 4 m. Berapa panjang tangga itu?
Tembok, lantai, dan tangga membentuk segitiga siku-siku. Tangga adalah hipotenusanya, karena berhadapan dengan sudut siku-siku di kaki tembok.
\(c^2 = a^2 + b^2 = 3^2 + 4^2 = 9 + 16 = 25\).
\(c = \sqrt{25} = 5\).
Panjang tangga 5 m. Inilah tali 3–4–5 Kak Lintang dalam ukuran meter!
Tali layangan sepanjang 50 m terentang lurus. Layangan berada tepat di atas titik yang berjarak 30 m dari Dimas. Berapa tinggi layangan dari tangan Dimas?
Tali adalah hipotenusa (\(c = 50\)), jarak mendatar adalah satu kaki (\(b = 30\)), tinggi adalah kaki lainnya (\(a\)).
Tinggi layangan 40 m di atas tangan Dimas. Saat mencari kaki, kurangkan; saat mencari hipotenusa, jumlahkan.
Tamu dari masa laluTeorema ini memakai nama Pythagoras dari Samos (±570–495 SM), tetapi hubungannya sudah dikenal jauh lebih awal. Lempeng tanah liat Babilonia bernama Plimpton 322 (±1800 SM) memuat daftar bilangan yang berkaitan dengan tripel Pythagoras. Kitab Sulba Sutra dari India dan kitab Zhoubi Suanjing dari Tiongkok (yang menyebutnya teorema gougu) juga membahasnya. Yang istimewa dari tradisi Yunani adalah upaya membuktikan bahwa teorema ini selalu benar, bukan hanya mencobanya pada beberapa contoh.
18.3Tripel Pythagoras: angka-angka yang "pas"
Tiga bilangan asli \(a, b, c\) yang memenuhi \(a^2 + b^2 = c^2\) disebut tripel Pythagoras. Tripel ini sangat disukai pembuat soal karena hasil akarnya bulat. Hafalkan beberapa yang paling sering muncul, dan kamu akan menghemat banyak waktu.
Tripel dasar
Cek
Kelipatannya juga tripel
3, 4, 5
9 + 16 = 25
6, 8, 10 · 9, 12, 15 · 30, 40, 50
5, 12, 13
25 + 144 = 169
10, 24, 26 · 15, 36, 39
8, 15, 17
64 + 225 = 289
16, 30, 34
7, 24, 25
49 + 576 = 625
14, 48, 50
20, 21, 29
400 + 441 = 841
40, 42, 58
Trik Kak LintangKalau tiga sisi punya faktor persekutuan, bagi dulu! Segitiga 15–20–25 itu sebenarnya 3–4–5 yang dikali 5. Jadi kalau kakinya 15 dan 20, sisi miringnya pasti 25, tanpa menghitung akar.
Lanjut · IB & olimpiadePabrik tripel EuclidUntuk bilangan asli \(m > n\), tiga bilangan berikut selalu membentuk tripel Pythagoras:
\[a = m^2 - n^2, \qquad b = 2mn, \qquad c = m^2 + n^2.\]
Cek: \((m^2-n^2)^2 + (2mn)^2 = m^4 - 2m^2n^2 + n^4 + 4m^2n^2 = (m^2+n^2)^2\). Jika \(\gcd(m,n) = 1\) dan \(m - n\) ganjil, tripelnya primitif (tidak punya faktor persekutuan). Karena ada tak hingga banyak pasangan seperti itu, tripel Pythagoras primitif juga ada tak hingga banyaknya. Hebatnya, setiap tripel primitif dapat dibuat dengan cara ini.
18.4Kebalikan teorema: lancip, siku-siku, atau tumpul?
Teorema Pythagoras juga bisa dibalik. Kalau tiga sisi memenuhi \(a^2 + b^2 = c^2\), segitiganya pasti siku-siku. Itulah sebabnya tali 3–4–5 Kak Lintang bekerja: \(3^2 + 4^2 = 5^2\), jadi sudut di antara sisi 3 dan 4 pasti 90°.
Kebalikan Teorema PythagorasMisalkan \(c\) adalah sisi terpanjang sebuah segitiga dengan sisi \(a, b, c\).
Jika \(a^2 + b^2 = c^2\), segitiga itu siku-siku.
Jika \(a^2 + b^2 > c^2\), segitiga itu lancip (semua sudut kurang dari 90°).
Jika \(a^2 + b^2 < c^2\), segitiga itu tumpul (satu sudut lebih dari 90°).
Segitiga dengan sisi 5 cm, 6 cm, dan 8 cm termasuk segitiga apa?
Siku-siku, karena 5 + 6 > 8.
Lancip, karena semua sisinya berbeda.
Tumpul, karena 5² + 6² kurang dari 8².
Bukan segitiga sama sekali.
Jawabannya: tumpul. Sisi terpanjang 8, jadi bandingkan \(5^2 + 6^2 = 61\) dengan \(8^2 = 64\). Karena \(61 < 64\), sisi terpanjangnya "terlalu panjang" untuk siku-siku, sehingga sudut di depannya melebar menjadi tumpul. Syarat \(5 + 6 > 8\) hanya memastikan ketiga sisi bisa membentuk segitiga.
Atur panjang tiga sisi. Lihat sudut terbesar berubah warna: biru = lancip, hijau = tepat 90°, merah = tumpul. Bisakah kamu menemukan tiga tripel Pythagoras yang berbeda?
Awas jebakanSaat menguji jenis segitiga, yang dikuadratkan dan dibandingkan harus sisi terpanjang. Untuk sisi 13, 5, 12, jangan menghitung \(13^2 + 5^2\) lalu membandingkannya dengan \(12^2\). Urutkan dulu: \(5^2 + 12^2 = 169 = 13^2\), jadi siku-siku.
"Rumus a² + b² = c² berlaku untuk semua segitiga."
Hanya untuk segitiga siku-siku. Untuk segitiga lain hubungannya lancip (\(a^2 + b^2 > c^2\)) atau tumpul (\(a^2 + b^2 < c^2\)). Rumus umumnya adalah aturan kosinus yang akan kamu pelajari di Bab 25.
"Kalau kakinya 3 dan 4, sisi miringnya 3 + 4 = 7."
Sisi miring selalu lebih pendek daripada jumlah dua kaki (jalan pintas selalu lebih pendek daripada jalan memutar). Hitung dengan kuadrat: \(\sqrt{9 + 16} = 5\), bukan 7.
"Pythagoras sendiri yang pertama kali menemukan rumus ini."
Bangsa Babilonia, India, dan Tiongkok sudah memakai hubungan ini berabad-abad sebelumnya. Pythagoras dan murid-muridnya terkenal karena dianggap ikut membuktikannya secara umum.
18.5Pythagoras di bidang koordinat: jarak dan lingkaran
Di peta digital, posisi dinyatakan dengan koordinat. Untuk mengukur jarak lurus antara dua titik \(A(x_1, y_1)\) dan \(B(x_2, y_2)\), gambarlah segitiga siku-siku dengan kaki mendatar \(\Delta x = x_2 - x_1\) dan kaki tegak \(\Delta y = y_2 - y_1\). Jaraknya adalah hipotenusa:
\[d = \sqrt{(x_2 - x_1)^2 + (y_2 - y_1)^2}\]
Seret titik A dan B (atau geser slider). Kaki hijau selalu mendatar dan tegak, jadi selalu ada sudut siku-siku di pojoknya. Coba buat jarak tepat 10 tanpa menaruh titik di garis lurus yang sama!
Sekarang bayangkan semua titik \(P(x, y)\) yang jaraknya tepat \(r\) dari pusat \(O(0, 0)\). Menurut Pythagoras, \(x^2 + y^2 = r^2\). Kumpulan semua titik itu membentuk lingkaran. Jadi persamaan lingkaran tidak lain adalah Teorema Pythagoras yang berputar!
Tekan ▶ Jalankan: titik P berkeliling, tetapi \(x^2 + y^2\) tidak pernah berubah. Ubah \(r\) dan perhatikan hasilnya selalu \(r^2\).
Di peta kota bergrid (satuan km), gudang berada di \(A(-2, 1)\) dan rumah pelanggan di \(B(4, 9)\). Ojek harus mengikuti jalan (mendatar lalu tegak), sedangkan drone terbang lurus. Berapa km drone lebih hemat?
Jarak lewat jalan: \(|\Delta x| + |\Delta y| = |4 - (-2)| + |9 - 1| = 6 + 8 = 14\) km.
Jarak lurus: \(d = \sqrt{6^2 + 8^2} = \sqrt{100} = 10\) km.
Selisih: \(14 - 10 = 4\) km.
Drone menempuh 10 km, 4 km lebih pendek daripada rute jalan 14 km.
18.6Pythagoras tiga dimensi dan di sekitarmu
Berapa panjang tongkat terpanjang yang muat di dalam kardus? Tongkat itu terbentang dari pojok bawah ke pojok atas yang berseberangan: diagonal ruang. Pakai Pythagoras dua kali: pertama untuk diagonal alas \(\sqrt{p^2 + l^2}\), lalu sekali lagi bersama tinggi \(t\):
Lebar \(= 16k \approx 27{,}9\) inci \(\approx 27{,}9 \times 2{,}54 \approx 70{,}8\) cm. Tinggi \(= 9k \approx 15{,}7\) inci \(\approx 39{,}8\) cm.
Lebar layar ±70,8 cm dan tingginya ±39,8 cm. Sekarang kamu tahu mengapa TV "32 inci" tidak selebar 32 inci!
Matematika NusantaraTukang bangunan di banyak daerah di Indonesia memeriksa pojok fondasi dengan cara 60–80–100: ukur 60 cm di satu sisi dan 80 cm di sisi lain, lalu pastikan jarak kedua ujungnya tepat 100 cm. Itu tripel 3–4–5 yang dikalikan 20! Para petani juga memakai patok dan tali dengan cara serupa saat membagi petak sawah agar berbentuk persegi panjang.
🚒
Tangga mobil pemadam
Petugas menghitung panjang tangga yang perlu dijulurkan dari jarak truk ke gedung dan tinggi jendela yang dituju.
📺
Ukuran layar
TV, laptop, dan ponsel dijual berdasarkan diagonal layar, yaitu hipotenusa dari lebar dan tingginya.
🛰️
GPS & peta digital
Aplikasi peta menghitung jarak lurus antarlokasi dengan rumus jarak, versi koordinat dari Pythagoras.
⛺
Tenda pramuka
Panjang tali pancang dihitung dari tinggi tiang dan jarak patok ke kaki tiang.
🏗️
Rangka atap rumah
Panjang kaso miring ditentukan dari setengah lebar rumah dan tinggi bubungan atap.
Lanjut · IB & olimpiadeSemut di dalam kardusSeekor semut di pojok lantai kardus \(8 \times 6 \times 3\) ingin ke pojok langit-langit yang berseberangan, tetapi harus berjalan di permukaan. Rahasianya: buka kardus menjadi jaring-jaring, lalu tarik garis lurus. Ada tiga cara membuka yang berbeda, menghasilkan \(\sqrt{(8+6)^2 + 3^2} = \sqrt{205}\), \(\sqrt{(8+3)^2 + 6^2} = \sqrt{157}\), dan \(\sqrt{(6+3)^2 + 8^2} = \sqrt{145}\). Yang terpendek \(\sqrt{145} \approx 12{,}04\), lebih panjang daripada diagonal ruang \(\sqrt{109} \approx 10{,}44\) yang hanya bisa ditempuh nyamuk yang terbang. Trik "buka jaring-jaring" ini sering muncul di soal olimpiade.
Pada segitiga siku-siku dengan kaki 9 dan 12, panjang hipotenusanya adalah…
21
15
\(\sqrt{63}\)
108
\(\sqrt{81 + 144} = \sqrt{225} = 15\). Ini tripel 3–4–5 yang dikali 3. Angka 21 adalah jebakan "jumlahkan saja".
Manakah yang bukan tripel Pythagoras?
6, 8, 10
5, 12, 13
8, 15, 17
4, 5, 6
\(4^2 + 5^2 = 41 \ne 36 = 6^2\). Bahkan \(41 > 36\), jadi segitiga 4–5–6 lancip.
Jarak antara titik \(A(1, 1)\) dan \(B(4, 5)\) adalah…
5
7
25
\(\sqrt{7}\)
\(\Delta x = 3\), \(\Delta y = 4\), jadi \(d = \sqrt{9 + 16} = 5\).
19
Bab 19 · Geometri & Pengukuran
Keliling & Luas: Potong, Geser, Tempel!
Berapa meter pagar untuk mengelilingi kebun? Berapa keramik untuk menutup lantai? Dengan gunting imajiner, hampir setiap bangun datar bisa diubah menjadi persegi panjang, dan rahasia luasnya pun terbongkar.
Setelah bab ini, kamu bisa
membedakan keliling dan luas beserta satuannya (cm dan cm²);
menurunkan rumus luas persegi panjang, segitiga, jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang dengan potong-geser-tempel;
menghitung keliling dan luas bangun gabungan dengan cara memotong atau menambal;
memakai rumus Heron untuk segitiga yang hanya diketahui ketiga sisinya;
menghitung luas poligon di kertas berpetak dengan teorema Pick.
Sawah Mencong Pak Darto Komik · 4 panel
Minggu pagi, di sawah Pak Darto
DimasKak, sawah Pak Darto bentuknya mencong begini. Mana bisa dihitung luasnya?
AyuPematang lurus 50 m membelahnya jadi dua segitiga: 30–40–50 dan 14–48–50. Dua-duanya tripel Pythagoras, berarti siku-siku!
CLING!
Kak LintangSegitiga siku-siku itu separuh persegi panjang. Jadi ½ × 30 × 40 = 600 dan ½ × 14 × 48 = 336.
Dari balik rumpun padi…
AncilTotalnya 936 m², hampir sepersepuluh hektare! Jurusnya: potong bentuk yang sulit menjadi bentuk-bentuk yang mudah.
DimasKalau sawahnya lebih mencong lagi, bagaimana?
Dimas dan Ayu masing-masing punya 24 m kawat untuk memagari kandang ayam berbentuk persegi panjang. Dimas membuat kandang 11 m × 1 m, sedangkan Ayu membuat kandang 6 m × 6 m. Kandang siapa yang lebih luas?
Sama luas, karena panjang kawatnya sama.
Kandang Dimas, karena lebih panjang.
Kandang Ayu.
Tidak bisa ditentukan tanpa mengetahui harga kawatnya.
Jawabannya: kandang Ayu. Kelilingnya memang sama-sama 24 m, tetapi luas kandang Dimas hanya \(11 \times 1 = 11\) m², sedangkan kandang Ayu \(6 \times 6 = 36\) m², lebih dari tiga kali lipat! Keliling yang sama tidak menjamin luas yang sama. Di subbab 19.2 kamu akan menyeret pojok kandang sendiri dan menemukan bentuk juaranya.
19.1Keliling dan luas: dua ukuran yang berbeda
Bayangkan seekor semut berjalan menyusuri tepi sebuah ubin sampai kembali ke titik awal. Panjang jalan yang ditempuhnya disebut keliling. Sekarang bayangkan seluruh permukaan ubin itu dicat. Banyaknya permukaan yang tertutup cat disebut luas. Keliling mengukur pinggiran, luas mengukur isi.
DefinisiKeliling bangun datar adalah panjang seluruh batas (tepi) bangun itu. Satuannya satuan panjang: cm, m, km. Luas adalah banyaknya persegi satuan yang dapat menutupi daerah bangun itu tanpa celah dan tanpa tumpang tindih. Satuannya satuan persegi: cm², m², km². Satu cm² adalah luas sebuah persegi bersisi 1 cm.
Bangun yang sama punya dua ukuran berbeda: keliling 16 satuan (panjang garis jingga) dan luas 15 satuan persegi (banyak petak hijau).
Gampangnya: keliling = pagar, luas = ubin. Kalau kamu ingin tahu berapa meter tali untuk mengelilingi lapangan, hitunglah kelilingnya. Kalau ingin tahu berapa banyak rumput untuk menutupi lapangan, hitunglah luasnya.
Klik atau seret di kisi untuk menanam dan mencabut petak. Mulailah dari kebun 4 × 3 (luas 12, keliling 14). Bisakah kamu membuat kebun berluas 12 dengan keliling 20? Dengan keliling 26? Bentuk seperti apa yang kelilingnya paling kecil? Tekan 🎯 Target baru untuk tantangan lain.
Awas jebakanKeliling bersatuan panjang (cm), sedangkan luas bersatuan persegi (cm²), jadi jangan sampai tertukar. Hati-hati juga saat mengubah satuan luas: 1 m = 100 cm, tetapi 1 m² = 100 cm × 100 cm = 10.000 cm², bukan 100 cm².
Tangga satuan luasPada satuan panjang, setiap turun satu anak tangga (km → hm → dam → m → dm → cm → mm) dikali 10. Pada satuan luas, setiap turun satu anak tangga dikali 100, karena panjang dan lebarnya sama-sama dikali 10. Petani memakai hektare: 1 ha = 1 hm² = 10.000 m², hampir satu setengah kali luas lapangan sepak bola. Ada juga are: 1 are = 1 dam² = 100 m².
19.2Persegi panjang dan persegi
Mengapa luas persegi panjang sama dengan panjang × lebar? Tutupi persegi panjang 5 cm × 3 cm dengan persegi satuan: ada 3 baris, dan tiap baris berisi 5 persegi. Jadi luasnya \(3 \times 5 = 15\) cm². Rumus luas hanyalah cara cepat menghitung ubin tanpa menghitungnya satu per satu.
Rumus persegi panjang dan persegiUntuk persegi panjang dengan panjang \(p\) dan lebar \(l\), serta persegi dengan sisi \(s\):
\[\text{Persegi panjang: } K = 2(p + l), \quad L = p \times l\]\[\text{Persegi: } K = 4s, \quad L = s^2\]
Persegi adalah persegi panjang istimewa dengan \(p = l = s\). Itulah sebabnya \(s^2\) dibaca "s kuadrat": quadratus dalam bahasa Latin berarti persegi!
Seret pojok kandang (titik magenta) di sepanjang garis putus-putus. Semua pojok di garis itu memberi keliling tepat 24 m. Di mana luasnya paling besar? Apa bentuk kandangnya saat itu?
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa persegi selalu juara?Misalkan keliling \(K\) tetap, jadi \(p + l = \tfrac K2\). Perhatikan identitas
\[p \cdot l = \left(\frac{p + l}{2}\right)^2 - \left(\frac{p - l}{2}\right)^2 = \frac{K^2}{16} - \left(\frac{p - l}{2}\right)^2.\]
Suku pertama tetap, sedangkan suku kedua tidak pernah negatif. Luas terbesar terjadi saat suku kedua nol, yaitu saat \(p = l\): persegi. Untuk pagar 24 m, luas terbesarnya \(\tfrac{24^2}{16} = 36\) m². Jurus "tulis sebagai kuadrat dikurangi sesuatu yang tak negatif" ini adalah senjata andalan olimpiade.
Lantai kamar Ayu berukuran 4 m × 3 m akan dipasangi keramik persegi bersisi 40 cm. Satu dus berisi 6 keramik. Berapa keramik dan berapa dus yang perlu dibeli?
Samakan satuan dulu: 40 cm = 0,4 m. Luas lantai \(= 4 \times 3 = 12\) m², luas satu keramik \(= 0{,}4 \times 0{,}4 = 0{,}16\) m².
Banyak keramik \(= 12 : 0{,}16 = 75\). Cek: sepanjang 4 m muat 10 keramik dan sepanjang 3 m muat 7,5 keramik, jadi \(10 \times 7{,}5 = 75\) (baris terakhir dipotong setengah).
Banyak dus \(= 75 : 6 = 12{,}5\). Dus tidak bisa dibeli setengah, jadi dibulatkan ke atas menjadi 13 dus.
Perlu 75 keramik, yaitu 13 dus. Sisanya 3 keramik bisa disimpan sebagai cadangan kalau ada yang retak.
19.3Segitiga: separuh jajargenjang
Gunting selembar kertas persegi panjang menurut diagonalnya. Kamu mendapat dua segitiga siku-siku yang kembar, jadi luas segitiga siku-siku tepat setengah luas persegi panjang. Bagaimana dengan segitiga yang tidak siku-siku? Ikuti animasi ini.
Ini segitiga dengan alas \(a\) dan tinggi \(t\). Tinggi selalu diukur tegak lurus dari puncak ke garis alas.
Buat segitiga kembar (biru), lalu putar 180° terhadap titik tengah sisi kanannya. Dua segitiga kembar itu menempel menjadi jajargenjang beralas \(a\) dan bertinggi \(t\).
Gunting jajargenjang di sepanjang garis tinggi. Terpotonglah sebuah segitiga siku-siku kecil di sebelah kiri.
Geser potongan itu ke kanan sejauh \(a\). Tidak ada kertas yang hilang, dan jajargenjang berubah menjadi persegi panjang \(a \times t\).
Persegi panjang itu terdiri atas dua segitiga kembar, jadi satu segitiga luasnya \(\tfrac12 \times a \times t\). Sekaligus terbukti: luas jajargenjang \(= a \times t\).
Luas dan keliling segitigaUntuk segitiga dengan sisi \(a, b, c\), alas \(a\), dan tinggi \(t\) (jarak tegak lurus dari puncak ke garis alas):
\[L = \tfrac12 \times a \times t, \qquad K = a + b + c\]
Sisi mana pun boleh dijadikan alas, asalkan tingginya diukur tegak lurus terhadap sisi itu.
Bukti lain: belah dengan garis tinggi
Jika kaki garis tinggi jatuh di dalam alas, garis tinggi membelah segitiga menjadi dua segitiga siku-siku beralas \(x\) dan \(a - x\). Masing-masing separuh persegi panjang, jadi \(L = \tfrac12 x t + \tfrac12 (a - x) t = \tfrac12 a t\).
Jika kaki garis tinggi jatuh di luar alas (segitiga tumpul), segitiga itu adalah selisih dua segitiga siku-siku: \(L = \tfrac12 (a + y) t - \tfrac12 y t = \tfrac12 a t\). Rumusnya tetap sama!
Alas digambar biru dan tinggi hijau. Pada segitiga tumpul, garis tinggi jatuh pada perpanjangan alas (garis putus-putus abu-abu).
Awas jebakanTinggi segitiga harus tegak lurus terhadap alas, bukan sisi miringnya. Pada segitiga tumpul, garis tinggi bahkan jatuh di luar segitiga, pada perpanjangan alas. Rumus \(\tfrac12 \times a \times t\) tetap berlaku.
Seret puncak C ke kiri dan ke kanan di sepanjang rel jingga. Kelilingnya berubah-ubah, tetapi luasnya tidak bergeming! Mengapa? Lalu seret C ke atas atau ubah titik B: kapan luasnya berubah?
Ingat komik di awal bab: sawah Pak Darto bersisi 30 m, 40 m, 48 m, dan 14 m, dengan pematang lurus 50 m yang menghubungkan dua pojok berseberangan. Hitung luas dan keliling sawah itu, lalu perkirakan hasil panennya jika setiap m² sawah menghasilkan sekitar 0,6 kg gabah.
Pada segitiga siku-siku, kedua kaki saling tegak lurus, jadi satu kaki menjadi alas dan kaki lainnya menjadi tinggi: \(L = \tfrac12 \times 30 \times 40 + \tfrac12 \times 14 \times 48 = 600 + 336 = 936\) m².
Keliling \(= 30 + 40 + 48 + 14 = 132\) m. Pematang 50 m tidak dihitung karena berada di dalam sawah.
Panen \(\approx 936 \times 0{,}6 \approx 562\) kg gabah.
Luas sawah 936 m² (hampir 0,1 hektare), kelilingnya 132 m, dan panennya sekitar 5,6 kuintal gabah.
19.4Jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang
Keempat bangun segi empat ini punya satu rahasia: dengan sedikit potong, geser, dan tempel, mereka bisa diubah menjadi persegi panjang. Luasnya tidak berubah, karena tidak ada kertas yang hilang atau bertambah.
Bingkai foto dibuat dari empat bilah kayu (dua bilah 8 cm dan dua bilah 6 cm) yang disambung dengan paku keling sehingga pojoknya bisa bergerak. Mula-mula bingkai berbentuk persegi panjang. Kalau bingkai didorong makin miring, apa yang terjadi?
Keliling dan luasnya tetap.
Kelilingnya tetap, luasnya makin kecil.
Kelilingnya tetap, luasnya makin besar.
Keliling dan luasnya sama-sama makin kecil.
Jawabannya: keliling tetap, luas makin kecil. Panjang keempat bilah tidak berubah, jadi kelilingnya tetap 28 cm. Tetapi luas jajargenjang \(=\) alas × tinggi, dan tinggi bingkai makin rendah saat didorong miring. Kalau didorong sampai gepeng, luasnya hampir nol! Itulah sebabnya rangka bangunan diberi batang silang agar tidak "melipat".
Pilih bentuknya, lalu tekan ▶ Jalankan. Gunting memotong di sepanjang garis merah, lalu potongan merah muda digeser atau diputar 180°. Seret titik ungu untuk memiringkan bangun. Hitunglah kotak satuannya: apakah luasnya berubah?
Rumus luas segi empat istimewa
Jajargenjang beralas \(a\) dan bertinggi \(t\): \(L = a \times t\).
Trapesium dengan sisi sejajar \(a\) dan \(b\) serta tinggi \(t\): \(L = \tfrac12 \times (a + b) \times t\).
Belah ketupat dan layang-layang dengan diagonal \(d_1\) dan \(d_2\): \(L = \tfrac12 \times d_1 \times d_2\).
Kelilingnya selalu jumlah keempat sisi. Untuk jajargenjang dan layang-layang bersisi \(a\) dan \(b\): \(K = 2(a + b)\); untuk belah ketupat bersisi \(s\): \(K = 4s\).
Bukti rumus trapesium dengan trapesium kembar
Buat trapesium kembar, putar 180°, lalu tempelkan pada salah satu kakinya. Sisi \(a\) bersambung dengan sisi \(b\) milik kembarannya, sehingga terbentuk jajargenjang beralas \(a + b\) dan bertinggi \(t\). Luas jajargenjang itu \((a + b) \times t\), dan isinya dua trapesium. Jadi satu trapesium luasnya \(\tfrac12 (a + b) t\). Lab Mini di atas memakai cara lain: memotong di setengah tinggi, lalu memutar bagian atasnya. Dua cara, satu rumus!
Bagaimana dengan layang-layang? Gambarlah persegi panjang yang membungkusnya, dengan sisi-sisi sejajar kedua diagonal. Kedua diagonal membagi persegi panjang itu menjadi empat kotak kecil, dan setiap sisi layang-layang membelah satu kotak menjadi dua segitiga kembar: satu di dalam, satu di luar.
Pasangan bernomor sama adalah segitiga kembar. Jadi layang-layang tepat separuh persegi panjang pembungkusnya.
Seret keempat ujung layangan. Luasnya selalu tepat separuh persegi panjang putus-putus. Buatlah belah ketupat, lalu persegi. Coba juga bentuk "miring" yang bukan layang-layang: apakah rumusnya masih benar?
Dimas membuat layangan dari dua bilah bambu yang bersilangan tegak lurus. Bilah mendatar sepanjang 60 cm diikat tepat di tengahnya pada bilah tegak sepanjang 80 cm, di titik yang berjarak 20 cm dari ujung atas. Berapa luas kertas minyak yang diperlukan, dan berapa panjang benang hias untuk menyusuri tepinya?
Bilah bambu adalah diagonal: \(d_1 = 60\) cm dan \(d_2 = 80\) cm. Luas \(= \tfrac12 \times 60 \times 80 = 2400\) cm².
Sisi atas: segitiga siku-siku berkaki 30 (setengah bilah mendatar) dan 20, jadi panjangnya \(\sqrt{30^2 + 20^2} = \sqrt{1300} \approx 36{,}06\) cm.
Sisi bawah: kakinya 30 dan \(80 - 20 = 60\), jadi panjangnya \(\sqrt{30^2 + 60^2} = \sqrt{4500} \approx 67{,}08\) cm.
Keliling \(= 2 \times (36{,}06 + 67{,}08) \approx 206{,}3\) cm.
Kertas minyaknya 2.400 cm² (ditambah sedikit lebihan untuk dilem), dan benang hiasnya sekitar 2,1 m.
Bangun
Keliling
Luas
Asal-usul rumus luas
Persegi panjang
\(2(p + l)\)
\(p \times l\)
baris × kolom petak satuan
Persegi
\(4s\)
\(s^2\)
persegi panjang dengan \(p = l\)
Segitiga
\(a + b + c\)
\(\tfrac12 \times a \times t\)
separuh jajargenjang
Jajargenjang
\(2(a + b)\)
\(a \times t\)
digeser menjadi persegi panjang
Trapesium
jumlah 4 sisi
\(\tfrac12 (a + b) \times t\)
dua kembar menjadi jajargenjang
Belah ketupat
\(4s\)
\(\tfrac12 \times d_1 \times d_2\)
separuh persegi panjang pembungkus
Layang-layang
\(2(a + b)\)
\(\tfrac12 \times d_1 \times d_2\)
separuh persegi panjang pembungkus
Trik Kak LintangCukup ingat satu rumus: persegi panjang \(p \times l\). Sisanya turunan: jajargenjang = persegi panjang yang digeser (\(a \times t\)); segitiga = separuh jajargenjang (\(\tfrac12 a t\)); trapesium = "jajargenjang rata-rata" (\(\tfrac{a + b}{2} \times t\)); belah ketupat dan layang-layang = separuh persegi panjang pembungkusnya (\(\tfrac12 d_1 d_2\)). Lupa rumus? Gambar, potong, geser!
Awas jebakanLuas jajargenjang memakai tinggi, bukan sisi miring. Jajargenjang beralas 10 cm dengan sisi miring 8 cm dan tinggi 6 cm luasnya \(10 \times 6 = 60\) cm², bukan \(10 \times 8 = 80\) cm². Hal yang sama berlaku untuk trapesium: kakinya yang miring tidak dipakai untuk luas.
19.5Bangun gabungan dan daerah diarsir
Denah rumah, lapangan, dan taman jarang berbentuk sederhana. Kuncinya ada dua jurus: potong bangun menjadi bagian-bagian sederhana lalu jumlahkan, atau tambal menjadi bangun sederhana lalu kurangi tambalannya.
Denah lantai berbentuk huruf L dan semua pojoknya siku-siku. Tidak ada rumus "luas huruf L". Lalu bagaimana?
Cara potong: belah menjadi dua persegi panjang, 10 × 5 dan 6 × 3. Luasnya \(50 + 18 = 68\) m².
Cara tambal: lengkapi menjadi persegi panjang \(10 \times 8 = 80\) m², lalu kurangi tambalannya \(4 \times 3 = 12\) m². Hasilnya sama: 68 m².
Trik keliling: geser kedua sisi lekukan ke luar. Panjangnya tidak berubah, dan tepinya kini persis tepi persegi panjang 10 × 8. Jadi \(K = 2 \times (10 + 8) = 36\) m.
Untuk luas, pilih jurus yang lebih mudah: potong atau tambal. Untuk keliling bangun "tangga" (semua pojok siku-siku, tanpa lekukan berbentuk huruf U), kelilingnya sama dengan keliling persegi panjang pembungkusnya.
Satu dinding kamar berukuran 6 m × 3 m. Di dinding itu ada pintu 0,9 m × 2 m dan jendela 1,2 m × 1 m. Satu liter cat cukup untuk 10 m² sekali lapis, dan dinding akan dicat dua lapis. Berapa liter cat yang dibutuhkan?
Luas dinding utuh \(= 6 \times 3 = 18\) m².
Kurangi bagian yang tidak dicat: pintu \(0{,}9 \times 2 = 1{,}8\) m² dan jendela \(1{,}2 \times 1 = 1{,}2\) m². Luas yang dicat \(= 18 - 1{,}8 - 1{,}2 = 15\) m².
Dua lapis berarti \(2 \times 15 = 30\) m², jadi catnya \(30 : 10 = 3\) liter.
Soal olimpiade sering meminta luas daerah diarsir yang tampak rumit. Rahasianya biasanya simetri atau menggeser potongan tanpa mengubah luasnya. Contoh cantiknya ada di Grafik Hidup berikut.
Persegi \(ABCD\) bersisi 8 (luas 64). Seret titik P ke mana saja. Luas dua segitiga biru selalu 32, separuh persegi! Mengapa? Kedua segitiga biru beralas 8, dan tinggi keduanya selalu berjumlah 8.
"Kalau kelilingnya sama, luasnya pasti sama."
Kandang 11 m × 1 m dan 6 m × 6 m sama-sama berkeliling 24 m, tetapi luasnya 11 m² dan 36 m². Di antara persegi panjang yang kelilingnya sama, persegilah yang paling luas.
"Luas jajargenjang = alas × sisi miring."
Yang dipakai adalah tinggi, yang tegak lurus alas. Bingkai yang didorong miring sisi-sisinya tetap, tetapi luasnya menyusut karena tingginya turun.
"Kalau semua sisi digandakan, luasnya ikut menjadi dua kali lipat."
Luasnya menjadi empat kali lipat (\(2 \times 2\)). Persegi 1 m × 1 m digandakan menjadi 2 m × 2 m = 4 m². Kalau semua sisi dikali tiga, luasnya menjadi sembilan kali lipat.
Matematika NusantaraJauh sebelum hektare dikenal, petani Nusantara sudah punya satuan luas sendiri. Di Jawa dikenal bahu (sekitar 0,7 hektare) dan ru (sekitar 14 m²), sedangkan di tanah Sunda dikenal tumbak (juga sekitar 14 m²). Sampai sekarang, iklan tanah di beberapa daerah masih mencantumkan harga "per tumbak" atau "per ru". Di Bali, petak-petak sawah terasering diairi bersama melalui sistem subak, yang membagi air secara adil ke setiap petak.
🧱
Keramik lantai
Tukang membagi luas lantai dengan luas satu keramik, lalu menambah sedikit cadangan untuk potongan di tepi ruangan.
🎨
Cat tembok
Kaleng cat mencantumkan daya sebar per m². Luas dinding dikurangi pintu dan jendela menentukan banyak kaleng yang dibeli.
🌾
Sawah & pupuk
Kebutuhan benih dan pupuk dihitung per hektare. Petani yang tahu luas sawahnya bisa membeli secukupnya, tidak kurang dan tidak mubazir.
🪁
Layangan
Luas kertas minyak sama dengan setengah hasil kali panjang kedua bilah bambu yang bersilangan.
📜
Sertifikat tanah
Luas tanah tercantum dalam m², dan harganya biasanya dihitung per m². Juru ukur memecah bidang tanah yang tak beraturan menjadi segitiga-segitiga.
🧵
Penjahit & kain batik
Penjahit menaksir luas pola baju untuk menentukan berapa meter kain batik yang harus dibeli.
19.6Rumus Heron dan teorema Pick
Bagaimana kalau kita hanya tahu ketiga sisi sebuah segitiga, tanpa tingginya? Misalnya taman segitiga di pertigaan jalan: sisi-sisinya mudah diukur dengan meteran, tetapi tingginya sulit karena harus tegak lurus. Untunglah ada rumus yang hanya memerlukan sisi.
Rumus HeronSegitiga dengan sisi \(a, b, c\) dan setengah keliling \(s = \tfrac12 (a + b + c)\) memiliki luas
\[L = \sqrt{s\,(s - a)(s - b)(s - c)}\]
Bukti singkat dengan Pythagoras
Jadikan \(c\) sebagai alas dan misalkan kaki garis tinggi \(h\) membagi alas sehingga salah satu bagiannya \(x\). Dari dua segitiga siku-siku: \(h^2 = b^2 - x^2 = a^2 - (c - x)^2\), sehingga \(x = \dfrac{b^2 + c^2 - a^2}{2c}\). Maka
Uraikan setiap selisih kuadrat: hasilnya \((a - b + c)(a + b - c)(b + c - a)(a + b + c) = 2(s - b) \cdot 2(s - c) \cdot 2(s - a) \cdot 2s\). Karena \(L = \tfrac12 ch\), kita dapat \(16L^2 = 4c^2h^2 = 16\,s(s - a)(s - b)(s - c)\). Terbukti!
Tamu dari masa laluMenghitung luas ladang termasuk matematika tertua. Di Mesir kuno, banjir Sungai Nil sering menghapus batas-batas ladang sehingga juru ukur harus mengukur ulang, dan papirus Rhind (±1650 SM) memuat soal-soal luas ladang segitiga dan persegi panjang. Sekitar abad pertama Masehi, Heron dari Aleksandria menulis buku Metrica yang memuat rumus luas segitiga dari ketiga sisinya. Rumus itu kini memakai namanya, walaupun para sejarawan menduga Archimedes sudah mengetahuinya lebih dulu.
Di sebuah pertigaan ada taman berbentuk segitiga dengan sisi 13 m, 14 m, dan 15 m. Pengurus RW ingin menanaminya rumput gajah mini seharga Rp35.000 per m². Tidak ada alat untuk mengukur tinggi segitiga. Berapa biayanya?
Cek dengan cara lain: segitiga ini adalah gabungan segitiga 5–12–13 dan 9–12–15 yang ditempel pada tinggi 12, jadi \(\tfrac12 \times 14 \times 12 = 84\). Cocok!
Luas taman 84 m², dan biaya rumputnya Rp2.940.000. Rumus Heron menyelamatkan kita dari mengukur tinggi!
Sekarang cara yang sama sekali berbeda. Di toko mainan edukatif ada papan paku (geoboard): papan berisi paku-paku yang tersusun berpetak, tempat karet gelang dikaitkan membentuk poligon. Paku-paku itu menempati titik letis, yaitu titik yang kedua koordinatnya bilangan bulat. Ternyata luas poligon bisa ditebak hanya dengan menghitung paku!
Teorema PickUntuk poligon sederhana (tidak memotong dirinya sendiri) yang semua titik sudutnya titik letis, dengan \(I\) = banyak titik letis di dalam poligon dan \(B\) = banyak titik letis pada tepi poligon (termasuk titik sudutnya),
\[L = I + \frac{B}{2} - 1\]
Cek pada persegi panjang (dan ide buktinya)
Ambil persegi panjang \(m \times n\) yang sisinya mengikuti garis kisi. Titik di dalamnya \(I = (m - 1)(n - 1)\) dan titik di tepinya \(B = 2m + 2n\). Maka \(I + \tfrac B2 - 1 = mn - m - n + 1 + m + n - 1 = mn\). Cocok! Sifat istimewanya: jika dua poligon ditempel sepanjang satu sisi, rumus Pick tetap berlaku untuk gabungannya. Karena setiap poligon bisa dipotong menjadi segitiga, cukup dibuktikan untuk segitiga, dan setiap segitiga bisa diperoleh dari persegi panjang dengan memotong segitiga siku-siku.
Seret paku ungu untuk mengubah bentuk karet gelang. Titik hijau = paku yang tersentuh karet (\(B\)), titik jingga = paku yang terkurung di dalam (\(I\)). Apa pun bentuknya, \(I + \tfrac B2 - 1\) selalu sama dengan luasnya. Coba buat karetnya menyilang: apa yang terjadi?
Menghitung B tanpa repotPada sisi dari \((x_1, y_1)\) ke \((x_2, y_2)\) terdapat \(\text{FPB}(|x_2 - x_1|, |y_2 - y_1|)\) ruas kecil di antara titik-titik letisnya. Jadi \(B\) sama dengan jumlah FPB itu untuk semua sisi. Contoh: sisi dari \((0, 0)\) ke \((6, 4)\) memuat \(\text{FPB}(6, 4) = 2\) ruas, dengan titik letis \((0, 0)\), \((3, 2)\), dan \((6, 4)\).
Tamu dari masa laluTeorema ini ditemukan oleh matematikawan Austria Georg Alexander Pick pada tahun 1899. Walaupun sangat sederhana, teorema ini nyaris terlupakan dan baru terkenal luas setengah abad kemudian setelah dimuat dalam buku matematika populer karya Hugo Steinhaus.
Lanjut · IB & olimpiadeRumus tali sepatu (shoelace formula)Jika titik-titik sudut poligon \((x_1, y_1), (x_2, y_2), \dots, (x_n, y_n)\) ditulis berurutan mengelilingi poligon, maka
\[L = \tfrac12 \left| (x_1 y_2 - x_2 y_1) + (x_2 y_3 - x_3 y_2) + \dots + (x_n y_1 - x_1 y_n) \right|.\]
Coba pada sawah Pak Darto. Letakkan pojok siku-siku segitiga 30–40–50 di titik asal: \(A(0, 30)\), \(B(0, 0)\), \(C(40, 0)\), dan pojok keempat \(D(11{,}2;\ 38{,}4)\). Hasilnya \(\tfrac12 \left| 0 + 0 + 40 \cdot 38{,}4 + 11{,}2 \cdot 30 \right| = \tfrac12 (1536 + 336) = 936\) m², sama dengan hasil komik! Namanya "tali sepatu" karena pola perkalian silangnya mirip tali sepatu yang dianyam. Rumus inilah yang dipakai aplikasi peta untuk menghitung luas bidang tanah dari koordinat GPS.
Keliling persegi panjang berukuran 9 cm × 4 cm adalah…
36 cm
13 cm
26 cm
52 cm
\(K = 2 \times (9 + 4) = 26\) cm. Angka 36 adalah luasnya (dalam cm²), 13 lupa dikali dua, dan 52 menjumlahkan keempat sisi dua kali.
Jajargenjang dengan alas 10 cm, tinggi 6 cm, dan sisi miring 8 cm memiliki luas…
60 cm²
80 cm²
30 cm²
48 cm²
Luas jajargenjang = alas × tinggi = \(10 \times 6 = 60\) cm². Sisi miring 8 cm adalah pengecoh (\(10 \times 8 = 80\)).
Karet gelang di papan paku menyentuh 6 paku di tepinya dan mengurung 4 paku di dalamnya. Luas poligonnya…
Mengapa keliling tutup botol, roda motor, sampai bedug masjid selalu sedikit lebih dari tiga kali garis tengahnya? Bagaimana sepotong martabak bisa membuktikan rumus luas lingkaran? Ayo menggelinding ke dunia π!
Setelah bab ini, kamu bisa
menyebutkan unsur-unsur lingkaran: pusat, jari-jari, diameter, tali busur, apotema, busur, juring, dan tembereng;
menjelaskan dari mana bilangan π berasal, lalu menghitung keliling dan luas lingkaran;
menghitung panjang busur, luas juring, dan luas tembereng;
memakai hubungan sudut pusat dan sudut keliling serta sifat garis singgung;
mengubah derajat ke radian dan memakai rumus \(s = r\theta\).
Berapa Kali Roda Berputar? Komik · 4 panel
Minggu pagi, di bengkel dekat rumah
DimasKak, teka-teki Ancil bikin pusing: berapa kali roda motor berputar dari Jakarta ke Bandung? Mana mungkin dihitung!
AyuSekali berputar penuh, roda maju sejauh kelilingnya. Jadi cukup cari keliling rodanya!
Kak LintangLilitkan tali pada benda bulat apa saja, lalu bagi kelilingnya dengan diameternya. Hasilnya selalu sekitar 3,14!
Ancil muncul membawa kalkulator…
AncilRoda bergaris tengah 60 cm kelilingnya ±1,88 m. Jakarta–Bandung ±150 km, jadi rodanya berputar hampir 80 ribu kali!
DimasTapi kenapa selalu 3,14 ya?!
Sebuah gelas tinggi berukuran tinggi 15 cm dengan garis tengah mulut 6,5 cm. Mana yang lebih panjang: tinggi gelas atau keliling mulut gelas?
Tinggi gelas, jelas jauh lebih panjang.
Keduanya hampir sama panjang.
Keliling mulut gelas lebih panjang.
Tidak bisa ditentukan tanpa mengukur langsung.
Jawabannya: keliling mulut gelas. Keliling lingkaran kira-kira 3,14 kali garis tengahnya: \(3{,}14 \times 6{,}5 \approx 20{,}4\) cm, lebih panjang daripada tinggi 15 cm. Mata kita mudah tertipu karena keliling itu melengkung. Coba lilitkan benang di mulut gelas di rumah, lalu bentangkan di samping gelas!
20.1Mengenal lingkaran dan unsur-unsurnya
Tancapkan paku di papan, ikatkan seutas tali, lalu putar pensil di ujung tali yang lain sambil menjaga tali tetap tegang. Jadilah sebuah lingkaran. Setiap titik yang digambar pensil berjarak sama dari paku. Jangka di kotak pensilmu bekerja dengan cara yang persis sama.
DefinisiLingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang datar yang jaraknya sama terhadap satu titik tetap. Titik tetap itu disebut pusat (biasanya \(O\)), dan jarak yang sama itu disebut jari-jari (\(r\)). Ruas garis yang melalui pusat dan menghubungkan dua titik pada lingkaran disebut diameter atau garis tengah: \(d = 2r\).
Selain pusat, jari-jari, dan diameter, lingkaran punya beberapa "anggota keluarga" lagi:
Tali busur(chord): ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran. Diameter adalah tali busur terpanjang.
Busur(arc): bagian lengkung lingkaran di antara dua titik.
Apotema: jarak terpendek dari pusat ke sebuah tali busur (tegak lurus tali busur).
Juring(sector): daerah yang dibatasi dua jari-jari dan sebuah busur, seperti sepotong martabak.
Tembereng(segment): daerah yang dibatasi sebuah tali busur dan busurnya.
Kiri: unsur yang berupa garis dan lengkungan. Kanan: dua daerah di dalam lingkaran, yaitu juring (menyentuh pusat) dan tembereng (tidak menyentuh pusat).
Gampangnya: jari-jari itu dari tengah ke pinggir, diameter itu dari pinggir ke pinggir lewat tengah, jadi panjangnya dua kali jari-jari. Juring bentuknya seperti potongan martabak (ujungnya di tengah), sedangkan tembereng seperti pinggiran semangka yang dipotong lurus.
Awas jebakanJuring selalu punya "ujung lancip" di pusat lingkaran, sedangkan tembereng tidak menyentuh pusat sama sekali. Jangan tertukar: juring dibatasi dua jari-jari + busur, tembereng dibatasi tali busur + busur.
20.2Bilangan π: rahasia semua benda bulat
Kak Lintang benar. Ambil tutup botol, piring, atau roda sepeda. Ukur kelilingnya \(K\) dengan tali, ukur juga diameternya \(d\), lalu hitung \(K \div d\). Hasilnya selalu sedikit di atas 3, sekitar 3,14. Mengapa? Karena semua lingkaran sebangun: lingkaran besar hanyalah lingkaran kecil yang diperbesar. Kalau diameternya dikali 10, kelilingnya juga dikali 10, sehingga perbandingannya tidak berubah.
Perbandingan tetap itu diberi nama π (dibaca "pi"), huruf Yunani yang dipopulerkan oleh William Jones (1706) dan Leonhard Euler.
Pilih benda, lalu tekan ▶ Jalankan (atau seret rodanya). Benda menggelinding tepat satu putaran sambil "mengecat" kelilingnya di tanah. Setelah itu, tongkat sepanjang diameter dijajarkan di atas jejak cat. Berapa tongkat yang muat? Apakah jawabannya berubah untuk benda yang lebih besar?
Jejak cat selalu memuat tiga tongkat diameter ditambah sepotong kecil (sekitar 0,14 diameter). Sepotong kecil itulah yang membuat π bukan bilangan bulat. Lebih hebat lagi, π adalah bilangan irasional: angka di belakang komanya tidak pernah berhenti dan tidak pernah berulang membentuk pola.
Siapa dan kapan
Nilai π yang dipakai
Desimal
Babilonia (±1900–1600 SM)
\(3\tfrac18\)
3,125
Mesir, Papirus Rhind (±1650 SM)
\(\left(\tfrac{16}{9}\right)^2\)
3,1605…
Archimedes (±250 SM)
\(3\tfrac{10}{71} < \pi < 3\tfrac17\)
3,1408… s.d. 3,1428…
Zu Chongzhi, Tiongkok (abad ke-5)
\(\tfrac{355}{113}\)
3,1415929…
Al-Kashi, Samarkand (1424)
16 angka desimal benar
3,1415926535897932
Komputer masa kini
lebih dari 100 triliun digit
tidak pernah berhenti
Tamu dari masa laluArchimedes dari Syrakusa (±287–212 SM) tidak punya kalkulator, tetapi ia punya ide cemerlang: mengepung lingkaran. Ia menggambar segi-6 beraturan di dalam lingkaran dan segi-6 lain di luarnya. Keliling lingkaran pasti terletak di antara keliling kedua segi banyak itu. Lalu ia menggandakan sisinya: 12, 24, 48, sampai 96 sisi! Hasilnya, \(3\tfrac{10}{71} < \pi < 3\tfrac17\). Batas atas \(3\tfrac17 = \tfrac{22}{7}\) inilah yang sampai sekarang kita pakai sebagai pendekatan π.
Tekan ×2 sisi berulang kali seperti Archimedes: 6 → 12 → 24 → 48 → 96. Segi banyak biru ada di dalam lingkaran, yang oranye di luar. Perhatikan "pagar" kedua bilangan makin rapat mengepung π. Nyalakan kaca pembesar untuk melihat celahnya.
Lanjut · IB & olimpiadeResep Archimedes tanpa πMisalkan diameter lingkaran 1. Tulis \(a_n\) = keliling segi-\(n\) di luar lingkaran dan \(b_n\) = keliling segi-\(n\) di dalamnya. Untuk segi-6, \(a_6 = 2\sqrt3 \approx 3{,}4641\) dan \(b_6 = 3\). Archimedes (dalam bahasa modern) memakai dua langkah penggandaan:
\[a_{2n} = \frac{2\,a_n b_n}{a_n + b_n} \quad\text{(rata-rata harmonik)}, \qquad b_{2n} = \sqrt{a_{2n}\, b_n} \quad\text{(rata-rata geometrik)}.\]
Lima kali penggandaan memberi \(b_{96} \approx 3{,}14103\) dan \(a_{96} \approx 3{,}14271\). Hebatnya, resep ini tidak memakai π sama sekali, hanya akar kuadrat! Archimedes membulatkan akar-akarnya dengan hati-hati ke arah yang aman, sehingga batasnya sedikit lebih longgar: \(3{,}1408 < \pi < 3{,}1429\).
20.3Keliling dan luas lingkaran
Dari definisi \(\pi = K/d\) langsung didapat rumus keliling. Rumus luasnya lebih mengejutkan: ia bisa dibuktikan dengan sepotong martabak manis!
Rumus keliling dan luas lingkaranUntuk lingkaran berjari-jari \(r\) dan berdiameter \(d = 2r\):
\[K = \pi d = 2\pi \cB{r} \qquad\qquad L = \pi \cB{r}^2\]
Dalam kata-kata: keliling adalah π kali diameter; luas adalah π kali kuadrat jari-jari.
Sebuah martabak manis berjari-jari \(r\): setengah bagian atas rasa keju, setengah bagian bawah rasa cokelat. Kelilingnya \(2\pi r\), jadi pinggiran keju sepanjang \(\pi r\) dan pinggiran cokelat juga \(\pi r\).
Potong martabak menjadi 8 juring yang sama besar. Luas totalnya tidak berubah.
Susun selang-seling: juring keju menghadap ke bawah, juring cokelat menghadap ke atas, rapat berdampingan. Juring hanya dipindah dan diputar, tidak ada yang hilang.
Bentuknya mirip jajargenjang bergelombang. Alasnya terbuat dari pinggiran cokelat (\(\approx \pi r\)), sisi atasnya dari pinggiran keju (\(\approx \pi r\)), dan tingginya hampir sama dengan jari-jari \(r\).
Kalau dipotong lebih banyak, misalnya 16 juring, tepinya makin lurus dan bentuknya makin mirip persegi panjang (garis putus-putus) berukuran \(\pi r \times r\).
Luas persegi panjang = alas × tinggi \(= \pi r \times r = \pi r^2\). Itulah luas lingkaran!
Bukti kedua: kupas bawang menjadi segitiga
Bayangkan lingkaran tersusun atas banyak sekali gelang tipis, seperti irisan bawang. Gelang yang berjarak \(x\) dari pusat panjangnya \(2\pi x\). Gunting setiap gelang di satu tempat lalu luruskan, dan susun dari yang terpendek (di pusat, panjang 0) sampai yang terpanjang (di tepi, panjang \(2\pi r\)). Hasilnya sebuah segitiga dengan alas \(2\pi r\) dan tinggi \(r\):
\[L = \tfrac12 \times \text{alas} \times \text{tinggi} = \tfrac12 \times 2\pi r \times r = \pi r^2.\]
Ide "potong tipis-tipis lalu jumlahkan" ini adalah benih kalkulus integral yang akan kamu temui di Bab 30.
Atur banyak potongan, lalu tekan ▶ Jalankan atau geser slider Susun ulang. Dengan 8 potong, bentuknya masih bergelombang. Coba 48 potong: masihkah kamu bisa membedakannya dari persegi panjang \(\pi r \times r\)?
Awas jebakanRumus luas memakai jari-jari, padahal soal sering memberi diameter. Untuk tampah bergaris tengah 56 cm, jari-jarinya 28 cm, jadi \(L = \tfrac{22}{7} \times 28^2 = 2.464\) cm², bukan \(\tfrac{22}{7} \times 56^2\) yang empat kali lebih besar.
Trik Kak LintangPilih pendekatan π yang membuat hitungan ringan. Kalau jari-jari atau diameternya kelipatan 7 (7, 14, 21, 28, 35), pakai \(\tfrac{22}{7}\) karena angka 7 langsung "dicoret". Kalau kelipatan 10 atau angka lain, pakai 3,14. Kalau soal meminta jawaban eksak, biarkan saja π-nya: \(L = 49\pi\) cm² adalah jawaban yang sempurna.
Roda sepeda Ayu bergaris tengah 70 cm. Berapa meter Ayu maju jika rodanya berputar 100 kali? (Pakai \(\pi = \tfrac{22}{7}\).)
Satu putaran = satu keliling: \(K = \pi d = \tfrac{22}{7} \times 70 = 220\) cm.
100 putaran: \(100 \times 220 = 22.000\) cm.
\(22.000\) cm \(= 220\) m.
Ayu maju 220 m. Inilah cara kerja meteran jarak (odometer) pada sepeda dan motor: menghitung putaran roda, lalu mengalikannya dengan keliling roda.
Seutas tali dililitkan pas mengelilingi khatulistiwa Bumi (±40.000 km). Tali itu diperpanjang 1 meter, lalu diatur melingkar dengan celah yang sama tinggi di mana-mana. Seberapa tinggi celah antara tali dan tanah?
Setipis rambut, kurang dari 1 mm.
Sekitar 16 cm, cukup untuk seekor kucing menyelinap.
Sekitar 1 m.
Sekitar 1 km.
Jawabannya: sekitar 16 cm! Kalau jari-jari bertambah \(\Delta r\), keliling bertambah \(2\pi\,\Delta r\). Jadi \(2\pi\,\Delta r = 1\) m, sehingga \(\Delta r = \tfrac{1}{2\pi} \approx 0{,}16\) m. Ukuran Bumi sama sekali tidak berpengaruh: tali di sekeliling bola pingpong pun naik 16 cm jika diperpanjang 1 m.
Kolam ikan berbentuk lingkaran berjari-jari 10 m. Di sekelilingnya dibuat jalan setapak selebar 2 m. Berapa luas jalan setapak itu? (Pakai \(\pi = 3{,}14\).)
Jalan setapak = lingkaran besar dikurangi lingkaran kolam. Jari-jari lingkaran besar \(10 + 2 = 12\) m.
Luas jalan setapak ±138,16 m². Bentuk seperti cincin ini disebut gelang lingkaran (anulus); luasnya selalu \(\pi(R^2 - r^2)\).
Penjual martabak manis menawarkan dua pilihan dengan harga sama: satu martabak bergaris tengah 30 cm, atau dua martabak bergaris tengah 20 cm. Pilihan mana yang memberi martabak lebih banyak (tebal sama)?
Selisihnya \(25\pi \approx 78{,}5\) cm², kira-kira seluas satu martabak mini bergaris tengah 10 cm.
Satu martabak besar lebih banyak! Garis tengah \(30 < 20 + 20\), tetapi luas bergantung pada kuadrat jari-jari, jadi yang besar "menang banyak".
"π itu sama dengan 22/7."
Hanya mendekati. \(\tfrac{22}{7} = 3{,}142857\ldots\), sedangkan \(\pi = 3{,}141592\ldots\), sudah berbeda di angka desimal ketiga. π irasional: tidak ada pecahan yang tepat sama dengannya.
"Kalau diameternya dua kali lipat, luasnya juga dua kali lipat."
Kelilingnya memang dua kali, tetapi luasnya empat kali, karena \(\pi(2r)^2 = 4\pi r^2\). Itu sebabnya satu martabak besar bisa mengalahkan dua martabak kecil.
"Suatu hari angka di belakang koma π akan habis atau berulang."
Tidak akan pernah. Johann Lambert membuktikan pada 1761 bahwa π irasional. Komputer sudah menghitung lebih dari 100 triliun digitnya tanpa menemukan ujung atau pengulangan.
20.4Busur, juring, dan tembereng
Sepotong martabak dari 8 potongan yang sama adalah \(\tfrac18\) martabak. Sudut di ujungnya \(\tfrac{360^\circ}{8} = 45^\circ\). Jadi pecahannya bisa dibaca dari sudut pusat: \(\tfrac{45^\circ}{360^\circ} = \tfrac18\). Busur dan luas juring mengikuti pecahan yang sama.
Panjang busur dan luas juringUntuk juring dengan sudut pusat \(\theta\) (dalam derajat) pada lingkaran berjari-jari \(r\):
Luas tembereng = luas juring − luas segitiga yang dibentuk dua jari-jari dan tali busurnya.
Cara gampang mengingatnya: tanyakan "juring ini berapa bagian dari lingkaran?" Juring 90° itu seperempat lingkaran, jadi busurnya seperempat keliling dan luasnya seperempat luas lingkaran.
Jarum menit sebuah jam dinding panjangnya 21 cm. Berapa jauh ujung jarum itu bergerak selama 20 menit? (Pakai \(\pi = \tfrac{22}{7}\).)
Dalam 60 menit jarum menit berputar 360°, jadi dalam 20 menit ia berputar \(\tfrac{20}{60} \times 360^\circ = 120^\circ\).
Panjang busur \(= \tfrac{120^\circ}{360^\circ} \times 2 \times \tfrac{22}{7} \times 21 = \tfrac13 \times 132 = 44\) cm.
Ujung jarum menit menempuh 44 cm. Jarum yang lebih panjang menempuh busur lebih panjang dalam waktu yang sama, walaupun sudutnya sama.
Kaca di atas pintu masjid berbentuk tembereng dari lingkaran berjari-jari 14 dm dengan sudut pusat 90°. Berapa luas kacanya? (Pakai \(\pi = \tfrac{22}{7}\).)
Segitiga dengan dua jari-jari yang saling tegak lurus: luas \(= \tfrac12 \times 14 \times 14 = 98\) dm².
Luas tembereng \(= 154 - 98 = 56\) dm².
Luas kaca 56 dm² \(= 0{,}56\) m². Kunci tembereng: juring dikurangi segitiga.
Matematika NusantaraDi puncak Candi Borobudur (abad ke-8–9) terdapat tiga teras berbentuk lingkaran yang mengelilingi stupa induk. Di atasnya berdiri 72 stupa berlubang: 32 stupa di teras terbawah, 24 di tengah, dan 16 di teras teratas. Agar jaraknya rata, setiap stupa harus menempati juring yang sama besar: \(\tfrac{360^\circ}{32} = 11{,}25^\circ\), \(\tfrac{360^\circ}{24} = 15^\circ\), dan \(\tfrac{360^\circ}{16} = 22{,}5^\circ\). Membagi lingkaran sama rata adalah keterampilan yang dikuasai para perancang candi lebih dari seribu tahun lalu.
20.5Sudut pusat dan sudut keliling
Ada dua cara "memandang" sebuah busur \(AB\). Dari pusat \(O\), kita mendapat sudut pusat \(\angle AOB\). Dari sebuah titik \(P\) pada lingkaran, kita mendapat sudut keliling \(\angle APB\), yang kaki-kakinya berupa tali busur. Keduanya ternyata selalu berhubungan dengan cara yang sangat rapi.
Teorema sudut kelilingSudut keliling sama dengan setengah sudut pusat yang menghadap busur yang sama:
\[\cM{\angle APB} = \tfrac12\, \cG{\angle AOB}\]
Akibatnya:
Semua sudut keliling yang menghadap busur yang sama besarnya sama.
Sudut keliling yang menghadap diameter selalu 90° (teorema Thales).
Pada segi empat tali busur(cyclic quadrilateral), jumlah dua sudut yang berhadapan selalu 180°.
Seret titik magenta \(P\) berkeliling di busur atas: angka sudutnya tidak berubah sedikit pun! Geser slider sudut pusat sampai 180° untuk melihat teorema Thales. Lalu seret \(P\) masuk ke busur hijau: apa yang terjadi?
Mengapa selalu setengah? Buktinya hanya memakai dua fakta dari Bab 17: segitiga sama kaki punya dua sudut alas yang sama, dan sudut luar segitiga sama dengan jumlah dua sudut dalam yang tidak bersebelahan.
Sudut keliling \(\angle APB\) dan sudut pusat \(\angle AOB\) sama-sama menghadap busur \(AB\) (hijau). Kita akan membuktikan \(\angle AOB = 2\angle APB\).
Tarik garis dari \(P\) melalui pusat \(O\) sampai memotong lingkaran di \(P'\). Tarik juga jari-jari \(OA\) dan \(OB\).
Segitiga \(OPA\) sama kaki karena \(OP = OA = r\). Jadi kedua sudut alasnya sama; sebut saja \(x\).
\(\angle AOP'\) adalah sudut luar segitiga \(OPA\), sehingga \(\angle AOP' = x + x = 2x\).
Dengan cara yang sama, segitiga \(OPB\) sama kaki dengan sudut alas \(y\), dan \(\angle P'OB = 2y\).
Tamu dari masa laluMenurut tradisi Yunani, Thales dari Miletus (±624–546 SM) adalah orang pertama yang membuktikan bahwa sudut keliling yang menghadap diameter selalu siku-siku. Konon ia begitu gembira sampai mempersembahkan seekor sapi sebagai syukuran. Teorema kecil ini dianggap salah satu bukti matematika tertua yang tercatat.
Trik Kak Lintang"Mata di pusat melihat dua kali lebih lebar." Pusat lebih dekat ke busur, jadi sudut pandangnya dua kali sudut pandang dari tepi lingkaran. Untuk mencari sudut keliling, cari dulu sudut pusat yang menghadap busur yang sama, lalu bagi dua.
Awas jebakanPastikan sudut keliling dan sudut pusat menghadap busur yang sama. Jika titik \(P\) berada pada busur \(AB\) itu sendiri (busur kecil), maka \(\angle APB = 180^\circ - \tfrac12 \angle AOB\), bukan \(\tfrac12\angle AOB\).
Titik \(A\), \(B\), \(C\), \(D\) terletak pada lingkaran berpusat \(O\) dengan \(\angle AOB = 130^\circ\). Titik \(C\) berada pada busur besar \(AB\), sedangkan \(D\) pada busur kecil \(AB\). Tentukan \(\angle ACB\) dan \(\angle ADB\).
\(\angle ACB\) menghadap busur kecil \(AB\), yang juga dihadap sudut pusat 130°. Jadi \(\angle ACB = \tfrac12 \times 130^\circ = 65^\circ\).
\(ACBD\) adalah segi empat tali busur, dan \(C\), \(D\) saling berhadapan. Jadi \(\angle ADB = 180^\circ - 65^\circ = 115^\circ\).
Cek dengan cara lain: \(\angle ADB\) menghadap busur besar yang sudut pusatnya \(360^\circ - 130^\circ = 230^\circ\), jadi \(\angle ADB = \tfrac12 \times 230^\circ = 115^\circ\). Cocok!
\(\angle ACB = 65^\circ\) dan \(\angle ADB = 115^\circ\). Teorema sudut keliling tetap berlaku untuk sudut pusat lebih dari 180°.
Lanjut · IB & olimpiadeSegi empat tali busur dan teorema PtolemyJika \(ABCD\) segi empat tali busur, \(\angle A\) menghadap busur \(BCD\) dan \(\angle C\) menghadap busur \(BAD\). Kedua busur itu bersama-sama membentuk lingkaran penuh, jadi \(\angle A + \angle C = \tfrac12 \times 360^\circ = 180^\circ\). Kebalikannya juga benar, dan inilah alat favorit olimpiade untuk membuktikan bahwa empat titik terletak pada satu lingkaran.
Ptolemy (±150 M) menemukan hubungan panjang yang indah: pada segi empat tali busur, \(AC \cdot BD = AB \cdot CD + AD \cdot BC\). Terapkan pada persegi panjang bersisi \(a\), \(b\), dan diagonal \(c\): \(c \cdot c = a \cdot a + b \cdot b\). Teorema Pythagoras muncul lagi!
20.6Garis singgung lingkaran
Sebuah roda yang menggelinding di jalan hanya menyentuh jalan di satu titik. Garis yang menyentuh lingkaran tepat di satu titik disebut garis singgung(tangent), dan titik sentuhnya disebut titik singgung.
Sifat garis singgung
Garis singgung selalu tegak lurus terhadap jari-jari di titik singgungnya.
Dari sebuah titik \(T\) di luar lingkaran, dapat ditarik tepat dua garis singgung, dan keduanya sama panjang:
\[TS_1 = TS_2 = \sqrt{OT^2 - r^2}\]
Mengapa tegak lurus dan sama panjang?
Tegak lurus. Semua titik pada garis singgung, kecuali titik singgung \(S\), berada di luar lingkaran, jadi jaraknya ke \(O\) lebih dari \(r\). Artinya \(OS\) adalah jarak terpendek dari \(O\) ke garis itu. Jarak terpendek dari sebuah titik ke garis selalu diukur tegak lurus, jadi \(OS \perp\) garis singgung.
Sama panjang. Segitiga \(OS_1T\) dan \(OS_2T\) sama-sama siku-siku (di \(S_1\) dan \(S_2\)), punya sisi miring yang sama (\(OT\)), dan kaki yang sama (\(OS_1 = OS_2 = r\)). Menurut Pythagoras, \(TS_1 = \sqrt{OT^2 - r^2} = TS_2\).
Seret titik oranye \(T\). Kedua ruas oranye selalu sama panjang, dan tanda siku di \(S_1\), \(S_2\) tidak pernah hilang. Coba dorong \(T\) masuk ke dalam lingkaran: mengapa ia tertahan?
Awas jebakanPanjang garis singgung dari \(T\) bukan \(OT - r\). Ruas \(OT - r\) adalah jarak \(T\) ke titik terdekat pada lingkaran, yang letaknya di garis \(OT\), bukan di garis singgung. Hitunglah dengan Pythagoras: \(\sqrt{OT^2 - r^2}\).
Titik \(T\) berjarak 10 cm dari pusat lingkaran berjari-jari 6 cm. Berapa panjang garis singgung dari \(T\) ke lingkaran?
Jari-jari \(OS\) tegak lurus garis singgung \(TS\), jadi segitiga \(OST\) siku-siku di \(S\) dengan sisi miring \(OT = 10\).
\(TS = \sqrt{10^2 - 6^2} = \sqrt{64} = 8\) cm.
Panjang garis singgung 8 cm. Segitiga 6–8–10 adalah tripel 3–4–5 yang dikali 2.
Dua lingkaran juga bisa punya garis singgung bersama, yang disebut garis singgung persekutuan. Sabuk karet pada dua roda puli mesin penggiling padi mengikuti garis singgung persekutuan luar. Untuk jari-jari \(R\) dan \(r\) dengan jarak pusat \(p\):
Geser garis singgung \(AB\) sejajar sampai melewati pusat \(N\): terbentuk segitiga siku-siku \(MQN\) dengan sisi miring \(p\), kaki \(R - r\), dan kaki \(l\).
Dua roda puli berjari-jari 9 cm dan 4 cm dihubungkan sabuk karet. Jarak kedua pusatnya 13 cm. Berapa panjang bagian sabuk yang lurus di antara kedua roda (satu sisi)?
Bagian lurus sabuk mengikuti garis singgung persekutuan luar: \(l = \sqrt{p^2 - (R - r)^2}\).
Setiap bagian lurus sabuk panjangnya 12 cm. Untuk garis singgung persekutuan dalam (sabuk menyilang membentuk huruf X), ganti \(R - r\) dengan \(R + r\).
Lanjut · IB & olimpiadeKuasa titikTarik garis apa saja dari titik \(T\) di luar lingkaran yang memotong lingkaran di \(A\) dan \(B\). Ajaibnya, hasil kali \(TA \cdot TB\) selalu sama, berapa pun kemiringan garisnya, dan sama dengan kuadrat garis singgungnya:
\[TA \cdot TB = TS^2 = OT^2 - r^2.\]
Bilangan tetap ini disebut kuasa titik \(T\). Untuk titik \(P\) di dalam lingkaran, dua tali busur \(AB\) dan \(CD\) yang melalui \(P\) memenuhi \(PA \cdot PB = PC \cdot PD = r^2 - OP^2\). Contoh: \(OT = 10\), \(r = 6\), jadi \(TS^2 = 64\). Jika sebuah garis dari \(T\) memotong lingkaran pertama kali pada jarak \(TA = 4\), titik potong keduanya pasti di \(TB = 64 : 4 = 16\). Buktinya memakai segitiga sebangun dan teorema sudut keliling (coba di Tangga Latihan Lv 6!).
20.7Radian: mengukur sudut dengan jari-jari
Mengapa satu putaran 360°? Angka itu warisan bangsa Babilonia yang gemar bilangan 60. Ada cara yang lebih "alami": ukur sudut dengan berapa jari-jari panjang busur yang dihadapinya.
DefinisiSudut satu radian adalah sudut pusat yang menghadap busur sepanjang jari-jari. Satu putaran penuh menghadap busur sepanjang keliling \(2\pi r\), yaitu \(2\pi\) kali jari-jari, jadi
Tekan ▶ Jalankan. Titik ungu menandai 1, 2, 3, …, 6 radian. Berapa jari-jari yang muat di sekeliling lingkaran? Sedikit lebih dari 6, tepatnya \(2\pi \approx 6{,}28\). Ubah \(r\): apakah letak titik-titik ungu (sebagai sudut) ikut berubah?
Trik Kak LintangIngat satu pasangan saja: 180° = π rad. Dari derajat ke radian, kalikan \(\tfrac{\pi}{180^\circ}\); dari radian ke derajat, kalikan \(\tfrac{180^\circ}{\pi}\). Contoh: \(60^\circ = 60 \times \tfrac{\pi}{180} = \tfrac{\pi}{3}\) rad, dan \(\tfrac{3\pi}{4}\) rad \(= \tfrac34 \times 180^\circ = 135^\circ\).
Awas jebakanKalkulator punya mode DEG (derajat) dan RAD (radian), dan hasil \(\sin 30\) di kedua mode sangat berbeda. Rumus \(s = r\theta\) dan \(L = \tfrac12 r^2\theta\) hanya berlaku jika \(\theta\) dalam radian; kalau sudutnya dalam derajat, ubah dulu.
Motor melaju 60 km/jam. Jari-jari rodanya 0,3 m. Berapa kecepatan sudut roda (rad/s) dan berapa putaran per menit?
Satu putaran \(= 2\pi\) rad, jadi putaran per detik \(= \tfrac{55{,}6}{2\pi} \approx 8{,}84\), dan per menit \(\approx 8{,}84 \times 60 \approx 530\) rpm.
Roda berputar ±55,6 rad/s atau sekitar 530 putaran per menit. Cek dengan Rumus Hidup di atas: \(n = 530\), \(r = 0{,}3\) memberi ±59,9 km/jam.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa matematikawan cinta radian?Untuk sudut kecil, busur dan tali busurnya hampir sama panjang, sehingga \(\sin\theta \approx \theta\) asalkan \(\theta\) dalam radian. Contoh: \(\sin(0{,}01) = 0{,}0099998\ldots\). Dalam derajat, hubungan itu berantakan: \(\sin 1^\circ \approx 0{,}01745\), bukan 1. Karena itu, di kalkulus (Bab 28) turunan \(\sin x\) adalah \(\cos x\) hanya jika \(x\) dalam radian. Radian bukan satuan aneh, melainkan cara sudut "berbicara" dengan panjang.
🛵
Speedometer motor
Alat ini menghitung putaran roda, lalu mengalikannya dengan keliling roda. Ganti ban dengan ukuran berbeda, angkanya bisa meleset.
🥁
Bedug masjid
Kulit bedug dipotong melingkar sedikit lebih lebar daripada mulut bedug agar tepinya bisa dipasak di sekeliling badan bedug.
🕰️
Jam Gadang
Setiap 5 menit, jarum menit jam mana pun, termasuk Jam Gadang di Bukittinggi, menyapu juring 30°.
🚦
Bundaran lalu lintas
Kendaraan di bundaran menempuh busur, bukan keliling penuh. Jalur luar lebih panjang daripada jalur dalam untuk sudut yang sama.
🛰️
Satelit cuaca
Satelit geostasioner menempuh \(2\pi\) radian dalam ±24 jam, sama dengan putaran Bumi, sehingga tampak diam di atas Indonesia.
🍕
Membagi martabak
Membagi martabak menjadi 8 sama besar berarti setiap potong punya sudut pusat 45°, sedangkan 6 potong berarti 60°.
Keliling lingkaran yang diameternya 14 cm adalah… (\(\pi = \tfrac{22}{7}\))
22 cm
154 cm
44 cm
88 cm
\(K = \pi d = \tfrac{22}{7} \times 14 = 44\) cm. Angka 154 adalah luasnya (\(\tfrac{22}{7} \times 7^2\)), sedangkan 22 cm hanya setengah keliling.
Sudut pusat \(\angle AOB = 140^\circ\). Besar sudut keliling \(\angle ACB\) dengan \(C\) pada busur besar \(AB\) adalah…
70°
140°
280°
110°
Sudut keliling = setengah sudut pusat yang menghadap busur yang sama: \(\tfrac12 \times 140^\circ = 70^\circ\). (110° adalah sudut keliling dari busur kecil, \(180^\circ - 70^\circ\).)
Satu radian kira-kira sama dengan…
1°
3,14°
180°
57,3°
\(1 \text{ rad} = \tfrac{180^\circ}{\pi} \approx 57{,}3^\circ\). Yang sama dengan 180° adalah \(\pi\) rad.
21
Bab 21 · Geometri & Pengukuran
Bangun Ruang: Berapa Isinya, Seberapa Luas Kulitnya?
Berapa liter air di tandon di atas rumahmu? Mengapa tumpeng hanya sepertiga dari "tabung" nasi yang sama tinggi? Di bab ini kamu akan membungkus, menuang, memotong, dan memperbesar bangun ruang.
Setelah bab ini, kamu bisa
mengenali jaring-jaring kubus, balok, prisma, tabung, dan kerucut;
menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, tabung, limas, kerucut, dan bola, lengkap dengan satuan liter;
menjelaskan mengapa volume limas dan kerucut tepat sepertiga dari prisma dan tabung pasangannya;
memakai faktor skala \(k\): luas menjadi \(k^2\) kali, volume menjadi \(k^3\) kali, juga pada bangun gabungan;
memeriksa rumus Euler \(T - R + S = 2\) pada berbagai polihedron.
Misteri Tandon di Menara Air Komik · 4 panel
Minggu pagi, di halaman rumah Ayu
DimasWah, tandon di menara itu pasti muat 5.000 liter! Besar banget!
AyuMenebak boleh, tapi ukur dulu. Diameternya 1 meter, tingginya 1,2 meter.
WAH!
Kak LintangVolume tabung = luas alas × tinggi. π × 0,5² × 1,2 ≈ 0,94 m³. Jadi sekitar 942 liter, bukan 5.000!
Ancil datang membawa tumpeng
AncilTumpeng ini kerucut. Kalau alas dan tingginya sama dengan sebuah tabung, isinya cuma sepertiga!
DimasSepertiga? Bukan setengah?!
Sebuah bak mandi berbentuk kubus berukuran 1 m × 1 m × 1 m. Berapa liter air yang dapat ditampungnya jika penuh?
100 liter, karena 1 m = 100 cm.
1.000 liter.
10.000 liter.
1.000.000 liter.
Jawabannya: 1.000 liter. Satu liter adalah isi kubus bersisi 10 cm (1 dm). Kubus bersisi 1 m memuat \(10 \times 10 \times 10 = 1.000\) kubus seperti itu. Jebakannya: mengubah satuan panjang cukup dikali 100, tetapi satuan volume berubah tiga kali lipat lebih cepat: \(1\ \text{m}^3 = 100^3\ \text{cm}^3 = 1.000.000\ \text{cm}^3\).
21.1Kubus dan balok: membungkus dan mengisi
Kardus mi instan, kotak susu, dadu, dan lemari: semuanya bangun ruang, benda tiga dimensi yang punya panjang, lebar, dan tinggi. Untuk setiap bangun ruang ada dua pertanyaan besar. Berapa banyak karton yang dibutuhkan untuk membungkusnya? Berapa banyak isi yang muat di dalamnya?
DefinisiBangun ruang dibatasi oleh sisi (bidang), rusuk (garis pertemuan dua sisi), dan titik sudut (pojok tempat rusuk-rusuk bertemu).
Luas permukaan adalah jumlah luas semua sisinya, yaitu luas "kulit" atau luas jaring-jaringnya. Satuannya cm², m², dan seterusnya.
Volume adalah banyaknya kubus satuan yang tepat mengisi bangun itu. Satuannya cm³, m³, atau liter.
Balok \(p \times l \times t\): 6 sisi berbentuk persegi panjang yang berpasangan, 12 rusuk, dan 8 titik sudut.
Bayangkan kamu membungkus kado berbentuk kotak. Kertas kado yang kamu pakai mengukur luas permukaan. Kalau kotaknya kamu isi kelereng atau air, banyaknya isi itu mengukur volume. Bungkus = luas, isi = volume.
Gunting rusuk-rusuk sebuah kardus lalu bentangkan: kamu mendapat jaring-jaring. Kubus punya tepat 11 jaring-jaring yang berbeda. Tetapi tidak setiap susunan enam persegi bisa dilipat menjadi kubus. Coba sendiri!
Pilih sebuah pola. Tebak dulu apakah pola itu akan menutup menjadi kubus, lalu tekan ▶ Jalankan atau geser slider sudut lipat. Seret gambar untuk memutar. Ada 15 pola: 11 jaring-jaring kubus dan 4 jebakan. Bisakah kamu menemukan keempat jebakannya, dan apa kesamaan mereka?
Rumus kubus dan balok
Bangun
Luas permukaan
Volume
Kubus bersisi \(s\)
\(L = 6s^2\)
\(V = s^3\)
Balok \(p \times l \times t\)
\(L = 2(pl + pt + lt)\)
\(V = p \times l \times t\)
Volume balok bercerita: ada \(p \times l\) kubus satuan di lapisan dasar, dan ada \(t\) lapisan.
Kotak nasi berbentuk balok berukuran 20 cm × 15 cm × 6 cm. Berapa volumenya, dan berapa luas karton untuk membuatnya (abaikan lidah lem)?
Volume 1.800 cm³ dan luas karton 1.020 cm². Perhatikan satuannya: volume memakai cm³, luas memakai cm².
Trik Kak LintangIngat satu kubus ajaib: kubus bersisi 10 cm memuat tepat 1 liter. Dari situ semuanya mengalir: 1 cm³ = 1 mL, 1 dm³ = 1 L, dan 1 m³ = 1.000 L. Setiap naik satu "anak tangga" satuan panjang (×10), volumenya naik ×1.000.
21.2Prisma dan tabung: luas alas kali tinggi
Ambil satu koin dan tumpuk sepuluh koin yang sama di atasnya. Isi tumpukan itu = isi satu koin × banyaknya lapisan. Begitulah cara kerja semua prisma: bangun ruang yang alas dan tutupnya kongruen dan sejajar, dengan "lapisan" yang sama di setiap ketinggian. Balok adalah prisma beralas persegi panjang. Tabung adalah "prisma" beralas lingkaran.
Prinsip Cavalieri: dua bangun yang luas irisannya sama di setiap ketinggian punya volume yang sama, walaupun yang satu miring.
Volume prisma dan tabungUntuk setiap prisma (tegak maupun miring) dengan luas alas \(L_a\) dan tinggi \(t\):
Luas permukaan tabung: \(L = 2\pi r^2 + 2\pi r t\) (dua tutup lingkaran + selimut).
Dari mana rumus luas tabung? Buka saja kalengnya seperti di animasi ini.
Sebuah kaleng berbentuk tabung dengan jari-jari alas \(r\) dan tinggi \(t\).
Lepaskan tutup atas dan tutup bawah. Keduanya lingkaran berjari-jari \(r\), luas masing-masing \(\pi r^2\).
Gunting selimutnya lurus ke bawah, lalu bentangkan. Hasilnya persegi panjang setinggi \(t\) yang panjangnya sama dengan keliling alas, \(2\pi r\).
Jumlahkan ketiga bagian: \(L = 2\pi r^2 + 2\pi r t = 2\pi r(r + t)\). Tanpa tutup (seperti gelas), cukup \(\pi r^2 + 2\pi r t\).
Tandon di komik berbentuk tabung dengan diameter 1 m dan tinggi 1,2 m. Berapa liter isinya bila penuh? Berapa galon air 19 liter yang dibutuhkan untuk mengisinya?
Jari-jari \(r = 0{,}5\) m. Luas alas \(\pi r^2 = 0{,}25\pi \approx 0{,}785\) m².
1 m³ = 1.000 L, jadi \(V \approx 942\) liter. Banyak galon: \(942 : 19 \approx 49{,}6\).
Tandon memuat ±942 liter, setara hampir 50 galon. Tebakan Dimas (5.000 liter) lebih dari lima kali terlalu besar!
Awas jebakanSamakan dulu satuannya sebelum mengalikan. Jari-jari 50 cm dan tinggi 1,2 m tidak boleh langsung dikalikan menjadi \(\pi \times 50^2 \times 1{,}2\). Ubah semuanya ke cm (atau semuanya ke m), baru hitung. Ingat juga: \(1\ \text{m}^3 = 1.000\) liter, bukan 100 liter.
21.3Limas dan kerucut: misteri sepertiga
Jika semua titik pada tepi alas dihubungkan ke satu titik puncak, kita mendapat limas (alas segi banyak) atau kerucut (alas lingkaran). Tumpeng adalah kerucut, piramida Mesir adalah limas segi empat.
Sebuah kerucut dan sebuah tabung punya jari-jari alas dan tinggi yang sama. Kerucut diisi air sampai penuh lalu dituang ke tabung. Berapa kali menuang agar tabung penuh?
2 kali, karena kerucut itu "setengah tabung".
3 kali.
4 kali.
π kali, karena alasnya lingkaran.
Jawabannya: tepat 3 kali. Kerucut tampak seperti setengah tabung, tetapi bagian dekat puncaknya sangat ramping. Irisan di tengah tinggi kerucut jari-jarinya hanya setengah, jadi luasnya cuma seperempat alas. Akibatnya isi kerucut tepat \(\tfrac13\) isi tabung. Lihat sendiri di Lab Mini berikut.
Tekan ▶ Jalankan: kerucut diisi dari keran lalu dituang ke tabung. Hitung berapa kali menuang sampai penuh. Ubah jari-jari dan tinggi sesukamu. Apakah jawabannya pernah berubah?
Untuk limas ada bukti tanpa kata yang indah: sebuah kubus bisa dibelah menjadi tiga limas yang sama persis.
Mulai dari kubus bersisi \(a\). Volumenya \(a^3\).
Pilih satu pojok sebagai puncak bersama. Tarik garis dari pojok itu ke semua pojok lain: kubus terbelah menjadi tiga limas (biru, oranye, hijau).
Uraikan ketiganya. Setiap limas beralas salah satu sisi kubus (\(a \times a\)) dan puncaknya tepat di atas salah satu pojok alas, setinggi \(a\). Ketiganya kongruen.
Tiga limas kembar mengisi satu kubus, jadi satu limas bervolume \(\tfrac13 a^3 = \tfrac13 \times a^2 \times a\), yaitu sepertiga luas alas kali tinggi.
Volume dan luas limas serta kerucutUntuk limas dan kerucut dengan luas alas \(L_a\) dan tinggi \(t\):
Luas permukaan kerucut: \(L = \pi r^2 + \pi r s\), dengan garis pelukis \(s = \sqrt{r^2 + t^2}\) (Pythagoras dari Bab 18). Luas limas = luas alas + jumlah luas segitiga sisi tegaknya.
Bukti dengan irisan tipis (untuk yang sudah kenal jumlah kuadrat)
Potong limas setinggi \(t\) menjadi \(n\) lempeng setebal \(t/n\). Lempeng ke-\(k\) dari puncak berukuran \(k/n\) kali alas, jadi luasnya \((k/n)^2 L_a\). Jumlah volume lempeng:
Untuk \(n\) yang makin besar, pecahan terakhir mendekati \(\tfrac{2}{6} = \tfrac13\). Jadi \(V = \tfrac13 L_a t\) untuk alas apa pun, termasuk lingkaran. Inilah ide awal kalkulus integral (Bab 30).
Tumpeng berbentuk kerucut dengan jari-jari alas 15 cm dan tinggi 20 cm. Berapa liter nasinya? Berapa luas selimut yang ditutup daun pisang?
Garis pelukis: \(s = \sqrt{15^2 + 20^2} = \sqrt{625} = 25\) cm (tripel 3–4–5 dikali 5).
Luas selimut: \(\pi r s = \pi \times 15 \times 25 = 375\pi \approx 1.178\) cm².
Nasinya ±4,7 liter dan daun pisangnya ±1.178 cm². Perhatikan: luas selimut memakai garis pelukis 25 cm, bukan tinggi 20 cm.
Awas jebakanLuas selimut kerucut memakai garis pelukis \(s\), bukan tinggi \(t\). Tinggi berdiri tegak di dalam kerucut, sedangkan garis pelukis menempel di kulitnya. Hitung dulu \(s = \sqrt{r^2 + t^2}\).
Matematika NusantaraTumpeng hadir dalam syukuran di banyak daerah di Indonesia. Bentuk kerucutnya sering dimaknai sebagai gunung yang menjulang. Bagi juru masak, bentuk ini juga hemat: kerucut setinggi 20 cm hanya butuh sepertiga nasi dari "tabung nasi" seukuran, tetapi tetap tampak megah karena tingginya. Cetakan tumpeng dari anyaman bambu (kukusan) pun berbentuk kerucut.
21.4Bola: kulit jeruk dan makam Archimedes
Bola adalah kumpulan semua titik di ruang yang jaraknya tepat \(r\) dari satu titik pusat. Kelereng, bola sepak, dan buah jeruk berbentuk (hampir) bola. Bola tidak punya rusuk dan tidak punya titik sudut, hanya satu sisi lengkung.
Luas dan volume bolaUntuk bola berjari-jari \(r\):
\[L = 4\pi r^2, \qquad V = \tfrac43 \pi r^3\]
Kulit bola tepat sama dengan empat lingkaran terbesarnya. Coba kupas jeruk dan susun kulitnya: potongan kulit itu cukup untuk menutup sekitar empat lingkaran seukuran jeruk!
Cara mudah mengingat: kulit diukur dengan pangkat dua (\(r^2\)), isi diukur dengan pangkat tiga (\(r^3\)). Angka di depannya: kulit "4", isi "4 per 3".
Tamu dari masa laluArchimedes dari Syrakusa (±287–212 SM) membuktikan bahwa bola yang pas di dalam tabung (tinggi tabung = diameter bola) punya volume dan luas permukaan tepat \(\tfrac23\) dari tabung itu. Ia begitu bangga sehingga meminta gambar bola di dalam tabung dipahat di makamnya. Menurut Cicero, negarawan Romawi, makam itu ia temukan kembali sekitar tahun 75 SM, tertutup semak, dan ia mengenalinya dari gambar tersebut.
Lanjut · IB & olimpiadeBola = tabung − kerucut (ide Archimedes)Letakkan setengah bola berjari-jari \(r\) di samping sebuah tabung (jari-jari \(r\), tinggi \(r\)) yang di dalamnya dilubangi kerucut terbalik (puncak di dasar). Iris keduanya pada ketinggian \(h\). Irisan setengah bola adalah lingkaran berjari-jari \(\sqrt{r^2 - h^2}\), luasnya \(\pi(r^2 - h^2)\). Irisan tabung berlubang adalah cincin dengan jari-jari luar \(r\) dan jari-jari dalam \(h\), luasnya \(\pi r^2 - \pi h^2\). Sama di setiap ketinggian! Menurut prinsip Cavalieri volumenya sama:
\[V_{\frac12\text{bola}} = \pi r^2 \cdot r - \tfrac13 \pi r^2 \cdot r = \tfrac23 \pi r^3 \quad\Longrightarrow\quad V_{\text{bola}} = \tfrac43 \pi r^3.\]
Bola sepak berjari-jari ±11 cm. Berapa luas kulitnya dan berapa liter udara di dalamnya?
Dalam liter: \(5.575 : 1.000 \approx 5{,}6\) liter.
Kulitnya ±1.520 cm² dan isinya ±5,6 liter udara, hampir sama dengan isi empat botol air mineral 1,5 liter.
Matematika NusantaraDi tiga teras melingkar paling atas Candi Borobudur berdiri 72 stupa berterawang (32, 24, dan 16 buah), mengelilingi satu stupa induk yang besar. Bentuk stupa mirip lonceng: kira-kira setengah bola di atas alas, dengan puncak meruncing. Arsitek modern memakai rumus bangun gabungan (setengah bola + tabung + kerucut) untuk memperkirakan volume batu dalam bangunan seperti ini. Bedug di masjid juga contoh tabung: kulit penutupnya berupa lingkaran dengan luas \(\pi r^2\).
Bangun
Luas permukaan
Volume
Kubus (rusuk \(s\))
\(6s^2\)
\(s^3\)
Balok
\(2(pl + pt + lt)\)
\(plt\)
Prisma
\(2L_a + K_a \times t\)
\(L_a \times t\)
Tabung
\(2\pi r^2 + 2\pi r t\)
\(\pi r^2 t\)
Limas
\(L_a\) + luas sisi-sisi tegak
\(\tfrac13 L_a \times t\)
Kerucut
\(\pi r^2 + \pi r s\)
\(\tfrac13 \pi r^2 t\)
Bola
\(4\pi r^2\)
\(\tfrac43 \pi r^3\)
(\(L_a\) = luas alas, \(K_a\) = keliling alas, \(s\) = garis pelukis.)
21.5Bangun gabungan dan perbesaran: k, k², k³
Benda nyata jarang berbentuk satu bangun saja. Es krim kerucut adalah kerucut + setengah bola. Kapsul obat adalah tabung + dua setengah bola. Kuncinya: pecah menjadi bangun-bangun dasar, hitung masing-masing, lalu jumlahkan (atau kurangkan untuk bagian yang berlubang).
Cone es krim berbentuk kerucut dengan jari-jari 3 cm dan tinggi 10 cm, terisi penuh, lalu di atasnya ada satu sendok es krim berbentuk setengah bola berjari-jari 3 cm. Berapa volume es krim seluruhnya?
Volume es krim \(48\pi \approx 150{,}8\) cm³ (±151 mL). Menyimpan \(\pi\) sampai akhir membuat hitungan rapi dan tepat.
Semua rusuk sebuah kubus diperpanjang menjadi 2 kali semula. Volumenya menjadi berapa kali semula?
2 kali.
4 kali.
6 kali.
8 kali.
Jawabannya: 8 kali. Kubus bersisi 2 tersusun atas \(2 \times 2 \times 2 = 8\) kubus bersisi 1. Panjang dikali 2 di tiga arah sekaligus, jadi volume dikali \(2^3 = 8\). Luas permukaannya hanya dikali \(2^2 = 4\).
Geser \(k\) dan bandingkan tiga batang di kiri: panjang tumbuh ×k, luas ×k², volume ×k³. Lalu tekan 🎨 Cat lalu potong: kubus besar dicat di semua sisi, kemudian dipotong menjadi kubus satuan. Pakai slider Urai dan pilihan Tampilkan untuk menghitung kubus yang 3, 2, 1, dan 0 sisinya bercat.
Sifat perbesaran (bangun sebangun)Jika semua ukuran panjang sebuah bangun dikali faktor skala \(k\), maka
Sifat ini berlaku untuk bangun apa pun (tumpeng, galon, patung), selama bentuknya sebangun.
Seret titik magenta di sepanjang kurva volume. Cari nilai \(k\) yang membuat volume tepat 8 kali, lalu 27 kali. Apa yang terjadi pada ketiga kurva saat \(k < 1\)?
Tumpeng mini setinggi 10 cm butuh 0,5 liter nasi dan 300 cm² daun pisang. Untuk acara desa dibuat tumpeng sebangun setinggi 30 cm. Berapa nasi dan daun pisang yang dibutuhkan?
Faktor skala \(k = 30 : 10 = 3\).
Daun pisang (luas): \(300 \times 3^2 = 2.700\) cm².
Tingginya hanya 3 kali, tetapi nasinya 27 kali: 13,5 liter! Daun pisangnya 9 kali: 2.700 cm².
"Kalau semua rusuk dijadikan 2 kali, volumenya juga 2 kali."
Volume menjadi \(2^3 = 8\) kali, karena panjang, lebar, dan tinggi masing-masing dikali 2. Luas permukaannya menjadi \(2^2 = 4\) kali.
"Bangun yang kulitnya lebih luas pasti isinya lebih banyak."
Balok 1 × 1 × 20 cm luasnya 82 cm² tetapi isinya 20 cm³. Kubus bersisi 3 cm luasnya hanya 54 cm², tetapi isinya 27 cm³.
"Volume kerucut itu setengah volume tabung."
Sepertiga! Kerucut sangat ramping di dekat puncak. Tiga kerucut penuh tepat mengisi satu tabung yang alas dan tingginya sama.
Lanjut · IB & olimpiadeKaleng paling hemat bahanPabrik ingin membuat kaleng tertutup bervolume \(V\) dengan bahan seminimal mungkin. Dari \(V = \pi r^2 t\) diperoleh \(t = V/(\pi r^2)\), sehingga luas bahannya
\[L(r) = 2\pi r^2 + 2\pi r t = 2\pi r^2 + \frac{2V}{r}.\]
Jari-jari kecil membuat kaleng tinggi dengan selimut luas; jari-jari besar membuat tutup yang lebar. Dengan turunan, \(L'(r) = 4\pi r - 2V/r^2 = 0\) memberi \(r^3 = \dfrac{V}{2\pi}\). Akibatnya \(t = \dfrac{V}{\pi r^2} = \dfrac{2\pi r^3}{\pi r^2} = 2r\): kaleng paling hemat tingginya sama dengan diameternya. Kaleng minuman di toko lebih langsing karena alasan lain, misalnya tutup yang lebih tebal dan mudah digenggam.
Seret titik ungu menuruni lembah kurva magenta. Di titik terendah, berapa perbandingan \(t : r\)? Ubah \(V\): apakah perbandingannya ikut berubah?
21.6Rumus Euler: T − R + S = 2
Bangun ruang yang semua sisinya datar (segi banyak) disebut polihedron. Kubus, prisma, dan limas adalah polihedron; tabung, kerucut, dan bola bukan, karena punya sisi lengkung. Hitunglah titik sudut (\(T\)), rusuk (\(R\)), dan sisi (\(S\)) sebuah kubus: \(8 - 12 + 6 = 2\). Prisma segitiga: \(6 - 9 + 5 = 2\). Kebetulan?
Pilih bangun dan ubah \(n\). Seret untuk memutar, nyalakan nomor titik sudut, lalu hitung sendiri sebelum membaca angka di panel. Bisakah kamu menemukan bangun yang membuat \(T - R + S\) bukan 2?
Rumus Euler untuk polihedronUntuk setiap polihedron konveks (tidak berlubang dan tidak cekung) dengan \(T\) titik sudut, \(R\) rusuk, dan \(S\) sisi berlaku
\[T - R + S = 2\]
Di buku berbahasa Inggris rumus ini ditulis \(V - E + F = 2\) (vertices, edges, faces).
Polihedron
T
R
S
T − R + S
Kubus / balok
8
12
6
2
Prisma segitiga
6
9
5
2
Limas segi empat
5
8
5
2
Tetrahedron (limas segitiga)
4
6
4
2
Oktahedron
6
12
8
2
Dodekahedron
20
30
12
2
Ikosahedron
12
30
20
2
Prisma segi-\(n\)
\(2n\)
\(3n\)
\(n + 2\)
2
Limas segi-\(n\)
\(n + 1\)
\(2n\)
\(n + 1\)
2
Bola sepak klasik dijahit dari 12 segi lima dan 20 segi enam. Berapa banyak rusuk (jahitan) dan titik sudutnya? Apakah rumus Euler berlaku?
Banyak sisi: \(S = 12 + 20 = 32\).
Setiap jahitan dipakai bersama oleh dua potongan: \(R = \dfrac{12 \times 5 + 20 \times 6}{2} = \dfrac{180}{2} = 90\).
Di setiap titik sudut bertemu tiga potongan: \(T = \dfrac{180}{3} = 60\).
Cek Euler: \(T - R + S = 60 - 90 + 32 = 2\). ✓
Ada 90 jahitan dan 60 titik sudut. Lebih hebat lagi: dari rumus Euler bisa dibuktikan bahwa bola yang dijahit hanya dari segi lima dan segi enam (tiga potongan di tiap titik) selalu memakai tepat 12 segi lima!
Tamu dari masa laluLeonhard Euler (1707–1783), matematikawan Swiss yang tetap produktif bahkan setelah kehilangan penglihatannya, menulis hubungan \(T - R + S = 2\) dalam suratnya kepada Christian Goldbach sekitar tahun 1750. Rumus sederhana ini menjadi salah satu benih topologi, cabang matematika yang mempelajari sifat bangun yang tidak berubah walaupun bangunnya ditekuk atau diregangkan.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa bangun Platon hanya ada lima?Bangun Platon adalah polihedron yang semua sisinya segi-\(p\) beraturan yang sama, dengan \(q\) sisi bertemu di setiap titik sudut (\(p, q \ge 3\)). Setiap rusuk dimiliki dua sisi dan menghubungkan dua titik sudut, jadi \(pS = 2R\) dan \(qT = 2R\). Masukkan ke rumus Euler:
\[\frac{2R}{q} - R + \frac{2R}{p} = 2 \quad\Longrightarrow\quad \frac1p + \frac1q = \frac12 + \frac1R > \frac12.\]
Pasangan \((p, q)\) yang memenuhi hanya \((3,3), (3,4), (4,3), (3,5), (5,3)\): tetrahedron, oktahedron, kubus, ikosahedron, dan dodekahedron. Tidak mungkin ada yang keenam!
🍚
Tumpeng
Kerucut nasi: volumenya menentukan banyak beras yang dimasak, luas selimutnya menentukan banyak daun dan lauk penghias.
🛢️
Tandon air
Tandon tabung 1.000 liter di atap rumah dipilih dari hitungan \(\pi r^2 t\) dan kebutuhan air harian keluarga.
🥛
Kemasan susu kotak
Pabrik memilih ukuran balok yang memuat 200 mL dengan karton sesedikit mungkin, karena luas permukaan berarti biaya.
🥁
Bedug masjid
Badan bedug berbentuk tabung; luas kulit penutupnya \(\pi r^2\), dan isinya ikut menentukan dalamnya dentuman.
🛕
Stupa Borobudur
Stupa berbentuk lonceng dapat didekati sebagai bangun gabungan setengah bola, tabung, dan kerucut.
🧊
Es serut vs balok es
Es serut cepat mencair karena perbandingan luas terhadap volume sangat besar (ingat \(6/k\) pada kubus).
Volume kubus yang rusuknya 4 cm adalah…
16 cm³
48 cm³
64 cm³
96 cm³
\(V = 4^3 = 64\) cm³. Angka 16 adalah luas satu sisi, dan 96 adalah luas permukaan (\(6 \times 16\)).
Kerucut dan tabung memiliki jari-jari alas dan tinggi yang sama. Volume tabung 90 cm³. Volume kerucut adalah…
Jari-jari sebuah bola dijadikan 3 kali semula. Volumenya menjadi…
3 kali
6 kali
9 kali
27 kali
Volume sebanding dengan \(r^3\), jadi menjadi \(3^3 = 27\) kali. Angka 9 adalah perubahan luas permukaannya.
22
Bab 22 · Geometri & Pengukuran
Sebangun & Bertransformasi: dari Bayangan Pohon sampai Motif Batik
Bagaimana mengukur tinggi pohon kelapa tanpa memanjatnya? Mengapa motif kawung tetap tampak sama setelah diputar? Dua rahasia ini ternyata bersaudara: bangun yang digeser, dicerminkan, diputar, atau diperbesar.
Setelah bab ini, kamu bisa
membedakan bangun kongruen dan sebangun, lalu menghitung faktor skala beserta pengaruhnya pada luas dan volume;
memakai syarat kesebangunan segitiga untuk mencari panjang yang belum diketahui, termasuk tinggi benda dari bayangannya;
menentukan bayangan titik dan bangun oleh translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi;
menyusun komposisi transformasi dan mengenali simetri pada motif batik dan tenun.
Pohon Kelapa yang Tak Perlu Dipanjat Komik · 4 panel
Sore hari di kebun kelapa Pak RT
DimasBerapa tinggi pohon kelapa ini? Aku panjat saja sambil membawa meteran!
AyuJangan! Ingat teka-teki kemarin: ukur pakai bayangan, bukan dipanjat.
Kak LintangTak perlu memanjat. Tongkat 1 m ini bayangannya 80 cm. Bayangan pohon itu kita ukur: 9,6 m.
AHA!
AyuSinar matahari sejajar, jadi segitiga tongkat dan segitiga pohon sebangun! 9,6 : 0,8 = 12, berarti tingginya 12 × 1 m = 12 m.
Tiba-tiba Ancil melompat dari balik semak…
AncilTrik Thales: tunggu saat bayanganmu sama panjang dengan tinggimu. Saat itu, panjang bayangan pohon = tinggi pohon!
DimasJadi cukup menunggu jam yang pas… lalu mengukur tanah!
Dimas memfotokopi gambar peta berukuran 10 cm × 15 cm dengan perbesaran 200%. Luas gambar hasil fotokopinya menjadi berapa kali luas semula?
2 kali, sesuai angka 200%.
4 kali.
200 kali.
Tetap sama, hanya tampak lebih besar.
Jawabannya: 4 kali. Perbesaran 200% artinya setiap panjang dikali 2, jadi gambar menjadi 20 cm × 30 cm. Luasnya \(600\) cm², padahal semula \(150\) cm²: empat kali lipat! Panjang dikali \(k\), luas dikali \(k^2\). Itulah sebabnya tombol mesin fotokopi untuk A4 ke A3 (kertas yang luasnya dua kali) bertuliskan 141%, bukan 200%.
22.1Kongruen dan sebangun
Ambil dua keping ubin dari dus yang sama, lalu tumpuk keduanya: pas sekali, tidak ada yang menonjol. Sekarang bandingkan pas foto 3 × 4 milikmu dengan foto yang sama yang dicetak 6 × 8. Wajahnya sama, senyumnya sama, hanya ukurannya berbeda. Dua pengalaman sehari-hari ini punya nama dalam matematika.
DefinisiDua bangun disebut kongruen (lambang \(\cong\)) jika bentuk dan ukurannya sama persis, sehingga yang satu dapat menutupi yang lain setelah digeser, diputar, atau dibalik. Dua bangun disebut sebangun (lambang \(\sim\)) jika bentuknya sama, sedangkan ukurannya boleh berbeda: sudut-sudut yang bersesuaian sama besar dan sisi-sisi yang bersesuaian sebanding. Perbandingan sisi bayangan terhadap sisi asli disebut faktor skala \(k\).
Segitiga kiri yang satu adalah cerminan yang lain, tetapi tetap kongruen. Segitiga tengah sebangun karena semua sisinya dikali 2. Dua persegi panjang kanan sama-sama bersudut 90°, tetapi tidak sebangun.
Gampangnya: sebangun itu seperti foto yang diperbesar atau diperkecil. Kalau hasilnya tampak gepeng atau melar, berarti tidak sebangun. Kongruen itu seperti dua kue dari cetakan yang sama: kembar persis.
Sifat faktor skalaJika dua bangun sebangun dengan faktor skala \(k\), maka
setiap panjang (sisi, keliling, tinggi) dikali \(k\);
setiap luas dikali \(k^2\);
setiap volume (untuk bangun ruang) dikali \(k^3\).
Alasannya sederhana: persegi satuan \(1 \times 1\) menjadi \(k \times k\), dan kubus satuan menjadi \(k \times k \times k\). Bangun sebangun dengan \(k = 1\) adalah bangun kongruen.
Foto berukuran 4 cm × 6 cm dicetak ulang sehingga lebarnya menjadi 10 cm, tanpa ada bagian yang terpotong atau melar. Berapa tinggi foto barunya?
Agar tidak melar, foto baru harus sebangun dengan foto lama. Faktor skalanya \(k = \dfrac{10}{4} = 2{,}5\).
Tinggi juga dikali \(k\): \(6 \times 2{,}5 = 15\) cm.
Foto baru berukuran 10 cm × 15 cm. Luasnya \(150\) cm², yaitu \(2{,}5^2 = 6{,}25\) kali luas foto lama (\(24\) cm²).
Awas jebakanUntuk segi empat, sudut yang sama besar belum menjamin sebangun. Persegi 3 × 3 dan persegi panjang 3 × 6 sama-sama bersudut 90°, tetapi bentuknya jelas berbeda. Sebaliknya, belah ketupat bersisi 5 dan persegi bersisi 5 punya sisi sebanding, tetapi sudutnya berbeda. Pada segi empat, kedua syarat (sudut sama dan sisi sebanding) harus dicek. Segitiga lebih istimewa, seperti yang akan kamu lihat berikutnya.
22.2Syarat dua segitiga sebangun
Ayu menggambar segitiga bersudut 40°, 60°, dan 80° dengan sisi terpendek 3 cm. Dimas menggambar segitiga dengan sudut yang sama, tetapi sisi terpendeknya 30 cm. Apa hubungan kedua segitiga itu?
Kongruen, karena ketiga sudutnya sama.
Sebangun dengan faktor skala 10, tetapi tidak kongruen.
Tidak sebangun, karena ukurannya jauh berbeda.
Belum bisa ditentukan sebelum semua sisinya diukur.
Jawabannya: sebangun, tidak kongruen. Pada segitiga, cukup dua pasang sudut yang sama (sudut ketiga pasti ikut sama karena jumlahnya 180°) untuk menjamin kedua segitiga sebangun. Sudut menentukan bentuk, bukan ukuran. Jadi sisi-sisi segitiga Dimas otomatis 10 kali sisi segitiga Ayu.
Syarat kesebangunan dan kekongruenan segitigaDua segitiga sebangun jika memenuhi salah satu syarat berikut.
Sd-Sd (sudut-sudut): dua pasang sudut yang bersesuaian sama besar.
S-S-S sebanding: ketiga pasang sisi yang bersesuaian sebanding, \(\dfrac{a'}{a} = \dfrac{b'}{b} = \dfrac{c'}{c} = k\).
S-Sd-S: dua pasang sisi sebanding dan sudut yang diapitnya sama besar.
Dua segitiga kongruen jika memenuhi S-S-S, S-Sd-S, Sd-S-Sd, atau Sd-Sd-S dengan sisi yang sama panjang (faktor skala 1).
Yang diketahui sama/sebanding
Cukup untuk sebangun?
Cukup untuk kongruen?
Dua pasang sudut
✔ ya (Sd-Sd)
✘ belum, ukuran bisa beda
Tiga pasang sisi
✔ jika sebanding
✔ jika sama panjang (S-S-S)
Dua sisi + sudut apitnya
✔ jika sisinya sebanding
✔ jika sisinya sama (S-Sd-S)
Dua sisi + sudut yang tidak diapit
✘ tidak selalu
✘ tidak selalu (bisa ada dua segitiga berbeda)
Ada dua "pola" yang sangat sering muncul. Pada pola A, garis yang sejajar alas memotong segitiga besar menjadi segitiga kecil di puncaknya. Pada pola X, dua garis berpotongan di antara dua ruas yang sejajar, seperti jam pasir.
Pada pola A, sudut \(A\) dimiliki bersama dan sudut-sudut sehadap sama besar. Pada pola X, sudut di \(C\) bertolak belakang dan sudut-sudut dalam berseberangan sama besar. Keduanya memenuhi Sd-Sd.
Teorema garis sejajar (proporsi)Jika \(DE \parallel BC\) dengan \(D\) pada \(AB\) dan \(E\) pada \(AC\), maka
\[\frac{AD}{AB} = \frac{AE}{AC} = \frac{DE}{BC} \qquad\text{dan juga}\qquad \frac{AD}{DB} = \frac{AE}{EC}.\]
Bukti dengan luas (gaya Euclid)
Tulis \([XYZ]\) untuk luas segitiga \(XYZ\). Segitiga \(ADE\) dan \(BDE\) punya puncak yang sama, yaitu \(E\), dengan alas \(AD\) dan \(DB\) pada satu garis, jadi tingginya sama: \(\dfrac{[ADE]}{[BDE]} = \dfrac{AD}{DB}\). Dengan cara yang sama (puncak \(D\)): \(\dfrac{[ADE]}{[CDE]} = \dfrac{AE}{EC}\).
Segitiga \(BDE\) dan \(CDE\) beralas sama, yaitu \(DE\), dan puncaknya \(B\) serta \(C\) terletak pada garis yang sejajar \(DE\), sehingga tingginya sama: \([BDE] = [CDE]\). Akibatnya \(\dfrac{AD}{DB} = \dfrac{AE}{EC}\). ∎
Trik Kak LintangTulisan \(\triangle ABC \sim \triangle PQR\) itu peta harta karun! Urutan hurufnya menunjukkan pasangan: \(A \leftrightarrow P\), \(B \leftrightarrow Q\), \(C \leftrightarrow R\). Jadi sisi \(AB\) berpasangan dengan \(PQ\), dan \(BC\) dengan \(QR\). Untuk menyusun perbandingan, tutup saja huruf yang sama posisinya: \(\dfrac{PQ}{AB} = \dfrac{QR}{BC} = \dfrac{PR}{AC}\).
Awas jebakanPasangan sisi ditentukan oleh sudut, bukan oleh posisi pada gambar. Pada pola X, segitiga kecil sering tampak terbalik, sehingga sisi yang di atas berpasangan dengan sisi yang di bawah. Pada pola A, bandingkan \(AD\) dengan \(AB\) (sisi utuh), bukan dengan \(DB\) (potongannya).
Rangka atap berbentuk segitiga \(ABC\) dengan alas \(BC = 8\) m. Sebuah balok mendatar \(DE\) dipasang sejajar \(BC\), dengan \(D\) pada \(AB\), \(E\) pada \(AC\), \(AD = 2\) m, dan \(AB = 5\) m. Berapa panjang balok \(DE\)?
Faktor skala dari segitiga besar ke kecil: \(k = \dfrac{AD}{AB} = \dfrac{2}{5} = 0{,}4\).
\(DE = 0{,}4 \times BC = 0{,}4 \times 8 = 3{,}2\) m.
Balok \(DE\) panjangnya 3,2 m. Tukang kayu memakai perbandingan ini untuk memotong kayu sebelum naik ke atap.
Lanjut · IB & olimpiadeTiga segitiga sebangun dalam satu segitiga siku-sikuPada segitiga \(ABC\) yang siku-siku di \(C\), tarik garis tinggi \(CD\) ke sisi miring \(AB\). Terbentuk tiga segitiga yang saling sebangun: \(\triangle ACB \sim \triangle ADC \sim \triangle CDB\) (semuanya siku-siku dan berbagi satu sudut lancip). Dari kesebangunan itu diperoleh
\[CD^2 = AD \cdot DB, \qquad AC^2 = AD \cdot AB, \qquad BC^2 = BD \cdot BA.\]
Jumlahkan dua rumus terakhir: \(AC^2 + BC^2 = AB\,(AD + DB) = AB^2\). Inilah bukti Teorema Pythagoras (Bab 18) yang hanya memakai kesebangunan! Rumus pertama mengatakan bahwa garis tinggi adalah rataan geometrik kedua potongan sisi miring.
22.3Mengukur tinggi dengan bayangan
Kembali ke kebun Pak RT. Matahari sangat jauh, sehingga sinar-sinarnya yang sampai ke Bumi praktis sejajar. Akibatnya, pada saat yang sama, setiap benda tegak membentuk segitiga dengan bayangannya, dan semua segitiga itu sebangun. Lihat langkah demi langkah:
Pohon dan tongkat setinggi 1,5 m berdiri tegak. Bayangan pohon 8 m, bayangan tongkat 2 m. Berapa tinggi pohon \(t\)?
Benda tegak, bayangannya, dan sinar matahari membentuk segitiga siku-siku, baik untuk pohon maupun untuk tongkat.
Sinar matahari datang sejajar, jadi sudut elevasi \(\alpha\) di ujung kedua bayangan sama besar. Siku-siku sama, \(\alpha\) sama: kedua segitiga sebangun (Sd-Sd).
Geser segitiga tongkat ke ujung bayangan pohon. Ia pas berada di pojok segitiga besar, seperti miniaturnya.
Sisi-sisi yang bersesuaian sebanding: \(\dfrac{t}{1{,}5} = \dfrac{8}{2}\), jadi \(t = 1{,}5 \times 4 = 6\) m. Tanpa memanjat!
Seret matahari naik-turun (atau geser slider). Bayangan memanjang saat matahari rendah, tetapi perbandingan bayangan benda : bayangan tongkat tidak pernah berubah. Pakai angka di bawah kanvas untuk menghitung tinggi benda, lalu matikan "Rahasiakan" untuk mengecek. Coba juga tombol Jam Thales!
Pada suatu sore di Lapangan Monas, bayangan Ayu (tinggi 1,5 m) sepanjang 2 m, sedangkan bayangan Monas sepanjang 176 m. Berapa tinggi Monas?
Pada saat yang sama, segitiga Ayu–bayangan dan segitiga Monas–bayangan sebangun.
Faktor skala \(k = \dfrac{176}{2} = 88\).
Tinggi Monas \(= 88 \times 1{,}5 = 132\) m.
Monas setinggi ±132 m, termasuk lidah apinya. Cukup dengan meteran dan sedikit matematika!
Hari mendung, tidak ada bayangan. Dimas meletakkan cermin kecil mendatar di tanah, 15 m dari pangkal tiang bendera. Ia mundur sampai melihat puncak tiang tepat di tengah cermin; saat itu kakinya 2,4 m dari cermin. Mata Dimas 1,6 m di atas tanah. Berapa tinggi tiang?
Cahaya dari puncak tiang memantul di cermin ke mata Dimas. Sudut datang sama dengan sudut pantul, sehingga dua segitiga siku-siku di kiri dan kanan cermin sebangun (Sd-Sd).
\(\dfrac{T}{15} = \dfrac{1{,}6}{2{,}4}\).
\(T = 15 \times \dfrac{1{,}6}{2{,}4} = 10\) m.
Tiang bendera setinggi 10 m. Cobalah sendiri di halaman sekolah: cara ini bekerja walaupun matahari bersembunyi.
Tamu dari masa laluThales dari Miletus (±624–546 SM) konon mengukur tinggi Piramida Agung Mesir dengan bayangan. Menurut kisah yang dicatat penulis Yunani berabad-abad kemudian, ia menunggu saat panjang bayangan tubuhnya sama dengan tinggi badannya, lalu mengukur bayangan piramida. Versi lain menyebut ia memakai tongkat dan perbandingan, persis seperti cara di bab ini. Beberapa abad kemudian, Eratosthenes memakai bayangan untuk memperkirakan keliling Bumi!
22.4Translasi dan refleksi
Sekarang kita membuat bangun bergerak. Aturan yang memindahkan setiap titik bidang ke titik lain disebut transformasi geometri. Titik asal disebut benda (atau prapeta), titik hasilnya disebut bayangan dan diberi tanda aksen: \(A \mapsto A'\).
Definisi: translasiTranslasi (pergeseran) oleh \(T = \begin{pmatrix} a \\ b \end{pmatrix}\) memindahkan setiap titik sejauh \(a\) satuan mendatar dan \(b\) satuan tegak:
\[(x, y) \;\mapsto\; (x + a,\; y + b).\]
\(a > 0\) berarti ke kanan, \(a < 0\) ke kiri, \(b > 0\) ke atas, \(b < 0\) ke bawah.
Geser slider \(a\) dan \(b\), lalu seret titik \(P\) ke mana saja. Semua panah selalu sejajar dan sama panjang. Bentuk dan ukuran segitiga tidak berubah sedikit pun: hasil translasi selalu kongruen dengan bendanya.
Segitiga \(ABC\) dengan \(A(1, 2)\), \(B(4, 2)\), dan \(C(2, 5)\) ditranslasi oleh \(T = \begin{pmatrix} -3 \\ 1 \end{pmatrix}\). Tentukan koordinat bayangannya.
Tambahkan \(-3\) pada setiap koordinat-\(x\) dan \(1\) pada setiap koordinat-\(y\).
\(A'(-2, 3)\), \(B'(1, 3)\), \(C'(-1, 6)\): segitiga bergeser 3 satuan ke kiri dan 1 satuan ke atas.
Refleksi (pencerminan) bekerja seperti cermin datar. Bayangan setiap titik berada di seberang cermin dengan jarak yang sama: garis yang menghubungkan titik dan bayangannya tegak lurus cermin dan dibagi dua sama panjang oleh cermin. Titik yang terletak tepat pada cermin tidak berpindah.
Cermin
Bayangan \((x, y)\)
Contoh: \((3, 1)\)
sumbu-\(x\)
\((x, -y)\)
\((3, -1)\)
sumbu-\(y\)
\((-x, y)\)
\((-3, 1)\)
garis \(y = x\)
\((y, x)\)
\((1, 3)\)
garis \(y = -x\)
\((-y, -x)\)
\((-1, -3)\)
garis \(x = h\)
\((2h - x, y)\)
\(h = 5\): \((7, 1)\)
garis \(y = k\)
\((x, 2k - y)\)
\(k = 2\): \((3, 3)\)
titik asal \(O\)
\((-x, -y)\)
\((-3, -1)\)
Ganti nomor cermin 1–7 dan baca aturannya di label. Seret titik \(P\) sampai tepat berada di cermin: apa yang terjadi pada \(P'\)? Perhatikan juga urutan \(A \to B \to C\) pada cermin garis (nomor 1–6): pada benda berlawanan arah jarum jam, pada bayangan searah jarum jam. Cermin garis membalik arah hadap; cermin titik \(O\) (nomor 7) tidak, karena sama dengan rotasi 180°.
Sebuah segitiga dicerminkan terhadap garis \(x = 1\), lalu hasilnya dicerminkan lagi terhadap garis \(x = 4\). Hasil akhirnya sama dengan…
translasi 3 satuan ke kanan.
translasi 6 satuan ke kanan.
kembali ke posisi semula.
rotasi 180°.
Jawabannya: translasi 6 satuan ke kanan. Cermin pertama: \(x \mapsto 2 - x\). Cermin kedua: \(2 - x \mapsto 8 - (2 - x) = x + 6\). Setiap titik bergeser \(6 = 2 \times 3\) satuan, yaitu dua kali jarak antarcermin. Dua kali membalik arah hadap berarti kembali menghadap semula, jadi hasilnya pergeseran biasa.
Mengapa dua cermin sejajar selalu menghasilkan translasi?
Letakkan cermin pada garis \(x = h_1\) dan \(x = h_2\). Cermin pertama: \(x \mapsto 2h_1 - x\). Cermin kedua: \(2h_1 - x \mapsto 2h_2 - (2h_1 - x) = x + 2(h_2 - h_1)\). Koordinat-\(y\) tidak berubah. Jadi hasilnya translasi sejauh \(2(h_2 - h_1)\), dua kali jarak antarcermin, dengan arah dari cermin pertama ke cermin kedua. ∎
22.5Rotasi
Jarum jam, kincir angin, dan roda motor melakukan rotasi (perputaran). Rotasi ditentukan oleh tiga hal: pusat \(P\), besar sudut \(\alpha\), dan arah. Dalam matematika, sudut positif berarti berlawanan arah jarum jam. Setiap titik berputar mengelilingi pusat dan jaraknya ke pusat tidak berubah.
Titik \(P(4, 2)\): dari \(O\), jalan 4 satuan ke kanan (oranye), lalu 2 satuan ke atas (biru).
Putar seluruh jalur itu \(90^\circ\) berlawanan arah jarum jam dengan pusat \(O\). Panjang setiap ruas tidak berubah.
Ruas oranye kini menunjuk ke atas (4 satuan) dan ruas biru menunjuk ke kiri (2 satuan). Titik \(P\) bergerak sepanjang busur lingkaran.
Jadi \(P'(-2, 4)\). Aturannya: \((x, y) \mapsto (-y, x)\). Tukar koordinatnya, lalu beri tanda negatif pada yang baru di depan.
Aturan rotasi dengan pusat \(O(0, 0)\)
\(90^\circ\) (berlawanan arah jarum jam): \((x, y) \mapsto (-y, x)\)
\(180^\circ\) (setengah putaran, arah mana pun): \((x, y) \mapsto (-x, -y)\)
Untuk pusat \(P(a, b)\): geser dulu sehingga \(P\) menjadi titik asal, putar, lalu geser kembali. Contohnya untuk \(90^\circ\): \((x, y) \mapsto \big(a - (y - b),\; b + (x - a)\big)\).
Trik Kak LintangLupa aturan rotasi? Gambar titiknya di kertas berpetak, tusuk pusatnya dengan pensil, lalu putar kertasnya seperempat putaran. Atau hafalkan mantra "tukar, lalu negatifkan yang di depan" untuk \(90^\circ\). Cek cepat: rotasi \(90^\circ\) dua kali harus sama dengan \(180^\circ\). Benar: \((x, y) \mapsto (-y, x) \mapsto (-x, -y)\). ✓
Tekan ▶ Jalankan untuk memutar segitiga terus-menerus, lalu seret pusat putar ke tempat lain. Busur putus-putus adalah lintasan titik \(A\): selalu bagian dari lingkaran yang berpusat di pusat putar. Coba cari sudut yang membuat \(A'\) tepat di sumbu-\(y\)!
Ujung baling-baling berada di \(P(5, 3)\). Baling-baling berputar \(90^\circ\) berlawanan arah jarum jam dengan pusat \(C(2, 1)\). Di mana posisi ujungnya sekarang?
Geser agar pusat menjadi titik asal: \(P - C = (5 - 2,\; 3 - 1) = (3, 2)\).
Ujung baling-baling berada di \(P'(0, 4)\). Cek: \(CP = CP' = \sqrt{13}\), jaraknya ke pusat tetap.
Awas jebakanRotasi bersudut positif berarti berlawanan arah jarum jam, bukan searah. Ini kebalikan dari gerak jarum jam yang biasa kita lihat. Jadi \(R[O, 90^\circ]\) memindahkan \((1, 0)\) ke \((0, 1)\), naik ke atas, bukan turun ke \((0, -1)\).
22.6Dilatasi dan komposisi transformasi
Translasi, refleksi, dan rotasi tidak mengubah ukuran. Untuk memperbesar atau memperkecil, kita butuh dilatasi. Bayangkan proyektor di kelas: cahaya memancar dari lampu (pusat), dan gambar di layar adalah perbesaran gambar pada slide.
Definisi: dilatasiDilatasi dengan pusat \(P(a, b)\) dan faktor skala \(k\), ditulis \(D[P, k]\), memetakan setiap titik \(X\) ke \(X'\) pada garis \(PX\) sehingga \(\overrightarrow{PX'} = k\,\overrightarrow{PX}\):
\[x' = a + k(x - a), \qquad y' = b + k(y - b).\]
Jika pusatnya \(O\), cukup \((x, y) \mapsto (kx, ky)\). Untuk \(k > 1\) bangun diperbesar, untuk \(0 < k < 1\) diperkecil, dan untuk \(k < 0\) bayangan berada di seberang pusat dalam posisi terbalik.
Ubah \(k\) dari 3 turun sampai \(-3\). Garis putus-putus dari pusat selalu melewati titik dan bayangannya. Perhatikan luas: saat \(k = 2\), luas bayangan 4 kali; saat \(k = -1\), bayangan terbalik, tetapi ukurannya sama. Seret pusatnya ke dalam segitiga juga!
Transformasi dapat dikerjakan berturut-turut. Hasilnya disebut komposisi transformasi, ditulis \(T_2 \circ T_1\) untuk "kerjakan \(T_1\) dulu, lalu \(T_2\)". Komposisi yang paling mengejutkan adalah dua pencerminan.
Dua cermin berpotongan di \(O\) dengan sudut \(\theta\): hasilnya rotasi berpusat \(O\) sebesar \(2\theta\).
Translasi, refleksi, rotasi, dan komposisinya disebut isometri: jarak tidak berubah, jadi bayangannya selalu kongruen dengan bendanya. Jika dilatasi ikut dilibatkan, bayangannya sebangun dengan bendanya.
Segitiga hijau dicerminkan terhadap \(\ell_1\) (bayangan pucat), lalu terhadap \(\ell_2\) (oranye). Putar kedua cermin bersama-sama dengan sudut antarcermin tetap: hasil akhirnya tidak berubah! Yang menentukan hanyalah sudut antarcermin.
Transformasi
Bayangan \((x, y)\)
Ukuran
Bentuk
Arah hadap
Translasi \(T(a, b)\)
\((x + a, y + b)\)
tetap
tetap
tetap
Refleksi (contoh: sumbu-\(y\))
\((-x, y)\)
tetap
tetap
terbalik
Rotasi \(R[O, 90^\circ]\)
\((-y, x)\)
tetap
tetap
tetap
Dilatasi \(D[O, k]\)
\((kx, ky)\)
dikali \(|k|\)
tetap
tetap
Titik \(A(3, -1)\). (a) Cerminkan terhadap sumbu-\(y\), lalu dilatasi \(D[O, 2]\). Bandingkan dengan urutan terbalik. (b) Lakukan hal yang sama untuk pencerminan terhadap sumbu-\(y\) dan translasi \(T(2, 0)\).
Pada (a), keduanya "berpusat" di \(O\) sehingga dapat bertukar urutan. Pada (b), translasi memindahkan titik ke sisi cermin yang lain sebelum dicerminkan.
Urutan komposisi umumnya penting. Ada pasangan yang dapat ditukar (komutatif), tetapi jangan mengandalkannya tanpa mengecek.
Awas jebakanUrutan komposisi transformasi itu penting. Notasi \(T_2 \circ T_1\) dibaca dari kanan: \(T_1\) dikerjakan lebih dulu. Selalu kerjakan langkah demi langkah dan tulis bayangan antaranya.
Lanjut · IB & olimpiadeTransformasi sebagai matriksRotasi, refleksi terhadap garis melalui \(O\), dan dilatasi berpusat \(O\) dapat ditulis sebagai perkalian matriks \(\begin{pmatrix} x' \\ y' \end{pmatrix} = M \begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix}\):
\[R_\alpha = \begin{pmatrix} \cos\alpha & -\sin\alpha \\ \sin\alpha & \cos\alpha \end{pmatrix},\quad C_{y=x} = \begin{pmatrix} 0 & 1 \\ 1 & 0 \end{pmatrix},\quad D_k = \begin{pmatrix} k & 0 \\ 0 & k \end{pmatrix}.\]
Komposisi "\(M_1\) lalu \(M_2\)" adalah hasil kali \(M_2 M_1\), dan urutan perkalian matriks memang tidak boleh ditukar sembarangan. Bonus: determinan matriks adalah faktor pengali luas. \(\det D_k = k^2\) (luas dikali \(k^2\)), \(\det R_\alpha = 1\) (luas tetap), dan \(\det C_{y=x} = -1\) (luas tetap, tetapi arah hadap terbalik).
Tamu dari masa laluPada 1872, matematikawan Jerman Felix Klein mengusulkan cara pandang baru yang dikenal sebagai Program Erlangen: sebuah geometri ditentukan oleh kelompok transformasi yang dianggap "tidak mengubah apa-apa". Geometri kekongruenan adalah ilmu tentang sifat yang tidak berubah oleh isometri (panjang, sudut, luas). Geometri kesebangunan mengizinkan dilatasi juga, sehingga yang tetap hanyalah sudut dan perbandingan panjang.
22.7Simetri dan pola batik
Sebuah bangun memiliki simetri jika ada transformasi (selain "diam saja") yang memetakan bangun itu tepat ke dirinya sendiri. Jika transformasinya refleksi, kita sebut simetri lipat (cermin); jika rotasi, simetri putar. Banyaknya posisi berbeda dalam satu putaran penuh yang tampak sama disebut orde simetri putar.
Coba lipat selembar kertas, gunting sebuah bentuk, lalu buka lipatannya. Bentuk yang muncul pasti punya simetri lipat: sisi kiri adalah cerminan sisi kanan. Sekarang perhatikan kipas angin berbaling-baling tiga: diputar sepertiga putaran, ia tampak sama. Itulah simetri putar berorde 3.
Matematika NusantaraBatik adalah galeri transformasi geometri. Motif kawung dari Yogyakarta dan Surakarta menyusun empat bentuk lonjong, mirip irisan buah aren, mengelilingi satu titik: simetri putar orde 4 sekaligus simetri cermin. Motif parang mengulang pita miring berbentuk huruf S secara diagonal: translasi. Motif ceplok memenuhi kain dengan "bunga" yang disusun dalam kisi persegi. Tukang batik cap menekan stempel tembaga berulang-ulang, persis seperti translasi. Pola serupa muncul pada tenun ikat Sumba, songket Palembang, dan ornamen kayu masjid. Sejak 2 Oktober 2009, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan, dan tanggal itu kita peringati sebagai Hari Batik Nasional.
Pilih motif awal, atau pilih "Kosong" lalu coret di mana saja dengan mouse atau jari. Setiap coretan langsung disalin oleh aturan simetri ke seluruh kain. Ganti jenis simetri untuk motif yang sama: kapan pola terlihat seperti kawung, kapan seperti parang? Nyalakan "Tampilkan cermin & pusat putar" untuk melihat garis cermin dan pusat putarnya.
Lanjut · IB & olimpiadeHanya ada 17 jenis pola ubinPola yang berulang ke dua arah di bidang (seperti kain batik yang tak berujung) disebut pola wallpaper. Pada 1891, Evgraf Fedorov membuktikan bahwa jenis simetrinya hanya ada 17, tidak lebih dan tidak kurang. Mesin batik di atas memuat tujuh di antaranya (p1, pm, pg, p2, pmm, p4, p4m). Fakta indah lainnya: pola berulang hanya boleh memiliki simetri putar orde 2, 3, 4, atau 6, tidak pernah orde 5! Alasannya: ambil dua pusat putar orde \(n\), yaitu \(A\) dan \(B\), yang jaraknya \(d\) paling kecil. Putar \(B\) terhadap \(A\) sebesar \(\theta = \tfrac{360^\circ}{n}\), dan putar \(A\) terhadap \(B\) sebesar \(-\theta\). Dua titik hasilnya juga pusat putar, dan jaraknya \(d\,|1 - 2\cos\theta|\). Jarak ini harus 0 atau paling sedikit \(d\). Untuk \(n = 5\) hasilnya \(\approx 0{,}38\,d\), lebih dekat daripada \(d\): mustahil! Hanya \(n = 2, 3, 4, 6\) yang lolos.
"Semua persegi panjang sebangun, karena sudutnya sama-sama 90°."
Sudut yang sama hanya cukup untuk segitiga. Persegi panjang 2 × 3 dan 2 × 6 sama-sama siku-siku, tetapi perbandingan sisinya \(2 : 3 \ne 2 : 6\), jadi tidak sebangun.
"Fotokopi 200% membuat gambar dua kali lebih besar."
Panjangnya memang dua kali, tetapi luasnya empat kali. Untuk menggandakan luas (misalnya A4 ke A3), perbesarannya cukup \(\sqrt2 \approx 141\%\).
"Cermin menukar kiri dan kanan."
Cermin datar sebenarnya membalik arah depan–belakang, yaitu arah yang tegak lurus cermin. Tangan kananmu tetap di sisi kanan cermin; kita menyebutnya "kiri" karena membayangkan diri berbalik badan.
🖨️
Fotokopi & cetak foto
Tombol 141% mengubah A4 menjadi A3, dan 71% sebaliknya. Semuanya dilatasi dengan faktor \(\sqrt2\) atau \(\tfrac{1}{\sqrt2}\).
🗺️
Peta & denah
Peta skala 1 : 50.000 sebangun dengan wilayah aslinya. Luas di peta harus dikali \(50.000^2\).
🎨
Batik cap
Stempel tembaga ditekan berulang dengan jarak tetap (translasi), kadang dibalik (refleksi) agar motifnya menyambung.
🎮
Gim & animasi
Karakter yang berbalik arah dicerminkan, roda diputar, dan kamera yang mendekat sebenarnya melakukan dilatasi.
🕌
Ornamen masjid
Bintang segi delapan pada kaligrafi dan ukiran memiliki simetri putar orde 8 dan delapan garis cermin.
📽️
Proyektor & kamera lubang jarum
Bayangan terbentuk oleh dilatasi berfaktor negatif, sehingga pada kamera lubang jarum gambarnya terbalik.
\(\triangle ABC \sim \triangle PQR\) dengan faktor skala 3. Jika luas \(\triangle ABC = 5\) cm², luas \(\triangle PQR\) adalah…
15 cm²
45 cm²
8 cm²
125 cm²
Luas dikali \(k^2 = 9\): \(5 \times 9 = 45\) cm². Angka 15 adalah jebakan "luas dikali \(k\)", sedangkan 125 adalah faktor volume \(k^3\).
Bayangan titik \((2, 7)\) oleh pencerminan terhadap garis \(y = x\) adalah…
\((7, 2)\)
\((-2, 7)\)
\((2, -7)\)
\((-7, -2)\)
Cermin \(y = x\) menukar koordinat: \((x, y) \mapsto (y, x)\). Pilihan terakhir adalah hasil cermin \(y = -x\).
Transformasi manakah yang dapat mengubah ukuran bangun?
translasi
refleksi
rotasi
dilatasi
Translasi, refleksi, dan rotasi adalah isometri: jarak tetap, jadi bayangannya kongruen. Hanya dilatasi (dengan \(|k| \ne 1\)) yang mengubah ukuran.
23
Bab 23 · Geometri & Pengukuran
Koordinat & Vektor: Bahasa Panah Penunjuk Arah
Mengapa ojek menempuh 700 m padahal peta bilang warung bakso hanya 500 m? Bagaimana feri di Selat Sunda tiba tepat di dermaga walau arus terus mendorongnya ke samping? Jawabannya ada pada panah-panah kecil bernama vektor.
Setelah bab ini, kamu bisa
menghitung jarak dan titik tengah dua titik, serta membedakan jarak lurus dengan jarak taksi;
menulis dan membaca persamaan lingkaran \((x-a)^2 + (y-b)^2 = r^2\), termasuk dari bentuk umumnya;
menyatakan perpindahan sebagai vektor, menuliskannya sebagai vektor kolom, dan menghitung panjangnya;
menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan vektor dengan skalar, termasuk menghitung resultan kecepatan kapal dan arus;
memakai vektor posisi untuk membagi ruas garis, serta memakai hasil kali titik untuk menghitung sudut dan menguji ketegaklurusan.
Jalan Pintas ke Warung Bakso Komik · 4 panel
Pulang sekolah, perut keroncongan
DimasKata peta di HP, warung bakso cuma 500 m dari sini. Kok aplikasi ojeknya bilang 700 m? Curang, nih!
AyuMotor harus ikut jalan: 3 blok ke timur, lalu 4 blok ke utara. Satu blok 100 m, jadi totalnya 700 m.
AHA!
Kak LintangPeta HP mengukur garis lurus, seperti burung terbang: 5 blok, alias 500 m. Ojek mengikuti jalan: 700 m. Dua-duanya benar!
Ancil muncul dari balik gerobak bakso…
AncilSeluruh perjalanan itu bisa diringkas jadi satu panah: (3, 4), artinya 3 ke timur dan 4 ke utara. Namanya vektor!
DimasPanahnya bisa dijumlahkan juga?!
Ojek berangkat dari titik start menuju warung yang letaknya 3 blok ke timur dan 4 blok ke utara. Ojek hanya boleh lewat jalan dan hanya bergerak ke timur atau ke utara. Rute mana yang paling pendek?
Rute zig-zag (timur, utara, timur, utara, …), karena paling mirip garis lurus.
Lurus ke timur dulu 3 blok, baru ke utara 4 blok.
Semua rute seperti itu sama panjang: 7 blok.
Ke utara dulu 4 blok, baru ke timur 3 blok.
Jawabannya: semuanya sama, 7 blok. Setiap rute yang hanya bergerak ke timur dan ke utara pasti memuat tepat 3 langkah ke timur dan 4 langkah ke utara. Yang berbeda hanya urutannya. Rute zig-zag tampak "lebih lurus", tetapi panjangnya tetap 7 blok. Ternyata ada 35 rute terpendek seperti itu (cara menghitungnya ada di Bab 32). Jarak "versi jalan" ini disebut jarak taksi. (Teka-teki sungai Ancil dari Bab 22 justru memakai jarak lurus: \(AB' = \sqrt{6^2 + 8^2} = 10\) satuan, dengan titik minum \(\left(\tfrac{13}{4}, 0\right)\).)
23.1Jarak, jarak taksi, dan titik tengah
Di Bab 18 kamu sudah memakai Teorema Pythagoras untuk menghitung jarak lurus antara dua titik \(A(x_1, y_1)\) dan \(B(x_2, y_2)\). Kaki-kakinya adalah selisih mendatar \(\Delta x = x_2 - x_1\) dan selisih tegak \(\Delta y = y_2 - y_1\). Komik di atas menunjukkan bahwa di kota bergrid ada dua cara mengukur jarak yang sama-sama masuk akal.
Rumus jarak dan titik tengahUntuk dua titik \(A(x_1, y_1)\) dan \(B(x_2, y_2)\):
Jarak taksi (lewat jalan bergrid): \(d_T = |x_2 - x_1| + |y_2 - y_1|\).
Titik tengah ruas garis \(AB\): \(M = \left(\dfrac{x_1 + x_2}{2},\ \dfrac{y_1 + y_2}{2}\right)\).
Mengapa titik tengah adalah "rata-rata"?
Untuk pergi dari \(A\) ke \(B\), koordinat \(x\) bertambah \(x_2 - x_1\). Titik tengah dicapai setelah menempuh setengah perjalanan, jadi
\[x_M = x_1 + \tfrac12 (x_2 - x_1) = \tfrac12 x_1 + \tfrac12 x_2 = \frac{x_1 + x_2}{2}.\]
Hal yang sama berlaku untuk \(y\). Dengan rumus jarak, \(AM = MB = \tfrac12 \sqrt{(x_2-x_1)^2 + (y_2-y_1)^2} = \tfrac12 d\). Jadi \(M\) memang tepat di tengah.
Titik tengah itu seperti tempat janjian yang adil: kamu dan temanmu sama-sama berjalan setengah jalan. Caranya gampang: jumlahkan kedua koordinat \(x\) lalu bagi dua, kemudian jumlahkan kedua koordinat \(y\) lalu bagi dua.
Seret titik A dan B. Garis oranye putus-putus adalah rute ojek di jalan bergrid; garis magenta adalah jarak lurus; titik hijau adalah titik tengah. Kapan jarak ojek sama dengan jarak lurus? Kapan perbandingan "ojek ÷ lurus" paling besar?
Pada peta bersatuan km, rumah Dimas berada di \(A(-2, 3)\) dan sekolahnya di \(B(6, -3)\). Ibu ingin membuka warung tepat di tengah-tengah ruas \(AB\). Di mana warung itu, dan berapa jarak lurus rumah ke sekolah?
Warung berada di \((2, 0)\), dan jarak lurus rumah–sekolah 10 km. Cek kewajaran: jarak \(A\) ke \(M\) adalah \(\sqrt{4^2 + 3^2} = 5\) km, tepat setengahnya.
Trik Kak LintangTitik tengah = rata-rata. Kalau yang diketahui titik tengah \(M\) dan satu ujung \(A\), ujung lainnya cukup dicari dengan "loncat dua kali": \(B = 2M - A\). Contoh: \(M(1, 4)\) dan \(A(-3, 2)\) memberi \(B = (2 - (-3),\ 8 - 2) = (5, 6)\).
Lanjut · IB & olimpiadeSeberapa "rugi" ojek dibanding drone?Tulis \(p = |\Delta x|\) dan \(q = |\Delta y|\). Maka \(d_T^2 = (p + q)^2 = p^2 + q^2 + 2pq \ge p^2 + q^2 = d^2\), jadi \(d_T \ge d\). Di sisi lain, \((p - q)^2 \ge 0\) memberi \(2pq \le p^2 + q^2\), sehingga \(d_T^2 \le 2(p^2 + q^2) = 2d^2\). Kesimpulannya
\[d \;\le\; d_T \;\le\; \sqrt2\, d.\]
Ojek paling "rugi" (sekitar 1,41 kali) ketika \(|\Delta x| = |\Delta y|\), yaitu saat tujuannya tepat di arah serong 45°. Coba buktikan sendiri di Grafik Hidup di atas!
23.2Persamaan lingkaran
Sebuah menara BTS memancarkan sinyal sampai jarak 5 km ke segala arah. Daerah tepi jangkauannya berbentuk lingkaran. Di Bab 18 kamu melihat lingkaran yang berpusat di \(O(0, 0)\): \(x^2 + y^2 = r^2\). Tetapi menara jarang berdiri tepat di titik asal peta. Bagaimana kalau pusatnya pindah ke \((a, b)\)?
DefinisiLingkaran adalah himpunan semua titik yang jaraknya sama terhadap satu titik tetap. Titik tetap itu disebut pusat, dan jarak yang sama itu disebut jari-jari \(r\).
Persamaan lingkaranLingkaran yang berpusat di \(C(a, b)\) dengan jari-jari \(r\) mempunyai persamaan
\[(x - \cO{a})^2 + (y - \cG{b})^2 = \cM{r}^2\]
Jika pusatnya \(O(0, 0)\), persamaannya menjadi \(x^2 + y^2 = r^2\).
Bukti: persamaan lingkaran = rumus jarak
Titik \(P(x, y)\) terletak pada lingkaran jika dan hanya jika jaraknya ke pusat sama dengan \(r\):
\[CP = r \iff \sqrt{(x - a)^2 + (y - b)^2} = r \iff (x - a)^2 + (y - b)^2 = r^2.\]
Langkah terakhir sah karena kedua ruas tidak negatif, sehingga boleh dikuadratkan tanpa menambah jawaban palsu.
Seret pusat C (oranye), titik Q (magenta) yang dilalui lingkaran, dan titik uji P (hijau toska). Perhatikan rumus di atas berubah. Bisakah kamu menaruh P tepat pada lingkaran tanpa menebak, hanya dengan menghitung?
Awas jebakanPada \((x + 3)^2 + (y - 2)^2 = 16\), pusatnya \((-3, 2)\), bukan \((3, -2)\), dan jari-jarinya \(4\), bukan \(16\). Ingat bentuknya "\(x\) dikurangi \(a\)": \(x + 3 = x - (-3)\), jadi \(a = -3\). Ruas kanan adalah \(r^2\), jadi tarik akarnya dulu.
Kalau persamaan lingkaran dijabarkan, tanda kurungnya hilang dan muncul bentuk umum:
Untuk kembali dari bentuk umum ke pusat dan jari-jari, pakai teknik melengkapkan kuadrat yang kamu pelajari di Bab 11. Hasilnya: pusat \(\left(-\tfrac{D}{2}, -\tfrac{E}{2}\right)\) dan \(r = \sqrt{\left(\tfrac{D}{2}\right)^2 + \left(\tfrac{E}{2}\right)^2 - F}\).
Sebuah menara BTS berada di \((3, -2)\) pada peta bersatuan km, dengan jangkauan sinyal 5 km. (a) Tuliskan persamaan lingkaran tepi jangkauannya. (b) Rumah Ayu di \((0, 1)\) dan rumah Dimas di \((7, 2)\). Siapa yang mendapat sinyal?
(b) Rumah Ayu: \((0 - 3)^2 + (1 + 2)^2 = 9 + 9 = 18 < 25\). Di dalam lingkaran.
Rumah Dimas: \((7 - 3)^2 + (2 + 2)^2 = 16 + 16 = 32 > 25\). Di luar lingkaran.
Ayu mendapat sinyal (jaraknya \(\sqrt{18} \approx 4{,}24\) km dari menara); Dimas tidak (jaraknya \(\sqrt{32} \approx 5{,}66\) km).
Tentukan pusat dan jari-jari lingkaran \(x^2 + y^2 - 6x + 8y - 11 = 0\).
Kelompokkan: \((x^2 - 6x) + (y^2 + 8y) = 11\).
Lengkapkan kuadrat: tambahkan \(\left(\tfrac{-6}{2}\right)^2 = 9\) dan \(\left(\tfrac{8}{2}\right)^2 = 16\) di kedua ruas: \((x^2 - 6x + 9) + (y^2 + 8y + 16) = 11 + 9 + 16\).
\((x - 3)^2 + (y + 4)^2 = 36\).
Pusat \((3, -4)\) dan jari-jari \(\sqrt{36} = 6\). Cek dengan Rumus Hidup di atas: \(D = -6\), \(E = 8\), \(F = -11\).
Trik Kak LintangUntuk menguji apakah sebuah titik di dalam, pada, atau di luar lingkaran, tidak perlu menarik akar. Cukup bandingkan \((x - a)^2 + (y - b)^2\) dengan \(r^2\): lebih kecil berarti di dalam, sama berarti pada lingkaran, lebih besar berarti di luar.
Lanjut · IB & olimpiadePanjang garis singgung dari titik di luarGaris singgung lingkaran selalu tegak lurus jari-jari di titik singgungnya (Bab 20). Jadi pusat \(C\), titik singgung \(T\), dan titik luar \(P(x_0, y_0)\) membentuk segitiga siku-siku di \(T\), dan
\[PT = \sqrt{CP^2 - r^2} = \sqrt{(x_0 - a)^2 + (y_0 - b)^2 - r^2}.\]
Besaran di bawah tanda akar disebut kuasa titik \(P\) terhadap lingkaran: positif di luar, nol pada lingkaran, negatif di dalam. Contoh: dari \(P(5, 8)\) ke lingkaran \(x^2 + y^2 = 25\), panjang garis singgungnya \(\sqrt{25 + 64 - 25} = \sqrt{64} = 8\).
23.3Vektor: panah perpindahan
Kalau temanmu berkata, "Harta karunnya 5 langkah dari pohon mangga," kamu tetap bingung: 5 langkah ke mana? Ada besaran yang cukup dinyatakan dengan satu bilangan, misalnya massa atau suhu. Ada juga besaran yang butuh arah, misalnya perpindahan, kecepatan, dan gaya.
DefinisiVektor adalah besaran yang mempunyai besar (panjang) dan arah. Vektor digambar sebagai panah: pangkalnya titik awal, ujungnya titik akhir. Besaran yang hanya mempunyai besar disebut skalar.
Vektor dari \(A\) ke \(B\) ditulis \(\vec{AB}\); vektor juga boleh diberi nama satu huruf, \(\vec a\) atau a. Di bidang koordinat, vektor ditulis sebagai vektor kolom
\[\vec v = \begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix} = x\,\mathbf i + y\,\mathbf j,\]
dengan \(x\) = perpindahan mendatar (positif ke kanan/timur) dan \(y\) = perpindahan tegak (positif ke atas/utara). Supaya hemat tempat, bab ini kadang menulisnya mendatar: \(\vec v = (x, y)\).
Skalar (cukup satu bilangan)
Vektor (butuh besar dan arah)
massa beras 5 kg
gaya berat 50 N ke bawah
jarak tempuh 10 km
perpindahan 10 km ke utara
kelajuan 60 km/jam
kecepatan 60 km/jam ke timur
suhu 30 °C, waktu 2 jam
angin 20 km/jam dari barat
Dua hal paling penting tentang sebuah vektor adalah komponennya dan panjangnya.
Komponen dan panjang vektorUntuk \(A(x_A, y_A)\) dan \(B(x_B, y_B)\):
\[\vec{AB} = \begin{pmatrix} x_B - x_A \\ y_B - y_A \end{pmatrix} \quad(\text{ujung dikurangi pangkal}), \qquad |\vec v| = \left|\begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix}\right| = \sqrt{x^2 + y^2}.\]
Panjang vektor tidak lain adalah rumus jarak dari Bab 18.
Vektor tidak terikat pada tempat: yang menentukan hanyalah arah dan panjangnya. Panah yang sama boleh digeser ke mana saja tanpa diputar, persis seperti translasi di Bab 22.
Beberapa vektor istimewa: vektor nol \(\vec 0 = (0, 0)\) (tidak berpindah, tanpa arah), vektor negatif \(-\vec v\) (panjang sama, arah berlawanan), dan vektor satuan yang panjangnya 1, misalnya \(\mathbf i = (1, 0)\) ke timur dan \(\mathbf j = (0, 1)\) ke utara. Setiap vektor bukan nol bisa "disatuankan": \(\hat v = \dfrac{\vec v}{|\vec v|}\).
Vektor itu seperti petunjuk harta karun: "3 langkah ke timur, 2 langkah ke utara." Petunjuk ini tidak peduli kamu mulai dari mana; ia hanya memberi tahu arah dan seberapa jauh. Angka atas = ke kanan (minus berarti ke kiri), angka bawah = ke atas (minus berarti ke bawah).
Diketahui \(A(1, 2)\) dan \(B(4, 6)\). Tentukan \(\vec{AB}\), \(|\vec{AB}|\), dan \(\vec{BA}\).
\(\vec{AB} = (3, 4)\) dengan panjang 5, sedangkan \(\vec{BA} = (-3, -4)\): panjangnya sama, arahnya berlawanan.
Trik Kak LintangIngat semboyan "UKP: Ujung Kurang Pangkal". Vektor \(\vec{AB}\) berpangkal di \(A\) dan berujung di \(B\), jadi komponennya \(B - A\). Tukar urutannya, maka tandanya ikut berbalik.
Awas jebakanHati-hati dengan nama arah angin. "Angin barat" adalah angin yang bertiup dari barat ke timur, jadi vektor kecepatannya menunjuk ke timur, misalnya \((20, 0)\) km/jam. Peta cuaca BMKG menggambar panah ke arah angin bertiup, sedangkan namanya menyebut asal angin.
Tamu dari masa laluPada 1637, René Descartes menerbitkan La Géométrie yang menyatukan aljabar dan geometri: setiap titik menjadi pasangan bilangan, dan setiap kurva menjadi persamaan. Pierre de Fermat menemukan gagasan serupa pada masa yang hampir bersamaan. Konon, Descartes mendapat ilham saat berbaring sambil mengamati seekor lalat yang merayap di langit-langit kamarnya. Gagasan vektor matang lebih lambat. Simon Stevin dari Belanda (sekitar 1586) sudah menyusun gaya-gaya dengan segitiga. William Rowan Hamilton dan Hermann Grassmann mengembangkannya pada 1840-an, lalu Josiah Willard Gibbs dan Oliver Heaviside (sekitar 1880-an) merapikannya menjadi notasi vektor dan hasil kali titik yang kita pakai sekarang.
Ojek berjalan \(\vec a = (4, 1)\), lalu \(\vec b = (1, 3)\). Di mana ia berakhir? Cukup sambung panahnya: pangkal panah kedua ditempelkan ke ujung panah pertama. Panah dari titik awal ke titik akhir disebut resultan.
Dua perpindahan dari titik \(O\): \(\vec a = \begin{pmatrix}4\\1\end{pmatrix}\) dan \(\vec b = \begin{pmatrix}1\\3\end{pmatrix}\).
Geser \(\vec b\) (tanpa diputar) sehingga pangkalnya menempel di ujung \(\vec a\). Inilah aturan ujung ke pangkal (aturan segitiga).
Resultan adalah panah dari \(O\) ke ujung terakhir: \(\vec a + \vec b = \begin{pmatrix}4+1\\1+3\end{pmatrix} = \begin{pmatrix}5\\4\end{pmatrix}\). Komponennya cukup dijumlahkan!
Kalau \(\vec b\) dijalani lebih dulu, lalu \(\vec a\), ujungnya tepat sama. Jadi \(\vec b + \vec a = \vec a + \vec b\) (komutatif).
Kedua jalur membentuk jajargenjang, dan resultan adalah diagonalnya. Perhatikan: \(|\vec a + \vec b| \approx 6{,}40\) lebih kecil daripada \(|\vec a| + |\vec b| \approx 7{,}29\).
Sifat-sifat operasi vektorUntuk \(\vec a = \begin{pmatrix}a_1\\a_2\end{pmatrix}\), \(\vec b = \begin{pmatrix}b_1\\b_2\end{pmatrix}\), dan bilangan real \(k\):
\[\vec a + \vec b = \begin{pmatrix}a_1 + b_1\\a_2 + b_2\end{pmatrix}, \qquad \vec a - \vec b = \vec a + (-\vec b) = \begin{pmatrix}a_1 - b_1\\a_2 - b_2\end{pmatrix}, \qquad k\vec a = \begin{pmatrix}k a_1\\k a_2\end{pmatrix}.\]
Berlaku \(\vec a + \vec b = \vec b + \vec a\), \((\vec a + \vec b) + \vec c = \vec a + (\vec b + \vec c)\), \(\vec a + \vec 0 = \vec a\), \(\vec a + (-\vec a) = \vec 0\), dan \(|k\vec a| = |k|\,|\vec a|\). Dua vektor bukan nol sejajar jika salah satunya kelipatan yang lain: \(\vec b = k\vec a\).
Operasi
Komponen
Arti gambarnya
\(\vec a + \vec b\)
jumlahkan komponen
ujung ke pangkal, atau diagonal jajargenjang
\(\vec a - \vec b\)
kurangkan komponen
\(\vec a + (-\vec b)\); panah dari ujung \(\vec b\) ke ujung \(\vec a\)
\(k\vec a\), \(k > 0\)
kalikan tiap komponen
arah tetap, panjang dikali \(k\)
\(k\vec a\), \(k < 0\)
kalikan tiap komponen
arah berbalik, panjang dikali \(|k|\)
\(|\vec a|\)
\(\sqrt{a_1^2 + a_2^2}\)
panjang panah (Pythagoras)
Seret ujung panah \(\vec a\) (biru) dan \(\vec b\) (oranye), lalu geser \(k\). Coba \(k = -1\): panah magenta berubah menjadi \(\vec a - \vec b\). Kapan \(|\vec a + \vec b|\) tepat sama dengan \(|\vec a| + |\vec b|\)?
Perahu motor di Sungai Kapuas bergerak 12 km/jam ke utara terhadap air, sedangkan arus sungai mengalir 5 km/jam ke timur. Berapa kelajuan perahu terhadap tepi sungai? Di mana perahu setelah 2 jam?
Kecepatan terhadap tanah = kecepatan terhadap air + kecepatan arus: \(\begin{pmatrix}0\\12\end{pmatrix} + \begin{pmatrix}5\\0\end{pmatrix} = \begin{pmatrix}5\\12\end{pmatrix}\) km/jam.
Setelah 2 jam: perpindahan \(2\begin{pmatrix}5\\12\end{pmatrix} = \begin{pmatrix}10\\24\end{pmatrix}\) km, berjarak \(2 \times 13 = 26\) km dari titik awal.
Perahu melaju 13 km/jam, sedikit serong ke timur dari arah utara (sekitar 22,6°; cara menghitung sudutnya ada di Bab 24). Setelah 2 jam ia berada 10 km ke timur dan 24 km ke utara dari titik awal.
Feri dari Merak ingin tiba di dermaga yang tepat berseberangan, padahal arus laut mengalir ke timur. Ke mana nakhoda harus mengarahkan haluan (moncong) kapal?
Lurus tegak ke seberang; arus tidak berpengaruh pada kapal sebesar itu.
Sedikit ke timur, searah arus, supaya lebih cepat.
Sedikit ke barat, melawan arus.
Tidak mungkin; feri pasti meleset.
Jawabannya: sedikit melawan arus. Kecepatan feri terhadap air dan kecepatan arus dijumlahkan sebagai vektor. Agar resultannya tepat menunjuk ke seberang, komponen ke barat dari kecepatan feri harus menghapus arus ke timur. Hasilnya, moncong kapal menghadap agak serong, padahal kapalnya bergerak lurus. Coba sendiri di Lab Mini berikut!
Atur kelajuan feri, sudut haluan, dan kuat arus, lalu tekan ▶ Jalankan. Kamu juga bisa menyeret ujung panah biru pada segitiga kecepatan. Tantangan: (1) tiba tepat di Bakauheni; (2) menyeberang secepat mungkin. Apakah kedua tujuan itu dicapai dengan haluan yang sama? (Model ini menyederhanakan selat menjadi jalur lurus selebar 30 km dengan arus seragam ke timur.)
Trik Kak LintangKecepatan selalu "menumpang": kecepatan terhadap tanah = kecepatan terhadap air (atau udara) + kecepatan arus (atau angin). Pilot pesawat, nakhoda feri, sampai pelari di atas eskalator berjalan memakai rumus vektor yang sama.
Penjumlahan dan perkalian skalar bisa digabung. Dengan dua "jurus" saja, misalnya \(\vec a\) dan \(\vec b\), kamu bisa mencapai banyak titik dengan bentuk \(m\vec a + n\vec b\), yang disebut kombinasi linear. Ancil menantangmu di permainan berikut.
Kamu hanya boleh melangkah dengan jurus \(\vec a\) dan jurus \(\vec b\) (boleh mundur dengan bilangan negatif). Atur \(m\) dan \(n\) sampai Ancil menginjak harta karun. Titik-titik ungu adalah semua tempat yang bisa dicapai. Bingung? Tekan 💡 Bisikan Ancil: menemukan \(m\) dan \(n\) sama dengan menyelesaikan sistem persamaan linear dari Bab 10!
"Panah (3, 4) di pojok kiri dan panah (3, 4) di pojok kanan adalah dua vektor yang berbeda."
Keduanya vektor yang sama. Vektor hanya ditentukan oleh panjang dan arah, bukan letaknya. Yang punya letak tetap adalah vektor posisi (subbab 23.5), yang selalu berpangkal di \(O\).
"Panjang \(\vec a + \vec b\) selalu sama dengan \(|\vec a| + |\vec b|\)."
Hanya jika \(\vec a\) dan \(\vec b\) searah. Contoh: \((3, 0) + (0, 4) = (3, 4)\) panjangnya 5, bukan \(3 + 4 = 7\). Secara umum \(|\vec a + \vec b| \le |\vec a| + |\vec b|\) (ketaksamaan segitiga).
"Kapal yang moncongnya menghadap ke utara pasti bergerak ke utara."
Belum tentu! Arah haluan adalah arah kecepatan terhadap air. Jika ada arus, gerak sebenarnya adalah resultan kecepatan kapal dan kecepatan arus, sehingga kapal bisa bergerak serong.
23.5Vektor posisi dan pembagian ruas garis
Vektor bebas boleh digeser ke mana saja. Tetapi untuk "menandai" letak sebuah titik, kita pakai panah yang selalu berpangkal di titik asal \(O\).
DefinisiVektor posisi titik \(A\) adalah \(\vec a = \vec{OA}\). Jika \(A(x, y)\), maka \(\vec a = \begin{pmatrix}x\\y\end{pmatrix}\): komponennya sama dengan koordinat titiknya. Untuk dua titik \(A\) dan \(B\) berlaku
\[\vec{AB} = \vec{AO} + \vec{OB} = \vec b - \vec a.\]
Dengan vektor posisi, titik tengah menjadi sangat ringkas: \(\vec m = \tfrac12(\vec a + \vec b)\). Bagaimana jika titik \(P\) tidak tepat di tengah, misalnya \(AP : PB = 2 : 1\)?
Rumus pembagian ruas garisJika titik \(P\) terletak pada ruas garis \(AB\) dengan \(AP : PB = m : n\), maka
\[\vec p = \frac{n\,\vec a + m\,\vec b}{m + n}\]
Dalam koordinat: \(x_P = \dfrac{n x_A + m x_B}{m + n}\) dan \(y_P = \dfrac{n y_A + m y_B}{m + n}\). Untuk \(m = n\), rumus ini menjadi rumus titik tengah.
Bukti dengan vektor
Karena \(AP : PB = m : n\), titik \(P\) berada \(\tfrac{m}{m+n}\) bagian dari perjalanan \(A\) ke \(B\): \(\vec{AP} = \tfrac{m}{m+n}\vec{AB} = \tfrac{m}{m+n}(\vec b - \vec a)\). Maka
\[\vec p = \vec a + \frac{m}{m+n}(\vec b - \vec a) = \frac{(m+n)\vec a + m\vec b - m\vec a}{m+n} = \frac{n\,\vec a + m\,\vec b}{m+n}.\]
Trik Kak LintangIngat pikulan tukang bakso! Bahu harus berada di titik seimbang, lebih dekat ke keranjang yang lebih berat. Rumus pembagian bekerja sama: bobot \(n\) dipasang di \(A\) dan bobot \(m\) di \(B\) (bersilang!). Kalau \(AP : PB = 2 : 1\), titik \(P\) lebih dekat ke \(B\), jadi \(B\) mendapat bobot yang lebih besar, yaitu 2.
Diketahui \(A(-1, 2)\) dan \(B(8, -4)\). Titik \(P\) pada ruas \(AB\) memenuhi \(AP : PB = 2 : 1\). Tentukan koordinat \(P\), lalu periksa jawabanmu.
\(m = 2\), \(n = 1\): \(\vec p = \dfrac{1 \cdot \vec a + 2 \cdot \vec b}{3}\).
\(x_P = \dfrac{-1 + 16}{3} = 5\) dan \(y_P = \dfrac{2 + (-8)}{3} = -2\). Jadi \(P(5, -2)\).
Periksa: \(\vec{AP} = \begin{pmatrix}6\\-4\end{pmatrix}\) dan \(\vec{PB} = \begin{pmatrix}3\\-2\end{pmatrix}\). Ternyata \(\vec{AP} = 2\,\vec{PB}\): searah dan dua kali lebih panjang.
\(P(5, -2)\). Pemeriksaan dengan vektor membuktikan bahwa \(P\) terletak pada \(AB\) dan \(AP : PB = 2 : 1\).
Pemeriksaan di contoh tadi memakai ide penting: tiga titik \(A\), \(B\), \(C\) segaris (kolinear) jika dan hanya jika \(\vec{AC} = k\,\vec{AB}\) untuk suatu bilangan \(k\). Dengan cara yang sama, titik berat segitiga \(ABC\) mempunyai vektor posisi \(\vec g = \tfrac13(\vec a + \vec b + \vec c)\): rata-rata ketiga titik sudutnya.
Gampangnya begini: kalau kamu berjalan dari \(A\) ke \(B\) dan berhenti setelah dua pertiga jalan, kamu berada di titik \(P\) dengan \(AP : PB = 2 : 1\). Hitung saja "dua pertiga dari perpindahan", lalu tambahkan ke titik awal \(A\).
Lanjut · IB & olimpiadeTiga garis berat selalu bertemu di satu titikGaris berat dari \(A\) menuju titik tengah \(BC\), yaitu \(\vec m_a = \tfrac12(\vec b + \vec c)\). Titik yang membagi garis berat itu dengan perbandingan \(2 : 1\) dari \(A\) adalah
\[\frac{1 \cdot \vec a + 2 \cdot \tfrac12(\vec b + \vec c)}{3} = \frac{\vec a + \vec b + \vec c}{3}.\]
Hasilnya simetris terhadap \(\vec a\), \(\vec b\), \(\vec c\), jadi garis berat dari \(B\) dan dari \(C\) juga melewati titik yang sama. Tanpa satu gambar pun, kita membuktikan bahwa ketiga garis berat berpotongan di titik berat \(G\), dan \(G\) membagi setiap garis berat dengan perbandingan \(2 : 1\). Inilah kekuatan vektor di soal olimpiade geometri.
23.6Hasil kali titik dan sudut antarvektor
Vektor \(\vec a = (3, 4)\) dan \(\vec b = (-4, 3)\) digambar dari titik pangkal yang sama. Berapa sudut di antara keduanya?
Kira-kira 45°.
Tepat 90°.
180°, karena ada tanda negatif.
Tidak bisa ditentukan tanpa busur derajat.
Jawabannya: tepat 90°. Hitung \(3 \cdot (-4) + 4 \cdot 3 = -12 + 12 = 0\). Di subbab ini kamu akan tahu mengapa hasil nol itu berarti tegak lurus, tanpa busur sama sekali.
Ada satu cara "mengalikan" dua vektor yang hasilnya bilangan biasa. Hasil itu ternyata menyimpan informasi tentang sudut di antara kedua vektor.
DefinisiHasil kali titik (dot product, disebut juga hasil kali skalar) dari \(\vec a = \begin{pmatrix}a_1\\a_2\end{pmatrix}\) dan \(\vec b = \begin{pmatrix}b_1\\b_2\end{pmatrix}\) adalah bilangan
\[\vec a \cdot \vec b = a_1 b_1 + a_2 b_2.\]
Kalikan komponen yang "sepasang", lalu jumlahkan. Hasilnya skalar, bukan vektor.
Kenalan singkat dengan cos θPada segitiga siku-siku dengan sudut lancip \(\theta\), cos θ adalah perbandingan sisi di samping sudut itu terhadap sisi miring. Nilainya tidak bergantung pada ukuran segitiga, hanya pada sudutnya, dan bisa dicari dengan tombol cos di kalkulator (sudut dari nilai cos: tombol cos⁻¹). Beberapa nilai penting: \(\cos 0^\circ = 1\), \(\cos 60^\circ = 0{,}5\), \(\cos 90^\circ = 0\), \(\cos 120^\circ = -0{,}5\), \(\cos 180^\circ = -1\). Untuk sudut tumpul, cos bernilai negatif. Perkenalan resminya ada di Bab 24 dan Bab 26.
Hasil kali titik dan sudutJika \(\theta\) adalah sudut di antara \(\vec a\) dan \(\vec b\) (keduanya bukan nol, berpangkal di titik yang sama, \(0^\circ \le \theta \le 180^\circ\)), maka
\[\vec a \cdot \vec b = |\vec a|\,|\vec b| \cos\theta \qquad\Longleftrightarrow\qquad \cos\theta = \frac{\vec a \cdot \vec b}{|\vec a|\,|\vec b|}\]
Akibatnya: \(\vec a \perp \vec b \iff \vec a \cdot \vec b = 0\); sudutnya lancip jika \(\vec a \cdot \vec b > 0\) dan tumpul jika \(\vec a \cdot \vec b < 0\); serta \(\vec a \cdot \vec a = |\vec a|^2\).
Bukti dengan Pythagoras dua kali
Misalkan \(\vec a = \vec{OA}\) dan \(\vec b = \vec{OB}\) dengan sudut \(\theta\) di \(O\). Jatuhkan garis tegak lurus dari \(B\) ke garis \(OA\), dengan kaki \(F\). Pada segitiga siku-siku \(OFB\): \(OF = |\vec b|\cos\theta\) dan \(FB^2 = |\vec b|^2 - |\vec b|^2\cos^2\theta\). Pada segitiga siku-siku \(AFB\):
\[AB^2 = AF^2 + FB^2 = \left(|\vec a| - |\vec b|\cos\theta\right)^2 + |\vec b|^2 - |\vec b|^2\cos^2\theta = |\vec a|^2 + |\vec b|^2 - 2|\vec a||\vec b|\cos\theta.\]
Di sisi lain, \(\vec{AB} = \vec b - \vec a\), sehingga dengan komponen
\[AB^2 = (b_1 - a_1)^2 + (b_2 - a_2)^2 = |\vec a|^2 + |\vec b|^2 - 2(a_1 b_1 + a_2 b_2).\]
Bandingkan kedua hasil: \(a_1 b_1 + a_2 b_2 = |\vec a||\vec b|\cos\theta\). Untuk \(\theta\) tumpul, \(F\) jatuh pada perpanjangan \(OA\) ke belakang \(O\) dan \(\cos\theta\) negatif; perhitungannya tetap sama. ∎
Vektor \(\vec a = \begin{pmatrix}3\\4\end{pmatrix}\) bersama "segitiga tangganya": 3 satuan ke kanan, 4 satuan ke atas.
Putar seluruh segitiga 90° berlawanan arah jarum jam, dengan poros di \(O\).
Kaki mendatar 3 kini tegak ke atas, kaki tegak 4 kini mendatar ke kiri. Panah barunya \(\vec b = \begin{pmatrix}-4\\3\end{pmatrix}\), dan sudut di \(O\) tepat 90°.
Hasil kali titiknya: \(\vec a \cdot \vec b = 3(-4) + 4(3) = -12 + 12 = 0\).
Ini bukan kebetulan. Memutar \((x, y)\) sebesar 90° selalu menghasilkan \((-y, x)\), dan \(x(-y) + y(x) = 0\). Tegak lurus \(\iff\) hasil kali titik nol.
Seret ujung kedua panah. Ruas hijau tebal adalah proyeksi (bayangan) \(\vec b\) pada garis \(\vec a\): hasil kali titik sama dengan \(|\vec a|\) dikali panjang bayangan itu (bertanda negatif jika bayangannya jatuh ke belakang). Buat sudut tepat 90° dengan komponen bulat. Jika salah satu vektor nol, sudutnya tidak terdefinisi dan tampil "—".
Tentukan sudut antara \(\vec a = \begin{pmatrix}2\\1\end{pmatrix}\) dan \(\vec b = \begin{pmatrix}1\\3\end{pmatrix}\).
Hasil kali titik: \(\vec a \cdot \vec b = 2 \cdot 1 + 1 \cdot 3 = 5\).
Panjang: \(|\vec a| = \sqrt{5}\) dan \(|\vec b| = \sqrt{10}\).
\(\theta = 45^\circ\) (kalkulator: \(\cos^{-1} 0{,}707 \approx 45^\circ\)). Cek kewajaran: \(\vec a\) agak landai, \(\vec b\) agak curam, dan sudut 45° di antaranya memang masuk akal.
Tentukan \(k\) agar \(\begin{pmatrix}k\\2\end{pmatrix}\) tegak lurus \(\begin{pmatrix}3\\-6\end{pmatrix}\).
Tegak lurus berarti hasil kali titiknya nol: \(3k + 2(-6) = 0\).
Trik Kak LintangButuh vektor yang tegak lurus \((a, b)\) dengan cepat? Tukar kedua komponen, lalu ubah satu tandanya: \((-b, a)\) atau \((b, -a)\). Contoh: tegak lurus \((5, 2)\) adalah \((-2, 5)\), karena \(5(-2) + 2(5) = 0\).
Awas jebakanSudut antara dua vektor diukur ketika keduanya berpangkal di titik yang sama. Pada segitiga \(ABC\), sudut di \(B\) dihitung dari \(\vec{BA}\) dan \(\vec{BC}\), bukan dari \(\vec{AB}\) dan \(\vec{BC}\). Memakai \(\vec{AB}\) memberi sudut pelurusnya (\(180^\circ - \angle B\)), dan tanda hasil kali titiknya terbalik.
Lanjut · IB & olimpiadeVektor tiga dimensi dan persamaan garisSemua rumus bab ini bekerja di ruang tiga dimensi dengan menambah komponen ketiga: \(|\vec a| = \sqrt{a_1^2 + a_2^2 + a_3^2}\) dan \(\vec a \cdot \vec b = a_1 b_1 + a_2 b_2 + a_3 b_3\). Garis yang melewati titik berposisi \(\vec a\) dengan arah \(\vec d\) ditulis \(\vec r = \vec a + \lambda \vec d\), dengan \(\lambda\) bilangan real (gaya IB). Sudut antara dua garis adalah sudut antara vektor-vektor arahnya. Contoh: arah \((1, 2, 2)\) dan \((2, -1, 2)\) memberi \(\cos\theta = \dfrac{2 - 2 + 4}{3 \cdot 3} = \dfrac49\), jadi \(\theta \approx 63{,}6^\circ\).
Lanjut · IB & olimpiadeHukum jajargenjangDari \(\vec v \cdot \vec v = |\vec v|^2\) dan sifat distributif,
\[|\vec a + \vec b|^2 + |\vec a - \vec b|^2 = (\vec a + \vec b)\cdot(\vec a + \vec b) + (\vec a - \vec b)\cdot(\vec a - \vec b) = 2|\vec a|^2 + 2|\vec b|^2.\]
Artinya: jumlah kuadrat kedua diagonal jajargenjang sama dengan jumlah kuadrat keempat sisinya. Terapkan pada segitiga dengan sisi 13, 14, 15: garis berat ke sisi 14 adalah setengah diagonal jajargenjang bersisi 13 dan 15, sehingga \((2m)^2 + 14^2 = 2 \cdot 13^2 + 2 \cdot 15^2\), memberi \(m^2 = 148\) dan \(m = 2\sqrt{37} \approx 12{,}17\).
Matematika NusantaraPelaut Bugis, Makassar, dan Mandar sejak berabad-abad lalu mengarungi Nusantara dengan perahu layar seperti pinisi dan sandeq. Mereka memanfaatkan angin muson: angin barat (sekitar Desember–Maret) dan angin timur (sekitar Juni–September). Saat harus melawan angin, perahu berlayar zig-zag. Setiap lintasan miring adalah sebuah vektor, dan jumlah vektor-vektor itu tetap membawa perahu maju ke tujuan. Kini wilayah Indonesia pun dinyatakan dengan koordinat bola Bumi: kira-kira dari 6° LU sampai 11° LS dan dari 95° BT sampai 141° BT.
🛵
Ojek daring & GPS
Aplikasi menghitung jarak lurus dengan rumus jarak untuk perkiraan cepat, sedangkan tarif dihitung dari rute jalan yang lebih panjang, mirip jarak taksi.
⛴️
Feri Merak–Bakauheni
Nakhoda mengarahkan haluan sedikit melawan arus agar resultan kecepatan kapal tepat menuju dermaga tujuan.
🌬️
Peta angin BMKG
Ribuan panah kecil di peta cuaca adalah vektor: arah panah menunjukkan arah angin, panjang atau warnanya menunjukkan kecepatannya.
✈️
Angin samping di bandara
Pilot menguraikan vektor angin menjadi komponen searah landasan dan komponen tegak lurus landasan (crosswind) sebelum mendarat.
🎮
Gim & animasi
Setiap bingkai, posisi tokoh diperbarui: posisi baru = posisi lama + kecepatan × waktu. Itu penjumlahan vektor puluhan kali per detik.
🪢
Tarik tambang 17-an
Gaya kedua regu adalah vektor yang berlawanan arah. Tali bergerak ke arah resultannya, yaitu ke regu yang total gayanya lebih besar.
Titik tengah ruas garis yang menghubungkan \((2, 5)\) dan \((8, -1)\) adalah…
\((3, 3)\)
\((10, 4)\)
\((6, -6)\)
\((5, 2)\)
Rata-ratakan: \(\left(\tfrac{2+8}{2}, \tfrac{5+(-1)}{2}\right) = (5, 2)\). Pilihan \((10, 4)\) lupa membagi dua; \((6, -6)\) adalah selisih, bukan rata-rata.
Pusat dan jari-jari lingkaran \((x + 2)^2 + (y - 1)^2 = 9\) adalah…
\((2, -1)\) dan 3
\((-2, 1)\) dan 9
\((-2, 1)\) dan 3
\((2, -1)\) dan 9
\(x + 2 = x - (-2)\), jadi \(a = -2\); \(y - 1\) memberi \(b = 1\). Ruas kanan \(r^2 = 9\), jadi \(r = 3\).
Vektor \((1, 2)\) dan \((4, -2)\) membentuk sudut…
0° (searah)
90° (tegak lurus)
lancip, tetapi bukan 0°
180° (berlawanan arah)
\(1 \cdot 4 + 2 \cdot (-2) = 4 - 4 = 0\). Hasil kali titik nol berarti tegak lurus.
24
Bab 24 · Trigonometri
Trigonometri: Mengukur Monas Tanpa Memanjat
Bagaimana cara mengetahui tinggi Monas, menara masjid, atau pohon kelapa tanpa memanjatnya? Cukup sebuah jarak, sebuah sudut, dan tiga perbandingan ajaib bernama sinus, kosinus, dan tangen.
Setelah bab ini, kamu bisa
menunjuk sisi depan, sisi samping, dan sisi miring terhadap sebuah sudut, lalu menghitung sin, cos, dan tan;
menurunkan nilai eksak sudut istimewa 30°, 45°, dan 60° dari setengah persegi dan setengah segitiga sama sisi;
mencari sisi atau sudut yang belum diketahui pada segitiga siku-siku, termasuk memakai \(\sin^{-1}\), \(\cos^{-1}\), dan \(\tan^{-1}\);
menyelesaikan soal sudut elevasi dan depresi, misalnya mengukur tinggi Monas dengan klinometer buatan sendiri;
membuktikan dan memakai identitas \(\sin^2\theta + \cos^2\theta = 1\).
Mengukur Monas Tanpa Memanjat Komik · 4 panel
Minggu pagi di Lapangan Monas, Jakarta
DimasKak, Monas itu tingginya berapa, sih? Aku panjat saja, ya, sambil bawa meteran!
AyuMana boleh, Dimas! Lagi pula meteranmu cuma 5 meter.
TARAA!
Kak LintangTidak perlu memanjat! Busur, sedotan, benang, dan sebuah baut sudah cukup untuk membuat klinometer, si pengukur sudut.
AyuDari jarak 100 m, sudut ke puncaknya 52,5°. Ada segitiga siku-siku raksasa di udara!
Kak LintangTepat! Tinggi ≈ 100 × tan 52,5° + tinggi mata ≈ 132 m.
Sementara itu, di kebun kelapa…
AncilTrik kancil: mundur sampai puncak kelapa terlihat dengan sudut 45°. Karena tan 45° = 1, tinggi pohon = jarakmu + tinggi matamu!
DimasTanpa kalkulator?! Cerdik sekali…
Dimas menggambar segitiga siku-siku kecil dengan sudut 30°. Ayu menggambar segitiga siku-siku yang sepuluh kali lebih besar, juga dengan sudut 30°. Bagaimana perbandingan sisi di depan sudut 30° terhadap sisi miring pada kedua segitiga?
Milik Ayu sepuluh kali lebih besar.
Milik Dimas lebih besar karena segitiganya kecil.
Sama persis, yaitu 1 : 2.
Tidak bisa ditentukan tanpa mengukurnya.
Jawabannya: sama persis, 1 : 2. Kedua segitiga itu sebangun (Bab 22): semua sisinya membesar dengan faktor yang sama, sehingga perbandingannya tidak berubah. Perbandingan itu hanya bergantung pada sudutnya. Inilah rahasia yang membuat trigonometri bekerja!
24.1Tiga perbandingan ajaib: sin, cos, tan
Ambil segitiga siku-siku apa pun yang punya sudut lancip \(\theta\) (dibaca "teta"). Besar atau kecil, perbandingan sisi-sisinya hanya ditentukan oleh \(\theta\). Karena itu, para matematikawan memberi nama khusus pada tiga perbandingan terpenting. Namun, sebelumnya kita harus memberi nama pada sisi-sisinya dilihat dari sudut \(\theta\).
DefinisiPada segitiga siku-siku dengan sudut lancip \(\theta\):
sisi miring (hipotenusa) adalah sisi di depan sudut siku-siku, sisi terpanjang;
sisi depan adalah sisi yang berhadapan dengan sudut \(\theta\);
sisi samping adalah sisi yang mengapit sudut \(\theta\) dan bukan sisi miring.
Ketiga perbandingannya disebut sinus, kosinus, dan tangen:
Segitiga yang sama, dua sudut pandang. Sisi miring tidak pernah berubah, tetapi sisi depan dan sisi samping bertukar tempat ketika sudutnya berganti.
Gampangnya begini: berdirilah di pojok sudut \(\theta\). Sisi yang jauh di seberangmu adalah sisi depan. Sisi yang menempel di sebelahmu (dan bukan sisi terpanjang) adalah sisi samping. Sisi terpanjang di seberang kotak siku-siku adalah sisi miring.
Trik Kak LintangHafalkan mantra SINDEMI – KOSAMI – TANDESA: sin = depan/miring, kos = samping/miring, tan = depan/samping. Teman-temanmu di sekolah internasional memakai versi Inggrisnya, SOH–CAH–TOA (Sine = Opposite/Hypotenuse, dan seterusnya). Isinya persis sama!
Seret titik ungu ke mana saja. Ubah sudutnya, lalu ubah ukurannya saja dengan tombol 🔍. Ketika hanya ukurannya yang berubah, apakah nilai sin, cos, dan tan ikut berubah? Coba juga cari sudut yang membuat \(\tan\theta = 1\).
Awas jebakanSisi depan dan sisi samping selalu ditentukan dari sudut yang sedang kamu pakai. Pada gambar di atas, sisi yang menjadi "depan" bagi \(\theta\) justru menjadi "samping" bagi \(\beta\). Selain itu, \(\sin\theta\) adalah satu bilangan (sebuah perbandingan), bukan "sin dikali \(\theta\)". Jadi \(\sin 2\theta\) tidak sama dengan \(2\sin\theta\).
Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Sudut \(\theta\) berhadapan dengan sisi 6 cm. Tentukan \(\sin\theta\), \(\cos\theta\), dan \(\tan\theta\).
Sisi terpanjang (10 cm) adalah sisi miring. Sisi depan \(\theta\) adalah 6 cm, jadi sisi samping 8 cm.
\(\sin\theta = 0{,}6\), \(\cos\theta = 0{,}8\), \(\tan\theta = 0{,}75\). Dengan kalkulator, \(\sin^{-1}(0{,}6) \approx 36{,}9^\circ\): itulah besar sudut \(\theta\).
Tamu dari masa laluAstronom Yunani Hipparkhos (±190–120 SM) menyusun tabel panjang "tali busur" lingkaran untuk menghitung posisi bintang. Ia sering disebut bapak trigonometri. Di India, Aryabhata (476–550 M) memakai setengah tali busur yang disebut jya, cikal bakal sinus modern. Menurut kisah yang populer, penerjemah Arab menuliskannya jiba, yang kemudian terbaca jaib (lipatan). Penerjemah Latin abad ke-12 mengartikannya sebagai sinus, yang juga berarti "lekukan". Ilmuwan Muslim seperti al-Battani (±858–929) juga menyusun tabel "bayangan" yang menjadi cikal bakal tangen.
24.2Sudut istimewa: 30°, 45°, dan 60°
Kebanyakan nilai sinus adalah bilangan desimal tak berujung yang perlu kalkulator. Namun, ada tiga sudut yang nilainya bisa ditemukan hanya dengan Pythagoras dan sedikit akal: 30°, 45°, dan 60°. Itulah sudut istimewa.
Ya. \(\sin 30^\circ = \tfrac12\), jadi \(\sin 60^\circ = 1\).
Tidak. \(\sin 60^\circ \approx 0{,}87\), kurang dari 1.
Tidak. \(\sin 60^\circ\) juga sama dengan \(\tfrac12\).
Ya, karena sinus selalu sebanding dengan sudutnya.
Jawabannya: tidak. Kalau \(\sin 60^\circ = 1\), sisi depan sama panjang dengan sisi miring, dan itu mustahil pada segitiga. Sinus tidak sebanding dengan sudut: ia naik cepat di awal, lalu melambat mendekati 1. Animasi di bawah menunjukkan nilai tepatnya, \(\sin 60^\circ = \tfrac{\sqrt3}{2} \approx 0{,}866\).
Mulai dari persegi bersisi 1. Diagonalnya adalah sisi miring segitiga siku-siku dengan kaki 1 dan 1, jadi panjangnya \(\sqrt{1^2 + 1^2} = \sqrt2\).
Potong persegi lewat diagonal. Kita mendapat segitiga siku-siku sama kaki dengan sudut 45°, 45°, 90° dan sisi 1, 1, \(\sqrt2\). Bacalah: \(\sin 45^\circ = \cos 45^\circ = \tfrac{1}{\sqrt2} = \tfrac{\sqrt2}{2}\) dan \(\tan 45^\circ = 1\).
Sekarang ambil segitiga sama sisi bersisi 2. Ketiga sudutnya sama besar, masing-masing \(180^\circ : 3 = 60^\circ\).
Tarik garis tinggi dari puncak. Garis ini membelah alas menjadi 1 dan 1, serta membelah sudut puncak menjadi 30° dan 30°. Tingginya \(\sqrt{2^2 - 1^2} = \sqrt3\).
Ambil separuhnya: segitiga 30°–60°–90° dengan sisi 1, \(\sqrt3\), dan 2. Dari sudut 30°, sisi depannya 1. Dari sudut 60°, sisi depannya \(\sqrt3\).
Kumpulkan hasilnya. Sinus 0°, 30°, 45°, 60°, 90° membentuk pola \(\tfrac{\sqrt0}{2}, \tfrac{\sqrt1}{2}, \tfrac{\sqrt2}{2}, \tfrac{\sqrt3}{2}, \tfrac{\sqrt4}{2}\). Pola sekecil ini menyimpan seluruh tabel sudut istimewa!
\(\theta\)
0°
30°
45°
60°
90°
\(\sin\theta\)
0
\(\tfrac12\)
\(\tfrac12\sqrt2\)
\(\tfrac12\sqrt3\)
1
\(\cos\theta\)
1
\(\tfrac12\sqrt3\)
\(\tfrac12\sqrt2\)
\(\tfrac12\)
0
\(\tan\theta\)
0
\(\tfrac13\sqrt3\)
1
\(\sqrt3\)
tidak terdefinisi
Sudut 0° dan 90° adalah kasus batas: segitiganya "gepeng" menjadi sebuah garis. Pada 90°, sisi samping menyusut menjadi 0, sehingga \(\tan 90^\circ = \tfrac{\text{depan}}{0}\) tidak terdefinisi.
Trik Kak LintangTulis angka 0, 1, 2, 3, 4 di bawah sudut 0°, 30°, 45°, 60°, 90°. Tarik akarnya, lalu bagi 2: itulah nilai sinus. Untuk kosinus, baca barisan yang sama dari kanan ke kiri. Untuk tangen, bagi sinus dengan kosinus. Satu baris angka, lima belas nilai!
Sifat sudut berpenyikuDua sudut lancip pada segitiga siku-siku selalu berjumlah 90° (saling berpenyiku). Untuk setiap sudut lancip \(\theta\),
Itulah sebabnya \(\sin 30^\circ = \cos 60^\circ\) dan \(\sin 60^\circ = \cos 30^\circ\). Nama "kosinus" pun berasal dari "sinus sudut komplemen (penyiku)".
Bukti singkat
Pada segitiga siku-siku dengan sudut lancip \(\theta\) dan \(\beta\), berlaku \(\theta + \beta + 90^\circ = 180^\circ\), jadi \(\beta = 90^\circ - \theta\). Sisi depan \(\beta\) adalah sisi samping \(\theta\), dan sebaliknya, sedangkan sisi miringnya sama. Maka \(\sin\beta = \tfrac{\text{samping } \theta}{\text{miring}} = \cos\theta\), \(\cos\beta = \sin\theta\), dan \(\tan\beta = \tfrac{\text{samping } \theta}{\text{depan } \theta} = \tfrac{1}{\tan\theta}\).
Lanjut · IB & olimpiadeMenemukan tan 15° dengan sebatang penggarisAmbil segitiga 30°–60°–90° dengan sudut 30° di \(A\), sisi depan \(BC = 1\), sisi samping \(AC = \sqrt3\), dan sisi miring \(AB = 2\). Perpanjang \(CA\) melewati \(A\) sejauh \(AD = AB = 2\). Segitiga \(ABD\) sama kaki, sehingga dua sudut alasnya sama besar dan jumlahnya sama dengan sudut luar \(\angle BAC = 30^\circ\). Jadi \(\angle BDC = 15^\circ\), dan
\[\tan 15^\circ = \frac{BC}{DC} = \frac{1}{2 + \sqrt3} = \frac{2 - \sqrt3}{(2+\sqrt3)(2-\sqrt3)} = 2 - \sqrt3 \approx 0{,}268.\]
Dari segitiga yang sama, \(\tan 75^\circ = \tfrac{DC}{BC} = 2 + \sqrt3\). Trik "perpanjang sisi sejauh sisi miring" selalu membelah sudut menjadi dua dan sering muncul di soal olimpiade.
24.3Mencari sisi dan sudut yang hilang
Trigonometri seperti pisau lipat dengan tiga mata pisau. Untuk memilih yang tepat, tanyakan dua hal: sisi apa yang sudah aku tahu, dan sisi apa yang aku cari? Pilih perbandingan yang memuat keduanya.
Diketahui (terhadap \(\theta\))
Dicari
Pakai
sisi miring
sisi depan
depan = miring × \(\sin\theta\)
sisi miring
sisi samping
samping = miring × \(\cos\theta\)
sisi samping
sisi depan
depan = samping × \(\tan\theta\)
sisi depan
sisi miring
miring = depan : \(\sin\theta\)
dua sisi
sudut \(\theta\)
\(\sin^{-1}\), \(\cos^{-1}\), atau \(\tan^{-1}\)
Bagaimana kalau yang dicari justru sudutnya? Kita perlu kebalikan sinus, kosinus, dan tangen, yang disebut invers trigonometri. Di kalkulator tombolnya tertulis \(\sin^{-1}\), \(\cos^{-1}\), dan \(\tan^{-1}\) (sering lewat tombol SHIFT).
\[\tan\theta = x \quad\Longleftrightarrow\quad \theta = \tan^{-1} x \qquad (\text{untuk } 0^\circ < \theta < 90^\circ)\]
Pintu masuk sebuah sekolah 0,6 m lebih tinggi daripada halaman. Pengelola ingin membuat ram dengan sudut kemiringan 5°. Berapa panjang permukaan ram dan jarak mendatar yang dibutuhkan?
Tinggi 0,6 m adalah sisi depan sudut 5°. Panjang permukaan ram adalah sisi miring, jadi pakai sin: \(\sin 5^\circ = \dfrac{0{,}6}{L}\).
\(L = \dfrac{0{,}6}{\sin 5^\circ} \approx \dfrac{0{,}6}{0{,}0872} \approx 6{,}88\) m.
Jarak mendatar adalah sisi samping, jadi pakai tan: \(p = \dfrac{0{,}6}{\tan 5^\circ} \approx \dfrac{0{,}6}{0{,}0875} \approx 6{,}86\) m.
Ramnya sekitar 6,9 m dan membutuhkan halaman sepanjang ±6,9 m. Untuk naik 60 cm saja, ram yang ramah kursi roda harus sepanjang itu!
Awas jebakanPastikan kalkulator dalam mode derajat (DEG), bukan radian (RAD). Dalam mode RAD, kalkulator menganggap "30" sebagai 30 radian, sehingga \(\sin 30\) menghasilkan \(-0{,}988\), bukan \(0{,}5\). Biasakan mengecek dengan \(\sin 30 = 0{,}5\) sebelum ujian.
Trik Kak LintangSebelum menekan tombol, perkirakan dulu. Sudut kecil berarti sisi depan pendek. Sudut di atas 45° berarti sisi depan lebih panjang daripada sisi samping (tan > 1). Kalau kalkulator memberi jawaban yang bertentangan dengan perkiraanmu, periksa lagi pilihan sin/cos/tan atau mode kalkulatornya.
"Segitiga yang lebih besar punya nilai sinus yang lebih besar."
Nilai sinus hanya bergantung pada sudut. Segitiga yang diperbesar tetap sebangun, jadi semua perbandingan sisinya sama. \(\sin 30^\circ = \tfrac12\) di buku tulis maupun di Monas.
"Nilai sinus bisa lebih dari 1 kalau segitiganya tinggi."
Sisi depan tidak pernah lebih panjang daripada sisi miring, jadi untuk sudut lancip \(0 < \sin\theta < 1\) dan \(0 < \cos\theta < 1\). Yang boleh lebih dari 1 hanyalah \(\tan\theta\), yaitu saat \(\theta > 45^\circ\).
"Kalau sudutnya dua kali lipat, sinusnya juga dua kali lipat."
\(\sin 30^\circ = 0{,}5\), tetapi \(\sin 60^\circ \approx 0{,}87\), bukan 1. Sinus tidak sebanding dengan sudut. Hubungan sebenarnya untuk sudut ganda akan kamu temui di Bab 26.
24.4Sudut elevasi dan sudut depresi
Saat kamu mendongak ke puncak menara, matamu membentuk sudut dengan garis mendatar. Saat pilot menatap landasan di bawahnya, matanya juga membentuk sudut. Kedua sudut ini punya nama.
DefinisiSudut elevasi adalah sudut antara garis mendatar dan garis pandang ke atas. Sudut depresi adalah sudut antara garis mendatar dan garis pandang ke bawah. Keduanya selalu diukur dari garis mendatar, bukan dari garis tegak.
Ayu berdiri di balkon menara masjid, Dimas berdiri di tanah. Mereka saling memandang lewat garis pandang yang sama.
Ayu melihat ke bawah. Sudut antara garis mendatar di matanya dan garis pandang disebut sudut depresi \(\beta\).
Dimas melihat ke atas. Sudut antara garis mendatar di matanya dan garis pandang disebut sudut elevasi \(\alpha\).
Dua garis mendatar itu sejajar, dan garis pandang memotong keduanya seperti huruf Z. Jadi \(\alpha\) dan \(\beta\) adalah sudut dalam berseberangan: \(\alpha = \beta\). Sudut depresi selalu sama dengan sudut elevasi pasangannya!
Inilah cara mengukur tinggi tanpa memanjat. Berdirilah pada jarak \(d\) dari kaki benda, ukur sudut elevasi \(\alpha\) ke puncaknya, lalu pakai tangen. Jangan lupa: sudut diukur dari mata, jadi tambahkan tinggi mata \(h\).
Ayu berdiri 100 m dari kaki Monas. Dengan klinometer, ia mengukur sudut elevasi puncak Monas sebesar 52,5°. Mata Ayu berada 1,5 m di atas tanah. Berapa tinggi Monas?
Garis mendatar dari mata Ayu, sumbu tegak Monas, dan garis pandang membentuk segitiga siku-siku. Jarak 100 m adalah sisi samping sudut 52,5°, dan bagian Monas di atas mata adalah sisi depannya.
Tambahkan tinggi mata: \(130{,}3 + 1{,}5 = 131{,}8\) m.
Tinggi Monas ±132 m, cocok dengan data resminya. Teka-teki Bab 23 terpecahkan tanpa memanjat satu anak tangga pun!
Awas jebakanHasil \(d \tan\alpha\) hanyalah tinggi benda di atas mata pengamat. Banyak orang lupa menambahkan tinggi mata. Untuk Monas selisihnya kecil, tetapi untuk tiang bendera sekolah setinggi 8 m, lupa 1,5 m berarti salah hampir 20%!
Mata Ayu berada 40 m di atas tanah, di balkon menara masjid. Ia melihat Dimas di halaman dengan sudut depresi 25°. Berapa jarak Dimas dari kaki menara?
Sudut depresi 25° sama dengan sudut elevasi dari Dimas ke Ayu (sudut dalam berseberangan).
Dari posisi Dimas, tinggi 40 m adalah sisi depan dan jarak \(x\) adalah sisi samping: \(\tan 25^\circ = \dfrac{40}{x}\).
\(x = \dfrac{40}{\tan 25^\circ} \approx \dfrac{40}{0{,}4663} \approx 85{,}8\) m.
Dimas berdiri sekitar 85,8 m dari kaki menara. (Untuk menyederhanakan, tinggi mata Dimas diabaikan.)
Seret pesawat di sepanjang jalur luncur, atau ubah sudutnya. Sudut luncur sama dengan sudut depresi pilot ke titik sentuh (ingat huruf Z!). Catatan: skala tegak sengaja diperbesar beberapa kali agar jalurnya terlihat; sudut sebenarnya jauh lebih landai. Pada sudut 3°, berapa meter pesawat turun untuk setiap 1 km mendatar?
Dari titik \(A\), puncak sebuah menara terlihat dengan sudut elevasi 30°. Setelah berjalan 40 m lurus mendekati menara sampai titik \(B\), sudut elevasinya menjadi 60°. Tinggi mata diabaikan. Berapa tinggi menara?
Misalkan tinggi menara \(t\) dan jarak \(B\) ke kaki menara \(x\). Dari \(B\): \(t = x\tan 60^\circ = x\sqrt3\).
Samakan: \(x\sqrt3 = \dfrac{x + 40}{\sqrt3}\) ⇒ \(3x = x + 40\) ⇒ \(x = 20\) m.
\(t = 20\sqrt3 \approx 34{,}6\) m.
Tinggi menara \(20\sqrt3 \approx 34{,}6\) m. Bonus: sudut di puncak pada segitiga \(A\)–\(B\)–puncak adalah \(60^\circ - 30^\circ = 30^\circ\), jadi segitiga itu sama kaki dan jarak \(B\) ke puncak juga 40 m. Cek: \(40 \sin 60^\circ = 20\sqrt3\). ✓
24.5Identitas Pythagoras: sin²θ + cos²θ = 1
Ingat Bab 18? Pada segitiga siku-siku, \(\text{depan}^2 + \text{samping}^2 = \text{miring}^2\). Kalau kita membagi semuanya dengan \(\text{miring}^2\), Teorema Pythagoras menjelma menjadi hubungan antara sinus dan kosinus.
Identitas trigonometri dasarUntuk setiap sudut lancip \(\theta\),
Jika sisi miringnya 1, maka sisi depan sama dengan \(\sin\theta\) dan sisi samping sama dengan \(\cos\theta\). Tekan ▶ Jalankan: segitiga berubah bentuk, tetapi \(\sin^2\theta + \cos^2\theta\) tetap 1. Garis hijau di \(x = 1\) panjangnya tepat \(\tan\theta\). Kapan garis hijau lebih panjang daripada jari-jari?
Diketahui \(\theta\) sudut lancip dan \(\sin\theta = \tfrac35\). Tentukan \(\cos\theta\) dan \(\tan\theta\) tanpa mencari besar sudutnya.
\(\cos\theta = \tfrac45\) dan \(\tan\theta = \tfrac34\). Diam-diam, ini segitiga 3–4–5 dari Bab 18!
Lanjut · IB & olimpiadeTiga saudara kebalikanSelain sin, cos, dan tan, ada tiga perbandingan kebalikan: sekan \(\sec\theta = \tfrac{1}{\cos\theta}\), kosekan \(\csc\theta = \tfrac{1}{\sin\theta}\), dan kotangen \(\cot\theta = \tfrac{1}{\tan\theta}\). Membagi \(\sin^2\theta + \cos^2\theta = 1\) dengan \(\cos^2\theta\) dan dengan \(\sin^2\theta\) menghasilkan dua identitas baru:
\[1 + \tan^2\theta = \sec^2\theta, \qquad 1 + \cot^2\theta = \csc^2\theta.\]
Di IB dan di Bab 26, definisi sin dan cos diperluas ke sudut berapa pun lewat lingkaran satuan seperti grafik di atas: \(\cos\theta\) dan \(\sin\theta\) adalah koordinat titik \(P\).
24.6Klinometer buatan sendiri dan trigonometri di sekitarmu
Klinometer Kak Lintang hanyalah busur derajat yang dibalik. Sedotan ditempel di sisi lurusnya sebagai pembidik, dan benang berbandul baut digantung dari titik pusat busur. Saat sedotan diarahkan ke puncak benda, benang tetap tegak lurus ke bawah karena gravitasi, dan busur ikut miring. Dari situlah sudut elevasi terbaca.
Pilih benda, atur jarakmu, lalu seret di langit (atau geser slider) sampai garis bidik tepat mengenai titik merah di puncak. Perhatikan bacaan busur di kotak kiri bawah. Hitung tingginya, lalu nyalakan "Ungkap tinggi sebenarnya" untuk mengecek. Apa yang terjadi kalau kamu berdiri terlalu dekat dengan Monas?
Awas jebakanKlinometer busur tidak langsung menunjukkan sudut elevasi. Saat sedotan mendatar, benang menunjuk angka 90° pada busur. Saat sedotan mendongak sebesar \(\alpha\), benang menunjuk \(90^\circ - \alpha\). Jadi sudut elevasinya adalah \(\alpha = 90^\circ - \text{bacaan}\) (atau bacaan − 90° jika skala busurmu terbalik).
Ringkasnya: ukur jarak ke kaki benda, bidik puncaknya lewat sedotan, baca sudutnya, lalu kalikan jarak dengan tangen sudut itu dan tambahkan tinggi matamu. Empat langkah, tanpa memanjat!
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa 45° adalah sudut terbaik?Misalkan klinometermu meleset \(\Delta\alpha\) (dalam radian). Bagian tinggi di atas mata \(y = d\tan\alpha\) akan meleset kira-kira \(\Delta y \approx d\,\sec^2\alpha\,\Delta\alpha\). Galat relatifnya
\[\frac{\Delta y}{y} \approx \frac{\sec^2\alpha}{\tan\alpha}\,\Delta\alpha = \frac{\Delta\alpha}{\sin\alpha\cos\alpha} = \frac{2\,\Delta\alpha}{\sin 2\alpha},\]
yang paling kecil ketika \(\sin 2\alpha = 1\), yaitu \(\alpha = 45^\circ\). Salah baca 1° pada sudut 45° menghasilkan galat sekitar 3,5%, tetapi pada sudut 15° atau 75° galatnya membengkak menjadi sekitar 7%. Jadi, ambil posisi yang membuat sudut elevasinya mendekati 45°. Trik kancil di komik ternyata juga yang paling teliti!
Matematika NusantaraDi banyak pesantren, trigonometri dipelajari lewat ilmu falak untuk menentukan arah kiblat dan waktu salat. Alat tradisionalnya antara lain tongkat istiwa (tongkat tegak untuk mengamati bayangan) dan bencet, jam matahari sederhana yang masih dapat dijumpai di halaman beberapa pesantren dan masjid tua di Jawa. Panjang bayangan tongkat setinggi \(t\) saat matahari pada sudut elevasi \(\alpha\) adalah \(\tfrac{t}{\tan\alpha}\). Menurut salah satu pendapat fikih, awal waktu Asar ditandai saat bayangan benda sama dengan tinggi bendanya ditambah panjang bayangan tengah hari. Dua kali setahun, sekitar 27–28 Mei dan 15–16 Juli, matahari tepat berada di atas Kakbah, sehingga bayangan tongkat tegak di Indonesia menunjuk tepat ke arah kiblat. Peristiwa itu disebut rashdul kiblat.
🛬
Landasan pesawat
Pesawat mendarat mengikuti jalur luncur sekitar 3°. Lampu pemandu di tepi landasan berubah warna bila sudut pesawat terlalu tinggi atau terlalu rendah.
♿
Ram kursi roda
Pedoman aksesibilitas bangunan di Indonesia membatasi kemiringan ram sekitar 7° di dalam gedung dan 6° di luar gedung, supaya pengguna kursi roda bisa naik sendiri dengan aman.
🏠
Atap genteng
Atap genteng dibuat miring ±30°–40° agar air hujan cepat turun. Panjang kaso dihitung dari setengah lebar rumah dibagi \(\cos\) sudut atap.
⛰️
Rambu tanjakan
Rambu "tanjakan 10%" di jalan pegunungan berarti naik 10 m tiap 100 m mendatar: \(\tan\theta = 0{,}1\), sehingga \(\theta \approx 5{,}7^\circ\).
🌋
Pos pengamatan gunung api
Petugas memperkirakan tinggi kolom abu letusan dari jarak pos ke kawah dan sudut pandang ke ujung kolom, persis seperti mengukur tinggi Monas.
Segitiga siku-siku bersisi 5, 12, dan 13. Sudut \(\theta\) berhadapan dengan sisi 5. Nilai \(\cos\theta\) adalah…
\(\tfrac{5}{13}\)
\(\tfrac{12}{13}\)
\(\tfrac{5}{12}\)
\(\tfrac{13}{12}\)
Kosinus = samping/miring. Sisi samping \(\theta\) adalah 12 dan sisi miring 13, jadi \(\cos\theta = \tfrac{12}{13}\). Pilihan \(\tfrac{5}{13}\) adalah \(\sin\theta\).
Nilai \(\tan 60^\circ\) adalah…
\(\tfrac12\)
\(\tfrac{\sqrt3}{2}\)
1
\(\sqrt3\)
Pada segitiga 30°–60°–90° bersisi 1, \(\sqrt3\), 2, sisi depan 60° adalah \(\sqrt3\) dan sisi sampingnya 1. Jadi \(\tan 60^\circ = \sqrt3 \approx 1{,}73\).
Dari jarak 20 m, puncak tiang bendera terlihat dengan sudut elevasi 45°. Tinggi mata pengamat 1,5 m. Tinggi tiang bendera adalah…
21,5 m
20 m
18,5 m
28,3 m
\(20 \times \tan 45^\circ = 20\) m di atas mata, ditambah 1,5 m tinggi mata: 21,5 m. Pilihan 20 m lupa tinggi mata, dan 28,3 m memakai \(20\sqrt2\) (sisi miring).
25
Bab 25 · Trigonometri
Aturan Sinus & Kosinus: Mengukur Segitiga Apa Saja
SOHCAHTOA hanya bekerja pada segitiga siku-siku. Lalu bagaimana nakhoda menghitung jarak pulang ke pelabuhan, atau juru ukur menghitung luas lahan yang miring-miring? Dua aturan sederhana membuka semua segitiga, dan salah satunya ternyata Pythagoras yang sedang menyamar.
Setelah bab ini, kamu bisa
memakai aturan sinus untuk mencari sisi atau sudut bila diketahui pasangan sisi dan sudut yang berhadapan;
mengenali kasus ambigu (dua sisi dan satu sudut yang tidak diapit) dan menemukan semua segitiga yang mungkin;
memakai aturan kosinus dan menjelaskan mengapa Teorema Pythagoras adalah kasus khususnya;
menghitung luas segitiga dengan rumus \(\tfrac12 ab\sin C\);
menyelesaikan soal bearing (navigasi) dan soal tiga dimensi dengan memilih aturan yang tepat.
Jalan Pulang Kapal Feri Komik · 4 panel
Di dek kapal feri antarpulau, Nusa Tenggara
Kak LintangDari pelabuhan, kapal kita melaju 8 km, lalu berbelok dan melaju 5 km lagi. Sudut di tikungannya 60°.
DimasJarak kita ke pelabuhan? Pakai Pythagoras saja: √(8² + 5²) ≈ 9,4 km!
AyuHmm… bukankah Pythagoras hanya untuk segitiga siku-siku?
NAH!
Kak LintangTepat, Ayu! Sudutnya 60°, bukan 90°. Untuk segitiga sembarang, Pythagoras perlu satu suku koreksi.
Ternyata Ancil ikut menumpang…
AncilKoreksinya 2 × 8 × 5 × cos 60° = 40. Jadi c² = 64 + 25 − 40 = 49. Jaraknya pas 7 km!
DimasLebih dekat 2,4 km daripada tebakanku…
Kapal yang sama melaju 8 km, berbelok, lalu melaju 5 km. Kali ini sudut di tikungannya 120°, bukan 60°. Berapa jarak kapal dari pelabuhan sekarang?
Tetap 7 km, karena panjang kedua lintasannya sama.
Dua kali lipat, yaitu 14 km, karena sudutnya dua kali lipat.
Sekitar 11,4 km: lebih jauh, tetapi tidak sampai dua kali lipat.
Lebih dekat daripada 7 km, karena kapal berbelok lebih tajam.
Jawabannya: sekitar 11,4 km. Sudut tikungan 120° berarti kapal hanya berbelok sedikit, sehingga rutenya lebih "lurus" dan ujungnya makin jauh dari pelabuhan. Namun jaraknya tidak sebanding dengan sudut: untuk 60° jaraknya 7 km, untuk 120° jaraknya \(\sqrt{129} \approx 11{,}4\) km, dan untuk 180° (tidak berbelok sama sekali) paling jauh \(8 + 5 = 13\) km. Aturan kosinus di subbab 25.3 menghitung semuanya dengan satu rumus.
25.1Aturan sinus: satu garis tinggi, dua cerita
Di Bab 24 kamu menaklukkan segitiga siku-siku dengan SOHCAHTOA. Namun segitiga di dunia nyata jarang punya pojok 90°: rute kapal, lahan warisan, rangka jembatan. Kabar baiknya, setiap segitiga bisa dibuat punya sudut siku-siku. Caranya cukup dengan menarik satu garis tinggi. Dari trik kecil itu lahir dua aturan besar.
Definisi · Nama sisi dan sudutPada segitiga \(ABC\), besar sudut di titik \(A\), \(B\), \(C\) ditulis \(A\), \(B\), \(C\). Sisi di depan setiap sudut diberi huruf kecil yang sama: \(a = BC\) berhadapan dengan sudut \(A\), \(b = CA\) berhadapan dengan sudut \(B\), dan \(c = AB\) berhadapan dengan sudut \(C\). Sisi dan sudut yang saling berhadapan, misalnya \(a\) dan \(A\), disebut pasangan sisi–sudut.
Sisi dan sudut yang berhadapan diberi warna sama. Garis tinggi \(h\) membelah segitiga menjadi dua segitiga siku-siku yang berbagi tinggi yang sama.
Tarik garis tinggi \(h\) dari titik \(C\). Dari segitiga siku-siku di sebelah kiri, \(h = b\sin A\). Dari segitiga siku-siku di sebelah kanan, \(h = a\sin B\). Karena tingginya satu dan sama, \(a\sin B = b\sin A\). Bagi kedua ruas dengan \(\sin A \sin B\), dan lahirlah aturan pertama.
Dalam kata-kata: perbandingan setiap sisi dengan sinus sudut di depannya selalu sama. Untuk mencari sudut, bentuk kebalikannya lebih praktis: \(\dfrac{\sin A}{a} = \dfrac{\sin B}{b} = \dfrac{\sin C}{c}\).
Bukti lengkap, termasuk segitiga tumpul
Garis tinggi dari \(C\) memberi \(\dfrac{a}{\sin A} = \dfrac{b}{\sin B}\), seperti di atas. Garis tinggi dari \(A\) memberi \(\dfrac{b}{\sin B} = \dfrac{c}{\sin C}\) dengan cara yang sama, jadi ketiga perbandingan itu sama.
Bagaimana jika sudut \(B\) tumpul? Kaki garis tinggi dari \(C\) jatuh di perpanjangan sisi \(AB\). Pada segitiga siku-siku yang terbentuk di luar, sudut di \(B\) adalah \(180^\circ - B\), sehingga \(h = a\sin(180^\circ - B) = a\sin B\). Hasilnya tetap sama!
Versi sederhananya: sisi paling panjang selalu berhadapan dengan sudut paling besar, dan sisi paling pendek berhadapan dengan sudut paling kecil. Aturan sinus mengatakan hal itu dengan angka: bagi setiap sisi dengan sinus sudut di depannya, hasilnya selalu sama.
Sinus dan kosinus sudut tumpulSegitiga sembarang bisa punya sudut tumpul, misalnya 120°. Kalkulator (mode derajat) tetap memberi nilainya: \(\sin 120^\circ \approx 0{,}866\) dan \(\cos 120^\circ = -0{,}5\). Pola yang perlu kamu ingat:
\[\sin(180^\circ - x) = \sin x, \qquad \cos(180^\circ - x) = -\cos x.\]
Jadi \(\sin 150^\circ = \sin 30^\circ = \tfrac12\) dan \(\cos 120^\circ = -\cos 60^\circ = -\tfrac12\). Mengapa kosinus sudut tumpul bernilai negatif? Bab 26 akan membuka rahasianya lewat lingkaran satuan.
Pos pengamat \(A\) dan \(B\) berada di garis pantai yang lurus dan berjarak 12 km. Sebuah pulau kecil \(P\) terlihat dari \(A\) dengan \(\angle PAB = 52^\circ\) dan dari \(B\) dengan \(\angle PBA = 68^\circ\). Berapa jarak pos \(A\) ke pulau?
Sisi \(AB = 12\) berhadapan dengan \(\angle P = 60^\circ\): itu pasangan lengkap. Sisi yang dicari, \(AP\), berhadapan dengan \(\angle B = 68^\circ\).
\(\dfrac{AP}{\sin 68^\circ} = \dfrac{12}{\sin 60^\circ} \;\Rightarrow\; AP = \dfrac{12 \sin 68^\circ}{\sin 60^\circ} = \dfrac{12 \times 0{,}9272}{0{,}8660} \approx 12{,}85\) km.
Pulau berjarak sekitar 12,85 km dari pos \(A\). Cek kewajaran: \(\angle B = 68^\circ\) sedikit lebih besar daripada \(\angle P = 60^\circ\), jadi \(AP\) memang sedikit lebih panjang daripada \(AB = 12\) km. (Dengan cara yang sama, jarak dari pos \(B\) sekitar 10,92 km.)
Awas jebakanPastikan kalkulator dalam mode derajat (DEG), bukan radian (RAD). Dalam mode radian, kalkulator membaca \(\sin 30\) sebagai sinus dari 30 radian dan memberi \(-0{,}988\), bukan \(0{,}5\). Satu tombol yang salah bisa membuat kapalmu tersesat puluhan kilometer!
25.2Kasus ambigu: lengan yang berayun
Ayu diminta menggambar segitiga dengan \(\angle A = 30^\circ\), sisi \(b = AC = 10\) cm, dan sisi \(a = BC = 6\) cm. Ada berapa segitiga berbeda yang bisa ia gambar?
Tepat satu, karena dua sisi dan satu sudut sudah ditentukan.
Tidak ada, karena sisi 6 cm terlalu pendek.
Dua segitiga yang berbeda bentuk.
Tak hingga banyaknya.
Jawabannya: dua. Bayangkan sisi \(a = 6\) cm sebagai lengan yang berengsel di titik \(C\). Jarak terpendek dari \(C\) ke garis dasar adalah \(b\sin A = 10 \times 0{,}5 = 5\) cm. Lengan 6 cm lebih panjang daripada 5 cm, jadi ujungnya bisa menyentuh garis dasar. Karena lengan itu juga lebih pendek daripada \(b = 10\) cm, ia menyentuh garis dasar di dua tempat. Coba sendiri di Lab Mini di bawah!
Data "dua sisi dan satu sudut yang tidak diapit kedua sisi itu" sering disingkat SSA (sisi–sisi–sudut), dan data ini licik. Bayangkan sisi \(a\) sebagai daun pintu yang berengsel di titik \(C\). Daun pintu itu boleh berayun; di mana pun ujungnya menyentuh garis dasar, di situlah titik \(B\). Ujungnya bisa tidak sampai, menyentuh tepat sekali, atau memotong dua kali. Inilah kasus ambigu (ambigu = bermakna ganda).
Atur \(\angle A\), sisi \(b\), dan panjang lengan \(a\). Tekan ▶ Jalankan agar lengan berayun, atau seret sendiri ujung lengan (titik biru). Kapan lengan memotong garis dasar dua kali? Kapan hanya sekali? Kapan tidak sampai sama sekali?
Sifat · Banyaknya segitiga pada kasus SSADiketahui \(a\), \(b\), dan sudut \(A\) yang lancip. Bandingkan lengan \(a\) dengan tinggi \(b\sin A\):
\(a < b\sin A\): tidak ada segitiga (lengan terlalu pendek);
\(a = b\sin A\): tepat satu segitiga, siku-siku di \(B\);
\(b\sin A < a < b\): dua segitiga, dengan \(B_2 = 180^\circ - B_1\);
\(a \ge b\): tepat satu segitiga.
Jika \(A\) siku-siku atau tumpul, segitiga ada (tepat satu) hanya bila \(a > b\).
Pada segitiga \(ABC\), \(\angle A = 40^\circ\), \(a = 7\) cm, dan \(b = 10\) cm. Tentukan semua kemungkinan besar \(\angle B\) dan panjang \(c\).
Cek dulu banyaknya segitiga: \(b\sin A = 10\sin 40^\circ \approx 6{,}43\). Karena \(6{,}43 < 7 < 10\), ada dua segitiga.
Aturan sinus: \(\sin B = \dfrac{b\sin A}{a} = \dfrac{10\sin 40^\circ}{7} \approx 0{,}9183\). Jadi \(B_1 \approx 66{,}67^\circ\) atau \(B_2 = 180^\circ - 66{,}67^\circ = 113{,}33^\circ\).
Segitiga pertama: \(C_1 = 180^\circ - 40^\circ - 66{,}67^\circ = 73{,}33^\circ\), sehingga \(c_1 = \dfrac{7\sin 73{,}33^\circ}{\sin 40^\circ} \approx 10{,}43\) cm.
Segitiga kedua: \(C_2 = 180^\circ - 40^\circ - 113{,}33^\circ = 26{,}67^\circ\), sehingga \(c_2 = \dfrac{7\sin 26{,}67^\circ}{\sin 40^\circ} \approx 4{,}89\) cm.
\(B \approx 66{,}67^\circ\) dengan \(c \approx 10{,}43\) cm, atau \(B \approx 113{,}33^\circ\) dengan \(c \approx 4{,}89\) cm. Kedua segitiga sah!
Awas jebakanTombol \(\sin^{-1}\) di kalkulator hanya memberi sudut lancip. Jika \(\sin B = 0{,}8\), sudut \(B\) bisa \(53{,}13^\circ\) atau \(180^\circ - 53{,}13^\circ = 126{,}87^\circ\). Selalu periksa jawaban kedua itu: ia sah jika jumlahnya dengan sudut yang sudah diketahui masih kurang dari \(180^\circ\).
25.3Aturan kosinus: Pythagoras dengan koreksi
Aturan sinus butuh pasangan sisi–sudut yang lengkap. Bagaimana jika yang diketahui hanya dua sisi dan sudut di antara keduanya, seperti rute kapal di komik? Atau malah hanya tiga sisi? Di sinilah Pythagoras dari Bab 18 kembali, kali ini dengan sedikit "tambalan".
Aturan KosinusPada setiap segitiga \(ABC\) berlaku
Dengan cara yang sama, \(a^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A\) dan \(b^2 = a^2 + c^2 - 2ac\cos B\). Untuk mencari sudut dari tiga sisi, susun ulang rumusnya:
\[\cos C = \frac{a^2 + b^2 - c^2}{2ab}.\]
Segitiga \(ABC\) sembarang dengan sisi \(a = BC\), \(b = CA\), \(c = AB\), dan sudut \(C\) (hijau) di antara sisi \(a\) dan \(b\).
Tarik garis tinggi dari \(A\) yang tegak lurus \(BC\) di titik \(D\). Pada segitiga siku-siku \(ADC\): \(AD = b\sin C\) dan \(CD = b\cos C\).
Sisa alasnya \(DB = a - b\cos C\). Segitiga \(ADB\) siku-siku di \(D\), jadi Pythagoras berlaku: \(c^2 = (b\sin C)^2 + (a - b\cos C)^2\).
Jabarkan: \(c^2 = b^2\sin^2 C + a^2 - 2ab\cos C + b^2\cos^2 C\), lalu kelompokkan suku-suku yang memuat \(b^2\).
Karena \(\sin^2 C + \cos^2 C = 1\), diperoleh aturan kosinus \(c^2 = a^2 + b^2 - 2ab\cos C\).
Saat \(C = 90^\circ\), \(\cos C = 0\) sehingga suku koreksi lenyap dan tersisa \(c^2 = a^2 + b^2\). Pythagoras ternyata kasus khusus aturan kosinus!
Bagaimana jika sudut \(C\) tumpul?
Jika \(C\) tumpul, kaki garis tinggi \(D\) jatuh di luar segitiga, pada perpanjangan \(BC\) melewati \(C\). Sekarang \(CD = b\cos(180^\circ - C) = -b\cos C\) (bilangan positif, karena \(\cos C\) negatif) dan \(DB = DC + CB = a - b\cos C\). Rumus untuk \(DB\) ternyata sama persis, begitu pula \(AD = b\sin(180^\circ - C) = b\sin C\). Jadi seluruh perhitungan berlaku tanpa perubahan.
Cara mudah mengingatnya: aturan kosinus adalah Pythagoras ditambah koreksi. Kalau sudutnya 90°, koreksinya nol. Kalau sudutnya lebih sempit daripada 90°, sisi di depannya lebih pendek daripada hasil Pythagoras. Kalau sudutnya lebih lebar, sisi itu lebih panjang.
Ingat kebalikan Teorema Pythagoras di Bab 18? Segitiga lancip jika \(a^2 + b^2 > c^2\) dan tumpul jika \(a^2 + b^2 < c^2\). Aturan kosinus menjelaskan alasannya: jika \(C\) lancip, \(\cos C > 0\), sehingga ada yang dikurangkan dan \(c^2 < a^2 + b^2\). Jika \(C\) tumpul, \(\cos C < 0\), sehingga "dikurangi bilangan negatif" berarti ditambah, dan \(c^2 > a^2 + b^2\).
Seret titik \(A\), \(B\), dan \(C\) (atau geser slider). Semua sisi, sudut, dan luas berubah langsung, dan setiap sisi sewarna dengan sudut di depannya. Lingkaran putus-putus berdiameter \(AB\): jika \(C\) tepat di atasnya, \(\angle C = 90^\circ\); di dalamnya tumpul; di luarnya lancip. Coba cari posisi yang membuat \(c^2 = a^2 + b^2\)!
Kebun Bu Ratna berbentuk segitiga dengan sisi 50 m, 70 m, dan 80 m. Berapa besar sudut di depan sisi 70 m? Berapa sudut terbesar kebun itu?
Sudut \(\theta\) di depan sisi 70 m diapit sisi 50 m dan 80 m: \(\cos\theta = \dfrac{50^2 + 80^2 - 70^2}{2 \cdot 50 \cdot 80} = \dfrac{2500 + 6400 - 4900}{8000} = \dfrac{4000}{8000} = 0{,}5\). Jadi \(\theta = 60^\circ\).
Sudut terbesar \(\varphi\) berhadapan dengan sisi terpanjang (80 m): \(\cos\varphi = \dfrac{50^2 + 70^2 - 80^2}{2 \cdot 50 \cdot 70} = \dfrac{1000}{7000} = \dfrac17\), jadi \(\varphi \approx 81{,}79^\circ\).
Sudut ketiga \(= 180^\circ - 60^\circ - 81{,}79^\circ = 38{,}21^\circ\).
Sudut di depan sisi 70 m tepat 60°, dan sudut terbesarnya sekitar 81,79°. Karena kosinus sudut terbesar positif, kebun itu berbentuk segitiga lancip.
Awas jebakanJangan menghitung \(a^2 + b^2 - 2ab\) lebih dulu lalu mengalikannya dengan \(\cos C\). Suku \(2ab\cos C\) adalah satu kesatuan: hitung dulu \(2ab\cos C\), baru kurangkan dari \(a^2 + b^2\). Untuk sudut tumpul, \(\cos C\) negatif, sehingga "dikurangi bilangan negatif" berarti ditambah.
Tamu dari masa laluSekitar 300 SM, Euklides menulis dua proposisi di buku Elemen (Buku II, proposisi 12 dan 13) yang isinya aturan kosinus dalam bahasa geometri: persegi di depan sudut tumpul lebih luas daripada jumlah dua persegi lainnya, dan selisihnya sama dengan dua kali luas sebuah persegi panjang tertentu. Waktu itu kata "kosinus" belum ada! Aturan sinus untuk segitiga datar dirumuskan dan dibuktikan dengan rapi oleh Nasiruddin at-Tusi di Persia pada abad ke-13. Lalu Jamsyid al-Kasyi (al-Kashi) dari Samarkand (±1380–1429) menuliskan aturan kosinus dalam bentuk yang siap dipakai untuk menghitung. Itu sebabnya di Prancis aturan kosinus disebut teorema Al-Kashi.
Lanjut · IB & olimpiadeAturan kosinus = hasil kali titik vektorDi Bab 23 kamu bertemu vektor. Letakkan pangkal di \(C\), lalu misalkan \(\vec u = \overrightarrow{CB}\) dan \(\vec v = \overrightarrow{CA}\). Maka \(\overrightarrow{AB} = \vec u - \vec v\), sehingga
\[c^2 = |\vec u - \vec v|^2 = |\vec u|^2 + |\vec v|^2 - 2\,\vec u \cdot \vec v = a^2 + b^2 - 2ab\cos C.\]
Jadi rumus \(\vec u \cdot \vec v = |\vec u|\,|\vec v|\cos\theta\) dan aturan kosinus adalah satu fakta yang sama, dilihat dari dua arah. Versi vektor ini langsung berlaku di ruang tiga dimensi, misalnya untuk menghitung sudut antara dua diagonal ruang sebuah kubus: \(\cos\theta = \tfrac13\), jadi \(\theta \approx 70{,}5^\circ\).
25.4Luas segitiga tanpa mengukur tinggi
Di SD kamu belajar bahwa luas segitiga \(= \tfrac12 \times \text{alas} \times \text{tinggi}\). Masalahnya, di lapangan tinggi segitiga jarang bisa diukur langsung. Coba saja ukur tinggi lahan yang ditumbuhi semak belukar! Untungnya, tinggi bisa dihitung dari sisi dan sudut. Jika alasnya \(a = BC\), tinggi dari titik \(A\) ke alas itu adalah \(b\sin C\) (lihat langkah 2 animasi di atas). Jadi luasnya \(\tfrac12 \cdot a \cdot b\sin C\).
Luas Segitiga dengan SinusLuas segitiga \(ABC\) adalah
\[L = \tfrac12\,\cB{a}\cO{b}\sin \cG{C} = \tfrac12\,bc\sin A = \tfrac12\,ca\sin B\]
Dalam kata-kata: setengah kali dua sisi kali sinus sudut apit di antara keduanya.
Ingat polanya: pilih dua sisi dan sudut yang diapit kedua sisi itu. Kalikan kedua sisi, kalikan lagi dengan sinus sudutnya, lalu bagi dua. Jika sudutnya 90°, \(\sin 90^\circ = 1\), dan rumusnya kembali menjadi ½ × alas × tinggi yang sudah kamu kenal.
Seret titik hijau di sepanjang kurva. Titik ungu selalu berada di sudut \(180^\circ - C\), dan tingginya sama persis. Inilah alasan di balik kasus ambigu: dua sudut berbeda punya sinus yang sama. Lihat juga bentuk kurvanya, karena kamu akan bertemu lagi dengannya di Bab 26.
Hitung luas kebun Bu Ratna (sisi 50 m, 70 m, dan 80 m) dari contoh di subbab 25.3.
Kita sudah tahu sudut \(60^\circ\) diapit oleh sisi 50 m dan 80 m.
Luas kebun sekitar 1.732 m², atau kira-kira 0,17 hektare.
Matematika NusantaraPeta Jawa dari jaring segitiga. Pada abad ke-19, juru ukur memetakan Pulau Jawa dengan triangulasi: puncak-puncak gunung dan bukit dijadikan titik sudut sebuah jaringan segitiga raksasa yang membentang dari ujung barat sampai ujung timur pulau. Mereka mengukur satu garis dasar dengan sangat teliti, lalu hanya mengukur sudut dengan teodolit. Semua jarak lainnya dihitung dengan aturan sinus, segitiga demi segitiga. Sampai hari ini, juru ukur pertanahan masih memecah bidang tanah yang bentuknya tak beraturan menjadi segitiga-segitiga, lalu menjumlahkan luasnya dengan \(\tfrac12 ab\sin C\).
Lanjut · IB & olimpiadeRahasia di balik aturan sinus: diameter 2RPerbandingan \(a/\sin A\) yang selalu sama itu ternyata punya arti geometris, yaitu diameter lingkaran luar segitiga:
\[\frac{a}{\sin A} = \frac{b}{\sin B} = \frac{c}{\sin C} = 2R.\]
Bukti singkat (untuk \(A\) lancip): tarik diameter \(BA'\) dari \(B\) melalui pusat lingkaran luar. Sudut \(BA'C\) sama dengan \(A\) karena keduanya menghadap busur \(BC\) yang sama, dan sudut \(BCA'\) siku-siku karena menghadap diameter. Jadi \(\sin A = \dfrac{BC}{BA'} = \dfrac{a}{2R}\). Dari sini lahir rumus luas yang sering muncul di olimpiade: \(L = \tfrac12 ab\sin C = \dfrac{abc}{4R}\). Ada juga rumus Heron yang hanya memakai tiga sisi: \(L = \sqrt{s(s-a)(s-b)(s-c)}\) dengan \(s = \tfrac12(a + b + c)\). Contoh terkenal: segitiga 13–14–15 punya \(s = 21\) dan \(L = \sqrt{21 \cdot 8 \cdot 7 \cdot 6} = 84\).
25.5Bearing: navigasi kapal antarpulau
Indonesia punya lebih dari 17.000 pulau, dan setiap hari ratusan kapal berlayar di antaranya. Nakhoda tidak memakai kata "kanan" atau "kiri", melainkan arah kompas yang tepat.
Definisi · BearingBearing (jurusan tiga angka) adalah arah yang diukur dari arah utara, searah putaran jarum jam, dan selalu ditulis dengan tiga angka. Contoh: timur laut = 045°, timur = 090°, selatan = 180°, barat = 270°.
Kiri: bearing 060°, yaitu 60° searah jarum jam dari utara (di antara timur laut dan timur). Kanan: bearing 300°, yaitu putaran 300° searah jarum jam dari utara, berakhir di antara barat dan barat laut.
Soal bearing selalu berujung pada sebuah segitiga. Kuncinya adalah menemukan sudut di dalam segitiga dari dua bearing. Gambarlah panah utara di setiap titik belok. Semua panah utara itu sejajar, sehingga sudut-sudut sehadap dan berseberangan dari Bab 17 bisa dipakai.
Trik Kak LintangBearing balik = bearing pergi ± 180°. Jika \(Q\) terlihat dari \(P\) pada bearing 070°, maka \(P\) terlihat dari \(Q\) pada bearing 070° + 180° = 250°. Jika hasilnya 360° atau lebih, kurangi 360°: kebalikan dari 300° adalah 300° + 180° − 360° = 120°. Lalu sudut di titik belok = selisih antara bearing balik dan bearing baru.
Atur jarak dan bearing kedua lintasan, atau seret titik \(Q\) dan \(R\) di peta. Tekan ▶ Jalankan untuk melayarkan kapal. Panel di samping menghitung sudut di \(Q\), jarak pulang dengan aturan kosinus, dan bearing untuk pulang. Coba tombol Belok siku: rumus apa yang muncul?
Sebuah kapal berangkat dari pelabuhan \(P\), berlayar 40 km pada bearing 070° ke titik \(Q\), lalu 30 km pada bearing 130° ke pulau \(R\). Hitung jarak \(PR\) dan bearing \(R\) dari \(P\).
Bearing balik dari \(Q\) ke \(P\): 070° + 180° = 250°. Arah dari \(Q\) ke \(R\): 130°. Jadi \(\angle PQR = 250^\circ - 130^\circ = 120^\circ\).
Aturan sinus: \(\sin\angle QPR = \dfrac{30\sin 120^\circ}{60{,}83} \approx 0{,}4271\), jadi \(\angle QPR \approx 25{,}28^\circ\). Sudut ini pasti lancip, karena \(\angle Q\) sudah tumpul.
Kapal berbelok ke kanan (searah jarum jam), jadi bearing \(R\) dari \(P\) = 070° + 25,28° ≈ 095,3°.
Pulau \(R\) berjarak sekitar 60,83 km dari pelabuhan pada bearing ±095,3°. Untuk pulang lurus, kapal mengambil bearing 095,3° + 180° = 275,3°.
25.6Memilih aturan yang tepat dan soal tiga dimensi
Kamu kini punya empat alat: SOHCAHTOA (khusus segitiga siku-siku), aturan sinus, aturan kosinus, dan rumus luas. Yang sering sulit bukan menghitungnya, melainkan memilih alat yang tepat. Tabel ini membantumu.
Yang diketahui
Alat pertama
Catatan
Tiga sisi (sisi–sisi–sisi)
Aturan kosinus, untuk sudut
Cari sudut terbesar dulu (di depan sisi terpanjang); sisanya aman dengan aturan sinus.
Dua sisi + sudut apit (sisi–sudut–sisi)
Aturan kosinus, untuk sisi ketiga
Luasnya langsung: \(\tfrac12 ab\sin C\).
Dua sudut + satu sisi
Aturan sinus
Sudut ketiga \(= 180^\circ\) dikurangi dua sudut lainnya.
Dua sisi + sudut tidak apit (SSA)
Aturan sinus
Awas kasus ambigu: bisa 0, 1, atau 2 segitiga.
Ada sudut 90°
SOHCAHTOA / Pythagoras
Paling cepat; aturan sinus dan kosinus tetap benar, hanya lebih panjang.
Trik Kak LintangCari pasangan lengkap, yaitu satu sisi beserta sudut di depannya yang keduanya sudah diketahui. Ada pasangan lengkap? Pakai aturan sinus. Tidak ada? Pakai aturan kosinus. Untuk luas, cari dua sisi yang mengapit satu sudut.
Soal tiga dimensi terlihat menakutkan, padahal isinya hanya beberapa segitiga datar yang saling menempel. Strateginya: gambar ulang setiap segitiga yang kamu pakai secara terpisah dan datar, tandai yang diketahui, lalu selesaikan satu per satu.
Segitiga \(ABT\) terletak mendatar di tanah, sedangkan segitiga \(ATT'\) berdiri tegak dan siku-siku di \(T\). Selesaikan satu per satu.
Dua pengamat berdiri di titik \(A\) dan \(B\) di pantai yang datar, dengan \(AB = 100\) m. Kaki mercusuar \(T\) berada di atas karang yang tidak bisa didekati, tetapi setinggi permukaan pantai. Dari \(A\), sudut antara \(AB\) dan \(AT\) adalah 50°. Dari \(B\), sudut antara \(BA\) dan \(BT\) adalah 70°. Dari \(A\), puncak mercusuar \(T'\) terlihat dengan sudut elevasi 20°. Berapa tinggi mercusuar?
Aturan sinus (pasangan lengkap: \(AB\) dan \(\angle T\)): \(AT = \dfrac{AB\sin 70^\circ}{\sin 60^\circ} = \dfrac{100 \times 0{,}9397}{0{,}8660} \approx 108{,}5\) m.
Segitiga tegak \(ATT'\) siku-siku di \(T\): \(h = AT\tan 20^\circ \approx 108{,}5 \times 0{,}3640 \approx 39{,}5\) m.
Tinggi mercusuar sekitar 39,5 m, kira-kira setinggi gedung 13 lantai, dan dihitung tanpa menyentuh mercusuarnya sama sekali!
"Aturan sinus hanya berlaku untuk segitiga lancip."
Aturan sinus berlaku untuk semua segitiga, termasuk yang tumpul, karena \(\sin(180^\circ - x) = \sin x\). Hati-hati saja saat mencari sudut: bisa ada dua jawaban.
"Aturan kosinus adalah rumus baru yang tidak ada hubungannya dengan Pythagoras."
Pythagoras adalah aturan kosinus untuk \(C = 90^\circ\). Sebaliknya, aturan kosinus adalah Pythagoras yang diperluas ke semua segitiga dengan suku koreksi \(-2ab\cos C\).
"Dua sisi dan satu sudut selalu menentukan tepat satu segitiga."
Itu hanya benar jika sudutnya diapit kedua sisi tersebut. Jika sudutnya tidak diapit (SSA), bisa ada nol, satu, atau dua segitiga.
🚢
Navigasi antarpulau
Nakhoda menghitung jarak dan bearing pulang dari dua lintasan yang sudah ditempuh, persis seperti Lab Mini di atas.
🔥
Menara pengawas kebakaran hutan
Dua menara yang jaraknya diketahui sama-sama mencatat arah asap. Aturan sinus langsung memberi jarak titik api dari setiap menara.
🗺️
Pengukuran tanah
Juru ukur memecah bidang tanah menjadi segitiga dan menghitung luas setiap bagian dengan ½ab sin C.
🌉
Rangka jembatan & atap
Rangka baja tersusun dari segitiga. Aturan kosinus memberi panjang batang dan sudut sambungannya.
⚽
Sudut tembak ke gawang
Dari posisi pemain, "jendela" gawang yang terlihat adalah sebuah sudut. Aturan kosinus menghitungnya dari jarak ke kedua tiang.
Pada segitiga \(ABC\), \(a = 6\), \(\angle A = 30^\circ\), dan \(\angle B = 90^\circ\). Panjang \(b\) adalah…
3
\(6\sqrt3\)
12
\(6\sqrt2\)
\(b = \dfrac{a\sin B}{\sin A} = \dfrac{6 \times 1}{0{,}5} = 12\). Cek: sisi di depan 30° adalah setengah hipotenusa, jadi hipotenusanya 12.
Dua sisi segitiga 4 cm dan 6 cm mengapit sudut 120°. Panjang sisi ketiga adalah…
\(\sqrt{28}\) cm
\(\sqrt{76}\) cm
10 cm
\(\sqrt{52}\) cm
\(c^2 = 16 + 36 - 2 \cdot 4 \cdot 6 \cos 120^\circ = 52 + 24 = 76\). Pilihan \(\sqrt{28}\) muncul jika tanda \(\cos 120^\circ\) salah, dan \(\sqrt{52}\) jika memakai Pythagoras.
Luas segitiga dengan dua sisi 8 cm dan 9 cm yang mengapit sudut 150° adalah…
Fungsi Trigonometri: Saat Lingkaran Menari Menjadi Gelombang
Kabin bianglala, ombak di pantai, dan dengung gong gamelan punya rahasia yang sama: semuanya berulang. Di bab ini, sin dan cos naik kelas, dari perbandingan sisi segitiga menjadi fungsi yang melukis gelombang.
Setelah bab ini, kamu bisa
memperluas sin, cos, dan tan ke sudut berapa pun memakai lingkaran satuan dan sudut acuan;
mengubah derajat ke radian dan sebaliknya, serta menghitung panjang busur dan luas juring;
menggambar grafik sin, cos, tan dan membaca amplitudo, periode, geseran, dan sumbu tengah;
memodelkan peristiwa berulang (bianglala, pasang surut, bunyi gamelan) dengan \(y = A\sin\big(B(x - C)\big) + D\);
membuktikan dan memakai identitas (Pythagoras, jumlah sudut, sudut rangkap) untuk menyelesaikan persamaan trigonometri.
Bianglala Pasar Malam Komik · 4 panel
Malam Minggu, pasar malam di alun-alun
DimasAyo naik bianglala! Kabinnya pasti naik rata terus, kayak lift.
AyuKucatat tinggi kabin kita tiap 5 detik. Naiknya makin lama makin cepat!
WUSS!
Kak LintangTinggi kabin mengikuti fungsi sinus. Lingkaran yang berputar, kalau dilihat dari samping, jadi gelombang!
Ancil mengintip dari balik tenda lampion…
AncilLihat bayangan kabin di dinding tenda: naik-turun persis seperti ombak di Parangtritis!
DimasLingkaran… jadi gelombang?!
Bianglala berputar dengan kecepatan tetap. Jika tinggi kabin digambar terhadap waktu, grafiknya berbentuk…
garis lurus naik lalu turun, seperti atap rumah (bentuk segitiga);
gelombang mulus: lambat di dekat puncak dan dasar, paling cepat di tengah;
tangga naik dengan anak tangga yang sama tinggi;
satu parabola terbuka ke bawah, lalu berhenti.
Jawabannya: gelombang mulus. Kabin bergerak dengan laju tetap di sepanjang lingkaran, tetapi di puncak dan di dasar arah geraknya hampir mendatar, jadi tingginya nyaris tidak berubah. Di ketinggian poros, kabin bergerak hampir tegak sehingga tingginya berubah paling cepat. Itulah sebabnya catatan Ayu bertambah 1,5 m, lalu 4 m, lalu 5,5 m. Bentuk gelombang ini bernama sinusoid.
26.1Lingkaran satuan: sin dan cos untuk sudut berapa pun
Di Bab 24, sin dan cos lahir dari segitiga siku-siku, jadi sudutnya hanya boleh di antara 0° dan 90°. Padahal kabin bianglala terus berputar: 120°, 200°, bahkan 400°. Kita butuh definisi yang tidak "macet" di 90°.
Caranya: gambar lingkaran berjari-jari 1 yang berpusat di titik asal \(O\). Lingkaran ini disebut lingkaran satuan. Putar ruas \(OP\) mulai dari sumbu-\(x\) positif, berlawanan arah jarum jam, sebesar \(\theta\).
DefinisiUntuk sudut \(\theta\) sembarang, misalkan \(P\) titik pada lingkaran satuan sehingga \(OP\) membentuk sudut \(\theta\) terhadap sumbu-\(x\) positif. Didefinisikan
\[\cos\theta = x_P, \qquad \sin\theta = y_P, \qquad \tan\theta = \frac{\sin\theta}{\cos\theta}\ \ (\cos\theta \ne 0).\]
Jadi \(P = (\cos\theta, \sin\theta)\). Sudut negatif berarti diputar searah jarum jam.
Gampangnya: bayangkan kamu duduk di kabin bianglala mini berjari-jari 1 meter. sin θ = seberapa tinggi kamu di atas poros, cos θ = seberapa jauh kamu ke kanan dari poros. Kalau kamu di bawah poros, tingginya negatif; kalau di kiri poros, jaraknya negatif.
Untuk \(0° < \theta < 90°\), definisi ini cocok dengan SOHCAHTOA: segitiga di bawah \(OP\) punya sisi miring 1, sehingga sisi depannya \(\sin\theta\) dan sisi sampingnya \(\cos\theta\). Definisi lama tidak dibuang, hanya diperluas.
Tekan ▶ Jalankan atau geser slider. Ruas jingga adalah \(\cos\theta\), ruas biru adalah \(\sin\theta\), dan ruas hijau di garis \(x = 1\) adalah \(\tan\theta\) (perpanjangan \(OP\) memotong garis itu di \(T\)). Tanda "—" berarti \(\tan\theta\) tak terdefinisi. Perhatikan: \(\sin^2\theta + \cos^2\theta\) selalu 1. Mengapa?
Titik \(P\) dan \(P'\) sama tinggi, jadi sinusnya sama. Jarak mendatarnya sama panjang tetapi berlawanan arah, jadi kosinusnya berlawanan tanda.
Sifat sudut berelasi (sudut acuan)Setiap sudut punya sudut acuan \(\alpha\) antara 0° dan 90°, yaitu sudut lancip antara \(OP\) dan sumbu-\(x\). Nilai trigonometrinya sama dengan nilai sudut acuan, hanya tandanya yang mengikuti kuadran:
Satu putaran tidak mengubah apa pun: \(\sin(\theta + 360°) = \sin\theta\), \(\cos(\theta + 360°) = \cos\theta\).
Trik Kak LintangUrutan tanda positif dari kuadran I sampai IV: Semua – Sin – Tan – Cos. Jembatan keledai yang populer: "Semua Sindikat Tangannya Kosong" (K untuk kosinus). Untuk nilainya, ingat pola akar yang rapi: \(\sin 0°, \sin 30°, \sin 45°, \sin 60°, \sin 90°\) berturut-turut sama dengan \(\tfrac{\sqrt0}{2}, \tfrac{\sqrt1}{2}, \tfrac{\sqrt2}{2}, \tfrac{\sqrt3}{2}, \tfrac{\sqrt4}{2}\). Kosinus adalah pola yang sama, dibaca terbalik.
\(\theta\)
0°
30°
45°
60°
90°
180°
270°
360°
radian
0
\(\tfrac{\pi}{6}\)
\(\tfrac{\pi}{4}\)
\(\tfrac{\pi}{3}\)
\(\tfrac{\pi}{2}\)
\(\pi\)
\(\tfrac{3\pi}{2}\)
\(2\pi\)
\(\sin\theta\)
0
\(\tfrac12\)
\(\tfrac12\sqrt2\)
\(\tfrac12\sqrt3\)
1
0
−1
0
\(\cos\theta\)
1
\(\tfrac12\sqrt3\)
\(\tfrac12\sqrt2\)
\(\tfrac12\)
0
−1
0
1
\(\tan\theta\)
0
\(\tfrac13\sqrt3\)
1
\(\sqrt3\)
—
0
—
0
Tentukan nilai eksak \(\sin 150°\), \(\cos 240°\), dan \(\tan 315°\).
150° di kuadran II, sudut acuannya \(180° - 150° = 30°\). Sinus positif di kuadran II: \(\sin 150° = \sin 30° = \tfrac12\).
240° di kuadran III, sudut acuannya \(240° - 180° = 60°\). Kosinus negatif di kuadran III: \(\cos 240° = -\cos 60° = -\tfrac12\).
315° di kuadran IV, sudut acuannya \(360° - 315° = 45°\). Tangen negatif di kuadran IV: \(\tan 315° = -\tan 45° = -1\).
\(\sin 150° = \tfrac12\), \(\cos 240° = -\tfrac12\), \(\tan 315° = -1\). Resepnya selalu dua langkah: cari sudut acuan, lalu tentukan tanda dari kuadran.
Awas jebakanKalkulator punya mode DEG (derajat) dan RAD (radian). Kalau kamu menekan sin 30 dalam mode RAD, hasilnya −0,988 (sinus dari 30 radian), bukan 0,5! Selalu periksa mode kalkulator sebelum menghitung.
26.2Radian: mengukur sudut dengan jari-jari
Angka 360° adalah warisan bangsa Babilonia yang gemar bilangan yang mudah dibagi. Namun, alam tidak peduli pada angka 360. Ada ukuran sudut yang jauh lebih "alami": radian, yang mengukur sudut dengan memakai jari-jari lingkaran itu sendiri.
Satu radian kira-kira sama dengan berapa derajat?
Tepat 1°.
Sekitar 57°.
Tepat 180°.
Sekitar 3,14°.
Jawabannya: sekitar 57,3°. Satu radian adalah sudut yang busurnya sepanjang jari-jari. Keliling lingkaran \(2\pi r \approx 6{,}28r\), jadi satu putaran memuat sekitar 6,28 radian. Maka 1 radian \(= \tfrac{360°}{2\pi} \approx 57{,}3°\). Angka 180° adalah \(\pi\) radian, bukan 1 radian.
DefinisiSudut sebesar 1 radian adalah sudut pusat lingkaran yang menghadap busur sepanjang jari-jarinya. Karena keliling lingkaran \(2\pi r\), satu putaran penuh sama dengan \(2\pi\) radian:
Satu putaran penuh memuat \(2\pi \approx 6{,}28\) tali, sehingga \(2\pi\) rad \(= 360°\). Untuk mengubah derajat ke radian, kalikan dengan \(\tfrac{\pi}{180°}\).
Jadi, radian menjawab pertanyaan: "Busurnya sepanjang berapa kali jari-jari?" Sudut 2 radian berarti busurnya sepanjang dua jari-jari. Sederhana, bukan?
Panjang busur dan luas juringPada lingkaran berjari-jari \(r\) dengan sudut pusat \(\theta\) dalam radian:
\[s = r\theta \qquad\text{dan}\qquad L_{\text{juring}} = \tfrac12 r^2 \theta.\]
Mengapa rumusnya sesederhana ini?
Busur dan juring sebanding dengan sudutnya. Satu putaran (\(2\pi\) rad) memberi busur \(2\pi r\) dan luas \(\pi r^2\). Jadi untuk sudut \(\theta\):
\[s = \frac{\theta}{2\pi} \cdot 2\pi r = r\theta, \qquad L = \frac{\theta}{2\pi} \cdot \pi r^2 = \tfrac12 r^2\theta.\]
Dalam derajat, rumusnya membawa beban tambahan: \(s = \tfrac{\theta}{360°} \cdot 2\pi r\). Radian membuat faktor \(\pi\) dan 360 lenyap.
Bianglala berjari-jari 11 m berputar 120°. Berapa radian sudut itu, dan berapa meter jarak yang ditempuh kabin?
Panjang busur: \(s = r\theta = 11 \times \tfrac{2\pi}{3} = \tfrac{22\pi}{3} \approx 23{,}04\) m.
Sudutnya \(\tfrac{2\pi}{3}\) rad dan kabin menempuh ±23,04 m. Cek: 120° adalah sepertiga putaran, dan \(\tfrac13 \times 2\pi \times 11 \approx 23{,}04\) m. ✓
Siapa yang memberi nama "radian"?Gagasan mengukur sudut dengan jari-jari sudah dipakai matematikawan Inggris Roger Cotes sekitar tahun 1714. Namun, kata "radian" baru muncul sekitar tahun 1873 pada soal ujian yang disusun James Thomson di Belfast. Jadi, radian jauh lebih muda daripada derajat yang berumur ribuan tahun.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa kalkulus jatuh cinta pada radianDalam radian, untuk sudut yang kecil berlaku \(\sin x \approx x\). Coba: \(\sin 0{,}1 \approx 0{,}0998\) dan \(\sin 0{,}01 \approx 0{,}0099998\). Dalam derajat, hubungan secantik itu hilang: \(\sin 1° \approx 0{,}01745\), yaitu \(\tfrac{\pi}{180}\), bukan 1. Akibatnya, rumus kalkulus seperti "turunan \(\sin x\) adalah \(\cos x\)" hanya berlaku bila \(x\) dalam radian; dalam derajat muncul faktor pengganggu \(\tfrac{\pi}{180}\). Fakta \(\tfrac{\sin x}{x} \to 1\) akan menjadi bintang di Bab 27.
26.3Grafik sin, cos, dan tan
Sekarang kita "membuka gulungan" lingkaran. Tulis sudut \(\theta\) di sumbu mendatar dan tinggi titik \(P\) di sumbu tegak. Saat \(P\) berputar, titik di grafik ikut berjalan ke kanan dan melukis gelombang sinus.
Perhatikan garis putus-putus biru: tinggi titik ungu di lingkaran sama persis dengan tinggi titik di grafik. Seret titik ungu (atau geser di area grafik) untuk memilih sudut sendiri; sudut istimewa seperti 30° dan 45° akan "menempel" seperti magnet. Ganti pilihan ke cos θ: apa bedanya dengan grafik sinus?
Grafik kosinus ternyata grafik sinus yang digeser \(\tfrac{\pi}{2}\) ke kiri: \(\cos x = \sin\left(x + \tfrac{\pi}{2}\right)\). Masuk akal, karena kosinus suatu sudut sama dengan sinus sudut penyikunya (pelengkap menuju 90°): \(\cos\theta = \sin(90° - \theta)\). Karena itulah namanya ko-sinus, "sinus dari sudut komplemen".
Sifat grafik fungsi trigonometri
Fungsi
Daerah asal
Daerah hasil
Periode
Pembuat nol
Ciri khas
\(y = \sin x\)
semua bilangan real
\([-1, 1]\)
\(2\pi\) (360°)
\(x = k\pi\)
maks 1 di \(\tfrac{\pi}{2} + 2k\pi\)
\(y = \cos x\)
semua bilangan real
\([-1, 1]\)
\(2\pi\) (360°)
\(x = \tfrac{\pi}{2} + k\pi\)
maks 1 di \(2k\pi\)
\(y = \tan x\)
\(x \ne \tfrac{\pi}{2} + k\pi\)
semua bilangan real
\(\pi\) (180°)
\(x = k\pi\)
asimtot tegak \(x = \tfrac{\pi}{2} + k\pi\)
Di sini \(k\) bilangan bulat. Fungsi yang berulang dengan pola tetap disebut fungsi periodik, dan panjang satu ulangan disebut periode.
Tamu dari masa laluSekitar tahun 499 M, matematikawan India Aryabhata menyusun tabel jya, yaitu panjang setengah tali busur lingkaran, yang tidak lain adalah sinus. Menurut kisah yang sering diceritakan, kata itu diserap ke bahasa Arab menjadi jiba, lalu terbaca sebagai jaib yang berarti "lipatan" atau "teluk". Penerjemah Latin abad ke-12 mengalihkannya menjadi sinus, yang artinya juga "lipatan" atau "teluk". Nama fungsi paling terkenal di dunia ternyata lahir dari salah baca berantai!
Bagaimana dengan tangen? Karena \(\tan x = \tfrac{\sin x}{\cos x}\), nilainya meledak setiap kali \(\cos x\) mendekati nol. Grafiknya berupa "tangga ke langit" yang dipisahkan garis asimtot tegak.
Seret titik hijau ke arah garis merah. Apa yang terjadi pada \(\cos x\) dan \(\tan x\)? Perhatikan juga: grafik tangen berulang setiap \(\pi\), bukan \(2\pi\).
Awas jebakan\(\tan 90°\) tidak terdefinisi, bukan 0 dan bukan "tak hingga". Pada \(x = 90°\), \(\cos x = 0\) sehingga \(\tfrac{\sin x}{\cos x}\) berarti membagi dengan nol. Dari kiri grafiknya melesat ke atas, dari kanan melesat ke bawah, jadi tidak ada satu nilai pun yang cocok.
26.4Amplitudo, periode, dan geseran: merakit gelombang
Kembali ke bianglala. Tinggi kabin Dimas bergerak antara 2 m dan 24 m, dan satu putaran butuh 60 detik. Itu jelas bukan \(y = \sin x\) yang hanya naik-turun antara −1 dan 1 setiap \(2\pi\). Kita perlu meregangkan dan menggeser gelombang sinus. Coba lihat dulu bianglala aslinya:
Tekan ▶ Jalankan. Garis putus-putus magenta menunjukkan tinggi kabin Dimas dipindahkan ke grafik. Nyalakan Catatan Ayu: titik-titiknya diambil pada selang waktu yang sama, tetapi jarak tegaknya tidak sama. Ubah jari-jari, tinggi poros, dan waktu putar. Tombol mana yang mengubah tinggi gelombang? Mana yang mengubah lebarnya?
Empat tombol gelombang sinusGrafik \(y = A\sin\big(B(x - C)\big) + D\) dengan \(B > 0\) adalah grafik \(y = \sin x\) yang diubah sebagai berikut.
\(|A|\) = amplitudo: jarak dari sumbu tengah ke puncak. Jika \(A < 0\), grafik dicerminkan.
\(\dfrac{2\pi}{B}\) = periode: panjang satu gelombang penuh (dalam derajat: \(\tfrac{360°}{B}\)).
\(C\) = geseran fase: grafik bergeser \(C\) satuan ke kanan.
\(D\) = sumbu tengah (garis \(y = D\)): seluruh gelombang naik \(D\) satuan. Nilai maksimum \(D + |A|\) dan minimum \(D - |A|\).
Seret titik hijau "awal siklus" untuk mengubah \(C\) dan \(D\) sekaligus. Bisakah kamu membuat gelombang ungu menimpa tepat grafik \(y = \cos x\)? (Petunjuk: \(A = 1\), \(B = 1\), \(D = 0\), dan \(C\) bernilai negatif.)
Trik Kak LintangMembaca gelombang dari grafik atau data itu seperti membaca bianglala:
sumbu tengah \(D = \tfrac{\text{maks} + \text{min}}{2}\) (tinggi poros), amplitudo \(A = \tfrac{\text{maks} - \text{min}}{2}\) (jari-jari), periode = jarak dua puncak berurutan (waktu satu putaran), lalu \(B = \tfrac{2\pi}{\text{periode}}\). Terakhir, \(C\) adalah saat gelombang melewati sumbu tengah sambil naik.
Tinggi air di dermaga sebuah desa nelayan dimodelkan dengan \(h(t) = 1{,}2\sin\big(\tfrac{\pi}{6}(t - 3)\big) + 2{,}5\) meter, \(t\) dalam jam setelah pukul 00.00. (a) Kapan air paling tinggi, dan berapa tingginya? (b) Perahu motor butuh air setinggi minimal 3,1 m untuk merapat. Antara pukul 00.00 dan 12.00, kapan saja perahu bisa merapat?
Dalam satu putaran, sinus \(\ge \tfrac12\) saat sudutnya antara \(\tfrac{\pi}{6}\) dan \(\tfrac{5\pi}{6}\): \(\tfrac{\pi}{6} \le \tfrac{\pi}{6}(t - 3) \le \tfrac{5\pi}{6} \Rightarrow 1 \le t - 3 \le 5 \Rightarrow 4 \le t \le 8\).
(a) Air tertinggi 3,7 m pada pukul 06.00. (b) Perahu bisa merapat dari pukul 04.00 sampai 08.00, yaitu dua jam sebelum hingga dua jam sesudah puncak pasang. Simetris, seperti puncak gelombang!
🌊
Pasang surut
Di banyak pantai, air pasang dan surut dua kali sehari dengan periode sekitar 12 jam 25 menit. Nelayan dan petugas pelabuhan memakai tabel pasang surut yang polanya mirip gelombang sinus.
🎡
Bianglala & kincir air
Setiap titik pada roda yang berputar dengan laju tetap memiliki tinggi yang mengikuti fungsi sinus terhadap waktu.
⚡
Listrik di rumahmu
Tegangan listrik PLN berbentuk gelombang sinus berfrekuensi 50 Hz. Walaupun tertulis 220 V, puncak tegangannya sekitar \(220\sqrt2 \approx 311\) V.
🎶
Gamelan & pengeras suara
Bunyi adalah getaran udara. Nada murni berupa gelombang sinus; nada gong dan saron adalah gabungan beberapa gelombang sinus.
☀️
Panjang siang
Di Jakarta, panjang siang hanya berubah kurang dari satu jam sepanjang tahun, sedangkan di kota berlintang tinggi bisa berbeda belasan jam. Grafiknya terhadap tanggal mirip gelombang sinus.
📶
Sinyal radio & HP
Siaran radio dan sinyal HP menumpang pada gelombang sinus yang bergetar jutaan sampai miliaran kali per detik.
26.5Identitas trigonometri dan sudut rangkap
Sebuah identitas adalah kesamaan yang benar untuk semua sudut, misalnya \(\sin^2\theta + \cos^2\theta = 1\). Bandingkan dengan persamaan seperti \(\sin\theta = \tfrac12\) yang hanya benar untuk sudut tertentu. Identitas adalah "alat tukar": kita boleh mengganti satu bentuk dengan bentuk lain kapan saja.
Identitas dasarUntuk setiap sudut \(\theta\) (dengan \(\cos\theta \ne 0\) untuk dua rumus terakhir):
\[\sin^2\theta + \cos^2\theta = 1, \qquad \tan\theta = \frac{\sin\theta}{\cos\theta}, \qquad 1 + \tan^2\theta = \frac{1}{\cos^2\theta}.\]
Yang pertama adalah Teorema Pythagoras di lingkaran satuan: titik \(P(\cos\theta, \sin\theta)\) berjarak 1 dari \(O\). Bagi kedua ruasnya dengan \(\cos^2\theta\), dan kamu mendapat yang ketiga. Lihat lagi Grafik Hidup lingkaran satuan di 26.1: bacaan \(\sin^2\theta + \cos^2\theta\) tidak pernah bergeser dari 1.
Apakah \(\sin(30° + 60°) = \sin 30° + \sin 60°\)?
Ya, sinus boleh "dibagikan" ke dalam kurung seperti perkalian.
Tidak. Ruas kiri sama dengan 1, ruas kanan sekitar 1,37.
Ya, karena keduanya sama dengan 1.
Tidak bisa diketahui tanpa kalkulator.
Jawabannya: tidak. \(\sin 90° = 1\), sedangkan \(\sin 30° + \sin 60° = \tfrac12 + \tfrac12\sqrt3 \approx 1{,}37\). Sinus bukan bilangan yang dikalikan, jadi tidak bisa dibagikan ke dalam kurung. Rumus yang benar ada di bawah, dan buktinya bisa dilihat dengan mata!
Rumus jumlah dan selisih sudut
\[\sin(\alpha \pm \beta) = \sin\alpha\cos\beta \pm \cos\alpha\sin\beta\]
\[\cos(\alpha \pm \beta) = \cos\alpha\cos\beta \mp \sin\alpha\sin\beta\]
\[\tan(\alpha + \beta) = \frac{\tan\alpha + \tan\beta}{1 - \tan\alpha\tan\beta}\]
Perhatikan tanda pada rumus kosinus: jumlah sudut memberi tanda kurang.
Mulai dari ruas \(OP\) sepanjang 1 yang membentuk sudut \(\alpha + \beta\) dengan alas. Bingkai persegi panjang di sekitarnya: tingginya \(OT = \sin(\alpha+\beta)\) dan lebar atasnya \(TP = \cos(\alpha+\beta)\).
Tarik garis dari \(O\) bersudut \(\alpha\), lalu jatuhkan garis tegak lurus dari \(P\) ke garis itu di \(Q\). Segitiga \(OQP\) siku-siku di \(Q\) dengan sudut \(\beta\) di \(O\): \(OQ = \cos\beta\) dan \(QP = \sin\beta\).
Segitiga \(ORQ\) punya sudut \(\alpha\) di \(O\) dan sisi miring \(\cos\beta\). Maka \(RQ = \sin\alpha\cos\beta\) dan \(OR = \cos\alpha\cos\beta\).
Sudut di \(Q\) antara \(QS\) dan \(QP\) juga \(\alpha\), sebab kedua kakinya adalah kaki sudut \(\alpha\) di \(O\) yang diputar 90°. Dengan sisi miring \(\sin\beta\): \(QS = \cos\alpha\sin\beta\) dan \(SP = \sin\alpha\sin\beta\).
Bandingkan sisi bingkai. Tinggi: \(\sin(\alpha+\beta) = \sin\alpha\cos\beta + \cos\alpha\sin\beta\). Lebar: \(\cos(\alpha+\beta) = \cos\alpha\cos\beta - \sin\alpha\sin\beta\). Dua rumus sekaligus dari satu gambar!
Bukti untuk sudut berapa pun (dengan jarak dua titik)
Gambar bukti tanpa kata di atas memakai sudut lancip. Untuk sudut sembarang, ambil dua titik pada lingkaran satuan: \(P(\cos\alpha, \sin\alpha)\) dan \(Q(\cos\beta, \sin\beta)\). Kuadrat jaraknya:
Sekarang putar seluruh gambar sebesar \(-\beta\). Titik \(Q\) pindah ke \((1, 0)\) dan \(P\) pindah ke \(\big(\cos(\alpha-\beta), \sin(\alpha-\beta)\big)\). Pemutaran tidak mengubah jarak, jadi
Samakan kedua hasil: \(\cos(\alpha - \beta) = \cos\alpha\cos\beta + \sin\alpha\sin\beta\). Ganti \(\beta\) dengan \(-\beta\) untuk mendapat \(\cos(\alpha+\beta)\). Rumus sinus diperoleh dari \(\sin\theta = \cos(90° - \theta)\), dan rumus tangen dari \(\tan = \tfrac{\sin}{\cos}\) (bagi pembilang dan penyebut dengan \(\cos\alpha\cos\beta\)).
Rumus sudut rangkapAmbil \(\alpha = \beta = \theta\) pada rumus jumlah sudut:
\[\sin 2\theta = 2\sin\theta\cos\theta, \qquad \tan 2\theta = \frac{2\tan\theta}{1 - \tan^2\theta},\]
\[\cos 2\theta = \cos^2\theta - \sin^2\theta = 2\cos^2\theta - 1 = 1 - 2\sin^2\theta.\]
Tiga bentuk \(\cos 2\theta\) itu setara karena \(\sin^2\theta + \cos^2\theta = 1\).
Hitung nilai eksak \(\sin 75°\).
Pecah menjadi sudut istimewa: \(75° = 45° + 30°\).
\(\sin(30° + 60°) = 1\), sedangkan \(\sin 30° + \sin 60° \approx 1{,}37\). Sinus adalah fungsi, bukan bilangan pengali, jadi tidak bisa dibagikan ke dalam kurung.
"sin⁻¹ x artinya 1/sin x."
\(\sin^{-1}x\) (atau arcsin \(x\)) adalah invers: sudut yang sinusnya \(x\). Kebalikan \(\tfrac{1}{\sin x}\) punya nama sendiri, kosekan. Anehnya, \(\sin^2 x\) tetap berarti \((\sin x)^2\).
"Radian cuma gaya-gayaan; derajat sudah cukup."
Tanpa radian, rumus busur \(s = r\theta\) dan rumus kalkulus seperti turunan \(\sin x\) menjadi berantakan. Ilmuwan dan kalkulator ilmiah memakai radian setiap hari.
Matematika NusantaraGamelan Bali terkenal dengan bunyinya yang berdenyut, seperti bergetar halus. Rahasianya, banyak instrumen dibuat berpasangan: pengumbang yang nadanya sedikit lebih rendah dan pengisep yang nadanya sedikit lebih tinggi. Saat dipukul bersamaan, dua gelombang itu bergantian saling menguatkan dan saling melemahkan, sehingga terdengar ombak beberapa kali per detik. Matematikanya adalah identitas penjumlahan sinus:
\[\sin a + \sin b = 2\cos\frac{a - b}{2}\,\sin\frac{a + b}{2}.\]
Suku \(\sin\tfrac{a+b}{2}\) adalah nada rata-rata yang kita dengar, sedangkan \(2\cos\tfrac{a-b}{2}\) adalah "selubung" lambat yang membuat suaranya membesar dan mengecil.
Frekuensi di sini diperlambat ratusan kali agar terlihat. Samakan \(f_1\) dan \(f_2\): ombaknya hilang! Lalu buat selisihnya 0,5. Berapa detik jarak antara dua "gelembung" suara?
Lanjut · IB & olimpiadeDua gelombang sefrekuensi = satu gelombangKalau frekuensinya sama, jumlah dua gelombang selalu menjadi satu gelombang sinus baru:
\[a\sin x + b\cos x = R\sin(x + \varphi), \qquad R = \sqrt{a^2 + b^2},\quad \cos\varphi = \frac{a}{R},\ \sin\varphi = \frac{b}{R}.\]
Buktinya: jabarkan \(R\sin(x + \varphi) = R\cos\varphi\sin x + R\sin\varphi\cos x\), cocokkan dengan \(a\) dan \(b\), lalu kuadratkan dan jumlahkan. Contoh: \(\sin x + \sqrt3\cos x = 2\sin(x + 60°)\), jadi nilai terbesarnya 2, bukan \(1 + \sqrt3\). Bentuk ini sering muncul di soal IB untuk mencari nilai maksimum.
Lanjut · IB & olimpiadecos 36° dan rasio emasSudut 36° muncul di bintang segi lima. Misalkan \(\theta = 36°\). Karena \(5\theta = 180°\), berlaku \(2\theta = 180° - 3\theta\), sehingga \(\sin 2\theta = \sin 3\theta\). Dari \(\sin 3\theta = \sin(2\theta + \theta) = 3\sin\theta - 4\sin^3\theta\):
\[2\sin\theta\cos\theta = 3\sin\theta - 4\sin^3\theta \;\Rightarrow\; 2\cos\theta = 3 - 4(1 - \cos^2\theta) \;\Rightarrow\; 4\cos^2\theta - 2\cos\theta - 1 = 0.\]
Rumus kuadrat memberi \(\cos 36° = \dfrac{1 + \sqrt5}{4} = \dfrac{\varphi}{2}\), dengan \(\varphi \approx 1{,}618\) adalah rasio emas dari Bab 1. Trigonometri dan bunga matahari ternyata bersaudara!
26.6Persamaan trigonometri
"Kapan kabin berada di atas 18,5 m?" "Pukul berapa air cukup tinggi untuk perahu?" Pertanyaan seperti ini menghasilkan persamaan trigonometri. Berbeda dengan persamaan linear yang biasanya punya satu jawaban, persamaan trigonometri sering punya tak hingga banyak jawaban, karena gelombangnya berulang.
Penyelesaian umumJika \(\alpha\) satu penyelesaian yang sudah diketahui dan \(k\) bilangan bulat, maka
\(\sin x = \sin\alpha \;\Rightarrow\; x = \alpha + k \cdot 360°\) atau \(x = (180° - \alpha) + k \cdot 360°\);
\(\cos x = \cos\alpha \;\Rightarrow\; x = \alpha + k \cdot 360°\) atau \(x = -\alpha + k \cdot 360°\);
\(\tan x = \tan\alpha \;\Rightarrow\; x = \alpha + k \cdot 180°\).
Dalam radian, ganti 360° dengan \(2\pi\) dan 180° dengan \(\pi\). Pasangan kedua berasal dari pencerminan di lingkaran satuan: titik yang sama tinggi (untuk sinus) atau sama jauh ke kanan (untuk kosinus).
Naik-turunkan garis jingga. Kapan ada dua penyelesaian, satu, atau tidak ada sama sekali? Tanda "—" berarti penyelesaiannya tidak ada (karena \(\sin x\) tidak pernah melebihi 1).
Awas jebakanJangan membagi kedua ruas dengan \(\sin x\) atau \(\cos x\), karena nilainya bisa nol dan penyelesaiannya ikut hilang. Contoh: dari \(\sin 2x = \sin x\), membagi dengan \(\sin x\) memberi \(2\cos x = 1\) dan melupakan \(x = 0°\) serta \(x = 180°\). Cara aman: pindahkan semua ke satu ruas, lalu faktorkan: \(\sin x\,(2\cos x - 1) = 0\).
Selesaikan \(2\sin^2 x - \sin x - 1 = 0\) untuk \(0° \le x \le 360°\).
Pada bianglala di komik, tinggi kabin \(h(t) = 13 - 11\cos\left(\tfrac{\pi t}{30}\right)\) meter, dengan \(t\) detik sejak naik dari titik terendah. Ayu ingin memotret alun-alun saat kabin lebih tinggi dari 18,5 m. Berapa detik waktu yang ia punya dalam satu putaran? Tuliskan juga model ini dalam bentuk \(A\sin\big(B(t - C)\big) + D\).
Di lingkaran satuan, \(\cos\theta < -\tfrac12\) berarti titik \(P\) berada di sebelah kiri garis \(x = -\tfrac12\), yaitu \(\tfrac{2\pi}{3} < \theta < \tfrac{4\pi}{3}\).
135° di kuadran II dengan sudut acuan 45°. Tangen negatif di kuadran II, jadi \(\tan 135° = -\tan 45° = -1\).
Periode grafik \(y = 2\sin(3x) + 1\) (dalam radian) adalah…
\(2\pi\)
\(6\pi\)
\(\tfrac{2\pi}{3}\)
\(\tfrac{\pi}{3}\)
Periode \(= \tfrac{2\pi}{B} = \tfrac{2\pi}{3}\). Angka 2 adalah amplitudo dan angka 1 adalah sumbu tengah; keduanya tidak mengubah periode.
Jika \(\sin x = 0{,}6\) dan \(x\) sudut lancip, maka \(\sin 2x = \)…
0,96
1,2
0,48
0,36
\(\cos x = \sqrt{1 - 0{,}36} = 0{,}8\), jadi \(\sin 2x = 2 \times 0{,}6 \times 0{,}8 = 0{,}96\). Jawaban 1,2 adalah jebakan "\(2\sin x\)", padahal sinus tidak pernah melebihi 1.
27
Bab 27 · Kalkulus
Limit: Seni Mendekati Tanpa Menyentuh
Benarkah 0,999… tepat sama dengan 1? Bagaimana Archimedes menjepit π dengan segi-96 tanpa kalkulator? Selamat datang di gerbang kalkulus, tempat "hampir" berubah menjadi "tepat".
Setelah bab ini, kamu bisa
menjelaskan makna limit dengan bahasa sehari-hari, tabel mendekat, dan grafik (termasuk grafik berlubang);
membedakan limit kiri, limit kanan, dan nilai fungsi tepat di suatu titik;
menghitung limit aljabar dengan substitusi, faktorisasi, dan perkalian sekawan;
menentukan limit di tak hingga dan asimtot fungsi rasional;
memakai limit istimewa \(\lim_{x \to 0} \frac{\sin x}{x} = 1\) dan memeriksa kontinuitas sebuah fungsi.
Sembilan yang Tak Pernah Habis Komik · 4 panel
Sore hari, di teras rumah Ayu
DimasTeka-teki kemarin gampang! 0,999… pasti lebih kecil dari 1. Kurang sediiikit!
AyuKalau memang lebih kecil, selisihnya berapa? Tiap kali sembilannya ditambah, selisihnya makin kecil.
DimasSelisihnya… 0,000…01?
JRENG!
Kak LintangAngka 1 di ujungnya kapan muncul? Tidak pernah! Sembilannya tak berujung, jadi selisihnya lebih kecil daripada bilangan positif mana pun.
Ancil muncul dari balik pot bunga…
AncilBilangan tak negatif yang lebih kecil daripada semua bilangan positif cuma satu: nol! Jadi 0,999… tepat sama dengan 1.
DimasTerus mendekat… ternyata sama?!
Fungsi \(f(x) = \dfrac{x^2 - 1}{x - 1}\) tidak terdefinisi di \(x = 1\) karena penyebutnya nol. Apa yang terjadi pada \(f(x)\) jika \(x\) sangat dekat dengan 1, misalnya \(x = 0{,}999\)?
Nilainya meledak menjadi sangat besar, karena penyebutnya hampir nol.
Nilainya hampir nol, karena pembilangnya hampir nol.
Nilainya hampir 2.
Kalkulator pasti menolak menghitungnya.
Jawabannya: hampir 2. Hitung saja: \(f(0{,}999) = \frac{0{,}998001 - 1}{0{,}999 - 1} = \frac{-0{,}001999}{-0{,}001} = 1{,}999\). Pembilang dan penyebut sama-sama mengecil, dan "perlombaan" keduanya berakhir dengan perbandingan 2. Rahasianya: \(x^2 - 1 = (x - 1)(x + 1)\), jadi untuk \(x \ne 1\) berlaku \(f(x) = x + 1\). Inilah gambaran pertamamu tentang limit.
27.1Mendekati tanpa menyentuh
Kembali ke teka-teki 0,999…. Tulis barisan \(0{,}9;\ 0{,}99;\ 0{,}999;\ 0{,}9999;\ \ldots\) Setiap suku lebih dekat ke 1 daripada suku sebelumnya: selisihnya \(0{,}1;\ 0{,}01;\ 0{,}001;\ \ldots\) Selisih itu bisa dibuat sekecil apa pun yang kamu mau, asalkan sembilannya cukup banyak. Matematikawan berkata: barisan ini mempunyai limit 1.
Lambang 0,999… (sembilan tak berujung) bukan salah satu suku barisan itu. Ia adalah tujuan akhir barisan, yaitu limitnya. Karena limitnya 1, maka 0,999… = 1, tepat sama, bukan kira-kira.
Bayangkan kamu berjalan menuju pintu, dan setiap langkah menempuh setengah sisa jarak. Kamu makin dekat, makin dekat… Limit menjawab pertanyaan "ke mana tujuanmu?", bukan "apakah kamu sudah sampai?". Tujuannya jelas: pintu.
Definisi (limit, versi intuitif)Kita menulis
\[\lim_{x \to a} f(x) = L\]
(dibaca "limit \(f(x)\) untuk \(x\) mendekati \(a\) sama dengan \(L\)") jika nilai \(f(x)\) dapat dibuat sedekat apa pun ke \(L\) dengan memilih \(x\) cukup dekat ke \(a\), tetapi \(x \ne a\). Yang dilihat adalah perilaku \(f\) di sekitar \(a\), bukan nilai \(f\) tepat di \(a\).
Cara paling jujur untuk "melihat" limit adalah tabel mendekat: pilih \(x\) yang makin dekat ke \(a\) dari kiri dan dari kanan, lalu amati ke mana \(f(x)\) bergerak.
Kita ingin tahu ke mana \(f(x)\) menuju saat \(x\) mendekati 2. Mulai dari \(x = 1{,}9\) (kiri) dan \(x = 2{,}1\) (kanan): \(f(1{,}9) = 3{,}9\) dan \(f(2{,}1) = 4{,}1\).
Lebih dekat: \(x = 1{,}99\) dan \(x = 2{,}01\) memberi \(3{,}99\) dan \(4{,}01\). Pada garis bilangan, kedua titik merapat.
Lebih dekat lagi: \(3{,}999\) dan \(4{,}001\). Selisihnya ke 4 tinggal \(0{,}001\), dan bisa dibuat sekecil apa pun.
Bagaimana tepat di \(x = 2\)? \(f(2) = \frac{4 - 4}{2 - 2} = \frac{0}{0}\): tidak terdefinisi! Grafiknya berlubang di sana.
Namun dari kiri maupun kanan, \(f(x)\) menuju 4. Jadi \(\lim_{x \to 2} f(x) = 4\), walaupun \(f(2)\) sendiri tidak ada. Limit melihat tujuan, bukan tempat tiba.
Tiga bukti singkat bahwa 0,999… = 1
1. Aljabar. Misalkan \(s = 0{,}999\ldots\) Maka \(10s = 9{,}999\ldots\) Kurangkan: \(10s - s = 9\), jadi \(9s = 9\) dan \(s = 1\).
2. Pecahan. \(\frac13 = 0{,}333\ldots\) Kalikan kedua ruas dengan 3: \(1 = 0{,}999\ldots\)
3. Limit. 0,999… adalah limit jumlah \(\frac{9}{10} + \frac{9}{100} + \frac{9}{1000} + \cdots\) Jumlah \(n\) suku pertamanya \(1 - 10^{-n}\), dan \(10^{-n} \to 0\), jadi limitnya \(1 - 0 = 1\). Bukti ketiga inilah yang paling jujur: dua bukti pertama diam-diam sudah memakai limit.
Trik Kak LintangLimit itu seperti menebak tujuan angkot dari arah lajunya. Kamu tidak perlu menunggu angkot sampai di terminal; cukup lihat ke mana ia terus melaju. Begitu pula limit: lihat ke mana \(f(x)\) menuju saat \(x\) makin dekat ke \(a\), dari dua arah.
Tamu dari masa laluZeno dari Elea (±490–430 SM) membuat paradoks terkenal: seorang pelari tidak akan pernah sampai di garis finis, karena ia harus menempuh setengah jarak, lalu setengah sisanya, lalu setengahnya lagi, tanpa akhir. Butuh lebih dari 2.000 tahun untuk menjawabnya dengan rapi: jumlah tak berhingga \(\frac12 + \frac14 + \frac18 + \cdots\) mempunyai limit 1, jadi pelari itu sampai juga. Definisi limit yang ketat baru dirumuskan pada abad ke-19 oleh Augustin-Louis Cauchy dan Karl Weierstrass.
27.2Limit dari tabel dan grafik
Kadang kita tidak punya rumus, hanya tabel atau grafik. Limit tetap bisa dibaca, asalkan kita mendekati \(a\) dari dua arah: dari kiri (\(x < a\)) dan dari kanan (\(x > a\)).
Cara membaca lambangnya\(\lim_{x \to 2^-} f(x)\) dibaca "limit kiri": \(x\) mendekati 2 dari bawah (1,9; 1,99; …). \(\lim_{x \to 2^+} f(x)\) dibaca "limit kanan": \(x\) mendekati 2 dari atas (2,1; 2,01; …). Tanda kecil \(^-\) dan \(^+\) hanya menunjukkan arah, bukan tanda negatif atau positif.
Limit ada jika kedua arah sepakat
\[\lim_{x \to a} f(x) = L \iff \lim_{x \to a^-} f(x) = L \ \text{ dan } \ \lim_{x \to a^+} f(x) = L\]
Jika limit kiri dan limit kanan berbeda, limitnya tidak ada.
Titik kosong ○ berarti "grafik menuju ke sini, tetapi titik ini tidak termasuk". Titik penuh ● adalah nilai fungsi yang sebenarnya.
Lubang di grafik sangat penting dalam kalkulus. Fungsi \(f(x) = \frac{x^3 - 8}{x - 2}\) di bawah tidak terdefinisi di \(x = 2\), tetapi grafiknya menuju titik \((2;\ 12)\). Perbesar grafiknya sebanyak apa pun: lubangnya tidak pernah tertutup, dan kurvanya malah makin tampak lurus. (Ingat pengamatan kurva yang "makin lurus" ini. Di Bab 28 ia akan menjadi bintang utama!)
Tekan ▶ Jalankan untuk zoom otomatis, atau geser slider perbesaran. Lalu geser titik P mendekati lubang. Tepat di \(x = 2\) rumusnya menjadi \(\frac00\), karena itu slider P melompati posisi tengah. Seberapa dekat ke 12 nilai \(f(x)\) bisa kamu buat?
Awas jebakanLimit tidak sama dengan nilai fungsi. \(\lim_{x \to a} f(x)\) bertanya "ke mana \(f(x)\) menuju di sekitar \(a\)?", sedangkan \(f(a)\) bertanya "berapa nilai \(f\) tepat di \(a\)?". Keduanya bisa sama, bisa berbeda, dan \(f(a)\) bahkan boleh tidak ada.
Ayu menghitung \(g(x) = \dfrac{\sqrt{x} - 1}{x - 1}\) dengan kalkulator. Tentukan \(\lim_{x \to 1} g(x)\) dari tabelnya.
\(x\)
0,9
0,99
0,999
1,001
1,01
1,1
\(g(x)\)
0,5132
0,5013
0,50013
0,49988
0,49876
0,48809
Dari kiri (0,9 → 0,999), nilai \(g\) turun: 0,5132 → 0,50013, makin dekat ke 0,5.
Dari kanan (1,1 → 1,001), nilai \(g\) naik: 0,48809 → 0,49988, juga makin dekat ke 0,5.
Kedua arah sepakat, jadi limitnya ada.
\(\lim_{x \to 1} g(x) = 0{,}5\), walaupun \(g(1) = \frac00\) tidak terdefinisi. Di subbab 27.3 kamu akan membuktikannya tanpa kalkulator.
Lanjut · IB & olimpiadeDefinisi ε–δ: limit sebagai permainanKata "sedekat apa pun" dibuat tepat oleh Cauchy dan Weierstrass sebagai permainan dua pemain. Lawan menantang dengan bilangan kecil \(\varepsilon > 0\) (epsilon): "Buat \(f(x)\) berjarak kurang dari \(\varepsilon\) dari \(L\)!" Kamu menjawab dengan \(\delta > 0\) (delta): "Asal \(x\) berjarak kurang dari \(\delta\) dari \(a\), dan \(x \ne a\), pasti berhasil."
\[\lim_{x \to a} f(x) = L \iff \text{untuk setiap } \varepsilon > 0 \text{ ada } \delta > 0 \text{ sehingga } 0 < |x - a| < \delta \Rightarrow |f(x) - L| < \varepsilon.\]
Limitnya \(L\) jika kamu selalu bisa menang, sekecil apa pun \(\varepsilon\) yang dipilih lawan. Contoh: untuk \(f(x) = 3x + 1\) dan \(a = 2\), berlaku \(|f(x) - 7| = 3|x - 2|\), jadi pilihan \(\delta = \frac{\varepsilon}{3}\) selalu menang. Coba mainkan sendiri di Lab Mini berikut.
Fungsinya \(f(x) = x^2\) di sekitar \(a = 2\) (limitnya 4). Lawan memilih pita hijau setinggi \(4 \pm \varepsilon\). Pilih pita biru selebar \(2 \pm \delta\) supaya seluruh kurva di dalam pita biru jatuh ke dalam pita hijau (berwarna hijau, bukan merah). Seret garis putus-putus, lalu tekan "Lawan: ε dibagi dua". Bisakah kamu selalu menang?
Membuat tabel itu melelahkan. Untungnya ada jalan pintas aljabar. Langkah pertama selalu sama: substitusi, yaitu masukkan saja \(x = a\). Hasilnya memberi tahu langkah berikutnya.
Sifat-sifat limitJika \(\lim_{x \to a} f(x) = L\) dan \(\lim_{x \to a} g(x) = M\), maka
\(\lim (f \pm g) = L \pm M\), \(\ \lim (k \cdot f) = k L\), \(\ \lim (f \cdot g) = L M\);
Akibatnya, untuk setiap polinomial \(p\): \(\lim_{x \to a} p(x) = p(a)\). Substitusi langsung selalu berhasil pada polinomial.
Hasil substitusi \(x = a\)
Artinya
Langkah berikutnya
bilangan biasa, mis. \(\frac35\)
fungsinya "mulus" di \(a\)
selesai: itulah limitnya
\(\frac{k}{0}\) dengan \(k \ne 0\)
ada asimtot tegak
limitnya tak hingga atau tidak ada; cek kiri dan kanan
\(\frac{0}{0}\)
bentuk tak tentu: ada faktor tersembunyi
faktorkan, kalikan sekawan, atau pakai limit istimewa
Awas jebakan\(\frac00\) bukan 0, bukan 1, dan bukan jawaban akhir. Ia bentuk tak tentu: tanda bahwa kamu harus bekerja lebih lanjut. Lihat tiga limit yang sama-sama berbentuk \(\frac00\) di \(x = 2\) ini: \(\frac{x^2 - 4}{x - 2} \to 4\), \(\ \frac{x - 2}{x^2 - 4} \to \frac14\), dan \(\frac{(x - 2)^2}{x - 2} \to 0\).
Limitnya \(\frac{1}{10} = 0{,}1\). Dengan cara yang sama, limit \(g(x) = \frac{\sqrt x - 1}{x - 1}\) pada contoh tabel tadi adalah \(\frac{1}{\sqrt1 + 1} = \frac12\). Cocok!
27.4Limit di tak hingga dan asimtot
Bayangkan satu loyang martabak dibagi rata untuk \(x\) orang. Kalau \(x = 10\), tiap orang mendapat \(\frac{1}{10}\) loyang. Kalau \(x = 1.000.000\), tiap orang hanya mendapat sejumput remah. Makin banyak orangnya, bagiannya makin dekat ke 0, tetapi tidak pernah negatif.
Dalam bahasa limit: \(\lim_{x \to \infty} \frac1x = 0\). Lambang \(\infty\) (tak hingga) bukan bilangan; "\(x \to \infty\)" berarti \(x\) tumbuh melewati bilangan apa pun yang kamu sebutkan. Lihat fungsi \(f(x) = \frac{3x^2 + 5}{x^2 - 2}\) untuk \(x\) yang makin besar:
\(x\)
10
100
1.000
10.000
\(f(x)\)
3,1122
3,0011
3,000011
3,00000011
Nilainya menempel ke 3. Untuk \(x\) yang sangat besar, angka 5 dan 2 tidak berarti dibanding \(3x^2\) dan \(x^2\). Garis \(y = 3\) disebut asimtot datar.
Definisi (asimtot)
Garis \(y = L\) adalah asimtot datar grafik \(f\) jika \(\lim_{x \to \infty} f(x) = L\) atau \(\lim_{x \to -\infty} f(x) = L\).
Garis \(x = a\) adalah asimtot tegak jika \(f(x) \to +\infty\) atau \(f(x) \to -\infty\) saat \(x \to a^-\) atau \(x \to a^+\).
Trik Kak Lintang: pangkat tertinggi menangUntuk fungsi pecahan polinomial dengan \(x \to \pm\infty\), bandingkan pangkat tertinggi saja:
pangkat atas = pangkat bawah → limitnya perbandingan koefisien terdepan (\(\frac{3x^2 + 5}{x^2 - 2} \to \frac31\));
pangkat atas < pangkat bawah → limitnya 0;
pangkat atas > pangkat bawah → membesar tanpa batas (tidak ada asimtot datar).
Cara resminya: bagi pembilang dan penyebut dengan pangkat tertinggi penyebut, lalu pakai \(\frac{1}{x^k} \to 0\).
Geser \(a\), \(b\), dan \(c\). Garis hijau (asimtot datar) selalu di \(y = a\), dan garis oranye (asimtot tegak) di \(x = c\). Lihat bacaan \(f(10)\), \(f(100)\), \(f(1000)\) yang merayap ke \(a\). Tantangan: buat \(a = 2\), \(c = 1\), lalu cari \(b\) yang membuat asimtot tegaknya lenyap!
Bagi atas dan bawah dengan \(x\) (untuk \(x > 0\)): \(\frac{4}{\sqrt{1 + \frac4x} + 1} \to \frac{4}{1 + 1} = 2\).
Limitnya 2. Cek: \(x = 1.000.000\) memberi \(1{,}999998\ldots\) Bentuk \(\infty - \infty\), seperti \(\frac00\), adalah bentuk tak tentu.
"0,999… itu sedikit lebih kecil daripada 1."
Tidak ada bilangan di antara keduanya, jadi selisihnya nol. 0,999… hanyalah nama lain untuk 1, seperti \(\frac12\) adalah nama lain untuk 0,5.
"Limit di \(x = a\) pasti sama dengan \(f(a)\)."
Hanya jika \(f\) kontinu di \(a\). Limit melihat ke mana \(f\) menuju di sekitar \(a\); nilai \(f(a)\) bisa berbeda, bahkan tidak ada.
"Grafik tidak pernah memotong asimtotnya."
Asimtot tegak memang tidak terpotong, tetapi asimtot datar boleh! \(f(x) = \frac{2x^2 + x}{x^2 + 1}\) mendekati \(y = 2\), padahal \(f(2) = \frac{10}{5} = 2\) tepat.
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan \(e\): limit yang lahir dari bunga bankPada 1683 Jacob Bernoulli bertanya: jika bunga 100% setahun dibagi menjadi \(n\) kali pembungaan, berapa saldo akhirnya? Tabungan Rp1 menjadi \(\left(1 + \frac1n\right)^n\). Makin sering dibungakan, hasilnya naik, tetapi tidak meledak:
\[\lim_{n \to \infty} \left(1 + \frac1n\right)^n = e \approx 2{,}71828.\]
Trik olimpiade yang sering muncul: (1) \(\left(1 + \frac kn\right)^n \to e^k\) (substitusi \(n = km\)); (2) sekawan untuk bentuk \(\infty - \infty\); (3) jumlah teleskopik, misalnya \(\sum_{k=1}^{n} \frac{1}{k(k+1)} = 1 - \frac{1}{n + 1} \to 1\); (4) barisan naik yang terbatas pasti punya limit.
27.5Limit trigonometri dan π ala Archimedes
Dengan kalkulator dalam mode radian, berapa kira-kira \(\dfrac{\sin 0{,}001}{0{,}001}\)?
Hampir 0, karena \(\sin 0 = 0\).
Hampir 0,001.
Hampir 1.
Tidak terdefinisi.
Jawabannya: hampir 1, tepatnya \(0{,}99999983\ldots\) Untuk sudut kecil dalam radian, \(\sin x \approx x\): panjang busur kecil hampir sama dengan tinggi segitiganya. Jadi \(\frac{\sin x}{x}\) mendekati 1 saat \(x \to 0\).
Tekan ▶ Jalankan untuk zoom ke titik \((0; 1)\). Kurva magenta selalu terjepit di antara \(\cos x\) (biru) dan garis \(y = 1\) (hijau), selama \(|x| < \frac{\pi}{2}\). Karena kedua penjepit menuju 1, kurva di tengahnya pun dipaksa menuju 1.
Limit istimewa trigonometriUntuk \(x\) dalam radian,
\[\lim_{x \to 0} \frac{\sin x}{x} = 1.\]
Buktinya memakai Teorema Apit: jika \(g(x) \le f(x) \le h(x)\) di sekitar \(a\) dan \(\lim g = \lim h = L\), maka \(\lim f = L\) juga. Fungsi \(f\) "terjepit" seperti roti isi di antara dua lapis roti.
Mengapa \(\frac{\sin x}{x}\) terjepit di antara \(\cos x\) dan 1? Bandingkan tiga luas di lingkaran satuan berikut.
Gambar lingkaran berjari-jari 1 dengan pusat O. Pilih sudut \(x\) (dalam radian) yang kecil, \(0 < x < \frac{\pi}{2}\).
Segitiga biru ada di dalam juring, dan juring ada di dalam segitiga ungu: \(\frac12 \sin x < \frac12 x < \frac12 \tan x\). Hasilnya \(\cos x < \frac{\sin x}{x} < 1\). Saat \(x \to 0\), \(\cos x \to 1\), jadi \(\frac{\sin x}{x}\) terjepit menuju 1.
Bukti lengkap dengan aljabar
Untuk \(0 < x < \frac{\pi}{2}\), perbandingan luas memberi \(\frac12 \sin x < \frac12 x < \frac12 \tan x\). Bagi setiap ruas dengan \(\frac12 \sin x > 0\):
\[1 < \frac{x}{\sin x} < \frac{1}{\cos x}.\]
Semua ruas positif, jadi kebalikannya membalik tanda: \(\cos x < \frac{\sin x}{x} < 1\). Untuk \(-\frac{\pi}{2} < x < 0\), ketaksamaan yang sama berlaku karena \(\frac{\sin(-x)}{-x} = \frac{\sin x}{x}\) dan \(\cos(-x) = \cos x\). Karena \(\lim_{x \to 0} \cos x = 1\) dan \(\lim_{x \to 0} 1 = 1\), Teorema Apit memberi \(\lim_{x \to 0} \frac{\sin x}{x} = 1\). ∎
Awas jebakan\(\lim_{x \to 0} \frac{\sin x}{x} = 1\) hanya berlaku jika \(x\) dalam radian. Dalam derajat, \(\frac{\sin 1^\circ}{1} \approx 0{,}01745\), dan limitnya \(\frac{\pi}{180}\), bukan 1. Inilah sebabnya kalkulus selalu memakai radian.
Trik Kak Lintang: samakan isinyaBentuk \(\frac{\sin \square}{\square}\) dengan isi kotak yang sama dan menuju 0 selalu menuju 1. Jadi \(\frac{\sin 7x}{x} = 7 \cdot \frac{\sin 7x}{7x} \to 7\). Begitu juga \(\frac{\tan x}{x} = \frac{\sin x}{x} \cdot \frac{1}{\cos x} \to 1\).
Sekarang kejutan: limit \(\frac{\sin x}{x}\) ternyata sudah dipakai lebih dari 2.000 tahun lalu untuk menghitung \(\pi\)! Segi-\(n\) beraturan di dalam lingkaran berdiameter 1 mempunyai keliling \(n \sin \frac{\pi}{n}\), dan
\[n \sin\frac{\pi}{n} = \pi \cdot \frac{\sin(\pi/n)}{\pi/n} \longrightarrow \pi \cdot 1 = \pi \quad (n \to \infty).\]
Segi-\(n\) di luar lingkaran mempunyai keliling \(n \tan\frac{\pi}{n}\), yang juga menuju \(\pi\), dari atas. Jadi \(\pi\) terjepit di antara keduanya, persis Teorema Apit.
Geser \(n\) atau tekan ×2. Tekan ▶ Jalankan untuk menapaki jalan Archimedes: 6 → 12 → 24 → 48 → 96 sisi. Perhatikan kaca pembesar di kanan atas: sisi poligon makin menempel pada lingkaran. Berapa sisi yang dibutuhkan agar angka "3,14" sudah pasti?
Tamu dari masa laluArchimedes dari Syracuse (±287–212 SM) tidak punya kalkulator, tetapi punya ide cemerlang: menjepit lingkaran di antara dua segi banyak. Mulai dari segi-6, ia menggandakan sisinya menjadi 12, 24, 48, dan 96, sambil menaksir akar-akar dengan sangat cermat. Hasilnya: \(3\tfrac{10}{71} < \pi < 3\tfrac17\), yaitu \(3{,}1408 < \pi < 3{,}1429\). Sekitar abad ke-3, Liu Hui dari Tiongkok meneruskan cara ini sampai segi-3.072 dan memperoleh \(\pi \approx 3{,}1416\). Dua abad kemudian, Zu Chongzhi menemukan \(3{,}1415926 < \pi < 3{,}1415927\), rekor yang bertahan hampir seribu tahun.
Matematika NusantaraLingkaran dari bilah-bilah lurus. Perajin bambu di banyak daerah membuat tampah, tenggok, dan bubu (perangkap ikan) yang bundar dari bilah-bilah yang lurus. Makin banyak dan makin sempit bilahnya, makin mulus lengkungannya, persis gagasan Archimedes. Rumah honai di Lembah Baliem, Papua, juga berdinding melingkar yang tersusun dari papan-papan kayu lurus yang berdiri rapat. Dari jauh tampak bulat, dari dekat ternyata segi banyak. Lingkaran adalah limit dari segi banyak!
27.6Kontinuitas: menggambar tanpa mengangkat pensil
Fungsi disebut kontinu (bersambung) kalau grafiknya bisa kamu gambar dalam satu tarikan, tanpa mengangkat pensil. Lubang, lompatan, atau grafik yang melesat ke langit membuat pensilmu harus terangkat.
Kalimat "tanpa mengangkat pensil" bisa dibuat tepat dengan limit. Di titik \(a\), grafik harus menuju suatu titik (limitnya ada), titik itu harus ada (\(f(a)\) terdefinisi), dan keduanya harus sama.
Definisi (kontinu di suatu titik)Fungsi \(f\) kontinu di \(x = a\) jika ketiga syarat ini terpenuhi:
\(f(a)\) terdefinisi;
\(\lim_{x \to a} f(x)\) ada (limit kiri = limit kanan);
\(\lim_{x \to a} f(x) = f(a)\).
Polinomial, \(\sin x\), \(\cos x\), \(e^x\), dan \(\sqrt{x}\) (untuk \(x \ge 0\)) kontinu di seluruh daerah asalnya.
Geser \(c\) agar potongan oranye menyambung dengan potongan biru, lalu seret titik magenta \(f(2)\) ke tempat yang tepat. Perhatikan urutan syaratnya: limit kiri = limit kanan dulu, baru \(f(2)\) = limit.
Jenis diskontinuitas
Contoh
Ciri pada grafik
Bisa "ditambal"?
Lubang (dapat dihapus)
\(\frac{x^2 - 4}{x - 2}\) di \(x = 2\)
titik kosong; limitnya ada
ya: definisikan \(f(2) = 4\)
Lompatan
\(\frac{|x|}{x}\) di \(x = 0\); tarif parkir per jam
limit kiri ≠ limit kanan
tidak
Tak hingga
\(\frac{1}{x}\) di \(x = 0\)
asimtot tegak
tidak
Tentukan \(a\) agar fungsi \(f(x) = \begin{cases} 2x + a, & x < 1 \\ x^2 + 3, & x \ge 1 \end{cases}\) kontinu di \(x = 1\).
Syarat 2 dan 3: \(2 + a = 4 = f(1)\), jadi \(a = 2\).
\(a = 2\). Potongan kiri \(y = 2x + 2\) tepat menyambung ke titik \((1;\ 4)\) pada parabola, tanpa lubang dan tanpa lompatan.
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Nilai AntaraJika \(f\) kontinu pada \([a, b]\) dan \(k\) terletak di antara \(f(a)\) dan \(f(b)\), maka ada \(c\) di antara \(a\) dan \(b\) dengan \(f(c) = k\). Grafik yang tidak terputus tidak bisa "melompati" garis \(y = k\).
Mencari akar: \(f(x) = x^3 + x - 1\) memenuhi \(f(0) = -1 < 0\) dan \(f(1) = 1 > 0\), jadi ada akar di antara 0 dan 1. Membagi dua selang berulang-ulang (metode bagi dua) menjepit akarnya: \(0{,}6823\ldots\)
Rasa olimpiade: setiap saat, selalu ada dua titik yang berseberangan tepat di khatulistiwa dengan suhu yang sama. Buktinya: fungsi \(g(\theta) = T(\theta) - T(\theta + 180^\circ)\) kontinu dan \(g(\theta + 180^\circ) = -g(\theta)\), jadi \(g\) berganti tanda dan pasti bernilai 0 di suatu tempat.
🛵
Speedometer
Jarum speedometer menunjukkan kecepatan sesaat: limit kecepatan rata-rata pada selang waktu yang makin singkat.
☕
Teh tubruk mendingin
Suhu teh turun cepat lalu melambat, mendekati suhu ruangan. Suhu ruangan adalah asimtot datar grafiknya.
🔋
Mengisi baterai ponsel
Pengisian sengaja diperlambat menjelang 100% agar baterai awet, sehingga grafik persentasenya merayap makin pelan menuju garis 100%.
🏭
Pabrik tahu
Biaya rata-rata per potong turun saat produksi bertambah dan mendekati biaya bahan: sebuah limit di tak hingga.
🗺️
Layar & peta digital
Lingkaran di layar sebenarnya segi banyak dari piksel, dan jalan yang melengkung tampak lurus saat peta diperbesar.
Pangkat tertinggi atas dan bawah sama-sama 3, jadi limitnya perbandingan koefisien terdepan: \(\frac52\). Angka \(-x\) dan 7 tidak berarti saat \(x\) sangat besar.
Grafik \(f\) mendekati titik kosong \((1;\ 3)\) dari kiri dan dari kanan, sedangkan \(f(1) = 5\). Pernyataan yang benar adalah…
\(\lim_{x \to 1} f(x) = 3\), dan \(f\) tidak kontinu di \(x = 1\)
\(\lim_{x \to 1} f(x) = 5\)
\(f\) kontinu di \(x = 1\)
limitnya tidak ada
Limit melihat ke mana grafik menuju (3), bukan nilai \(f(1)\). Karena limit \(\ne f(1)\), syarat ketiga kontinuitas gagal: ada diskontinuitas lubang.
28
Bab 28 · Kalkulus
Turunan: Rahasia di Balik Jarum Speedometer
Jarum speedometer menunjuk 40 km/jam, padahal motornya belum berjalan satu jam pun. Angka itu adalah kecepatan pada satu saat, dan alat matematika yang menangkapnya bernama turunan.
Setelah bab ini, kamu bisa
membedakan laju perubahan rata-rata (kemiringan tali busur) dan laju sesaat (kemiringan garis singgung);
menjelaskan turunan sebagai limit \(\dfrac{f(x+h) - f(x)}{h}\) ketika \(h \to 0\);
menurunkan fungsi dengan aturan pangkat, jumlah, rantai, hasil kali, dan hasil bagi;
memakai turunan \(\sin x\), \(\cos x\), \(e^x\), dan \(\ln x\);
memaknai turunan sebagai kecepatan dan laju, serta menulis persamaan garis singgung.
Speedometer yang Bikin Penasaran Komik · 4 panel
Minggu pagi, dibonceng Kak Lintang ke pasar
DimasKak, jarumnya nunjuk 40 km/jam. Padahal kita baru jalan dua menit, belum ada sejam. Kok speedometer bisa tahu?
BRUMM!
AyuKecepatan itu jarak dibagi waktu. Kalau "saat ini" lamanya nol detik, jaraknya juga nol. Nol dibagi nol, dong?
Kak LintangBetul, 0/0 tidak bermakna. Jadi kita perkecil selangnya: 1 detik, 0,1 detik, 0,01 detik… Kecepatan rata-ratanya makin dekat ke satu angka!
AncilSpeedometer mengukur putaran roda dalam selang yang sangat singkat. Angka tujuan itulah kecepatan sesaat, alias turunan!
DimasJadi limit dari Bab 27 ternyata ikut naik motor tiap hari?!
Kak Lintang menempuh 5,25 km dalam 10 menit, termasuk berhenti satu menit di lampu merah. Kecepatan rata-ratanya 31,5 km/jam. Apakah jarum speedometer pasti pernah menunjuk tepat 31,5 km/jam?
Tidak harus. Jarumnya bisa saja melompati angka itu.
Hanya kalau motornya tidak pernah berhenti.
Ya, pasti pernah, paling sedikit satu kali.
Hanya kalau kecepatannya tetap sepanjang jalan.
Jawabannya: pasti pernah. Jarum speedometer bergerak tanpa melompat. Kalau sepanjang perjalanan jarumnya selalu di bawah 31,5, jarak yang ditempuh pasti kurang dari 5,25 km; kalau selalu di atasnya, jaraknya pasti lebih. Jadi jarum harus melewati angka 31,5. Fakta ini bernama Teorema Nilai Rata-rata, dan kamu bisa memburu saat-saat itu sendiri di Lab Mini speedometer pada subbab 28.6.
28.1Laju perubahan: rata-rata dan sesaat
Di Bab 9 kamu sudah berkenalan dengan kemiringan garis lurus: naik dibagi maju. Garis lurus itu "jujur": kemiringannya sama di mana-mana. Masalahnya, dunia nyata jarang selurus itu. Harga cabai bisa naik pelan, lalu tiba-tiba melonjak menjelang hari raya. Motor melaju, mengerem, lalu melaju lagi. Untuk menceritakan perubahan seperti ini kita butuh satu kata kunci: laju perubahan.
Hari
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
Harga cabai rawit (ribu Rp/kg)
40
42
45
52
60
63
64
Naik dari hari sebelumnya
–
+2
+3
+7
+8
+3
+1
Tabel di atas adalah data rekaan harga cabai rawit seminggu menjelang hari raya. Dari Senin sampai Minggu harga naik \(64 - 40 = 24\) ribu rupiah dalam 6 hari, jadi rata-rata naik Rp4.000 per hari. Tetapi lihat baris terakhir: dari Kamis ke Jumat harga melonjak Rp8.000 dalam sehari, sedangkan dari Sabtu ke Minggu hanya Rp1.000. Laju rata-rata seminggu menyembunyikan cerita harian itu.
Definisi · Laju perubahan rata-rataLaju perubahan rata-rata fungsi \(f\) dari \(x = a\) sampai \(x = b\) adalah
Pada grafik, angka ini adalah kemiringan tali busur, yaitu ruas garis yang menghubungkan titik \((a, f(a))\) dan \((b, f(b))\) pada kurva.
Gampangnya: laju adalah besar perubahan dibagi lama waktunya. Harga naik Rp6.000 dalam 3 hari? Lajunya Rp2.000 per hari. Motor menempuh 20 km dalam setengah jam? Lajunya 40 km per jam.
Memakai tabel di atas, berapa laju kenaikan rata-rata harga cabai dari Selasa sampai Jumat?
Perubahan harga: \(60 - 42 = 18\) ribu rupiah per kg.
Lama waktu: dari Selasa ke Jumat ada 3 hari (Selasa → Rabu → Kamis → Jumat).
Laju rata-rata: \(\dfrac{18}{3} = 6\) ribu rupiah per kg per hari.
Rata-rata harga naik Rp6.000 per kg setiap hari. Satuan laju selalu "satuan hasil per satuan waktu": rupiah per hari, km per jam, jiwa per tahun.
Sekarang kembali ke speedometer. Sebutir kelapa yang jatuh dari pohon menempuh jarak \(s(t) = 5t^2\) meter setelah \(t\) detik (percepatan gravitasi dibulatkan menjadi \(10\ \text{m/s}^2\), hambatan udara diabaikan). Berapa kecepatannya tepat pada detik ke-2? Kita tidak bisa membagi dengan selang nol, tetapi kita bisa memakai selang yang makin pendek:
Selang waktu
Jarak tempuh \(\Delta s\)
Kecepatan rata-rata \(\Delta s \div \Delta t\)
2 s sampai 3 s
45 − 20 = 25 m
25 m/s
2 s sampai 2,1 s
22,05 − 20 = 2,05 m
20,5 m/s
2 s sampai 2,01 s
20,2005 − 20 = 0,2005 m
20,05 m/s
2 s sampai 2,001 s
20,020005 − 20 = 0,020005 m
20,005 m/s
Kecepatan rata-ratanya makin dekat ke 20 m/s. Angka tujuan itulah kecepatan sesaat pada \(t = 2\). Kamu baru saja menghitung sebuah limit, persis seperti di Bab 27:
Pada grafik, kecepatan rata-rata adalah kemiringan tali busur. Apa yang terjadi pada tali busur itu kalau selangnya kita perkecil terus? Tonton animasi berikut: titik \(Q\) merayap mendekati titik \(P\) pada parabola \(y = x^2\).
Parabola \(y = x^2\) melengkung, jadi kemiringannya berubah-ubah. Berapa kemiringan kurva tepat di titik \(P(1, 1)\)? Satu titik saja tidak cukup untuk menghitung "naik dibagi maju".
Ambil titik kedua \(Q\) di \(x = 1 + h\). Untuk \(h = 1{,}5\), \(Q = (2{,}5;\ 6{,}25)\) dan kemiringan tali busur \(PQ = \dfrac{6{,}25 - 1}{1{,}5} = 3{,}5\).
Dekatkan \(Q\): untuk \(h = 1\), \(Q = (2, 4)\) dan kemiringannya \(\dfrac{4 - 1}{1} = 3\).
Untuk \(h = 0{,}5\): \(Q = (1{,}5;\ 2{,}25)\), kemiringannya \(\dfrac{2{,}25 - 1}{0{,}5} = 2{,}5\). Tali busur berputar pelan.
Untuk \(h = 0{,}1\): kemiringannya \(\dfrac{1{,}21 - 1}{0{,}1} = 2{,}1\). Di sekitar \(P\), tali busur hampir menempel pada kurva.
Saat \(h \to 0\), kemiringannya menuju 2. Garis batas itu adalah garis singgung di \(P\), dan kemiringannya disebut turunan: \(f'(1) = 2\).
Definisi · TurunanTurunan fungsi \(f\) di titik \(x\) adalah
asalkan limit ini ada. Secara geometris, \(f'(x)\) adalah kemiringan garis singgung grafik \(f\) di titik \((x, f(x))\). Secara fisik, \(f'(x)\) adalah laju perubahan sesaat \(f\) terhadap \(x\).
Banyak nama, satu maknaTurunan \(y = f(x)\) bisa ditulis \(f'(x)\) (dibaca "f aksen x"), \(y'\), \(\dfrac{dy}{dx}\), atau \(\dfrac{d}{dx}f(x)\). Lambang \(\dfrac{dy}{dx}\) mengingatkan asal-usulnya: \(\dfrac{\Delta y}{\Delta x}\) ketika \(\Delta x\) menjadi sangat-sangat kecil. Proses mencari turunan disebut diferensiasi atau "menurunkan" fungsi.
Gunakan definisi untuk mencari turunan \(f(x) = x^2\), lalu hitung \(f'(3)\).
\(f'(x) = 2x\) dan \(f'(3) = 6\): garis singgung parabola di titik \((3, 9)\) naik 6 satuan untuk setiap 1 satuan ke kanan. Cocok dengan animasi tadi: \(f'(1) = 2 \cdot 1 = 2\).
Awas jebakanJangan memasukkan \(h = 0\) terlalu cepat! Kalau langsung disubstitusi, \(\dfrac{f(x+0) - f(x)}{0} = \dfrac{0}{0}\), bentuk tak tentu yang tidak bermakna. Sederhanakan dulu sampai \(h\) di penyebut hilang (seperti \(2x + h\)), baru biarkan \(h \to 0\).
Seret titik Q mendekati titik P. Tali busur oranye berputar dan akhirnya berimpit dengan garis putus-putus magenta, yaitu garis singgung di \(P\). Dekati juga dari kiri! Jika \(Q\) tepat di \(P\), rumus tali busur menjadi 0/0, sehingga kemiringannya ditampilkan sebagai "—".
Tamu dari masa laluSekitar tahun 1665–1666, ketika Universitas Cambridge ditutup karena wabah, Isaac Newton yang masih muda mengembangkan "metode fluksi" untuk menghitung laju perubahan benda yang bergerak. Beberapa tahun kemudian Gottfried Wilhelm Leibniz di Jerman menemukan gagasan serupa secara mandiri dan menerbitkannya lebih dulu, pada 1684. Lambang \(\dfrac{dy}{dx}\) yang kita pakai sampai sekarang adalah ciptaan Leibniz, sedangkan lambang \(f'(x)\) dipopulerkan oleh Joseph-Louis Lagrange lebih dari seabad kemudian. Perdebatan "siapa yang pertama" sempat memanaskan hubungan ilmuwan Inggris dan daratan Eropa selama puluhan tahun. Kini keduanya diakui sebagai penemu kalkulus.
28.3Aturan pangkat, konstanta, dan jumlah
Menghitung limit setiap kali mau menurunkan fungsi tentu melelahkan. Kabar baiknya, hasil-hasilnya membentuk pola yang sangat rapi. Lihat dulu gambar ini: mengapa turunan \(x^2\) adalah \(2x\)?
Bukti tanpa kata untuk \((x^2)' = 2x\): ketika sisi persegi bertambah \(\Delta x\), luasnya bertambah dua pita \(x\,\Delta x\) dan satu pojok mungil \((\Delta x)^2\).
Kalau kamu mengulang perhitungan dengan definisi untuk \(x^3\), hasilnya \(3x^2\); untuk \(x^4\), hasilnya \(4x^3\). Polanya mulai terlihat: pangkat turun ke depan, lalu pangkatnya berkurang satu.
Aturan dasar turunan
Konstanta: \(\dfrac{d}{dx}\,c = 0\). Sesuatu yang tidak berubah, lajunya nol.
Aturan pangkat: \(\dfrac{d}{dx}\,x^n = n\,x^{n-1}\) untuk setiap bilangan real \(n\) (untuk \(n\) yang bukan bilangan bulat, ambil \(x > 0\)).
Dengan teorema binomial, \((x + h)^n = x^n + n x^{n-1} h + \binom{n}{2} x^{n-2} h^2 + \dots + h^n\). Maka
\[\frac{(x+h)^n - x^n}{h} = n x^{n-1} + \binom{n}{2} x^{n-2} h + \dots + h^{n-1}.\]
Semua suku setelah suku pertama masih mengandung \(h\), jadi semuanya lenyap ketika \(h \to 0\). Yang tersisa hanya \(n x^{n-1}\). Untuk pangkat negatif dan pecahan, buktinya memakai aturan hasil bagi dan aturan rantai pada subbab 28.4.
Trik Kak LintangBayangkan pangkatnya "turun gunung": pangkat melompat ke depan menjadi pengali, lalu pangkat yang tersisa berkurang satu, misalnya \(x^{5} \to 5x^{4}\). Sebelum menurunkan, ubah dulu akar dan pecahan menjadi pangkat: \(\sqrt{x} = x^{1/2}\) dan \(\dfrac{1}{x^2} = x^{-2}\). Hasilnya \((\sqrt x)' = \tfrac12 x^{-1/2} = \dfrac{1}{2\sqrt x}\) dan \(\left(\dfrac{1}{x^2}\right)' = -2x^{-3} = -\dfrac{2}{x^3}\).
Tentukan turunan \(f(x) = 4x^3 - 5x^2 + 7x - 2\) dan \(g(x) = 6\sqrt{x} + \dfrac{2}{x}\). Hitung pula \(f'(2)\) dan \(g'(4)\).
\(f'(x) = 12x^2 - 10x + 7\) dengan \(f'(2) = 35\), dan \(g'(x) = \dfrac{3}{\sqrt x} - \dfrac{2}{x^2}\) dengan \(g'(4) = 1{,}375\). Konstanta \(-2\) "menghilang" karena tidak menyumbang perubahan apa pun.
"Turunan itu cuma 'pangkat turun ke depan'."
Itu hanya jalan pintas untuk \(x^n\). Makna turunan adalah laju perubahan sesaat, atau kemiringan garis singgung. Untuk \(\sin x\), \(e^x\), dan hasil kali fungsi, aturannya berbeda.
"Garis singgung hanya menyentuh kurva di satu titik dan tidak pernah memotongnya."
Garis singgung \(y = x^3\) di \((0, 0)\) adalah sumbu-\(x\), dan garis itu menembus kurva. Garis singgung juga bisa memotong kurva lagi di tempat lain. Yang penting, di titik singgung arahnya sama dengan arah kurva.
"Kalau \(f'(a) = 0\), berarti \(f(a) = 0\)."
Turunan mengukur kemiringan, bukan ketinggian. Fungsi \(f(x) = x^2 + 3\) punya \(f'(0) = 0\), padahal \(f(0) = 3\). Garis singgungnya mendatar di ketinggian 3.
28.4Aturan rantai, hasil kali, dan hasil bagi
Fungsi di dunia nyata sering berupa gabungan: hasil kali dua fungsi, pecahan, atau fungsi di dalam fungsi. Sebelum belajar aturannya, uji dulu intuisimu.
Turunan \(x^2\) adalah \(2x\), dan turunan \(x^3\) adalah \(3x^2\). Jadi turunan \(x^2 \cdot x^3\) adalah…
\(2x \cdot 3x^2 = 6x^3\), cukup kalikan kedua turunannya.
\(5x^4\).
\(6x^4\).
\(2x + 3x^2\).
Jawabannya: \(5x^4\). Ingat \(x^2 \cdot x^3 = x^5\), dan turunan \(x^5\) adalah \(5x^4\). Jawaban "kalikan saja turunannya" memberi \(6x^3\), dan itu keliru! Turunan hasil kali punya aturan sendiri: \((x^2)' \cdot x^3 + x^2 \cdot (x^3)' = 2x \cdot x^3 + x^2 \cdot 3x^2 = 2x^4 + 3x^4 = 5x^4\). Cocok!
Tiga aturan pentingMisalkan \(u\) dan \(v\) fungsi dari \(x\) yang punya turunan.
Aturan rantai: jika \(y = f(u)\) dan \(u = g(x)\), maka \(\dfrac{dy}{dx} = \dfrac{dy}{du} \cdot \dfrac{du}{dx}\), atau \(\big(f(g(x))\big)' = f'(g(x)) \cdot g'(x)\).
Mengapa aturan hasil kali seperti itu? (bukti dengan luas persegi panjang)
Pandang \(u \cdot v\) sebagai luas persegi panjang bersisi \(u\) dan \(v\). Jika \(x\) bertambah sedikit, sisi-sisinya bertambah \(\Delta u\) dan \(\Delta v\). Luas baru dikurangi luas lama terdiri atas dua pita dan satu pojok mungil:
\[\Delta(uv) = u\,\Delta v + v\,\Delta u + \Delta u\,\Delta v.\]
Bagi dengan \(\Delta x\): \(\dfrac{\Delta(uv)}{\Delta x} = u\dfrac{\Delta v}{\Delta x} + v\dfrac{\Delta u}{\Delta x} + \Delta u\dfrac{\Delta v}{\Delta x}\). Saat \(\Delta x \to 0\), \(\Delta u \to 0\) juga, sehingga suku terakhir lenyap. Hasilnya \((uv)' = uv' + vu'\). Ini perluasan gambar persegi di subbab 28.3!
Awas jebakanTurunan hasil kali bukan hasil kali turunan: \((uv)' \ne u'v'\). Begitu pula turunan hasil bagi bukan \(\dfrac{u'}{v'}\). Cek dengan contoh kecil, misalnya \(u = v = x\): \((x \cdot x)' = (x^2)' = 2x\), padahal \(u'v' = 1 \cdot 1 = 1\).
Trik Kak Lintang: rantai sepedaAturan rantai mirip gir sepeda. Kalau roda belakang berputar 3 kali setiap gir depan berputar sekali, dan kakimu memutar gir depan 2 kali per detik, roda belakang berputar \(3 \times 2 = 6\) kali per detik. Laju-laju yang bersambung dikalikan. Untuk fungsi bersusun, kupaslah seperti bawang: turunkan lapisan luar (biarkan isinya utuh), lalu kalikan dengan turunan lapisan dalam.
(b) Ambil \(u = x^2\) dan \(v = x + 1\), sehingga \(u' = 2x\) dan \(v' = 1\). Maka \(y' = \dfrac{2x(x+1) - x^2 \cdot 1}{(x+1)^2} = \dfrac{x^2 + 2x}{(x+1)^2}\).
(a) \(y' = 2x(2x-1)^2(5x-1)\); (b) \(y' = \dfrac{x(x+2)}{(x+1)^2}\). Memfaktorkan hasil akhir akan sangat berguna di Bab 29, saat kita mencari di mana turunan bernilai nol.
28.5Turunan fungsi trigonometri, eksponen, dan logaritma
Bagaimana dengan fungsi yang bukan polinomial, seperti \(\sin x\) atau \(e^x\)? Daripada langsung memberi rumus, mari jadi detektif. Di Lab Mini berikut, grafik kiri adalah \(f\), sedangkan grafik kanan mencatat kemiringan \(f\) sebagai titik ungu. Geser titiknya pelan-pelan dan perhatikan jejak yang terbentuk di kanan.
Seret titik magenta di grafik kiri (atau tekan ▶ Jalankan untuk menyapu otomatis). Setiap kemiringan garis singgung dicatat sebagai titik ungu di kanan. Pilih sin x: jejaknya membentuk kurva apa? Pilih eˣ: mengapa kedua grafik kembar? Pilih |x| lalu berhenti tepat di \(x = 0\).
Kalau kamu memilih \(\sin x\), jejak ungu membentuk gelombang yang dimulai dari puncak: itu grafik \(\cos x\)! Pilihan \(e^x\) menghasilkan dua grafik yang persis sama. Inilah keistimewaan bilangan \(e \approx 2{,}718\): ia dipilih tepat agar kemiringan \(e^x\) di \(x = 0\) bernilai 1, dan akibatnya turunan \(e^x\) adalah dirinya sendiri. Adapun \(|x|\) punya pojok tajam di \(x = 0\), sehingga di sana tidak ada satu garis singgung pun yang "paling pas": turunannya tidak ada.
Dengan rumus jumlah sudut, \(\sin(x + h) = \sin x \cos h + \cos x \sin h\). Maka
\[\frac{\sin(x+h) - \sin x}{h} = \sin x \cdot \frac{\cos h - 1}{h} + \cos x \cdot \frac{\sin h}{h}.\]
Dari Bab 27, untuk \(h\) dalam radian, \(\dfrac{\sin h}{h} \to 1\) dan \(\dfrac{\cos h - 1}{h} \to 0\) ketika \(h \to 0\). Jadi limitnya \(\sin x \cdot 0 + \cos x \cdot 1 = \cos x\).
Untuk \(\ln x\): jika \(y = \ln x\) maka \(x = e^y\). Turunkan terhadap \(y\): \(\dfrac{dx}{dy} = e^y = x\). Karena laju kebalikan adalah kebalikan laju, \(\dfrac{dy}{dx} = \dfrac{1}{x}\).
Awas jebakanRumus \((\sin x)' = \cos x\) hanya berlaku jika \(x\) dalam radian. Jika \(x\) dalam derajat, \(\sin x^\circ = \sin\left(\tfrac{\pi x}{180}\right)\), dan aturan rantai memberi \((\sin x^\circ)' = \tfrac{\pi}{180}\cos x^\circ\). Itulah sebabnya kalkulus selalu memakai radian.
Turunan \(e^x\) yang istimewa itu menjelaskan banyak hal di alam. Jika penduduk tumbuh dengan laju relatif tetap \(r\) per tahun, modelnya \(P(t) = P_0 e^{rt}\). Dengan aturan rantai, \(P'(t) = r P_0 e^{rt} = r\,P(t)\): laju pertumbuhan sebanding dengan jumlah penduduk saat itu. Makin banyak orang, makin cepat pula bertambah.
28.6Makna turunan: kecepatan, laju, dan garis singgung
Jika \(s(t)\) adalah posisi benda pada waktu \(t\), turunannya \(s'(t) = v(t)\) adalah kecepatan sesaat, dan turunan kecepatan \(v'(t) = a(t)\) adalah percepatan. Kecepatan sesaat inilah yang ditunjuk jarum speedometer. Di Lab Mini berikut, Kak Lintang mengendarai motor dari rumah ke pasar sejauh 5,25 km. Jarum magenta adalah speedometer (laju sesaat), sedangkan jarum oranye adalah kecepatan rata-rata dalam selang \(\Delta t\) terakhir.
Tekan ▶ Jalankan atau geser waktu \(t\) (bisa juga menyeret grafik atau motornya). Lalu perkecil selang \(\Delta t\): kapan jarum oranye menempel pada jarum magenta? Di grafik jarak–waktu, tali busur oranye berubah menjadi garis singgung magenta. Tantangan: temukan saat-saat jarum menunjuk tepat 31,5 km/jam (segitiga hijau), yaitu kecepatan rata-rata seluruh perjalanan.
Sebuah ojek yang sedang melaju pelan mulai menambah kecepatan. Posisinya \(t\) detik kemudian adalah \(s(t) = 0{,}5t^2 + 2t\) meter. Berapa kecepatannya pada \(t = 4\) detik, dalam m/s dan km/jam?
Kecepatannya 6 m/s atau 21,6 km/jam. Percepatannya \(a(t) = v'(t) = 1\ \text{m/s}^2\), tetap sepanjang waktu.
Turunan juga memberi kita persamaan garis singgung. Garis yang melalui titik \((a, f(a))\) dengan kemiringan \(f'(a)\) adalah
\[y = f(a) + f'(a)\,(x - a).\]
Seret titik \(P\) atau tekan ▶ Jalankan. Garis singgung magenta "menari" di sepanjang kurva biru, sedangkan titik ungu berongga menunjukkan nilai \(f'(a)\) pada grafik putus-putus \(f'\). Kapan titik ungu berada di bawah sumbu-\(x\)? Apa yang sedang dilakukan kurva biru saat itu?
Tentukan persamaan garis singgung kurva \(y = x^3 - 2x\) di titik yang absisnya \(x = 1\). Di titik mana lagi garis singgung kurva sejajar dengan garis itu?
Titik singgung: \(y(1) = 1 - 2 = -1\), jadi titiknya \((1, -1)\).
Sejajar berarti kemiringannya juga 1: \(3x^2 - 2 = 1 \Rightarrow x^2 = 1 \Rightarrow x = \pm 1\). Titik lainnya di \(x = -1\), dengan \(y = -1 + 2 = 1\), yaitu \((-1, 1)\).
Garis singgung di \((1, -1)\) adalah \(y = x - 2\). Garis singgung di \((-1, 1)\) sejajar dengannya, yaitu \(y = x + 2\).
Perhatikan juga tanda turunan. Jika \(f'(a) > 0\), kurva sedang naik; jika \(f'(a) < 0\), kurva sedang turun; dan jika \(f'(a) = 0\), garis singgungnya mendatar, sering tepat di puncak atau lembah. Cara memakai fakta ini untuk mencari nilai terbesar dan terkecil adalah cerita Bab 29.
Ringkasnya: turunan adalah "speedometer" untuk apa saja. Untuk jarak, turunannya kecepatan. Untuk harga, turunannya laju kenaikan harga. Untuk jumlah penduduk, turunannya laju pertambahan penduduk.
Matematika NusantaraPrakirawan BMKG tidak hanya mencatat berapa banyak hujan turun, tetapi juga seberapa cepat: intensitas hujan dalam milimeter per jam. Hujan 20 mm yang tercurah dalam satu jam jauh lebih berbahaya daripada 20 mm yang tersebar sepanjang hari; menurut kategori BMKG, intensitas di atas sekitar 20 mm per jam sudah tergolong hujan sangat lebat. Petugas pintu air di berbagai kota juga memantau seberapa cepat tinggi muka air naik (cm per jam) untuk memberi peringatan dini banjir. Itulah turunan yang bekerja menjaga keselamatan warga.
🛵
Speedometer
Mengukur putaran roda dalam selang yang sangat singkat, lalu menampilkan kecepatan sesaat: turunan jarak terhadap waktu.
🌶️
Harga cabai
Pemerintah daerah memantau laju kenaikan harga per hari menjelang hari raya. Laju yang melonjak menjadi tanda perlunya operasi pasar.
👨👩👧👦
Laju penduduk
BPS melaporkan laju pertumbuhan penduduk dalam persen per tahun untuk merencanakan sekolah, rumah sakit, dan lapangan kerja.
🚄
Kereta cepat
Percepatan adalah turunan kecepatan. Kereta cepat Jakarta–Bandung menambah kecepatan secara bertahap agar penumpang tetap nyaman sampai sekitar 350 km/jam.
🔋
Baterai HP
Perkiraan "sisa 3 jam" dihitung dari laju berkurangnya persen baterai per menit.
🌧️
Intensitas hujan
Curah hujan per jam (mm/jam) adalah laju perubahan curah hujan terhadap waktu.
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Nilai Rata-rataJika \(f\) kontinu pada \([a, b]\) dan punya turunan pada \((a, b)\), maka ada paling sedikit satu \(c\) di antara \(a\) dan \(b\) dengan
\[f'(c) = \frac{f(b) - f(a)}{b - a}.\]
Secara geometris: ada garis singgung yang sejajar dengan tali busur. Secara fisik: kecepatan sesaat pasti pernah sama dengan kecepatan rata-rata, persis jawaban Tebak Dulu di awal bab. Di beberapa negara, kamera tilang "kecepatan rata-rata" bersandar pada teorema ini: jika kamu menempuh 10 km dalam 5 menit (rata-rata 120 km/jam), pasti ada saat speedometermu menunjuk 120 km/jam.
Lanjut · IB & olimpiadeTurunan untuk membuktikan ketaksamaanBuktikan \(e^x \ge 1 + x\) untuk semua \(x\). Misalkan \(g(x) = e^x - 1 - x\). Maka \(g'(x) = e^x - 1\), negatif untuk \(x < 0\) dan positif untuk \(x > 0\). Jadi \(g\) turun sampai \(x = 0\), lalu naik: nilai terkecilnya \(g(0) = 0\). Akibatnya \(g(x) \ge 0\), yaitu \(e^x \ge 1 + x\), dengan kesamaan hanya di \(x = 0\). Bonus cantik: ambil \(x = \tfrac1n\), maka \(e^{1/n} > 1 + \tfrac1n\), sehingga \(\left(1 + \tfrac1n\right)^n < e\) untuk setiap bilangan asli \(n\). Barisan dari Bab 27 itu memang mendekati \(e\) dari bawah!
Turunan \(f(x) = 5x^3\) adalah…
\(5x^2\)
\(15x^3\)
\(15x^2\)
\(3x^5\)
Pangkat 3 turun ke depan: \(5 \cdot 3 = 15\), lalu pangkatnya berkurang satu menjadi 2. Jadi \(f'(x) = 15x^2\).
Kemiringan garis singgung parabola \(y = x^2\) di titik \((-2, 4)\) adalah…
\(-4\)
\(4\)
\(-2\)
\(0\)
\(y' = 2x\), jadi di \(x = -2\) kemiringannya \(-4\). Negatif, karena di sebelah kiri puncak parabola kurvanya sedang turun.
Jarak tempuh sebuah bola \(s(t) = 4t^2\) meter. Kecepatannya pada \(t = 3\) detik adalah…
36 m/s
12 m/s
8 m/s
24 m/s
\(v(t) = s'(t) = 8t\), jadi \(v(3) = 24\) m/s. Angka 36 adalah jaraknya, bukan kecepatannya; 12 m/s adalah kecepatan rata-rata selama 3 detik pertama.
29
Bab 29 · Kalkulus
Aplikasi Turunan: Berburu Puncak dan Lembah
Berapa sentimeter pojok karton harus digunting agar kotaknya memuat kue paling banyak? Mengapa kaleng susu tidak dibuat setinggi tiang atau segepeng piring? Turunan dari Bab 28 ternyata adalah alat untuk menemukan yang terbaik.
Setelah bab ini, kamu bisa
menentukan interval fungsi naik dan turun serta titik stasioner dari tanda turunan pertama;
membedakan maksimum lokal, minimum lokal, dan titik belok dengan uji turunan pertama dan kedua;
menggambar sketsa kurva dari titik potong, titik stasioner, dan kecekungan;
menyelesaikan masalah optimasi: kotak karton, kaleng hemat bahan, kebun berpagar, dan untung pedagang;
menghitung laju terkait dan menganalisis gerak lurus dengan posisi, kecepatan, dan percepatan.
Kotak Kue Terbesar Komik · 4 panel
Persiapan bazar kue sekolah
DimasKarton 30 × 30 cm ini mau kujadikan kotak kue tanpa tutup. Gunting pojoknya 10 cm saja, biar kotaknya tinggi!
AyuTunggu! Potong 10 cm: alasnya tinggal 10 × 10, volumenya cuma 1.000 cm³. Potong 2 cm malah dapat 1.352 cm³.
AHA!
Kak LintangVolumenya naik, lalu turun lagi. Di puncak, grafik V mendatar: kemiringannya nol. Jadi kita cari x yang membuat V′(x) = 0!
Ancil muncul dari balik tumpukan kardus
AncilAda satu potongan ajaib yang volumenya dua kali tebakan Dimas. Berapa cm, hayo?
DimasDua kali 1.000… berarti 2.000 cm³?!
Karton 30 cm × 30 cm digunting persegi yang sama besar di keempat pojoknya, lalu sisi-sisinya dilipat ke atas menjadi kotak tanpa tutup. Potongan berapa cm yang menghasilkan volume terbesar?
10 cm, supaya kotaknya berbentuk kubus 10 × 10 × 10.
7,5 cm, tepat seperempat sisi karton.
5 cm, seperenam sisi karton.
1 cm, supaya alasnya seluas mungkin.
Jawabannya: 5 cm. Hitung saja: potongan 1 cm memberi \(1 \times 28 \times 28 = 784\) cm³, potongan 5 cm memberi \(5 \times 20 \times 20 = 2.000\) cm³, potongan 7,5 cm memberi 1.687,5 cm³, dan potongan 10 cm hanya 1.000 cm³. Potongan kecil membuat kotak pendek; potongan besar menghabiskan alas. Juaranya ada di tengah, dan turunan bisa menemukannya tanpa mencoba satu per satu.
29.1Naik, turun, dan titik stasioner
Di jalan raya, tanjakan berarti jalan yang mendaki dan turunan berarti jalan yang menurun. Lucunya, turunan dalam matematika memang memberi tahu hal yang persis sama! Bayangkan kamu mengendarai motor dari kiri ke kanan di sepanjang grafik \(y = f(x)\). Kemiringan jalan di setiap titik adalah \(f'(x)\), yaitu gradien garis singgung yang kamu pelajari di Bab 28.
Gampangnya: kalau turunannya positif, jalannya menanjak. Kalau turunannya negatif, jalannya menurun. Kalau turunannya nol, jalannya datar sejenak, misalnya tepat di puncak bukit atau di dasar lembah.
DefinisiFungsi \(f\) naik pada suatu interval jika nilai \(f(x)\) bertambah ketika \(x\) bertambah, dan turun jika nilai \(f(x)\) berkurang ketika \(x\) bertambah. Titik \((c, f(c))\) dengan \(f'(c) = 0\) disebut titik stasioner: di titik itu garis singgungnya mendatar.
Sifat: tanda turunan menentukan arahPada suatu interval:
jika \(f'(x) > 0\) untuk setiap \(x\) di interval itu, maka \(f\) naik;
jika \(f'(x) < 0\) untuk setiap \(x\) di interval itu, maka \(f\) turun.
Jadi, untuk mengetahui arah grafik, cukup periksa tanda \(f'\), bukan nilainya.
Tentukan interval naik, interval turun, dan titik stasioner fungsi \(f(x) = x^3 - 3x^2\).
Turunkan: \(f'(x) = 3x^2 - 6x = 3x(x - 2)\).
Titik stasioner: \(f'(x) = 0 \Rightarrow x = 0\) atau \(x = 2\). Nilainya \(f(0) = 0\) dan \(f(2) = 8 - 12 = -4\).
Uji tanda dengan satu titik di tiap interval: \(f'(-1) = 9 > 0\), \(f'(1) = -3 < 0\), \(f'(3) = 9 > 0\).
\(f\) naik untuk \(x < 0\) dan \(x > 2\), turun untuk \(0 < x < 2\). Titik stasionernya \((0, 0)\) dan \((2, -4)\): yang pertama puncak bukit, yang kedua dasar lembah.
Seret titik P di sepanjang kurva. Kapan garis singgungnya mendatar? Perhatikan: di titik itu kurva hijau toska putus-putus \(f'\) memotong sumbu-x. Lalu geser \(p\) ke 0 dan ke nilai negatif. Apa yang terjadi pada puncak dan lembahnya?
29.2Uji turunan pertama dan kedua
Titik stasioner baru berstatus calon. Ada tiga kemungkinan wajahnya: puncak bukit, dasar lembah, atau "bahu jalan" yang datar sejenak tetapi tetap menanjak. Untuk membedakannya, kita intip tanda \(f'\) di kiri dan kanan titik itu.
Definisi\(f(c)\) disebut maksimum lokal jika \(f(c) \ge f(x)\) untuk semua \(x\) di sekitar \(c\), dan minimum lokal jika \(f(c) \le f(x)\) untuk semua \(x\) di sekitar \(c\). Keduanya disebut nilai ekstrem. Kata "lokal" berarti juara di lingkungannya saja; juara sejati di seluruh daerah asal disebut maksimum atau minimum global (mutlak).
Ketiganya punya garis singgung mendatar, tetapi hanya dua yang merupakan nilai ekstrem. Penentunya: apakah tanda \(f'\) berganti.
Uji turunan pertamaMisalkan \(f'(c) = 0\).
Jika tanda \(f'\) berubah dari + ke − saat melewati \(c\), maka \(f(c)\) adalah maksimum lokal.
Jika tanda \(f'\) berubah dari − ke +, maka \(f(c)\) adalah minimum lokal.
Jika tanda \(f'\) tidak berubah, maka \((c, f(c))\) bukan titik ekstrem, melainkan titik belok datar.
Ada cara yang sering lebih cepat. Turunan dari turunan, \(f''(x)\), mengukur bagaimana kemiringan itu sendiri berubah. Jika \(f'' > 0\), kemiringan terus bertambah dan grafik melengkung seperti cekung ke atas (mangkuk ∪). Jika \(f'' < 0\), grafik cekung ke bawah (topi ∩). Titik tempat kecekungan berganti disebut titik belok.
Uji turunan keduaMisalkan \(f'(c) = 0\).
Jika \(f''(c) < 0\) (cekung ke bawah), maka \(f(c)\) adalah maksimum lokal.
Jika \(f''(c) > 0\) (cekung ke atas), maka \(f(c)\) adalah minimum lokal.
Jika \(f''(c) = 0\), uji ini tidak dapat menyimpulkan; kembalilah ke uji turunan pertama.
Mengapa uji turunan kedua bekerja?
Misalkan \(f'(c) = 0\) dan \(f''(c) > 0\). Karena \(f''\) adalah turunan dari \(f'\), nilai \(f''(c) > 0\) berarti \(f'\) sedang naik di sekitar \(c\). Fungsi \(f'\) yang naik dan bernilai 0 di \(c\) pasti negatif sedikit di kiri \(c\) dan positif sedikit di kanan \(c\). Tanda \(f'\) berubah dari − ke +, jadi menurut uji turunan pertama \(f(c)\) adalah minimum lokal. Alasan untuk \(f''(c) < 0\) sama, hanya tandanya terbalik.
Trik Kak LintangIngat senyum dan cemberut. Kalau \(f'' > 0\), grafiknya tersenyum ∪, dan titik terendah senyuman adalah minimum. Kalau \(f'' < 0\), grafiknya cemberut ∩, dan titik tertinggi wajah cemberut adalah maksimum. Positif = senyum = lembah.
Awas jebakan\(f'(c) = 0\) tidak menjamin ada puncak atau lembah di \(c\). Untuk \(f(x) = x^3\), berlaku \(f'(0) = 0\), tetapi grafiknya terus naik melewati \(x = 0\); ia hanya mendatar sejenak. Begitu pula \(f''(c) = 0\) tidak berarti titik belok: \(f(x) = x^4\) memiliki \(f''(0) = 0\), padahal \((0, 0)\) adalah minimum. Selalu periksa perubahan tanda.
Tentukan semua titik stasioner \(f(x) = x^4 - 2x^2\) beserta jenisnya.
\(f'(x) = 4x^3 - 4x = 4x(x - 1)(x + 1)\), jadi titik stasioner di \(x = -1\), \(x = 0\), dan \(x = 1\).
\(f''(x) = 12x^2 - 4\). Di \(x = \pm 1\): \(f''(\pm1) = 8 > 0\), jadi minimum lokal dengan \(f(\pm 1) = 1 - 2 = -1\).
Di \(x = 0\): \(f''(0) = -4 < 0\), jadi maksimum lokal dengan \(f(0) = 0\).
Dua lembah \((-1, -1)\) dan \((1, -1)\) mengapit satu puncak \((0, 0)\): grafiknya berbentuk huruf W. Kedua lembah itu sekaligus minimum global, sedangkan puncaknya hanya maksimum lokal karena \(f(x)\) bisa jauh lebih besar untuk \(x\) yang besar.
29.3Menggambar kurva seperti detektif
Kalkulator grafik bisa menggambar kurva dalam sekejap, tetapi seorang detektif kurva bisa menjelaskan setiap lekukannya. Kumpulkan petunjuk berikut, lalu sambungkan:
Titik potong sumbu: \(f(x) = 0\) untuk sumbu-x, \(f(0)\) untuk sumbu-y.
Titik stasioner: selesaikan \(f'(x) = 0\), lalu tentukan jenisnya.
Kecekungan dan titik belok: periksa tanda \(f''(x)\).
Perilaku ujung: ke mana grafik pergi saat \(x\) sangat besar atau sangat kecil?
Sambungkan semua titik dengan kurva mulus yang mematuhi diagram tanda.
Menggambar kurva itu mirip menggambar rute perjalanan dari petunjuk: "mulai di sini, naik sampai puncak, turun ke lembah, lalu naik lagi". Turunan memberi tahu kapan harus naik dan kapan harus turun.
Petunjuk 1, titik potong: \(f(x) = x^3 - 6x^2 + 9x = x(x - 3)^2\). Grafik melewati \((0, 0)\) dan \((3, 0)\). Karena faktor \((x - 3)\) berpangkat dua, grafik hanya menyinggung sumbu-x di \(x = 3\).
Petunjuk 2, titik stasioner: \(f'(x) = 3x^2 - 12x + 9 = 3(x - 1)(x - 3) = 0\) di \(x = 1\) dan \(x = 3\). Tanda \(f'\): + lalu − lalu +.
Baca diagram tanda: naik, turun, naik. Jadi \((1, 4)\) adalah maksimum lokal dan \((3, 0)\) adalah minimum lokal.
Petunjuk 3, kecekungan: \(f''(x) = 6x - 12\) berganti tanda di \(x = 2\). Titik belok \((2, f(2)) = (2, 2)\): kurva berubah dari cemberut menjadi tersenyum.
Sambungkan dengan kurva mulus. Untuk \(x\) sangat besar, \(x^3\) menang sehingga grafik melesat ke atas; untuk \(x\) sangat negatif, grafik terjun ke bawah. Selesai, tanpa satu pun tabel nilai!
Cek kewajaranTitik belok kubik selalu berada tepat di tengah-tengah dua titik stasionernya: di sini \(x = 2\) adalah rata-rata dari 1 dan 3. Grafik kubik simetris terhadap titik beloknya. Petunjuk kecil ini berguna untuk memeriksa sketsamu.
29.4Optimasi: mencari yang terbaik
Pedagang ingin untung terbesar, pabrik ingin bahan paling sedikit, petani ingin kebun paling luas. Semua itu adalah masalah optimasi: mencari nilai maksimum atau minimum sebuah besaran. Kuncinya sama dengan puncak bukit tadi. Di titik terbaik (yang tidak berada di ujung daerah asal), grafiknya mendatar, sehingga turunannya nol.
Trik Kak Lintang: lima langkah optimasi
Gambar situasinya dan beri nama setiap ukuran.
Tulis rumus besaran yang ingin dibuat terbesar atau terkecil.
Pakai syarat (kendala) untuk mengubahnya menjadi fungsi satu variabel, lalu tentukan daerah asalnya.
Turunkan, samakan dengan nol, dan selesaikan.
Pastikan jenisnya (uji turunan atau bandingkan dengan nilai di ujung), lalu jawab dengan kalimat lengkap dan satuan.
Mari selesaikan teka-teki kotak kue dari komik. Kalau karton \(p \times l\) digunting persegi bersisi \(x\) di keempat pojoknya, kotaknya bertinggi \(x\) dengan alas \((p - 2x) \times (l - 2x)\).
Geser potongan \(x\) (atau seret titik magenta di grafik), lalu tekan ▶ Jalankan untuk melipat karton menjadi kotak. Garis oranye adalah garis singgung grafik \(V(x)\). Di mana garis itu mendatar? Coba juga karton 40 × 25: apakah potongan terbaiknya masih seperenam sisi?
Dari karton 30 cm × 30 cm, tentukan potongan pojok \(x\) yang membuat volume kotak tanpa tutup paling besar.
Volume: \(V(x) = x(30 - 2x)^2 = 4x^3 - 120x^2 + 900x\), dengan daerah asal \(0 < x < 15\).
\(V'(x) = 0\) di \(x = 5\) atau \(x = 15\). Nilai \(x = 15\) di luar daerah asal (alasnya habis), jadi tinggal \(x = 5\).
Uji turunan kedua: \(V''(x) = 24x - 240\), sehingga \(V''(5) = -120 < 0\): maksimum.
Potong 5 cm di setiap pojok. Kotaknya berukuran 20 × 20 × 5 cm dengan volume maksimum 2.000 cm³, tepat dua kali tebakan Dimas.
Masalah lain yang mirip: kebun berpagar. Pak Darto punya 40 m kawat untuk memagari kebun cabai berbentuk persegi panjang di samping tembok rumah. Sisi yang menempel tembok tidak perlu dipagar. Jika lebarnya \(x\), panjang sisi yang sejajar tembok \(40 - 2x\), sehingga luasnya \(L(x) = x(40 - 2x) = 40x - 2x^2\). Dari \(L'(x) = 40 - 4x = 0\) diperoleh \(x = 10\) m, panjang 20 m, dan luas maksimum 200 m². Perhatikan: panjangnya tepat dua kali lebarnya.
Sebuah pabrik membuat kaleng susu tertutup dengan isi yang sudah ditetapkan. Bentuk mana yang memakai pelat logam paling sedikit (badan, tutup, dan alas ikut dihitung)?
Kaleng yang sangat langsing, seperti tabung minuman tinggi.
Kaleng yang sangat gepeng, seperti kaleng biskuit bundar.
Kaleng yang tingginya sama dengan diameternya.
Semua sama saja, karena isinya sama.
Jawabannya: tinggi = diameter. Kaleng langsing boros di badan, kaleng gepeng boros di tutup dan alas. Titik keseimbangannya tercapai saat tinggi kaleng sama dengan diameternya. Kaleng di toko sering sedikit lebih tinggi karena ada pertimbangan lain: tutup yang lebih tebal, sambungan, dan kenyamanan digenggam (lihat soal Lv 5 di Tangga Latihan).
Volume kaleng tetap; kamu hanya mengubah jari-jari \(r\), dan tingginya menyesuaikan. Perhatikan batang bahan: tutup dan alas (oranye) melawan badan (biru). Pindahkan \(r\) jauh dari lembah, lalu tekan ▶ Jalankan: Ancil berjalan menuruni grafik mengikuti tanda turunan. Apa nilai "tinggi : diameter" saat ia berhenti?
Kaleng tertutup berbentuk tabung harus memuat 400 cm³ (400 mL) susu. Tentukan jari-jari dan tinggi kaleng agar luas pelat logamnya minimum.
Kendala volume: \(\pi r^2 h = 400\), sehingga \(h = \dfrac{400}{\pi r^2}\).
Luas bahan: \(A = 2\pi r^2 + 2\pi r h = 2\pi r^2 + \dfrac{800}{r}\), untuk \(r > 0\).
\(A'(r) = 4\pi r - \dfrac{800}{r^2} = 0 \Rightarrow r^3 = \dfrac{200}{\pi} \approx 63{,}66 \Rightarrow r \approx 3{,}99\) cm.
\(A''(r) = 4\pi + \dfrac{1600}{r^3} > 0\), jadi minimum. Tingginya \(h = \dfrac{400}{\pi (3{,}99)^2} \approx 7{,}99\) cm.
Jari-jari ±3,99 cm dan tinggi ±7,99 cm, dengan bahan ±300,5 cm². Tingginya tepat sama dengan diameter! Hal ini selalu berlaku: dari \(A' = 0\) diperoleh \(V = 2\pi r^3\), sehingga \(h = \dfrac{V}{\pi r^2} = 2r\).
Pak Ujang menjual martabak manis dengan modal Rp20.000 per loyang. Jika harga jualnya \(x\) ribu rupiah per loyang, banyaknya martabak yang terjual setiap malam \(100 - 2x\) loyang (untuk \(20 \le x \le 50\)). Berapa harga jual yang memberi untung terbesar?
\(U'(x) = -4x + 140 = 0 \Rightarrow x = 35\). Karena \(U''(x) = -4 < 0\), titik ini maksimum.
Cek ujung: \(U(20) = 0\) dan \(U(50) = 0\), sedangkan \(U(35) = 15 \times 30 = 450\).
Harga terbaik Rp35.000 per loyang: terjual 30 loyang dengan untung Rp450.000 per malam. Harga paling murah atau paling mahal justru tidak memberi untung sama sekali!
Tamu dari masa laluPada 1613, Johannes Kepler (1571–1630) membeli anggur untuk pesta pernikahannya. Ia heran melihat pedagang menaksir isi tong hanya dengan menusukkan sebatang tongkat lewat lubang tong. Kepler lalu menulis buku tentang volume tong (terbit 1615) dan memperhatikan hal penting: di dekat bentuk tong yang isinya terbesar, perubahan kecil pada ukuran hampir tidak mengubah isinya. Itulah gagasan "turunan sama dengan nol" sebelum turunan ditemukan! Sekitar tahun 1636, Pierre de Fermat (±1601–1665) menyusun cara mencari maksimum dan minimum dengan membandingkan \(f(x)\) dan \(f(x + e)\) untuk \(e\) yang sangat kecil, beberapa dekade sebelum Newton dan Leibniz merumuskan kalkulus.
Matematika NusantaraBanyak wadah anyaman tradisional, seperti besek dari bilah bambu, dibuat dari selembar anyaman persegi yang tepinya ditekuk ke atas. Pojoknya dilipat, bukan digunting, tetapi isinya tetap mengikuti rumus \(V = x(s - 2x)^2\) untuk anyaman bersisi \(s\) dan tepi setinggi \(x\). Coba ukur besek atau kotak kue di rumahmu: apakah tingginya mendekati seperenam lebar lembarannya? Jika tidak, mungkin pembuatnya mengutamakan hal lain, misalnya agar kue mudah diambil atau besek mudah ditumpuk.
Lanjut · IB & olimpiadeOptimasi tanpa kalkulus: ketaksamaan AM-GMUntuk bilangan positif, rata-rata aritmetika selalu lebih besar atau sama dengan rata-rata geometri: \(\dfrac{a + b + c}{3} \ge \sqrt[3]{abc}\), dengan kesamaan jika \(a = b = c\). Trik olimpiade untuk kotak karton: tulis
\[V = x(30 - 2x)^2 = \tfrac14 \cdot (4x)(30 - 2x)(30 - 2x).\]
Jumlah ketiga faktor \(4x + (30 - 2x) + (30 - 2x) = 60\) tetap! Maka \((4x)(30 - 2x)^2 \le \left(\tfrac{60}{3}\right)^3 = 8000\), sehingga \(V \le 2000\). Kesamaan terjadi saat \(4x = 30 - 2x\), yaitu \(x = 5\). Hasilnya sama dengan kalkulus, tanpa menurunkan apa pun. Seninya ada pada memilih faktor yang jumlahnya tetap; untuk kebun, \(x(40 - 2x) = \tfrac12 (2x)(40 - 2x) \le \tfrac12 \cdot 20^2 = 200\).
29.5Laju terkait: kalau satu berubah, yang lain ikut
Lemparkan batu ke kolam ikan. Riak air melebar berbentuk lingkaran: jari-jarinya bertambah, dan luasnya juga bertambah. Kedua laju itu terkait karena \(r\) dan \(A\) dihubungkan oleh \(A = \pi r^2\). Kalau kedua ruas diturunkan terhadap waktu \(t\) dengan aturan rantai (Bab 28), kita peroleh hubungan antara lajunya:
Inilah inti laju terkait: tulis persamaan yang menghubungkan besaran-besaran, turunkan terhadap waktu, baru masukkan angka pada saat yang ditanyakan.
Bayangkan dua anak yang bergandengan tangan. Kalau satu berlari, yang lain ikut bergerak. Laju terkait menjawab: kalau yang satu bergerak secepat ini, seberapa cepat yang lain?
Jari-jari riak bertambah 0,5 m/s. Seberapa cepat luas lingkaran riak bertambah saat jari-jarinya 3 m?
Hubungan: \(A = \pi r^2\). Turunkan terhadap \(t\): \(\dfrac{dA}{dt} = 2\pi r \dfrac{dr}{dt}\).
Luasnya bertambah ±9,42 m² per detik. Laju jari-jarinya tetap, tetapi laju luasnya makin besar seiring membesarnya lingkaran.
Dimas menarik kaki tangga menjauhi tembok dengan laju tetap. Tekan ▶ Jalankan. Apakah ujung atas tangga juga turun dengan laju tetap? Perhatikan grafik di kanan menjelang akhir. Kamu juga bisa menyeret kaki tangga saat simulasi berhenti, misalnya ke \(x = 3\) m untuk tangga 5 m.
Pada tangga sepanjang \(L\), berlaku \(x^2 + y^2 = L^2\). Turunkan terhadap waktu: \(2x\dfrac{dx}{dt} + 2y\dfrac{dy}{dt} = 0\), sehingga \(\dfrac{dy}{dt} = -\dfrac{x}{y}\dfrac{dx}{dt}\). Untuk tangga 5 m dengan kaki ditarik 0,5 m/s, saat \(x = 3\) dan \(y = 4\) diperoleh \(\dfrac{dy}{dt} = -\tfrac34 (0{,}5) = -0{,}375\) m/s. Tanda negatif berarti ujung atas turun. Semakin kecil \(y\), semakin besar perbandingan \(x/y\), sehingga ujung atas meluncur makin kencang. Dalam kenyataan, ujung tangga akan terlepas dari tembok sebelum lajunya menjadi sangat besar.
Awas jebakanJangan memasukkan nilai sesaat sebelum menurunkan. Kalau kamu menulis \(x = 3\) lebih dulu, persamaannya menjadi \(9 + y^2 = 25\), dan turunannya memberi \(2y\dfrac{dy}{dt} = 0\): seolah-olah tangga diam! Besaran yang berubah terhadap waktu harus tetap berupa variabel sampai proses menurunkan selesai.
Lampu jalan setinggi 6 m. Dimas (tinggi 1,5 m) berjalan menjauhi tiang lampu dengan laju 1,2 m/s. Seberapa cepat panjang bayangannya bertambah? Seberapa cepat ujung bayangannya bergerak?
Misalkan jarak Dimas ke tiang \(x\) dan panjang bayangan \(s\). Dua segitiga sebangun: \(\dfrac{6}{x + s} = \dfrac{1{,}5}{s}\).
Kali silang: \(6s = 1{,}5x + 1{,}5s \Rightarrow 4{,}5s = 1{,}5x \Rightarrow s = \dfrac{x}{3}\).
Turunkan: \(\dfrac{ds}{dt} = \dfrac13 \dfrac{dx}{dt} = \dfrac{1{,}2}{3} = 0{,}4\) m/s. Ujung bayangan berada di \(x + s\), jadi lajunya \(1{,}2 + 0{,}4 = 1{,}6\) m/s.
Bayangan memanjang 0,4 m/s, dan ujungnya "berlari" 1,6 m/s, lebih cepat daripada Dimas sendiri. Menariknya, laju ini tidak bergantung pada jarak Dimas ke tiang.
29.6Gerak lurus: posisi, kecepatan, percepatan
Jika \(s(t)\) menyatakan posisi benda pada garis lurus, maka kecepatan adalah laju perubahan posisi dan percepatan adalah laju perubahan kecepatan:
\[v(t) = s'(t), \qquad a(t) = v'(t) = s''(t)\]
Speedometer motor hanya menunjukkan besar kecepatan (laju), tanpa tanda. Matematika memakai tanda untuk arah: \(v > 0\) berarti maju, \(v < 0\) berarti mundur. Benda makin cepat jika \(v\) dan \(a\) bertanda sama, dan makin lambat jika tandanya berlawanan.
Tanda \(v\)
Tanda \(a\)
Artinya
+
+
maju dan makin cepat
+
−
maju tetapi melambat (mengerem)
−
−
mundur dan makin cepat
−
+
mundur tetapi melambat
0
bukan 0
berhenti sesaat; jika tanda \(v\) berganti, benda berbalik arah
Tekan ▶ Jalankan atau seret titik biru. Ancil maju, berhenti di \(t = 1\), mundur, berhenti lagi di \(t = 3\), lalu maju. Bandingkan: dari \(t = 0\) sampai \(t = 4\), posisinya hanya berpindah 4 m, tetapi jarak yang benar-benar ia tempuh 12 m. Mengapa? (Kurva ini sama dengan sketsa di 29.3!)
Tinggi bola yang dilempar tegak ke atas adalah \(h(t) = 20t - 5t^2\) meter. Kapan bola mencapai titik tertinggi, berapa tingginya, dan berapa percepatannya di sana?
\(v(t) = h'(t) = 20 - 10t\). Di titik tertinggi bola berhenti sesaat: \(v = 0 \Rightarrow t = 2\) s.
\(h(2) = 40 - 20 = 20\) m.
\(a(t) = v'(t) = -10\) m/s², selalu sama, termasuk di titik tertinggi.
Bola mencapai 20 m pada \(t = 2\) s. Di puncak kecepatannya nol, tetapi percepatannya tetap −10 m/s² (tarikan gravitasi). Itulah sebabnya bola tidak melayang diam di udara.
"Kalau \(f'(c) = 0\), pasti ada puncak atau lembah di \(c\)."
Belum tentu. \(f(x) = x^3\) memenuhi \(f'(0) = 0\), tetapi grafiknya terus naik. Periksa apakah tanda \(f'\) berubah di sekitar \(c\).
"Nilai terbesar sebuah fungsi selalu berada di titik stasioner."
Pada interval tertutup, juaranya bisa di ujung. Untuk \(f(x) = x^2\) pada \([-1, 3]\), maksimumnya \(f(3) = 9\), padahal \(f'(3) = 6 \ne 0\). Selalu bandingkan juga nilai di ujung interval.
"Di titik tertinggi lemparan, percepatan bola nol."
Yang nol adalah kecepatannya. Percepatannya tetap sekitar −10 m/s². Kalau percepatannya juga nol, bola akan diam melayang selamanya.
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Nilai Rata-rata dan gerbang tolBayangkan sebuah jalan tol mencatat waktu setiap mobil saat masuk dan keluar. Sebuah mobil menempuh 120 km dalam 1 jam, jadi kecepatan rata-ratanya 120 km/jam. Teorema Nilai Rata-rata menjamin: jika \(s\) kontinu pada \([a, b]\) dan dapat diturunkan pada \((a, b)\), maka ada saat \(c\) di antaranya dengan
\[s'(c) = \frac{s(b) - s(a)}{b - a}.\]
Artinya, pada suatu saat speedometer mobil itu pasti menunjukkan tepat 120 km/jam, walaupun tidak ada kamera yang memotretnya. Secara geometri: selalu ada garis singgung yang sejajar dengan tali busur dari \((a, s(a))\) ke \((b, s(b))\). Teorema ini juga menjadi dasar bukti bahwa \(f' > 0\) pada suatu interval membuat \(f\) naik.
🥫
Kemasan kaleng
Pabrik menghitung ukuran kaleng yang memakai pelat logam paling sedikit untuk isi yang sama. Hemat sedikit per kaleng berarti hemat banyak untuk jutaan kaleng.
🌶️
Kebun berpagar
Petani dengan kawat terbatas memilih ukuran petak agar lahan yang terlindungi dari ayam dan kambing seluas mungkin.
🥞
Harga martabak
Penjual mencari harga yang pas: terlalu murah untungnya tipis, terlalu mahal pembelinya pergi.
🛵
Pengereman motor
Kecepatan adalah turunan posisi dan perlambatan adalah turunan kecepatan. Keduanya menentukan jarak pengereman yang aman.
🌊
Pintu air saat banjir
Petugas memantau laju naiknya muka air. Laju terkait menghubungkan debit air yang masuk dengan kecepatan kenaikan tinggi air.
Titik stasioner \(f(x) = x^2 - 8x + 3\) berada di \(x = \dots\)
8
4
−4
3
\(f'(x) = 2x - 8 = 0\) memberi \(x = 4\). Angka 8 adalah jebakan karena lupa membagi dengan 2.
Diketahui \(f'(2) = 0\) dan \(f''(2) = -5\). Titik pada \(x = 2\) adalah…
minimum lokal
titik belok
belum bisa ditentukan
maksimum lokal
\(f''(2) < 0\) berarti grafik cekung ke bawah (cemberut), jadi titik stasionernya adalah puncak: maksimum lokal.
\(v(t) = 2t - 6 = 0\) memberi \(t = 3\) s. Pada \(t = 6\) yang nol adalah posisinya (kembali ke titik awal), bukan kecepatannya.
30
Bab 30 · Kalkulus
Integral: Menjumlahkan yang Tak Terhingga
Berapa luas danau yang tepinya meliuk-liuk? Berapa liter nasi di dalam sebuah tumpeng? Jawabannya datang dari ide yang nekat: potong menjadi tak hingga banyak irisan tipis, lalu jumlahkan semuanya.
Setelah bab ini, kamu bisa
menaksir luas daerah lengkung dengan menghitung kotak dan jumlah Riemann;
memahami integral tentu sebagai luas bertanda, misalnya jarak dari grafik kecepatan;
menentukan antiturunan (integral tak tentu) dengan aturan pangkat;
memakai Teorema Dasar Kalkulus untuk menghitung integral tentu dengan cepat;
menghitung luas antara dua kurva dan volume benda putar, misalnya volume tumpeng.
Danau Tanpa Rumus Komik · 4 panel
Sore hari di klub matematika
DimasKak, tepi danau kan meliuk-liuk. Rumus luasnya apa? Nggak ada, kan?
AyuAku hitung: 11 kotak penuh air, 20 kotak terpotong. Satu kotak 1 km², jadi luasnya di antara 11 dan 31 km².
TING!
Kak LintangPerkecil kotaknya jadi setengah! Sekarang luasnya terjepit di antara 17 dan 28 km². Celahnya menyempit!
DimasTak hingga banyak irisan… kok jumlahnya nggak tak hingga?
Daerah di bawah \(y = x^2\) dari \(x = 0\) sampai \(x = 1\) terletak di dalam persegi satuan yang luasnya 1. Berapa luas daerah itu?
\(\tfrac12\), karena bentuknya mirip segitiga.
Tepat \(\tfrac13\).
\(\tfrac14\).
Tidak bisa dihitung tepat karena sisinya melengkung.
Jawabannya: tepat \(\tfrac13\). Parabola melengkung di bawah garis \(y = x\), jadi luasnya pasti kurang dari luas segitiga, yaitu \(\tfrac12\). Dengan persegi panjang yang makin banyak, jumlah luasnya makin dekat ke \(0{,}3333\ldots\) Buktinya ada di 30.1, dan di 30.4 kamu akan mendapatkannya hanya dalam satu baris!
30.1Menaksir luas: dari kotak ke persegi panjang
Bab 29 ditutup dengan pertanyaan: berapa luas daerah di bawah sebuah kurva? Rumus luas yang kamu kenal hanya bekerja untuk bangun bersisi lurus (persegi, segitiga, trapesium) dan lingkaran. Danau, daun, atau daerah di bawah parabola tidak punya rumus siap pakai. Jadi kita mulai dengan cara paling jujur: menghitung kotak.
Letakkan kertas berpetak di atas gambar danau. Hitung kotak yang seluruhnya berisi air: hasilnya pasti kekecilan. Lalu hitung juga kotak yang hanya tersentuh air: hasilnya pasti kebesaran. Luas sebenarnya terjepit di antara keduanya. Makin kecil kotaknya, makin rapat jepitannya.
Pilih ukuran kotak dari 2 km sampai 125 m, atau tekan 🔍 Perkecil kotak. Kotak hijau seluruhnya berisi air, kotak kuning hanya sebagian. Lihat jepitan di kanan: menjadi berapa lebar celah antara taksiran bawah dan atas setiap kali sisi kotak dibuat setengahnya? Arahkan kursor ke sebuah kotak untuk melihat jenisnya.
Kertas berpetak cocok untuk peta. Untuk daerah di bawah grafik \(y = f(x)\), ada cara yang lebih rapi: potong daerah itu menjadi pita-pita tegak yang sama lebar, lalu ganti setiap pita dengan sebuah persegi panjang.
Definisi · Jumlah RiemannBagi selang \([a, b]\) menjadi \(n\) bagian yang sama lebar, \(\Delta x = \dfrac{b - a}{n}\). Dari bagian ke-\(i\), pilih satu titik \(x_i^{*}\) (ujung kiri, ujung kanan, atau titik tengah). Jumlah
\[\sum_{i=1}^{n} f(x_i^{*})\,\Delta x = f(x_1^{*})\,\Delta x + f(x_2^{*})\,\Delta x + \dots + f(x_n^{*})\,\Delta x\]
disebut jumlah Riemann. Setiap suku \(f(x_i^{*})\,\Delta x\) adalah luas satu persegi panjang: tinggi \(f(x_i^{*})\) kali lebar \(\Delta x\).
Tekan ▶ Jalankan: \(n\) bertambah sendiri dan persegi panjang makin ramping. Bandingkan Jumlah Riemann dengan Luas eksak. Ganti cara mengambil tinggi (0 kiri, 1 kanan, 2 tengah): mana yang paling cepat mendekati luas eksak?
Sekarang kembali ke Tebak Dulu. Untuk \(y = x^2\) pada \([0, 1]\), jumlah Riemann bisa dihitung dengan rumus jumlah kuadrat dari Bab 15, lalu kita lihat apa yang terjadi ketika \(n\) membesar.
Bukti: luas di bawah \(y = x^2\) dari 0 sampai 1 sama dengan \(\tfrac13\)
Bagi \([0, 1]\) menjadi \(n\) bagian selebar \(\tfrac1n\) dan ambil tinggi di ujung kanan, yaitu \(f\!\left(\tfrac in\right) = \tfrac{i^2}{n^2}\). Jumlah Riemann kanannya
Tulis \(R_n = \tfrac16\left(1 + \tfrac1n\right)\left(2 + \tfrac1n\right)\). Ketika \(n \to \infty\), \(\tfrac1n \to 0\), sehingga \(R_n \to \tfrac16 \cdot 1 \cdot 2 = \tfrac13\). Jumlah kirinya \(L_n = R_n - \tfrac1n\) juga menuju \(\tfrac13\). Luas sebenarnya selalu terjepit di antara \(L_n\) dan \(R_n\), jadi luasnya tepat \(\tfrac13\). ∎
Aturan trapesiumAmbil rata-rata jumlah kiri dan jumlah kanan. Hasilnya sama dengan mengganti setiap pita dengan trapesium. Jika tinggi kurva di titik-titik pembagi adalah \(y_0, y_1, \dots, y_n\), maka
\[\text{Luas} \approx \frac{\Delta x}{2}\Big[y_0 + 2(y_1 + y_2 + \dots + y_{n-1}) + y_n\Big].\]
Cara ini dipakai juru ukur yang hanya punya data lebar di beberapa titik, misalnya lebar sungai atau danau.
Tim pemetaan desa menyeberangi sebuah danau dengan perahu setiap 200 m, dari ujung barat ke ujung timur, dan mengukur lebar danau pada setiap lintasan: 0, 380, 520, 610, 450, dan 0 m. Taksir luas danau dengan aturan trapesium.
Ada 5 pita selebar \(\Delta x = 200\) m dengan \(y_0 = 0\), \(y_1 = 380\), \(y_2 = 520\), \(y_3 = 610\), \(y_4 = 450\), \(y_5 = 0\).
\(\text{Luas} \approx \tfrac{200}{2}\big[0 + 2(380 + 520 + 610 + 450) + 0\big] = 100 \times 3920\), yaitu 392.000 m².
Ubah satuan: 1 hektare = 10.000 m², jadi luasnya ±39,2 ha atau ±0,39 km².
Luas danau sekitar 392.000 m² (±39 ha). Tidak ada rumus bangun datar yang dipakai: hanya lebar-lebar yang diukur lalu dijumlahkan!
Tamu dari masa laluSekitar 2.200 tahun lalu, Archimedes dari Syracusa (±287–212 SM) menghitung luas tembereng parabola dengan "metode penghabisan". Ia mengisi daerah itu dengan segitiga-segitiga yang makin kecil, lalu menjumlahkan luasnya yang membentuk deret geometri \(1 + \tfrac14 + \tfrac1{16} + \dots = \tfrac43\). Hasilnya: luas tembereng parabola sama dengan \(\tfrac43\) luas segitiga tertentu di dalamnya. Itulah gagasan integral, hampir dua ribu tahun sebelum kata "integral" dipakai.
30.2Integral tentu: luas bertanda dan jarak tempuh
Apa yang terjadi jika persegi panjangnya tak hingga banyak dan tak hingga tipis? Jumlah Riemann mendekati satu bilangan tertentu. Bilangan itu diberi nama dan lambang khusus. Lihat bagaimana lambang itu lahir.
Ganti daerah di bawah \(y = x^2 + 1\) pada \([0, 2]\) dengan 4 persegi panjang selebar \(\Delta x = 0{,}5\), tingginya diambil di ujung kiri. Jumlah luasnya \(1 \cdot 0{,}5 + 1{,}25 \cdot 0{,}5 + 2 \cdot 0{,}5 + 3{,}25 \cdot 0{,}5 = 3{,}75\).
Gandakan menjadi 8 persegi panjang (\(\Delta x = 0{,}25\)). Celahnya mengecil dan jumlahnya naik menjadi \(4{,}1875\).
Dengan 16 persegi panjang (\(\Delta x = 0{,}125\)), jumlahnya \(\approx 4{,}42\). Persegi panjangnya hampir menempel pada kurva.
Jika \(n \to \infty\), jumlahnya menuju luas eksak \(\displaystyle\int_0^2 (x^2 + 1)\,dx = \tfrac{14}{3} \approx 4{,}67\). Lambang \(\Sigma\) berubah menjadi \(\int\), dan \(\Delta x\) menjadi \(dx\).
Definisi · Integral tentuUntuk fungsi \(f\) yang kontinu pada \([a, b]\),
Bilangan \(a\) disebut batas bawah, \(b\) batas atas, \(f(x)\) integran, dan \(dx\) mengingatkan bahwa kita menjumlahkan pita-pita yang sangat tipis searah sumbu-\(x\). Hasil limitnya sama, titik \(x_i^{*}\) mana pun yang dipilih.
Ada satu kejutan. Jika grafik berada di bawah sumbu-\(x\), tinggi \(f(x_i^{*})\) bernilai negatif, sehingga "luas" persegi panjangnya ikut negatif. Jadi integral tentu adalah luas bertanda: daerah di atas sumbu-\(x\) dihitung positif, daerah di bawah sumbu-\(x\) dihitung negatif.
Integral tentu menjumlahkan luas bertanda. Luas daerah yang sebenarnya menjumlahkan keduanya sebagai bilangan positif.
Berapa nilai \(\displaystyle\int_{-1}^{1} x\,dx\)?
1, karena ada dua segitiga yang masing-masing luasnya \(\tfrac12\).
2, yaitu panjang selangnya.
0.
Tidak terdefinisi, karena sebagian grafiknya negatif.
Jawabannya: 0. Segitiga di kanan (di atas sumbu-\(x\)) bernilai \(+\tfrac12\), sedangkan segitiga di kiri (di bawah sumbu-\(x\)) bernilai \(-\tfrac12\). Integral tentu menjumlahkan luas bertanda, jadi hasilnya \(\tfrac12 - \tfrac12 = 0\). Luas daerahnya sendiri tetap 1.
\(\displaystyle\int_a^c f(x)\,dx = \int_a^b f(x)\,dx + \int_b^c f(x)\,dx\): daerah boleh dipotong menjadi beberapa bagian.
\(\displaystyle\int_a^a f(x)\,dx = 0\) dan \(\displaystyle\int_b^a f(x)\,dx = -\int_a^b f(x)\,dx\).
\(\displaystyle\int_a^b k\,dx = k(b - a)\), yaitu luas persegi panjang.
Awas jebakanIntegral tentu belum tentu sama dengan luas daerah. Jika soal meminta luas, cari dulu titik potong grafik dengan sumbu-\(x\), hitung integral pada setiap bagian, lalu jumlahkan nilai mutlaknya. Contoh: \(\int_{-1}^{1} x\,dx = 0\), padahal luas kedua segitiganya \(\tfrac12 + \tfrac12 = 1\).
Integral juga menjawab pertanyaan sehari-hari. Speedometer motor menunjukkan kecepatan pada setiap saat. Jika kecepatan itu dikalikan selang waktu yang sangat pendek lalu dijumlahkan terus-menerus, hasilnya jarak tempuh. Itu jumlah Riemann!
Jika motor melaju tetap 10 m/s selama 20 detik, jaraknya 10 × 20 = 200 m. Pada grafik kecepatan–waktu, angka itu adalah luas persegi panjang setinggi 10 dan selebar 20. Kalau kecepatannya berubah-ubah, jaraknya tetap sama dengan luas di bawah grafik.
\[\text{jarak} = \int_{t_1}^{t_2} v(t)\,dt\]
Seret titik jingga atau tekan ▶ Jalankan. Kapan luas arsir bertambah paling cepat? Berapa jarak total sampai motor berhenti di detik ke-30?
Motor Dimas mulai dari diam. Kecepatannya naik teratur sampai 10 m/s dalam 5 detik, lalu tetap 10 m/s selama 20 detik, kemudian turun teratur sampai berhenti dalam 5 detik. Berapa jarak yang ditempuh?
Grafik kecepatan–waktunya berbentuk trapesium: alas bawah 30 s, alas atas 20 s, tinggi 10 m/s.
Pecah menjadi tiga bagian: segitiga \(\tfrac12 \times 5 \times 10 = 25\) m, persegi panjang \(20 \times 10 = 200\) m, dan segitiga \(25\) m.
Jumlahkan: \(25 + 200 + 25 = 250\) m. Cek dengan rumus trapesium: \(\tfrac{30 + 20}{2} \times 10 = 250\) m ✓.
Jarak tempuhnya 250 m, yaitu luas di bawah grafik kecepatan.
30.3Antiturunan dan integral tak tentu
Di Bab 28 kamu belajar menurunkan: dari fungsi posisi \(s(t)\) ke kecepatan \(v(t) = s'(t)\). Sekarang kita berjalan mundur. Jika kecepatannya diketahui, fungsi posisi apa yang turunannya sama dengan kecepatan itu? Pertanyaan "mundur" ini disebut mencari antiturunan.
Definisi · Antiturunan dan integral tak tentu\(F\) disebut antiturunan dari \(f\) jika \(F'(x) = f(x)\). Kumpulan semua antiturunan \(f\) ditulis
\[\int f(x)\,dx = F(x) + C\]
dan disebut integral tak tentu. Huruf \(C\) adalah konstanta integrasi. Konstanta apa pun hilang ketika diturunkan, jadi \(x^2\), \(x^2 + 5\), dan \(x^2 - 100\) semuanya antiturunan dari \(2x\).
Antiturunan itu seperti main tebak-tebakan terbalik. Kak Lintang bertanya, "Turunan sebuah fungsi adalah \(2x\). Fungsinya apa?" Kamu menjawab \(x^2\), karena turunan \(x^2\) memang \(2x\). Tetapi \(x^2 + 7\) juga benar! Karena itu kita selalu menambahkan \(+\,C\).
Aturan pangkat untuk integralUntuk \(n \ne -1\),
\[\int x^n\,dx = \frac{x^{n+1}}{n+1} + C.\]
Integral juga bersifat linear: \(\int \big[a\,f(x) + b\,g(x)\big]\,dx = a\int f(x)\,dx + b\int g(x)\,dx\).
Mengapa aturan ini benar?
Cukup turunkan ruas kanan: \(\dfrac{d}{dx}\left(\dfrac{x^{n+1}}{n+1} + C\right) = \dfrac{(n+1)\,x^{n}}{n+1} + 0 = x^n\). Turunannya kembali ke \(x^n\), jadi ruas kanan memang antiturunan \(x^n\). Syarat \(n \ne -1\) diperlukan karena penyebut \(n + 1\) tidak boleh nol.
Trik Kak Lintang"Naik satu, bagi yang baru." Pangkat dinaikkan satu, lalu bagi dengan pangkat yang baru. Contoh: \(\int 5x^4\,dx = 5\cdot\dfrac{x^5}{5} + C = x^5 + C\). Ragu? Turunkan jawabanmu. Kalau hasilnya kembali ke soal, jawabanmu pasti benar.
Fungsi \(f(x)\)
\(\int f(x)\,dx\)
Cek dengan menurunkan
\(k\) (konstanta)
\(kx + C\)
\((kx)' = k\)
\(x^n\), \(n \ne -1\)
\(\dfrac{x^{n+1}}{n+1} + C\)
\(\left(\dfrac{x^{n+1}}{n+1}\right)' = x^n\)
\(\dfrac1x\)
\(\ln\lvert x\rvert + C\)
\((\ln x)' = \dfrac1x\)
\(e^x\)
\(e^x + C\)
\((e^x)' = e^x\)
\(\sin x\)
\(-\cos x + C\)
\((-\cos x)' = \sin x\)
\(\cos x\)
\(\sin x + C\)
\((\sin x)' = \cos x\)
Awas jebakanAturan pangkat tidak berlaku untuk \(n = -1\). Rumusnya akan menghasilkan \(\dfrac{x^0}{0}\), pembagian dengan nol! Untuk \(\int \dfrac1x\,dx\) jawabannya \(\ln\lvert x\rvert + C\). Jangan lupa juga menulis \(+\,C\) pada setiap integral tak tentu.
Tentukan \(F(x)\) jika \(F'(x) = 6x^2 + 4x - 5\) dan grafik \(F\) melalui titik \((0, 3)\).
\(F(x) = 2x^3 + 2x^2 - 5x + 3\). Syarat "melalui sebuah titik" memilih satu kurva dari seluruh keluarga kurva \(F(x) + C\).
30.4Teorema Dasar Kalkulus: jembatan dua dunia
Sejauh ini ada dua dunia yang tampak terpisah. Dunia luas berisi integral tentu dan jumlah Riemann yang melelahkan. Dunia antiturunan berisi aturan pangkat yang cepat. Teorema Dasar Kalkulus adalah jembatan di antara keduanya. Ikuti animasi berikut langkah demi langkah.
Misalkan \(A(x)\) adalah luas di bawah kurva \(f\) dari titik tetap \(a\) sampai \(x\). Jika \(x\) bergeser, luasnya berubah. Jadi \(A\) adalah sebuah fungsi.
Geser \(x\) sedikit sejauh \(h\). Luas bertambah sebesar pita tipis berwarna jingga: \(A(x+h) - A(x)\).
Pita tipis itu hampir berupa persegi panjang selebar \(h\) dan setinggi \(f(x)\), jadi \(A(x+h) - A(x) \approx f(x)\cdot h\).
Bagi dengan \(h\), lalu buat \(h \to 0\): \(\dfrac{A(x+h) - A(x)}{h} \to f(x)\), yaitu \(A'(x) = f(x)\). Fungsi luas adalah antiturunan \(f\)!
Antiturunan lain hanya berbeda konstanta: \(F = A + C\). Maka \(\int_a^b f(x)\,dx = A(b) - A(a) = F(b) - F(a)\). Luas dihitung dengan antiturunan!
Teorema Dasar KalkulusMisalkan \(f\) kontinu pada \([a, b]\).
Fungsi luas \(A(x) = \displaystyle\int_a^x f(t)\,dt\) memenuhi \(A'(x) = f(x)\).
Jika \(F\) adalah antiturunan \(f\) yang mana pun, maka
(1) Pada selang \([x, x + h]\), misalkan \(m\) dan \(M\) adalah nilai terkecil dan terbesar \(f\). Pita tipisnya terjepit di antara dua persegi panjang: \(m h \le A(x+h) - A(x) \le M h\). Bagi dengan \(h\): \(m \le \dfrac{A(x+h) - A(x)}{h} \le M\). Ketika \(h \to 0\), \(m\) dan \(M\) sama-sama menuju \(f(x)\) karena \(f\) kontinu. Jadi \(A'(x) = f(x)\).
(2) \(A\) dan \(F\) sama-sama antiturunan \(f\), jadi selisihnya konstan: \(A(x) = F(x) + C\). Karena \(A(a) = 0\), diperoleh \(C = -F(a)\). Maka \(\int_a^b f(x)\,dx = A(b) = F(b) - F(a)\). ∎
Tekan ▶ Jalankan atau seret titik biru. Bandingkan bacaan Tinggi f(X) dan Kemiringan A di X: selalu sama! Di \(X\) berapa luas bertambah paling pelan?
Sekarang Tebak Dulu di awal bab selesai dalam satu baris: \(\displaystyle\int_0^1 x^2\,dx = \Big[\tfrac{x^3}{3}\Big]_0^1 = \tfrac13 - 0 = \tfrac13\). Tidak perlu lagi menjumlahkan ratusan persegi panjang!
Hitung \(\displaystyle\int_1^3 (x^2 + 2x)\,dx\).
Antiturunan: \(F(x) = \tfrac{x^3}{3} + x^2\). Konstanta \(C\) tidak perlu ditulis karena akan saling menghapus.
\(\displaystyle\int_1^3 (x^2 + 2x)\,dx = \tfrac{50}{3}\). Grafiknya berada di atas sumbu-\(x\) pada \([1, 3]\), jadi nilai ini juga luas daerahnya.
Tamu dari masa laluTeorema Dasar Kalkulus ditemukan secara terpisah oleh Isaac Newton di Inggris (sekitar 1665–1666) dan Gottfried Wilhelm Leibniz di Jerman (sekitar 1675). Keduanya sempat berselisih panjang soal siapa yang lebih dulu. Lambang \(\int\) dan \(dx\) yang kita pakai sekarang berasal dari Leibniz: \(\int\) adalah huruf S yang dipanjangkan, dari kata Latin summa (jumlah). Hampir dua abad kemudian, Bernhard Riemann (1854) merumuskan definisi integral dengan jumlah persegi panjang secara teliti.
"Kalau potongannya tak hingga banyak, jumlahnya pasti tak hingga."
Potongannya juga makin tipis. Jumlah tak hingga banyak suku bisa menuju bilangan tertentu, seperti \(\tfrac12 + \tfrac14 + \tfrac18 + \dots = 1\) di Bab 15. Integral memakai ide yang sama.
"Integral tentu selalu sama dengan luas daerah."
Integral tentu adalah luas bertanda. Bagian di bawah sumbu-\(x\) dihitung negatif, sehingga \(\int_{-1}^{1} x\,dx = 0\) walaupun luas daerahnya 1.
"+C cuma hiasan, boleh dilupakan."
\(+\,C\) mewakili seluruh keluarga antiturunan. Pada soal dengan syarat awal, misalnya posisi awal motor, nilai \(C\) justru yang dicari.
Lanjut · IB & olimpiadeJumlah yang menyamar sebagai integralBerapa nilai \(\displaystyle\lim_{n\to\infty}\left(\frac{1}{n+1} + \frac{1}{n+2} + \dots + \frac{1}{2n}\right)\)? Keluarkan \(\tfrac1n\): suku ke-\(k\) menjadi \(\dfrac1n\cdot\dfrac{1}{1 + k/n}\). Ini jumlah Riemann kanan untuk \(f(x) = \dfrac{1}{1+x}\) pada \([0, 1]\) dengan \(\Delta x = \tfrac1n\)! Jadi limitnya
\[\int_0^1 \frac{dx}{1+x} = \Big[\ln(1+x)\Big]_0^1 = \ln 2 \approx 0{,}693.\]
Trik "kenali jumlah Riemann" ini sering muncul di olimpiade: carilah pola \(\tfrac1n\,f\!\left(\tfrac kn\right)\).
30.5Luas daerah antara dua kurva
Bagaimana jika daerahnya tidak menempel pada sumbu-\(x\), tetapi terjepit di antara dua kurva? Potong lagi menjadi pita-pita tegak. Tinggi setiap pita adalah kurva atas dikurangi kurva bawah.
Luas antara dua kurvaJika \(f(x) \ge g(x)\) pada \([a, b]\), luas daerah di antara kedua kurva adalah
Luasnya \(\tfrac92 = 4{,}5\) satuan luas. Cocokkan dengan Grafik Hidup di bawah pada \(m = 1\) dan \(c = 2\).
Ubah gradien \(m\) atau seret titik hijau di sumbu-\(y\). Daerah hijau selalu berada di antara garis (atas) dan parabola (bawah). Perhatikan: luas dari integral dan dari rumus cepat \(\tfrac{D\sqrt D}{6}\) selalu sama!
Trik Kak Lintang: rumus cepatUntuk daerah antara parabola dan garis (atau dua parabola), susun persamaan titik potongnya menjadi \(ax^2 + bx + c = 0\) dengan diskriminan \(D = b^2 - 4ac\). Luasnya langsung
\[L = \frac{D\sqrt{D}}{6a^2}.\]
Contoh di atas: \(x^2 - x - 2 = 0\), \(D = 1 + 8 = 9\), \(L = \dfrac{9 \cdot 3}{6} = 4{,}5\) ✓. Boleh dihafal, tetapi pahami asal-usulnya.
Mengapa \(L = \dfrac{D\sqrt D}{6a^2}\)?
Misalkan selisih kedua kurva adalah \(a(x - x_1)(x_2 - x)\) dengan \(a > 0\) dan \(x_1 < x_2\). Tulis \(x = x_1 + u\) dan \(d = x_2 - x_1\), sehingga \(x_2 - x = d - u\). Maka
\[L = a\int_0^{d} u(d - u)\,du = a\left(\frac{d^3}{2} - \frac{d^3}{3}\right) = \frac{a\,d^3}{6}.\]
Selisih kedua akar persamaan kuadrat adalah \(d = \dfrac{\sqrt D}{a}\), jadi \(L = \dfrac{a}{6}\cdot\dfrac{D\sqrt D}{a^3} = \dfrac{D\sqrt D}{6a^2}\). ∎
30.6Volume benda putar: dari tumpeng sampai kendi
Sebuah tumpeng (kerucut) dan sebuah dandang (tabung) memiliki alas dan tinggi yang sama persis. Volume dandang berapa kali volume tumpeng?
2 kali, karena kerucut adalah "setengah" tabung.
3 kali.
\(\pi\) kali.
Sama besar, karena alas dan tingginya sama.
Jawabannya: 3 kali. Volume kerucut \(\tfrac13\pi r^2 t\), sedangkan tabung \(\pi r^2 t\). Angka \(\tfrac13\) itu bukan kebetulan: ia adalah \(\int_0^1 x^2\,dx = \tfrac13\) dari Tebak Dulu pertama! Lihat sebabnya di bawah.
Tumpeng nasi kuning berbentuk kerucut. Bagaimana menghitung volumenya dengan integral? Iris mendatar! Tumpeng berubah menjadi tumpukan cakram tipis, mirip tumpukan koin yang makin ke atas makin kecil.
Bayangkan tumpeng dipotong mendatar menjadi banyak lempeng bundar setipis kerupuk. Setiap lempeng hampir berbentuk tabung pendek: volumenya luas lingkaran dikali tebalnya. Jumlahkan volume semua lempeng, maka kamu mendapat volume tumpeng. Makin tipis lempengnya, makin tepat hasilnya.
Satu cakram setebal \(\Delta y\) dengan jari-jari \(r\) bervolume \(\pi r^2\,\Delta y\). Jumlahkan semua cakram, lalu buat \(\Delta y \to 0\). Jumlah Riemann itu berubah menjadi integral.
Volume benda putar (metode cakram)Misalkan sebuah benda putar setinggi \(t\) mempunyai irisan mendatar berbentuk lingkaran berjari-jari \(r(y)\) pada ketinggian \(y\). Volumenya
\[V = \int_0^{t} \pi\,\big[r(y)\big]^2\,dy.\]
Untuk kurva \(y = f(x)\) yang diputar 360° mengelilingi sumbu-\(x\) pada \([a, b]\): \(V = \pi\displaystyle\int_a^b \big[f(x)\big]^2\,dx\).
Pilih bentuknya, lalu tambah banyak cakram \(n\). Bandingkan Jumlah n cakram dengan Volume integral. Tekan ▶ Jalankan untuk melihat penampangnya diputar 360°, lalu cakram ditumpuk satu per satu. Seret gambar ke atas atau ke bawah untuk mengubah sudut pandang. Bentuk mana yang paling cepat "pas" dengan sedikit cakram?
Tumpeng nasi kuning berbentuk kerucut dengan jari-jari alas 15 cm dan tinggi 30 cm. Tentukan volumenya dengan integral, lalu taksir banyak porsi jika satu porsi nasi ±250 cm³.
Letakkan puncak di \(y = 0\) dan ukur \(y\) ke arah alas. Jari-jari irisan sebanding dengan jarak dari puncak: \(r(y) = \tfrac{15}{30}\,y = \tfrac{y}{2}\).
Cocok dengan rumus kerucut: \(\tfrac13\pi r^2 t = \tfrac13\pi\cdot 225 \cdot 30 = 2250\pi\) ✓.
Banyak porsi: \(7069 \div 250 \approx 28\).
Volume tumpeng ±7.069 cm³ (±7 liter), cukup untuk ±28 porsi. Angka \(\tfrac13\) pada rumus kerucut ternyata berasal dari \(\int y^2\,dy = \tfrac{y^3}{3}\)!
Awas jebakanPada volume benda putar, jari-jari dikuadratkan pada setiap irisan, di dalam integral: \(\pi\int r^2\,dy\), bukan \(\pi\left(\int r\,dy\right)^2\). Untuk benda berlubang seperti cincin, volume tiap irisan adalah \(\pi(R^2 - r^2)\,\Delta y\), bukan \(\pi(R - r)^2\,\Delta y\).
Matematika NusantaraBenda putar bukan sekadar istilah buku. Para perajin gerabah di Kasongan (Bantul, Yogyakarta) dan Plered (Purwakarta, Jawa Barat) membentuk kendi, guci, dan celengan di atas meja putar. Tangan perajin menentukan "jari-jari" tanah liat pada setiap ketinggian, dan putaran meja menyelesaikan sisanya. Tumpeng pun dibentuk dengan cetakan kerucut dari anyaman bambu yang disebut kukusan. Dalam tradisi selamatan, pucuk tumpeng biasanya dipotong dan diberikan kepada orang yang paling dihormati.
Bonus: rumus volume bolaBola berjari-jari \(R\) adalah lingkaran \(x^2 + y^2 = R^2\) yang diputar. Pada ketinggian \(y\), jari-jari irisannya \(\sqrt{R^2 - y^2}\). Maka
\[V = \int_{-R}^{R} \pi\,(R^2 - y^2)\,dy = \pi\Big[R^2 y - \tfrac{y^3}{3}\Big]_{-R}^{R} = \pi\left(2R^3 - \tfrac{2R^3}{3}\right) = \tfrac43\pi R^3.\]
Rumus yang kamu pakai di Bab 21 kini terbukti! Archimedes sangat bangga dengan temuannya bahwa volume bola sama dengan \(\tfrac23\) volume tabung pembungkusnya. Menurut cerita, ia ingin gambar bola dan tabung diukir di makamnya.
30.7Nilai rata-rata, simetri, dan integral di sekitarmu
Integral juga bisa meratakan. Bayangkan pasir di dalam bak yang permukaannya bergelombang mengikuti grafik \(f\). Ratakan pasir itu tanpa menambah atau membuangnya. Tinggi permukaan yang rata itulah nilai rata-rata fungsi.
Definisi · Nilai rata-rata fungsiNilai rata-rata \(f\) pada \([a, b]\) adalah luas dibagi lebar:
\[\bar f = \frac{1}{b - a}\int_a^b f(x)\,dx.\]
Contoh: motor pada Grafik Hidup 30.2 menempuh 288 m dalam 30 detik, jadi kecepatan rata-ratanya \(\tfrac{1}{30}\int_0^{30} v(t)\,dt = \tfrac{288}{30} = 9{,}6\) m/s. Padahal motor itu hanya sebentar melaju 9,6 m/s, yaitu saat ngegas dan saat mengerem. Rata-rata tidak selalu menggambarkan keadaan yang paling sering terjadi.
Simetri juga bisa menghemat banyak hitungan. Fungsi ganjil memenuhi \(f(-x) = -f(x)\); grafiknya simetris terhadap titik asal, misalnya \(x\), \(x^3\), dan \(\sin x\). Pada selang simetris \([-a, a]\), luas di kanan dan di kiri sama besar tetapi berlawanan tanda.
Trik Ancil: integral nol tanpa menghitungJika \(f\) ganjil, maka \(\displaystyle\int_{-a}^{a} f(x)\,dx = 0\). Contoh: \(\displaystyle\int_{-2}^{2} (x^5 - 7x^3 + x)\,dx = 0\) seketika. Jika \(f\) genap (\(f(-x) = f(x)\)), cukup hitung separuhnya: \(\displaystyle\int_{-a}^{a} f(x)\,dx = 2\int_0^a f(x)\,dx\).
Lanjut · IB & olimpiadeIntegral cerdik: cerminkan, lalu jumlahkanDaerah di bawah \(f(x)\) dan di bawah cerminannya \(f(a + b - x)\) pada \([a, b]\) sama luasnya, jadi \(\int_a^b f(x)\,dx = \int_a^b f(a + b - x)\,dx\). Pakai sifat ini untuk
\[I = \int_0^{\pi/2} \frac{\sin x}{\sin x + \cos x}\,dx.\]
Ganti \(x\) dengan \(\tfrac{\pi}{2} - x\): sinus dan kosinus bertukar tempat, sehingga \(I = \int_0^{\pi/2} \dfrac{\cos x}{\cos x + \sin x}\,dx\). Jumlahkan kedua bentuk: \(2I = \int_0^{\pi/2} 1\,dx = \tfrac{\pi}{2}\), jadi \(I = \tfrac{\pi}{4}\). Tanpa mencari antiturunan sama sekali!
🗺️
Luas danau & hutan
Citra satelit terdiri atas piksel-piksel kecil. Luas danau atau hutan dihitung dengan menjumlahkan piksel, persis seperti menghitung kotak.
🏃
Aplikasi lari di HP
Aplikasi menjumlahkan kecepatan dari GPS dikali selang waktu yang sangat pendek. Jarak larimu adalah integral kecepatan.
🌧️
Curah hujan BMKG
Penakar hujan otomatis mencatat intensitas hujan (mm/jam). Curah hujan sehari adalah luas di bawah grafik intensitas terhadap waktu.
⚡
Meteran listrik kWh
Meteran menjumlahkan daya (kW) yang terpakai dari waktu ke waktu. Energi dalam kWh adalah integral daya terhadap waktu.
💊
Dosis obat
Apoteker memakai "luas di bawah kurva" kadar obat dalam darah (AUC) untuk menilai seberapa banyak obat yang sampai ke peredaran darah.
🍚
Tumpeng & kendi
Volume nasi dalam tumpeng atau air dalam kendi dapat dihitung dengan metode cakram, langsung dari bentuk lengkungnya.
Nilai \(\displaystyle\int_0^3 2x\,dx\) adalah…
6
9
3
18
Antiturunan \(2x\) adalah \(x^2\), jadi hasilnya \(3^2 - 0^2 = 9\). Cek dengan geometri: daerahnya segitiga beralas 3 dan bertinggi 6, luasnya \(\tfrac12 \cdot 3 \cdot 6 = 9\).
\(\int 3x^2\,dx = \ldots\)
\(6x + C\)
\(x^3\)
\(3x^3 + C\)
\(x^3 + C\)
Naik satu, bagi yang baru: \(3\cdot\tfrac{x^3}{3} = x^3\), lalu tambahkan \(C\). Pilihan \(6x + C\) adalah turunan, bukan integral. Pilihan \(x^3\) lupa \(+\,C\).
Nilai \(\displaystyle\int_{-2}^{2} x^3\,dx\) adalah…
0
8
4
16
\(x^3\) adalah fungsi ganjil. Bagian kanan (+4) dan bagian kiri (−4) saling menghapus: \(\Big[\tfrac{x^4}{4}\Big]_{-2}^{2} = 4 - 4 = 0\).
31
Bab 31 · Data & Peluang
Statistika: Bercerita dengan Data
Rata-rata kelas 70, tetapi tidak ada satu pun siswa yang nilainya dekat dengan 70. Kok bisa? Di bab ini kamu belajar membuat angka bercerita dengan jujur, dan menangkap basah angka yang "berbohong".
Setelah bab ini, kamu bisa
menyajikan data dengan tabel turus, diagram batang, diagram lingkaran, dan histogram;
menghitung dan memilih ukuran pemusatan yang tepat: rata-rata, median, atau modus;
meringkas sebaran data dengan jangkauan, kuartil, box plot, dan simpangan baku, serta mengenali pencilan;
membaca diagram pencar, korelasi, dan garis regresi tanpa terjebak "korelasi = sebab-akibat";
menjadi detektif grafik yang tidak mudah tertipu.
Rata-rata yang Menipu Komik · 4 panel
Senin pagi, nilai ulangan dibagikan
DimasRata-rata kelas kita 70! Berarti kebanyakan anak dapat sekitar 70, kan? Aku dapat 85, jadi aku di atas rata-rata… sedikit.
AyuCoba lihat datanya. Delapan anak dapat 85 atau 90. Dua anak dapat 0 karena sakit dan belum ikut ulangan susulan.
PAS!
Kak LintangRata-rata itu titik seimbang jungkat-jungkit. Dua nilai 0 di ujung kiri menarik titik seimbangnya jauh ke kiri, ke 70, padahal tak ada yang mendapat 70.
Sorenya, di tepi sungai…
AncilMakanya, kalau papan bilang "kedalaman rata-rata 1 meter", aku tetap waspada. Bisa saja ada lubang 3 meter… tempat buaya menunggu!
DimasJadi angka mana yang jujur?
Sepuluh orang di sebuah warung masing-masing membawa uang saku sekitar Rp20.000. Lalu datang seorang pengusaha yang membawa Rp1.000.000 dan ikut duduk. Apa yang terjadi pada uang saku "khas" di warung itu?
Rata-rata dan median sama-sama melonjak.
Rata-rata hampir tidak berubah, tetapi median melonjak.
Rata-rata melonjak menjadi sekitar Rp109.000, sedangkan median hampir tidak berubah.
Tidak ada yang berubah karena hanya satu orang yang datang.
Jawabannya: rata-rata melonjak, median tetap. Jumlah uangnya menjadi sekitar Rp200.000 + Rp1.000.000 = Rp1.200.000 untuk 11 orang, jadi rata-ratanya sekitar Rp109.000. Padahal sepuluh dari sebelas orang hanya membawa sekitar Rp20.000! Median, yaitu nilai tengah setelah data diurutkan, hanya bergeser satu posisi dan tetap sekitar Rp20.000. Itulah sebabnya laporan pendapatan sering memakai median.
31.1Data: dari turus sampai histogram
Setiap hari kita dikelilingi angka: nilai rapor, curah hujan, harga cabai di pasar, jumlah penonton video. Kumpulan angka atau keterangan seperti itu disebut data. Statistika adalah ilmu mengumpulkan, merapikan, menyajikan, dan menafsirkan data, sehingga kumpulan angka yang bisu bisa bercerita.
Bayangkan kamu bertanya kepada teman sekelas, "Jajanan kantin apa yang paling kamu suka?" Semua jawaban mereka adalah data. Kalau setiap jawaban kamu catat dengan satu garis kecil (namanya turus), lalu garis-garis itu kamu ubah menjadi batang, kamu langsung bisa melihat jajanan mana yang paling laris.
Definisi
Populasi adalah seluruh objek yang ingin kita ketahui, misalnya semua siswa SMP di satu kota.
Sampel adalah sebagian populasi yang benar-benar didata, misalnya 200 siswa yang dipilih secara acak dari kota itu.
Data kategorik berupa nama atau kelompok (jajanan favorit, golongan darah). Data numerik berupa bilangan: diskret bila diperoleh dengan membilang (banyak saudara), kontinu bila diperoleh dengan mengukur (tinggi badan, curah hujan).
Data mentah biasanya dirapikan dulu dalam tabel turus: setiap jawaban dicatat dengan satu garis, dan setiap garis kelima dibuat mencoret empat garis sebelumnya agar mudah dihitung per lima. Banyaknya garis disebut frekuensi. Dari tabel itu kita bisa membuat diagram batang (membandingkan banyak) atau diagram lingkaran (membandingkan bagian dari keseluruhan).
Data awal: 30 siswa (data ilustratif). Klik baris tabel atau batang untuk menambah satu suara, lalu lihat ketiga sajian berubah bersama. Klik sebuah juring untuk melihat cara menghitung sudutnya. Tantangan: bisakah kamu membuat juring Onde-onde tepat 90°?
Aturan sudut juringPada diagram lingkaran, setiap kategori mendapat bagian lingkaran yang sebanding dengan frekuensinya:
Dari 40 siswa, 14 orang memilih bakwan sebagai jajanan favorit. Berapa besar sudut juring bakwan pada diagram lingkaran, dan berapa persen siswa yang memilihnya?
Bagian bakwan dari seluruh siswa: \(\dfrac{14}{40} = 0{,}35\).
Juring bakwan besarnya 126°, mewakili 35% siswa. Cek cepat: 35% sedikit lebih dari sepertiga lingkaran (120°), cocok!
Untuk data numerik yang kontinu, seperti tinggi badan, data dikelompokkan ke dalam kelas yang bersambung, misalnya 150–155 cm, 155–160 cm, dan seterusnya. Sajiannya disebut histogram: batang-batangnya bersentuhan karena tidak ada celah di antara kelas-kelasnya.
Kiri: diagram batang curah hujan bulanan sebuah kota di Jawa (data ilustratif); pola musim hujan dan kemarau langsung terlihat. Kanan: histogram tinggi badan 36 siswa yang dikelompokkan per 5 cm.
Batang atau histogram?Diagram batang dipakai untuk kategori (jajanan, bulan, nama kota), jadi batangnya boleh berjarak dan urutannya boleh ditukar. Histogram dipakai untuk data kontinu yang dikelompokkan, jadi batangnya bersentuhan dan urutannya tidak boleh ditukar.
Tamu dari masa laluPada tahun 1850-an, perawat Inggris Florence Nightingale mencatat penyebab kematian tentara dalam Perang Krimea. Ia menyajikannya dalam diagram berbentuk kelopak bunga (diagram area kutub) yang menunjukkan bahwa jauh lebih banyak tentara meninggal karena penyakit yang bisa dicegah daripada karena luka perang. Grafik itu ikut meyakinkan pemerintah untuk memperbaiki kebersihan rumah sakit. Nightingale juga tercatat sebagai perempuan pertama yang menjadi anggota perhimpunan statistika kerajaan Inggris (1858). Grafik yang baik bisa menyelamatkan nyawa!
31.2Pusat data: rata-rata, median, modus
Kalau kamu hanya boleh memakai satu angka untuk mewakili seluruh data, angka mana yang kamu pilih? Ada tiga calon utama, dan masing-masing punya kelebihan.
Definisi: tiga ukuran pemusatanUntuk data \(x_1, x_2, \dots, x_n\):
Median: nilai tengah setelah data diurutkan. Jika \(n\) ganjil, median adalah data ke-\(\tfrac{n+1}{2}\); jika \(n\) genap, median adalah rata-rata dua data di tengah.
Modus: nilai yang paling sering muncul. Data bisa punya satu modus, beberapa modus, atau tidak punya modus.
Rata-rata itu seperti membagi rata. Kalau lima sahabat membawa buku dengan jumlah berbeda-beda lalu semua buku dikumpulkan dan dibagi sama banyak, setiap orang mendapat "rata-rata" buku. Perhatikan animasi berikut.
Lima sahabat membawa buku: Dimas 3, Ayu 7, Rani 4, Budi 8, Sari 3. Jumlahnya 25 buku. Kalau dibagi rata, masing-masing mendapat berapa?
Bayangkan garis setinggi 5 buku. Bagian di atas garis (kelebihan) ada \(2 + 3 = 5\) buku; lubang di bawah garis (kekurangan) ada \(2 + 1 + 2 = 5\) buku. Kelebihan sama persis dengan kekurangan!
Ayu memindahkan 2 buku teratasnya ke tumpukan Dimas.
Budi memindahkan 1 buku ke Rani dan 2 buku ke Sari. Tidak ada buku yang hilang atau bertambah.
Sekarang semua tumpukan setinggi 5. Inilah arti rata-rata: jumlah semua data dibagi banyak data, \(\bar{x} = \tfrac{25}{5} = 5\).
Sifat titik seimbangJumlah simpangan semua data terhadap rata-ratanya selalu nol:
\[\sum_{i=1}^{n} (x_i - \bar{x}) = 0.\]
Artinya, total "kelebihan" di atas rata-rata sama dengan total "kekurangan" di bawahnya. Kalau data diletakkan sebagai beban di sebuah papan, papan itu seimbang tepat di titik rata-rata.
Bukti singkat
\(\sum (x_i - \bar{x}) = \sum x_i - n\bar{x} = \sum x_i - n \cdot \dfrac{\sum x_i}{n} = \sum x_i - \sum x_i = 0.\) Dalam bahasa fisika: momen gaya di kiri titik tumpu sama dengan momen gaya di kanannya, jadi papan seimbang.
Sekarang coba sendiri. Lab berikut memakai data komik di awal bab. Setiap titik adalah satu nilai ulangan yang duduk di atas papan jungkat-jungkit.
Seret titik biru ke kiri atau ke kanan. Klik tempat kosong di atas papan untuk menambah titik; seret titik ke 🗑️ untuk membuangnya. Perhatikan: segitiga jingga (rata-rata) selalu berlari mengejar setiap titik, sedangkan garis hijau (median) sering diam saja. Lalu tekan 🚀 Tambah pencilan. Siapa yang lebih "tahan banting"? Nyalakan Aku pasang tumpuan sendiri untuk menebak titik seimbangnya. Kotak di bagian bawah adalah box plot yang akan kita bedah di 31.3.
Awas jebakanMedian adalah data tengah setelah diurutkan, bukan data yang kebetulan berada di tengah daftar. Untuk data 7, 3, 9, 5, 4, angka di tengah daftar adalah 9, tetapi setelah diurutkan (3, 4, 5, 7, 9) mediannya 5.
Nilai rapor Ayu pada tujuh mata pelajaran: 85, 90, 78, 92, 85, 88, 80. Tentukan rata-rata, median, dan modusnya.
Urutkan: 78, 80, 85, 85, 88, 90, 92. Ada 7 data, jadi median adalah data ke-4, yaitu 85.
Nilai 85 muncul dua kali, yang lain sekali. Modusnya 85.
Rata-rata ±85,43, median 85, modus 85. Ketiganya berdekatan karena datanya tidak punya pencilan.
Trik Kak Lintang: rata-rata tebakanMau menghitung rata-rata 78, 82, 85, 79, 81 di kepala? Tebak saja 80, lalu hitung selisih tiap data dari tebakan: \(-2, +2, +5, -1, +1\). Jumlah selisihnya 5, dan \(5 : 5 = 1\). Jadi rata-ratanya \(80 + 1 = 81\). Angka kecil jauh lebih ramah daripada angka besar!
Bagaimana jika dua kelompok digabung? Misalkan kelas 9A punya 30 siswa dengan rata-rata 78, dan kelas 9B punya 20 siswa dengan rata-rata 83. Rata-rata gabungannya bukan \(\tfrac{78 + 83}{2}\), karena kelas 9A lebih besar dan suaranya lebih banyak.
Kelas 9A (30 siswa) memiliki rata-rata 78 dan kelas 9B (20 siswa) memiliki rata-rata 83. Berapa rata-rata seluruh 50 siswa?
Jumlah nilai 9A: \(30 \times 78 = 2340\). Jumlah nilai 9B: \(20 \times 83 = 1660\).
Jumlah seluruhnya: \(2340 + 1660 = 4000\) untuk \(30 + 20 = 50\) siswa.
\(\bar{x}_{\text{gab}} = \dfrac{4000}{50} = 80\).
Rata-rata gabungannya 80, bukan 80,5. Hasilnya lebih dekat ke 78 karena kelas 9A lebih besar.
Awas jebakanRata-rata gabungan bukan rata-rata dari rata-rata, kecuali banyak anggota kedua kelompok sama. Selalu kembali ke jumlah: jumlah = banyak data × rata-rata.
Untuk data dalam tabel frekuensi, nilai \(x_i\) yang muncul \(f_i\) kali cukup dikalikan dengan frekuensinya: \(\bar{x} = \dfrac{\sum f_i x_i}{\sum f_i}\). Jika datanya dikelompokkan dalam kelas (seperti histogram), pakai titik tengah tiap kelas sebagai \(x_i\); hasilnya adalah taksiran rata-rata.
Ukuran
Kelebihan
Kelemahan
Cocok untuk
Rata-rata
memakai semua data; bisa digabung antarkelompok
mudah tertarik oleh pencilan
data yang cukup simetris: nilai ulangan, tinggi badan
Median
tahan terhadap pencilan
tidak memakai besar setiap data
data yang miring atau berpencilan: pendapatan, harga rumah, waktu tempuh
Modus
satu-satunya yang bisa dipakai untuk data kategorik
bisa tidak ada atau lebih dari satu
jajanan terlaris, ukuran sepatu yang paling banyak dicari
31.3Sebaran: jangkauan, kuartil, dan box plot
Kelas 7A dan 7B sama-sama punya rata-rata 75. Di 7A semua nilai berada di antara 70 dan 80, sedangkan di 7B separuh kelas mendapat 100 dan separuh lagi mendapat 50. Rata-ratanya sama, ceritanya sangat berbeda! Selain pusat, kita perlu mengukur sebaran.
Definisi: ukuran sebaran berbasis urutanSetelah data diurutkan:
Jangkauan = data terbesar − data terkecil.
Kuartil membagi data terurut menjadi empat bagian yang kira-kira sama banyak: \(Q_1\) (kuartil bawah), \(Q_2\) = median, dan \(Q_3\) (kuartil atas).
Jangkauan antarkuartil (interquartile range): \(\text{IQR} = Q_3 - Q_1\), lebar "separuh data yang di tengah".
Sebuah data disebut pencilan bila letaknya di bawah \(Q_1 - 1{,}5 \times \text{IQR}\) atau di atas \(Q_3 + 1{,}5 \times \text{IQR}\).
Cara menghitung kuartil di buku iniKita memakai cara "median dari setengah data": \(Q_1\) adalah median setengah data bawah dan \(Q_3\) adalah median setengah data atas. Bila banyak data ganjil, median tidak ikut ke setengah mana pun. Cara ini dipakai kalkulator grafik dan banyak soal IB. Buku lain kadang memakai rumus letak \(\tfrac{n+1}{4}\) dengan interpolasi; untuk banyak data ganjil kedua cara memberi hasil yang sama, tetapi untuk banyak data genap hasilnya bisa sedikit berbeda.
Lima angka (terkecil, \(Q_1\), median, \(Q_3\), terbesar) disebut ringkasan lima angka. Gambarnya adalah box plot (diagram kotak-garis): sebuah kotak dari \(Q_1\) ke \(Q_3\), sebuah garis di median, dan dua "kumis" yang menjulur ke data terkecil dan terbesar yang bukan pencilan.
Data mentah: uang jajan harian 11 siswa (dalam ribu rupiah). Titik-titik di garis bilangan menunjukkan sebarannya.
Langkah pertama selalu sama: urutkan dari kecil ke besar.
Median \(Q_2\) adalah data ke-\(\tfrac{11+1}{2} = 6\), yaitu 10. Ada 5 data di kirinya dan 5 data di kanannya.
Kuartil bawah \(Q_1\) = median setengah bawah (5, 6, 7, 8, 8) = 7. Kuartil atas \(Q_3\) = median setengah atas (10, 12, 13, 15, 30) = 13. Jadi \(\text{IQR} = 13 - 7 = 6\).
Gambar kotak dari \(Q_1\) ke \(Q_3\) dengan garis di median. Batas pencilan atas \(= 13 + 1{,}5 \times 6 = 22\), jadi 30 adalah pencilan (lingkaran merah). Kumis kanan berhenti di data terbesar yang bukan pencilan, yaitu 15. Batas bawah \(7 - 9 = -2\), jadi kumis kiri sampai ke data terkecil, 5.
Curah hujan harian (mm) selama 11 hari di sebuah stasiun pengamatan (data ilustratif): 0, 2, 5, 8, 12, 15, 18, 20, 25, 30, 64. Tentukan ringkasan lima angka, IQR, dan periksa apakah ada pencilan.
Data sudah terurut, \(n = 11\). Median = data ke-6 = 15.
\(Q_1\) = median dari 0, 2, 5, 8, 12 = 5. \(Q_3\) = median dari 18, 20, 25, 30, 64 = 25. \(\text{IQR} = 25 - 5 = 20\).
Batas atas \(= 25 + 1{,}5 \times 20 = 55\); batas bawah \(= 5 - 30 = -25\). Hanya 64 yang melewati batas.
Ringkasan lima angka: 0, 5, 15, 25, 64. IQR = 20 mm, dan 64 mm adalah pencilan: hari hujan sangat lebat. Rata-ratanya \(199 : 11 \approx 18{,}1\) mm, lebih besar daripada median 15 mm karena tertarik oleh hari hujan lebat itu.
Box plot juga memperlihatkan bentuk sebaran. Jika kotak dan kumisnya hampir simetris terhadap median, datanya simetris dan rata-rata ≈ median. Jika kumis kanan jauh lebih panjang, datanya miring ke kanan (positively skewed) dan biasanya rata-rata > median, seperti curah hujan dan pendapatan. Jika kumis kiri yang panjang, datanya miring ke kiri dan biasanya rata-rata < median.
Awas jebakanBagian box plot yang lebih panjang tidak berarti datanya lebih banyak. Setiap bagian (kumis kiri, dua bagian kotak, kumis kanan) memuat kira-kira seperempat data; bagian yang panjang hanya berarti datanya lebih renggang di situ.
Tamu dari masa laluBox plot diperkenalkan oleh ahli statistika Amerika John Tukey pada tahun 1970-an sebagai bagian dari "analisis data eksploratif": melihat data dengan gambar sederhana sebelum menghitung macam-macam. Tukey juga dikenal sebagai pencipta istilah bit untuk satuan informasi digital. Box plot buatan Tukey bisa digambar dengan pensil dalam dua menit, tetapi sampai sekarang dipakai ilmuwan di seluruh dunia.
31.4Simpangan baku: seberapa jauh dari rata-rata?
IQR hanya melihat separuh data di tengah. Ukuran sebaran yang memakai setiap data adalah simpangan baku. Idenya: ukur jarak setiap data dari rata-rata, lalu cari "jarak khas"-nya.
Bayangkan dua pemain basket yang sama-sama rata-rata mencetak 10 poin. Pemain pertama selalu mencetak 9, 10, atau 11 poin. Pemain kedua kadang 0, kadang 20. Pemain pertama lebih bisa diandalkan karena poinnya tidak menyebar jauh dari rata-rata. Simpangan baku adalah angka yang mengukur seberapa jauh data menyebar dari rata-ratanya: makin kecil, makin seragam.
Keempat kelompok data berikut sama-sama punya rata-rata 5. Mana yang simpangan bakunya paling besar?
1, 3, 5, 7, 9 (berjarak sama)
4, 5, 5, 5, 6
1, 1, 5, 9, 9
5, 5, 5, 5, 5
Jawabannya: 1, 1, 5, 9, 9. Jangkauannya sama dengan 1, 3, 5, 7, 9 (yaitu 8), tetapi empat datanya menumpuk di ujung, sejauh 4 dari rata-rata. Jumlah kuadrat simpangannya \(16 + 16 + 0 + 16 + 16 = 64\), dibandingkan \(16 + 4 + 0 + 4 + 16 = 40\). Data 5, 5, 5, 5, 5 sama sekali tidak menyebar: simpangan bakunya 0.
Definisi: varians dan simpangan bakuUntuk data \(x_1, \dots, x_n\) dengan rata-rata \(\bar{x}\):
\(\sigma^2\) disebut varians (rata-rata kuadrat simpangan) dan \(\sigma\) disebut simpangan baku. Satuan \(\sigma\) sama dengan satuan data.
Populasi atau sampel? Pembagi n atau n − 1?Rumus di atas (pembagi \(n\)) memberi simpangan baku populasi \(\sigma\). Pakai rumus ini bila datamu adalah seluruh kelompok yang ingin kamu gambarkan, misalnya semua nilai di kelasmu. Bila datamu hanya sampel dan kamu ingin menaksir simpangan baku populasi, pakai pembagi \(n - 1\):
\[s = \sqrt{\frac{\sum (x_i - \bar{x})^2}{n - 1}}.\]
Di bab ini, bila tidak disebut lain, "simpangan baku" berarti \(\sigma\) dengan pembagi \(n\). Kalkulator ilmiah biasanya menampilkan keduanya: \(\sigma_x\) (pembagi \(n\)) dan \(s_x\) (pembagi \(n - 1\)). Di IB, \(\sigma\) dipakai untuk menggambarkan data, sedangkan \(s_{n-1}\) dipakai sebagai taksiran tak bias bagi varians populasi. Selalu baca soal: populasi atau sampel?
Mari menghitungnya selangkah demi selangkah untuk data 4, 6, 7, 9, 14. Rata-ratanya \(\bar{x} = 40 : 5 = 8\).
\(x_i\)
4
6
7
9
14
Jumlah
\(x_i - \bar{x}\)
−4
−2
−1
1
6
0 (selalu!)
\((x_i - \bar{x})^2\)
16
4
1
1
36
58
Varians populasi \(\sigma^2 = 58 : 5 = 11{,}6\), jadi \(\sigma = \sqrt{11{,}6} \approx 3{,}41\). Jika kelima data itu sampel, \(s^2 = 58 : 4 = 14{,}5\) dan \(s \approx 3{,}81\). Mengapa dikuadratkan? Karena jumlah simpangan biasa selalu nol (sifat titik seimbang!), jadi tanda negatifnya harus dihilangkan dulu.
Hasil lima kali lompat jauh (meter). Dimas: 4,0; 4,5; 3,5; 5,0; 3,0. Ayu: 4,1; 3,9; 4,0; 4,2; 3,8. Pelatih ingin mengirim atlet yang lebih konsisten. Siapa yang dipilih?
Rata-rata keduanya sama: \(20{,}0 : 5 = 4{,}0\) m. Rata-rata saja tidak bisa memutuskan.
Dimas: simpangan \(0;\ 0{,}5;\ -0{,}5;\ 1;\ -1\). Kuadratnya berjumlah \(0 + 0{,}25 + 0{,}25 + 1 + 1 = 2{,}5\), jadi \(\sigma^2 = 0{,}5\) dan \(\sigma \approx 0{,}71\) m.
Ayu: simpangan \(0{,}1;\ -0{,}1;\ 0;\ 0{,}2;\ -0{,}2\). Kuadratnya berjumlah \(0{,}1\), jadi \(\sigma^2 = 0{,}02\) dan \(\sigma \approx 0{,}14\) m.
Simpangan baku Ayu (±0,14 m) jauh lebih kecil daripada Dimas (±0,71 m). Rata-rata sama, tetapi Ayu jauh lebih konsisten, jadi Ayu yang dipilih.
Rumus cepat variansVarians sama dengan "rata-rata kuadrat dikurangi kuadrat rata-rata":
\[\sigma^2 = \frac{\sum x_i^2}{n} - \bar{x}^2.\]
Rumus ini praktis untuk data dalam tabel frekuensi dan untuk menggabungkan dua kelompok.
Apa yang terjadi pada rata-rata dan simpangan baku jika setiap data diubah dengan cara yang sama, misalnya suhu diubah dari Celsius ke Fahrenheit dengan \(F = 1{,}8C + 32\)?
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa dibagi n − 1?Rata-rata sampel \(\bar{x}\) adalah titik yang paling dekat dengan data sampel itu sendiri (lihat kotak Lanjut di 31.6: \(\bar{x}\) meminimumkan jumlah kuadrat simpangan). Akibatnya, simpangan terhadap \(\bar{x}\) cenderung lebih kecil daripada simpangan terhadap rata-rata populasi \(\mu\) yang sebenarnya, sehingga pembagi \(n\) membuat varians sampel terlalu kecil. Secara tepat dapat dibuktikan bahwa \(E\!\left[\sum (x_i - \bar{x})^2\right] = (n-1)\sigma^2\), jadi membagi dengan \(n - 1\) menghasilkan taksiran yang tepat sasaran rata-rata (tak bias). Cara lain memandangnya: karena \(\sum (x_i - \bar{x}) = 0\), hanya \(n - 1\) simpangan yang "bebas"; simpangan terakhir sudah ditentukan oleh yang lain. Inilah yang disebut derajat kebebasan.
31.5Diagram pencar, korelasi, dan garis regresi
Sejauh ini setiap data hanya berupa satu angka. Sering kali kita punya pasangan angka untuk setiap objek, misalnya jam belajar dan nilai ulangan setiap siswa. Pasangan \((x, y)\) itu digambar sebagai titik pada diagram pencar (scatter diagram). Pola titik-titiknya bercerita tentang hubungan kedua besaran.
Data sebuah kota menunjukkan bahwa pada bulan-bulan ketika penjualan es teh tinggi, penjualan kipas angin juga tinggi. Kesimpulan mana yang paling masuk akal?
Minum es teh membuat orang ingin membeli kipas angin.
Kipas angin membuat orang haus sehingga membeli es teh.
Keduanya mungkin sama-sama dipengaruhi faktor ketiga, yaitu cuaca panas.
Data itu pasti salah karena es teh dan kipas angin tidak berhubungan.
Jawabannya: ada faktor ketiga. Cuaca panas membuat orang membeli es teh dan kipas angin. Kedua penjualan naik-turun bersama (berkorelasi), tetapi yang satu tidak menyebabkan yang lain. Faktor tersembunyi seperti ini disebut variabel perancu. Ingat semboyan para statistikawan: korelasi bukan sebab-akibat.
Definisi: korelasiKorelasi menyatakan seberapa kuat titik-titik pada diagram pencar mengikuti sebuah garis lurus. Korelasi positif: \(y\) cenderung naik ketika \(x\) naik. Korelasi negatif: \(y\) cenderung turun ketika \(x\) naik. Kekuatannya diukur dengan koefisien korelasi Pearson \(r\), dengan \(-1 \le r \le 1\):
\[r = \frac{\sum (x_i - \bar{x})(y_i - \bar{y})}{\sqrt{\sum (x_i - \bar{x})^2 \cdot \sum (y_i - \bar{y})^2}}.\]
\(r = 1\) atau \(r = -1\) berarti semua titik tepat segaris; \(r \approx 0\) berarti tidak ada hubungan linear. Patokan kasar: \(|r| \ge 0{,}8\) kuat, \(0{,}5 \le |r| < 0{,}8\) sedang, \(0{,}2 \le |r| < 0{,}5\) lemah.
Pilih kumpulan data (semuanya ilustratif). Seret titik dan lihat garis regresi serta nilai \(r\) berubah. Klik tempat kosong untuk menambah titik, seret titik ke 🗑️ untuk membuangnya. Arahkan kursor di dalam grafik untuk menaksir \(y\) dari garis. Coba: tambahkan satu titik jauh di pojok kanan bawah data "jam belajar". Seberapa besar satu titik bisa mengubah \(r\)?
Garis regresi (metode kuadrat terkecil)Garis lurus \(\hat{y} = a + bx\) yang paling cocok dengan data adalah garis yang membuat jumlah kuadrat sisa \(\sum (y_i - \hat{y}_i)^2\) sekecil mungkin. Koefisiennya:
Karena \(a = \bar{y} - b\bar{x}\), garis regresi selalu melalui titik \((\bar{x}, \bar{y})\). Lambang \(\hat{y}\) ("y topi") berarti nilai taksiran, bukan nilai sebenarnya.
Tantangan: buat JKS serendah mungkin hanya dengan menyeret paku. JKS terkecil yang mungkin adalah 12. Setelah berhasil, tafsirkan garisnya: berapa menit tambahan untuk setiap 1 km, dan apa arti angka saat \(x = 0\)?
Garis regresi data di atas adalah \(\hat{y} = 5 + 3x\). Kemiringan 3 berarti setiap tambahan 1 km jarak menambah waktu tempuh sekitar 3 menit (kira-kira 20 km/jam). Titik potong 5 dapat ditafsirkan sebagai waktu "tetap" sekitar 5 menit, misalnya menunggu angkot atau berjalan ke gerbang.
Lima siswa mencatat lama latihan per minggu \(x\) (jam) dan skor kuis \(y\) (dari 10): \((1, 3), (2, 5), (3, 4), (4, 7), (5, 6)\). Tentukan garis regresi \(y\) atas \(x\) dan koefisien korelasinya.
\(\hat{y} = 2{,}6 + 0{,}8x\) dan \(r = 0{,}8\): korelasi positif yang kuat. Setiap tambahan 1 jam latihan berkaitan dengan kenaikan skor sekitar 0,8 poin. Taksiran untuk 3,5 jam: \(2{,}6 + 0{,}8 \times 3{,}5 = 5{,}4\).
Awas jebakanKorelasi yang kuat tidak membuktikan sebab-akibat, dan garis regresi hanya dapat dipercaya di dalam rentang data. Menaksir di dalam rentang data disebut interpolasi dan biasanya aman. Menaksir di luar rentang disebut ekstrapolasi dan berbahaya: garis "jarak vs waktu" di atas tidak bisa dipakai untuk jarak 50 km, karena di sana mungkin ada jalan tol, kemacetan, atau kamu sudah naik kereta.
Tamu dari masa laluKata regresi berasal dari ilmuwan Inggris Francis Galton (1822–1911). Ia meneliti tinggi badan orang tua dan anak-anaknya, dan menemukan bahwa anak dari orang tua yang sangat tinggi cenderung lebih pendek daripada orang tuanya, sedangkan anak dari orang tua yang sangat pendek cenderung lebih tinggi. Tingginya "kembali" (regress) ke arah rata-rata. Muridnya, Karl Pearson, kemudian merumuskan koefisien korelasi \(r\) yang kita pakai sekarang.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa \(-1 \le r \le 1\)?Tulis \(u_i = x_i - \bar{x}\) dan \(v_i = y_i - \bar{y}\). Maka \(r = \dfrac{\sum u_i v_i}{\sqrt{\sum u_i^2 \sum v_i^2}}\). Ketaksamaan Cauchy–Schwarz menyatakan \(\left(\sum u_i v_i\right)^2 \le \sum u_i^2 \cdot \sum v_i^2\), sehingga \(r^2 \le 1\). Buktinya cantik: untuk setiap bilangan real \(t\), \(\sum (u_i t - v_i)^2 \ge 0\). Ruas kiri adalah fungsi kuadrat \(At^2 - 2Bt + C\) dengan \(A = \sum u_i^2\), \(B = \sum u_i v_i\), \(C = \sum v_i^2\). Fungsi kuadrat yang tidak pernah negatif punya diskriminan \(\le 0\): \(4B^2 - 4AC \le 0\), yaitu \(B^2 \le AC\). Kesamaan terjadi tepat ketika \(v_i = t\,u_i\) untuk semua \(i\), yaitu ketika semua titik segaris.
31.6Detektif grafik dan statistika di sekitarmu
Grafik bisa menyampaikan kebenaran dengan cepat. Sayangnya, grafik juga bisa menyesatkan, baik karena sengaja maupun tidak. Jadilah detektif: periksa tiga kasus berikut sebelum percaya.
Kasus 1. Kantin B menjual 96 porsi cilok sehari, Kantin A 92 porsi. Pada grafik iklan Kantin B, batangnya tampak tiga kali lebih tinggi. Apakah Kantin B benar-benar tiga kali lebih laris?
Tertangkap! Sumbu tegaknya dimulai dari 90, bukan 0, sehingga selisih kecil tampak raksasa. Dengan sumbu dari 0, selisihnya hanya 4 porsi, sekitar \(\tfrac{4}{92} \approx 4\%\).
Kasus 2. Panen naik dari 2 ton menjadi 4 ton, yaitu 2 kali. Gambar karungnya dibuat 2 kali lebih tinggi… dan diam-diam juga 2 kali lebih lebar.
Tertangkap! Lebar 2× dan tinggi 2× membuat luas gambar 4×, sehingga mata kita membaca kenaikan 4 kali. Piktogram yang jujur memakai ikon berukuran sama dan menambah banyaknya.
Kasus 3. Survei makanan favorit, dan setiap orang boleh memilih lebih dari satu. Hasilnya disajikan sebagai diagram lingkaran yang tampak rapi.
Tertangkap! Persentasenya berjumlah 130%, padahal satu lingkaran utuh harus 100%. Karena satu orang boleh memilih lebih dari satu, pakai diagram batang. Daftar periksa detektif: sumbu mulai dari mana? Ukuran ikon sebanding? Jumlah persen 100%? Siapa pembuat grafik, dan dari mana datanya?
"Rata-rata adalah nilai yang dimiliki kebanyakan orang."
Itu modus. Rata-rata bisa saja nilai yang tidak dimiliki siapa pun: di komik, rata-rata kelas 70 padahal tidak ada yang mendapat nilai dekat 70.
"Kalau dua hal berkorelasi kuat, yang satu pasti menyebabkan yang lain."
Penjualan es teh dan kipas angin berkorelasi kuat, tetapi penyebab keduanya adalah cuaca panas. Untuk membuktikan sebab-akibat diperlukan percobaan yang dirancang dengan baik.
"Makin banyak responden, survei pasti makin akurat."
Cara memilih sampel lebih penting. Sepuluh ribu responden dari satu grup obrolan bisa lebih menyesatkan daripada seribu responden yang dipilih acak dari seluruh populasi.
Matematika NusantaraDalam dongeng Kancil dan Buaya, si kancil ingin menyeberang sungai. Ia berkata kepada para buaya bahwa raja memerintahkan agar jumlah buaya dihitung, lalu meminta mereka berbaris dari tepi ke tepi. Sambil melompat dari punggung ke punggung, kancil menghitung, "Satu, dua, tiga…", dan sampailah ia di seberang. Kancil memakai "sensus" sebagai siasat! Sensus sungguhan diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) kira-kira setiap sepuluh tahun; Sensus Penduduk 2020 untuk pertama kalinya memadukan pengisian daring dengan wawancara langsung. Saat pemilu, lembaga survei melakukan quick count (hitung cepat): dari ratusan ribu TPS, hanya beberapa ribu TPS yang dipilih secara acak sebagai sampel, tetapi hasilnya dalam beberapa jam biasanya sudah sangat dekat dengan hasil resmi. Kuncinya adalah sampel yang acak dan mewakili, bukan sampel yang sangat besar.
🌧️
Curah hujan BMKG
BMKG membandingkan curah hujan suatu bulan dengan rata-rata jangka panjangnya untuk menyebut bulan itu "di atas normal", "normal", atau "di bawah normal".
📒
Nilai rapor
Rata-rata menunjukkan capaian kelas, sedangkan sebaran (jangkauan atau simpangan baku) membantu guru melihat apakah sebagian siswa tertinggal jauh.
🗳️
Quick count
Sampel acak dari TPS di seluruh Indonesia cukup untuk menaksir hasil pemilu dengan selisih kecil, dilengkapi margin galat (margin of error).
🌶️
Harga cabai
Harga dipantau di banyak pasar. Median membantu agar satu pedagang yang memasang harga sangat tinggi tidak merusak gambaran harga pada umumnya.
👶
Grafik tumbuh posyandu
Grafik pertumbuhan di buku KIA membandingkan berat dan tinggi seorang anak dengan sebaran ukuran anak-anak seusianya.
Lanjut · IB & olimpiadeSifat istimewa rata-rata dan medianCari bilangan \(c\) yang "paling dekat" dengan semua data. Jawabannya bergantung pada cara mengukur kedekatan!
Rata-rata meminimumkan jumlah kuadrat jarak. Untuk setiap \(c\), \(\sum (x_i - c)^2 = \sum (x_i - \bar{x})^2 + n(\bar{x} - c)^2\) (jabarkan \((x_i - \bar{x}) + (\bar{x} - c)\) dan pakai sifat titik seimbang). Suku kedua \(\ge 0\) dan bernilai 0 hanya jika \(c = \bar{x}\).
Median meminimumkan jumlah jarak mutlak \(\sum |x_i - c|\). Pasangkan data terkecil dengan terbesar, kedua terkecil dengan kedua terbesar, dan seterusnya. Untuk setiap pasangan \(x_i \le x_j\), berlaku \(|x_i - c| + |x_j - c| \ge x_j - x_i\), dengan kesamaan bila \(c\) terletak di antara keduanya. Median terletak di antara semua pasangan sekaligus!
Akibat menarik: karena \(\left|\bar{x} - m\right| = \tfrac{1}{n}\left|\sum (x_i - m)\right| \le \tfrac{1}{n}\sum |x_i - m| \le \tfrac{1}{n}\sum |x_i - \bar{x}|\) dengan \(m\) median, jarak rata-rata ke median tidak pernah melebihi rata-rata jarak data ke rata-ratanya, dan (dengan Cauchy–Schwarz) tidak pernah melebihi simpangan baku: \(|\bar{x} - m| \le \sigma\).
Data: 2, 3, 4, 5, 100. Ukuran pemusatan yang paling tepat mewakili nilai "khas" data ini adalah…
rata-rata, yaitu 22,8
median, yaitu 4
jangkauan, yaitu 98
nilai terbesar, yaitu 100
Pencilan 100 menarik rata-rata ke 22,8, padahal empat dari lima data hanya 2–5. Median 4 tidak terpengaruh. Jangkauan adalah ukuran sebaran, bukan pemusatan.
Setiap siswa mendapat bonus 10 poin pada nilai ulangannya. Simpangan baku nilai-nilai itu…
bertambah 10
menjadi 10 kali lipat
bertambah \(\sqrt{10}\)
tidak berubah
Semua data bergeser sejauh 10, termasuk rata-ratanya, jadi jarak setiap data ke rata-rata tetap sama. Rata-ratanya naik 10, simpangan bakunya tetap.
Sebuah box plot memiliki \(Q_1 = 40\) dan \(Q_3 = 60\). Menurut aturan \(1{,}5 \times \text{IQR}\), data manakah yang merupakan pencilan?
95
85
15
50
IQR = 20, jadi batasnya \(40 - 30 = 10\) dan \(60 + 30 = 90\). Hanya 95 yang berada di luar rentang 10 sampai 90.
32
Bab 32 · Data & Peluang
Kaidah Pencacahan: Menghitung Tanpa Mendaftar
Berapa banyak gaya seragam yang bisa kamu pakai, dan berapa lama pencuri harus menebak PIN ATM-mu? Dengan beberapa kaidah pencacahan yang cerdik, kamu bisa menghitung jutaan kemungkinan tanpa mendaftarnya satu per satu.
Setelah bab ini, kamu bisa
memakai aturan perkalian dan aturan penjumlahan lewat diagram pohon dan kotak pengisian tempat;
menghitung faktorial dan permutasi, termasuk permutasi dengan unsur yang sama dan permutasi siklis;
membedakan permutasi (urutan penting) dan kombinasi (urutan tidak penting);
membaca segitiga Pascal dan memakainya untuk menjabarkan \((a + b)^n\) dengan binomial Newton;
memakai jurus olimpiade bintang dan sekat serta inklusi-eksklusi.
Lemari Seragam Dimas Komik · 4 panel
Senin pagi, pukul 06.15, di depan lemari
DimasAku cuma punya 3 kemeja dan 2 celana. Jadi gayaku cuma 3 + 2 = 5. Bosan!
AyuTunggu dulu. Kemeja putih saja bisa dipakai dengan celana abu-abu atau biru tua. Itu sudah 2 gaya!
AncilTambah 4 pasang kaus kaki: 6 × 4 = 24 gaya. Cukup untuk hampir lima minggu sekolah tanpa gaya kembar!
DimasKaus kaki saja bisa melipatgandakan gayaku?!
Ingat teka-teki di akhir Bab 31: berapa banyak cara memakai seragam? Komik di atas menjawabnya, dan jawabannya jauh lebih besar daripada tebakan Dimas. Bab ini mengajarimu kaidah pencacahan: cara menghitung banyaknya kemungkinan tanpa harus mendaftar semuanya satu per satu.
PIN ATM terdiri atas 6 angka (0–9), dan angka boleh berulang. Ada berapa banyak PIN berbeda yang mungkin?
Sekitar 60, karena ada 6 kotak dan 10 angka.
Sekitar 1.000, cukup untuk dicoba semalam.
Tepat 1.000.000, dari 000000 sampai 999999.
Tak terhingga banyaknya.
Jawabannya: tepat satu juta. Setiap kotak punya 10 pilihan, dan keenam kotak semuanya diisi, jadi \(10 \times 10 \times 10 \times 10 \times 10 \times 10 = 10^6\). Pencuri yang menebak satu PIN per detik tanpa henti butuh ±11,6 hari untuk mencoba semuanya. Itulah sebabnya kartu ATM diblokir setelah 3 kali salah: dengan 3 kali coba, ia hanya punya 3 kesempatan dari sejuta!
32.1Aturan perkalian dan aturan penjumlahan
Dimas mengira gayanya hanya \(3 + 2 = 5\). Padahal setiap kemeja bisa dipasangkan dengan setiap celana. Cara paling jujur untuk melihatnya adalah menggambar diagram pohon: setiap keputusan membuat cabang baru. Bagaimana kalau sepatu juga ikut dipilih?
Dimas berdiri di depan lemari. Ia harus mengambil tiga keputusan berurutan: kemeja, lalu celana, lalu sepatu.
Keputusan pertama: ada 3 kemeja (putih, batik, biru muda). Pohon bercabang menjadi 3.
Untuk setiap kemeja ada 2 celana (abu-abu, biru tua). Setiap cabang bercabang lagi menjadi 2, sehingga ada \(3 \times 2 = 6\) ujung.
Untuk setiap pasangan kemeja–celana ada 2 sepatu (hitam, putih). Ujung pohon menjadi \(3 \times 2 \times 2 = 12\). Setiap ujung adalah satu gaya yang berbeda.
Tidak perlu menggambar pohonnya! Cukup isi tiga kotak dengan banyak pilihan tiap langkah, lalu kalikan: \(3 \times 2 \times 2 = 12\). Inilah aturan perkalian.
Definisi · Aturan perkalianJika sebuah kegiatan terdiri atas beberapa langkah berurutan, langkah pertama dapat dilakukan dengan \(n_1\) cara, langkah kedua dengan \(n_2\) cara (untuk setiap hasil langkah pertama), dan seterusnya sampai langkah ke-\(k\) dengan \(n_k\) cara, maka banyak cara melakukan seluruh kegiatan adalah
\[n_1 \times n_2 \times \cdots \times n_k.\]
Menghitung dengan kotak-kotak pilihan seperti ini disebut juga aturan pengisian tempat.
Gampangnya: buat satu kotak untuk setiap keputusan. Tulis banyak pilihan di dalam setiap kotak, lalu kalikan semua angkanya.
Aturan penjumlahanJika kamu harus memilih satu dari kelompok A atau kelompok B, dan kedua kelompok tidak punya anggota yang sama, banyak pilihannya \(n(A) + n(B)\). Contoh: Ayu hanya boleh meminjam satu buku, dari 6 komik atau 4 buku cerita rakyat. Pilihannya \(6 + 4 = 10\), bukan \(6 \times 4\).
Awas jebakanKalikan jika kegiatannya terdiri atas beberapa langkah yang semuanya dilakukan ("kemeja dan celana"). Jumlahkan jika kamu memilih salah satu jalan ("komik atau cerita rakyat"). Kesalahan Dimas di komik adalah menjumlahkan sesuatu yang seharusnya dikalikan.
Warteg Bu Sri menawarkan paket hemat: nasi dengan 1 lauk (dari 4 pilihan), 1 sayur (dari 3 pilihan), dan 1 minuman (es teh atau teh hangat). Berapa macam paket yang mungkin?
Ada tiga keputusan berurutan: lauk, sayur, minuman. Ketiganya dilakukan, jadi kalikan.
Bagaimana jika ada syarat, misalnya "bilangannya harus genap" atau "tidak boleh diawali angka 0"? Kotak-kotaknya tidak lagi sama mudahnya diisi.
Trik Kak LintangIsi dulu kotak yang paling rewel, yaitu kotak yang punya syarat. Setelah si rewel diurus, kotak sisanya biasanya tinggal dihitung mundur. Kalau ada dua syarat yang saling berebut angka yang sama, pecah menjadi beberapa kasus, lalu jumlahkan hasilnya.
Dari angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 akan dibentuk bilangan genap tiga angka dengan angka-angka yang berbeda. Berapa banyak bilangan yang dapat dibentuk?
Ada dua kotak rewel: angka satuan harus genap (0, 2, atau 4), dan angka ratusan tidak boleh 0. Angka 0 muncul di kedua syarat, jadi pisahkan menjadi dua kasus.
Kasus 1: satuan = 0. Ratusan boleh 1–5 (5 pilihan), puluhan dari 4 angka sisanya: \(5 \times 4 \times 1 = 20\).
Kasus 2: satuan = 2 atau 4 (2 pilihan). Ratusan tidak boleh 0 dan tidak boleh sama dengan satuan: 4 pilihan. Puluhan dari 4 angka sisanya (0 boleh): \(4 \times 4 \times 2 = 32\).
Kedua kasus tidak mungkin terjadi bersamaan, jadi pakai aturan penjumlahan: \(20 + 32 = 52\).
Ada 52 bilangan. Perhatikan: aturan perkalian dipakai di dalam setiap kasus, sedangkan aturan penjumlahan dipakai antarkasus.
Matematika NusantaraPlat nomor kendaraan di Indonesia umumnya berpola kode wilayah – angka – huruf seri, misalnya B 1234 XYZ. Bayangkan satu kode wilayah memakai nomor 1 sampai 9.999 dan tiga huruf seri dari 26 huruf. Aturan perkalian memberi \(9.999 \times 26 \times 26 \times 26 = 175.742.424\) nomor! Aturan resminya membatasi beberapa huruf dan susunan, jadi angka sebenarnya lebih kecil, tetapi tetap sangat besar. Itulah sebabnya daerah yang kendaraannya sangat banyak memerlukan huruf seri yang lebih panjang.
32.2Faktorial: perkalian yang menurun
Lima sahabat (Dimas, Ayu, Ancil, Sari, dan Budi) antre membeli es dawet. Berapa banyak urutan antrean yang mungkin? Kotak pertama punya 5 pilihan, kotak kedua tinggal 4, lalu 3, 2, dan akhirnya 1: \(5 \times 4 \times 3 \times 2 \times 1 = 120\). Perkalian menurun seperti ini sangat sering muncul, sehingga diberi nama dan lambang sendiri.
Definisi · FaktorialUntuk bilangan asli \(n\), faktorial \(n\) ditulis \(n!\) (dibaca "\(n\) faktorial") dan berarti
Disepakati pula \(0! = 1\). Maknanya: \(n!\) adalah banyak cara menyusun \(n\) benda berbeda dalam satu baris.
\(n\)
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
\(n!\)
1
1
2
6
24
120
720
5.040
40.320
362.880
3.628.800
Faktorial tumbuh gila-gilaan: setiap langkah dikalikan dengan bilangan yang makin besar. Hanya sepuluh langkah sudah menembus tiga juta.
Fakta unik dari Ancil\(10!\) detik itu tepat 6 minggu! Coba cek: \(6 \times 7 \times 24 \times 60 \times 60 = 3.628.800 = 10!\). Jadi kalau lima sahabat tadi ditambah lima teman lagi, lalu mereka mencoba satu urutan antrean setiap detik, semua urutan baru selesai dicoba setelah 42 hari tanpa tidur.
Mengapa 0! = 1, bukan 0?
Perhatikan pola mundur: \(4! = 24\), \(3! = 24 : 4 = 6\), \(2! = 6 : 3 = 2\), \(1! = 2 : 2 = 1\). Langkah berikutnya: \(0! = 1! : 1 = 1\). Secara umum \(n! = \dfrac{(n+1)!}{n+1}\), dan untuk \(n = 0\) hasilnya 1.
Dari sudut pandang menghitung: ada tepat satu cara menyusun nol benda, yaitu tidak melakukan apa-apa. Kesepakatan ini juga membuat rumus permutasi dan kombinasi tetap berlaku untuk \(r = 0\) dan \(r = n\).
Trik Kak LintangJangan menghitung faktorial besar lalu membaginya. Coret dulu! \[\frac{10!}{7!} = \frac{10 \times 9 \times 8 \times \cancel{7!}}{\cancel{7!}} = 720.\] Tanpa trik ini kamu harus membagi 3.628.800 dengan 5.040. Capek, dan rawan salah.
Tamu dari masa laluTanda seru untuk faktorial diperkenalkan oleh matematikawan Prancis Christian Kramp pada tahun 1808. Sebelumnya orang menuliskan perkalian menurun dengan lambang yang berbeda-beda dan merepotkan. Pilihan tanda seru itu terasa pas, karena hasil faktorial memang sering bikin kaget!
Lanjut · IB & olimpiadeFaktorial raksasa dan rumus StirlingUntuk \(n\) besar, faktorial bisa ditaksir dengan rumus Stirling:
\[n! \approx \sqrt{2\pi n}\,\left(\frac{n}{e}\right)^{n}.\]
Untuk \(n = 10\) hasilnya ±3.598.696, meleset kurang dari 1% dari 3.628.800, dan galat relatifnya makin kecil ketika \(n\) membesar. Dengan cara serupa diketahui \(52! \approx 8{,}07 \times 10^{67}\): banyak urutan satu set kartu remi. Angka ini begitu besar sehingga setiap kali kartu dikocok benar-benar acak, urutan yang muncul hampir pasti belum pernah ada sepanjang sejarah.
32.3Permutasi: ketika urutan itu penting
Rapat OSIS akan memilih ketua, wakil ketua, dan sekretaris dari 8 calon. Satu orang hanya boleh memegang satu jabatan. Kursi ketua punya 8 calon, kursi wakil tinggal 7, kursi sekretaris tinggal 6: \(8 \times 7 \times 6 = 336\) cara.
Perhatikan: "Dimas ketua, Ayu wakil" berbeda dengan "Ayu ketua, Dimas wakil". Ketika urutan atau jabatan membuat susunan berbeda, kita sedang menghitung permutasi.
Definisi · PermutasiPermutasi \(r\) unsur dari \(n\) unsur berbeda adalah susunan berurutan dari \(r\) unsur yang diambil dari \(n\) unsur itu (\(r \le n\)). Banyaknya ditulis \(P(n, r)\), \({}_nP_r\), atau \(P^n_r\):
Mengapa perkalian menurun itu sama dengan n! dibagi (n − r)!?
Tulis \(n!\) lengkap, lalu kelompokkan: \(n! = \big[n \times (n-1) \times \cdots \times (n-r+1)\big] \times (n-r)!\). Bagi kedua ruas dengan \((n-r)!\); yang tersisa tepat \(r\) faktor pertama. Contoh: \(\dfrac{8!}{5!} = \dfrac{8 \times 7 \times 6 \times 5!}{5!} = 336\).
Seret seorang teman ke tempat lain untuk bertukar posisi, atau tekan ➡ Berikutnya untuk melihat susunan satu per satu (▶ Jalankan memutar semuanya). Angka oranye di bawah antrean adalah kotak-kotak aturan perkalian. Lalu tekan 🔄 Putar: pada antrean lurus nomor susunannya berubah, tetapi pada meja bundar nomornya tetap. Mengapa? Coba juga mode gelang dengan tombol ↔ Balik.
Kalau boleh berulangPada permutasi, setiap orang hanya dipakai sekali. Kalau unsur boleh dipakai berulang (seperti angka PIN), setiap kotak tetap punya \(n\) pilihan, jadi banyaknya \(n^r\). Itu sebabnya PIN 6 angka ada \(10^6\), sedangkan PIN tanpa angka kembar hanya \(P(10, 6) = 151.200\).
Ada 8 calon pengurus OSIS. Akan dipilih ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara (satu orang satu jabatan). Berapa banyak susunan pengurus yang mungkin? Bagaimana jika Ayu sudah pasti menjadi sekretaris?
Jabatannya berbeda-beda, jadi urutan penting: permutasi 4 dari 8.
Jika Ayu pasti menjadi sekretaris, tinggal 3 jabatan untuk 7 calon: \(P(7, 3) = 7 \times 6 \times 5 = 210\).
Ada 1.680 susunan pengurus, dan 210 di antaranya menempatkan Ayu sebagai sekretaris. Cek kewajaran: \(1.680 : 8 = 210\). Cocok, karena kedelapan calon sama-sama mungkin duduk di kursi sekretaris.
32.4Huruf kembar dan meja bundar
Berapa banyak susunan huruf dari kata KATA? Kalau keempat hurufnya berbeda, jawabannya \(4! = 24\). Tetapi ada dua huruf A yang kembar. Beri label sementara: \(\text{A}_1\) dan \(\text{A}_2\). Susunan \(\text{KA}_1\text{TA}_2\) dan \(\text{KA}_2\text{TA}_1\) sama-sama terbaca KATA. Setiap kata terhitung \(2! = 2\) kali, sehingga banyak susunan yang benar-benar berbeda adalah \(24 : 2 = 12\).
Permutasi dengan unsur yang samaBanyak susunan \(n\) unsur yang terdiri atas \(k_1\) unsur jenis pertama, \(k_2\) unsur jenis kedua, …, dan \(k_m\) unsur jenis ke-\(m\) (dengan \(k_1 + k_2 + \cdots + k_m = n\)) adalah
\[\frac{n!}{k_1!\; k_2! \cdots k_m!}\]
Pembagi \(k_1!\) "menghapus" urutan di antara unsur kembar jenis pertama, dan seterusnya.
Caranya: hitung dulu seolah-olah semua huruf berbeda. Lalu bagi dengan faktorial banyaknya setiap huruf yang kembar.
Berapa banyak susunan huruf berbeda yang dapat dibuat dari semua huruf kata MATEMATIKA?
Hitung hurufnya: M, A, T, E, M, A, T, I, K, A ada 10 huruf.
Huruf kembar: A muncul 3 kali, M muncul 2 kali, T muncul 2 kali. E, I, K masing-masing sekali.
Ada 151.200 susunan. Lucunya, angka ini sama dengan banyak PIN 6 angka tanpa angka kembar. Kebetulan? Karena \(3! \cdot 2! \cdot 2! = 24 = 4!\), kita dapat \(\dfrac{10!}{4!} = P(10, 6)\). Matematika suka memberi kejutan kecil seperti ini.
Sekarang pindah ke warung bakso. Teman-teman tidak antre lurus, tetapi duduk mengelilingi meja bundar.
Lima sahabat duduk mengelilingi meja bundar. Dua cara duduk dianggap sama jika yang satu hanya hasil memutar yang lain (setiap orang tetap punya tetangga kiri dan kanan yang sama). Ada berapa cara duduk yang berbeda?
120, sama seperti antrean lurus 5 orang.
60, karena dibagi 2.
24.
5.
Jawabannya: 24. Setiap susunan melingkar bisa dibaca mulai dari 5 kursi yang berbeda, dan kelima cara membaca itu terlihat sebagai 5 antrean lurus yang berbeda. Jadi \(120 : 5 = 24 = 4!\). Cara lain: kunci Dimas di satu kursi sebagai patokan, lalu susun 4 orang sisanya: \(4! = 24\).
Permutasi siklisBanyak cara menyusun \(n\) unsur berbeda secara melingkar (susunan yang hanya berbeda putaran dianggap sama) adalah
\[(n - 1)!\]
Jika susunan yang dicerminkan juga dianggap sama, seperti manik-manik pada gelang yang bisa dibalik, banyaknya \(\dfrac{(n-1)!}{2}\) untuk \(n \ge 3\).
Bukti singkat: mengapa dibagi n?
Susunan lurus ada \(n!\). Setiap susunan melingkar, jika dibaca searah jarum jam mulai dari kursi yang berbeda-beda, menghasilkan tepat \(n\) susunan lurus yang berbeda (karena semua unsur berbeda). Jadi setiap susunan melingkar terhitung \(n\) kali, dan banyaknya \(\dfrac{n!}{n} = (n-1)!\). Pada gelang, setiap susunan dan cerminannya juga terhitung dua kali, sehingga dibagi 2 lagi.
Awas jebakanRumus \((n-1)!\) hanya berlaku jika kursinya tidak bernomor dan yang penting hanyalah posisi relatif (siapa di sebelah siapa). Jika kursi di meja bundar diberi nomor, misalnya kursi 1 yang dekat pintu, memutar susunan menghasilkan susunan baru, sehingga banyaknya kembali \(n!\).
32.5Kombinasi: ketika urutan tidak penting
Kak Lintang perlu mengirim 3 siswa dari 5 calon (Dimas, Ayu, Ancil, Sari, Budi) ke lomba cerdas cermat. Tidak ada jabatan: tim {Dimas, Ayu, Ancil} sama saja dengan tim {Ancil, Dimas, Ayu}. Kalau kita menghitung dengan permutasi, \(P(5, 3) = 60\), setiap tim terhitung berkali-kali. Berapa kali tepatnya?
Enam susunan berjabatan berisi orang yang sama. Begitu jabatannya dihapus, keenamnya menyatu menjadi satu tim. Jadi banyak tim = banyak susunan dibagi \(3! = 6\).
Setiap tim 3 orang muncul sebagai \(3! = 6\) susunan berjabatan. Jadi banyak tim adalah \(60 : 6 = 10\). Memilih tanpa memperhatikan urutan disebut kombinasi.
Definisi · KombinasiKombinasi \(r\) unsur dari \(n\) unsur berbeda adalah pemilihan \(r\) unsur tanpa memperhatikan urutan. Banyaknya ditulis \(\binom{n}{r}\), \(C(n, r)\), \({}_nC_r\), atau \(C^n_r\):
Ada dua cara mengisi \(r\) jabatan dari \(n\) calon. Cara 1: langsung, sebanyak \(P(n, r)\). Cara 2: pilih dulu timnya, \(\binom{n}{r}\) cara, lalu bagikan \(r\) jabatan kepada anggota tim, \(r!\) cara. Kedua cara menghitung hal yang sama, jadi \(P(n, r) = \binom{n}{r} \cdot r!\). Bagi dengan \(r!\), selesai. Teknik "hitung dua kali" ini adalah senjata favorit di olimpiade.
Di kelas ada 10 siswa. Mana yang lebih banyak: cara memilih tim 3 orang, atau cara memilih tim 7 orang?
Tim 3 orang, karena timnya lebih kecil dan lebih mudah dibentuk.
Tim 7 orang, karena lebih banyak orang yang dipilih.
Sama banyak.
Tidak bisa dibandingkan tanpa daftar nama.
Jawabannya: sama banyak, yaitu 120. Setiap kali kamu memilih 3 orang yang ikut, kamu sekaligus memilih 7 orang yang tidak ikut. Pasangannya satu-satu, jadi \(\binom{10}{3} = \binom{10}{7} = \dfrac{10 \times 9 \times 8}{3!} = 120\).
Sifat simetri\(\displaystyle\binom{n}{r} = \binom{n}{n-r}\). Memilih \(r\) orang yang ikut sama dengan memilih \(n - r\) orang yang tidak ikut. Contoh: \(\binom{30}{28} = \binom{30}{2} = \dfrac{30 \times 29}{2} = 435\).
Trik Kak Lintang: uji tukarBingung memilih permutasi atau kombinasi? Ambil satu hasil, lalu tukar posisi dua orang di dalamnya. Kalau hasilnya menjadi sesuatu yang berbeda (ketua dan wakil bertukar jabatan), urutan penting: permutasi. Kalau hasilnya tetap sama (tim yang sama), urutan tidak penting: kombinasi.
Permutasi
Kombinasi
Apakah urutan atau jabatan penting?
Ya
Tidak
Kata pemicu
menyusun, mengurutkan, jabatan berbeda, antrean, kata sandi
memilih, tim, panitia, kelompok, jabat tangan
Rumus
\(\dfrac{n!}{(n-r)!}\)
\(\dfrac{n!}{r!\,(n-r)!}\)
Contoh 3 dari 5 orang
60 susunan ketua–wakil–sekretaris
10 tim lomba
Selesai rapat, 6 pengurus OSIS saling berjabat tangan. Setiap dua orang berjabat tangan tepat sekali. Berapa banyak jabat tangan yang terjadi?
Satu jabat tangan = memilih 2 orang. "Dimas–Ayu" sama dengan "Ayu–Dimas", jadi urutan tidak penting: kombinasi.
\(\binom{6}{2} = \dfrac{6 \times 5}{2!} = 15\).
Cek dengan cara lain: setiap orang menjabat 5 tangan, \(6 \times 5 = 30\), tetapi setiap jabat tangan terhitung dua kali (sekali oleh setiap orang). \(30 : 2 = 15\). ✓
Terjadi 15 jabat tangan.
Dari 7 calon (termasuk Ayu dan Dimas) akan dipilih tim cerdas cermat beranggotakan 3 orang. (a) Berapa banyak tim jika Ayu wajib ikut? (b) Berapa banyak tim jika Ayu wajib ikut, tetapi Dimas berhalangan?
(a) Ayu sudah pasti masuk, jadi tinggal memilih 2 orang dari 6 calon lainnya: \(\binom{6}{2} = 15\).
(b) Ayu pasti masuk dan Dimas pasti tidak, jadi pilih 2 orang dari 5 calon sisanya: \(\binom{5}{2} = 10\).
(a) 15 tim, (b) 10 tim. Syarat "wajib ikut" mengurangi ukuran tim yang dipilih, sedangkan syarat "tidak boleh ikut" mengurangi banyak calon.
"Gembok koper 'kombinasi' memakai rumus kombinasi."
Pada gembok, urutan angka penting (1-2-3 berbeda dengan 3-2-1) dan angka boleh berulang. Jadi banyak kodenya \(10 \times 10 \times 10 = 1.000\). Secara matematika itu permutasi berulang, bukan kombinasi!
"Kalau urutan tidak penting, bagi saja hasil permutasinya dengan 2."
Yang benar dibagi \(r!\), yaitu banyak cara mengurutkan \(r\) orang terpilih. Tim 3 orang dibagi 6, tim 4 orang dibagi 24. Membagi dengan 2 hanya benar untuk \(r = 2\).
"0! = 0, karena tidak ada yang dikalikan."
\(0! = 1\). Ada tepat satu cara menyusun nol benda: tidak melakukan apa-apa. Pola \(n! = (n+1)! : (n+1)\) juga memaksa \(0! = 1! : 1 = 1\).
32.6Segitiga Pascal dan binomial Newton
Tuliskan \(\binom{n}{r}\) untuk \(n = 0, 1, 2, \dots\) dan susun berjenjang. Muncullah segitiga yang terkenal: segitiga Pascal. Setiap baris diawali dan diakhiri angka 1, dan setiap bilangan di dalamnya adalah jumlah dua bilangan tepat di atasnya.
Baris ke-\(n\) berisi \(\binom{n}{0}, \binom{n}{1}, \dots, \binom{n}{n}\). Contoh aturan jumlah: \(4 + 6 = 10\). Kolom kanan menunjukkan jumlah setiap baris, yang selalu \(2^n\).
Ancil tidak ikut. Semua \(r\) kursi diisi dari \(n - 1\) calon lain: \(\binom{n-1}{r}\) tim.
Kedua jenis tidak tumpang tindih dan bersama-sama mencakup semua tim. Dengan aturan penjumlahan, \(\binom{n}{r} = \binom{n-1}{r-1} + \binom{n-1}{r}\). ∎
Ketuk sebuah sel untuk melihat dari mana bilangannya berasal (jumlah dua sel di atasnya). Lalu naikkan banyak baris menjadi 32 atau 64 dan tekan ▶ Jalankan: sel ganjil yang diwarnai membentuk segitiga Sierpiński, segitiga berlubang yang berulang di dalam dirinya sendiri. Ganti pilihan warna ke sisa bagi 3 atau 5. Pola apa yang muncul?
Mengapa muncul segitiga Sierpiński?Warna sel hanya bergantung pada ganjil atau genap, dan aturan Pascal versi ganjil-genap sangat sederhana: ganjil + ganjil = genap, ganjil + genap = ganjil. Karena itu blok 2 baris, 4 baris, 8 baris, dan seterusnya selalu berulang sebagai tiga salinan dengan lubang di tengah. Pada 64 baris pertama ada \(3^6 = 729\) sel ganjil dari 2.080 sel, kira-kira 35%. Semakin banyak baris, persentase sel ganjil makin kecil menuju 0%! Pola ini dinamai dari matematikawan Polandia Wacław Sierpiński, yang membahasnya pada tahun 1915.
Seret titik hijau di sepanjang baris. Titik oranye selalu setinggi titik hijau: itulah sifat simetri. Naikkan \(n\): gunungnya makin tinggi dan makin mirip lonceng. Bentuk lonceng ini akan muncul lagi di Bab 34!
Sekarang kejutan berikutnya. Mengapa \((a+b)^2 = a^2 + 2ab + b^2\) memakai koefisien 1, 2, 1, dan \((a+b)^3 = a^3 + 3a^2b + 3ab^2 + b^3\) memakai 1, 3, 3, 1? Itu baris ke-2 dan ke-3 segitiga Pascal!
Bayangkan \((a+b)^3 = (a+b)(a+b)(a+b)\). Setiap suku hasil kali didapat dengan memilih \(a\) atau \(b\) dari setiap kurung. Suku \(a^2b\) muncul setiap kali kita memilih \(b\) dari tepat 1 kurung (dan \(a\) dari dua kurung lainnya). Banyak caranya \(\binom{3}{1} = 3\). Itulah koefisien 3!
Teorema binomial NewtonUntuk setiap bilangan asli \(n\),
Koefisien \(x^3\) adalah 80. Jebakan umum: lupa memangkatkan angka 2 di dalam \((2x)^3\), sehingga menjawab 10.
Tamu dari masa laluSegitiga ini memakai nama Blaise Pascal (1623–1662) dari Prancis, yang menulis risalah tentangnya sekitar tahun 1654. Namun ia bukan yang pertama. Di India, pola serupa muncul dalam kajian irama puisi sejak karya Pingala (±abad ke-2 SM) dan dijelaskan lebih rinci oleh Halayudha (±abad ke-10). Al-Karaji di Persia (±1000 M) juga mengenalnya. Di Tiongkok segitiga ini disebut segitiga Yang Hui, dari buku Yang Hui tahun 1261 yang mengutip Jia Xian (±abad ke-11). Di Italia ia dikenal sebagai segitiga Tartaglia. Nama "binomial Newton" dipakai karena Isaac Newton (±1665) memperluas rumus ini untuk pangkat pecahan dan negatif.
32.7Jurus olimpiade: bintang & sekat, inklusi-eksklusi
Ibu membeli 7 onde-onde yang sama persis untuk dibagikan kepada Dimas, Ayu, dan Ancil. Boleh saja ada yang tidak kebagian (mungkin Ancil sedang berpuasa). Ada berapa cara membagi? Mendaftar satu per satu sangat melelahkan. Ada trik yang sangat elegan: ubah onde-onde menjadi bintang dan batas jatah menjadi sekat.
Ada 7 onde-onde identik dan 3 anak. Yang dihitung hanyalah berapa banyak onde-onde yang diterima setiap anak.
Satu cara membagi: Dimas 2, Ayu 4, Ancil 1. Jajarkan jatah mereka dari kiri ke kanan.
Batas antarjatah diganti dengan sekat. Untuk 3 anak cukup 2 sekat, jadi ada \(7 + 2 = 9\) simbol berjajar: ●●|●●●●|●
Cara lain: sekat paling kiri, artinya Dimas tidak kebagian (0), Ayu 5, Ancil 2: |●●●●●|●●. Setiap cara membagi berpadanan dengan tepat satu deretan simbol.
Jadi banyak cara membagi = banyak cara memilih posisi 2 sekat di antara 9 posisi: \(\binom{9}{2} = 36\). Tidak perlu mendaftar satu per satu!
Teorema bintang dan sekatBanyak cara membagi \(n\) benda identik kepada \(k\) orang (boleh ada yang tidak mendapat bagian) sama dengan banyak penyelesaian bilangan cacah dari \(x_1 + x_2 + \cdots + x_k = n\), yaitu
\[\binom{n + k - 1}{k - 1}.\]
Jika setiap orang wajib mendapat minimal satu, banyaknya \(\binom{n - 1}{k - 1}\).
Intinya: jajarkan semua benda, lalu sisipkan sekat untuk memisahkan jatah setiap orang. Menghitung cara membagi sama dengan menghitung cara menaruh sekat.
Seret sekat hitam ke kiri atau ke kanan dan lihat jatah setiap anak berubah. Tekan ➡ Berikutnya untuk menelusuri semua cara secara berurutan, atau ▶ Jalankan untuk menghitungnya sampai habis. Nyalakan "setiap anak minimal 1": berapa simbol yang tersisa untuk diatur?
Ada 10 onde-onde identik untuk Dimas, Ayu, dan Ancil. Setiap anak wajib mendapat minimal satu. Ada berapa cara membagi?
Berikan dulu masing-masing 1 onde-onde. Tersisa \(10 - 3 = 7\) onde-onde yang boleh dibagi bebas.
Bintang dan sekat untuk 7 onde-onde dan 3 anak: \(\binom{7 + 3 - 1}{3 - 1} = \binom{9}{2} = 36\).
Ada 36 cara. Trik "bagikan jatah wajib dulu" mengubah soal bersyarat menjadi soal bintang dan sekat biasa.
Lanjut · IB & olimpiadePrinsip inklusi-eksklusiBerapa bilangan dari 1 sampai 100 yang habis dibagi 2 atau 3? Aturan penjumlahan tidak bisa langsung dipakai, karena kedua kelompok tumpang tindih. Kalau dijumlahkan begitu saja, \(50 + 33 = 83\), kelipatan 6 terhitung dua kali. Kurangi sekali: \(83 - 16 = 67\). Secara umum,
\[|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B|,\]
\[|A \cup B \cup C| = |A| + |B| + |C| - |A \cap B| - |A \cap C| - |B \cap C| + |A \cap B \cap C|.\]
Polanya: tambahkan semua, kurangi irisan dua, tambahkan irisan tiga, dan seterusnya berselang-seling. Prinsip ini menjawab soal olimpiade klasik seperti "tukar kado tanpa ada yang mendapat kadonya sendiri". Coba tantangannya di Tangga Latihan Lv 6!
🚗
Plat nomor kendaraan
Kode wilayah, 1–4 angka, dan hingga 3 huruf seri. Aturan perkalian menunjukkan satu kode wilayah bisa menampung ratusan juta nomor.
🏧
PIN ATM
Ada \(10^6\) PIN 6 angka. Kartu diblokir setelah 3 kali salah, sehingga menebak secara acak hampir mustahil berhasil.
🍛
Menu warteg
Paket lauk × sayur × minuman. Menambah satu pilihan lauk menambah banyak paket sebanyak (sayur × minuman).
🗳️
Pengurus OSIS
Ketua, wakil, sekretaris punya jabatan berbeda: permutasi. Panitia tanpa jabatan: kombinasi.
⚽
Jadwal liga sepak bola
Liga 18 klub dengan laga kandang dan tandang butuh \(2 \times \binom{18}{2} = 306\) pertandingan dalam semusim.
🧬
Kode genetik
DNA memakai 4 basa yang dibaca berkelompok tiga. Aturan perkalian: \(4^3 = 64\) kodon, cukup untuk 20 jenis asam amino.
Dari 6 calon akan dipilih ketua kelas dan wakil ketua kelas. Banyak cara memilihnya adalah…
12
15
30
36
Jabatannya berbeda, jadi urutan penting: \(P(6, 2) = 6 \times 5 = 30\). Angka 15 adalah jebakan kombinasi, yang lupa bahwa ketua dan wakil berbeda.
Ayu memilih 2 dari 5 menu warteg untuk dibungkus. Urutan memilih tidak penting. Banyak pilihannya adalah…
10
20
25
7
Urutan tidak penting: \(\binom{5}{2} = \dfrac{5 \times 4}{2} = 10\). Angka 20 menghitung urutan, dan 25 menghitung urutan sekaligus membolehkan menu yang sama dipilih dua kali.
Banyak susunan huruf berbeda dari kata KAKAK adalah…
120
60
20
10
Ada 5 huruf: K tiga kali, A dua kali. \(\dfrac{5!}{3!\,2!} = \dfrac{120}{12} = 10\).
33
Bab 33 · Data & Peluang
Peluang: Menjinakkan Ketidakpastian
Mengapa jumlah 7 jauh lebih sering muncul daripada jumlah 12 saat dua dadu dilempar? Mengapa berpindah pintu bisa melipatgandakan peluangmu membawa pulang sepeda? Hal yang belum pasti ternyata bisa diukur dengan angka.
Setelah bab ini, kamu bisa
menyusun ruang sampel dan menghitung peluang klasik suatu kejadian;
menaksir peluang dari percobaan dan menjelaskan mengapa frekuensi relatif makin dekat ke peluang teoretis;
memakai diagram pohon, diagram Venn, aturan penjumlahan, dan aturan perkalian;
membedakan kejadian saling lepas dan saling bebas, serta menghitung peluang bersyarat;
menghitung nilai harapan dan menilai apakah sebuah permainan adil.
Tebak Dadu Malam Tujuh Belasan Komik · 4 panel
Malam tirakatan 17 Agustus di pos ronda
DimasAyo main tebak jumlah dua dadu! Aku pilih 12. Angka paling besar pasti paling hoki!
AyuTunggu. Jumlah 12 cuma bisa dari 6 + 6. Jumlah 7 bisa dari enam pasangan. Coba lihat papan!
KLOTAK!
Kak LintangAda 6 × 6 = 36 pasangan yang sama mungkin. Peluang jumlah 7 = 6/36 = 1/6, jumlah 12 cuma 1/36.
Tiba-tiba, dari balik tiang bendera…
AncilTidak percaya? Lempar saja ribuan kali. Makin banyak lemparan, frekuensinya makin dekat ke 1/6!
DimasRibuan kali?! Tanganku bisa pegal…
Dua dadu dilempar bersamaan, lalu kedua mata dadunya dijumlahkan. Jumlah berapa yang paling mungkin muncul?
12, karena angkanya paling besar.
Semua jumlah dari 2 sampai 12 sama mungkin.
7.
2, karena dadu sering menunjukkan mata 1.
Jawabannya: 7. Ada 36 pasangan mata dadu yang sama mungkin. Jumlah 7 dapat dibentuk oleh enam pasangan, lebih banyak daripada jumlah lain, sedangkan jumlah 2 dan 12 masing-masing hanya oleh satu pasangan. Inilah jawaban teka-teki di akhir Bab 32: peluang jumlah 7 adalah \(\tfrac{6}{36} = \tfrac16\).
33.1Ruang sampel dan peluang klasik
Melempar dadu, mengocok kupon undian, atau menebak cuaca besok adalah contoh percobaan acak: kita tahu apa saja hasil yang mungkin, tetapi tidak tahu hasil mana yang akan muncul. Himpunan semua hasil yang mungkin disebut ruang sampel \(S\), dan setiap anggotanya disebut titik sampel. Sekumpulan hasil yang kita minati, misalnya "muncul mata genap", disebut kejadian.
Contoh: pada pelemparan satu dadu, \(S = \{1, 2, 3, 4, 5, 6\}\), jadi \(n(S) = 6\). Kejadian \(A\) = "muncul mata genap" \(= \{2, 4, 6\}\), jadi \(n(A) = 3\).
Definisi: peluang klasikJika semua titik sampel dalam ruang sampel \(S\) sama mungkin terjadi, maka peluang kejadian \(A\) adalah
\[P(A) = \frac{n(A)}{n(S)} = \frac{\text{banyak hasil yang diminati}}{\text{banyak semua hasil yang mungkin}}\]
Untuk dadu tadi, \(P(\text{genap}) = \tfrac36 = \tfrac12\).
Gampangnya: peluang = banyak cara yang kita harapkan dibagi banyak semua cara yang mungkin. Di kantong ada 3 permen jeruk dan 1 permen stroberi. Peluang mengambil permen jeruk tanpa melihat adalah 3 dari 4, yaitu \(\tfrac34\).
Sifat-sifat peluang
\(0 \le P(A) \le 1\). Peluang 0 berarti mustahil, peluang 1 berarti pasti.
\(P(S) = 1\): pasti ada salah satu hasil yang muncul.
Komplemen: peluang \(A\) tidak terjadi adalah \(P(A') = 1 - P(A)\).
Kembali ke dua dadu Dimas. Ruang sampelnya berisi \(6 \times 6 = 36\) pasangan (dadu pertama, dadu kedua). Tabel di bawah memuat jumlah setiap pasangan. Perhatikan enam sel bertanda: semuanya berjumlah 7 dan berjajar pada satu diagonal.
dadu 1 \ dadu 2
1
2
3
4
5
6
1
2
3
4
5
6
7
2
3
4
5
6
7
8
3
4
5
6
7
8
9
4
5
6
7
8
9
10
5
6
7
8
9
10
11
6
7
8
9
10
11
12
Jadi \(P(\text{jumlah } 7) = \tfrac{6}{36} = \tfrac16\), sedangkan \(P(\text{jumlah } 12) = \tfrac{1}{36}\). Pilihan Dimas enam kali lebih kecil peluangnya!
Awas jebakanHasil yang mungkin belum tentu sama mungkin. Jumlah dua dadu punya 11 nilai (2 sampai 12), tetapi \(P(\text{jumlah } 7) \ne \tfrac{1}{11}\). Rumus \(n(A)/n(S)\) hanya boleh dipakai pada ruang sampel yang titik-titiknya sama mungkin, yaitu 36 pasangan, bukan 11 jumlah.
Trik Kak LintangUntuk dua dadu, jumlah \(s\) muncul sebanyak \(6 - |s - 7|\) kali dari 36. Cek: jumlah 7 muncul \(6 - 0 = 6\) kali, jumlah 10 muncul \(6 - 3 = 3\) kali, jumlah 2 muncul \(6 - 5 = 1\) kali. Bentuk tabelnya seperti atap rumah dengan puncak di 7!
Dua puluh kartu diberi nomor 1 sampai 20, lalu dikocok. Ayu mengambil satu kartu. Berapa peluang nomornya kelipatan 3? Berapa peluang nomornya bukan kelipatan 3?
Ruang sampel: \(n(S) = 20\), dan setiap kartu sama mungkin terambil.
Peluang kelipatan 3 adalah \(\tfrac{3}{10}\), dan peluang bukan kelipatan 3 adalah \(\tfrac{7}{10}\). Jumlah keduanya pasti 1.
33.2Frekuensi relatif: peluang dari percobaan
Tidak semua peluang bisa dihitung dengan membilang. Lemparkan sebuah tutup botol plastik: apakah ia lebih sering mendarat telentang atau telungkup? Bentuknya tidak simetris, jadi kedua hasil itu belum tentu sama mungkin. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya: coba berkali-kali dan catat.
Definisi: frekuensi relatif dan frekuensi harapanJika sebuah percobaan diulang \(n\) kali dan kejadian \(A\) muncul \(k\) kali, maka frekuensi relatif \(A\) adalah \(\dfrac{k}{n}\). Sebaliknya, jika peluang \(A\) diketahui, banyak kemunculan yang kita harapkan dalam \(n\) percobaan adalah frekuensi harapan \(F_h(A) = n \cdot P(A)\).
Ketika \(n\) kecil, frekuensi relatif bisa melenceng jauh: lempar koin 4 kali dan bisa saja keluar Angka semua. Namun, ketika \(n\) makin besar, frekuensi relatif makin mantap mendekati peluang teoretis. Sifat ini disebut hukum bilangan besar. Buktikan sendiri di lab berikut.
Pilih percobaan, lalu tekan ▶ Jalankan atau ⚡ +10.000. Garis biru adalah frekuensi relatif, garis putus-putus adalah peluang teoretis, dan corong hijau menunjukkan seberapa jauh frekuensi biasanya masih boleh melenceng. Perhatikan sumbu mendatarnya: 1, 10, 100, 1.000, … Untuk tutup botol, peluangnya dirahasiakan. Bisakah kamu menaksirnya sebelum menyalakan sakelar "Tampilkan peluang teoretis"?
Tamu dari masa laluBeberapa ilmuwan pernah benar-benar melempar koin ribuan kali. Naturalis Prancis Comte de Buffon (abad ke-18) mencatat sisi kepala muncul 2.048 kali dari 4.040 lemparan (±0,507). Ahli statistik Inggris Karl Pearson (sekitar tahun 1900) melempar 24.000 kali dan memperoleh 12.012 kepala (±0,5005). Matematikawan John Kerrich, saat ditawan pada Perang Dunia II, melempar 10.000 kali dan mendapat 5.067 kepala. Semuanya mendekati \(\tfrac12\), persis seperti ramalan hukum bilangan besar.
Dimas melempar tutup botol 80 kali; 28 kali tutup itu mendarat telentang. (a) Taksirlah peluang tutup botol mendarat telentang. (b) Jika tutup itu dilempar 500 kali, kira-kira berapa kali ia mendarat telentang?
Ingat: 80 lemparan masih sedikit. Taksiran makin bisa dipercaya jika datanya ditambah, misalnya dengan menggabungkan hasil lemparan teman-teman sekelas.
Taksiran peluang telentang 0,35, dan dari 500 lemparan kita mengharapkan sekitar 175 kali telentang. "Sekitar", bukan "tepat"!
Awas jebakanKoin tidak punya ingatan. Setelah Angka muncul lima kali berturut-turut, peluang lemparan berikutnya menghasilkan Angka tetap \(\tfrac12\). Hukum bilangan besar tidak bekerja dengan cara "membalas" hasil sebelumnya. Keanehan di awal hanya makin tidak berarti karena tertimbun ribuan lemparan baru.
33.3Kejadian majemuk: diagram pohon dan diagram Venn
Banyak pertanyaan peluang melibatkan dua kejadian atau lebih: "ambil dua kelereng", "suka bakso atau mie ayam", "hujan pada hari Sabtu dan Minggu". Dua alat gambar membuat soal seperti ini jauh lebih mudah: diagram pohon untuk percobaan bertahap, dan diagram Venn untuk kejadian yang saling tumpang tindih.
Kantong berisi 3 kelereng merah (M) dan 2 biru (B). Ayu mengambil satu kelereng, tidak dikembalikan, lalu mengambil satu lagi. Berapa peluang kedua kelereng berwarna sama?
Cabang pertama: \(P(\text{M}) = \tfrac35\) dan \(P(\text{B}) = \tfrac25\). Peluang pada cabang yang keluar dari satu titik selalu berjumlah 1.
Cabang kedua bergantung pada hasil pertama. Jika yang pertama merah, sisa 2 merah dan 2 biru, jadi \(\tfrac24\) dan \(\tfrac24\). Jika yang pertama biru, sisa 3 merah dan 1 biru, jadi \(\tfrac34\) dan \(\tfrac14\).
Peluang satu jalur = hasil kali peluang di sepanjang cabangnya. Keempat jalur: \(\tfrac{6}{20}, \tfrac{6}{20}, \tfrac{6}{20}, \tfrac{2}{20}\), dan totalnya tepat 1.
"Warna sama" terdiri atas jalur MM dan BB, jadi jumlahkan: \(\tfrac{6}{20} + \tfrac{2}{20} = \tfrac{8}{20} = \tfrac25\).
Trik Kak LintangMantra diagram pohon: kalikan sepanjang cabang (kata "dan"), lalu jumlahkan antarjalur (kata "atau"). Kalau semua jalur dijumlahkan hasilnya bukan 1, pasti ada cabang yang keliru.
Sekarang diagram Venn. Kak Lintang mendata kesukaan 36 siswa kelas IX: 20 siswa suka bakso, 15 siswa suka mie ayam, dan 8 siswa suka keduanya. Berapa peluang seorang siswa yang dipilih acak suka bakso atau mie ayam?
Lingkaran \(A\) memuat siswa yang suka bakso (20), lingkaran \(B\) memuat siswa yang suka mie ayam (15). Keduanya tumpang tindih karena ada siswa yang suka keduanya.
Isi bagian tengah (irisan \(A \cap B\)) lebih dulu: 8 siswa.
Bagian "hanya bakso" berisi \(20 - 8 = 12\) siswa dan bagian "hanya mie ayam" berisi \(15 - 8 = 7\) siswa.
Jika langsung menjumlahkan \(20 + 15\), irisan terhitung dua kali. Kurangi sekali: \(n(A \cup B) = 20 + 15 - 8 = 27\). Siswa di luar kedua lingkaran: \(36 - 27 = 9\).
Jadi \(P(A \cup B) = \tfrac{27}{36} = \tfrac34\). Bagi setiap bilangan dengan 36 dan muncullah aturan penjumlahan peluang.
Aturan penjumlahan peluangUntuk sembarang dua kejadian \(A\) dan \(B\) dalam ruang sampel yang sama,
\[P(A \cup B) = P(A) + P(B) - P(A \cap B)\]
\(A \cup B\) berarti "\(A\) atau \(B\) (atau keduanya)", sedangkan \(A \cap B\) berarti "\(A\) dan \(B\) sekaligus".
Bukti dengan membilang
Daerah \(A \cup B\) terdiri atas tiga bagian yang tidak bertumpuk: hanya \(A\), irisan, dan hanya \(B\). Banyak anggota "hanya \(A\)" adalah \(n(A) - n(A \cap B)\), dan "hanya \(B\)" adalah \(n(B) - n(A \cap B)\). Jadi
Bagi kedua ruas dengan \(n(S)\) dan diperoleh \(P(A \cup B) = P(A) + P(B) - P(A \cap B)\). Aturan ini tetap berlaku untuk peluang dari percobaan, karena frekuensi relatif juga dibilang dengan cara yang sama.
Satu kartu diambil acak dari setumpuk kartu remi berisi 52 kartu (13 kartu hati dan 4 kartu As, termasuk As hati). Berapa peluang kartu yang terambil hati atau As?
\(P(\text{hati}) = \tfrac{13}{52}\) dan \(P(\text{As}) = \tfrac{4}{52}\).
As hati termasuk keduanya: \(P(\text{hati} \cap \text{As}) = \tfrac{1}{52}\).
Peluangnya \(\tfrac{4}{13}\). Tanpa dikurangi irisan, As hati akan terhitung dua kali dan jawabannya menjadi \(\tfrac{17}{52}\) yang keliru.
33.4Kejadian saling lepas dan saling bebas
Dua istilah ini sering tertukar, padahal artinya sangat berbeda. Saling lepas membicarakan apakah dua kejadian bisa terjadi bersamaan. Saling bebas membicarakan apakah terjadinya satu kejadian mengubah peluang kejadian lain.
Definisi
\(A\) dan \(B\) saling lepas jika keduanya tidak mungkin terjadi bersamaan: \(A \cap B = \varnothing\). Akibatnya \(P(A \cup B) = P(A) + P(B)\).
\(A\) dan \(B\) saling bebas jika terjadinya yang satu tidak memengaruhi peluang yang lain. Syaratnya: \(P(A \cap B) = P(A) \cdot P(B)\).
Contoh saling lepas: dalam satu lemparan dadu, "muncul 2" dan "muncul 5" tidak mungkin terjadi bersamaan. Contoh saling bebas: hasil lemparan koin dan hasil lemparan dadu tidak saling memengaruhi, karena koin tidak tahu apa yang dilakukan dadu.
Aturan perkalian untuk kejadian saling bebasJika \(A_1, A_2, \dots, A_n\) saling bebas, maka peluang semuanya terjadi adalah
Gabungkan dengan komplemen untuk kejadian "paling sedikit satu kali": \(P(\text{paling sedikit sekali}) = 1 - P(\text{tidak pernah})\).
Awas jebakanSaling lepas tidak sama dengan saling bebas. Jika \(A\) dan \(B\) saling lepas dan peluang keduanya positif, keduanya justru tidak bebas: begitu \(A\) terjadi, peluang \(B\) langsung menjadi 0. Kejadian "muncul 2" dan "muncul 5" pada satu dadu saling lepas, tetapi sangat bergantung satu sama lain.
Prakiraan cuaca menyebut peluang hujan pada hari Sabtu 0,3 dan pada hari Minggu 0,4. Anggap cuaca kedua hari itu saling bebas. Berapa peluang akhir pekan sama sekali tidak hujan? Berapa peluang paling sedikit satu hari hujan?
Saling bebas, jadi kalikan: \(P(\text{dua hari kering}) = 0{,}7 \times 0{,}6 = 0{,}42\).
Komplemennya: \(P(\text{paling sedikit satu hari hujan}) = 1 - 0{,}42 = 0{,}58\).
Peluang akhir pekan kering 0,42, dan peluang paling sedikit sehari hujan 0,58. Perhatikan: bukan \(0{,}3 + 0{,}4 = 0{,}7\), karena hujan Sabtu dan hujan Minggu bisa terjadi bersamaan.
Sebuah dadu dilempar 4 kali. Berapa kira-kira peluang muncul mata 6 paling sedikit sekali?
\(\tfrac46 \approx 0{,}67\), karena setiap lemparan menyumbang \(\tfrac16\).
Tepat \(\tfrac12\).
Sedikit di atas setengah, sekitar 0,52.
\(\tfrac16\), karena dadunya sama saja.
Jawabannya: sekitar 0,52. Peluang tidak pernah muncul 6 dalam 4 lemparan adalah \(\left(\tfrac56\right)^4 = \tfrac{625}{1296} \approx 0{,}48\). Komplemennya \(1 - 0{,}48 \approx 0{,}52\). Menjumlahkan \(\tfrac16\) empat kali keliru karena kejadian "6 pada lemparan ke-1", "6 pada lemparan ke-2", dan seterusnya tidak saling lepas. Kalau dadu dilempar 7 kali, cara menjumlahkan akan menghasilkan \(\tfrac76 > 1\), padahal peluang tidak pernah melebihi 1!
Seret titik biru atau geser slider \(n\). Dengan \(p \approx \tfrac16\) (dadu), mulai lemparan ke berapa peluang muncul 6 paling sedikit sekali melewati setengah? Lalu ubah \(p\) menjadi 0,3 seperti peluang hujan harian: berapa peluang paling sedikit sekali hujan dalam seminggu (\(n = 7\))?
33.5Peluang bersyarat dan masalah tiga pintu
Informasi baru dapat mengubah peluang. Jika kamu tahu jumlah dua dadu adalah 8, ruang sampelnya menyusut dari 36 pasangan menjadi 5 pasangan saja: (2, 6), (3, 5), (4, 4), (5, 3), (6, 2). Peluang yang dihitung setelah kita tahu bahwa \(B\) terjadi disebut peluang bersyarat.
Definisi: peluang bersyaratPeluang \(A\) dengan syarat \(B\) telah terjadi (dibaca "peluang \(A\) jika diketahui \(B\)") adalah
Artinya: \(B\) menjadi ruang sampel yang baru, dan kita hanya melihat bagian \(A\) yang berada di dalam \(B\).
Contoh dengan data rekaan: sebuah kota mencatat prakiraan cuaca dan kenyataannya selama 100 hari.
Benar hujan
Tidak hujan
Jumlah
Diprakirakan hujan
36
9
45
Diprakirakan cerah
6
49
55
Jumlah
42
58
100
\(P(\text{hujan} \mid \text{diprakirakan hujan}) = \tfrac{36}{45} = 0{,}8\): jika prakiraan menyebut hujan, 8 dari 10 kali benar hujan. Sebaliknya, \(P(\text{diprakirakan hujan} \mid \text{hujan}) = \tfrac{36}{42} \approx 0{,}86\). Kedua peluang itu memakai pembilang yang sama, tetapi penyebutnya berbeda.
Awas jebakan\(P(A \mid B)\) umumnya tidak sama dengan \(P(B \mid A)\). "Hampir semua orang sakit mendapat hasil tes positif" tidak berarti "hampir semua orang yang hasil tesnya positif sedang sakit". Jika penyakitnya langka, banyak hasil positif justru berasal dari orang sehat (positif palsu).
Tes yang "99% akurat" untuk penyakit yang diidap 1% penduduk: dari 198 orang bertanda positif, hanya 99 yang benar-benar sakit, jadi \(P(\text{sakit} \mid \text{positif}) = \tfrac{99}{198} = 50\%\).
Perhitungan pada pohon frekuensi itu sama dengan rumus berikut, yang dikenal sebagai aturan Bayes:
Sebuah tes cepat mendeteksi 95% orang yang sakit dan memberi hasil negatif pada 90% orang yang sehat. Penyakitnya diidap 2% penduduk. Jika hasil tes Pak Darto positif, berapa peluang ia benar-benar sakit?
Bayangkan 10.000 orang: 200 sakit dan 9.800 sehat.
Hanya sekitar 16%! Karena itu dokter biasanya meminta tes kedua yang lebih teliti untuk memastikan hasil positif.
Matematika NusantaraArisan ibu-ibu RT adalah contoh peluang bersyarat yang adil. Misalkan ada 10 anggota dan setiap bulan satu gulungan nama dikocok dari gelas; yang sudah keluar tidak ikut dikocok lagi. Peluang namamu keluar tepat pada bulan ketiga: tidak keluar di bulan pertama \(\left(\tfrac{9}{10}\right)\), tidak keluar di bulan kedua \(\left(\tfrac89\right)\), lalu keluar di bulan ketiga \(\left(\tfrac18\right)\). Hasil kalinya \(\tfrac{9}{10} \cdot \tfrac89 \cdot \tfrac18 = \tfrac{1}{10}\). Hitung untuk bulan mana pun, hasilnya selalu \(\tfrac{1}{10}\). Semua anggota punya peluang yang sama untuk mendapat giliran di bulan berapa pun. Hal yang sama berlaku untuk undian doorprize 17-an: tidak ada untungnya berebut mengambil kupon lebih dulu.
Sekarang tantangan paling terkenal dalam peluang bersyarat. Dalam lomba 17-an, ada tiga pintu. Di balik satu pintu ada sepeda, di balik dua pintu lainnya ada sandal jepit. Kamu memilih satu pintu. Kak Lintang, pembawa acara yang tahu letak sepeda, lalu membuka salah satu pintu lain yang berisi sandal jepit, kemudian bertanya: "Mau tetap, atau pindah ke pintu yang masih tertutup?"
Apa yang sebaiknya kamu lakukan?
Tetap, karena pilihan pertama biasanya benar.
Terserah, karena sekarang peluangnya 50:50.
Pindah, karena peluang menangnya menjadi \(\tfrac23\).
Tidak bisa ditentukan tanpa melihat isi pintu.
Jawabannya: pindah! Pilihan pertamamu benar dengan peluang \(\tfrac13\) saja, dan peluang itu tidak berubah karena Kak Lintang selalu bisa membuka pintu bersandal. Dengan peluang \(\tfrac23\) pilihan pertamamu salah, dan dalam kasus itu Kak Lintang terpaksa menyisakan pintu bersepeda. Jadi pindah menang \(\tfrac23\) dari seluruh permainan. Tidak percaya? Mainkan di lab berikut.
Klik sebuah pintu, lihat Kak Lintang membuka pintu bersandal, lalu klik pintu pilihanmu (tetap) atau pintu tertutup lainnya (pindah). Mainkan 10 ronde dengan tangan, lalu tekan ▶ Jalankan atau ⚡ +1.000 ronde untuk membandingkan kedua strategi. Coba juga 10 pintu: Kak Lintang membuka 8 pintu kosong. Masih ragu untuk pindah?
Bukti dengan tabel: semua kemungkinan letak sepeda
Misalkan kamu memilih pintu 1 (pilihan lain berjalan sama persis). Letak sepeda sama mungkin di pintu 1, 2, atau 3.
Sepeda di
Kak Lintang membuka
Jika tetap (pintu 1)
Jika pindah
pintu 1
pintu 2 atau 3
menang 🚲
kalah
pintu 2
pintu 3 (terpaksa)
kalah
menang 🚲
pintu 3
pintu 2 (terpaksa)
kalah
menang 🚲
Tetap menang di 1 dari 3 kasus yang sama mungkin, sedangkan pindah menang di 2 dari 3 kasus. Jadi \(P(\text{menang} \mid \text{tetap}) = \tfrac13\) dan \(P(\text{menang} \mid \text{pindah}) = \tfrac23\). Kuncinya: pembawa acara tahu letak hadiah. Jika ia membuka pintu secara asal dan kebetulan berisi sandal, peluangnya memang menjadi 50:50.
Cerita di balik tiga pintuMasalah ini dinamai dari Monty Hall, pembawa acara kuis televisi di Amerika Serikat. Pada tahun 1990, kolumnis Marilyn vos Savant menulis bahwa pemain sebaiknya pindah. Ribuan pembaca, termasuk banyak yang bergelar doktor, mengirim surat dan menyatakan ia keliru. Konon, matematikawan besar Paul Erdős pun baru yakin setelah melihat hasil simulasi komputer. Ternyata Marilyn benar!
Lanjut · IB & olimpiadeAturan Bayes dan peluang totalJika \(B_1, B_2, \dots, B_k\) saling lepas dan gabungannya seluruh ruang sampel, maka untuk kejadian \(A\) berlaku aturan peluang total \(P(A) = \sum_{i} P(A \mid B_i)\,P(B_i)\) dan aturan Bayes
\[P(B_j \mid A) = \frac{P(A \mid B_j)\,P(B_j)}{\sum_{i} P(A \mid B_i)\,P(B_i)}.\]
Bayes "membalik" arah syarat: dari \(P(+ \mid \text{sakit})\) yang diketahui pabrik pembuat tes, kita memperoleh \(P(\text{sakit} \mid +)\) yang dibutuhkan pasien. Pada masalah tiga pintu, misalkan kamu memilih pintu 1 dan pembawa acara membuka pintu 3. Peluang ia membuka pintu 3 adalah \(\tfrac12\) jika sepeda di pintu 1, 1 jika sepeda di pintu 2, dan 0 jika sepeda di pintu 3. Bayes memberi \(P(\text{sepeda di 2} \mid \text{buka 3}) = \dfrac{1 \cdot \tfrac13}{\tfrac12 \cdot \tfrac13 + 1 \cdot \tfrac13 + 0} = \tfrac23\).
"Setelah satu pintu kosong dibuka, tinggal dua pintu, jadi peluangnya pasti 50:50."
Pembawa acara tahu letak hadiah dan sengaja membuka pintu kosong. Informasi itu membuat pintu tertutup yang tersisa berpeluang \(\tfrac23\). Dua pilihan belum tentu sama mungkin.
"Hanya ada dua kemungkinan, lulus atau tidak, jadi peluang lulus \(\tfrac12\)."
Banyaknya kemungkinan tidak sama dengan peluang. Rumus \(n(A)/n(S)\) hanya berlaku jika semua hasil sama mungkin. Peluang lulus bergantung pada persiapanmu, bukan pada banyaknya pilihan.
"Ramalan 'peluang hujan 70%' salah kalau ternyata hari itu cerah."
Peluang 70% berarti: dari banyak hari dengan keadaan cuaca serupa, sekitar 7 dari 10 hari turun hujan. Hari cerah termasuk 3 dari 10 sisanya. Ramalan peluang dinilai dari ketepatannya dalam jangka panjang.
33.6Nilai harapan dan permainan adil
Dimas dan Ayu bermain di pos ronda: dua dadu dilempar. Jika jumlahnya 7, Dimas mendapat 3 poin dari Ayu. Jika tidak, Ayu mendapat 1 poin dari Dimas. Kedengarannya Dimas untung karena hadiahnya lebih besar. Benarkah? Untuk menjawabnya, kita butuh rata-rata jangka panjang.
Definisi: nilai harapanJika sebuah permainan atau percobaan menghasilkan nilai \(x_1, x_2, \dots, x_k\) dengan peluang \(p_1, p_2, \dots, p_k\), maka nilai harapannya adalah
Nilai harapan adalah rata-rata hasil per percobaan jika percobaan itu diulang sangat banyak kali. Sebuah permainan disebut permainan adil jika nilai harapan keuntungan setiap pemain sama dengan 0.
Untuk Dimas: \(E = \tfrac16 \cdot 3 + \tfrac56 \cdot (-1) = \tfrac36 - \tfrac56 = -\tfrac13\). Rata-rata Dimas kehilangan sepertiga poin setiap kali bermain. Hadiah besar belum tentu menguntungkan jika peluangnya kecil.
Cara mudah membayangkannya: mainkan 60 kali. Jumlah 7 muncul sekitar 10 kali (Dimas dapat \(10 \times 3 = 30\) poin), dan bukan 7 sekitar 50 kali (Dimas kehilangan 50 poin). Akhirnya Dimas rugi sekitar 20 poin, yaitu \(\tfrac{20}{60} = \tfrac13\) poin per permainan.
Dimas ingin mengubah aturan main tadi agar adil. Jika jumlah dua dadu 7, Dimas mendapat \(x\) poin dari Ayu; jika tidak, Ayu mendapat 1 poin dari Dimas. Berapa \(x\)?
Nilai harapan keuntungan Dimas: \(E = \tfrac16 x - \tfrac56 \cdot 1\).
Adil berarti \(E = 0\): \(\tfrac16 x = \tfrac56\), jadi \(x = 5\).
Hadiahnya harus 5 poin. Dalam permainan adil, perbandingan hadiah sama dengan kebalikan perbandingan peluang: peluang 1 : 5, hadiah 5 : 1.
Tamu dari masa laluTeori peluang modern lahir dari surat-menyurat Blaise Pascal dan Pierre de Fermat pada tahun 1654. Seorang bangsawan Prancis, Chevalier de Méré, bertanya bagaimana membagi hadiah secara adil jika sebuah permainan dihentikan sebelum ada pemenangnya. Jawaban mereka: bagilah hadiah sesuai peluang setiap pemain untuk menang seandainya permainan dilanjutkan. Inilah gagasan nilai harapan. De Méré juga heran mengapa "paling sedikit satu mata 6 dalam 4 lemparan satu dadu" (±0,518) sedikit lebih mungkin daripada "paling sedikit satu pasangan 6–6 dalam 24 lemparan dua dadu" (±0,491). Kamu sekarang bisa menghitung keduanya dengan komplemen!
🌦️
Prakiraan cuaca BMKG
Peluang hujan dihitung dari model cuaca dan data bertahun-tahun. Nelayan dan petani memakainya untuk memutuskan kapan melaut atau mulai menanam.
🩺
Tes kesehatan
Dokter menafsirkan hasil tes dengan peluang bersyarat. Hasil positif pada penyakit langka biasanya dipastikan dengan tes kedua.
🎁
Undian doorprize 17-an
Jika kupon dikocok dengan baik, setiap kupon punya peluang sama, tidak peduli diambil pertama atau terakhir.
🧬
Pewarisan sifat
Hukum Mendel memakai diagram pohon: dua orang tua pembawa sifat resesif berpeluang \(\tfrac14\) menurunkan sifat itu kepada setiap anaknya.
🏭
Kendali mutu pabrik
Pabrik memeriksa sampel acak untuk menaksir peluang produk cacat tanpa harus membuka setiap kemasan.
33.7Kejutan peluang: ulang tahun kembar dan peluang geometris
Intuisi kita sering meleset jauh dalam urusan peluang. Contoh paling terkenal adalah pertanyaan tentang hari ulang tahun.
Di sebuah kelas ada 23 siswa. Berapa kira-kira peluang ada paling sedikit dua siswa yang berulang tahun pada hari yang sama (tanggal dan bulan)?
Sekitar 6%, karena \(\tfrac{23}{365} \approx 0{,}06\).
Sekitar 25%.
Sedikit lebih dari 50%.
100%, pasti ada.
Jawabannya: sekitar 50,7%. Kuncinya: yang dibandingkan bukan 23 orang, tetapi pasangan orang. Dari 23 siswa dapat dibentuk \(\binom{23}{2} = 253\) pasangan, dan setiap pasangan bisa saja kembar ulang tahun. Dengan 57 siswa, peluangnya sudah sekitar 99%!
Hitung lewat komplemen: peluang semua ulang tahun berbeda. Siswa kedua harus menghindari 1 hari, siswa ketiga menghindari 2 hari, dan seterusnya (anggap setahun 365 hari dan setiap hari sama mungkin):
\[P(\text{ada yang kembar}) = 1 - \frac{365}{365}\cdot\frac{364}{365}\cdot\frac{363}{365}\cdots\frac{365 - n + 1}{365}\]
Atur banyak siswa, lalu tekan 🎲 Satu kelas acak. Kotak magenta menandai tanggal yang dimiliki dua siswa atau lebih. Tekan ▶ Jalankan untuk mencoba kelas acak terus-menerus, lalu bandingkan persentase kelas yang punya ulang tahun kembar dengan kurva teori. Kamu juga bisa mengetuk atau menyeret grafik di bawah untuk mengganti banyak siswa.
Lanjut · IB & olimpiadeMengapa 23 cukup?Dengan ketaksamaan \(1 - x \le e^{-x}\), peluang semua berbeda memenuhi
\[\prod_{k=0}^{n-1}\left(1 - \frac{k}{365}\right) \le e^{-(0 + 1 + \dots + (n-1))/365} = e^{-n(n-1)/730}.\]
Agar peluang ada yang kembar melewati \(\tfrac12\), cukup \(\tfrac{n(n-1)}{730} > \ln 2 \approx 0{,}693\), yaitu \(n(n-1) > 506\). Untuk \(n = 23\), \(n(n-1) = 506\) dan \(\tfrac{506}{730} \approx 0{,}693151\) masih sedikit lebih besar daripada \(\ln 2 \approx 0{,}693147\). Secara umum, kembaran mulai sering muncul jika \(n\) sekitar \(\sqrt{365}\), bukan sekitar \(365/2\). Gagasan yang sama dipakai para ahli keamanan komputer untuk menilai kekuatan kode acak.
Peluang juga bisa dihitung dengan luas. Jika hasil percobaan adalah sebuah titik yang dipilih acak dari suatu daerah, peluang titik itu jatuh di bagian tertentu sama dengan perbandingan luasnya. Inilah peluang geometris.
Lanjut · IB & olimpiadeJanjian di MonasDimas dan Ayu berjanji bertemu di Monas antara pukul 16.00 dan 17.00. Masing-masing datang pada saat acak dan menunggu paling lama 15 menit. Tulis waktu kedatangan (dalam menit setelah 16.00) sebagai titik \((x, y)\) pada persegi \(60 \times 60\). Mereka bertemu jika \(|x - y| \le 15\), yaitu pita di sepanjang diagonal persegi. Daerah sisanya berupa dua segitiga siku-siku sama kaki dengan kaki \(60 - 15 = 45\), luas totalnya \(45^2 = 2.025\). Jadi
\[P(\text{bertemu}) = 1 - \frac{2.025}{3.600} = 1 - \left(\tfrac34\right)^2 = \frac{7}{16} \approx 0{,}44.\]
Ternyata lebih besar kemungkinan mereka tidak bertemu. Jika waktu tunggunya 30 menit, peluang bertemu naik menjadi \(1 - \left(\tfrac12\right)^2 = \tfrac34\).
Satu huruf dipilih acak dari kata MATEMATIKA. Peluang terpilih huruf A adalah…
\(\tfrac{1}{10}\)
\(\tfrac16\)
\(\tfrac{3}{10}\)
\(\tfrac13\)
Kata MATEMATIKA terdiri atas 10 huruf, dan huruf A muncul 3 kali, jadi peluangnya \(\tfrac{3}{10}\). Jawaban \(\tfrac16\) muncul jika kita hanya membilang 6 huruf yang berbeda, padahal setiap huruf dalam kata itu sama mungkin terpilih.
Kejadian \(A\) dan \(B\) saling lepas dengan \(P(A) = 0{,}3\) dan \(P(B) = 0{,}5\). Nilai \(P(A \cup B)\) adalah…
0,15
0,8
0,65
0,2
Saling lepas berarti \(P(A \cap B) = 0\), jadi \(P(A \cup B) = 0{,}3 + 0{,}5 = 0{,}8\). Angka 0,15 adalah hasil kali, yang hanya bermakna untuk "A dan B" pada kejadian saling bebas.
Sebuah koin seimbang sudah menghasilkan Angka 4 kali berturut-turut. Peluang lemparan kelima menghasilkan Angka adalah…
\(\tfrac12\)
\(\tfrac{1}{32}\)
lebih kecil daripada \(\tfrac12\)
lebih besar daripada \(\tfrac12\)
Lemparan-lemparan koin saling bebas; koin tidak punya ingatan. Peluangnya tetap \(\tfrac12\). Angka \(\tfrac{1}{32}\) adalah peluang lima Angka berturut-turut sebelum mulai melempar.
34
Bab 34 · Data & Peluang
Distribusi Peluang: Rahasia Kurva Lonceng
Mengapa kelereng yang dijatuhkan sembarangan di papan berpaku selalu menumpuk membentuk lonceng? Mengapa maskapai berani menjual tiket lebih banyak daripada jumlah kursinya? Dua bintang statistika, distribusi binomial dan distribusi normal, siap menjawabnya.
Setelah bab ini, kamu bisa
menjelaskan variabel acak diskret, menyusun tabel distribusi peluangnya, dan menghitung nilai harapan serta varians;
mengenali percobaan binomial dan menghitung \(P(X = k) = \binom{n}{k}p^k(1-p)^{n-k}\);
menghitung rataan \(np\) dan simpangan baku \(\sqrt{np(1-p)}\) distribusi binomial;
membaca kurva normal, memakai aturan 68–95–99,7, dan mengubah data menjadi skor z untuk menghitung peluang;
menjelaskan mengapa papan Galton dan binomial dengan \(n\) besar menghasilkan kurva lonceng (aproksimasi normal).
Lonceng di Ruang UKS Komik · 4 panel
Senin pagi di UKS: pengukuran tinggi badan
DimasKak, kok tinggi kami kebanyakan sedang-sedang saja? Yang jangkung sekali atau mungil sekali cuma sedikit.
AyuAku sudah membuat histogram tinggi 32 teman sekelas. Bentuknya… seperti lonceng!
Kak LintangItu bukan kebetulan! Tinggi badan dipengaruhi banyak hal kecil yang acak: gen, gizi, tidur, olahraga. Jumlahkan banyak hal acak, hasilnya cenderung membentuk lonceng.
Ancil datang membawa papan berpaku…
AncilMau bukti? Jatuhkan kelereng di papan ini. Di tiap paku: kiri atau kanan, 50 : 50. Lihat tumpukannya!
DimasKelereng kok bisa tahu bentuk lonceng?!
TIK-TIK-TIK!
Di akhir Bab 33 ada teka-teki: apakah tinggi badan siswa membentuk lonceng? Jawabannya: ya, hampir selalu! Untuk memahami alasannya, kita perlu cara baru memandang peluang. Bukan lagi "berapa peluang satu kejadian", melainkan "bagaimana peluang tersebar ke semua hasil yang mungkin". Sebaran inilah yang disebut distribusi peluang.
Sebutir kelereng dijatuhkan di papan Galton dengan 10 baris paku. Di setiap paku, kelereng memantul ke kiri atau ke kanan dengan peluang sama. Di laci mana kelereng itu paling mungkin mendarat?
Di laci paling kiri atau paling kanan, karena kelereng cenderung terus memantul ke satu arah.
Semua laci sama besar peluangnya, karena setiap pantulan adil.
Di laci tengah, karena paling banyak jalur yang menuju ke sana.
Tidak bisa diduga sama sekali.
Jawabannya: laci tengah. Setiap pantulan memang adil, tetapi laci-lacinya tidak! Ke laci paling kiri hanya ada 1 jalur (kiri terus 10 kali), peluangnya \(\tfrac{1}{1024}\), kurang dari 0,1%. Ke laci tengah ada \(\binom{10}{5} = 252\) jalur, peluangnya \(\tfrac{252}{1024} \approx 24{,}6\%\). Banyaknya jalur inilah rahasia bentuk lonceng.
34.1Variabel acak: memberi angka pada hasil acak
Saat tiga koin dilempar, kita jarang peduli urutannya (AGA atau GAA, dengan A = angka dan G = gambar). Yang biasanya ditanyakan: berapa banyak angka yang muncul? Aturan yang memberi sebuah bilangan pada setiap hasil percobaan acak disebut variabel acak, biasanya ditulis dengan huruf kapital seperti \(X\).
DefinisiVariabel acak \(X\) disebut diskret jika nilai-nilainya dapat dicacah satu per satu, misalnya 0, 1, 2, 3. Daftar semua nilai \(x\) beserta peluangnya \(P(X = x)\) disebut distribusi peluang \(X\). Syaratnya ada dua: setiap \(P(X = x) \ge 0\), dan jumlah semua peluang \(\sum P(X = x) = 1\).
Banyak angka, \(x\)
0
1
2
3
Hasil yang cocok
GGG
AGG, GAG, GGA
AAG, AGA, GAA
AAA
\(P(X = x)\)
\(\tfrac18\)
\(\tfrac38\)
\(\tfrac38\)
\(\tfrac18\)
Gampangnya, variabel acak itu seperti papan skor. Percobaannya acak (koin dilempar), tetapi setiap hasil langsung diberi angka. Tabel distribusi peluang memberi tahu seberapa sering setiap angka diharapkan muncul. Jumlah semua peluangnya selalu 1, karena pasti ada satu hasil yang terjadi.
Variabel seperti tinggi badan, berat beras, atau waktu tempuh ojek berbeda: nilainya bisa berupa bilangan desimal apa saja dalam suatu rentang. Variabel seperti itu disebut kontinu, dan kita akan bertemu dengannya di Subbab 34.4.
Nilai harapan dan variansUntuk variabel acak diskret \(X\):
Nilai harapan \(E(X)\) adalah rata-rata jangka panjang jika percobaan diulang berkali-kali. Simpangan bakunya \(\sigma = \sqrt{\operatorname{Var}(X)}\) mengukur seberapa jauh hasil biasanya menyebar dari rata-rata itu.
Tiga koin dilempar dan \(X\) = banyak angka. Hitung \(E(X)\) dan simpangan baku \(X\).
Rata-ratanya 1,5 angka dengan simpangan baku ±0,87. Masuk akal: setengah dari 3 koin, dan hasilnya biasanya 1 atau 2.
Awas jebakanNilai harapan tidak harus berupa nilai yang bisa muncul. Tiga koin tidak pernah menghasilkan "1,5 angka"! \(E(X) = 1{,}5\) artinya: jika kamu melempar tiga koin seribu kali, rata-rata banyak angkanya akan sangat dekat dengan 1,5.
34.2Distribusi binomial: sukses berulang kali
Banyak peristiwa sehari-hari punya pola yang sama: satu percobaan dengan dua kemungkinan, sukses atau gagal, diulang beberapa kali. Menebak soal pilihan ganda (benar/salah), menanam benih cabai (tumbuh/tidak), menunggu penumpang di bandara (datang/batal). Yang ingin kita ketahui: berapa peluang mendapat tepat \(k\) sukses?
Definisi · Percobaan binomialSebuah percobaan disebut percobaan binomial jika memenuhi empat syarat:
banyak percobaan tetap, yaitu \(n\) kali;
setiap percobaan hanya punya dua hasil: sukses atau gagal;
peluang sukses sama di setiap percobaan, yaitu \(p\);
percobaan-percobaan itu saling bebas.
Jika \(X\) = banyak sukses, kita menulis \(X \sim B(n, p)\) dan menyebut sebarannya distribusi binomial.
Trik Kak LintangHafalkan syaratnya dengan kalimat "Tim Dimas Selalu Berani": banyak percobaan Tetap, Dua hasil, peluang Sama, saling Bebas. Kalau satu saja tidak terpenuhi, rumus binomial tidak boleh dipakai.
Kamu melempar koin yang adil 10 kali. Berapa kira-kira peluang mendapat tepat 5 sisi angka?
50%, karena koinnya adil.
Hampir 100%, karena setengah dari 10 adalah 5.
Sekitar 25%.
Sekitar 5%.
Jawabannya: sekitar 25%. Tepatnya \(\binom{10}{5}\left(\tfrac12\right)^{10} = \tfrac{252}{1024} \approx 24{,}6\%\). Hasil "tepat 5" memang yang paling mungkin, tetapi ia hanya satu dari 11 kemungkinan (0 sampai 10 angka). Jadi lebih mungkin kamu tidak mendapat tepat 5 angka (sekitar 75%)!
Dari mana muncul \(\binom{n}{k}\)? Papan Galton menjawabnya tanpa banyak kata. Ikuti langkah-langkah di bawah.
Papan Galton mini dengan 4 baris paku. Di setiap paku, kelereng memantul ke kiri atau ke kanan dengan peluang \(\tfrac12\).
Satu jalur, misalnya kanan–kiri–kanan–kanan, berpeluang \(\left(\tfrac12\right)^4 = \tfrac1{16}\). Banyak pantulan ke kanan menentukan nomor laci: 3 kali ke kanan berarti laci 3.
Banyak jalur menuju setiap paku sama dengan jumlah dua angka di atasnya. Muncullah segitiga Pascal: ke laci 0 sampai 4 ada 1, 4, 6, 4, 1 jalur, yaitu \(\binom{4}{k}\).
Karena setiap jalur berpeluang \(\tfrac1{16}\), peluang jatuh di laci \(k\) adalah \(\binom{4}{k}\big/16\). Tumpukannya sudah mulai berbentuk lonceng.
Secara umum, dengan \(n\) baris dan peluang ke kanan \(p\): satu jalur dengan \(k\) kali ke kanan berpeluang \(p^k(1-p)^{n-k}\), dan ada \(\binom{n}{k}\) jalur seperti itu. Itulah rumus binomial!
Rumus peluang binomialJika \(X \sim B(n, p)\), maka untuk \(k = 0, 1, 2, \ldots, n\):
Dengan \(\binom{n}{k} = \dfrac{n!}{k!\,(n-k)!}\) dari Bab 32. Dalam kata-kata: banyak urutan × peluang satu urutan.
Mengapa rumusnya begitu? (bukti singkat)
Tulis hasil \(n\) percobaan sebagai untaian huruf S (sukses) dan G (gagal), misalnya SGSSG. Karena percobaan saling bebas, peluang satu untaian dengan tepat \(k\) huruf S adalah hasil kali peluangnya: \(p\) sebanyak \(k\) kali dan \(1 - p\) sebanyak \(n - k\) kali, yaitu \(p^k(1-p)^{n-k}\).
Ada berapa untaian seperti itu? Sama dengan banyak cara memilih \(k\) posisi untuk huruf S dari \(n\) posisi: \(\binom{n}{k}\). Untaian-untaian itu saling lepas (tidak mungkin terjadi bersamaan), jadi peluangnya dijumlahkan: \(\binom{n}{k}p^k(1-p)^{n-k}\). Bonus: menurut Teorema Binomial, jumlah semua peluang itu \(\big(p + (1-p)\big)^n = 1^n = 1\), persis seperti syarat distribusi peluang.
Ayu kehabisan waktu dan menebak 5 soal pilihan ganda terakhir. Setiap soal punya 4 pilihan dengan tepat satu jawaban benar. Berapa peluang Ayu menebak benar tepat 2 soal?
Cek syarat: 5 soal (tetap), benar/salah (dua hasil), peluang benar \(\tfrac14\) (sama), tebakan saling bebas. Jadi \(X \sim B(5, \tfrac14)\).
Sekitar 26,4%. Coba sendiri di Rumus Hidup: dengan \(n = 5\) dan \(p = 0{,}25\), banyak benar yang paling mungkin adalah 1, bukan 2.
Batang tegak (hijau toska) adalah \(P(X = k)\); garis putus-putus magenta adalah kurva normal dengan rataan dan simpangan baku yang sama. Geser \(n\) dan \(p\), atau tekan ▶ Jalankan agar \(n\) bertambah sendiri. Kapan histogramnya miring? Kapan ia mulai pas dengan lonceng?
Tamu dari masa laluPercobaan sukses-gagal yang diulang disebut juga percobaan Bernoulli, untuk menghormati Jacob Bernoulli (1655–1705) dari Swiss. Dalam bukunya Ars Conjectandi ("Seni Menduga"), yang baru terbit pada 1713 setelah ia wafat, Bernoulli membuktikan bahwa jika percobaan diulang sangat banyak, persentase sukses akan mendekati \(p\). Hasil ini kini dikenal sebagai hukum bilangan besar, fondasi semua survei dan asuransi modern.
34.3Rataan dan varians binomial
Kalau 100 benih cabai masing-masing tumbuh dengan peluang 0,9, berapa yang kamu tebak akan tumbuh? Tentu sekitar 90. Tebakan alami itu adalah \(np = 100 \times 0{,}9\). Tetapi hasil nyata jarang tepat 90; kadang 87, kadang 93. Seberapa lebar "kadang-kadang" itu diukur oleh simpangan baku.
Rataan dan varians binomialJika \(X \sim B(n, p)\), maka
Varians paling besar saat \(p = \tfrac12\) (paling tak terduga) dan nol saat \(p = 0\) atau \(p = 1\) (hasilnya sudah pasti).
Gampangnya: rata-rata banyak sukses = banyak percobaan × peluang sukses. Lempar koin 20 kali, rata-ratanya \(20 \times \tfrac12 = 10\) angka. Tanam 50 benih dengan peluang tumbuh 0,8, rata-ratanya \(50 \times 0{,}8 = 40\) benih tumbuh.
Pesawat ini berkursi 180. Setiap hari, tiap pemegang tiket datang atau batal secara acak (angka ilustrasi). Tekan ▶ Jalankan untuk menerbangkan pesawat hari demi hari, atau tombol ⚡ untuk ratusan hari sekaligus. Batang merah adalah hari ketika ada penumpang yang tidak kebagian kursi. Berapa tiket paling banyak yang boleh dijual agar risikonya di bawah 5%?
Dengan peluang datang 0,92, menjual 189 tiket memberi risiko kelebihan penumpang sekitar 3%, tetapi 190 tiket sudah sekitar 5,6%, dan 192 tiket melonjak menjadi sekitar 15%. Satu tiket tambahan bisa mengubah risiko secara drastis, karena kita berada di "ekor" distribusi.
Pesawat perintis di pedalaman Papua berkursi 10. Maskapai menjual 12 tiket karena biasanya ada yang batal. Anggap setiap pemegang tiket datang dengan peluang 0,8, saling bebas (angka ilustrasi). Berapa peluang ada penumpang yang datang tetapi tidak kebagian kursi?
Misalkan \(X\) = banyak penumpang yang datang. Maka \(X \sim B(12;\ 0{,}8)\). Ada yang tidak kebagian kursi jika \(X \ge 11\).
Sekitar 27,5%, lebih dari 1 di antara 4 penerbangan! Jika hanya 11 tiket dijual, risikonya turun menjadi \(P(X = 11) = 0{,}8^{11} \approx 8{,}6\%\). Rataannya pun masuk akal: \(np = 9{,}6\) penumpang untuk 12 tiket.
Lanjut · IB & olimpiadeLinearitas nilai harapan: senjata rahasiaMengapa \(E(X) = np\)? Tulis \(X = I_1 + I_2 + \cdots + I_n\), dengan \(I_j = 1\) jika percobaan ke-\(j\) sukses dan 0 jika gagal. Setiap \(E(I_j) = 1 \cdot p + 0 \cdot (1 - p) = p\). Karena nilai harapan bersifat linear, \(E(X) = E(I_1) + \cdots + E(I_n) = np\). Hebatnya, sifat \(E(A + B) = E(A) + E(B)\) berlaku bahkan jika \(A\) dan \(B\) tidak saling bebas.
Contoh olimpiade: pada acara tukar kado, 30 siswa memasukkan kado ke sebuah kotak, lalu masing-masing mengambil satu kado secara acak. Berapa nilai harapan banyak siswa yang mendapat kadonya sendiri? Siswa ke-\(j\) mendapat kadonya sendiri dengan peluang \(\tfrac{1}{30}\), jadi jawabannya \(30 \times \tfrac{1}{30} = 1\). Ajaibnya, jawabannya tetap 1 untuk 5 siswa maupun 5 juta siswa! (Untuk varians binomial \(np(1-p)\), kita juga memakai kebebasan: varians dari jumlah variabel yang saling bebas sama dengan jumlah variansnya.)
34.4Distribusi normal: si kurva lonceng
Kembali ke tinggi badan. Bayangkan histogram tinggi seluruh siswa SMA di sebuah provinsi, dengan kelas-kelas selebar 1 cm, lalu 0,5 cm, lalu makin sempit lagi. Puncak-puncak batangnya makin rapat, dan akhirnya menyatu menjadi kurva mulus berbentuk lonceng. Untuk variabel kontinu seperti ini, peluang tidak lagi dibaca dari tinggi batang, melainkan dari luas daerah di bawah kurva.
Definisi · Distribusi normalVariabel acak kontinu \(X\) berdistribusi distribusi normal dengan rataan \(\mu\) dan simpangan baku \(\sigma\), ditulis \(X \sim N(\mu, \sigma^2)\), jika grafik kepadatannya berbentuk lonceng dengan sifat:
simetris terhadap garis \(x = \mu\), sehingga rataan = median = modus;
makin jauh dari \(\mu\), kurva makin rendah tetapi tidak pernah menyentuh sumbu;
luas seluruh daerah di bawah kurva adalah 1, dan \(P(a < X < b)\) = luas di antara \(x = a\) dan \(x = b\).
Persamaan kurvanya adalah \(f(x) = \dfrac{1}{\sigma\sqrt{2\pi}}\,e^{-\frac{(x-\mu)^2}{2\sigma^2}}\). Perhatikan: di dalamnya ada \(\pi\) dan \(e\), dua bilangan paling terkenal dalam matematika, bekerja sama menggambar sebuah lonceng.
Gampangnya: kurva normal itu seperti bukit yang simetris. Puncaknya ada di rata-rata. Kebanyakan data berkumpul dekat puncak, dan makin ke pinggir makin sedikit. Makin besar simpangan baku, bukitnya makin landai dan lebar.
Contoh: jika tinggi siswa berdistribusi \(N(160,\ 8^2)\) dalam cm, sekitar 68% siswa bertinggi 152–168 cm, 95% bertinggi 144–176 cm, dan hampir semuanya (99,7%) bertinggi 136–184 cm.
Aturan empiris (68–95–99,7)Untuk setiap distribusi normal, sekitar 68% data berada dalam jarak \(\sigma\) dari rataan, sekitar 95% dalam jarak \(2\sigma\), dan sekitar 99,7% dalam jarak \(3\sigma\). Aturan ini juga disebut aturan empiris.
Seret titik \(a\) dan \(b\) di sumbu mendatar (data tinggi badan ini ilustrasi). Mulai dari \(a = \mu - \sigma\) dan \(b = \mu + \sigma\): luasnya sekitar 0,68. Sekarang ubah σ. Kurvanya makin runcing atau makin landai, tetapi luas totalnya selalu 1. Mengapa puncaknya harus naik saat σ mengecil?
Awas jebakanPada penulisan \(N(\mu, \sigma^2)\), angka kedua adalah varians, bukan simpangan baku. Jadi \(X \sim N(160, 64)\) berarti \(\sigma = \sqrt{64} = 8\) cm, bukan 64 cm. Beberapa buku dan kalkulator meminta \(\sigma\), bukan \(\sigma^2\); bacalah dengan teliti.
Awas jebakanUntuk variabel kontinu, peluang satu nilai tepat selalu 0: \(P(X = 160) = 0\), karena "luas" sebuah garis adalah nol. Yang bermakna adalah peluang suatu rentang, misalnya \(P(159{,}5 < X < 160{,}5)\). Akibatnya, \(P(X < 160)\) dan \(P(X \le 160)\) sama saja.
Tamu dari masa laluKurva lonceng pertama kali muncul pada 1733 dalam karya Abraham de Moivre, matematikawan kelahiran Prancis yang tinggal di London. Ia sedang menghitung peluang banyak angka dari ratusan lemparan koin, dan menemukan bahwa histogram binomial mendekati sebuah kurva mulus. Sekitar 1809, Carl Friedrich Gauss memakai kurva yang sama untuk menjelaskan galat pengukuran posisi benda langit. Itulah sebabnya kurva normal juga disebut kurva Gauss.
"Semua data di dunia nyata berdistribusi normal."
Banyak yang tidak. Pendapatan penduduk, harga rumah, dan waktu menunggu angkot condong ke kanan: sebagian kecil nilainya sangat besar. Selalu periksa histogramnya dulu sebelum memakai kurva normal.
"Koin sudah lima kali muncul angka, jadi lemparan berikutnya pasti gambar."
Koin tidak punya ingatan. Setiap lemparan saling bebas dan peluangnya tetap ½. Keyakinan keliru ini disebut kekeliruan penjudi (gambler's fallacy).
"Koinnya adil, jadi peluang tepat 5 angka dari 10 lemparan adalah ½."
Hanya sekitar 24,6%. Yang bernilai ½ adalah peluang satu lemparan. Hasil "tepat setengah" memang yang paling mungkin, tetapi tetap hanya satu dari sebelas kemungkinan.
34.5Skor z dan tabel normal baku
Ada tak hingga banyak kurva normal: rataan dan simpangan bakunya bisa apa saja. Untungnya, semua kurva itu bisa "diseragamkan" menjadi satu kurva baku dengan rataan 0 dan simpangan baku 1. Caranya: ukur setiap nilai dengan berapa simpangan baku ia berada dari rata-rata.
Skor z dan normal bakuJika \(X \sim N(\mu, \sigma^2)\), maka
Bilangan \(z = \dfrac{x - \mu}{\sigma}\) disebut skor z (nilai baku), dan \(N(0, 1)\) disebut distribusi normal baku. Peluangnya ditulis \(\Phi(z) = P(Z < z)\). Karena simetris, \(\Phi(-z) = 1 - \Phi(z)\), sehingga
\[P(a < X < b) = \Phi\!\left(\frac{b - \mu}{\sigma}\right) - \Phi\!\left(\frac{a - \mu}{\sigma}\right).\]
\(z\)
\(\Phi(z) = P(Z < z)\)
Arti
0
0,5000
tepat setengah data di bawah rata-rata
0,5
0,6915
1
0,8413
\(P(-1 < Z < 1) \approx 0{,}6827\): aturan 68%
1,25
0,8944
1,5
0,9332
1,645
0,9500
batas 5% teratas
1,96
0,9750
\(P(-1{,}96 < Z < 1{,}96) = 0{,}95\): dipakai survei dan hitung cepat
2
0,9772
\(P(-2 < Z < 2) \approx 0{,}9545\): aturan 95%
2,5
0,9938
3
0,9987
\(P(-3 < Z < 3) \approx 0{,}9973\): aturan 99,7%
Trik Kak LintangGambar, arsir, hitung. Sebelum menyentuh kalkulator, sketsa lonceng kecil, tandai \(\mu\), lalu arsir daerah yang ditanyakan. Sketsa itu langsung memberi tahu apakah jawabanmu harus lebih dari atau kurang dari 0,5. Untuk \(z\) negatif, pakai cermin: \(\Phi(-1{,}25) = 1 - \Phi(1{,}25)\).
Mesin mengisi beras berlabel 5 kg. Isi kemasan berdistribusi normal dengan rataan 5,05 kg dan simpangan baku 0,04 kg (angka ilustrasi). Berapa persen kemasan yang isinya kurang dari 5 kg? Gunakan \(\Phi(1{,}25) = 0{,}8944\).
Skor z untuk 5 kg: \(z = \dfrac{5 - 5{,}05}{0{,}04} = \dfrac{-0{,}05}{0{,}04} = -1{,}25\).
Sketsa: daerah di kiri \(z = -1{,}25\), jadi jawabannya pasti kurang dari 0,5.
Sekitar 10,6% kemasan kurang dari 5 kg, kira-kira 1 dari 10. Terlalu banyak untuk pabrik yang jujur!
Pabrik pada contoh sebelumnya ingin hanya 2% kemasan yang berisi kurang dari 5 kg, dengan simpangan baku tetap 0,04 kg. Berapa rataan isi yang harus disetel? Gunakan \(\Phi(2{,}054) \approx 0{,}98\).
Syaratnya \(P(X < 5) = 0{,}02\). Karena \(\Phi(-2{,}054) = 1 - 0{,}98 = 0{,}02\), skor z untuk 5 kg harus \(-2{,}054\).
Rataan harus disetel sekitar 5,082 kg, yaitu 82 gram di atas label. Cara lain yang lebih hemat beras: perbaiki mesin agar simpangan bakunya lebih kecil. Inilah normal invers: dari peluang mundur ke nilai.
Matematika NusantaraSkor z kemungkinan sudah "mengukurmu" sejak balita! Grafik pertumbuhan anak di Buku KIA yang dibawa ke posyandu memuat garis-garis lengkung. Garis-garis itu menandai skor z menurut standar WHO: garis tengah adalah median anak sehat seusiamu (\(z = 0\)), lalu \(z = \pm 2\) dan \(z = \pm 3\). Balita yang tinggi badan menurut umurnya berada di bawah garis \(z = -2\) dikategorikan pendek (stunting), sehingga perlu perhatian gizi. Survei gizi nasional memakai patokan yang sama untuk menghitung angka stunting setiap provinsi.
34.6Aproksimasi normal dan papan Galton
Sekarang kita bisa menjawab pertanyaan Dimas di komik. Papan Galton adalah mesin binomial: setiap kelereng melewati \(n\) baris paku, dan nomor lacinya adalah banyak pantulan ke kanan, \(X \sim B(n, p)\). Jika banyak baris cukup besar, tumpukan kelereng membentuk lonceng normal. Saatnya mencoba sendiri!
Tekan ▶ Jalankan dan saksikan kelereng berjatuhan, lalu tekan ⚡ untuk menambah ratusan kelereng sekaligus. Nyalakan Tampilkan teori: apakah tumpukannya mengikuti titik-titik binomial (oranye) dan kurva normal (magenta)? Ubah peluang ke kanan menjadi 0,8. Ke mana puncaknya pindah? Arahkan kursor ke sebuah laci (atau ketuk) untuk melihat isinya.
Aproksimasi normal untuk binomial (de Moivre–Laplace)Jika \(X \sim B(n, p)\) dengan \(np \ge 5\) dan \(n(1-p) \ge 5\) (patokan praktis), maka \(X\) kira-kira berdistribusi normal:
\[X \approx Y \sim N\big(np,\ np(1-p)\big)\]
Karena \(X\) hanya bernilai bulat, pakai koreksi kontinuitas: batang \(X = k\) dianggap menempati selang \(k - 0{,}5\) sampai \(k + 0{,}5\). Contohnya, \(P(X \ge k) \approx P(Y > k - 0{,}5)\) dan \(P(X \le k) \approx P(Y < k + 0{,}5)\).
Sebuah koin adil dilempar 100 kali. Perkirakan peluang muncul paling sedikit 60 angka. Gunakan \(\Phi(1{,}9) = 0{,}9713\).
Sekitar 2,9%. Nilai eksaknya (dengan komputer) 0,0284, jadi aproksimasinya sangat baik. Kalau seseorang mendapat 60 angka atau lebih dari 100 lemparan, wajar kita mulai curiga koinnya berat sebelah.
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Limit Pusat: mengapa lonceng ada di mana-manaPapan Galton menjumlahkan \(n\) "pantulan" kecil yang acak dan saling bebas. Teorema Limit Pusat menyatakan sesuatu yang jauh lebih umum: jumlah (atau rata-rata) dari banyak variabel acak saling bebas yang berdistribusi sama dengan varians berhingga akan mendekati distribusi normal, apa pun bentuk distribusi asalnya. Tinggi badan dipengaruhi ratusan gen dan banyak faktor lingkungan yang efeknya kira-kira menjumlah, sehingga hasilnya mendekati normal. Rata-rata nilai ujian, galat timbangan, dan hasil hitung cepat pemilu juga begitu. Bonus kalkulus: luas total di bawah kurva normal bernilai 1 karena integral Gauss \(\int_{-\infty}^{\infty} e^{-x^2}\,dx = \sqrt{\pi}\).
Tamu dari masa laluPapan berpaku ini diciptakan oleh Francis Galton (1822–1911), ilmuwan Inggris dan kerabat Charles Darwin. Ia menamainya quincunx, dari pola paku yang tersusun selang-seling, dan memakainya untuk memperagakan bagaimana banyak pengaruh kecil yang acak menghasilkan kurva lonceng. Galton juga meneliti tinggi badan orang tua dan anak-anaknya, persis pertanyaan Dimas di ruang UKS.
✈️
Overbooking maskapai
Maskapai memodelkan banyak penumpang yang benar-benar datang dengan distribusi binomial, lalu memilih banyak tiket yang risikonya kecil.
🌾
Beras kemasan
Pabrik menyetel rataan isi sedikit di atas label dan memakai skor z agar hanya sebagian kecil kemasan yang kurang dari beratnya.
👶
Grafik tumbuh posyandu
Tinggi dan berat balita dibandingkan dengan anak seusianya memakai skor z. Di bawah \(z = -2\) menjadi tanda risiko stunting.
🗳️
Hitung cepat pemilu
Lembaga survei memakai aproksimasi normal untuk binomial agar bisa menyatakan margin of error, misalnya ±1% dengan tingkat kepercayaan 95%.
🏭
Pengendalian mutu
Pabrik lampu atau obat menguji sampel; banyak barang cacat dalam sampel dimodelkan dengan binomial untuk memutuskan apakah satu kiriman diterima.
Jika \(X \sim B(20;\ 0{,}3)\), nilai harapan \(X\) adalah…
0,3
14
6
4,2
\(E(X) = np = 20 \times 0{,}3 = 6\). Angka 4,2 adalah varians \(np(1-p)\), dan 14 adalah banyak gagal yang diharapkan.
Tinggi siswa berdistribusi \(N(160, 64)\) dalam cm. Skor z untuk tinggi 176 cm adalah…
2
16
0,25
−2
\(\sigma = \sqrt{64} = 8\), jadi \(z = \dfrac{176 - 160}{8} = 2\). Jebakannya membagi dengan 64: angka kedua pada \(N(\mu, \sigma^2)\) adalah varians.
Manakah yang tidak dapat dimodelkan dengan distribusi binomial?
Banyak angka dalam 10 lemparan koin.
Banyak benih yang tumbuh dari 20 benih, masing-masing tumbuh dengan peluang 0,9 secara bebas.
Banyak jawaban benar saat menebak 10 soal pilihan ganda.
Banyak lemparan dadu sampai mata 6 muncul pertama kali.
Pada pilihan terakhir banyak percobaan tidak tetap: kita berhenti begitu mata 6 muncul. Syarat "n tetap" gagal. (Sebarannya bernama distribusi geometrik.)
35
Bab 35 · Matematika Lanjut & Olimpiade
Logika & Pembuktian: Menjadi Detektif Matematika
Iklan berkata "dipakai para juara". Kalau kamu memakainya, apakah kamu pasti juara? Detektif menangkap pelaku tanpa melihat kejadiannya. Bab ini memberimu senjata rahasia keduanya: penalaran yang tidak bisa dibantah.
Setelah bab ini, kamu bisa
menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk (negasi, konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi) dengan tabel kebenaran;
membedakan implikasi, konvers, invers, dan kontraposisi, serta mengenali penalaran yang menyesatkan;
memakai kuantor "semua" dan "ada", menyusun ingkarannya, dan membantah klaim dengan contoh penyangkal;
menyusun bukti langsung, bukti dengan kontraposisi, dan bukti dengan kontradiksi (misalnya \(\sqrt2\) irasional);
membuktikan rumus dengan induksi matematika, si efek domino.
Kasus Timun yang Hilang Komik · 4 panel
Pagi hari di kebun timun Pak Tani
DimasTimun Pak Tani hilang! Pasti kancil pelakunya. Kancil kan doyan timun!
AyuTunggu! Jika pencurinya kancil, pasti ada jejak kecil. Tapi jejak kecil saja belum membuktikan pencurinya kancil!
JLEB!
Kak LintangBetul! Ayam pun berjejak kecil. "Semua kucing berkaki empat" tidak berarti "yang berkaki empat pasti kucing".
Kasus bersambung di subbab 35.4…
AncilLagi pula kemarin aku seharian di hutan. Kalau di hutan, aku tak mungkin di kebun!
DimasLalu siapa pencurinya?
Teka-teki dari Bab 34: "Semua kucing berkaki empat." Ancil juga berkaki empat. Apa yang dapat disimpulkan?
Ancil pasti kucing.
Ancil pasti bukan kucing.
Tidak ada yang bisa disimpulkan: Ancil mungkin kucing, mungkin bukan.
Kalimat "semua kucing berkaki empat" pasti salah.
Jawabannya: tidak bisa disimpulkan. Kalimat itu hanya berkata "jika kucing, maka berkaki empat". Kebalikannya, "jika berkaki empat, maka kucing", adalah kalimat lain yang disebut konvers, dan konvers ini salah (kambing, kancil, dan meja pun berkaki empat). Membedakan keduanya adalah langkah pertama menjadi detektif matematika.
35.1Pernyataan dan tabel kebenaran
Detektif tidak bekerja dengan perasaan, tetapi dengan kalimat yang bisa diuji. Dalam matematika, kalimat seperti itu disebut pernyataan.
DefinisiPernyataan (proposisi) adalah kalimat yang bernilai benar (B) atau salah (S), tetapi tidak keduanya. Contoh: "Danau Toba berada di Sumatra Utara" (B) dan "7 adalah bilangan genap" (S). Kalimat seperti \(x + 2 = 5\) disebut kalimat terbuka: nilainya baru jelas setelah \(x\) diganti bilangan.
Gampangnya: pernyataan adalah kalimat yang bisa kamu jawab "betul" atau "keliru". Pertanyaan ("Sudah makan?"), perintah ("Tutup pintunya!"), dan harapan ("Semoga cerah") tidak bisa dijawab begitu, jadi bukan pernyataan. Kalimat yang salah tetap pernyataan!
Pernyataan tunggal bisa dirangkai dengan kata penghubung menjadi pernyataan majemuk. Kita memakai huruf kecil \(p, q, r\) sebagai nama pernyataan.
Lima penghubung logika
Negasi (ingkaran) \(\neg p\): "tidak \(p\)". Nilainya selalu kebalikan \(p\).
Konjungsi \(p \wedge q\): "\(p\) dan \(q\)". Benar hanya jika keduanya benar.
Disjungsi \(p \vee q\): "\(p\) atau \(q\)". Salah hanya jika keduanya salah.
Implikasi \(p \Rightarrow q\): "jika \(p\), maka \(q\)". Salah hanya jika \(p\) benar dan \(q\) salah.
Biimplikasi \(p \Leftrightarrow q\): "\(p\) jika dan hanya jika \(q\)". Benar jika nilai keduanya sama.
\(p\)
\(q\)
\(\neg p\)
\(p \wedge q\)
\(p \vee q\)
\(p \Rightarrow q\)
\(p \Leftrightarrow q\)
B
B
S
B
B
B
B
B
S
S
S
B
S
S
S
B
B
S
B
B
S
S
S
B
S
S
B
B
Catatan notasiBanyak buku SMA di Indonesia menulis negasi sebagai \(\sim p\). Buku berbahasa Inggris sering memakai \(p \to q\) dan \(p \leftrightarrow q\) untuk implikasi dan biimplikasi. Artinya sama persis.
Ketuk saklar \(p\) dan \(q\) (atau baris tabel di bawahnya). Lima lampu menyala jika pernyataannya benar. Ganti kalimatnya menjadi "Janji Kak Lintang": pada baris mana janji itu diingkari? Hanya ada satu baris!
Awas jebakanDalam matematika, "atau" berarti salah satu atau keduanya (inklusif). Pernyataan "7 prima atau 7 ganjil" benar, padahal kedua bagiannya benar. Dalam bahasa sehari-hari, "teh atau kopi?" sering berarti pilih satu saja; itu disebut "atau eksklusif" dan bukan arti \(\vee\).
Misalkan \(p\): "Danau Toba berada di Sumatra Utara" dan \(q\): "\(2 + 2 = 5\)". Tentukan nilai kebenaran \(p \wedge q\), \(p \vee q\), \(\neg q\), dan \(p \Rightarrow q\).
\(p\) benar, \(q\) salah. Jadi kita memakai baris kedua tabel (B, S).
\(p \wedge q\): "dan" butuh keduanya benar, jadi salah. \(p \vee q\): cukup satu yang benar, jadi benar.
\(\neg q\): "\(2 + 2 \ne 5\)", jadi benar. \(p \Rightarrow q\): syarat benar tetapi akibat salah, jadi salah.
Berapa baris yang dibutuhkan tabel kebenaran? Setiap pernyataan tunggal punya dua kemungkinan, B atau S. Satu pernyataan baru menggandakan banyak baris.
Hukum De MorganUntuk pernyataan apa pun \(p\) dan \(q\):
\[\neg(p \wedge q) \equiv \neg p \vee \neg q \qquad\qquad \neg(p \vee q) \equiv \neg p \wedge \neg q\]
Tanda \(\equiv\) berarti setara: nilai kebenarannya selalu sama di setiap baris. Contoh: ingkaran "Dimas membawa SIM dan STNK" adalah "Dimas tidak membawa SIM atau tidak membawa STNK". Polisi cukup menemukan satu yang tidak dibawa!
Bukti dengan tabel kebenaran
Bandingkan kolom \(\neg(p \wedge q)\) dan \(\neg p \vee \neg q\) untuk keempat baris (B,B), (B,S), (S,B), (S,S):
\(p \wedge q\) = B, S, S, S, sehingga \(\neg(p \wedge q)\) = S, B, B, B. Sementara \(\neg p\) = S, S, B, B dan \(\neg q\) = S, B, S, B, sehingga \(\neg p \vee \neg q\) = S, B, B, B. Kedua kolom sama di setiap baris, jadi keduanya setara. Hukum kedua dibuktikan dengan cara yang sama.
Tamu dari masa laluAristoteles (384–322 SM) dari Yunani menyusun aturan penalaran yang disebut silogisme: "Semua manusia fana; Sokrates manusia; jadi Sokrates fana." Lebih dari dua ribu tahun kemudian, George Boole (1815–1864) dari Inggris mengubah logika menjadi aljabar yang hanya memakai dua nilai, 1 (benar) dan 0 (salah). Sekitar tahun 1937, Claude Shannon menunjukkan bahwa aljabar Boole dapat dipakai untuk merancang rangkaian saklar listrik. Dari situlah lahir setiap komputer dan HP di sakumu.
35.2Implikasi: janji, konvers, dan kontraposisi
Implikasi \(p \Rightarrow q\) paling sering membuat orang tersandung. Cara termudah memahaminya: anggaplah implikasi sebagai janji. Kak Lintang berkata, "Jika kamu juara kelas, maka Kakak mentraktirmu bakso."
Juara dan ditraktir: janji ditepati (B).
Juara tetapi tidak ditraktir: janji diingkari (S).
Tidak juara tetapi tetap ditraktir: Kakak sedang baik hati; janjinya tidak dilanggar (B).
Tidak juara dan tidak ditraktir: janjinya juga tidak dilanggar (B).
Jadi kalimat "jika… maka…" hanya salah dalam satu keadaan: syaratnya terjadi, tetapi akibatnya tidak terjadi. Dalam semua keadaan lain, kalimat itu dianggap benar.
Trik Kak LintangImplikasi = janji. Janji hanya bisa diingkari kalau syaratnya dipenuhi. Untuk kontraposisi, ingat dua kata: "tukar, lalu ingkari". Dari "jika hujan, maka jalan basah" menjadi "jika jalan tidak basah, maka tidak hujan".
Dari satu implikasi \(p \Rightarrow q\) kita bisa membuat tiga "kerabat".
Tetapi implikasi tidak setara dengan konversnya. Inilah jawaban teka-teki kucing: "semua kucing berkaki empat" benar, konversnya salah.
Bukti dengan tabel kebenaran
Untuk baris (B,B), (B,S), (S,B), (S,S): \(p \Rightarrow q\) = B, S, B, B. Kontraposisi \(\neg q \Rightarrow \neg p\) memakai \(\neg q\) = S, B, S, B dan \(\neg p\) = S, S, B, B, sehingga nilainya B, S, B, B. Sama persis!
Konvers \(q \Rightarrow p\) = B, B, S, B. Berbeda pada baris kedua dan ketiga, jadi konvers tidak setara dengan implikasi.
Aturan: "Jika seseorang mengendarai motor, maka ia wajib memakai helm." Dari kejauhan, polisi hanya tahu sebagian keadaan empat orang: A sedang mengendarai motor, B sedang berjalan kaki, C memakai helm, D tidak memakai helm. Siapa saja yang perlu didekati untuk memastikan tidak ada pelanggaran?
A dan C.
A saja.
A dan D.
Keempat orang itu.
Jawabannya: A dan D. Pelanggaran hanya terjadi pada baris "\(p\) benar, \(q\) salah": bermotor tetapi tanpa helm. A bermotor, jadi perlu dicek helmnya. D tanpa helm, jadi perlu dicek apakah ia bermotor (itulah kontraposisi!). C sudah berhelm, jadi apa pun kendaraannya, aturan tidak dilanggar. Ahli psikologi menemukan bahwa banyak orang dewasa keliru memilih C pada teka-teki semacam ini.
Biimplikasi \(p \Leftrightarrow q\) berarti implikasi berlaku dua arah: \(p \Rightarrow q\) dan \(q \Rightarrow p\). Contoh: "Sebuah segitiga sama sisi jika dan hanya jika ketiga sudutnya 60°." Setiap definisi yang baik sebenarnya biimplikasi.
Tiga aturan menarik kesimpulan yang sah
Modus ponens: dari \(p \Rightarrow q\) dan \(p\), simpulkan \(q\).
Modus tollens: dari \(p \Rightarrow q\) dan \(\neg q\), simpulkan \(\neg p\).
Silogisme: dari \(p \Rightarrow q\) dan \(q \Rightarrow r\), simpulkan \(p \Rightarrow r\).
Alibi Ancil di komik adalah modus ponens: "jika di hutan, maka tidak di kebun" dan "aku di hutan", jadi "aku tidak di kebun".
Awas jebakanDari \(p \Rightarrow q\) dan \(q\), kita tidak boleh menyimpulkan \(p\). Kesalahan ini disebut menegaskan akibat, dan inilah trik favorit iklan. "Para juara memakai sepatu ini" tidak berarti "pemakai sepatu ini pasti juara". Begitu pula dari \(p \Rightarrow q\) dan \(\neg p\), kita tidak boleh menyimpulkan \(\neg q\).
Iklan: "Para juara bulu tangkis minum susu merek X." Seorang ibu berpikir, "Kalau anakku minum susu X, ia akan menjadi juara." Sahkah penalaran itu?
Misalkan \(p\): "seseorang juara bulu tangkis", \(q\): "ia minum susu X". Klaim iklan berbentuk \(p \Rightarrow q\).
Kesimpulan sang ibu berbentuk \(q \Rightarrow p\). Itu konvers, yang tidak setara dengan klaim iklan.
Yang setara dengan klaim iklan hanyalah kontraposisinya: "Jika seseorang tidak minum susu X, maka ia bukan juara bulu tangkis".
Penalaran sang ibu tidak sah. Iklan "menyelundupkan" konvers agar kita mengambil kesimpulan yang tidak pernah benar-benar dikatakan.
35.3Kuantor: "semua" dan "ada"
Kalimat terbuka \(x^2 \ge 0\) belum bernilai benar atau salah. Selain mengganti \(x\) dengan bilangan, kita bisa memberi kuantor di depannya.
DefinisiKuantor universal \(\forall x\) dibaca "untuk setiap \(x\)" atau "semua \(x\)". Kuantor eksistensial \(\exists x\) dibaca "ada \(x\)" atau "terdapat paling sedikit satu \(x\)".
\(\forall x \in \mathbb{R},\ x^2 \ge 0\) bernilai benar.
\(\exists x \in \mathbb{R},\ x^2 = -1\) bernilai salah (tidak ada bilangan real yang kuadratnya negatif).
"Ada bilangan prima yang genap" bernilai benar: bilangan 2.
Untuk membantah "semua", cukup tunjukkan satu yang tidak memenuhi. Satu contoh seperti itu disebut contoh penyangkal.
Awas jebakanIngkaran "Semua siswa hadir" adalah "Ada siswa yang tidak hadir", bukan "Semua siswa tidak hadir". Kalau hanya satu siswa yang absen, kalimat pertama sudah salah, padahal kelas masih hampir penuh.
Bayangkan kalimat "semua" sebagai gembok besar. Satu contoh penyangkal sudah cukup untuk membukanya. Tetapi untuk menunjukkan bahwa gembok itu kuat, kamu tidak bisa sekadar mencoba seribu kunci: kamu butuh bukti.
Rumus \(n^2 + n + 41\) menghasilkan bilangan prima untuk \(n = 0, 1, 2, \dots, 39\): empat puluh kali berturut-turut! Apakah hasilnya selalu prima untuk setiap bilangan cacah \(n\)?
Ya, 40 contoh sudah cukup sebagai bukti.
Ya, karena 41 adalah bilangan prima.
Tidak, ada \(n\) yang membuatnya bukan prima.
Tidak ada yang bisa mengetahuinya.
Jawabannya: tidak. Untuk \(n = 40\): \(40^2 + 40 + 41 = 40 \cdot 41 + 41 = 41 \cdot 41 = 1681\). Satu contoh penyangkal menggugurkan klaim "untuk setiap", walaupun 40 kasus sebelumnya benar. Rumus ini dikenal sejak Euler (abad ke-18) sebagai contoh pola yang menipu.
Pilih sebuah dugaan, lalu tekan ▶ Jalankan. Kotak hijau = prima, kotak merah = contoh penyangkal. Lab berhenti di contoh penyangkal pertama; tekan ▶ lagi untuk melanjutkan atau ketuk kotak mana pun. Berapa kasus benar yang muncul sebelum dugaan gugur?
Seret titik biru \(a\) ke kiri atau ubah \(c\). Kapan pernyataan "untuk semua \(x\) di interval" runtuh? Perhatikan: cukup satu titik merah di bawah sumbu-x.
Urutan kuantor itu penting"Untuk setiap siswa, ada kursi yang ia duduki" (\(\forall s\, \exists k\)) benar di kelas biasa. "Ada kursi yang diduduki setiap siswa" (\(\exists k\, \forall s\)) berarti semua siswa berdesakan di satu kursi! Menukar urutan kuantor mengubah arti kalimat.
"Kalau sudah dicek pada banyak contoh dan benar semua, berarti sudah terbukti."
Contoh hanya menumbuhkan keyakinan, bukan kepastian. Rumus \(n^2 + n + 41\) lolos 40 kali lalu gagal. Pernyataan "untuk semua" butuh bukti umum.
"Kalau 'jika p maka q' benar, 'jika q maka p' juga benar."
Itu konvers, dan belum tentu benar. Semua kucing berkaki empat, tetapi kambing berkaki empat bukan kucing. Yang pasti setara hanyalah kontraposisi.
"Kalimat 'Jika 2 + 2 = 5, maka bulan terbuat dari keju' pasti salah."
Dalam logika, implikasi dengan syarat salah selalu bernilai benar. Janji "jika…" tidak bisa diingkari kalau syaratnya tidak pernah terjadi.
"Pembuktian hanya urusan ilmuwan matematika."
Hakim, dokter, pemrogram, dan pemeriksa fakta memakainya setiap hari. Kamu juga, setiap kali berkata "tidak mungkin, karena…".
35.4Bukti langsung dan logika detektif
Sebuah bukti adalah rantai alasan: dimulai dari hal yang sudah diketahui, lalu setiap mata rantai mengikuti aturan yang sah, sampai tiba di kesimpulan. Pada bukti langsung, kita mulai dari syarat \(p\) dan melangkah maju sampai \(q\).
DefinisiBilangan bulat \(n\) disebut genap jika \(n = 2k\) dan ganjil jika \(n = 2k + 1\), untuk suatu bilangan bulat \(k\). Definisi yang tepat adalah "alat sidik jari" seorang detektif matematika.
Buktikan bahwa jumlah dua bilangan ganjil selalu genap.
Ambil dua bilangan ganjil sembarang: \(m = 2a + 1\) dan \(n = 2b + 1\), dengan \(a, b\) bilangan bulat. (Jangan memakai contoh angka!)
Jumlahkan: \(m + n = 2a + 2b + 2 = 2(a + b + 1)\).
Karena \(a + b + 1\) bilangan bulat, \(m + n\) berbentuk \(2k\), jadi genap. ∎
Terbukti untuk semua pasangan bilangan ganjil sekaligus, tanpa perlu mencoba satu per satu. Tanda ∎ berarti "selesai dibuktikan".
Kadang jalan maju terasa buntu. Detektif lalu memakai jalan memutar: membuktikan kontraposisinya, yang setara dengan pernyataan aslinya.
Teorema (kuadrat genap)Untuk setiap bilangan bulat \(n\): jika \(n^2\) genap, maka \(n\) genap.
Bukti dengan kontraposisi
Kontraposisinya: jika \(n\) tidak genap (ganjil), maka \(n^2\) tidak genap (ganjil). Ambil \(n = 2k + 1\). Maka \(n^2 = 4k^2 + 4k + 1 = 2(2k^2 + 2k) + 1\), yang berbentuk \(2m + 1\), jadi ganjil. Karena kontraposisinya benar, pernyataan aslinya juga benar. ∎ (Teorema ini akan kita pakai di 35.5.)
Sekarang kembali ke kebun Pak Tani. Kancil sudah punya alibi. Tersangka tinggal tiga: Ayam, Kambing, dan Monyet.
Pencurinya tepat satu di antara Ayam, Kambing, dan Monyet. Mereka bersaksi: Ayam: "Kambing pelakunya." Kambing: "Ayam berbohong." Monyet: "Bukan aku pelakunya." Ternyata hanya satu di antara mereka yang berkata jujur. Siapa pencurinya?
Perhatikan kesaksian Ayam dan Kambing: yang satu adalah ingkaran yang lain. Jadi tepat satu di antara keduanya jujur.
Karena hanya satu saksi yang jujur, "jatah jujur" sudah habis dipakai Ayam atau Kambing. Jadi Monyet berbohong.
Monyet berbohong saat berkata "bukan aku pelakunya", jadi pencurinya Monyet.
Cek: jika Monyet pelakunya, Ayam berbohong, Kambing jujur, Monyet berbohong. Tepat satu yang jujur. ✓
Pencurinya Monyet (ingat ekor yang menjuntai dari pohon di panel terakhir komik?). Detektif tidak perlu melihat kejadiannya; cukup penalaran yang rapi.
Trik Kak LintangStrategi detektif: andaikan satu kemungkinan, telusuri akibatnya, lalu coret kemungkinan yang menabrak fakta. Kalau kemungkinannya sedikit, periksa semuanya seperti mengisi tabel kebenaran.
Di pulau ini, warga Jujur selalu berkata benar dan warga Bohong selalu berbohong. Ketuk lencana setiap warga untuk menebak jenisnya. Tebakanmu benar jika semua pernyataan "cocok". Nyalakan Tampilkan semua kemungkinan untuk melihat tabel kebenarannya. Perhatikan kasus 4: apa gunanya berkata "Aku jujur"?
🚦
Aturan lalu lintas
"Jika lampu merah, kendaraan berhenti" adalah implikasi. Pelanggaran hanya terjadi pada satu baris tabel: lampu merah, tetapi kendaraan jalan terus.
📺
Iklan yang menyesatkan
"Dipakai para juara" tidak berarti "memakainya membuatmu juara". Waspadai konvers yang diselundupkan ke dalam iklan.
💻
Pemrograman
Perintah if, and, or, dan not di aplikasi ojek daring dan gim adalah logika proposisi yang dijalankan jutaan kali per detik.
💡
Saklar lampu tangga
Dua saklar seri bekerja seperti "dan", dua saklar paralel seperti "atau". Lampu tangga yang bisa dinyalakan dari atas dan bawah memakai "atau eksklusif".
🔍
Mesin pencari & perpustakaan
Kata kunci "batik AND Pekalongan" mempersempit hasil pencarian, sedangkan "batik OR tenun" memperluasnya.
⚖️
Ruang sidang
Terdakwa dianggap tidak bersalah sampai kesalahannya dibuktikan. Alibi ("saat itu aku di tempat lain") adalah bukti dengan kontradiksi.
35.5Bukti dengan kontradiksi: \(\sqrt2\) irasional
Ini senjata paling dramatis seorang detektif: andaikan kebalikannya benar, lalu tunjukkan bahwa andaian itu membawa ke hal yang mustahil. Karena kenyataan tidak boleh mustahil, andaiannya pasti salah. Cara ini disebut bukti dengan kontradiksi (reductio ad absurdum).
Teorema\(\sqrt2\) adalah bilangan irasional: tidak dapat ditulis sebagai \(\frac{a}{b}\) dengan \(a, b\) bilangan bulat dan \(b \ne 0\).
Detektif memulai dengan sebuah andaian: misalkan \(\sqrt2\) rasional, yaitu \(\sqrt2 = \frac{a}{b}\) dengan \(a, b\) bilangan asli dan pecahannya sudah paling sederhana (tidak bisa disederhanakan lagi).
Kuadratkan: \(2 = \frac{a^2}{b^2}\), jadi \(a^2 = 2b^2\). Artinya \(a^2\) genap. Menurut teorema di 35.4, jika \(a^2\) genap, maka \(a\) genap.
Karena \(a\) genap, tulis \(a = 2k\). Maka \(4k^2 = 2b^2\), sehingga \(b^2 = 2k^2\). Sekarang \(b^2\) genap, jadi \(b\) juga genap.
Periksa barang bukti: \(a\) genap dan \(b\) genap. Berarti pembilang dan penyebut \(\frac{a}{b}\) masih bisa dibagi 2.
Ini bertentangan dengan langkah 1 (pecahan sudah paling sederhana). Andaian membawa kita ke hal yang mustahil, jadi andaian itu salah: \(\sqrt2\) irasional. ∎
Tamu dari masa laluKonon, Hippasus dari Metapontum, anggota kelompok Pythagoras (±abad ke-5 SM), menemukan bahwa diagonal persegi tidak dapat dinyatakan sebagai perbandingan dua bilangan bulat terhadap sisinya. Penemuan itu mengguncang keyakinan kelompoknya bahwa "segala sesuatu adalah bilangan (bulat)". Ada legenda bahwa ia ditenggelamkan di laut, tetapi sejarawan meragukan kisah ini. Bukti genap-ganjil seperti di atas sudah disinggung Aristoteles sekitar 2.300 tahun yang lalu.
Lanjut · IB & olimpiadeBukti tanpa kata ala TennenbaumAndaikan \(a^2 = 2b^2\) dengan \(a, b\) bilangan asli sekecil mungkin. Letakkan dua persegi bersisi \(b\) di dua pojok persegi bersisi \(a\). Luas dua persegi kecil sama dengan luas persegi besar, jadi bagian yang tertutup dua kali (tengah) harus sama luasnya dengan bagian yang tidak tertutup (dua pojok):
Karena \(b < a < 2b\), bilangan \(2b - a\) dan \(a - b\) adalah bilangan asli dengan \(2b - a < a\). Kita mendapat solusi yang lebih kecil, padahal \(a\) sudah yang terkecil. Kontradiksi!
Buktikan bahwa \(\log_2 3\) irasional. (Ingat Bab 14: \(\log_2 3 = x\) berarti \(2^x = 3\).)
Andaikan \(\log_2 3 = \frac{a}{b}\) dengan \(a, b\) bilangan asli (nilainya positif karena \(3 > 1\)).
Maka \(2^{a/b} = 3\). Pangkatkan kedua ruas dengan \(b\): \(2^a = 3^b\).
Ruas kiri genap (karena \(a \ge 1\)), sedangkan ruas kanan ganjil (hasil kali bilangan ganjil). Bilangan genap tidak mungkin sama dengan bilangan ganjil. Kontradiksi!
Jadi \(\log_2 3\) irasional. Bukti dengan kontradiksi sering selesai dengan "argumen genap-ganjil" sesingkat ini.
Bukti dengan kontradiksi juga melahirkan prinsip yang tampak sepele tetapi sangat kuat. Jika 13 merpati masuk ke 12 sarang, pasti ada sarang yang dihuni lebih dari satu merpati. Mengapa? Andaikan tidak; maka setiap sarang berisi paling banyak 1 merpati, totalnya paling banyak 12. Kontradiksi dengan 13!
Prinsip sarang merpatiJika \(n\) benda dimasukkan ke dalam \(k\) kotak, maka ada kotak yang berisi paling sedikit \(\left\lceil \frac{n}{k} \right\rceil\) benda. (\(\lceil x \rceil\) berarti \(x\) dibulatkan ke atas.)
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan prima ada tak hingga banyaknyaSekitar 300 SM, Euklides memberi bukti yang masih dikagumi hingga kini. Andaikan bilangan prima hanya ada berhingga: \(p_1, p_2, \dots, p_k\). Bentuk \(N = p_1 p_2 \cdots p_k + 1\). Bilangan \(N > 1\) pasti punya faktor prima \(p\), dan \(p\) harus salah satu dari daftar itu. Tetapi \(N\) dibagi prima mana pun dalam daftar selalu bersisa 1, jadi \(p\) tidak membagi \(N\). Kontradiksi! Jadi daftar bilangan prima tidak pernah selesai. (Hati-hati: \(N\) sendiri belum tentu prima. Misalnya \(2 \cdot 3 \cdot 5 \cdot 7 \cdot 11 \cdot 13 + 1 = 30031 = 59 \cdot 509\).)
35.6Induksi matematika: efek domino
Bagaimana membuktikan sesuatu untuk tak hingga banyak bilangan, \(n = 1, 2, 3, \dots\), tanpa mencoba satu per satu? Bayangkan barisan domino yang tak berujung. Semua domino pasti roboh asalkan dua syarat dipenuhi: domino pertama didorong, dan setiap domino yang roboh pasti merobohkan domino sesudahnya.
Prinsip induksi matematikaMisalkan \(P(n)\) adalah pernyataan tentang bilangan asli \(n\). Jika
kasus dasar: \(P(1)\) benar, dan
langkah induktif: untuk setiap \(k \ge 1\), jika \(P(k)\) benar maka \(P(k + 1)\) benar,
maka \(P(n)\) benar untuk semua bilangan asli \(n\). Anggapan "\(P(k)\) benar" pada langkah 2 disebut hipotesis induksi.
Gampangnya: buktikan bahwa domino pertama roboh, lalu buktikan bahwa setiap domino pasti menjatuhkan tetangganya. Kalau dua hal itu beres, semua domino roboh, sejauh apa pun barisannya.
Tekan ▶ Jalankan. Lalu rusak syaratnya: matikan kasus dasar, atau matikan langkah induktif sehingga muncul celah. Coba juga mengetuk sebuah domino di tengah: domino mana saja yang roboh? Itulah induksi yang dimulai dari \(n = n_0\).
Awas jebakanInduksi butuh kedua syarat; satu saja tidak cukup. Pernyataan palsu "\(n = n + 1\)" lolos langkah induktif (jika \(k = k + 1\), tambahkan 1 ke kedua ruas: \(k + 1 = k + 2\)), tetapi kasus dasarnya gagal (\(1 \ne 2\)). Sebaliknya, kasus dasar saja hanyalah satu contoh, bukan bukti.
Buktikan bahwa \(1 + 2 + 3 + \dots + n = \dfrac{n(n + 1)}{2}\) untuk setiap bilangan asli \(n\).
Kasus dasar \(n = 1\): ruas kiri \(1\), ruas kanan \(\frac{1 \cdot 2}{2} = 1\). Sama. ✓
Hipotesis induksi: andaikan \(1 + 2 + \dots + k = \frac{k(k + 1)}{2}\) untuk suatu \(k \ge 1\).
Kesimpulan: menurut prinsip induksi matematika, rumus berlaku untuk semua bilangan asli \(n\). ∎
Rumus terbukti untuk tak hingga banyak \(n\) hanya dengan dua langkah. Perhatikan bahwa langkah 3 memakai hipotesis induksi; itulah ciri bukti induksi yang benar.
Induksi juga bisa dilihat dengan mata. Tumpuk bilangan ganjil sebagai potongan berbentuk huruf L:
Mulai dari 1 kotak: \(1 = 1^2\). Inilah kasus dasar.
Tambahkan potongan L berisi 3 kotak (oranye): terbentuk persegi \(2 \times 2\). Jadi \(1 + 3 = 2^2\).
Tambahkan potongan L berisi 5 kotak: persegi \(3 \times 3\), jadi \(1 + 3 + 5 = 3^2\).
Potongan L berikutnya berisi 7 kotak: persegi \(4 \times 4\).
Potongan L berisi 9 kotak: persegi \(5 \times 5\). Bilangan ganjil ke-\(n\) adalah \(2n - 1\).
Inilah langkah induktif dalam gambar: persegi \(k \times k\) ditambah potongan L berisi \(2k + 1\) kotak selalu menjadi persegi \((k + 1) \times (k + 1)\), karena \(k^2 + 2k + 1 = (k + 1)^2\). Jadi \(1 + 3 + \dots + (2n - 1) = n^2\) untuk semua \(n\).
Matematika NusantaraDalam dongeng Kancil dan Buaya, Kancil ingin menyeberangi sungai yang penuh buaya. Ia mengaku diutus raja untuk menghitung buaya, lalu meminta mereka berbaris dari tepi ke tepi. Sambil berseru "satu, dua, tiga…", Kancil melompat dari punggung ke punggung. Itulah induksi! Kancil pasti sampai di seberang karena (1) ia bisa melompat dari tepi ke buaya pertama (kasus dasar), dan (2) dari setiap buaya ia bisa melompat ke buaya berikutnya (langkah induktif).
Lanjut · IB & olimpiade"Bukti" bahwa semua kuda sewarna: di mana salahnya?Klaim: dalam setiap kelompok berisi \(n\) kuda, semua kudanya sewarna. Kasus dasar \(n = 1\) jelas benar. Langkah: dari \(k + 1\) kuda, singkirkan kuda pertama; sisa \(k\) kuda sewarna (hipotesis). Singkirkan kuda terakhir; sisa \(k\) kuda juga sewarna. Kedua kelompok "beririsan", jadi semua \(k + 1\) kuda sewarna. Di mana salahnya? Langkah dari \(k = 1\) ke \(k + 1 = 2\): kedua kelompok berisi satu kuda dan tidak beririsan sama sekali. Satu domino rusak di awal, dan seluruh barisan berhenti. Pelajaran olimpiade: periksa bahwa langkah induktif berlaku untuk setiap \(k\), termasuk yang terkecil.
Jika \(p\) benar dan \(q\) salah, pernyataan manakah yang bernilai benar?
\(p \wedge q\)
\(p \Rightarrow q\)
\(p \vee q\)
\(p \Leftrightarrow q\)
"Atau" cukup membutuhkan satu bagian yang benar. Tiga lainnya salah: "dan" butuh keduanya benar, implikasi salah pada baris (B, S), dan biimplikasi butuh nilai yang sama.
Kontraposisi dari "Jika hujan, maka Ayu membawa payung" adalah…
Jika Ayu tidak membawa payung, maka tidak hujan.
Jika Ayu membawa payung, maka hujan.
Jika tidak hujan, maka Ayu tidak membawa payung.
Hujan dan Ayu tidak membawa payung.
Tukar lalu ingkari: \(\neg q \Rightarrow \neg p\). Pilihan kedua adalah konvers, pilihan ketiga invers, dan pilihan keempat adalah ingkaran implikasi itu.
Dalam bukti dengan induksi, setelah membuktikan \(P(1)\), langkah berikutnya adalah…
mencoba \(P(2)\), \(P(3)\), dan \(P(4)\) satu per satu
membuktikan \(P(k)\) untuk semua \(k\) sekaligus
menganggap \(P(k + 1)\) benar lalu membuktikan \(P(k)\)
menganggap \(P(k)\) benar lalu membuktikan \(P(k + 1)\)
Langkah induktif: dari hipotesis \(P(k)\), buktikan \(P(k + 1)\). Mencoba beberapa kasus hanya memberi contoh, dan arah sebaliknya tidak merobohkan domino berikutnya.
36
Bab 36 · Matematika Lanjut & Olimpiade
Matriks: Tabel Ajaib yang Bisa Berhitung
Catatan stok warung, harga paket nasi, karakter game yang berputar, sampai pesan rahasia: semuanya bisa ditulis sebagai kotak berisi angka. Begitu angka-angka itu disusun rapi, kotak itu ternyata bisa dijumlah, dikali, bahkan "dibalik".
Setelah bab ini, kamu bisa
membaca matriks sebagai tabel: ordo, baris, kolom, dan elemen \(a_{ij}\);
menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan skalar, dan mengalikan dua matriks dengan aturan baris × kolom;
menghitung determinan dan invers matriks 2 × 2, serta memaknai determinan sebagai faktor pengali luas;
menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan invers matriks;
memakai matriks untuk rotasi, refleksi, dilatasi, menemukan pola pangkat matriks, dan membuat sandi rahasia.
Pesan Rahasia di Warung Bu Sari Komik · 4 panel
Sore hari di warung Bu Sari, ibu Dimas
DimasAduh, catatan stoknya berceceran! Beras, gula, telur, dari Senin sampai Rabu… mana yang mana?
AyuSusun saja jadi tabel: baris untuk barang, kolom untuk hari. Langsung kelihatan, kan?
TING!
Kak LintangLepas judulnya, kurung angkanya: jadilah matriks. Hebatnya, matriks bisa berhitung: total belanja, harga paket, sampai memutar gambar di game!
Sehelai kertas melayang dari balik karung beras…
AncilIni pesan rahasiaku: UKGV XAQS RDUW. Kuncinya sebuah matriks. Siapa bisa membacanya?
DimasSandi pakai matriks?! Harus kupecahkan!
Dimas memutar gambar kancil 90° (berlawanan arah jarum jam, pusat O), lalu mencerminkannya terhadap sumbu-x. Ayu melakukan dua langkah yang sama dengan urutan terbalik: cermin dulu, baru putar. Bagaimana hasil akhir mereka?
Pasti sama persis, karena langkah-langkahnya sama.
Bentuk dan letaknya sama, hanya warnanya yang tertukar.
Berbeda: kedua kancil menghadap ke arah yang berlawanan.
Tidak bisa dibandingkan, karena cermin dan putar tidak bisa digabung.
Jawabannya: berbeda. Urutan Dimas sama saja dengan mencerminkan terhadap garis \(y = -x\), sedangkan urutan Ayu sama dengan mencerminkan terhadap garis \(y = x\). Di bab ini kamu akan melihat sebabnya: setiap transformasi adalah sebuah matriks, dan pada perkalian matriks, urutan menentukan hasil. Buktikan sendiri di Grafik Hidup subbab 36.6!
36.1Matriks: tabel tanpa judul yang bisa berhitung
Di akhir Bab 35 kamu ditantang menyusun data penjualan dalam tabel. Ayu sudah melakukannya di komik: baris untuk barang, kolom untuk hari. Sekarang tambahkan satu langkah lagi. Lepaskan judul baris dan kolomnya, lalu kurung angka-angkanya. Jadilah sebuah matriks.
Angka 10 di baris gula, kolom Rabu menjadi elemen \(s_{23}\): baris dulu, baru kolom.
DefinisiMatriks adalah susunan bilangan berbentuk persegi panjang yang diatur dalam baris dan kolom, lalu ditulis di dalam kurung. Setiap bilangan di dalamnya disebut elemen (entri). Matriks dengan \(m\) baris dan \(n\) kolom dikatakan berordo \(m \times n\) (dibaca "m kali n"). Elemen pada baris ke-\(i\) dan kolom ke-\(j\) ditulis \(a_{ij}\). Matriks biasanya diberi nama huruf kapital: \(A, B, S\).
Gampangnya, matriks itu seperti tabel di buku catatan warung yang judulnya sudah kita hafal. Angka 10 di baris gula, kolom Rabu, artinya stok gula hari Rabu 10 kg. Yang penting: baris dulu, baru kolom, seperti alamat "Gang 2, Rumah nomor 3".
Beberapa matriks punya nama khusus:
Matriks persegi: banyak baris sama dengan banyak kolom, misalnya ordo 2 × 2 atau 3 × 3 seperti \(S\).
Matriks baris \(\begin{pmatrix} 2 & 1 & 3 \end{pmatrix}\) dan matriks kolom \(\begin{pmatrix} 5 \\ 12 \end{pmatrix}\): hanya punya satu baris atau satu kolom.
Matriks nol \(O\): semua elemennya 0.
Matriks identitas \(I = \begin{pmatrix} 1 & 0 \\ 0 & 1 \end{pmatrix}\): angka 1 di diagonal utama dan 0 di tempat lain. Ia berperan seperti angka 1 pada perkalian bilangan.
Dua matriks dikatakan sama jika ordonya sama dan setiap elemen yang seletak juga sama. Jadi \(\begin{pmatrix} x & 3 \\ 4 & y \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} 7 & 3 \\ 4 & -2 \end{pmatrix}\) langsung memberi \(x = 7\) dan \(y = -2\).
Dari matriks stok \(S\) di atas: (a) berapa ordonya? (b) Berapa \(s_{31}\), dan apa artinya? (c) Hari apa stok beras paling sedikit?
Ada 3 baris (beras, gula, telur) dan 3 kolom (Senin, Selasa, Rabu), jadi ordonya \(3 \times 3\).
\(s_{31}\) ada di baris 3 (telur), kolom 1 (Senin): nilainya 30. Artinya stok telur hari Senin 30 kg.
Beras ada di baris 1: 20, 18, 15. Yang terkecil 15, di kolom 3 (Rabu).
(a) \(3 \times 3\); (b) \(s_{31} = 30\); (c) Rabu. Ingat urutan alamat elemen: baris dulu, baru kolom.
Tamu dari masa laluSekitar 2.000 tahun lalu, kitab Tiongkok Sembilan Bab tentang Seni Matematika (Jiuzhang Suanshu) sudah menyusun koefisien sistem persamaan dalam kotak-kotak batang hitung, lalu menghilangkan variabel baris demi baris. Cara itu kini kita kenal sebagai eliminasi Gauss. Istilah matrix sendiri baru dipakai James Joseph Sylvester sekitar tahun 1850. Kata Latin itu berarti "rahim" atau "induk": Sylvester melihat matriks sebagai induk tempat determinan-determinan "lahir". Lalu Arthur Cayley (1858) memperlakukan matriks seperti bilangan yang bisa dijumlah, dikali, dan dibalik.
Bu Sari mencatat beras dan gula yang masuk (kg) pada Senin dan Selasa, untuk minggu lalu dan minggu ini. Bentuk tabelnya sama persis. Total dua minggu didapat dengan menjumlahkan angka yang seletak:
Penjumlahan dan pengurangan hanya untuk matriks berordo sama: jumlahkan (kurangkan) elemen yang seletak, \((A \pm B)_{ij} = a_{ij} \pm b_{ij}\).
Perkalian skalar \(kA\): setiap elemen dikali \(k\), yaitu \((kA)_{ij} = k\,a_{ij}\).
Transpos \(A^T\): baris menjadi kolom dan kolom menjadi baris, \((A^T)_{ij} = a_{ji}\). Matriks \(m \times n\) menjadi \(n \times m\).
Penjumlahan matriks bersifat komutatif (\(A + B = B + A\)) dan asosiatif, karena di setiap sel kita hanya menjumlahkan bilangan biasa.
Daftar harga (ribu rupiah) ditulis \(H = \begin{pmatrix} 12 & 15 \\ 8 & 10 \end{pmatrix}\), dengan baris: ayam, ikan dan kolom: warung A, warung B. Semua harga naik 10%. Tentukan matriks harga baru dan transposnya.
Transposnya menukar baris dan kolom: \((1{,}1H)^T = \begin{pmatrix} 13{,}2 & 8{,}8 \\ 16{,}5 & 11 \end{pmatrix}\). Sekarang baris = warung dan kolom = lauk.
Harga ayam di warung A menjadi Rp13.200, ikan di warung B Rp11.000, dan seterusnya. Transpos tidak mengubah datanya, hanya cara menatanya.
Awas jebakanMatriks berordo berbeda tidak bisa dijumlahkan atau dikurangkan. \(\begin{pmatrix} 1 & 2 \end{pmatrix} + \begin{pmatrix} 3 \\ 4 \end{pmatrix}\) bukan \(\begin{pmatrix} 4 & 6 \end{pmatrix}\): penjumlahan itu memang tidak terdefinisi, sama seperti menjumlahkan dua tabel stok yang bentuknya berbeda.
36.3Perkalian matriks: baris kali kolom
Dimas dan Ayu memesan nasi, ayam, dan es teh. Harga di warung Bu Sari dan warung Pak Jono berbeda. Berapa total belanja masing-masing di tiap warung? Untuk setiap pasangan (pembeli, warung), kita mengalikan banyak pesanan dengan harga tiap menu, lalu menjumlahkannya. Pola "kalikan lalu jumlahkan" inilah perkalian matriks.
Matriks pesanan \(A\) berordo 2 × 3 (2 pembeli, 3 menu) dan matriks harga \(B\) berordo 3 × 2 (3 menu, 2 warung). Banyak kolom \(A\) sama dengan banyak baris \(B\), jadi \(AB\) ada dan berordo 2 × 2.
Elemen baris 1, kolom 1: telusuri baris 1 \(A\) (pesanan Dimas) dan kolom 1 \(B\) (harga di Bu Sari). Kalikan pasangan yang bersesuaian, lalu jumlahkan: \(2\cdot5 + 1\cdot12 + 3\cdot3 = 31\).
Baris 1 × kolom 2: pesanan Dimas dengan harga di Pak Jono, \(2\cdot4 + 1\cdot14 + 3\cdot4 = 34\).
Baris 2 × kolom 1: pesanan Ayu dengan harga di Bu Sari, \(1\cdot5 + 2\cdot12 + 2\cdot3 = 35\).
Baris 2 × kolom 2: \(1\cdot4 + 2\cdot14 + 2\cdot4 = 40\). Matriks hasilnya sudah lengkap.
Baca hasilnya: elemen \(c_{ij}\) adalah total belanja pembeli ke-\(i\) di warung ke-\(j\). Dimas dan Ayu sama-sama lebih hemat di warung Bu Sari.
Perkalian matriks (baris × kolom)Jika \(A\) berordo \(m \times \cO{n}\) dan \(B\) berordo \(\cO{n} \times p\), hasil kali \(AB\) berordo \(m \times p\), dengan
yaitu baris ke-\(i\) matriks \(A\) "dikalikan" dengan kolom ke-\(j\) matriks \(B\). Syaratnya: banyak kolom \(A\) = banyak baris \(B\). Perkalian matriks bersifat asosiatif, \((AB)C = A(BC)\), distributif, \(A(B + C) = AB + AC\), dan \(AI = IA = A\). Tetapi pada umumnya \(AB \ne BA\).
Cara gampang: telunjuk kiri berjalan mendatar di sepanjang baris matriks kiri, telunjuk kanan berjalan turun di sepanjang kolom matriks kanan. Setiap kali kedua telunjuk melangkah, kalikan dua angka yang ditunjuk. Terakhir, jumlahkan semua hasilnya.
Trik Kak Lintang: cek ordo seperti dominoTulis ordonya berdampingan: \((2 \times \cG{3})(\cG{3} \times 2)\). Angka yang bersentuhan di tengah harus sama, seperti sisi domino yang ditempel. Angka di kedua ujung adalah ordo hasilnya: \(2 \times 2\). Kalau angka tengahnya beda, misalnya \((2 \times 3)(2 \times 3)\), dominonya tidak bisa ditempel: perkalian tidak terdefinisi.
Diketahui \(A = \begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 0 & 1 \end{pmatrix}\) dan \(B = \begin{pmatrix} 3 & 0 \\ 1 & 2 \end{pmatrix}\). Hitung \(AB\) dan \(BA\).
\(AB \ne BA\). Bahkan untuk matriks 2 × 2 yang sederhana, menukar urutan perkalian mengubah hasilnya.
Awas jebakanPerkalian matriks bukan perkalian elemen yang seletak, dan urutannya penting: pada umumnya \(AB \ne BA\). Akibatnya rumus aljabar biasa tidak selalu berlaku: \((A + B)^2 = A^2 + AB + BA + B^2\), bukan \(A^2 + 2AB + B^2\).
36.4Determinan: faktor pengali luas
Setiap matriks persegi menyimpan satu bilangan istimewa yang disebut determinan. Untuk matriks 2 × 2 rumusnya pendek sekali. Namun maknanya jauh lebih menarik daripada rumusnya: determinan adalah faktor pengali luas.
DefinisiDeterminan matriks \(A = \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\) adalah bilangan
\[\det A = |A| = ad - bc\]
yaitu hasil kali diagonal utama dikurangi hasil kali diagonal samping.
Mengapa disebut faktor luas? Matriks \(A\) dapat dibaca sebagai mesin yang memindahkan setiap titik: \((x, y) \mapsto (ax + by,\; cx + dy)\). Titik \((1, 0)\) pergi ke \((a, c)\), yaitu kolom pertama, dan titik \((0, 1)\) pergi ke \((b, d)\), yaitu kolom kedua. Akibatnya, persegi satuan berubah menjadi jajargenjang yang dibentuk oleh kedua kolom itu.
Matriks \(\begin{pmatrix} 2 & 1 \\ 1 & 3 \end{pmatrix}\) mengubah persegi satuan (luas 1) menjadi sebuah jajargenjang. Berapa luas jajargenjang itu?
7, jumlah semua elemennya.
6, hasil kali diagonal utama.
5.
Tidak bisa dihitung tanpa penggaris.
Jawabannya: 5. Luasnya \(|\det| = |2 \cdot 3 - 1 \cdot 1| = 5\). Diagonal samping "mencuri" luas karena kedua kolom saling condong. Lihat buktinya di animasi di bawah, lalu bermainlah dengan Grafik Hidup.
Seret titik biru (tujuan titik (1, 0)) dan titik magenta (tujuan titik (0, 1)), atau geser slider. Coba buat: rotasi 90° (\(a = 0, b = -1, c = 1, d = 0\)), cermin terhadap sumbu-y, dilatasi 2 kali, dan kancil yang gepeng menjadi garis (det = 0). Perhatikan: luas kancil selalu dikali \(|\det A|\).
Matriks \(A = \begin{pmatrix} 4 & 1 \\ 1 & 3 \end{pmatrix}\) membawa titik (1, 0) ke \(u = (4, 1)\) dan titik (0, 1) ke \(v = (1, 3)\). Persegi satuan (luas 1) berubah menjadi jajargenjang ungu.
Bungkus jajargenjang dengan persegi panjang bersisi \(a + b = 5\) dan \(c + d = 4\). Luasnya \(5 \times 4 = 20\).
Di bawah dan di atas ada dua segitiga siku-siku oranye dengan kaki \(a\) dan \(c\). Luas keduanya \(2 \times \tfrac12 ac = ac = 4\).
Di kiri dan kanan ada dua segitiga biru dengan kaki \(b\) dan \(d\). Luas keduanya \(bd = 3\).
Di dua pojok tersisa persegi panjang hijau berukuran \(b \times c\). Luas keduanya \(2bc = 2\).
Luas jajargenjang \(= (a+b)(c+d) - ac - bd - 2bc = ad - bc\). Di sini \(20 - 4 - 3 - 2 = 11 = 4 \cdot 3 - 1 \cdot 1\). Determinan memang faktor pengali luas!
Sifat determinan (matriks 2 × 2)
\(\det(AB) = \det A \cdot \det B\): melakukan dua transformasi berarti mengalikan dua faktor luas.
\(\det(kA) = k^2 \det A\), \(\det(A^T) = \det A\), dan \(\det I = 1\).
Jika \(\det A = 0\), bidang digepengkan menjadi garis atau titik.
Bukti \(\det(AB) = \det A \cdot \det B\) dengan aljabar
Misalkan \(B = \begin{pmatrix} e & f \\ g & h \end{pmatrix}\). Maka \(AB = \begin{pmatrix} ae + bg & af + bh \\ ce + dg & cf + dh \end{pmatrix}\) dan
Setelah dikalikan, suku \(acef\) dan \(bdgh\) saling menghapus, sehingga tersisa \(adeh + bcfg - adfg - bceh = ad(eh - fg) - bc(eh - fg) = (ad - bc)(eh - fg)\). Terbukti.
Awas jebakanUntuk matriks 2 × 2, \(\det(kA) = k^2 \det A\), bukan \(k \det A\). Mengalikan matriks dengan \(k\) meregangkan bidang \(k\) kali ke arah mendatar dan \(k\) kali ke arah tegak, jadi luasnya dikali \(k^2\). Contoh: \(\det(3I) = 9\), bukan 3.
36.5Invers matriks dan sistem persamaan linear
Pada bilangan, 5 punya "pasangan pembatal" \(\tfrac15\), karena \(5 \times \tfrac15 = 1\). Pada matriks, peran angka 1 dimainkan matriks identitas \(I\). Matriks \(A^{-1}\) yang memenuhi \(AA^{-1} = A^{-1}A = I\) disebut invers dari \(A\). Ia membatalkan kerja \(A\): kalau \(A\) memutar kancil 30°, maka \(A^{-1}\) memutarnya kembali 30° ke arah sebaliknya.
Invers matriks 2 × 2Jika \(A = \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\) dan \(\det A = ad - bc \ne 0\), maka
\[A^{-1} = \frac{1}{ad - bc}\begin{pmatrix} d & -b \\ -c & a \end{pmatrix}\]
Jika \(\det A = 0\), matriks \(A\) tidak punya invers dan disebut matriks singular.
Bukti: kalikan saja!
\(\begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\begin{pmatrix} d & -b \\ -c & a \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} ad - bc & -ab + ba \\ cd - dc & -cb + da \end{pmatrix} = (ad - bc)\,I\). Jadi jika kedua ruas dibagi \(ad - bc\) (boleh, asalkan tidak nol), hasilnya \(I\).
Mengapa matriks singular tidak punya invers? Jika ada \(A^{-1}\), maka \(\det A \cdot \det A^{-1} = \det I = 1\), padahal \(0 \times\) bilangan apa pun \(= 0\). Secara geometri: \(A\) menggepengkan bidang menjadi garis, sehingga banyak titik berbeda jatuh ke tempat yang sama, dan tidak ada cara mengembalikannya.
Trik Kak Lintang: Tukar–Negasi–BagiTukar posisi \(a\) dan \(d\) (diagonal utama). Negasi-kan \(b\) dan \(c\) (diagonal samping) tanpa memindahkannya. Bagi semuanya dengan determinan. Setelah itu, cek dengan mengalikan: hasilnya harus \(I\).
\(A^{-1} = \begin{pmatrix} 3 & -2 \\ -7 & 5 \end{pmatrix}\). Karena \(\det A = 1\), inversnya berisi bilangan bulat.
Sekarang kekuatan invers terlihat. Sistem persamaan linear dua variabel (Bab 10)
\[\begin{cases} ax + by = p \\ cx + dy = q \end{cases}\]
bisa ditulis sebagai satu persamaan matriks \(AX = B\), dengan
\[\underbrace{\begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}}_{A}\underbrace{\begin{pmatrix} x \\ y \end{pmatrix}}_{X} = \underbrace{\begin{pmatrix} p \\ q \end{pmatrix}}_{B}\]
Kalikan kedua ruas dengan \(A^{-1}\) dari kiri: \(A^{-1}AX = A^{-1}B\), jadi \(IX = A^{-1}B\), atau
\[X = A^{-1}B\]
Warung Bu Sari menjual Paket Hemat (2 porsi nasi + 1 ayam goreng) seharga Rp24.000 dan Paket Keluarga (3 porsi nasi + 4 ayam goreng) seharga Rp66.000. Berapa harga satu porsi nasi dan satu ayam goreng?
Misalkan \(x\) = harga nasi dan \(y\) = harga ayam (ribu rupiah): \(2x + y = 24\) dan \(3x + 4y = 66\). Jadi \(A = \begin{pmatrix} 2 & 1 \\ 3 & 4 \end{pmatrix}\), \(B = \begin{pmatrix} 24 \\ 66 \end{pmatrix}\).
Satu porsi nasi Rp6.000 dan satu ayam goreng Rp12.000. Ubah isi paketnya di Rumus Hidup berikut!
Determinan nol dan dua garisDi Bab 10, setiap persamaan linear dua variabel adalah sebuah garis. Jika \(\det A \ne 0\), kedua garis berpotongan di tepat satu titik: SPL punya penyelesaian tunggal \(X = A^{-1}B\). Jika \(\det A = 0\), kedua garis sejajar (tidak ada penyelesaian) atau berimpit (tak hingga banyak penyelesaian).
Awas jebakanDari \(AX = B\) diperoleh \(X = A^{-1}B\), bukan \(X = BA^{-1}\). Karena perkalian matriks tidak komutatif, invers harus dikalikan dari sisi yang sama dengan letak \(A\). Di sini \(BA^{-1}\) bahkan tidak terdefinisi, karena \(B\) berordo 2 × 1.
"Dua matriks bisa dikalikan asalkan ordonya sama."
Syaratnya: banyak kolom matriks kiri sama dengan banyak baris matriks kanan. Matriks 2 × 3 tidak bisa dikali matriks 2 × 3, tetapi bisa dikali matriks 3 × 4 (hasilnya 2 × 4).
"AB pasti sama dengan BA, seperti 2 × 3 = 3 × 2."
Pada umumnya \(AB \ne BA\). Memutar lalu mencerminkan berbeda dengan mencerminkan lalu memutar. Kadang \(AB\) ada, tetapi \(BA\) malah tidak terdefinisi.
"Setiap matriks yang bukan matriks nol pasti punya invers."
Matriks berdeterminan 0 tidak punya invers, misalnya \(\begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 2 & 4 \end{pmatrix}\). Ia menggepengkan bidang menjadi garis, dan informasi yang hilang tidak bisa dikembalikan.
Di dalam game, setiap titik pada gambar karakter disimpan sebagai pasangan koordinat \((x, y)\). Untuk memutar, mencerminkan, atau memperbesar karakter, komputer mengalikan setiap titik dengan sebuah matriks transformasi. Rahasia untuk menemukan matriksnya cukup satu kalimat.
Kolom = bayanganKolom pertama matriks transformasi adalah bayangan titik \((1, 0)\), dan kolom kedua adalah bayangan titik \((0, 1)\):
\[\begin{aligned} \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\begin{pmatrix} 1 \\ 0 \end{pmatrix} &= \begin{pmatrix} a \\ c \end{pmatrix} \\ \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\begin{pmatrix} 0 \\ 1 \end{pmatrix} &= \begin{pmatrix} b \\ d \end{pmatrix} \end{aligned}\]
Contoh: rotasi 90° membawa \((1, 0)\) ke \((0, 1)\) dan \((0, 1)\) ke \((-1, 0)\), jadi matriksnya \(\begin{pmatrix} 0 & -1 \\ 1 & 0 \end{pmatrix}\). Rotasi sebesar \(\theta\) membawa \((1, 0)\) ke \((\cos\theta, \sin\theta)\) dan \((0, 1)\) ke \((-\sin\theta, \cos\theta)\).
Perhatikan kolom det: rotasi dan gusuran tidak mengubah luas (det = 1), refleksi juga tidak mengubah luas tetapi membalik orientasi (det = −1), sedangkan dilatasi mengalikan luas dengan \(k^2\). Untuk transformasi berurutan, kalikan matriksnya: "\(T_1\) dilanjutkan \(T_2\)" bermatriks \(M_2M_1\), karena matriks yang paling kanan bekerja lebih dulu.
Tekan ▶ Jalankan agar sudut \(\theta\) berputar. Kancil oranye = cermin dulu, lalu putar (\(RF\)). Kancil hijau toska = putar dulu, lalu cermin (\(FR\)). Kapan keduanya berimpit? Perhatikan juga: setiap hasil ternyata hanyalah satu pencerminan terhadap garis putus-putus yang warnanya sama.
Segitiga dengan titik sudut \(P(1, 1)\), \(Q(4, 1)\), \(R(1, 3)\) dirotasi 90° berlawanan arah jarum jam terhadap O, lalu didilatasi dengan faktor 2 (pusat O). Tentukan bayangannya dan luasnya.
Luas asal \(= \tfrac12 \cdot 3 \cdot 2 = 3\). Karena \(\det M = 0 \cdot 0 - (-2) \cdot 2 = 4\), luas bayangan \(= 4 \times 3 = 12\).
\(P'(-2, 2)\), \(Q'(-2, 8)\), \(R'(-6, 2)\), dengan luas 12. Cek langsung: kaki-kakinya 6 dan 4, jadi luasnya \(\tfrac12 \cdot 6 \cdot 4 = 12\) ✓.
Apa yang terjadi jika satu transformasi diulang terus? Itulah pangkat matriks \(M^n = M \cdot M \cdots M\). Polanya sering mengejutkan, dan soal olimpiade menyukainya.
Pilih sebuah matriks, lalu tekan ▶ Jalankan untuk menghitung \(M, M^2, M^3, \dots\) Kapan hasilnya kembali menjadi \(I\)? Matriks mana yang memunculkan bilangan Fibonacci? Ada juga matriks bukan nol yang kuadratnya nol. Temukan!
Lanjut · IB & olimpiadeRahasia pola pangkat: Teorema Cayley–Hamilton miniUntuk setiap matriks \(A = \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix}\) berlaku
\[A^2 - (a + d)A + (ad - bc)I = O.\]
Jadi \(A^2\) selalu bisa ditulis memakai \(A\) dan \(I\) saja, begitu juga \(A^3, A^4, \dots\) Contoh: matriks Fibonacci \(F = \begin{pmatrix} 1 & 1 \\ 1 & 0 \end{pmatrix}\) punya \(a + d = 1\) dan \(\det F = -1\), sehingga \(F^2 = F + I\), persis aturan Fibonacci! Akibatnya \(F^n = \begin{pmatrix} F_{n+1} & F_n \\ F_n & F_{n-1} \end{pmatrix}\). Ambil determinan kedua ruas: \(F_{n+1}F_{n-1} - F_n^2 = (\det F)^n = (-1)^n\). Inilah identitas Cassini. Cek \(n = 5\): \(8 \cdot 3 - 5^2 = -1\) ✓.
36.7Sandi rahasia: matriks sebagai gembok
Ingat kertas Ancil di komik: UKGV XAQS RDUW. Ancil memakai sandi Hill. Begini cara kerjanya:
Ubah huruf menjadi angka: A = 0, B = 1, …, Z = 25.
Kelompokkan pesan berpasangan; setiap pasangan menjadi matriks kolom \(\begin{pmatrix} p_1 \\ p_2 \end{pmatrix}\). Jika banyak hurufnya ganjil, tambahkan huruf X.
Kalikan dengan matriks kunci \(K\), lalu ambil sisa pembagian oleh 26. Ini aritmetika modulo 26, seperti jam yang angkanya hanya 0 sampai 25. Contoh: \(49 \equiv 23 \pmod{26}\), karena \(49 = 26 + 23\).
Ubah kembali angka menjadi huruf.
Kunci Ancil adalah \(K = \begin{pmatrix} 2 & 3 \\ 1 & 4 \end{pmatrix}\). Pasangan KA \(= (10, 0)\) disandikan seperti ini:
Pasangan NC \(= (13, 2)\) menjadi \((32, 21) \equiv (6, 21)\), yaitu GV.
Tulis pesanmu (huruf A–Z, paling banyak 24 huruf), atur kunci \(K\), lalu tekan ▶ Jalankan untuk melihat setiap pasangan disandikan. Tekan 📜 Pesan Ancil untuk membuka pesan di komik, lalu 🔁 Balik arah untuk menyandikannya lagi. Terakhir, coba 🧨 Kunci bermasalah: mengapa pesan dengan kunci itu mustahil dibuka?
Untuk membuka sandi, kita butuh \(K^{-1}\) dalam modulo 26. Masalahnya, "membagi dengan \(\det K = 5\)" tidak bisa dilakukan seperti biasa. Gantinya, cari bilangan yang jika dikali 5 bersisa 1: \(5 \times 21 = 105 = 4 \times 26 + 1\), jadi 21 berperan sebagai "\(\tfrac15\)". Maka
Pesan dimulai dengan KANC… Selesaikan sisanya dengan tombol 📜 Pesan Ancil di Lab Mini. (Petunjuk: Ancil sedang memuji dirinya sendiri.)
Tamu dari masa laluSandi ini diperkenalkan Lester S. Hill, matematikawan Amerika, pada tahun 1929. Sandi Hill termasuk sandi pertama yang memakai aljabar matriks secara terang-terangan. Kelemahannya: jika musuh mengetahui beberapa pasangan teks asli beserta sandinya, kuncinya bisa dihitung balik… dengan invers matriks juga! Sistem keamanan modern memakai matematika yang jauh lebih rumit.
Matematika Nusantara: sandi PramukaDalam kegiatan Pramuka, banyak siswa Indonesia belajar sandi: sandi Morse, semafor, sandi kotak, sandi angka, dan lain-lain. Sebagian besar sandi itu selalu mengganti satu huruf dengan lambang yang sama, sehingga bisa dibongkar dengan menghitung huruf yang paling sering muncul (dalam bahasa Indonesia, huruf A sangat sering muncul). Sandi Hill lebih licik: huruf yang sama bisa berubah menjadi huruf yang berbeda, tergantung pasangannya. Dengan kunci Ancil, KA menjadi UK, tetapi KI menjadi SQ. Huruf K yang sama berubah menjadi U atau S!
Lanjut · IB & olimpiadeKunci yang sah: FPB(det, 26) = 1Dalam modulo 26, bilangan \(D\) punya "kebalikan" (bilangan \(D'\) dengan \(DD' \equiv 1\)) jika dan hanya jika \(\gcd(D, 26) = 1\), yaitu \(D\) ganjil dan bukan kelipatan 13. Hanya 12 sisa yang memenuhi: 1, 3, 5, 7, 9, 11, 15, 17, 19, 21, 23, 25. Kunci \(\begin{pmatrix} 2 & 1 \\ 4 & 3 \end{pmatrix}\) punya det = 2, bukan nol, tetapi tetap tidak sah: MA dan ZA sama-sama tersandikan menjadi YW, jadi penerima tidak mungkin tahu mana yang asli. Dari \(26^4 = 456.976\) matriks kunci yang mungkin, hanya 157.248 (sekitar 34%) yang sah.
🏪
Kasir warung
Matriks pesanan dikali matriks harga memberi total belanja setiap pelanggan di setiap warung dalam sekali hitung.
🎮
Grafika game
Saat karakter berputar, membesar, atau bercermin, komputer mengalikan koordinat ribuan titiknya dengan matriks, puluhan kali per detik.
🔐
Sandi & keamanan data
Sandi Hill memakai matriks sebagai kunci. Pengamanan data modern juga penuh aljabar, walaupun jauh lebih rumit.
🖼️
Foto digital
Foto di HP adalah matriks raksasa berisi angka kecerahan piksel. Filter "tajam" dan "buram" adalah hitungan pada matriks itu.
🚆
Peta rute KRL & angkot
Matriks keterhubungan (1 = ada jalur langsung, 0 = tidak) yang dikuadratkan menghitung banyak rute dua langkah antarstasiun.
🧵
Motif batik & tenun
Satu motif kawung diulang dengan geseran, putaran, dan pencerminan. Di aplikasi desain, setiap langkah itu adalah perkalian matriks.
Matriks \(A\) berordo 2 × 3 dan \(B\) berordo 3 × 4. Ordo \(AB\) adalah…
3 × 3
2 × 4
4 × 2
tidak bisa dikalikan
Angka tengah sama (3 = 3), jadi bisa dikalikan. Ordo hasil = angka di kedua ujung: 2 × 4.
\(3 \cdot 4 - 5 \cdot 2 = 12 - 10 = 2\). Angka 22 muncul jika diagonal sampingnya ditambahkan, bukan dikurangkan.
Manakah matriks yang tidak punya invers?
\(\begin{pmatrix} 2 & 4 \\ 1 & 2 \end{pmatrix}\)
\(\begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 3 & 4 \end{pmatrix}\)
\(\begin{pmatrix} 2 & 1 \\ 1 & 1 \end{pmatrix}\)
\(\begin{pmatrix} 0 & 1 \\ 1 & 0 \end{pmatrix}\)
\(2 \cdot 2 - 4 \cdot 1 = 0\): matriks singular. Determinan pilihan lain berturut-turut −2, 1, dan −1, semuanya bukan nol.
37
Bab 37 · Matematika Lanjut & Olimpiade
Bilangan Kompleks: Bilangan yang Memutar
Di garis bilangan, akar dari −1 memang tidak punya tempat. Namun begitu kita berani melangkah keluar dari garis itu, lahirlah bilangan baru yang bisa memutar, meregang, menghitung listrik di rumahmu, dan menggambar fraktal yang tak habis-habis.
Setelah bab ini, kamu bisa
menjelaskan mengapa satuan imajiner \(i\) dengan \(i^2 = -1\) dibutuhkan, dan menghitung pangkat-pangkat \(i\);
menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, dan membagi bilangan kompleks \(a + bi\) (termasuk memakai sekawan);
menggambar bilangan kompleks di bidang Argand serta menentukan modulus dan argumennya;
memakai bentuk polar \(r\,\mathrm{cis}\,\theta\) dan memahami perkalian sebagai "putar dan regang";
memakai Teorema De Moivre untuk pangkat dan menemukan akar-akar kesatuan.
Akar dari Minus Satu Komik · 4 panel
Senin sore, kelas tambahan
DimasKak, soal ini curang! Kuadrat bilangan apa pun tidak mungkin negatif. Jadi x² + 1 = 0 pasti tidak punya jawaban!
AyuBab lalu ditutup dengan teka-teki akar dari −1. Kalau di garis bilangan, letaknya di mana, Kak?
Kak LintangDi garis itu memang tidak ada. Tetapi lihat: dikali −1 itu sama dengan berputar setengah lingkaran!
Kak LintangKalau dua kali putaran yang sama menghasilkan setengah lingkaran (180°), satu putarannya berapa derajat?
Dimas90°! Seperempat putaran: dari arah kanan belok ke atas!
WUSS!
Malamnya, di pasar malam…
AncilKenalkan: i, si satuan imajiner, dengan i × i = −1. Ia bukan bilangan khayalan. Ia bilangan yang memutar, seperti bianglala ini!
DimasJadi dikali i berarti diputar seperempat lingkaran…
Dikali −1 dua kali, sebuah bilangan kembali seperti semula, sebab \((-1)(-1) = 1\). Adakah bilangan \(x\) dengan \(x \cdot x = -1\)?
Ada, yaitu −1, karena "minus kali minus tetap minus".
Tidak mungkin ada. Kuadrat selalu positif, titik.
Tidak ada di garis bilangan, tetapi ada jika kita boleh keluar dari garis itu.
Ada, yaitu \(-\tfrac12\), karena \(-\tfrac12 \times 2 = -1\).
Jawabannya: tidak ada di garis bilangan, tetapi ada di bidang. Kuadrat bilangan real memang tidak pernah negatif. Namun jika "dikali −1" kita bayangkan sebagai putaran 180°, bilangan yang kuadratnya −1 adalah putaran 90°: ia menunjuk ke atas, keluar dari garis bilangan. Bilangan itu diberi nama \(i\), dan seluruh bab ini adalah kisahnya.
37.1Akar dari −1: lahirnya bilangan \(i\)
Sejarah bilangan adalah sejarah persamaan yang "macet". Persamaan \(x + 5 = 2\) macet di bilangan asli, maka lahirlah bilangan negatif. Persamaan \(2x = 3\) macet di bilangan bulat, maka lahirlah pecahan. Persamaan \(x^2 = 2\) macet di pecahan, maka lahirlah \(\sqrt2\). Lalu bagaimana dengan \(x^2 = -1\)?
Setiap kali ada persamaan yang "tidak bisa diselesaikan", dunia bilangan diperluas. Bilangan kompleks \(\mathbb{C}\) adalah perluasan yang menjawab \(x^2 + 1 = 0\).
Masalahnya, kuadrat bilangan real tidak pernah negatif: \(3^2 = 9\) dan \((-3)^2 = 9\). Jadi di garis bilangan tidak ada tempat untuk \(\sqrt{-1}\). Para matematikawan lalu melakukan hal yang berani: mendefinisikan sebuah bilangan baru, lalu memeriksa apakah aturan hitungnya tetap konsisten. Ternyata konsisten!
DefinisiSatuan imajiner \(i\) adalah bilangan yang kuadratnya −1:
\[i^2 = -1\]
Dengan \(i\), akar bilangan negatif bisa ditulis: untuk \(a > 0\), \(\sqrt{-a} = i\sqrt{a}\). Contoh: \(\sqrt{-9} = 3i\) dan \(\sqrt{-7} = i\sqrt7\). Kelipatan real dari \(i\), seperti \(3i\) atau \(-\tfrac12 i\), disebut bilangan imajiner.
Bayangkan garis bilangan sebagai jalan lurus, dan kamu berdiri menghadap ke kanan. Dikali −1 artinya balik badan (putar 180°). Nah, \(i\) adalah setengah dari balik badan: belok kiri 90°. Belok kiri dua kali sama dengan balik badan. Itulah sebabnya \(i \times i = -1\).
Pandangan "\(i\) = putaran 90°" adalah kunci seluruh bab ini. Ikuti animasinya langkah demi langkah:
Mulai dari 1 di garis bilangan. Bayangkan sebuah panah dari titik asal \(O\) ke 1.
Kalikan dengan \(i\): panah berputar 90° berlawanan arah jarum jam dan kini menunjuk ke atas. Titik itu adalah \(i\).
Kalikan lagi dengan \(i\): panah berputar 90° lagi dan menunjuk ke kiri, yaitu ke −1. Jadi \(i \cdot i = i^2 = -1\). Teka-teki terjawab!
Kalikan sekali lagi: \(i^3 = i^2 \cdot i = -i\). Panah menunjuk ke bawah.
Kalikan keempat kalinya: \(i^4 = (i^2)^2 = 1\). Satu putaran penuh, kembali ke awal. Pangkat \(i\) berulang setiap 4 langkah.
Karena empat kali seperempat putaran kembali ke posisi awal, pangkat-pangkat \(i\) berulang dengan siklus 4:
Sisa \(n\) dibagi 4
1
2
3
0
\(i^n\)
\(i\)
\(-1\)
\(-i\)
\(1\)
Arah panah
↑ atas
← kiri
↓ bawah
→ kanan
Contoh
\(i^5,\ i^9,\ i^{101}\)
\(i^6,\ i^{10},\ i^{50}\)
\(i^7,\ i^{11},\ i^{99}\)
\(i^4,\ i^8,\ i^{100}\)
Trik Kak LintangUntuk menghitung \(i^n\) dengan \(n\) besar, cukup lihat dua digit terakhir \(n\) dan cari sisanya bila dibagi 4 (boleh begitu karena 100 habis dibagi 4). Contoh: \(i^{2027}\). Dua digit terakhirnya 27, dan \(27 = 6 \times 4 + 3\), sisa 3. Jadi \(i^{2027} = -i\).
Awas jebakanAturan \(\sqrt a \cdot \sqrt b = \sqrt{ab}\) tidak berlaku bila \(a\) dan \(b\) sama-sama negatif. Godaannya: \(\sqrt{-4} \cdot \sqrt{-9} = \sqrt{36} = 6\). Itu salah! Ubah dulu ke bentuk \(i\): \(\sqrt{-4} \cdot \sqrt{-9} = 2i \cdot 3i = 6i^2 = -6\).
Tamu dari masa laluSekitar tahun 1545, Gerolamo Cardano dari Italia menerbitkan rumus penyelesaian persamaan pangkat tiga. Anehnya, untuk persamaan \(x^3 = 15x + 4\), yang jelas punya penyelesaian \(x = 4\), rumus itu memunculkan \(\sqrt{-121}\). Sekitar 1572, Rafael Bombelli berani berhitung dengan "akar negatif" itu seolah-olah bilangan biasa, dan hasilnya tepat 4! René Descartes (1637) menyebut bilangan semacam itu imajiner dengan nada mengejek. Leonhard Euler memopulerkan lambang \(i\) (sekitar 1777), lalu Caspar Wessel, Jean-Robert Argand, dan Carl Friedrich Gauss (sekitar 1797–1831) menggambarnya sebagai titik pada bidang. Sejak itu "bilangan khayalan" menjadi alat kerja sehari-hari para insinyur.
37.2Bentuk \(a + bi\) dan cara berhitungnya
Begitu \(i\) diterima, kita bisa mencampurnya dengan bilangan real biasa. Hasilnya bilangan seperti \(3 + 2i\), \(-1 - 5i\), atau \(\tfrac12 + \sqrt2\,i\).
DefinisiBilangan kompleks adalah bilangan berbentuk \(z = a + bi\) dengan \(a\) dan \(b\) bilangan real. Bilangan \(a\) disebut bagian real, ditulis \(\operatorname{Re}(z)\), dan \(b\) disebut bagian imajiner, ditulis \(\operatorname{Im}(z)\). Himpunan semua bilangan kompleks ditulis \(\mathbb{C}\).
Dua bilangan kompleks sama jika bagian real dan bagian imajinernya sama: \(a + bi = c + di \iff a = c\) dan \(b = d\).
Sekawan (konjugat) dari \(z = a + bi\) adalah \(\bar z = a - bi\).
Berhitung dengan bilangan kompleks mirip berhitung dengan bentuk aljabar \(a + bx\) (Bab 7). Hanya ada satu aturan tambahan: setiap kali muncul \(i^2\), gantilah dengan −1.
Aturan operasi bilangan kompleks
\[(a + bi) \pm (c + di) = (a \pm c) + (b \pm d)\,i\]
\[(a + bi)(c + di) = (ac - bd) + (ad + bc)\,i\]
\[(a + bi)(a - bi) = a^2 + b^2 \quad \text{(selalu real dan tidak negatif)}\]
\[\frac{a + bi}{c + di} = \frac{(a + bi)(c - di)}{c^2 + d^2}, \qquad c + di \ne 0\]
Dari mana rumus perkalian itu?
Kalikan seperti mengalikan \((a + bx)(c + dx)\), lalu ganti \(i^2\) dengan −1:
\[(a + bi)(c + di) = ac + adi + bci + bdi^2 = ac + (ad + bc)i + bd(-1) = (ac - bd) + (ad + bc)i.\]
Suku \(bd\) pindah ke bagian real dan berganti tanda. Semua "keanehan" bilangan kompleks berasal dari pergantian tanda kecil ini.
Berapakah \((1 + i)^2\)?
\(2\), karena \(1^2 + 1^2 = 2\).
\(0\), karena \(1^2 + i^2 = 1 - 1\).
\(2i\)
\(2 + 2i\)
Jawabannya: \(2i\). \((1 + i)^2 = 1 + 2i + i^2 = 1 + 2i - 1 = 2i\). Bagian realnya lenyap! Jawaban 0 muncul kalau suku tengah \(2i\) terlupa. Di subbab 37.5 kamu akan melihat alasannya secara geometris: \(1 + i\) berarah 45°, sehingga kuadratnya berarah 90°, tepat di sumbu imajiner.
Diketahui \(z = 3 + 2i\) dan \(w = 1 - 5i\). Hitung \(z + w\), \(z - w\), dan \(zw\).
Jumlah: bagian real dengan bagian real, bagian imajiner dengan bagian imajiner. \(z + w = (3 + 1) + (2 - 5)i = 4 - 3i\).
\(z + w = 4 - 3i\), \(z - w = 2 + 7i\), dan \(zw = 13 - 13i\). Perhatikan suku \(-10i^2\) yang berubah menjadi \(+10\).
Trik Kak LintangMembagi bilangan kompleks mirip merasionalkan penyebut di Bab 6. Kalikan pembilang dan penyebut dengan sekawan penyebut. Karena \((c + di)(c - di) = c^2 + d^2\) adalah bilangan real, huruf \(i\) lenyap dari penyebut.
Nyatakan \(\dfrac{5 + 5i}{1 + 2i}\) dalam bentuk \(a + bi\).
Sekawan penyebut adalah \(1 - 2i\). Kalikan atas dan bawah dengannya.
\(\dfrac{5 + 5i}{1 + 2i} = 3 - i\). Selalu cek pembagian dengan mengalikan balik.
Awas jebakanBagian imajiner adalah bilangan real: \(\operatorname{Im}(3 - 5i) = -5\), bukan \(-5i\). Huruf \(i\) hanyalah "label arah"; yang dicatat sebagai bagian imajiner adalah angka di depannya.
Lanjut · IB & olimpiadeMenjawab tantangan CardanoRumus Cardano untuk \(x^3 = 15x + 4\) menghasilkan \(x = \sqrt[3]{2 + 11i} + \sqrt[3]{2 - 11i}\) (karena \(\sqrt{-121} = 11i\)). Bombelli menebak bahwa \(\sqrt[3]{2 + 11i} = 2 + i\). Cek: \((2 + i)^2 = 3 + 4i\), lalu \((2 + i)^3 = (3 + 4i)(2 + i) = 6 + 3i + 8i + 4i^2 = 2 + 11i\). Serupa, \((2 - i)^3 = 2 - 11i\). Jadi \(x = (2 + i) + (2 - i) = 4\), dan memang \(4^3 = 64 = 15 \cdot 4 + 4\). Bilangan imajiner muncul di tengah jalan, lalu saling menghapus dan meninggalkan jawaban real yang sah. Inilah alasan sejarah pertama mengapa \(i\) dianggap serius.
37.3Bidang Argand: setiap bilangan punya alamat
Bilangan real cukup digambar di satu garis. Bilangan kompleks butuh dua arah: satu untuk bagian real dan satu untuk bagian imajiner. Maka \(z = a + bi\) digambar sebagai titik \((a, b)\) di bidang Argand (bidang kompleks). Sumbu mendatar adalah sumbu real, sumbu tegak adalah sumbu imajiner.
Anggap saja bilangan kompleks seperti alamat rumah di kompleks perumahan: "Jalan 3, Gang 2" berarti 3 langkah ke kanan lalu 2 langkah ke atas. Bilangan \(3 + 2i\) tinggal di alamat \((3, 2)\), sedangkan bilangan real biasa tinggal di "jalan utama", yaitu sumbu real.
Seret titik biru \(z\). Kembaran mana yang merupakan hasil cermin terhadap sumbu real, hasil putaran 180°, dan hasil putaran 90°? Perhatikan: keempat titik selalu berada di lingkaran putus-putus yang sama.
Sifat geometri di bidang Argand
\(\bar z\) adalah pencerminan \(z\) terhadap sumbu real.
\(-z\) adalah putaran \(z\) sejauh 180° terhadap \(O\).
\(iz\) adalah putaran \(z\) sejauh 90° berlawanan arah jarum jam terhadap \(O\): titik \((a, b)\) berpindah ke \((-b, a)\), karena \(i(a + bi) = -b + ai\).
\(z + w\) adalah ujung diagonal jajargenjang yang dibentuk \(z\) dan \(w\), persis seperti menjumlahkan vektor di Bab 23.
Sambungan dengan Bab 36Matriks rotasi 90° dari Bab 36, \(\begin{pmatrix} 0 & -1 \\ 1 & 0 \end{pmatrix}\), mengirim titik \((a, b)\) ke \((-b, a)\), sama persis dengan perkalian oleh \(i\). Bahkan kuadrat matriks itu adalah \(-I\): "versi matriks" dari \(i^2 = -1\)!
37.4Modulus dan argumen: jarak dan arah
Alamat \((a, b)\) bisa juga dinyatakan dengan gaya pilot: "terbang sejauh \(r\) ke arah \(\theta\)". Dua bilangan itu adalah modulus dan argumen.
DefinisiUntuk \(z = a + bi\):
Modulus \(|z| = r = \sqrt{a^2 + b^2}\) adalah jarak titik \(z\) ke titik asal \(O\).
Argumen \(\arg z = \theta\) adalah sudut dari sumbu real positif ke ruas garis \(Oz\), diukur berlawanan arah jarum jam.
Argumen utama dipilih dalam rentang \(-180^\circ < \theta \le 180^\circ\), atau \(-\pi < \theta \le \pi\) dalam radian. Bilangan \(z = 0\) tidak punya argumen.
Untuk mencari argumen, gambar dulu titiknya agar tahu kuadrannya. Hitung sudut acuan lancip \(\alpha = \tan^{-1}\left|\dfrac{b}{a}\right|\), lalu sesuaikan:
Letak titik
Kuadran I
Kuadran II
Kuadran III
Kuadran IV
Tanda \((a, b)\)
\((+, +)\)
\((-, +)\)
\((-, -)\)
\((+, -)\)
Argumen utama \(\theta\)
\(\alpha\)
\(180^\circ - \alpha\)
\(-(180^\circ - \alpha)\)
\(-\alpha\)
Awas jebakanTombol \(\tan^{-1}\) di kalkulator tidak tahu kuadran. Untuk \(z = -1 - i\), \(\tan^{-1}\frac{-1}{-1} = \tan^{-1} 1 = 45^\circ\), padahal titik \((-1, -1)\) ada di kuadran III. Argumen utamanya adalah \(-135^\circ\), bukan \(45^\circ\).
Tentukan modulus dan argumen utama \(z = -\sqrt3 + i\).
Di kuadran II: \(\theta = 180^\circ - 30^\circ = 150^\circ\), atau \(\tfrac{5\pi}{6}\) radian.
\(|z| = 2\) dan \(\arg z = 150^\circ = \tfrac{5\pi}{6}\). Sudut 30° dan pasangan \(1 : \sqrt3 : 2\) berasal dari segitiga istimewa di Bab 24.
37.5Bentuk polar: mengali berarti memutar dan meregang
Dari segitiga siku-siku (Bab 24), titik dengan modulus \(r\) dan argumen \(\theta\) punya \(a = r\cos\theta\) dan \(b = r\sin\theta\). Jadi setiap bilangan kompleks bisa ditulis dengan "jarak dan arah".
Singkatan "cis" berarti cos + isin. Contoh: \(1 + i = \sqrt2\,\mathrm{cis}\,45^\circ\), \(i = 1\,\mathrm{cis}\,90^\circ\), dan \(-2 = 2\,\mathrm{cis}\,180^\circ\).
Sekarang bagian yang paling ajaib. Kalikan dua bilangan dalam bentuk polar, dan lihat apa yang terjadi pada jarak dan sudutnya.
Perkalian dan pembagian bentuk polar
\[r_1\,\mathrm{cis}\,\theta_1 \cdot r_2\,\mathrm{cis}\,\theta_2 = r_1 r_2\,\mathrm{cis}\,(\theta_1 + \theta_2), \qquad \frac{r_1\,\mathrm{cis}\,\theta_1}{r_2\,\mathrm{cis}\,\theta_2} = \frac{r_1}{r_2}\,\mathrm{cis}\,(\theta_1 - \theta_2)\]
Dalam kata-kata: modulusnya dikalikan (regang), argumennya dijumlahkan (putar). Akibatnya \(|zw| = |z|\,|w|\) dan \(\arg(zw) = \arg z + \arg w\) (kadang perlu ditambah atau dikurangi 360° agar kembali ke rentang argumen utama).
Bukti dengan rumus jumlah sudut (Bab 26)
Kalikan bagian "cis"-nya saja, lalu kelompokkan bagian real dan imajiner:
Menurut rumus jumlah sudut, bagian real itu adalah \(\cos(\theta_1 + \theta_2)\) dan bagian imajinernya \(\sin(\theta_1 + \theta_2)\). Jadi \(\mathrm{cis}\,\theta_1 \cdot \mathrm{cis}\,\theta_2 = \mathrm{cis}(\theta_1 + \theta_2)\). Kalikan dengan \(r_1 r_2\), selesai. Rumus pembagian diperoleh dengan cara serupa.
Bayangkan kamu naik bianglala. Mengalikan posisimu dengan bilangan bermodulus 1, misalnya \(\mathrm{cis}\,30^\circ\), sama dengan memutar roda 30°. Mengalikan dengan 2 membuat roda membesar dua kali lipat. Jadi perkalian bilangan kompleks = putar + regang. Mengalikan dengan \(i\) adalah putaran 90° tanpa regangan, karena \(|i| = 1\).
Seret \(z\) (biru) dan \(w\) (oranye). Jajargenjang hijau menunjukkan \(z + w\). Panah magenta \(zw\) adalah \(z\) yang diputar sebesar \(\arg w\) dan diregang \(|w|\) kali. Cocokkan bacaan: apakah \(\arg z + \arg w = \arg(zw)\)? Coba buat \(w = i\), lalu \(w = -1\).
Titik \(P(4, 2)\) diputar 90° berlawanan arah jarum jam terhadap \(O\), lalu jaraknya ke \(O\) diperbesar 2 kali. Tentukan bayangannya.
"Putar 90° dan regang 2 kali" sama dengan mengalikan dengan \(2\,\mathrm{cis}\,90^\circ = 2i\).
Bayangannya \((-4, 8)\). Satu perkalian menggantikan dua transformasi sekaligus.
Listrik di rumahmu adalah arus bolak-balik (AC) 220 volt yang berayun 50 kali per detik, seperti titik yang berputar pada bianglala. Insinyur listrik menghitungnya dengan bilangan kompleks. Mereka menulis \(j\) untuk \(\sqrt{-1}\), karena huruf \(i\) sudah dipakai untuk kuat arus. "Hambatan" sebuah alat pada arus AC disebut impedansi \(Z = R + Xj\): modulusnya menentukan besar arus, argumennya menentukan seberapa jauh arus tertinggal dari tegangan.
Lanjut · IB & olimpiadeRumus Euler dan persamaan terindahDi IB AA HL, bentuk polar juga ditulis sebagai bentuk eksponen \(z = re^{i\theta}\) (dengan \(\theta\) dalam radian), berkat rumus Euler \[e^{i\theta} = \cos\theta + i\sin\theta.\] Alasannya: aturan perkalian polar persis aturan pangkat, \(e^{i\alpha} \cdot e^{i\beta} = e^{i(\alpha + \beta)}\). Bukti lengkapnya memakai deret pangkat dari kalkulus lanjut. Dengan \(\theta = \pi\) diperoleh \[e^{i\pi} + 1 = 0,\] satu persamaan yang mempertemukan lima bilangan terpenting: 0, 1, \(\pi\), \(e\), dan \(i\). Banyak matematikawan menyebutnya rumus paling indah sepanjang masa.
"Bilangan imajiner hanya khayalan, tidak ada gunanya di dunia nyata."
Namanya saja warisan ejekan Descartes. Listrik AC, sinyal HP, fisika kuantum, dan pengolahan suara memakai bilangan kompleks setiap hari.
"Kuadrat suatu bilangan pasti tidak negatif."
Itu benar untuk bilangan real saja. \(i^2 = -1\), bahkan \((1 + i)^2 = 2i\) bukan bilangan real sama sekali. Sifat "kuadrat ≥ 0" hilang begitu kita keluar dari garis bilangan.
"Bilangan kompleks bisa diurutkan: 2i lebih besar daripada i."
Jika \(i > 0\), maka \(i \cdot i > 0\), artinya \(-1 > 0\). Jika \(i < 0\), maka \((-i)(-i) > 0\), juga \(-1 > 0\). Keduanya mustahil. Yang bisa dibandingkan hanyalah modulusnya.
37.6De Moivre dan akar-akar kesatuan
Jika mengalikan berarti memutar, memangkatkan berarti memutar berulang kali. \(z^2\) memutar dua kali, \(z^3\) tiga kali, dan seterusnya. Modulusnya pun ikut dikalikan berulang kali.
Teorema De MoivreUntuk setiap bilangan bulat \(n\):
Jadi benar untuk semua bilangan asli \(n\). Untuk \(n = 0\) jelas benar, dan untuk \(n\) negatif gunakan \((r\,\mathrm{cis}\,\theta)^{-1} = r^{-1}\,\mathrm{cis}(-\theta)\).
Hitung \((1 + i\sqrt3)^6\).
Modulus: \(r = \sqrt{1 + 3} = 2\). Argumen: titik \((1, \sqrt3)\) di kuadran I dengan \(\tan\theta = \sqrt3\), jadi \(\theta = 60^\circ\).
De Moivre: \((2\,\mathrm{cis}\,60^\circ)^6 = 2^6\,\mathrm{cis}\,360^\circ\).
\((1 + i\sqrt3)^6 = 64\), bilangan real! Enam putaran 60° tepat satu lingkaran penuh. Bandingkan dengan menjabarkan \((1 + i\sqrt3)^6\) secara manual.
Mulai dari 1, lalu kalikan berulang-ulang dengan \(w = r\,\mathrm{cis}\,\theta\): titik \(w^k\) melompat sejauh \(\theta\) setiap langkah. Dengan \(|w| = 1\) dan \(\theta = 30^\circ\), terbentuklah bianglala 12 kabin. Bagaimana kalau \(|w|\) sedikit lebih dari 1? Seret titik ungu \(w\) atau pakai tombol.
Berapa banyak bilangan kompleks \(z\) yang memenuhi \(z^6 = 1\)?
Hanya satu, yaitu \(z = 1\).
Dua, yaitu \(1\) dan \(-1\).
Enam.
Tak hingga banyaknya.
Jawabannya: enam. Selain \(1\) dan \(-1\), ada empat lagi: \(\mathrm{cis}\,60^\circ\), \(\mathrm{cis}\,120^\circ\), \(\mathrm{cis}\,240^\circ\), dan \(\mathrm{cis}\,300^\circ\). Masing-masing, jika diputar 6 kali, menempuh kelipatan 360° dan kembali ke 1. Keenam titik itu membentuk segi enam beraturan!
Akar-akar kesatuanPersamaan \(z^n = 1\) mempunyai tepat \(n\) penyelesaian, yang disebut akar-akar kesatuan pangkat \(n\):
\[z_k = \mathrm{cis}\,\frac{360^\circ \cdot k}{n}, \qquad k = 0, 1, 2, \dots, n - 1.\]
Dengan \(\omega = \mathrm{cis}\,\frac{360^\circ}{n}\), akar-akarnya adalah \(1, \omega, \omega^2, \dots, \omega^{n-1}\): titik-titik sudut segi-\(n\) beraturan pada lingkaran satuan. Untuk \(n \ge 2\), jumlah semuanya nol: \(1 + \omega + \omega^2 + \dots + \omega^{n-1} = 0\).
Mengapa jumlahnya nol?
Misalkan \(S = 1 + \omega + \dots + \omega^{n-1}\). Kalikan dengan \(\omega\): \(\omega S = \omega + \omega^2 + \dots + \omega^{n}\). Karena \(\omega^n = 1\), suku-sukunya sama dengan \(S\), hanya urutannya bergeser. Jadi \(\omega S = S\), atau \((\omega - 1)S = 0\). Karena \(\omega \ne 1\), haruslah \(S = 0\).
Secara geometris: memutar segi-\(n\) sejauh \(\frac{360^\circ}{n}\) menghasilkan segi-\(n\) yang sama, sehingga "titik berat" semua akar tidak boleh berpindah ketika diputar. Satu-satunya titik yang tidak bergerak saat diputar adalah \(O\).
Geser \(n\) untuk melihat segi-\(n\) beraturan. Tekan ▶ Jalankan: panah ungu \(\omega^p\) melompat satu titik setiap kali dikali \(\omega\), dan setelah \(n\) lompatan kembali ke 1. Mengapa jumlah semua akar selalu 0?
Selesaikan \(z^3 = 8i\).
Tulis ruas kanan dalam bentuk polar: \(8i = 8\,\mathrm{cis}\,90^\circ\). Karena sudut boleh ditambah kelipatan 360°, \(8i = 8\,\mathrm{cis}(90^\circ + 360^\circ k)\).
Misalkan \(z = r\,\mathrm{cis}\,\theta\). De Moivre: \(r^3 = 8\) dan \(3\theta = 90^\circ + 360^\circ k\). Jadi \(r = 2\) dan \(\theta = 30^\circ + 120^\circ k\).
\(z = \sqrt3 + i\), \(z = -\sqrt3 + i\), atau \(z = -2i\). Ketiganya membentuk segitiga sama sisi dan jumlahnya 0.
Trik Kak LintangAkar-akar dari \(z^n = w\) selalu membentuk segi-\(n\) beraturan yang berpusat di \(O\). Jadi cukup temukan satu akar, lalu putar sejauh \(\frac{360^\circ}{n}\) berulang kali untuk mendapatkan sisanya.
Lanjut · IB & olimpiadeSenjata olimpiade: saringan akar kesatuanMisalkan \(\omega = \mathrm{cis}\,120^\circ\), sehingga \(\omega^3 = 1\) dan \(1 + \omega + \omega^2 = 0\). Akibatnya \(1 + \omega^k + \omega^{2k}\) bernilai 3 jika \(k\) kelipatan 3, dan 0 jika bukan. Masukkan \(x = 1, \omega, \omega^2\) ke \((1 + x)^6 = \sum_k \binom6k x^k\), lalu jumlahkan:
\[\binom60 + \binom63 + \binom66 = \frac{(1 + 1)^6 + (1 + \omega)^6 + (1 + \omega^2)^6}{3}.\]
Karena \(1 + \omega = \mathrm{cis}\,60^\circ\) dan \(1 + \omega^2 = \mathrm{cis}(-60^\circ)\), pangkat enam keduanya bernilai 1. Hasilnya \(\frac{64 + 1 + 1}{3} = 22\). Cek langsung: \(1 + 20 + 1 = 22\). ✓ Trik yang sama, dengan \(n = 5\), membuktikan \(\cos 72^\circ + \cos 144^\circ = -\tfrac12\) dari bagian real \(1 + \omega + \omega^2 + \omega^3 + \omega^4 = 0\).
37.7Fraktal dan bilangan kompleks di sekitarmu
Ambil sebuah bilangan kompleks \(c\). Mulai dari \(z_0 = 0\), lalu ulangi aturan sederhana \(z \to z^2 + c\) berkali-kali. Hanya ada dua kemungkinan nasib: barisan titiknya tetap terkurung di dekat \(O\), atau kabur menjauh tanpa batas.
DefinisiHimpunan Mandelbrot adalah himpunan semua bilangan kompleks \(c\) yang barisan \(z_0 = 0,\ z_{n+1} = z_n^2 + c\) tetap terbatas (tidak kabur ke tak hingga). Fakta penting: begitu suatu \(|z_n| > 2\), barisan itu pasti kabur.
\(c\)
Barisan \(z_1, z_2, z_3, \dots\)
Nasib
\(-1\)
\(-1,\ 0,\ -1,\ 0,\ -1,\ \dots\)
terkurung (berayun) ✓ anggota
\(1\)
\(1,\ 2,\ 5,\ 26,\ 677,\ \dots\)
kabur ✗ bukan anggota
\(i\)
\(i,\ -1 + i,\ -i,\ -1 + i,\ -i,\ \dots\)
terkurung (berputar dalam siklus) ✓ anggota
Warnai setiap titik \(c\) menurut seberapa cepat barisannya kabur, dan muncullah salah satu gambar paling terkenal dalam matematika modern. Benoît Mandelbrot memotretnya dengan komputer sekitar tahun 1980. Semakin diperbesar, semakin banyak detail baru yang muncul: spiral, "kuda laut", bahkan salinan mini himpunan itu sendiri.
Ketuk atau seret di gambar untuk memilih titik \(c\). Garis kuning menunjukkan orbit \(0 \to c \to c^2 + c \to \dots\). Apakah orbitnya terkurung atau kabur? Lalu tekan 🔍 Perbesar di dekat tepi himpunan (perbatasan hitam dan warna) dan naikkan iterasi bila gambar mulai kabur.
Matematika NusantaraBeberapa motif batik memuat pola yang berulang dalam ukuran yang makin kecil, ciri khas fraktal. Sekitar tahun 2007, sekelompok peneliti dan desainer muda di Bandung memperkenalkan batik fraktal: motif dirancang dengan rumus matematika di komputer, lalu dicanting dan diwarnai oleh perajin batik. Bayangkan sehelai kain batik bermotif "kuda laut" dari himpunan Mandelbrot di atas, lahir dari rumus sependek \(z^2 + c\)!
⚡
Listrik rumah (AC)
Tegangan PLN 220 V berayun 50 kali per detik. Insinyur menghitung arus, daya, dan beda fase dengan bilangan kompleks yang ditulis memakai \(j\).
📶
Sinyal HP & WiFi
Data dikirim sebagai titik-titik di bidang kompleks (diagram konstelasi). Setiap titik mewakili beberapa bit sekaligus.
🎮
Grafika game & animasi
Memutar gambar sama dengan mengalikan koordinatnya dengan \(\mathrm{cis}\,\theta\); program grafika memakai ide ini atau saudaranya, matriks rotasi.
🎧
Musik & suara
Equalizer di HP memecah suara menjadi gelombang-gelombang dengan transformasi Fourier, yang dibangun dari \(\mathrm{cis}\,\theta\).
🌀
Fraktal & desain
Komputer menggambar himpunan Mandelbrot dan Julia dari \(z^2 + c\); desainer memakainya untuk motif kain, poster, dan latar film.
Nilai \(i^{2026}\) adalah…
\(1\)
\(i\)
\(-1\)
\(-i\)
\(2026 = 4 \times 506 + 2\), sisa 2. Jadi \(i^{2026} = i^2 = -1\). Cukup lihat dua digit terakhir: 26 dibagi 4 bersisa 2.
Modulus \(-5 + 12i\) adalah…
7
13
17
\(\sqrt{119}\)
\(\sqrt{(-5)^2 + 12^2} = \sqrt{25 + 144} = \sqrt{169} = 13\). Tripel 5–12–13 dari Bab 18 muncul lagi!
Di bidang Argand, mengalikan bilangan \(z\) dengan \(i\) sama dengan…
mencerminkan \(z\) terhadap sumbu real
menggandakan jarak \(z\) ke \(O\)
menggeser \(z\) satu satuan ke atas
memutar \(z\) sejauh 90° berlawanan arah jarum jam terhadap \(O\)
\(|i| = 1\) dan \(\arg i = 90^\circ\), jadi perkalian dengan \(i\) hanya memutar 90° tanpa meregang. Pencerminan terhadap sumbu real menghasilkan sekawan \(\bar z\).
38
Bab 38 · Matematika Lanjut & Olimpiade
Teori Bilangan: Ketika Sisa Pembagian Berkuasa
Kalkulator menyerah menghitung \(7^{2026}\), tetapi sebuah jam dinding bisa menebak angka terakhirnya dalam sepuluh detik. Selamat datang di dunia tempat yang terpenting bukan bilangannya, melainkan sisanya.
Setelah bab ini, kamu bisa
memakai algoritma pembagian dan sifat keterbagian untuk menalar sisa tanpa menghitung bilangan raksasa;
menghitung FPB dengan algoritma Euclid dan menemukan koefisien Bézout;
berhitung dalam aritmetika modular: jam, kalender, weton, dan digit cek;
menentukan angka terakhir pangkat besar lewat siklus dan Teorema Fermat kecil;
menyelesaikan persamaan Diophantine linear, misalnya membayar pas dengan uang Rp2.000 dan Rp5.000.
Kalkulator yang Menyerah Komik · 4 panel
Kantin sekolah, jam istirahat
DimasTeka-teki kemarin: angka terakhir 7²⁰²⁶ berapa? Kalkulatorku malah bilang ERROR!
AyuPantas. Bilangan itu panjangnya 1.713 angka!
Ayu mulai mencatat
AyuLihat angka satuannya saja: 7, 9, 3, 1… lalu 7 lagi! Polanya berulang setiap 4 langkah.
TIK!
Kak LintangItu seperti jam yang cuma punya 4 angka. Setiap kali dikali 7, jarumnya maju satu kotak.
Tiba-tiba dari balik etalase…
Ancil2026 dibagi 4 sisanya 2. Jarum berhenti di kotak kedua: angka 9!
DimasJadi yang penting cuma sisanya…?
Hari ini hari Kamis. Hari apakah 1.000 hari lagi?
Kamis lagi, karena 1.000 adalah bilangan "bulat".
Senin.
Rabu.
Tidak bisa ditentukan tanpa kalender 3 tahun ke depan.
Jawabannya: Rabu. Setiap 7 hari, nama hari kembali sama. Jadi yang penting hanyalah sisa 1.000 dibagi 7: \(1000 = 142 \times 7 + 6\). Maju 6 hari dari Kamis sama dengan mundur 1 hari: Rabu. Ratusan minggu penuh di dalamnya tidak mengubah apa pun!
38.1Keterbagian dan algoritma pembagian
Di Bab 4 kamu sudah berkenalan dengan faktor, bilangan prima, FPB, KPK, dan ciri habis dibagi. Bab ini membawa alat-alat itu ke panggung olimpiade. Rahasia pertamanya sederhana: berhentilah memikirkan bilangannya, pikirkan sisanya.
DefinisiUntuk bilangan bulat \(a \ne 0\) dan \(b\), kita katakan \(a\) membagi \(b\), ditulis \(a \mid b\), jika ada bilangan bulat \(k\) sehingga \(b = ka\). Contoh: \(3 \mid 12\) karena \(12 = 4 \cdot 3\), sedangkan \(5 \nmid 12\). Perhatikan: \(a \mid b\) adalah sebuah pernyataan (benar atau salah), bukan pecahan seperti \(a/b\).
Teorema · Algoritma pembagianUntuk setiap bilangan bulat \(a\) dan bilangan asli \(n\), ada tepat satu pasangan bilangan bulat \(q\) (hasil bagi) dan \(r\) (sisa) sehingga
Algoritma pembagian dalam bentuk kue arisan: 23 klepon dibagi rata kepada 4 orang. Hasil bagi \(q = 5\) (kue per orang), sisa \(r = 3\). Sisa selalu lebih kecil daripada pembaginya.
Gampangnya: sisa adalah "kue yang tidak kebagian". Kalau 23 kue dibagi rata kepada 4 orang, tiap orang mendapat 5 kue dan 3 kue tersisa. Sisa selalu lebih kecil daripada banyaknya orang. Kalau sisanya masih 4 atau lebih, setiap orang masih bisa mendapat satu kue lagi!
Sebuah bilangan habis dibagi 4 dan juga habis dibagi 6. Apakah bilangan itu pasti habis dibagi 24?
Ya, karena 4 × 6 = 24.
Ya, asalkan bilangannya genap.
Tidak; yang pasti hanya habis dibagi 12.
Tidak; bahkan belum tentu habis dibagi 12.
Jawabannya: tidak, cukup 12. Bilangan 12 sendiri habis dibagi 4 dan 6, tetapi tidak habis dibagi 24. Yang dijamin hanyalah \(\operatorname{KPK}(4, 6) = 12\). Aturan "kalikan saja" hanya sah bila kedua bilangan tidak punya faktor persekutuan, misalnya 3 dan 8: habis dibagi 3 dan 8 berarti habis dibagi 24.
Sifat keterbagianUntuk bilangan bulat \(a, b, c, d\):
Jika \(d \mid a\) dan \(d \mid b\), maka \(d \mid ax + by\) untuk semua bilangan bulat \(x\) dan \(y\).
Jika \(a \mid b\) dan \(b \mid c\), maka \(a \mid c\).
Jika \(a \mid b\) dan \(b \ne 0\), maka \(|a| \le |b|\).
Bukti sifat keterbagian
(1) Tulis \(a = dk\) dan \(b = dl\). Maka \(ax + by = d(kx + ly)\), dan \(kx + ly\) bilangan bulat. (2) Tulis \(b = ak\) dan \(c = bl\); maka \(c = a(kl)\). (3) Dari \(b = ak\) dengan \(k \ne 0\) bulat, \(|k| \ge 1\), jadi \(|b| = |a|\,|k| \ge |a|\).
Bu RT membuat 250 kue untuk arisan dan memasukkannya ke kotak-kotak berisi 12 kue. Berapa kotak yang terisi penuh, dan berapa kue yang tersisa?
Cari kelipatan 12 terbesar yang tidak melebihi 250: \(12 \times 20 = 240\) (sedangkan \(12 \times 21 = 252\) sudah terlalu besar).
Sisanya \(250 - 240 = 10\), dan memang \(0 \le 10 < 12\).
Jadi \(250 = 20 \cdot 12 + 10\).
Ada 20 kotak penuh dan 10 kue tersisa. Dengan bahasa bab ini: \(250 \bmod 12 = 10\).
Diketahui \(a\) dan \(b\) bilangan bulat dengan \(13 \mid 2a + 3b\). Buktikan bahwa \(13 \mid 5a + b\).
Kita ingin "mengubah" \(2a + 3b\) menjadi \(5a + b\) dengan mengalikan lalu membuang kelipatan 13. Karena \(2 \times 9 = 18 = 13 + 5\) dan \(3 \times 9 = 27 = 26 + 1\), kalikan dengan 9.
Jadi \(5a + b = 9(2a + 3b) - 13(a + 2b)\): kombinasi dua bilangan yang sama-sama habis dibagi 13. Menurut sifat (1), \(13 \mid 5a + b\).
Terbukti. Trik "kalikan, lalu kurangi kelipatan pembagi" ini sangat sering dipakai di soal olimpiade.
Awas jebakanSisa pembagian tidak pernah negatif: \(-17\) dibagi 5 bersisa 3, bukan \(-2\), karena \(-17 = (-4) \cdot 5 + 3\). Banyak kalkulator dan bahasa pemrograman menjawab \(-2\); dalam matematika kita selalu memakai sisa \(0 \le r < n\).
38.2FPB, algoritma Euclid, dan identitas Bézout
Kak Lintang membawa kue lapis berukuran 33 cm × 12 cm. Ia ingin memotongnya menjadi potongan persegi yang sama besar, sebesar mungkin, tanpa sisa sedikit pun. Sisi persegi itu harus membagi 33 dan juga membagi 12, jadi yang dicari adalah \(\operatorname{FPB}(33, 12)\). Euclid punya cara memotong yang sangat cerdik.
Kue lapis 33 cm × 12 cm akan dipotong menjadi persegi-persegi sama besar yang sebesar mungkin. Strategi Euclid: potong persegi terbesar yang muat, lalu ulangi pada potongan yang tersisa.
Dari potongan 9 × 12, persegi terbesar bersisi 9. Muat 1 buah, dan tersisa 9 × 3: \(12 = 1 \times 9 + 3\).
Dari potongan 9 × 3, persegi bersisi 3 muat tepat 3 buah tanpa sisa: \(9 = 3 \times 3 + 0\). Sisa 0 berarti selesai!
Persegi terakhir (sisi 3) ternyata menutup seluruh kue: \(11 \times 4 = 44\) potong. Jadi \(\operatorname{FPB}(33, 12) = 3\). Sisi 3 membagi 9, sehingga membagi 12, sehingga membagi 33: semua potongan besar tersusun dari persegi 3 × 3.
Di Bab 4 kamu mencari FPB lewat faktorisasi prima. Cara itu nyaman untuk bilangan kecil, tetapi bayangkan memfaktorkan bilangan 300 angka! Algoritma Euclid sama sekali tidak memerlukan faktorisasi; ia hanya memakai pembagian bersisa berulang-ulang, dan sisanya mengecil dengan cepat.
Teorema · Algoritma EuclidJika \(a = qb + r\), maka
Ulangi pembagian bersisa dengan pasangan baru \((b, r)\) sampai sisanya 0. Sisa terakhir yang bukan nol adalah FPB-nya.
Bukti algoritma Euclid
Setiap pembagi persekutuan \(a\) dan \(b\) juga membagi \(r = a - qb\) (sifat 1). Sebaliknya, setiap pembagi persekutuan \(b\) dan \(r\) juga membagi \(a = qb + r\). Jadi pasangan \((a, b)\) dan \((b, r)\) memiliki himpunan pembagi persekutuan yang sama persis, sehingga pembagi terbesarnya pun sama. Karena \(b > r > r' > \dots \ge 0\) adalah barisan bilangan cacah yang terus turun, prosesnya pasti berhenti di sisa 0.
Atur panjang dan lebar kue (atau seret titik ungu di pojok kanan bawah), lalu tekan ▶ Jalankan. Coba tombol Fibonacci 55 × 34: mengapa pasangan Fibonacci membuat Euclid bekerja paling lama? Perhatikan baris Bézout yang muncul di akhir.
Euclid menyimpan hadiah tersembunyi. Baca pembagian bersusun pada kue tadi dari bawah ke atas, lalu substitusikan sisanya satu per satu:
Lebih kuat lagi: \(\operatorname{FPB}(a, b)\) adalah bilangan positif terkecil yang berbentuk \(ax + by\), dan setiap bilangan berbentuk \(ax + by\) adalah kelipatannya.
Bukti identitas Bézout
Misalkan \(d = ax_0 + by_0\) adalah bilangan positif terkecil berbentuk \(ax + by\) (pasti ada, karena misalnya \(a^2 + b^2 > 0\) berbentuk itu). Bagi \(a\) dengan \(d\): \(a = qd + r\) dengan \(0 \le r < d\). Maka \(r = a - q(ax_0 + by_0) = a(1 - qx_0) + b(-qy_0)\) juga berbentuk \(ax + by\). Karena \(r < d\) dan \(d\) yang terkecil positif, haruslah \(r = 0\), jadi \(d \mid a\). Dengan cara sama \(d \mid b\). Di sisi lain, setiap pembagi persekutuan \(a\) dan \(b\) membagi \(ax_0 + by_0 = d\), jadi tidak ada pembagi persekutuan yang lebih besar daripada \(d\). Kesimpulannya \(d = \operatorname{FPB}(a, b)\).
Trik Kak Lintang: tabel Euclid diperluasDaripada substitusi mundur yang mudah keliru, catat setiap sisa sebagai kombinasi \(a\) dan \(b\) sambil maju. Baris baru = baris dua di atasnya dikurangi \(q\) kali baris tepat di atasnya.
Sisa
\(q\)
\(x\)
\(y\)
Cek: \(33x + 12y\)
33
—
1
0
33
12
—
0
1
12
9
2
\(1 - 2 \cdot 0 = 1\)
\(0 - 2 \cdot 1 = -2\)
\(33 - 24 = 9\)
3
1
\(0 - 1 \cdot 1 = -1\)
\(1 - 1 \cdot (-2) = 3\)
\(-33 + 36 = 3\)
Baris terakhir sebelum sisa 0 langsung memberi koefisien Bézout: \(x = -1\), \(y = 3\).
Tentukan \(\operatorname{FPB}(252, 198)\) dengan algoritma Euclid, lalu tuliskan FPB itu dalam bentuk \(252x + 198y\).
Tamu dari masa laluAlgoritma Euclid tercatat dalam kitab Elemen karya Euclid dari Aleksandria (±300 SM), Buku VII, dan sering disebut algoritma tertua yang masih dipakai sampai sekarang. Di sana algoritma ini digambarkan persis seperti memotong ruas garis: "kurangi yang panjang dengan yang pendek berulang-ulang". Identitasnya dinamai Étienne Bézout, matematikawan Prancis abad ke-18, walaupun Claude-Gaspard Bachet sudah menuliskan hasil serupa sekitar seabad sebelumnya.
38.3Aritmetika modular: berhitung di jam dinding
Jam dinding hanya punya angka 1 sampai 12. Pukul 10 ditambah 5 jam bukan pukul 15, melainkan pukul 3. Jam "melupakan" kelipatan 12 dan hanya mengingat sisanya. Matematikawan menamai dunia seperti ini aritmetika modular.
Definisi · KongruensiUntuk bilangan asli \(n\), kita tulis
\[a \equiv b \pmod{n} \iff n \mid (a - b),\]
dibaca "\(a\) kongruen dengan \(b\) modulo \(n\)". Artinya \(a\) dan \(b\) bersisa sama jika dibagi \(n\). Bilangan \(n\) disebut modulus. Contoh: \(15 \equiv 3 \pmod{12}\), \(100 \equiv 2 \pmod 7\), dan \(-1 \equiv 6 \pmod 7\). Sisa pembagian \(a\) oleh \(n\) ditulis \(a \bmod n\).
Bayangkan jam berangka 0 sampai \(n - 1\). Mulai di angka 0, lalu maju \(a\) langkah. Angka tempat jarum berhenti adalah \(a \bmod n\). Dua bilangan disebut kongruen kalau jarumnya berhenti di angka yang sama.
Pilih modulus \(n\) dan langkah \(a\), lalu tekan ▶ Jalankan: jarum melompat \(a\) angka setiap kali dan meninggalkan jejak berbentuk bintang. Kapan jarum mengunjungi semua angka? Bandingkan \(n = 12\) dengan \(a = 5\) dan \(a = 4\). Kamu juga bisa mengeklik angka di jam untuk memilih langkah.
Sifat operasi kongruensiJika \(a \equiv b \pmod n\) dan \(c \equiv d \pmod n\), maka
\[a + c \equiv b + d, \qquad a - c \equiv b - d, \qquad ac \equiv bd, \qquad a^k \equiv b^k \pmod n.\]
Artinya, kamu boleh mengganti bilangan dengan sisanya kapan saja sebelum menjumlah, mengurangi, mengalikan, atau memangkatkan.
Bukti sifat operasi
Diketahui \(n \mid a - b\) dan \(n \mid c - d\). Penjumlahan: \((a + c) - (b + d) = (a - b) + (c - d)\), habis dibagi \(n\). Perkalian: \(ac - bd = a(c - d) + d(a - b)\), kombinasi dua kelipatan \(n\), jadi habis dibagi \(n\). Pangkat: terapkan aturan perkalian \(k\) kali.
Trik Kak Lintang: pakai sisa negatifSisa "hampir \(n\)" lebih enak ditulis negatif. Karena \(6 \equiv -1 \pmod 7\), maka \(6^{2026} \equiv (-1)^{2026} = 1 \pmod 7\). Karena \(99 \equiv -1 \pmod{100}\), maka \(99^{99}\) berakhiran 99. Hitungan raksasa selesai dalam satu baris!
Awas jebakanDalam kongruensi, kamu tidak boleh sembarangan membagi kedua ruas. Contoh: \(2 \cdot 3 \equiv 2 \cdot 8 \pmod{10}\) (sebab \(6\) dan \(16\) bersisa sama), tetapi \(3 \not\equiv 8 \pmod{10}\). Membagi dengan \(c\) hanya sah jika \(\operatorname{FPB}(c, n) = 1\).
Tanggal 17 Agustus 2026 jatuh pada hari Senin. Hari apakah 17 Agustus 2027?
Dari 17 Agustus 2026 sampai 17 Agustus 2027 ada 365 hari (Februari 2027 hanya 28 hari).
17 Agustus 2027 jatuh pada hari Selasa. Itulah sebabnya tanggal ulang tahunmu bergeser satu hari setiap tahun (dua hari bila melewati 29 Februari).
Matematika NusantaraKalender Jawa memakai dua siklus sekaligus: tujuh hari (Senin sampai Minggu) dan lima hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Pasangan keduanya disebut weton, misalnya Jumat Kliwon. Karena \(\operatorname{KPK}(7, 5) = 35\), weton yang sama berulang setiap 35 hari (satu selapan), dan setiap pasangan hari–pasaran muncul tepat sekali dalam 35 hari. Kalender Pawukon di Bali bahkan menjalankan beberapa "minggu" dengan panjang berbeda secara bersamaan dalam siklus 210 hari. Leluhur kita sudah bermain aritmetika modular berabad-abad!
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Sisa CinaJika \(\operatorname{FPB}(m, n) = 1\), sistem \(x \equiv a \pmod m\), \(x \equiv b \pmod n\) selalu punya penyelesaian, dan penyelesaiannya tunggal modulo \(mn\). Bukti singkat: ambil bilangan \(0, 1, \dots, mn - 1\). Dua bilangan berbeda di antaranya tidak mungkin punya pasangan sisa yang sama, sebab selisihnya akan habis dibagi \(m\) dan \(n\), jadi habis dibagi \(mn\), padahal selisihnya kurang dari \(mn\). Ada \(mn\) bilangan dan \(mn\) pasangan sisa, jadi setiap pasangan muncul tepat sekali. Inilah alasan matematis di balik siklus weton 35 hari.
Tamu dari masa laluKitab Sunzi Suanjing dari Tiongkok (sekitar abad ke-3 sampai ke-5 M) memuat teka-teki terkenal: ada sejumlah benda; dihitung tiga-tiga sisa 2, dihitung lima-lima sisa 3, dihitung tujuh-tujuh sisa 2. Berapa banyaknya? Jawaban terkecilnya 23, dan dari teka-teki inilah Teorema Sisa Cina mendapat namanya.
Hari ini Minggu Pon. Paling cepat berapa hari lagi kita bertemu Jumat Kliwon? (Urutan pasaran: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon.)
Dari Minggu ke Jumat maju 5 hari, jadi banyak hari \(d\) memenuhi \(d \equiv 5 \pmod 7\).
Dari Pon ke Kliwon maju 2 pasaran, jadi \(d \equiv 2 \pmod 5\).
Kandidat \(d \equiv 5 \pmod 7\): 5, 12, 19, 26, 33. Yang bersisa 2 jika dibagi 5 adalah 12.
Jumat Kliwon tiba 12 hari lagi, lalu berulang setiap 35 hari: 47, 82, … hari lagi.
38.4Angka terakhir dan siklus pangkat
Sekarang kita siap menjawab teka-teki komik. Angka satuan sebuah bilangan sama dengan sisanya jika dibagi 10. Menurut sifat perkalian kongruensi, angka satuan \(7^{k+1}\) cukup dihitung dari angka satuan \(7^k\) dikali 7. Jadi angka satuan pangkat-pangkat sebuah bilangan berjalan seperti jarum jam:
Angka satuan \(a\)
\(a^1\)
\(a^2\)
\(a^3\)
\(a^4\)
Panjang siklus
0, 1, 5, 6
tidak berubah (0, 1, 5, 6)
1
2
2
4
8
6
4
3
3
9
7
1
4
4
4
6
4
6
2
7
7
9
3
1
4
8
8
4
2
6
4
9
9
1
9
1
2
Untuk 7, siklusnya 7 → 9 → 3 → 1 → 7 → …, panjangnya 4. Karena \(2026 = 4 \times 506 + 2\), pangkat 2026 jatuh di posisi kedua siklus: angka satuan \(7^{2026}\) adalah 9. Dalam bahasa modular: \(7^4 = 2401 \equiv 1 \pmod{10}\), sehingga
Gampangnya: cari pola angka satuan dengan mengalikan beberapa kali, temukan kapan polanya berulang, lalu bagi pangkatnya dengan panjang pola. Sisanya menunjukkan posisi di dalam pola.
Mengapa selalu aman maju 4 pangkat?Untuk setiap bilangan bulat \(a\) berlaku \(a^5 \equiv a \pmod{10}\) (buktinya memakai Teorema Fermat kecil di subbab berikutnya, untuk modulus 2 dan 5). Akibatnya \(a^{k+4} \equiv a^k \pmod{10}\) untuk semua \(k \ge 1\), walaupun siklus aslinya bisa lebih pendek (1 atau 2).
Mulai dari \(a = 7\), \(m = 10\): titik-titik melompat 7, 9, 3, 1 lalu berulang. Sekarang ganti \(m\) dengan bilangan prima (5, 7, 11, 13) dan perhatikan garis putus-putus magenta. Apa yang selalu terjadi di sana?
Tentukan angka satuan dari \(2^{2026} \times 3^{2027}\).
Siklus 2: 2, 4, 8, 6. Karena \(2026 \equiv 2 \pmod 4\), angka satuan \(2^{2026}\) adalah 4.
Siklus 3: 3, 9, 7, 1. Karena \(2027 \equiv 3 \pmod 4\), angka satuan \(3^{2027}\) adalah 7.
Angka satuannya 8, padahal bilangannya sendiri punya lebih dari 1.500 angka.
Lanjut · IB & olimpiadeDua angka terakhir \(7^{2026}\)Dua angka terakhir adalah sisa pembagian oleh 100. Keberuntungan kecil: \(7^4 = 2401 \equiv 1 \pmod{100}\). Maka \(7^{2026} = (7^4)^{506} \cdot 7^2 \equiv 49 \pmod{100}\), jadi \(7^{2026}\) berakhiran 49. Untuk bilangan pokok lain, siklus modulo 100 bisa lebih panjang (misalnya 20 untuk bilangan pokok 3), tetapi panjangnya selalu membagi 40, seperti yang dijamin Teorema Euler di subbab berikutnya.
Di grafik siklus tadi, pilih modulus prima, misalnya \(m = 7\), lalu ganti-ganti \(a\). Ada keajaiban: pada pangkat ke-6 sisanya selalu 1. Dengan \(m = 11\), keajaiban yang sama terjadi pada pangkat ke-10. Ini bukan kebetulan.
Teorema Fermat kecilJika \(p\) bilangan prima dan \(a\) bilangan bulat yang tidak habis dibagi \(p\), maka
\[\cB{a}^{\,\cG{p}-1} \equiv 1 \pmod{\cG{p}}.\]
Bentuk yang setara dan berlaku untuk semua bilangan bulat \(a\): \(a^p \equiv a \pmod p\), yaitu \(p \mid a^p - a\).
Mengapa \(a^p - a\) selalu habis dibagi \(p\)? Bayangkan Ayu merangkai kalung dari \(p\) manik dengan \(a\) pilihan warna. Sebagai untaian lurus, ada \(a^p\) kemungkinan. Sebanyak \(a\) di antaranya berwarna tunggal. Ketika ujung-ujung untai disambung menjadi kalung, untai-untai yang hanya berbeda karena diputar menjadi kalung yang sama. Lab berikut menunjukkan bahwa untuk \(p\) prima, setiap kalung campuran berasal dari tepat \(p\) untai.
Pilih banyak warna \(a\) dan banyak manik \(p\). Tekan ▶ Jalankan untuk memutar semua kalung, lalu klik sebuah kalung untuk melihat untai-untai yang dikandungnya. Bandingkan \(p = 5\) atau \(7\) (prima) dengan \(p = 4\) atau \(6\). Kapan \((a^p - a) \div p\) bulat?
Bukti Teorema Fermat kecil dengan kalung
Kelompokkan \(a^p - a\) untai campuran (yang memakai lebih dari satu warna) menurut kalung yang dibentuknya. Memutar sebuah untai sejauh \(1, 2, \dots, p\) posisi menghasilkan untai-untai dalam kelompok yang sama; misalkan untai kembali ke bentuk semula pertama kali setelah \(s\) putaran. Maka putaran berulang dengan periode \(s\), dan karena putaran sejauh \(p\) jelas mengembalikan untai, \(s \mid p\). Untuk \(p\) prima, \(s = 1\) atau \(s = p\). Nilai \(s = 1\) berarti untai tidak berubah saat diputar satu posisi, yaitu semua manik berwarna sama, padahal untainya campuran. Jadi \(s = p\): setiap kelompok berisi tepat \(p\) untai, sehingga \(p \mid a^p - a\). Jika \(p \nmid a\), bilangan \(a\) boleh "dicoret" dari \(a(a^{p-1} - 1)\) karena \(\operatorname{FPB}(a, p) = 1\), sehingga \(p \mid a^{p-1} - 1\).
Awas jebakanTeorema Fermat hanya berjalan satu arah: "prima ⇒ sisa 1". Kebalikannya salah! Contoh: \(2^{340} \equiv 1 \pmod{341}\), padahal \(341 = 11 \times 31\) bukan prima. Ingat juga syaratnya: jika \(p \mid a\), misalnya \(7^6\) dibagi 7, sisanya 0, bukan 1.
Tentukan sisa pembagian \(3^{2026}\) oleh 11.
11 prima dan tidak membagi 3, jadi \(3^{10} \equiv 1 \pmod{11}\).
Sisanya 3. Bonus: ternyata siklus 3 modulo 11 hanya sepanjang 5, dan 5 membagi \(p - 1 = 10\). Panjang siklus selalu membagi \(p - 1\).
Tamu dari masa laluPierre de Fermat, ahli hukum di Toulouse pada abad ke-17 yang bermatematika sebagai hobi, menuliskan teorema ini dalam sebuah surat tahun 1640 tanpa menyertakan bukti. Gottfried Leibniz menulis buktinya sekitar 1683 tetapi tidak menerbitkannya; bukti pertama yang diterbitkan datang dari Leonhard Euler pada 1736. Bukti dengan kalung yang kamu lihat di atas dipopulerkan Solomon Golomb pada 1956.
Lanjut · IB & olimpiadeTeorema Euler dan kriptografi RSAMisalkan \(\varphi(n)\) adalah banyaknya bilangan \(1, 2, \dots, n\) yang relatif prima dengan \(n\). Euler membuktikan: jika \(\operatorname{FPB}(a, n) = 1\), maka \(a^{\varphi(n)} \equiv 1 \pmod n\). Untuk \(n\) prima, \(\varphi(n) = n - 1\) dan kita mendapat Fermat lagi. Karena \(\varphi(10) = 4\) dan \(\varphi(100) = 40\), siklus angka satuan selalu membagi 4 dan siklus dua angka terakhir selalu membagi 40 (untuk \(a\) yang relatif prima dengan 10). Sistem kriptografi RSA memilih dua prima raksasa \(p, q\), lalu mengenkripsi pesan \(M\) menjadi \(M^e \bmod pq\). Hanya pemilik \(\varphi(pq) = (p-1)(q-1)\) yang tahu pangkat \(d\) dengan \(ed \equiv 1 \pmod{\varphi(pq)}\) untuk membukanya, dan menemukan \(\varphi(pq)\) tanpa mengetahui \(p\) dan \(q\) sangatlah sulit.
"Kalau \(2^{n-1}\) bersisa 1 jika dibagi \(n\), pasti \(n\) bilangan prima."
Tidak selalu. \(2^{340} \equiv 1 \pmod{341}\), padahal \(341 = 11 \times 31\). Teorema Fermat hanya menjamin arah "prima ⇒ sisa 1", bukan sebaliknya.
"Angka satuan pangkat selalu berulang setiap 4 langkah."
Siklusnya bisa sepanjang 1 (untuk 0, 1, 5, 6), 2 (untuk 4 dan 9), atau 4. Yang selalu benar: maju 4 pangkat tidak mengubah angka satuan, karena \(a^5 \equiv a \pmod{10}\).
"Teori bilangan memang indah, tetapi tidak ada gunanya."
Matematikawan G. H. Hardy (1940) pernah bangga bahwa teori bilangan "tak berguna". Kini aritmetika modular mengamankan m-banking, tanda tangan digital, dan digit cek di setiap kartu ATM.
38.6Persamaan Diophantine linear: uang pas tanpa kembalian
Dompet Ayu hanya berisi lembaran Rp2.000 dan Rp5.000 (masing-masing banyak sekali). Ia harus membayar dengan uang pas, tanpa kembalian. Harga manakah yang mustahil ia bayar?
Rp11.000
Rp7.000
Rp3.000
Rp13.000
Jawabannya: Rp3.000. Rp11.000 = 3 × 2.000 + 5.000, Rp7.000 = 2.000 + 5.000, Rp13.000 = 4 × 2.000 + 5.000. Rp3.000 tidak bisa: satu lembar 5.000 sudah kelebihan, sedangkan lembar 2.000 saja hanya menghasilkan bilangan genap (dalam ribuan). Ternyata di antara kelipatan Rp1.000, hanya Rp1.000 dan Rp3.000 yang mustahil; semua harga mulai Rp4.000 bisa dibayar pas!
Membayar \(N\) ribu rupiah dengan \(x\) lembar Rp2.000 dan \(y\) lembar Rp5.000 berarti mencari bilangan bulat \(x, y\) dengan \(2x + 5y = N\). Persamaan yang jawabannya harus bilangan bulat seperti ini disebut persamaan Diophantine, dinamai Diophantus dari Aleksandria (sekitar abad ke-3 M).
Coba bayar Rp1.000 kalau penjual boleh memberi kembalian: serahkan tiga lembar Rp2.000 (Rp6.000), lalu terima kembalian satu lembar Rp5.000. Hasilnya kamu membayar \(6.000 - 5.000 = 1.000\) rupiah. Kembalian sama dengan \(y\) bernilai negatif: \(2 \cdot 3 + 5 \cdot (-1) = 1\).
Teorema · Persamaan Diophantine linearMisalkan \(d = \operatorname{FPB}(a, b)\). Persamaan \(ax + by = c\) mempunyai penyelesaian bilangan bulat jika dan hanya jika \(d \mid c\). Jika \((x_0, y_0)\) satu penyelesaian, maka semua penyelesaiannya adalah
\[x = x_0 + \frac{b}{d}\,t, \qquad y = y_0 - \frac{a}{d}\,t, \qquad t \in \mathbb{Z}.\]
Bukti
Syarat perlu: \(d\) membagi \(a\) dan \(b\), jadi membagi \(ax + by = c\). Syarat cukup: menurut Bézout ada \(u, v\) dengan \(au + bv = d\). Jika \(c = kd\), maka \(x = ku\), \(y = kv\) memenuhi \(ax + by = c\). Semua solusi: jika \((x, y)\) dan \((x_0, y_0)\) sama-sama solusi, maka \(a(x - x_0) = -b(y - y_0)\). Bagi dengan \(d\): \(\tfrac{a}{d}(x - x_0) = -\tfrac{b}{d}(y - y_0)\). Karena \(\tfrac{a}{d}\) dan \(\tfrac{b}{d}\) relatif prima, \(\tfrac{b}{d} \mid x - x_0\); tulis \(x - x_0 = \tfrac{b}{d}t\), dan substitusi memberi \(y - y_0 = -\tfrac{a}{d}t\).
Geser harga \(N\). Semua titik bulat terletak di garis yang sama dan berjarak teratur: maju 5 ke kanan, turun 2. Itulah rumus \(x = x_0 + 5t\), \(y = y_0 - 2t\). Berapa harga yang hanya punya satu cara bayar tanpa kembalian?
Kak Lintang membeli kue lapis Rp7.000 per potong dan klepon Rp4.000 per bungkus, masing-masing minimal satu, dengan total tepat Rp100.000. Ada berapa kemungkinan belanjaannya?
Model: \(7x + 4y = 100\) dengan \(x, y \ge 1\). Karena \(\operatorname{FPB}(7, 4) = 1\), solusi bulat pasti ada.
Ada 3 kemungkinan. Cek salah satunya: \(7 \cdot 8 + 4 \cdot 11 = 56 + 44 = 100\). ✓
Lanjut · IB & olimpiadeBilangan Frobenius: harga yang mustahilUntuk dua bilangan asli \(a, b > 1\) yang relatif prima, bilangan terbesar yang tidak dapat ditulis sebagai \(ax + by\) dengan \(x, y \ge 0\) adalah \(ab - a - b\), dan banyaknya bilangan yang mustahil tepat \(\tfrac{(a-1)(b-1)}{2}\). Untuk uang 2 dan 5 (ribuan): yang terbesar \(10 - 2 - 5 = 3\), dan ada \(\tfrac{1 \cdot 4}{2} = 2\) harga mustahil, yaitu Rp1.000 dan Rp3.000. Untuk perangko 5 dan 7: yang terbesar 23, dan ada 12 nilai mustahil. Hasil ini sering muncul di OSN dengan cerita koin, perangko, atau kemasan.
📅
Kalender & weton
Menentukan hari 1.000 hari lagi, atau kapan Jumat Kliwon berikutnya, cukup dengan sisa pembagian oleh 7 dan 5.
📚
ISBN & barcode
Angka terakhir ISBN-13 dan barcode produk dipilih agar jumlah berbobot 1 dan 3 habis dibagi 10, sehingga salah ketik satu angka pasti ketahuan.
💳
Nomor kartu ATM
Nomor kartu pembayaran memakai algoritma Luhn (modulo 10) untuk menangkap salah ketik sebelum transaksi diproses.
🔐
m-banking & situs aman
Kriptografi RSA mengandalkan pangkat modulo bilangan raksasa dan Teorema Euler, saudara tua Teorema Fermat kecil.
📱
Kode QRIS
Data QRIS diakhiri kode pemeriksa (CRC) yang dihitung dari sisa sebuah pembagian, sehingga kode yang rusak dapat ditolak aplikasi.
💊
Jadwal obat & ronda
Minum obat setiap 8 jam atau giliran ronda bergilir adalah aritmetika modulo 24 dan modulo banyaknya warga.
Untuk nilai \(c\) manakah persamaan \(6x + 15y = c\) mempunyai penyelesaian bilangan bulat?
10
20
21
25
\(\operatorname{FPB}(6, 15) = 3\), dan di antara pilihan hanya 21 kelipatan 3. Contoh: \(6 \cdot 1 + 15 \cdot 1 = 21\).
Jarum jam menunjuk pukul 10. Seratus jam kemudian, jarum menunjuk pukul…
2
4
10
8
\(100 = 8 \cdot 12 + 4\), jadi jarum maju 4 jam dari pukul 10: pukul 14, yaitu pukul 2. Pengecoh "4" lupa menambahkan posisi awal.
39
Bab 39 · Matematika Lanjut & Olimpiade
Strategi Olimpiade: Merpati, Papan Catur, dan Rahasia AM-GM
Bagaimana kamu bisa yakin ada dua teman sekelas yang lahir di bulan yang sama tanpa bertanya kepada siapa pun? Mengapa 31 domino tidak akan pernah bisa menutup papan catur yang dua pojoknya dipotong? Di bab terakhir ini kamu mengisi kotak perkakas para juara: berpikir cerdik, bukan menghitung semuanya.
Setelah bab ini, kamu bisa
memakai prinsip sarang merpati (bentuk dasar dan bentuk umum) untuk membuktikan bahwa sesuatu pasti ada;
menemukan invarian dan monovarian untuk menjawab pertanyaan "mungkinkah?";
memakai pewarnaan untuk membuktikan bahwa sebuah pengubinan mustahil;
membuktikan dan memakai ketaksamaan AM-GM serta Cauchy-Schwarz untuk mencari nilai maksimum dan minimum;
menerapkan heuristik Pólya: kasus kecil, bekerja mundur, simetri, dan prinsip ekstrem.
Tiga Belas Merpati Komik · 4 panel
Senin pagi, di depan papan pengumuman
DimasKak, soal latihan seleksi OSN ini aneh: "Buktikan, dari 13 siswa pasti ada 2 yang lahir di bulan yang sama." Masa harus kutanya satu per satu?
AyuBertanya ke 13 orang hanya membuktikannya untuk satu kelas. Soalnya bilang "pasti", artinya untuk kelas MANA PUN!
TING!
Kak LintangBayangkan 12 kotak, satu per bulan. Dua belas siswa pertama paling-paling mengisi 12 kotak berbeda. Siswa ke-13? Semua kotak sudah berpenghuni!
Dari atap pagupon (rumah merpati)…
AncilItulah prinsip sarang merpati: 13 merpati, 12 sarang, pasti ada sarang berisi dua. Tanpa menanyakan satu tanggal pun!
DimasMembuktikan "pasti ada" tanpa menunjuk orangnya… keren!
Dalam kotak yang gelap ada 10 kaus kaki merah dan 10 kaus kaki biru, bercampur. Paling sedikit berapa kaus kaki yang harus kamu ambil tanpa melihat agar pasti mendapat sepasang yang warnanya sama?
11, lebih dari separuh isi kotak.
2, karena sepasang terdiri atas dua kaus kaki.
3 saja.
21, karena kotaknya hanya berisi 20.
Jawabannya: 3. Hanya ada dua warna, jadi dua "sarang". Dengan nasib paling sial, dua kaus kaki pertama berbeda warna. Kaus kaki ketiga pasti sewarna dengan salah satunya. Angka 11 adalah jebakan; pertanyaan "agar pasti mendapat dua kaus kaki merah" pun jawabannya bukan 11, melainkan 12 (sial terburuk: 10 biru dulu).
39.1Prinsip sarang merpati: pasti ada, walau tak tahu yang mana
Soal olimpiade sering berbunyi "buktikan bahwa pasti ada…". Kita tidak diminta menunjuk siapa atau yang mana, cukup memastikan bahwa ia ada. Senjata paling sederhana untuk soal seperti ini terdengar seperti lelucon, tetapi dipakai sampai di tingkat olimpiade internasional.
Bayangkan ada 5 kursi dan 6 anak yang semuanya harus duduk. Seberapa pun pintarnya mereka mengatur diri, pasti ada satu kursi yang dipakai berdua. Itu saja isinya!
Prinsip Sarang Merpati (Pigeonhole Principle)Bentuk dasar. Jika \(n + 1\) ekor merpati (atau lebih) masuk ke \(n\) sarang, pasti ada sarang yang berisi paling sedikit 2 merpati. Bentuk umum. Jika \(N\) benda dimasukkan ke \(k\) kotak, pasti ada kotak yang berisi paling sedikit \(\left\lceil \frac{N}{k} \right\rceil\) benda.
padahal bendanya ada \(N\). Kontradiksi! Jadi ada kotak dengan paling sedikit \(\lceil N/k \rceil\) benda. Bentuk dasar adalah kasus \(N = n + 1\), \(k = n\): \(\lceil (n+1)/n \rceil = 2\).
Ketuk sebuah lubang untuk menerbangkan merpati berikutnya ke sana, atau tekan ▶ Jalankan. Pilih cara terbang "paling merata": merpati berusaha keras tidak berbagi sarang. Tetap saja, adakah sarang yang berisi \(\lceil N/k \rceil\) ekor? Coba 13 merpati di 12 sarang, lalu 25 merpati di 12 sarang.
Trik Kak LintangKalau soal berbunyi "buktikan pasti ada dua yang…", curigai sarang merpati. Ajukan dua pertanyaan: siapa merpatinya? dan apa sarangnya? Seni olimpiadenya ada pada memilih sarang yang cerdik: kadang bulan lahir, kadang sisa pembagian, kadang pasangan bilangan, kadang potongan persegi.
Awas jebakanPrinsip sarang merpati hanya menjamin ada sarang yang berisi dua; ia tidak memberi tahu sarang yang mana, dan tidak menjamin semua sarang terisi. Hati-hati pula menghitung sarang: skor 0 sampai 10 itu 11 kemungkinan, bukan 10.
Sebuah sekolah memiliki 370 siswa. Buktikan bahwa ada dua siswa yang berulang tahun pada tanggal dan bulan yang sama.
Merpati: 370 siswa. Sarang: semua kemungkinan tanggal ulang tahun dalam setahun.
Termasuk 29 Februari, banyaknya tanggal hanya 366.
\(370 > 366\), jadi menurut prinsip sarang merpati ada tanggal yang dimiliki paling sedikit dua siswa.
Terbukti, tanpa membuka satu pun data siswa. Bahkan menurut bentuk umum, ada tanggal yang dimiliki \(\lceil 370/366 \rceil = 2\) siswa, dan dengan 733 siswa dijamin ada tiga.
Enam bilangan berbeda dipilih dari 1, 2, …, 10. Buktikan bahwa selalu ada dua bilangan terpilih yang jumlahnya 11.
Kuncinya memilih sarang. Pasangkan bilangan yang jumlahnya 11: \(\{1, 10\}, \{2, 9\}, \{3, 8\}, \{4, 7\}, \{5, 6\}\). Ada 5 sarang yang mencakup semua bilangan 1–10.
Enam bilangan terpilih adalah merpatinya. Karena \(6 > 5\), dua bilangan terpilih berada di sarang yang sama.
Dua bilangan sesarang adalah pasangan berjumlah 11.
Selalu ada pasangan berjumlah 11. Lima bilangan belum cukup: pilihan 1, 2, 3, 4, 5 tidak punya pasangan berjumlah 11.
Tamu dari masa laluPrinsip ini sering dinamai menurut Peter Gustav Lejeune Dirichlet (1805–1859), matematikawan Jerman yang memakainya dalam teori bilangan sekitar tahun 1834. Ia menyebutnya Schubfachprinzip, "prinsip laci": benda yang terlalu banyak untuk laci yang terlalu sedikit. Idenya bahkan lebih tua: sebuah buku Prancis dari sekitar tahun 1622 sudah memakainya untuk menyimpulkan bahwa pasti ada dua orang dengan jumlah helai rambut yang sama persis!
Lanjut · IB & olimpiadeSatu membagi yang lainPilih \(n + 1\) bilangan dari \(\{1, 2, \ldots, 2n\}\). Buktikan bahwa ada dua bilangan terpilih yang salah satunya membagi yang lain. Ide: tulis setiap bilangan sebagai \(2^k \cdot m\) dengan \(m\) ganjil (misalnya \(12 = 2^2 \cdot 3\)). Bagian ganjil \(m\) hanya bisa \(1, 3, 5, \ldots, 2n - 1\): ada \(n\) sarang. Karena ada \(n + 1\) merpati, dua bilangan punya bagian ganjil yang sama, misalnya \(2^i m\) dan \(2^j m\) dengan \(i < j\). Yang kecil membagi yang besar! Untuk \(n = 5\), pilihan 6, 7, 8, 9, 10 gagal karena hanya lima bilangan; bilangan keenam dari 1–10 pasti membuat pasangan "membagi".
39.2Invarian dan monovarian: yang tetap di tengah perubahan
Banyak soal olimpiade berupa proses: ada keadaan awal, ada langkah yang diizinkan, lalu muncul pertanyaan "mungkinkah sampai ke keadaan ini?" atau "apa hasil akhirnya?". Mencoba semua kemungkinan bisa memakan waktu seumur hidup. Jalan pintasnya: cari sesuatu yang tidak berubah.
DefinisiSebuah invarian adalah besaran yang nilainya tidak berubah oleh setiap langkah yang diizinkan (misalnya jumlah, paritas, atau sisa pembagian). Sebuah monovarian adalah besaran yang hanya bergerak ke satu arah: selalu naik atau selalu turun.
Jika keadaan akhir yang diminta punya nilai invarian yang berbeda dari keadaan awal, keadaan itu mustahil dicapai. Jika sebuah monovarian bilangan asli terus turun, prosesnya pasti berhenti.
Ketuk dua bilangan di papan. Keduanya dihapus dan diganti sesuai aturan. Ulangi sampai tersisa satu bilangan, atau tekan ▶ Jalankan agar Ancil memilih secara acak. Ulangi berkali-kali: apakah hasil akhirnya berubah-ubah? Lihat panel kanan: apa yang tidak pernah berubah?
Pada aturan "tulis \(|a - b|\)", jumlahnya berubah, tetapi berubahnya selalu sebanyak bilangan genap (\(-2\min(a, b)\)). Jadi paritas jumlah adalah invarian. Untuk bilangan 1 sampai 10, jumlah awalnya 55 (ganjil), sehingga bilangan terakhir pasti ganjil, apa pun urutan pilihanmu.
Cokelat batang berukuran 6 × 8 kotak. Setiap kali dipatahkan, satu potong dibelah menjadi dua potong sepanjang garis kotak. Paling sedikit berapa patahan yang diperlukan agar semua 48 kotak terpisah?
Setiap patahan menambah tepat satu potong, jadi besaran itu tetap 1: invarian!
Di akhir ada 48 potong, jadi banyak patahan \(= 48 - 1 = 47\).
Tepat 47 patahan, tidak lebih dan tidak kurang, apa pun caranya. Strategi pintar tidak bisa menghematnya, dan strategi asal-asalan tidak memboroskannya.
Ancil menulis sebuah bilangan asli \(n > 1\). Setiap langkah: jika bilangannya genap, ia membaginya dengan 2; jika ganjil, ia menambahkan 1. Buktikan bahwa proses ini selalu sampai di 1.
Jika \(n\) genap, langkah berikutnya \(n/2 < n\): bilangan turun.
Jika \(n > 1\) ganjil, dua langkah berikutnya memberi \(n + 1\) lalu \(\frac{n+1}{2}\). Karena \(n > 1\), berlaku \(\frac{n+1}{2} < n\): setelah dua langkah bilangan juga turun.
Jadi paling lambat setiap dua langkah, bilangannya turun. Barisan bilangan asli yang terus turun tidak mungkin berlangsung selamanya.
Bilangan itu adalah monovarian, sehingga proses pasti sampai di 1. (Sepupu terkenalnya, soal Collatz "kalikan 3 tambah 1", sampai sekarang belum terpecahkan!)
Awas jebakanInvarian ampuh untuk membuktikan sesuatu mustahil, tetapi tidak otomatis membuktikan sesuatu mungkin. Kalau nilai invarian keadaan tujuan cocok, kamu masih harus menunjukkan langkah-langkah yang benar-benar mencapainya.
Matematika NusantaraPapan congklak (dakon) punya 14 lubang kecil dan 2 lubang besar yang disebut rumah. Pada aturan yang umum, setiap lubang kecil diisi 7 biji, jadi ada 98 biji. Biji berpindah-pindah sepanjang permainan, tetapi jumlah totalnya tetap 98: invarian paling sederhana. Pemain jago memakai invarian lain. Saat menabur, seorang pemain melewati 7 lubangnya, rumahnya sendiri, dan 7 lubang lawan, tetapi melompati rumah lawan. Jadi satu putaran terdiri atas 15 tempat, dan menabur 15 biji membuat biji terakhir jatuh kembali ke lubang asal. Inilah aritmetika modulo 15 dari Bab 38!
39.3Pewarnaan: bukti dengan pensil warna
Dua pojok papan catur 8 × 8 yang berseberangan dipotong, sehingga tersisa 62 petak. Bisakah 62 petak itu ditutup rapat oleh 31 domino (setiap domino menutup dua petak bersebelahan)?
Bisa, karena 62 bilangan genap.
Bisa, asalkan sebagian domino dipasang tegak dan sebagian mendatar.
Tidak bisa, bagaimanapun cara memasangnya.
Hanya bisa jika domino boleh saling menumpuk.
Jawabannya: tidak bisa. Dua pojok yang berseberangan berwarna sama, misalnya hitam. Tersisa 30 petak hitam dan 32 petak putih. Setiap domino selalu menutup satu hitam dan satu putih, jadi 31 domino memerlukan 31 hitam dan 31 putih. Petak hitamnya kurang! "Genap" ternyata belum cukup.
Teka-teki di atas menunjukkan kekuatan pewarnaan: memberi warna pada petak-petak supaya setiap kepingan (domino, tromino, ubin) selalu menutup warna yang sama banyak. Lalu kita cukup menghitung warna. Warna hitam-putih papan catur adalah invarian yang menyamar!
Coba bayangkan setiap domino sebagai sepasang sepatu: satu kiri (hitam) dan satu kanan (putih). Kalau di rak ada 30 sepatu kiri dan 32 sepatu kanan, kamu tidak mungkin membuat 31 pasang. Dua sepatu kanan pasti tersisa.
Sifat pewarnaan papan caturPada papan berwarna catur, setiap domino menutup tepat satu petak hitam dan satu petak putih. Akibatnya, sebuah daerah hanya bisa ditutup penuh oleh domino jika banyak petak hitamnya sama dengan banyak petak putihnya.
Bukti: papan catur terpotong tidak dapat ditutup
Dua petak yang berbagi sisi berbeda baris atau berbeda kolom sejauh satu, sehingga jumlah nomor baris dan kolomnya berbeda paritas: satu hitam dan satu putih. Jadi \(d\) domino menutup tepat \(d\) petak hitam dan \(d\) petak putih.
Papan 8 × 8 punya 32 petak hitam dan 32 putih. Dua pojok berseberangan, misalnya a1 dan h8, sama-sama hitam. Setelah dipotong tersisa 30 hitam dan 32 putih. Andaikan 31 domino menutupnya: mereka menutup 31 petak hitam, padahal hanya ada 30. Kontradiksi.
Mula-mula warna papan disembunyikan. Seret dari satu petak ke petak sebelahnya (atau ketuk dua petak berurutan) untuk memasang domino; ketuk domino untuk melepasnya. Bisakah kamu menutup semuanya? Setelah menyerah, nyalakan Tampilkan warna. Lalu tekan ✂️ Satu hitam + satu putih: kini selalu bisa! Tekan 🤖 Isi otomatis untuk melihat jumlah domino terbanyak.
Kebalikannya juga indahBagaimana jika yang dipotong adalah satu petak hitam dan satu petak putih, di mana pun letaknya? Ralph Gomory membuktikan bahwa papan catur 8 × 8 yang dipotong seperti itu selalu dapat ditutup 31 domino. Idenya: semua 64 petak dapat dilalui oleh satu jalur tertutup yang warnanya berselang-seling. Dua potongan memutus jalur menjadi dua ruas yang panjangnya genap, dan setiap ruas genap mudah ditutup domino satu per satu.
Lanjut · IB & olimpiadeUbin 1 × 4 dan empat warnaBisakah papan 10 × 10 ditutup oleh 25 ubin berukuran 1 × 4? Luasnya cocok (\(25 \times 4 = 100\)), dan dua warna pun tidak menolong. Pakailah empat warna: petak di baris \(i\) dan kolom \(j\) (mulai dari 0) diberi warna \((i + j) \bmod 4\). Ubin 1 × 4, mendatar maupun tegak, selalu menutup empat petak berurutan sehingga menutup tepat satu petak dari setiap warna. Jadi 25 ubin memerlukan tepat 25 petak dari setiap warna. Padahal hitungannya 25, 26, 25, dan 24. Mustahil!
Pewarnaan diagonal empat warna: ubin mendatar maupun tegak selalu menutup keempat warna sekali, tetapi banyak petak per warna tidak sama.
39.4Ketaksamaan AM-GM: rata-rata yang selalu menang
Pak RT punya pagar bambu sepanjang 40 m untuk membuat kandang persegi panjang. Ukuran manakah yang memberi luas terbesar?
18 m × 2 m, karena sisinya paling panjang.
15 m × 5 m.
10 m × 10 m.
Semuanya sama luasnya, karena kelilingnya sama-sama 40 m.
Jawabannya: 10 m × 10 m. Luasnya berturut-turut 36, 75, dan 100 m². Keliling yang sama tidak menjamin luas yang sama. Persegi selalu menang, dan alasannya adalah ketaksamaan paling terkenal di olimpiade: AM-GM.
Untuk dua bilangan tak negatif \(a\) dan \(b\) ada dua cara merata-ratakan. Rata-rata aritmetika (AM, arithmetic mean) adalah \(\frac{a + b}{2}\): bagi rata jumlahnya. Rata-rata geometri (GM, geometric mean) adalah \(\sqrt{ab}\): sisi persegi yang luasnya sama dengan persegi panjang \(a \times b\).
Contoh: untuk 4 dan 9, AM \(= \frac{4 + 9}{2} = 6{,}5\) dan GM \(= \sqrt{36} = 6\). AM menang tipis. Coba pasangan lain sesukamu: AM tidak pernah kalah!
Ketaksamaan AM-GM (dua bilangan)Untuk semua bilangan real \(a, b \ge 0\),
\[\cO{\frac{a + b}{2}} \;\ge\; \cG{\sqrt{ab}},\]
dan kesamaan terjadi jika dan hanya jika \(a = b\). Akibatnya: jika jumlah dua bilangan tetap, hasil kalinya terbesar saat keduanya sama; jika hasil kalinya tetap, jumlahnya terkecil saat keduanya sama.
Inilah buktinya tanpa kata. Kita akan menunjukkan \((a + b)^2 \ge 4ab\) hanya dengan menyusun empat persegi panjang.
Buat persegi besar bersisi \(a + b\). Luasnya \((a + b)^2\).
Susun empat persegi panjang berukuran \(a \times b\) di dalamnya seperti baling-baling kincir angin. Luas keempatnya \(4ab\).
Di tengah tersisa sebuah lubang persegi bersisi \(a - b\), dengan luas \((a - b)^2\). Luas tidak mungkin negatif.
Luas persegi besar = luas empat persegi panjang + luas lubang: \((a + b)^2 = 4ab + (a - b)^2 \ge 4ab\).
Tarik akar kedua ruas (semuanya tak negatif): \(a + b \ge 2\sqrt{ab}\). Bagi dengan 2: \(\frac{a+b}{2} \ge \sqrt{ab}\). Terbukti!
Kapan sama persis? Saat lubangnya lenyap, yaitu \(a - b = 0\). Jadi AM = GM tepat ketika \(a = b\).
Bukti aljabar dalam satu baris
Untuk \(a, b \ge 0\): \(\dfrac{a + b}{2} - \sqrt{ab} = \dfrac{(\sqrt{a})^2 - 2\sqrt{a}\sqrt{b} + (\sqrt{b})^2}{2} = \dfrac{(\sqrt{a} - \sqrt{b})^2}{2} \ge 0\), dan bernilai 0 tepat ketika \(\sqrt{a} = \sqrt{b}\), yaitu \(a = b\).
Seret titik hijau di sepanjang kurva, atau titik biru untuk mengubah \(a\). Ruas magenta adalah selisih AM − GM. Bisakah kamu membuatnya negatif? Perhatikan juga: garis AM adalah garis singgung kurva GM di \(x = a\).
Segitiga kuning siku-siku di titik hijau (Teorema Thales, Bab 20). Dari kesebangunan, tinggi ruas hijau memenuhi \(t^2 = ab\), jadi \(t = \sqrt{ab}\). Ruas hijau adalah setengah tali busur, dan tidak mungkin lebih tinggi daripada jari-jari oranye. Seret titik hijau: kapan keduanya sama tinggi?
Dengan pagar 40 m, Pak RT membuat kandang persegi panjang berukuran \(p \times l\). Berapa luas terbesarnya?
Kesamaan saat \(x = \frac{16}{x}\), yaitu \(x = 4\). Cek: \(4 + 4 = 8\) ✓.
Nilai minimumnya 8, dicapai di \(x = 4\). Tanpa turunan, tanpa grafik!
Trik Kak LintangPecah sukunya sampai hasil kalinya konstan. Untuk mencari minimum \(x^2 + \frac{16}{x}\) (dengan \(x > 0\)), pecah \(\frac{16}{x} = \frac{8}{x} + \frac{8}{x}\). Hasil kali \(x^2 \cdot \frac8x \cdot \frac8x = 64\) konstan, sehingga AM-GM tiga bilangan memberi \(x^2 + \frac8x + \frac8x \ge 3\sqrt[3]{64} = 12\), dicapai saat \(x^2 = \frac8x\), yaitu \(x = 2\).
Awas jebakanAM-GM hanya berlaku untuk bilangan tak negatif: untuk \(a = -4\) dan \(b = -1\), AM \(= -2{,}5\) tetapi \(\sqrt{ab} = 2\). Selain itu, minimum hanya tercapai jika kesamaan bisa terjadi. Untuk \(x \ge 3\), memang \(x + \frac1x \ge 2\), tetapi minimumnya bukan 2 karena \(x = 1\) tidak diizinkan; minimum sebenarnya \(3 + \frac13\).
Lanjut · IB & olimpiadeAM-GM untuk n bilanganUntuk \(a_1, a_2, \ldots, a_n \ge 0\) berlaku
\[\frac{a_1 + a_2 + \cdots + a_n}{n} \ge \sqrt[n]{a_1 a_2 \cdots a_n},\]
dengan kesamaan tepat ketika semua \(a_i\) sama. Contoh: jika \(a + b + c = 12\) dengan \(a, b, c \ge 0\), maka \(abc \le \left(\frac{12}{3}\right)^3 = 64\). Inilah alasan kubus adalah kotak dengan volume terbesar untuk jumlah rusuk yang sama. Cauchy membuktikan versi umum ini dengan induksi "maju-mundur": dari 2 ke 4, 8, 16, …, lalu turun ke semua \(n\).
Tamu dari masa laluSetengah lingkaran pada Grafik Hidup di atas berasal dari kitab Elemen karya Euclid (±300 SM). Euclid memakainya untuk membuat ruas yang panjangnya "pertengahan sebanding" dua ruas lain, yaitu \(\sqrt{ab}\). Lebih dari dua ribu tahun kemudian, Augustin-Louis Cauchy (1789–1857) menuliskan bukti AM-GM untuk \(n\) bilangan dalam buku kalkulusnya tahun 1821. Nama Cauchy akan kamu temui lagi di subbab berikutnya.
39.5Cauchy-Schwarz: ketaksamaan para vektor
Kalau AM-GM membandingkan jumlah dengan hasil kali, ketaksamaan Cauchy-Schwarz membandingkan "jumlah hasil kali" dengan "hasil kali jumlah kuadrat". Bentuknya tampak rumit, tetapi maknanya sederhana: hasil kali titik dua vektor tidak pernah melebihi hasil kali panjangnya.
Ketaksamaan Cauchy-SchwarzUntuk semua bilangan real \(a_1, a_2, b_1, b_2\),
dengan kesamaan tepat ketika \((a_1, a_2)\) dan \((b_1, b_2)\) sebanding. Bentuk yang sama berlaku untuk \(n\) pasang bilangan: \(\left(\sum a_i b_i\right)^2 \le \left(\sum a_i^2\right)\left(\sum b_i^2\right)\).
Bukti dengan identitas Lagrange (dan arti geometrisnya)
Secara geometris, untuk vektor \(\vec u = (a_1, a_2)\) dan \(\vec v = (b_1, b_2)\) berlaku \(\vec u \cdot \vec v = |\vec u||\vec v|\cos\theta\). Karena \(|\cos\theta| \le 1\), kuadrat hasil kali titik tidak melebihi \(|\vec u|^2 |\vec v|^2\).
Bilangan real \(x\) dan \(y\) memenuhi \(3x + 4y = 25\). Tentukan nilai minimum \(x^2 + y^2\).
Minimumnya 25. Artinya, titik pada garis \(3x + 4y = 25\) yang paling dekat ke titik asal adalah \((3, 4)\), dengan jarak \(\sqrt{25} = 5\). Tripel 3–4–5 dari Bab 18 muncul lagi!
Lanjut · IB & olimpiadeBentuk Engel (lemma Titu)Untuk \(x, y > 0\), Cauchy-Schwarz dapat ditulis ulang menjadi
\[\frac{a^2}{x} + \frac{b^2}{y} \ge \frac{(a + b)^2}{x + y}.\]
Bentuk ini sangat praktis untuk pecahan. Contoh: jika \(x + y = 2\) dan \(x, y > 0\), maka \(\frac{1}{x} + \frac{9}{y} = \frac{1^2}{x} + \frac{3^2}{y} \ge \frac{(1 + 3)^2}{2} = 8\), dengan kesamaan saat \(\frac{1}{x} = \frac{3}{y}\), yaitu \(x = \frac12\) dan \(y = \frac32\).
39.6Kotak perkakas Pólya: heuristik pemecahan masalah
Di Bab 1 kamu berkenalan dengan empat langkah Pólya: pahami masalahnya, rencanakan, laksanakan, dan periksa kembali. Langkah kedua paling sulit, karena di situlah ide harus muncul. Para juara tidak menunggu ilham jatuh dari langit; mereka membuka kotak perkakas berisi heuristik, yaitu strategi coba-coba yang terarah.
Strategi
Pertanyaan pemicu
Contoh mini
🔬 Kasus kecil
Bagaimana jika angkanya 1, 2, 3, bukan 2026?
\(n\) orang saling berjabat tangan: 1, 3, 6, 10, … ⇒ \(\frac{n(n-1)}{2}\).
⏪ Bekerja mundur
Dari keadaan akhir, langkah apa yang membawaku ke sana?
Permainan ambil biji: posisi kalah 0, 4, 8, … (animasi di bawah).
🪞 Simetri
Apa yang tetap jika aku menukar, membalik, atau memasangkan?
Bagaimana dengan yang terbesar, terkecil, terdekat, terjauh?
Perang balon air (Contoh "Coba sendiri" di bawah).
⚖️ Invarian & paritas
Apa yang tidak berubah oleh setiap langkah?
Papan tulis ajaib, cokelat batang.
🐦 Sarang merpati
Apakah bendanya lebih banyak daripada kotaknya?
13 siswa, 12 bulan.
🎨 Pewarnaan
Bisakah kuberi warna agar setiap kepingan menutup warna yang sama banyak?
Papan catur terpotong, ubin 1 × 4.
Mari lihat bekerja mundur beraksi. Dimas dan Ayu bermain dengan 21 biji congklak. Bergiliran, setiap pemain mengambil 1, 2, atau 3 biji. Yang mengambil biji terakhir menang. Dimas mulai. Bagaimana caranya pasti menang?
Bekerja mundur: mulailah dari keadaan paling akhir, yaitu ketika biji hampir habis.
Dengan 0 biji di giliranmu, lawan sudah mengambil biji terakhir. Itu posisi kalah (K).
Dengan 1, 2, atau 3 biji, ambil semuanya. Itu posisi menang (M).
Dengan 4 biji, langkah apa pun memberi lawan posisi M. Jadi 4 adalah posisi K.
5, 6, dan 7 adalah M (sisakan 4 untuk lawan), sedangkan 8 kembali menjadi K.
Polanya: kelipatan 4 adalah K. Karena \(21 = 4 \times 5 + 1\), Dimas mengambil 1 biji dan selalu menyisakan kelipatan 4.
Semua bilangan empat angka yang disusun dari angka 1, 2, 3, 4 (setiap angka dipakai tepat sekali) dijumlahkan. Berapa hasilnya?
Banyak bilangannya \(4! = 24\). Menjumlahkan satu per satu melelahkan; cari simetri.
Pasangkan setiap bilangan dengan "cerminannya": ganti setiap angka \(d\) dengan \(5 - d\). Contoh: 1234 ↔ 4321, 2143 ↔ 3412. Setiap pasangan berjumlah \(5555\).
Ada \(24 : 2 = 12\) pasangan, jadi jumlahnya \(12 \times 5555 = 66.660\).
Jumlahnya 66.660. Cara lain: setiap angka muncul 6 kali di setiap posisi, sehingga jumlahnya \(6 \times (1 + 2 + 3 + 4) \times 1111 = 66.660\). Dua jalan, satu jawaban: tanda bahwa kita benar!
Lima anak berdiri di lapangan sehingga jarak setiap dua anak berbeda-beda. Pada aba-aba, setiap anak melempar balon air tepat ke anak yang paling dekat dengannya. Buktikan bahwa ada anak yang tetap kering.
Prinsip ekstrem: ambil pasangan dengan jarak terkecil, misalnya A dan B. Masing-masing adalah yang terdekat bagi yang lain, jadi A dan B saling lempar.
Kasus 1: ada anak lain (C, D, atau E) yang melempar ke A atau B. Ketiga anak itu hanya punya 3 balon, dan paling sedikit satu "terbuang" ke A atau B. Jadi paling banyak 2 balon mendarat pada C, D, E: ada yang kering.
Kasus 2: tidak ada yang melempar ke A atau B. Ulangi idenya untuk C, D, E: pasangan terdekat di antara mereka, misalnya C dan D, saling lempar, dan E melempar ke C atau D. Tidak ada yang melempar ke E.
Dalam kedua kasus ada anak yang kering. Dengan induksi (Bab 35), cara yang sama berlaku untuk banyak anak ganjil berapa pun. Untuk banyak anak genap, coba cari contoh semua anak basah!
Trik Kak LintangBuntu dengan angka besar seperti 2026? Kecilkan dulu. Ganti dengan 1, 2, 3, 4, kerjakan dengan tangan, catat dalam tabel, lalu tebak polanya. Setelah itu, jangan lupa langkah terpenting: buktikan polanya.
Awas jebakanPola dari kasus kecil bisa menipu. Letakkan \(n\) titik pada lingkaran dan hubungkan setiap pasang titik dengan tali busur. Banyak daerah maksimumnya untuk \(n = 1, 2, 3, 4, 5\) adalah 1, 2, 4, 8, 16, tampak seperti pangkat dua. Namun untuk \(n = 6\) hasilnya 31, bukan 32! Rumus sebenarnya \(\binom{n}{4} + \binom{n}{2} + 1\). Tebakan baru menjadi kebenaran setelah dibuktikan.
Tamu dari masa laluGeorge Pólya (1887–1985), matematikawan kelahiran Hongaria yang lama mengajar di Swiss dan Amerika Serikat, menulis buku How to Solve It (1945). Buku tipis itu terjual lebih dari satu juta eksemplar dan diterjemahkan ke banyak bahasa. Pólya percaya bahwa memecahkan masalah adalah keterampilan praktis, seperti berenang: kamu mempelajarinya dengan meniru dan berlatih, bukan hanya dengan membaca.
39.7Akhir yang menjadi awal
Selamat! Kamu sudah sampai di bab terakhir Mathpedia. Perjalananmu dimulai dari pola batik kawung dan sarang lebah, melewati bilangan, aljabar, geometri, trigonometri, kalkulus, serta data dan peluang, sampai akhirnya tiba di puncak: strategi olimpiade. Coba tengok ke belakang. Hampir setiap ide di bab ini sudah kamu temui dalam bentuk lain: invarian di congklak, soal pagar di puncak parabola, Cauchy-Schwarz di vektor, sarang merpati di kalender.
Tujuh bagian, 39 bab. Puncak gunung bukan tempat berhenti, melainkan tempat melihat jalan-jalan baru.
Surat dari Kak LintangUntuk kamu yang sudah sampai di halaman ini,
Matematika bukan lomba siapa yang paling cepat menghitung. Matematika adalah keberanian untuk bertanya "mengapa?" dan kesabaran untuk mencari jawabannya sampai tuntas. Bawalah empat kebiasaan ini ke mana pun kamu pergi:
Bermainlah dulu. Coba kasus kecil, gambar, dan tebak dengan berani seperti Dimas.
Tuntut bukti. Tanyakan "apakah selalu benar?" seperti Ayu.
Cari jalan cerdik. Seperti Ancil, cari invarian, simetri, atau sarang merpati sebelum menghitung keras.
Jangan takut salah. Setiap kesalahan adalah petunjuk. Juara olimpiade pun mencoret-coret ratusan halaman sebelum menemukan satu ide yang indah.
Salam hangat dari kami berempat: Kak Lintang, Ayu, Dimas, dan Ancil.
Peta jalan olimpiadeDi Indonesia, Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk SD, SMP, dan SMA diselenggarakan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Peraih medali terbaik tingkat SMA dibina lebih lanjut untuk memilih tim Indonesia ke International Mathematical Olympiad (IMO), lomba matematika pelajar tertua di dunia yang pertama kali digelar di Rumania pada tahun 1959. Ada pula banyak lomba lain, misalnya olimpiade yang diadakan kampus-kampus seperti OMITS dan kompetisi daring. Latihan terbaik untuk semuanya sama: soal Lv 5–6 di setiap bab buku ini.
"Juara olimpiade itu jenius sejak lahir."
Kebanyakan juara berlatih bertahun-tahun, mengerjakan ratusan soal, dan sering gagal. Mereka hafal strategi seperti di bab ini, bukan sekadar rumus. Rasa ingin tahu dan kegigihan jauh lebih penting daripada bakat.
"Sudah dicoba seratus kali dan selalu gagal, berarti mustahil."
Seratus kegagalan belum menjadi bukti. Kemustahilan dibuktikan dengan argumen yang berlaku untuk semua cara, misalnya hitungan warna pada papan catur terpotong atau sebuah invarian.
"Soal olimpiade butuh rumus rahasia yang rumit."
Banyak soal OSN selesai dengan ide sederhana: sarang merpati, paritas, pewarnaan, atau AM-GM dua bilangan. Yang sulit adalah melihat ide itu, dan kemampuan melihat tumbuh lewat latihan.
🗜️
Kompresi berkas
Sarang merpati membuktikan tidak ada program yang bisa memperkecil setiap berkas tanpa kehilangan data: berkas panjang lebih banyak daripada berkas pendek.
🔐
Sidik jari digital
Kode cek (hash) yang pendek pasti punya "tabrakan" karena masukannya jauh lebih banyak. Para ahli keamanan merancang agar tabrakan itu sangat sulit ditemukan.
📦
Kemasan hemat
AM-GM menunjukkan kotak yang mendekati kubus memakai bahan paling sedikit untuk volume tertentu, penting bagi UMKM yang mengirim keripik dan kopi.
📅
Jadwal ujian dan liga
Pewarnaan graf menyusun jadwal agar mata ujian yang diikuti siswa yang sama tidak bentrok, dan pertandingan liga tidak tumpang-tindih.
📡
Frekuensi menara seluler
Menara yang berdekatan diberi "warna" frekuensi berbeda agar sinyalnya tidak saling mengganggu. Ini juga soal pewarnaan.
🎮
Kecerdasan buatan permainan
Program catur dan permainan strategi menilai posisi dengan bekerja mundur dari akhir permainan, persis seperti tabel M dan K tadi.
Ada 20 siswa. Pasti ada paling sedikit berapa siswa yang lahir pada hari yang sama (Senin sampai Minggu)?
2
3
4
7
Sarangnya 7 hari: \(\lceil 20/7 \rceil = \lceil 2{,}86 \rceil = 3\). Kalau setiap hari paling banyak 2 siswa, totalnya paling banyak 14, kurang dari 20.
Nilai minimum \(x + \dfrac{4}{x}\) untuk \(x > 0\) adalah…
2
5
4
8
AM-GM: \(x + \frac4x \ge 2\sqrt{4} = 4\), tercapai saat \(x = 2\). Angka 5 muncul jika kamu hanya mencoba \(x = 1\).
Papan 4 × 4 dipotong dua pojoknya yang berseberangan. Paling banyak berapa domino yang dapat dipasang tanpa tumpang-tindih?
6
7
8
5
Dua pojok berseberangan sewarna, misalnya hitam. Tersisa 6 hitam dan 8 putih. Setiap domino butuh 1 hitam, jadi paling banyak 6 domino, dan 6 memang bisa dicapai. Angka 7 (14 petak dibagi 2) adalah jebakan.
📄
Alat belajar
LKPD: Lembar Kerja Peserta Didik
Satu lembar kerja eksplorasi untuk setiap bab: mengukur, melipat, mengumpulkan data, bermain, lalu menemukan polanya sendiri. Bahannya sederhana, ada versi virtualnya, dan bisa dicetak edisi siswa atau edisi guru (kunci, contoh data, dan rubrik).
Untuk guruPilih LKPD, centang Edisi guru untuk melihat kunci dan rubrik, lalu tekan Cetak lembar ini. Satu LKPD biasanya cukup untuk 2 × 40 menit dengan kelompok 3–4 orang. Kumpulan lengkap tersedia sebagai PDF.
🃏
Alat belajar
Peta Rumus & Koleksi Kartu
Semua Rumus Hidup di buku ini, dikelompokkan per bagian. Rumus yang sudah kamu taklukkan berubah menjadi kartu koleksi berwarna.
Trik Kak LintangRumus bukan mantra untuk dihafal. Setiap rumus adalah kalimat tentang pola. Coba baca kalimat di bawah setiap kartu dengan suara keras. Kalau kamu bisa menceritakan rumusnya dengan bahasamu sendiri, kamu sudah paham.
🏔️
Alat belajar
Bank Soal: Dari Kaki Bukit ke Puncak Jaya
Semua soal Mathpedia dalam satu tempat. Saring per bab, level, dan tipe, lalu pilih cara berlatih. Setiap soal dilengkapi pembahasan langkah demi langkah.
Cara mendakiMulailah dari level yang terasa "agak mudah". Kalau benar 3 kali berturut-turut, naik satu level. Kalau salah 2 kali, turun sebentar dan baca lagi bagian babnya. Pendaki yang baik tidak terburu-buru. 🧗
Menulis jawaban isianBoleh desimal (0,75), pecahan (3/4 atau 2 1/3), akar (2√3), π (3π/4), atau pangkat (2^10).
📘
Penutup
Sampai jumpa di puncak berikutnya!
Glosarium istilah penting, panduan untuk guru dan orang tua, serta informasi tentang buku ini.
Panduan untuk guru & orang tua
Mulai dari tebakan. Minta anak memilih jawaban "Tebak Dulu" sebelum membaca. Tebakan yang keliru lalu dibuktikan sendiri jauh lebih melekat daripada jawaban yang langsung diberikan.
Biarkan mereka bermain. Grafik Hidup, Rumus Hidup, dan Lab Mini sengaja dibuat untuk diutak-atik. Tanyakan: "Kalau nilai ini dijadikan dua kali lipat, apa yang terjadi?" Biarkan mereka menebak, lalu mengecek.
Minta penjelasan, bukan hanya jawaban. Setelah anak menjawab benar, tanyakan "Bagaimana kamu tahu?" Kemampuan menjelaskan adalah tanda paham yang sesungguhnya.
Tangga latihan. Untuk SD–SMP cukup Lv 1–2. Untuk SMA dan TKA, targetkan Lv 3. Lv 4–5 untuk siswa IGCSE/IB, dan Lv 6 untuk peserta olimpiade.
Adu Cepat melatih kelancaran berhitung. Pakai sebagai pemanasan 1 menit di awal pelajaran. Rekor tersimpan di perangkat, jadi anak bisa bersaing dengan dirinya sendiri.
Mode Dasar · SMA · Lanjut di kanan atas menyesuaikan kedalaman bacaan tanpa mengganti buku.
Progres (XP, kartu, soal yang sudah benar) tersimpan di perangkat. Jika dibuka di aurumgen.my.id, hasil latihan juga direkam secara anonim untuk menghitung statistik "berapa persen pembaca menjawab benar".
Glosarium
A · Bilangan
Istilah
Arti singkat
Bilangan bulat
…, −2, −1, 0, 1, 2, … Bilangan tanpa pecahan, termasuk negatif dan nol.
Bilangan rasional
Bilangan yang dapat ditulis sebagai \(\tfrac{p}{q}\) dengan \(p, q\) bulat dan \(q \ne 0\). Desimalnya berhenti atau berulang.
Bilangan prima
Bilangan asli lebih dari 1 yang faktornya hanya 1 dan dirinya sendiri: 2, 3, 5, 7, 11, …
FPB & KPK
Faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil dari dua bilangan atau lebih.
Rasio
Perbandingan dua besaran, mis. 2 : 3.
Notasi ilmiah
Cara menulis bilangan sebagai \(a \times 10^n\) dengan \(1 \le |a| < 10\).
B · Aljabar & Fungsi
Istilah
Arti singkat
Variabel
Huruf yang mewakili bilangan yang belum diketahui atau dapat berubah.
Persamaan
Kalimat matematika dengan tanda "=" yang benar untuk nilai tertentu dari variabelnya.
Fungsi
Aturan yang memasangkan setiap masukan dengan tepat satu keluaran.
Gradien
Kemiringan garis: perubahan \(y\) dibagi perubahan \(x\).
Diskriminan
\(D = b^2 - 4ac\) pada persamaan kuadrat; menentukan banyak dan jenis akar.
Logaritma
Pangkat yang dicari: \(\log_b x = y\) artinya \(b^y = x\).
Barisan & deret
Barisan adalah daftar bilangan berpola; deret adalah jumlah suku-sukunya.
C · Geometri & Pengukuran
Istilah
Arti singkat
Hipotenusa
Sisi terpanjang segitiga siku-siku, di depan sudut siku-siku.
Sebangun
Bentuk sama, ukuran boleh berbeda; sudut bersesuaian sama dan sisi bersesuaian sebanding.
Kongruen
Bentuk dan ukuran sama persis.
π (pi)
Perbandingan keliling lingkaran dengan diameternya, ±3,14159…
Vektor
Besaran yang punya besar dan arah, digambar sebagai panah.
D · Trigonometri
Istilah
Arti singkat
Sinus, kosinus, tangen
Perbandingan sisi segitiga siku-siku: depan/miring, samping/miring, depan/samping.
Radian
Satuan sudut: panjang busur dibagi jari-jari. \(180° = \pi\) radian.
Periode
Panjang satu putaran pola yang berulang pada grafik fungsi trigonometri.
E · Kalkulus
Istilah
Arti singkat
Limit
Nilai yang didekati suatu fungsi ketika masukannya mendekati suatu bilangan.
Turunan
Laju perubahan sesaat; kemiringan garis singgung grafik.
Integral
Penjumlahan bagian-bagian yang sangat kecil; luas di bawah grafik.
F · Data & Peluang
Istilah
Arti singkat
Mean, median, modus
Rata-rata, nilai tengah setelah diurutkan, dan nilai yang paling sering muncul.
Simpangan baku
Ukuran seberapa jauh data menyebar dari rata-ratanya.
Permutasi & kombinasi
Banyak cara menyusun (urutan penting) dan memilih (urutan tidak penting).
Peluang
Ukuran kemungkinan suatu kejadian, dari 0 (mustahil) sampai 1 (pasti).
G · Matematika Lanjut & Olimpiade
Istilah
Arti singkat
Implikasi
Pernyataan "jika P maka Q".
Induksi matematika
Cara membuktikan pernyataan untuk semua bilangan asli: buktikan langkah awal dan langkah "domino".
Matriks
Susunan bilangan dalam baris dan kolom.
Bilangan kompleks
Bilangan \(a + bi\) dengan \(i^2 = -1\).
Modulo
Sisa pembagian; \(a \equiv b \pmod n\) artinya \(a\) dan \(b\) bersisa sama bila dibagi \(n\).
Prinsip sarang merpati
Jika \(n + 1\) merpati masuk ke \(n\) sarang, pasti ada sarang berisi minimal dua merpati.
Tentang buku ini
Mathpedia · Matematika Itu Asyik! Edisi 1 (2026). Buku matematika interaktif untuk SD, SMP, SMA, IGCSE, IB, dan olimpiade.
Penulis: dr. Rachmat Hidayat, M.Sc, PhD · Editor: Abdullah Hanif Hidayat · Didukung oleh Aurumgen Academy.
Semua soal adalah karya asli. Label "gaya IGCSE", "gaya IB", dan "gaya olimpiade" menunjukkan tingkat dan format, bukan salinan soal resmi. Disusun selaras dengan Capaian Pembelajaran 2025 (Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025) dan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
Rujukan
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (2025). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika Fase A–F (Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025).
Cambridge Assessment International Education. Cambridge IGCSE Mathematics 0580: Syllabus.
International Baccalaureate Organization. Mathematics: Analysis and Approaches dan Mathematics: Applications and Interpretation, Subject Guide.
Pólya, G. (1945). How to Solve It. Princeton University Press.
Boaler, J. (2016). Mathematical Mindsets. Jossey-Bass.
Nelsen, R. B. (1993). Proofs Without Words: Exercises in Visual Thinking. Mathematical Association of America.